Lumajang ,Merdekanews.id Polsek Gucialit, Polres Lumajang, menggelar patroli terbuka pada siang hari untuk mengantisipasi tindak kriminalitas sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukumnya.
Patroli tersebut dilaksanakan mulai pukul 12.00 WIB hingga selesai, dengan menyasar sejumlah lokasi yang dinilai memiliki potensi kerawanan, termasuk titik rawan tindak kejahatan dan kawasan wisata.
Kegiatan patroli melibatkan Kanit Reskrim Polsek Gucialit Aiptu Wasis Prasetyo, Kanit Intelkam Aiptu Imam S, Aiptu Sunanto, dan Aiptu Mu'anas.
Kapolsek Gucialit AKP I. Gusti Ngurah Bagus Puspanadi, S.H. mengatakan, patroli kewilayahan merupakan langkah preventif kepolisian untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan sebelum berkembang menjadi tindak pidana.
“Patroli kami lakukan secara rutin untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan. Kehadiran anggota di lapangan diharapkan dapat mencegah niat maupun kesempatan melakukan tindak kriminal,” ujar Bagus.
Menurutnya, salah satu sasaran patroli adalah mengantisipasi aksi 3C, yakni pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).
Selain kawasan rawan kriminalitas, polisi juga menyambangi lokasi publik dan tempat wisata yang menjadi titik aktivitas masyarakat.
Dalam pelaksanaan patroli, personel tidak hanya melakukan pemantauan, tetapi juga berdialog dengan warga. Petugas menyampaikan pesan-pesan kamtibmas serta mengajak masyarakat ikut berperan dalam menjaga keamanan lingkungan.
Bagus mengatakan, komunikasi langsung antara polisi dan masyarakat menjadi bagian penting dalam upaya menciptakan situasi yang aman dan kondusif.
“Patroli dialogis juga kami kedepankan. Kami mengajak masyarakat untuk segera melaporkan kepada kepolisian apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan atau mengetahui adanya potensi gangguan kamtibmas,” katanya.
Kehadiran polisi di tengah masyarakat, lanjut Bagus, diharapkan dapat meningkatkan rasa aman sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian.
Selain mencegah 3C, patroli juga diarahkan untuk mengantisipasi berbagai gangguan kamtibmas lainnya, seperti premanisme, tawuran, balap liar, maupun aktivitas lain yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.
“Patroli juga menjadi sarana deteksi dini. Dengan berada langsung di lapangan, anggota bisa mengetahui kondisi wilayah dan merespons lebih cepat apabila ditemukan gangguan atau menerima laporan dari masyarakat,” jelasnya.
Polsek Gucialit memastikan patroli kewilayahan akan terus dilakukan secara rutin, baik pada siang maupun malam hari. Kegiatan tersebut termasuk patroli malam dengan lampu biru atau Blue Light Patrol di lokasi yang dianggap rawan.
Bagus menegaskan, keamanan dan kenyamanan masyarakat menjadi salah satu prioritas dalam pelaksanaan patroli.
“Kami akan terus hadir di tengah masyarakat. Harapannya, dengan patroli yang dilakukan secara rutin, ruang dan kesempatan bagi pelaku kejahatan semakin sempit sehingga situasi kamtibmas di wilayah Gucialit tetap aman dan kondusif,” pungkasnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar