30/10/2026

Bhabinkamtibmas Polsek Pasrujambe Dukung Asta Cita Presiden, Dorong Ketahanan Pangan dari Desa


LUMAJANG ,Merdekanews.id Kepolisian Sektor (Polsek) Pasrujambe, Polres Lumajang, terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung Program Asta Cita Presiden, khususnya di bidang ketahanan pangan nasional.

Melalui peran Bhabinkamtibmas, jajaran Polsek Pasrujambe turun langsung ke tengah masyarakat untuk membantu sekaligus mendorong warga mengoptimalkan sektor pertanian dan pemanfaatan pekarangan sebagai sumber pangan bergizi.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk nyata keterlibatan Polri dalam mendukung program pemerintah, terutama mewujudkan swasembada pangan nasional.

Kapolsek Pasrujambe, AKP Sujianto, mengatakan bahwa kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat tidak hanya bertujuan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), tetapi juga memberikan pendampingan serta motivasi kepada warga agar lebih produktif.

Menurut dia, sektor pertanian dan pemanfaatan pekarangan rumah memiliki potensi besar untuk mendukung ketersediaan pangan keluarga maupun ketahanan pangan di tingkat desa.

"Melalui peran Bhabinkamtibmas, kami berupaya hadir langsung di tengah masyarakat untuk memberikan dukungan dan mendorong warga agar memanfaatkan potensi yang ada, baik di sektor pertanian maupun pekarangan rumah untuk menghasilkan pangan bergizi," ujar AKP Sujianto.

Ia menambahkan, keterlibatan anggota Polri dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya membangun sinergi dengan masyarakat dan seluruh elemen terkait.

Dengan adanya pendampingan dan dorongan secara langsung, diharapkan masyarakat semakin termotivasi untuk mengembangkan sektor pertanian serta memanfaatkan lahan pekarangan secara produktif.

AKP Sujianto menegaskan, keberhasilan program ketahanan pangan membutuhkan kerja sama dan partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat.

"Ketahanan pangan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan dukungan dan keterlibatan semua pihak. Kami berharap sinergi antara Polri dan masyarakat ini dapat memberikan manfaat nyata serta berkontribusi terhadap terwujudnya swasembada pangan nasional," pungkasnya.

29/10/2026

Kapolres Lumajang Ikuti Tradisi Ngeliwet di Rumah Dinas Wabup, Perkuat Silaturahmi Hari Santri 2026


Lumajang ,Merdekanews.id Kapolres Lumajang AKBP Riki Yariandi, S.H., S.I.K., M.H., menghadiri kegiatan Ngeliwet dalam rangkaian peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 di Rumah Dinas Wakil Bupati Lumajang.

Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat kebersamaan antara unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, pemerintah daerah, serta elemen masyarakat dan kalangan santri.

Dalam kegiatan itu, Kapolres Lumajang hadir mengenakan busana koko dan peci hitam. Ia mengikuti rangkaian acara bersama para tamu undangan dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan.

Menariknya, Kapolres Lumajang tidak hanya menghadiri kegiatan seremonial, tetapi juga turut terlibat langsung dalam tradisi ngeliwet. Bersama para tamu undangan, ia ikut menyiapkan hidangan tradisional, mulai dari memotong bahan makanan hingga menggoreng hidangan menggunakan kompor portabel.

Keterlibatan tersebut mencerminkan semangat kebersamaan yang menjadi bagian penting dalam peringatan Hari Santri Nasional. Tradisi ngeliwet tidak sekadar menjadi kegiatan makan bersama, tetapi juga sarana membangun kedekatan dan mempererat hubungan antarelemen masyarakat.

Kapolres Lumajang AKBP Riki Yariandi mengatakan, momentum Hari Santri Nasional menjadi kesempatan untuk memperkuat silaturahmi dan menjaga sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, tokoh agama, serta masyarakat.

Menurutnya, kebersamaan yang terjalin melalui kegiatan sederhana seperti ngeliwet memiliki nilai penting dalam membangun komunikasi dan menjaga keharmonisan di tengah masyarakat.

“Melalui kegiatan seperti ini, kita dapat mempererat silaturahmi, menjaga kebersamaan, dan memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah daerah, tokoh agama, serta masyarakat,” ujar AKBP Riki Yariandi.
.

AKBP Riki menyampaikan, tradisi ngeliwet atau makan bersama ini menjadi simbol kebersamaan, rasa syukur, sekaligus sarana memperkuat sinergitas antara kepolisian, pemerintah daerah, dan tokoh agama.

​"Kegiatan ini bukan sekadar silaturahmi biasa, melainkan momentum untuk mempererat rasa kebersamaan dan merawat tradisi luhur para santri. Melalui tradisi ngeliwet ini, kita diajarkan tentang pentingnya kesederhanaan, gotong royong, dan kebersamaan," ujar Riki saat dikonfirmasi, Rabu (28/10/2026) malam.

​Ia menambahkan, peran santri dan tokoh agama di Kabupaten Lumajang sangat penting dalam membantu kepolisian menjaga kondusivitas, keamanan, serta ketertiban masyarakat (kamtibmas).

​"Sinergitas yang sudah terjalin sangat baik antara jajaran Polres Lumajang, Pemkab, tokoh agama, dan para santri harus terus kita jaga. Dengan kebersamaan ini, kita optimistis situasi Kamtibmas di Kabupaten Lumajang senantiasa aman dan kondusif," tegasnya.

Sat Samapta Polres Lumajang Intensifkan Patroli Kota

Lumajang– Satuan Samapta Polres Lumajang mengintensifkan patroli kota untuk mengantisipasi tindak kriminalitas, khususnya kejahatan 3C yang meliputi pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Patroli tersebut dilaksanakan pada Rabu (28/10/2026) sebagai bagian dari upaya kepolisian menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kabupaten Lumajang.

Kegiatan patroli menyasar kawasan perkotaan dan sejumlah titik yang dinilai memerlukan kehadiran personel kepolisian. 

Melalui patroli rutin ini, petugas berupaya mencegah munculnya peluang tindak kejahatan sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat yang menjalankan aktivitas sehari-hari.

Kasat Samapta Polres Lumajang AKP Agus Sugiharto mengatakan, patroli kota merupakan salah satu langkah preventif kepolisian untuk menekan potensi gangguan keamanan, terutama kejahatan konvensional yang meresahkan masyarakat.

Menurut dia, kehadiran personel di lapangan diharapkan dapat mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap upaya pemeliharaan keamanan.

“Patroli ini merupakan upaya preventif untuk mengantisipasi tindak kriminalitas 3C serta menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif,” ujar AKP Agus Sugiharto.

Selain melakukan pemantauan situasi di sejumlah kawasan, patroli juga menjadi sarana bagi personel kepolisian untuk memastikan kondisi keamanan lingkungan tetap terkendali. Kehadiran petugas diharapkan mampu memberikan rasa tenang bagi masyarakat, terutama saat beraktivitas di kawasan perkotaan.

AKP Agus Sugiharto juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kejahatan. Warga diminta tidak meninggalkan barang berharga di tempat terbuka, memastikan kendaraan terkunci dengan baik, serta menggunakan kunci pengaman tambahan saat memarkir kendaraan.

Masyarakat juga diharapkan segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan atau mengalami gangguan keamanan di lingkungan masing-masing.

Melalui patroli yang dilaksanakan secara rutin, Sat Samapta Polres Lumajang berkomitmen mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, sekaligus memperkuat upaya pencegahan kriminalitas di wilayah Kabupaten Lumajang.

Bhabinkamtibmas Polsek Padang Dampingi Warga Panen Jagung.


Lumajang ,Merdekanews.id Dalam upaya mengawal dan menyukseskan Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia pada pilar Ketahanan Pangan Nasional, jajaran Polsek Padang Polres Lumajang terus aktif mendampingi masyarakat di wilayah hukumnya. Komitmen tersebut diwujudkan secara nyata oleh personel Bhabinkamtibmas yang turun langsung menyambangi pekarangan pangan milik warga untuk mendampingi proses pemetikan hasil panen jagung, Kamis (29/10/2026).

Kapolsek Padang Polres Lumajang, Iptu Buriantoro, menegaskan bahwa kehadiran anggota Bhabinkamtibmas di tengah aktivitas pertanian pekarangan merupakan bentuk pengawalan intensif Polri dalam mendorong kemandirian pangan masyarakat.

"Pendampingan langsung ini adalah wujud nyata komitmen Polsek Padang dalam mengawal Program Asta Cita Presiden. Kami memastikan Bhabinkamtibmas hadir tidak hanya untuk menjaga kamtibmas, tetapi juga menjadi penggerak dan pelindung para petani dalam mengoptimalkan pekarangan pangan bergizi," ujar Iptu Buriantoro.

Lebih lanjut, Iptu Buriantoro menjelaskan bahwa keterlibatan anggota di lapangan menjadi sarana efektif untuk memberikan dorongan moral sekaligus menyerap berbagai aspirasi terkait kendala pertanian warga.

"Melalui dialog langsung saat panen jagung di pekarangan ini, Bhabinkamtibmas dapat mendengar secara presisi kendala yang dihadapi warga, mulai dari masa tanam hingga panen. Harapan kami, pendampingan ini terus memotivasi masyarakat dalam menjaga ketersediaan pangan mandiri," tambahnya.

Kapolsek Padang berharap sinergi yang terjalin erat antara kepolisian dan warga di Kecamatan Padang ini dapat terus konsisten demi memperkokoh ketahanan pangan daerah.

"Ketahanan pangan nasional berawal dari pemanfaatan pekarangan di tingkat rumah tangga. Sinergi yang kuat antara Polri dan warga adalah kunci utama untuk mewujudkan swasembada pangan nasional yang kokoh dan berkelanjutan," pungkas Iptu Buriantoro.

28/10/2026

Antisipasi Kriminalitas dan Uang Palsu, Polsek Jatiroto Gencar Patroli Toko Emas



​LUMAJANG, Merdekanews.id Kepolisian Sektor (Polsek) Jatiroto terus mengintensifkan langkah preventif guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Pada  siang,. Anggota Polsek Jatiroto menggelar patroli dialogis dengan menyasar area toko emas di Dusun Persil, Desa Jatiroto, Kecamatan Jatiroto, Kabupaten Lumajang.

​Patroli tersebut tidak hanya bertujuan untuk mengantisipasi potensi tindak kriminalitas, tetapi juga sebagai sarana menjalin silaturahmi dan komunikasi yang akrab antara kepolisian, warga, dan para pemilik toko emas.

​Kapolsek Jatiroto, AKP Imam Soepardi, menjelaskan bahwa dalam kegiatan tersebut, personelnya memberikan sejumlah imbauan penting kepada masyarakat, salah satunya terkait ancaman peredaran uang palsu (upal).

​"Kami terus menjalin komunikasi dengan masyarakat dan pedagang agar mereka lebih teliti saat melakukan transaksi. Warga kami imbau untuk selalu waspada terhadap uang palsu, sehingga wilayah hukum Polsek Jatiroto dapat terhindar dari peredaran upal yang merugikan," ujar AKP Imam Soepardi.

​Selain kewaspadaan terhadap uang palsu, petugas di lapangan juga menyoroti keamanan kendaraan milik warga yang sedang berbelanja. Mengingat tingginya mobilitas di area pertokoan, langkah pencegahan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) menjadi perhatian utama.

​"Bagi para konsumen yang membawa kendaraan bermotor, kami ingatkan agar selalu menggunakan kunci ganda saat parkir. Ini adalah langkah antisipasi sederhana namun sangat efektif agar terhindar dari sasaran tindak kriminalitas," tambah Kapolsek.

​Melalui patroli dialogis yang rutin digelar, Polsek Jatiroto berharap kesadaran masyarakat akan pentingnya keamanan diri dan lingkungan semakin meningkat, sehingga tercipta situasi yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah Jatiroto.

Upaya Preventif Polsek Randuagung Tekan Kriminalitas 3C di Jalur Rawan

​LUMAJANG ,Merdekanews.id Suasana malam di sepanjang Jalan Raya Randuagung, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, yang biasanya sepi dan gelap.

Sorot lampu rotator berwarna biru terang membelah kegelapan, menyapu sudut-sudut jalanan yang mulai lengang dari aktivitas warga.

​Kehadiran pendar cahaya biru tersebut berasal dari iring-iringan kendaraan dinas milik Kepolisian Sektor (Polsek) Randuagung, Polres Lumajang, yang tengah melaksanakan kegiatan intensif bertajuk "Patroli Blue Light".

​Di tengah heningnya malam dan suhu udara yang mulai menurun, sejumlah personel kepolisian tampak bersiaga melakukan pemantauan dengan saksama. 

Mata mereka awas mengawasi setiap kendaraan yang melintas maupun gerak-gerik mencurigakan di sekitar jalan raya yang menjadi salah satu urat nadi perlintasan antarwilayah di Lumajang tersebut.

​Kapolsek Randuagung, Iptu Edi Kuswanto, yang memimpin jalannya pengamanan wilayah ini, menuturkan bahwa Patroli Blue Light merupakan salah satu strategi preventif kepolisian yang sangat krusial. 

Fokus utamanya adalah mencegah dan mengantisipasi terjadinya tindak kriminalitas, khususnya kejahatan jalanan yang dikenal dengan istilah 3C, yakni Pencurian dengan Pemberatan (Curat), Pencurian dengan Kekerasan (Curas), dan Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor), serta gangguan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) lainnya. 

​"Malam hari, terutama di jam-jam rawan saat masyarakat sedang lelap beristirahat, seringkali dimanfaatkan oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab untuk melancarkan aksi kejahatannya. Oleh karena itu, kami hadir di lapangan melalui Patroli Blue Light ini. Ini adalah bentuk manifestasi kehadiran negara di tengah-tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman yang nyata," ujar Iptu Edi Kuswanto saat dikonfirmasi di sela-sela kegiatan patrolinya.

​Lebih jauh, Iptu Edi Kuswanto menjelaskan filosofi dan fungsi taktis di balik penggunaan lampu rotator biru yang terus menyala sepanjang rute patroli. Menurutnya, cahaya biru tersebut bukan sekadar aksesori kelengkapan kendaraan dinas, melainkan memiliki dampak psikologis yang kuat di lapangan.

​"Bagi masyarakat yang sedang beraktivitas malam atau beristirahat, melihat pendar lampu biru menyala dari kejauhan akan memberikan ketenangan batin. Mereka tahu ada polisi yang berpatroli menjaga lingkungan. Sebaliknya, bagi mereka yang memiliki niat jahat, nyala lampu ini berfungsi sebagai deterrence effect atau efek kejut pencegah. Pelaku kejahatan akan mengurungkan niatnya karena menyadari kehadiran polisi yang siap bertindak tegas di dekat mereka," paparnya. 

​Berdasarkan pantauan di lapangan, rute patroli malam itu difokuskan menyisir sepanjang Jalan Raya Randuagung. Jalur ini dipilih secara spesifik karena karakteristiknya sebagai jalan utama dengan mobilitas kendaraan yang konstan. 

Selain itu, terdapat beberapa titik di sepanjang ruas jalan tersebut yang kondisinya sepi dan minim penerangan, sehingga memiliki tingkat kerawanan yang lebih tinggi terhadap potensi tindak kejahatan seperti pembegalan maupun aksi balap liar.

​Personel Polsek Randugung tidak hanya sekadar melintas berkeliling di dalam mobil. Di beberapa titik yang dipetakan sebagai area rawan (blank spot), armada patroli melakukan perhentian (stasioner). 

Para petugas turun dari kendaraan, memantau situasi sekitar secara visual, dan memastikan tidak ada aktivitas yang mencurigakan di bahu jalan.

​"Pendekatan kami adalah preventif dan dialogis. Jika kami menemui warga yang masih beraktivitas di malam hari, kami akan hampiri. Kami sampaikan pesan-pesan kamtibmas, meminta mereka untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak ragu untuk segera menghubungi Polsek Randugung jika melihat hal-hal yang mencurigakan. Keamanan wilayah tidak bisa hanya ditopang oleh kepolisian, sinergi dengan masyarakat adalah fondasi utamanya," tambah Iptu Edi Kuswanto.

​Menutup keterangannya pada malam tersebut, Iptu Edi Kuswanto menegaskan bahwa kegiatan patroli Blue Light ini tidak akan berhenti sebagai kegiatan seremonial semata. 

Pihaknya berkomitmen untuk terus merutinkan giat serupa secara berkesinambungan setiap malamnya, dengan waktu dan rute yang diacak agar tidak mudah diprediksi oleh para pelaku kejahatan.

​"Polsek Randugung akan terus hadir 1x24 jam untuk masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa seluruh warga Kecamatan Randugung, maupun masyarakat luas yang kebetulan melintas di wilayah hukum kami, dapat beraktivitas dan beristirahat dengan tenang tanpa dihantui bayang-bayang ketakutan akan tindak kejahatan," pungkasnya dengan tegas.
​

Sat Samapta Polres Lumajang Gelar Patroli Malam di Kawasan Perbankan


​LUMAJANG , Merdekanews.id Demi memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap terjaga, Satuan Samapta (Sat Samapta) Polres Lumajang kembali menggelar kegiatan Patroli Kota beberapa hari yg lalu.

​Fokus utama patroli kali ini adalah menyisir sejumlah objek vital, khususnya kawasan perbankan dan mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) yang tersebar di wilayah pusat Kota Lumajang.

​Patroli malam tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Satuan (Kasat) Samapta Polres Lumajang, AKP Agus Sugiharto. 

Ia menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk upaya preventif kepolisian untuk menekan angka kriminalitas jalanan serta mengantisipasi kejahatan 3C, yakni pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

​"Malam hari sering kali menjadi waktu yang rawan akan tindak kejahatan, apalagi di lokasi-lokasi objek vital seperti perbankan yang suasananya cenderung sepi. Oleh karena itu, kami hadir untuk menyisir dan memastikan wilayah-wilayah tersebut dalam kondisi aman dan kondusif," ujar AKP Agus Sugiharto saat memimpin jalannya patroli.

​Menurut AKP Agus, kehadiran personel berseragam dan kendaraan patroli di lapangan pada malam hari memiliki peran ganda. Selain untuk memantau situasi keamanan secara langsung, kegiatan ini juga dirancang untuk memberikan efek kejut (deterrence effect) yang dapat mengurungkan niat para pelaku kejahatan.

​"Tujuan utama kami adalah memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang mungkin masih beraktivitas di malam hari, seperti saat harus menarik uang di ATM. Dengan adanya patroli kepolisian yang rutin, ruang gerak pelaku kejahatan akan semakin sempit," tegasnya.

​Dalam pelaksanaannya, personel Sat Samapta tidak hanya sekadar melintas atau memantau dari jauh. Anggota kepolisian juga turun langsung dan melakukan dialogis dengan petugas keamanan (satpam) yang tengah berjaga malam di kantor-kantor bank.

​Petugas kepolisian memberikan imbauan dan pesan-pesan kamtibmas kepada para satpam agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan. Mereka diminta untuk lebih jeli mengawasi gerak-gerik orang atau kendaraan yang mencurigakan di sekitar area bank.

​"Kami berpesan kepada rekan-rekan satpam perbankan untuk tidak lengah saat berjaga malam. Jika melihat ada hal yang mencurigakan atau potensi gangguan keamanan, kami minta agar jangan ragu untuk segera berkoordinasi dan melaporkannya kepada pihak kepolisian terdekat agar bisa ditindaklanjuti secara cepat," pungkas AKP Agus Sugiharto.

​Polres Lumajang berkomitmen akan terus merutinkan kegiatan Patroli Kota secara berkala pada jam-jam rawan, guna mewujudkan lingkungan yang aman dan bebas dari ancaman kriminalitas di wilayah Kabupaten Lumajang.

Wujudkan Swasembada Pangan, Polsek Gucialit Dampingi Warga Rawat Kebun Cabai Produktif.

LUMAJANG ,Merdekanews.id Kepolisian Sektor (Polsek) Gucialit terus memperkuat komitmennya dalam mendukung penuh program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya pada sektor swasembada dan penguatan ketahanan pangan nasional. Langkah nyata tersebut ditunjukkan melalui aksi turun lapangan para personel Bhabinkamtibmas Polsek Gucialit yang menyambangi langsung area perkebunan warga di wilayah perdesaan.

Kegiatan pendampingan agraris ini dilaksanakan di area lahan produktif tanaman hortikultura yang dikelola warga di Kecamatan Gucialit, Kabupaten Lumajang. Kehadiran petugas di tengah perkebunan bertujuan untuk memastikan proses perawatan tanaman pangan bergizi berjalan optimal tanpa kendala kerawanan kamtibmas. 

Kapolsek Gucialit, AKP I Gusti Ngurah Bagus Puspanadi, S.H., menyampaikan bahwa peninjauan langsung ke area pembudidayaan tanaman cabai ini merupakan wujud dukungan Polri terhadap penguatan ketahanan pangan di tingkat basis desa. 

"Sektor hortikultura seperti perkebunan cabai merupakan salah satu pilar pekarangan pangan bergizi dalam program Asta Cita. Kami ingin memastikan petani dapat merawat lahan mereka hingga masa panen dengan aman dan tenang," ujar AKP I Gusti Ngurah Bagus Puspanadi. 

Lebih lanjut, AKP I Gusti Ngurah Bagus Puspanadi menjelaskan bahwa kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah struktur tanaman lanjaran bambu tersebut juga menjadi media berdialog untuk menyerap aspirasi warga seputar kendala di lapangan. 

"Pemanfaatan lahan dengan sistem pertanian yang rapi dan terintegrasi sangat krusial untuk menjaga stabilitas pasokan pangan mandiri. Kehadiran anggota adalah bentuk dukungan moral dan pengamanan kawasan secara berkelanjutan," jelasnya. 

Melalui pendampingan langsung di area perkebunan cabai ini, Polsek Gucialit berharap produktivitas panen warga semakin meningkat sehingga dapat mendongkrak perekonomian masyarakat pedesaan. 

"Sinergi antara Bhabinkamtibmas dan warga pemilik lahan akan terus kami tingkatkan demi mewujudkan kemandirian pangan daerah yang tangguh serta berkelanjutan," pungkas Kapolsek Gucialit.

27/10/2026

Hari Kedua Operasi Patuh Semeru 2026, Satlantas Polres Lumajang Ramp Check Belasan Truk di Pasirian



LUMAJANG ,Merdekanews.id Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lumajang menemukan empat kendaraan angkutan barang yang tidak memenuhi ketentuan saat menggelar pemeriksaan kendaraan atau ramp check pada hari kedua Operasi Patuh Semeru 2026.

Pemeriksaan berlangsung di Cek Point MBLP (Mineral Batuan Bukan Logam), Desa Madurejo, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Kegiatan ini melibatkan Satlantas Polres Lumajang, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Lumajang, tim penguji kendaraan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Lumajang, serta Urusan Kesehatan (Urkes) Polres Lumajang.

Petugas memeriksa kendaraan truk yang melintas satu per satu. Pemeriksaan teknis meliputi sistem pengereman, kondisi ban, lampu penerangan, wiper, dan klakson. Polisi juga memeriksa kelengkapan dokumen pengemudi, termasuk surat izin mengemudi (SIM) dan surat tanda nomor kendaraan (STNK).

Dari total 14 kendaraan yang menjalani pemeriksaan, petugas menemukan empat kendaraan dengan pelanggaran berupa masa berlaku uji berkala atau KIR yang telah habis serta SIM yang tidak sesuai dengan peruntukannya.

Kasat Lantas Polres Lumajang AKP Bayu Pratama Sudirno mengatakan, pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan keselamatan lalu lintas, khususnya bagi kendaraan angkutan barang yang memiliki risiko tinggi apabila tidak memenuhi persyaratan teknis dan administrasi.

Menurut dia, kondisi kendaraan dan kelengkapan dokumen pengemudi menjadi aspek penting untuk memastikan kendaraan yang beroperasi di jalan raya memenuhi ketentuan keselamatan.

“Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan kendaraan angkutan barang dalam kondisi layak jalan dan pengemudinya memenuhi persyaratan berkendara. Kami juga mengingatkan para sopir agar selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan,” ujarnya.

Selain pemeriksaan kendaraan, petugas BNN Kabupaten Lumajang bersama Urkes Polres Lumajang melakukan tes urine dan pemeriksaan kesehatan terhadap enam sopir angkutan barang.

Hasilnya, seluruh sopir yang menjalani pemeriksaan dinyatakan negatif dari penyalahgunaan narkoba berdasarkan tes urine dan dalam kondisi sehat.

Dalam kegiatan tersebut, petugas juga memberikan sosialisasi mengenai pentingnya tertib berlalu lintas kepada para pengemudi. Imbauan ini ditujukan untuk menekan angka pelanggaran serta meminimalkan risiko dan fatalitas korban kecelakaan lalu lintas.

AKP Bayu menegaskan, Operasi Patuh Semeru 2026 tidak hanya berorientasi pada penindakan pelanggaran, tetapi juga mengedepankan edukasi kepada masyarakat agar semakin sadar akan pentingnya keselamatan di jalan raya.

Operasi Patuh Semeru 2026 dilaksanakan mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026. Melalui kegiatan tersebut, Satlantas Polres Lumajang berharap kesadaran pengemudi dalam mematuhi aturan lalu lintas semakin meningkat sehingga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah Kabupaten Lumajang dapat terjaga.

Perketat Pengamanan Lapas Lumajang, Polres dan Petugas Jaga Tingkatkan Sinergitas


LUMAJANG, Merdekanews.id Satuan Samapta (Sat Samapta) Polres Lumajang kembali meningkatkan intensitas patroli wilayah dengan menyasar Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Lumajang, Jawa Timur.

​Patroli Perintis Presisi ini digencarkan guna memperketat pengamanan dan memastikan situasi di lingkungan pemasyarakatan tetap kondusif dari potensi gangguan keamanan dan ketertiban.

​Kasat Samapta Polres Lumajang AKP Agus Sugiharto menyampaikan, kehadiran personel di lapangan bertujuan untuk memberikan rasa aman sekaligus menekan potensi tindak kejahatan di sekitar area vital.

​"Patroli rutin ini merupakan bentuk komitmen kami dalam menjaga kondusifitas wilayah. Langkah ini sekaligus menjadi keberadaan yang memicu efek jera (show of force) bagi para pelaku tindak pidana yang hendak melancarkan aksinya," ujar Agus saat dikonfirmasi, Senin.

​Agus menambahkan, koordinasi dan sinergi antara pihak kepolisian dan petugas Lapas Kelas IIB Lumajang berjalan sangat baik. Personel di lapangan secara berkala melakukan pengecekan langsung guna memastikan keamanan seluruh penghuni lapas.

​Berdasarkan pemeriksaan dan koordinasi terbaru dengan petugas jaga lapas, seluruh penghuni berada dalam kondisi aman dan sehat.

​"Saat ini jumlah total warga binaan di Lapas Kelas IIB Lumajang sebanyak 673 orang, dengan rincian 653 pria dan 20 wanita. Semuanya terpantau lengkap dan dalam kondisi sehat," kata Agus.

​Pihak Lapas Kelas IIB Lumajang turut menyambut positif dan menyampaikan apresiasinya atas kehadiran rutin tim Patroli Perintis Presisi Sat Samapta Polres Lumajang dalam membantu menjaga kestabilan keamanan di lingkungan lapas.

Cegah Kriminalitas Malam Hari, Polsek Pasrujambe Intensifkan Patroli di Jalur Rawan


LUMAJANG,Merdekanews.id Polsek Pasrujambe, Polres Lumajang, Jawa Timur, meningkatkan patroli malam untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Petugas menyisir sejumlah ruas jalan yang dinilai rawan kriminalitas.

Dalam patroli tersebut, anggota kepolisian melakukan pemantauan di sejumlah titik, terutama ruas jalan yang sepi dan berpotensi menjadi lokasi tindak kejahatan. Petugas juga menyalakan lampu rotator kendaraan patroli sebagai tanda kehadiran polisi di tengah masyarakat.

Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi gangguan keamanan sekaligus memberikan rasa aman bagi warga yang masih beraktivitas pada malam hari.

Kapolsek Pasrujambe AKP Sujianto mengatakan, patroli malam menjadi salah satu upaya kepolisian untuk mencegah tindak kriminalitas dan memastikan situasi wilayah tetap kondusif.

“Patroli kami lakukan secara rutin, terutama pada malam hari dengan menyasar lokasi yang dinilai rawan. Kehadiran anggota di lapangan diharapkan dapat mencegah niat pelaku kejahatan sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujar Sujianto.

Menurut dia, patroli tidak hanya berfokus pada pemantauan situasi, tetapi juga menjadi bentuk kesiapsiagaan personel dalam merespons potensi gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polsek Pasrujambe.

Ia menegaskan, upaya menjaga keamanan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Karena itu, warga diimbau tetap waspada, memastikan keamanan rumah dan kendaraan, serta segera melapor kepada kepolisian apabila menemukan aktivitas mencurigakan.

Polsek Pasrujambe berharap, patroli yang dilaksanakan secara berkelanjutan dapat menekan potensi kriminalitas dan menjaga situasi keamanan di wilayah Kecamatan Pasrujambe, Kabupaten Lumajang, tetap aman dan kondusif.

Polres Lumajang Gelar Operasi Patuh Semeru 2026, Tekankan Edukasi hingga Penindakan ETLE

LUMAJANG ,Merdekanews.id Polres Lumajang resmi memulai pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2026 selama dua pekan, terhitung mulai Senin (26/10/2026) hingga 8 November 2026. 

Langkah ini diambil guna meningkatkan disiplin pengendara sekaligus menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Lumajang.

Kesiapan personel ditandai melalui Apel Gelar Pasukan yang dipimpin langsung oleh Kapolres Lumajang, AKBP Riki Yariandi, di halaman Mapolres Lumajang, Senin (26/10/2026) pagi.

Dalam kesempatan tersebut, AKBP Riki Yariandi menyematkan pita tanda dimulainya operasi kepada perwakilan personel TNI, Polri, serta Dinas Perhubungan (Dishub). Kegiatan apel turut dihadiri oleh jajaran Wakapolres, Pejabat Utama (PJU) Polres Lumajang, unsur Satpol PP, hingga Kapolsek se-Kabupaten Lumajang.

Kapolres Lumajang, AKBP Riki Yariandi, menyampaikan bahwa operasi ini berfokus pada pendekatan edukatif dan persuasif kepada pengendara, tanpa mengabaikan langkah penegakan hukum.

"Pelaksanaan operasi kita kedepankan secara profesional dan humanis. Fokus utama adalah edukasi serta pencegahan, namun penegakan hukum lalu lintas tetap berjalan melalui ETLE Mobile, ETLE Statis, maupun teguran simpatik," ujar Riki saat membacakan amanat Kapolda Jawa Timur.

Riki juga menginstruksikan seluruh personel yang bertugas di lapangan untuk menjaga sikap dan menghindari tindakan yang dapat merugikan masyarakat.

"Saya minta seluruh anggota menghindari tindakan kontraproduktif yang dapat merusak citra Polri. Tunjukkan pelayanan yang simpatik di lapangan," tegasnya.

Selain itu, Riki menyoroti pentingnya kolaborasi lintas instansi untuk memastikan situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) tetap kondusif.

"Sinergi antarinstansi—baik TNI, Polri, Dishub, maupun Satpol PP—menjadi kunci utama agar Kamseltibcarlantas di wilayah hukum Polres Lumajang dapat terwujud dengan aman dan tertib," pungkasnya.

26/10/2026

Timsus Polres Lumajang Sisir Banyuputih Lor untuk Antisipasi 4C dan Balap Liar




LUMAJANG – Anggota Tim Khusus (Timsus) Polres Lumajang melaksanakan patroli keamanan untuk mengantisipasi tindak kriminalitas 4C, yakni pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), dan pencurian hewan (curhewan).

Patroli tersebut berlangsung pada Senin (26/10/2026) sekitar pukul 03.00 WIB. Kegiatan dipimpin Perwira Pengendali (Padal) Timsus Polres Lumajang, Ipda Suprapto, dengan menyasar wilayah Desa Banyuputih Lor, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Dalam kegiatan itu, petugas menyisir sejumlah titik yang dinilai rawan tindak kriminalitas, terutama lokasi sepi yang berpotensi dimanfaatkan pelaku kejahatan.

Selain mengantisipasi 4C, patroli juga diarahkan untuk mencegah aksi balap liar yang dapat mengganggu ketertiban masyarakat dan membahayakan pengguna jalan lainnya.

Padal Timsus Polres Lumajang, Ipda Suprapto, mengatakan patroli dini hari merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Menurut dia, kehadiran anggota di lapangan diharapkan dapat mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan sekaligus mencegah gangguan keamanan di wilayah Kabupaten Lumajang.

“Patroli kami fokuskan pada lokasi-lokasi yang sepi dan rawan kriminalitas. Selain mengantisipasi tindak pidana 4C, kami juga melakukan pencegahan terhadap aksi balap liar,” ujar Suprapto.

Ia menambahkan, patroli secara berkala diperlukan untuk menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif, khususnya pada jam-jam rawan ketika aktivitas masyarakat mulai berkurang.

Kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi tindak kriminalitas. Warga diminta memastikan kendaraan terkunci dengan aman serta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.

Melalui patroli tersebut, Timsus Polres Lumajang berupaya menjaga keamanan wilayah sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat yang beraktivitas maupun beristirahat pada malam hingga dini hari.

Timsus Polres Lumajang Sisir Jalur Rawan hingga Dini Hari

 
LUMAJANG ,Merdekanews.id Tim Khusus (Timsus) Polres Lumajang menggelar patroli dini hari untuk mengantisipasi aksi kejahatan jalanan dan potensi balap liar di sepanjang jalur utama Jalur Lumajang–Jatiroto, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Patroli presisi yang berlangsung hingga menjelang matahari terbit tersebut difokuskan pada pencegahan tindak kriminalitas 4C, yakni pencurian dengan kejahatan berat (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), serta pencurian hewan (curhewan).

Dalam aksi pengetatan pengamanan tersebut, para personel Timsus bergerak menggunakan sepeda motor untuk menyisir kawasan rawan. 

Salah satu titik fokus pemantauan berada di area sepi sepanjang jalan raya Desa Banyuputih Lor, Kecamatan Jatiroto, yang kerap dinilai rawan terjadinya aksi kriminalitas maupun ajang balapan liar pada jam-jam rawan.

Padal Timsus Polres Lumajang Ipda Sugiarto menyampaikan bahwa langkah preventif ini merupakan respons aktif kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan dan memberikan rasa aman bagi masyarakat maupun pengguna jalan yang melintas pada malam hingga dini hari.

"Kami menyisir titik-titik sepi dan kawasan rawan kejahatan di jalur Lumajang menuju Jatiroto. Kehadiran personel di lapangan bertujuan untuk mempersempit ruang gerak para pelaku tindak pidana 4C sekaligus mengantisipasi aksi balap liar yang meresahkan," ujar Ipda Sugiarto saat dikonfirmasi, Minggu pagi.

Menurutnya, pengawasan ketat dengan moda patroli roda dua terbukti efektif untuk meningkatkan mobilitas petugas dalam menjangkau lorong-lorong sepi maupun respons cepat saat memantau pergerakan kelompok pemuda yang berpotensi menggelar balapan liar.

Selain melakukan pemantauan visual di lokasi-lokasi rawan, petugas juga menyapa pengguna jalan serta memberikan imbauan kamtibmas agar tetap meningkatkan kewaspadaan saat berkendara di Jalur Banyuputih Lor pada waktu dini hari.

Ipda Sugiarto menegaskan, pihak Polres Lumajang tidak akan segan mengambil tindakan tegas terukur terhadap siapapun yang mencoba mengganggu ketertiban umum maupun melakukan tindak kejahatan jalanan di wilayah hukum Kabupaten Lumajang.

"Situasi secara umum hingga pagi hari terpantau aman, lancar, dan kondusif. Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk segera melaporkan ke pihak kepolisian terdekat apabila menemukan indikasi gangguan kamtibmas di jalan raya," pungkasnya.

Sat Samapta Polres Lumajang Sisir Jalanan Sepi dan Rawan



LUMAJANG,Merdekanews.id Satuan Samapta (Sat Samapta) Polres Lumajang menggelar Patroli Kota menjelang tengah malam guna mengantisipasi kejahatan jalanan dan aksi kriminalitas 3C (curat, curas, dan curanmor) di wilayah perkotaan Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Patroli presisi yang dimulai sekitar pukul 23.25 WIB hingga selesai tersebut difokuskan pada penyisiran jalan-jalan sepi serta titik-titik yang dinilai memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap gangguan kamtibmas.

Dalam pelaksanaannya, sebanyak empat personel Sat Samapta diterjunkan menggunakan armada patroli untuk memantau situasi keamanan secara langsung di area publik dan lintasan pemukiman yang sepi aktivitas warga saat larut malam.

Kasat Samapta Polres Lumajang AKP Agus Sugiharto menyampaikan bahwa Patroli Kota ini merupakan langkah preventif kepolisian untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat yang masih beraktivitas di malam hari.

"Patroli malam hingga dini hari ini kami fokuskan pada area yang tergolong sepi dan rawan potensi kejahatan. Langkah ini penting untuk menutup ruang gerak para pelaku tindak kriminalitas 3C maupun aksi kejahatan jalanan lainnya," ujar AKP Agus Sugiharto saat dikonfirmasi sama awak media.

Menurut AKP Agus Sugiharto, keberadaan personel kepolisian dengan menyalakan lampu sirine biru Blue Light Patrol terbukti efektif menekan niat dan kesempatan para pelaku kejahatan. 

Kehadiran petugas juga menjadi sinyal tanggap quick response jika terjadi keadaan darurat di wilayah perkotaan.

Selain melakukan pemantauan visual di sepanjang jalur patroli, personel di lapangan juga mengamati pergerakan masyarakat serta bersiap memberikan bantuan jika ada pengendara yang mengalami kendala di area sepi.

"Secara umum dari hasil pemantauan semalam, situasi kamtibmas di kawasan perkotaan Lumajang terpantau aman, lancar, dan kondusif. Tidak ditemukan adanya indikasi gangguan keamanan yang menonjol," terangnya.

AKP Agus Sugiharto mengimbau masyarakat untuk tetap waspada saat melintasi jalur yang minim penerangan pada malam hari dan segera menghubungi layanan kepolisian terdekat jika mendapati hal-hal yang mencurigakan.

Polsek Rowokangkung Kawal Sektor Pertanian di Kedungrejo


LUMAJANG ,Merdekanews.id Kepolisian Sektor (Polsek) Rowokangkung memperkuat pengawasan dan pendampingan di sektor agraris guna mendukung penuh program Asta Cita Presiden terkait penguatan ketahanan pangan nasional. Langkah nyata tersebut ditunjukkan melalui patroli dialogis yang digelar personel kepolisian menyasar area perkebunan dan lahan pertanian warga di Desa Kedungrejo, Kecamatan Rowokangkung, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Dalam kegiatan tersebut, anggota Polsek Rowokangkung turun langsung menyusuri area persawahan dan berinteraksi akrab dengan para petani yang tengah memanen hortikultura seperti cabai, pepaya, serta tomat. Kehadiran polisi di lapangan bertujuan untuk memastikan iklim usaha tani berjalan aman dan bebas dari gangguan kamtibmas, sekaligus menyerap aspirasi warga terkait kendala keamanan di lahan pertanian mereka.

Kapolsek Rowokangkung, Iptu Nur Mofit, menyatakan bahwa aksi pendampingan terhadap sektor agraris ini menjadi salah satu prioritas utama jajarannya demi memacu produktivitas pangan di tingkat desa. Langkah ini sejalan dengan arahan pimpinan Polri dalam mengawal program-program strategis pemerintah pusat di daerah. 

"Sektor pertanian merupakan tulang punggung ketahanan pangan yang masuk dalam skala prioritas program Asta Cita. Kami ingin memastikan para petani dapat beraktivitas serta mengelola lahan mereka dengan tenang tanpa ada kekhawatiran akan gangguan kamtibmas maupun tindak kriminalitas," tegas Iptu Nur Mofit. 

Lebih lanjut, Iptu Nur Mofit menjelaskan bahwa sistem pengamanan kawasan agraris secara proaktif ini tidak hanya berdampak pada aspek keamanan belaka. 

"Dengan hadirnya petugas di lapangan, iklim usaha tani menjadi lebih kondusif. Hal ini penting untuk menjaga keandalan rantai pasok pangan lokal agar tetap berjalan lancar dan berkelanjutan dari tingkat desa," jelasnya. 

Langkah Polsek Rowokangkung ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi peningkatan produktivitas hasil panen serta mendongkrak tingkat perekonomian masyarakat pedesaan secara menyeluruh. 

"Kami berkomitmen untuk terus mengintensifkan kegiatan patroli dialogis ke wilayah-wilayah sentra pertanian di seluruh Kecamatan Rowokangkung secara berkala demi mewujudkan kemandirian pangan warga," pungkasnya.

25/10/2026

Antisipasi Begal dan Kejahatan Jalanan, Polsek Padang Gelar Razia Motor Malam Hari



LUMAJANG,Merdekanews.id Kepolisian Sektor (Polsek) Padang memperketat pengamanan wilayah dengan menggelar patroli malam dan razia kendaraan bermotor di sejumlah titik rawan di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Langkah ketat ini diambil sebagai bentuk komitmen kepolisian dalam mengantisipasi aksi kejahatan jalanan, khususnya tindakan kriminalitas 3C (pencurian dengan kekerasan, pencurian dengan pemberatan, dan pencurian kendaraan bermotor) serta tindak pidana pembegalan. 

Dalam operasi rutin yang ditingkatkan tersebut, sejumlah personel Polsek Padang menyisir kawasan lintasan yang dinilai rawan potensi gangguan kamtibmas. 

Petugas menghentikan para pengendara sepeda motor yang melintas di jalur-jalur sepi pada malam hari untuk dilakukan pemeriksaan intensif. 

Pemeriksaan meliputi kelengkapan surat-surat kendaraan, identitas diri pengendara, hingga penggeledahan barang bawaan serta isi jok sepeda motor guna mengantisipasi adanya kepemilikan senjata tajam, obat-obatan terlarang, maupun barang hasil kejahatan.

Kapolsek Padang Iptu Buriantoro menjelaskan bahwa kegiatan patroli presisi ini difokuskan pada area yang memiliki tingkat kerawanan tinggi, terutama akses jalan penghubung antardesa yang minim penerangan dan sepi dari aktivitas pemukiman pada malam hari.

"Langkah pencegahan ini kami fokuskan untuk menyisir jalan-jalan sepi yang kerap dimanfaatkan para pelaku kejahatan jalanan. Kami melakukan pemeriksaan langsung terhadap kendaraan roda dua yang melintas, baik kelengkapan dokumen berkendara maupun pemeriksaan fisik barang bawaan di dalam jok motor," ujar Iptu Buriantoro saat dikonfirmasi, Sabtu malam.

Menurut Iptu Buriantoro, kehadiran jajaran kepolisian di tengah masyarakat pada jam-jam rawan bertujuan untuk menutup ruang gerak para pelaku tindak kejahatan. Kehadiran lampu rotator biru (Blue Light Patrol) dan Razia secara acak terbukti efektif menekan niat serta kesempatan kelompok kriminal dalam melancarkan aksinya. 

"Kami tidak ingin memberikan ruang sedikit pun bagi para pelaku begal maupun kejahatan 3C untuk beraksi di wilayah hukum Polsek Padang. Kehadiran petugas di lapangan adalah bentuk jaminan rasa aman bagi seluruh warga yang masih harus beraktivitas hingga larut malam," tegasnya.

Dari hasil pelaksanaan patroli dan razia kendaraan tersebut, situasi di seluruh wilayah hukum Polsek Padang terpantau aman, lancar, dan terkendali. 

Petugas tidak menemukan adanya indikasi barang berbahaya maupun aktivitas yang mencurigakan, sehingga kondisi jalanan yang semula diakui rawan kini dapat dipastikan aman untuk dilalui masyarakat.

Iptu Buriantoro juga mengimbau seluruh lapisan masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan mandiri saat berkendara di malam hari. Ia meminta pengguna jalan untuk menghindari rute yang terlalu gelap dan sebisa mungkin tidak berkendara seorang diri jika melintasi jalur yang sepi.

"Kami mengimbau warga masyarakat agar selalu berhati-hati, melengkapi surat-surat kendaraan, serta segera melapor ke polsek terdekat atau memanfaatkan kontak darurat kepolisian apabila melihat ada hal-hal yang mencurigakan di sekitar lingkungan tempat tinggal maupun di jalan raya," pungkas Iptu Buriantoro.

118 Peserta Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat Pencak Organisasi di Lumajang



LUMAJANG , Merdekanews.id Sebanyak 118 peserta mengikuti Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) sabuk hijau dan kuning Pencak Organisasi (PO) Tahun 2026 di Padepokan Pencak Organisasi, Dusun Kebonarang, Desa Kebonagung, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Kegiatan yang berlangsung mulai Jumat (23/10/2026) hingga Minggu (25/10/2026) tersebut dibuka oleh Sekretaris Jenderal Pencak Organisasi Pusat, H. Bukasan, S.Pd., M.M. Acara pembukaan turut dihadiri Pelaksana Tugas (Plt) Kapolsek Sukodono Ipda Syaiful Anwar, S.H., M.H., Ketua Cabang PO Lumajang Suhanto, serta jajaran pengurus ranting dan peserta ujian.

Dalam sambutannya, Syaiful Anwar mengingatkan para peserta agar menjaga kedisiplinan, mengendalikan emosi, serta menghindari sikap sombong dan arogan, terutama ketika berada di lingkungan masyarakat.

Ia menegaskan bahwa peningkatan kemampuan bela diri harus diiringi dengan pembentukan karakter dan tanggung jawab.

“Semakin tinggi ilmu yang dimiliki, semakin besar pula tanggung jawab untuk mengendalikan emosi. Peserta harus tetap rendah hati serta menjaga nama baik Pencak Organisasi dan keluarga,” demikian pesan Syaiful dalam kegiatan tersebut.

Menurut dia, seluruh peserta juga perlu saling mengingatkan untuk menjaga perilaku dan menjunjung nilai-nilai persaudaraan selama mengikuti rangkaian ujian.

Peserta Diminta Hindari Konflik di Luar Gelanggang

Sekjen Pencak Organisasi Pusat, H. Bukasan, mengatakan bahwa UKT merupakan bagian dari proses regenerasi sekaligus peningkatan kemampuan anggota melalui penerapan kurikulum perguruan.

Ia berharap anggota PO dapat mengembangkan kemampuan bela diri untuk meraih prestasi melalui kompetisi resmi, bukan menggunakannya untuk mencari masalah di luar gelanggang.

“Kami ingin anggota Pencak Organisasi berprestasi di dalam gelanggang. Bukan justru bertengkar, berkelahi, atau melakukan pengeroyokan di luar arena,” ujarnya dalam sambutan pembukaan.

Bukasan juga mengingatkan para pengurus agar memberikan pembinaan kepada anggota sehingga tidak terlibat konflik yang dapat merugikan diri sendiri maupun mencoreng nama baik perguruan.

Menurut dia, perkembangan media sosial membuat berbagai tindakan kekerasan mudah tersebar dan menjadi perhatian publik. Karena itu, setiap anggota harus mampu menjaga sikap serta mengendalikan diri ketika menghadapi persoalan.

Ia menambahkan, PO diharapkan mampu mencetak atlet berprestasi dalam kejuaraan resmi, termasuk kompetisi pencak silat yang diselenggarakan Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI).

Bagian dari Regenerasi dan Pembinaan Anggota

Ketua Cabang Pencak Organisasi Lumajang, Suhanto, meminta seluruh peserta mengikuti ujian dengan serius dan mematuhi arahan pelatih maupun penguji.

Ia menekankan pentingnya menjaga kebersamaan, persaudaraan, serta nama baik perguruan selama tiga hari pelaksanaan UKT.

Suhanto juga mengingatkan peserta agar menghormati hak milik orang lain dan menjaga sikap terhadap sesama anggota.

Menurut dia, UKT tidak hanya bertujuan mengukur kemampuan teknik bela diri, tetapi juga membentuk mental, kedisiplinan, dan tanggung jawab anggota.

Pembukaan kegiatan ditandai dengan pemukulan gong oleh Sekjen Pencak Organisasi Pusat, dilanjutkan penyematan kartu identitas peserta oleh Ketua Dewan Pendekar PO Pusat serta pembacaan doa.

Setelah prosesi pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan materi kepemimpinan dan hukum yang disampaikan Nurhadi, S.H.

Selama pelaksanaan UKT, jajaran pengurus ranting juga diharapkan berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah masing-masing agar seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan kondusif.

Polsek Padang Lumajang Gelar Razia Kendaraan, Antisipasi Begal dan Kejahatan Jalanan



LUMAJANG ,Merdekanews.id Anggota Polsek Padang, Polres Lumajang, Jawa Timur, menggelar patroli malam untuk mengantisipasi aksi pembegalan dan tindak kriminalitas jalanan, Jumat (23/10/2026).

Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan razia kendaraan bermotor serta menyisir sejumlah ruas jalan yang dinilai rawan kriminalitas, terutama jalanan sepi pada malam hari.

Patroli ini dilakukan untuk mencegah potensi tindak kejahatan sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polsek Padang.

Kapolsek Padang Iptu Buriantoro mengatakan, patroli malam merupakan salah satu upaya kepolisian untuk mengantisipasi kejahatan jalanan dan menciptakan situasi yang aman serta kondusif.

Menurut dia, kehadiran polisi di lapangan diharapkan dapat mencegah niat pelaku kejahatan sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat yang masih beraktivitas pada malam hari.

Selain melakukan patroli, petugas juga memeriksa kendaraan bermotor sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan.

Polsek Padang akan terus meningkatkan kegiatan patroli, khususnya pada jam-jam rawan dan di ruas jalan yang relatif sepi.

Masyarakat juga diimbau untuk tetap waspada saat berkendara pada malam hari serta segera melapor kepada pihak kepolisian apabila menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.

Melalui kegiatan tersebut, polisi berharap situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kecamatan Padang tetap terjaga.

F Wamipro Matangkan Persiapan OKK Bersama UPM Probolinggo, Tingkatkan Kompetensi Wartawan



Probolinggo ,Merdekanews.id 
Forum Wartawan Mingguan Probolinggo (F Wamipro) menggelar rapat koordinasi (rakor) untuk mematangkan persiapan pelaksanaan Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) yang dijadwalkan pada Kamis (29/10/2026). Kegiatan tersebut akan dilaksanakan bekerja sama dengan Universitas Panca Marga (UPM) Probolinggo sebagai langkah meningkatkan kompetensi jurnalistik sekaligus memperkuat pemahaman anggota terhadap organisasi.

Rakor yang berlangsung pada Minggu (25/10/2026) tersebut dipimpin langsung Ketua F Wamipro, M. Suhri, dan dihadiri seluruh anggota. Pertemuan ini membahas kesiapan teknis, materi, narasumber, hingga kedisiplinan anggota dalam mengikuti kegiatan OKK.

Dalam penyampaiannya, Ketua F Wamipro M. Suhri menjelaskan bahwa pelaksanaan OKK merupakan langkah awal untuk mempersiapkan anggota menuju Uji Kompetensi Wartawan (UKW). Meski rencana pelaksanaan UKW pada tahun ini harus ditunda karena sejumlah pertimbangan, pihaknya tetap berupaya meningkatkan kualitas dan kapasitas wartawan melalui kegiatan orientasi tersebut.

“Sebetulnya tahun ini kami berencana melaksanakan UKW. Namun, karena beberapa pertimbangan, pelaksanaannya ditunda. Karena itu, OKK ini menjadi langkah awal untuk mempersiapkan teman-teman menuju kompetensi yang lebih baik,” ujar M. Suhri.

Ia menerangkan, kegiatan OKK tidak hanya berfokus pada pengetahuan jurnalistik, tetapi juga memberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga tata kelola organisasi, sikap, serta perilaku sebagai bagian dari sebuah lembaga kewartawanan.

Menurutnya, pemahaman terhadap organisasi menjadi hal penting agar seluruh anggota dapat menjalankan tugas secara profesional, memahami aturan, serta menjaga kekompakan dalam menjalankan roda organisasi.

“Selama ini, kita tidak cukup hanya menjadi wartawan dan memiliki media. Kita juga harus memahami ilmu jurnalistik dan bagaimana bersikap di dalam organisasi. Melalui OKK ini, teman-teman diharapkan mendapatkan bekal yang bermanfaat untuk menjalankan tugas di lapangan,” jelasnya.

Dalam pelaksanaannya, F Wamipro berencana menghadirkan tiga narasumber dengan materi yang disesuaikan dengan kebutuhan wartawan. Narasumber tersebut diharapkan dapat memberikan pemahaman mengenai tugas jurnalistik, termasuk teknik konfirmasi, mitigasi dalam peliputan, serta tata cara penulisan berita yang baik dan benar.

Sementara itu, undangan kegiatan direncanakan melibatkan empat instansi, yakni Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Probolinggo, Diskominfo Kabupaten Probolinggo, Polres Probolinggo Kota, serta Polres Probolinggo.

M. Suhri meminta seluruh anggota mengikuti setiap materi dengan serius agar ilmu yang diperoleh dapat diterapkan saat menjalankan tugas jurnalistik di tengah masyarakat.

Ia juga menegaskan bahwa seluruh anggota diwajibkan hadir tepat waktu dan mengikuti rangkaian kegiatan sesuai jadwal yang telah dibagikan melalui grup komunikasi organisasi.

“Teman-teman harus hadir tepat waktu dan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dari awal sampai selesai. Saya berharap materi dari para narasumber benar-benar dipahami sehingga bisa menjadi bekal ketika melakukan peliputan di lapangan,” tegasnya.

Berdasarkan rencana kegiatan, peserta diminta sudah berada di lokasi mulai pukul 08.00 WIB untuk melakukan persiapan dan pengisian daftar hadir. Acara seremonial dijadwalkan dimulai pukul 09.00 WIB, dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh tiga narasumber. Setiap narasumber direncanakan mendapat waktu sekitar satu jam, termasuk sesi tanya jawab pada bagian akhir kegiatan.

Dalam acara pembukaan, panitia juga merencanakan sejumlah sambutan dari unsur F Wamipro, perwakilan pemerintah daerah melalui Diskominfo Kota dan Kabupaten Probolinggo, serta Rektor Universitas Panca Marga Probolinggo.

Untuk mendukung kelancaran kegiatan, panitia akan menyiapkan seminar kit berupa buku, pulpen, dan perlengkapan pendukung lainnya. Seluruh anggota juga diminta mengenakan seragam terbaru F Wamipro berwarna hitam.

Selain memperoleh materi pembelajaran, peserta yang mengikuti kegiatan OKK juga direncanakan mendapatkan sertifikat dari Universitas Panca Marga Probolinggo. Proses penerbitan sertifikat akan dilakukan setelah kegiatan selesai.

M. Suhri menilai kerja sama dengan UPM menjadi salah satu terobosan penting bagi F Wamipro dalam mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang kewartawanan.

Ia berharap kegiatan tersebut menjadi momentum bagi seluruh anggota untuk terus belajar, memperbaiki kualitas pemberitaan, memahami etika jurnalistik, serta memperkuat solidaritas dan kedisiplinan dalam berorganisasi.

“Ini merupakan kebanggaan bagi F Wamipro karena bisa melakukan terobosan melalui kerja sama dengan UPM. Saya berharap seluruh anggota memanfaatkan kesempatan ini dengan baik. Jangan sampai ada yang menyia-nyiakan kesempatan untuk menambah ilmu dan meningkatkan kemampuan sebagai wartawan,” pungkasnya.