02/11/2024

Bhabinkamtibmas Jalin Keakraban dengan Warga Pasrujambe


Lumajang , Merdekanews.id Dalam upaya meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Polsek Pasrujambe kembali menggelar program “Polisi Ketok”. Kegiatan patroli dialogis yang dilaksanakan beberapa hari yg lalu di warga Desa Pasrujambe.

Aipda B. Suprianto, Bhabinkamtibmas Desa Pasrujambe, mengungkapkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menjalin silaturahmi yang lebih erat antara Polri dan masyarakat. 

“Dengan cara bertatap muka langsung, kami bisa memberikan himbauan Kamtibmas secara langsung dan mendengarkan keluhan warga,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Pasrujambe, IPTU Purwaningsih, menambahkan bahwa program “Polisi Ketok” merupakan salah satu upaya untuk menciptakan situasi yang kondusif di wilayah hukum Polsek Pasrujambe. 

“Kami berharap dengan kegiatan seperti ini, masyarakat merasa lebih aman dan nyaman,” ungkapnya.

Iptu Purwaningsih, berharap program ini dapat terus berjalan dan semakin meningkatkan sinergitas antara Polri dan masyarakat. 

“Kami akan terus berupaya untuk menciptakan kondisi yang aman dan nyaman bagi seluruh warga,” tegasnya.

Polsek Pasrujambe Gelar Patroli Dialogis, Sosialisasikan Laporke Cak Kapolres.


Lumajang, Merdekanews.id Dalam rangka menjaga kondusivitas wilayah menjelang Pilkada, Polsek Pasrujambe gencar melakukan berbagai upaya. Salah satunya adalah dengan menggelar patroli dialogis dan sosialisasi layanan pengaduan masyarakat.

Kapolsek Pasrujambe, IPTU Purwaningsih, mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program Kapolres Lumajang yang dinamakan “Polisi Ketok”. 
"Tujuannya adalah untuk menjalin kedekatan dengan masyarakat dan mensosialisasikan layanan pengaduan cepat melalui nomor WA 085-933-800-900 untuk ‘Kandani’ dan nomor 110 untuk ‘Laporke Cak Kapolres’," jelasnya.

Pada hari Jumat 1 November 2024), anggota Polsek Pasrujambe, Aipda Bahrul dan Bripka Joko S, melaksanakan patroli dialogis di Desa Pasrujambe. Mereka menyambangi warga dan memberikan sosialisasi mengenai pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

"Kami berharap dengan adanya sosialisasi ini, masyarakat semakin aktif memberikan informasi kepada polisi sehingga situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Pasrujambe tetap kondusif," ujar IPTU Purwaningsih.

Selain mensosialisasikan layanan pengaduan, petugas juga memberikan himbauan kamtibmas kepada masyarakat. Mereka mengingatkan pentingnya menjaga kerukunan dan menghindari tindakan yang dapat memicu konflik.

"Kami ingin masyarakat merasa lebih dekat dengan polisi dan tidak ragu untuk menyampaikan informasi atau laporan terkait gangguan kamtibmas," tambah Kapolsek Pasrujambe.

Polsek Pronojiwo Tingkatkan Patroli, Antisipasi 3C di Objek Vital


Lumajang, Merdekanews.id Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, Polsek Pronojiwo terus meningkatkan kegiatan patroli dan pengamanan di wilayahnya, khususnya pada objek-objek vital seperti ATM, SPBU, pertokoan, dan tempat ibadah. Upaya ini dilakukan dalam rangka mencegah terjadinya tindak pidana 3C (curas, curat, dan curanmor).

Kapolsek Pronojiwo, IPTU Soegeg Susanto, mengatakan bahwa kegiatan patroli ini merupakan bagian dari program “Polisi Ketok” yang dicanangkan oleh Polres Lumajang. 

“Kami ingin memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat dengan meningkatkan kehadiran polisi di lapangan,” ujarnya.
 Anggota Polsek Pronojiwo melaksanakan patroli di berbagai titik di Kecamatan Pronojiwo. Selain melakukan pengecekan keamanan, petugas juga berdialog dengan masyarakat dan petugas keamanan objek vital.

"Kami juga menghimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada dan segera melaporkan jika melihat ada hal-hal yang mencurigakan. Masyarakat bisa memanfaatkan layanan ‘Laporke Cak Kapolres’ di nomor 085933800900," imbuh Kapolsek.

Polres Lumajang Ungkap Kasus Narkoba, Amankan Sabu dan Ladang Ganja.

LUMAJANG, Merdekanews.id Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Lumajang berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan narkoba dalam operasi selama 17 hari, mulai tanggal 14 hingga 30 Oktober 2024. Dalam operasi tersebut, polisi berhasil mengungkap empat kasus dan mengamankan lima tersangka.

Hal ini diungkapkan Kapolres Lumajang, AKBP Mohammad Zainur Rofik, S.I.K saat konferensi pers di Lobby Mapolres Lumajang.

"Dari hasil pengungkapan kasus ini, kami berhasil mengamankan barang bukti berupa sabu seberat 121,28 gram, 56 batang pohon ganja kering, dan 4.459 batang pohon ganja yang masih hidup. Selain itu, kami juga mengamankan sejumlah barang bukti lainnya seperti handphone, sepeda motor, dan timbangan elektrik," ungkap AKBP Rofik. 

Kelima tersangka yang berhasil diamankan memiliki peran yang berbeda-beda dalam jaringan peredaran narkoba ini. Ada yang berperan sebagai kurir, pengedar, hingga petani ganja.

"Dua tersangka berinisial S (35) dan D (28) merupakan kurir sabu. Sementara itu, MR (43) berperan sebagai pengedar. Sedangkan dua tersangka lainnya, S (36) dan J (52), merupakan petani ganja yang menanam tanaman haram tersebut di kawasan pegunungan dusun Pusung Duwur, desa Argosari, kecamatan Senduro," jelas Kapolres.

AKBP Rofik juga menjelaskan bahwa kedua petani ganja tersebut awalnya mendapat tawaran dari seseorang yang bernama NG untuk menanam ganja dengan iming-iming upah Rp.15.000.000 setelah panen.

"Mereka berdua kemudian menanam ganja di lahan yang telah ditentukan. Namun, setelah panen, NG hanya memberikan upah sebesar Rp. 2.000.000 kepada masing-masing tersangka. Sisanya belum dibayarkan hingga saat ini," ujarnya.

Lebih lanjut AKBP Rofik menegaskan bahwa pengungkapan kasus ini merupakan bagian dari program prioritas kerja 100 hari Presiden Republik Indonesia.

"Kami akan terus berupaya memberantas peredaran narkoba di wilayah Lumajang," tegasnya.

Polres Lumajang Sosialisasikan Kampung Bebas Narkoba di Desa Purwosono


Lumajang, Merdekanews.id Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Lumajang terus gencar melakukan upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan menggelar sosialisasi di desa-desa, salah satunya di Desa Purwosono, Kecamatan Sumbersuko, Kabupaten Lumajang.
Sosialisasi ini dilakukan pada hari Jumat (1 November 2024) di Masjid Pondok Pesantren Bahrul Ulum Desa Purwosono.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Lumajang, Ipda Novandy Helda Prasetya, Kepala Desa Purwosono, Hendrik Dwi Martono, S.E., serta para santri Pondok Pesantren Bahrul Ulum.

"Kami melakukan sosialisasi ini untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya narkoba dan pentingnya menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba," ujar Ipda Novandy Helda Prasetya.

Dalam sosialisasi tersebut, Ipda Novandy menjelaskan berbagai macam jenis narkoba, dampak penyalahgunaan narkoba, serta upaya-upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah penyalahgunaan narkoba. 

Selain itu, ia juga mengajak masyarakat untuk aktif berperan dalam memberantas peredaran narkoba di lingkungan masing-masing.

"Kami berharap dengan adanya sosialisasi ini, masyarakat semakin peduli terhadap bahaya narkoba dan bersama-sama kita bisa menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas dari narkoba," imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Desa Purwosono, Hendrik Dwi Martono, S.E., mengapresiasi kegiatan sosialisasi yang dilakukan oleh Satresnarkoba Polres Lumajang. 

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkala untuk meningkatkan kesadaran masyarakat.

"Kami sangat mendukung upaya Polres Lumajang dalam memberantas narkoba. Kami juga akan terus bekerja sama untuk menciptakan Desa Purwosono menjadi desa yang bebas dari narkoba," tegasnya.