18/06/2019
Tim Cobra Tangkap Pencuri Laptop
Lumajang, kabarejember.com
(18/06/2019)---Tim Cobra Polres Lumajang berhasil menangkap pelaku pencurian Laptop yang terjadi pada Januari 2019 lalu atas nama PAKSI JALADARA (29Th) alamat Dusun Timur pasar Krajan II Desa Mlawang Kec Klakah Kab Lumajang.
Tersangka ditangkap Pada hari sabtu, 15 Juni 2019 sekitar pukul 15.30 Wib dirumahnya.
Selain Laptop, dirumah pelaku juga ditemukan 3 buah Handphone yang diduga sebagai hasil kejahatan juga.
Paksi dikenal sebagai pemuda yang nakal di Dusunnya. Dia kerap sekali mabuk mabukan dan membuat onar di kampungnya. Dirinya juga kerap terlibat masalah dengan pemuda yang lainnya karena kelakuannya meminjam barang orang tanpa ijin.
Menurut keteranga warga sekitar yang berinisial DB “ Paksi itu anaknya cengkal pak (susah diatur), ucapannya kasar dan tidak jarang dia nyelonong masuk kerumah orang”.
Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH SIK MM MH mengkonfirmasi penangkapan tersebut melalui telpon yang menjelaskan “Tersangka Paksi sudah dalam pantauan kami selama ini. Informasi dari masyarakat tentang profil pelaku sudah kami peroleh lama. informasinya dia sangat meresahkan masyarakaf sekitar karena sering meminta uang dengan paksaan, suka masuk nyelonong kerumah orang tanpa permisi. dan infonya setiap ada dia, ada saja barang yang hilang. Untuk itu saya perintahkan Tim Cobra untuk pantau terus pergerakan Paksi. Dan ternyata dugaan kami tidak meleset. Saat kami geledah rumahnya, kami temukan ada Laptop dan 3 handphone hasil curian” ujar Arsal
“saya juga akan dalami lagi kasus lainnya, karena selain mencuri ternyata Nomor Hp yang dicuri tersebut digunakan paksi untuk otorisasi whatsapp, supaya nomor-nomor teman korban bisa muncul di tersangka paksi. kemudian digunakan untuk melakukan penipuan” ungkap Arsal Kembali
AKP Hasran Cobra Kasat Reskrim yang juga selalu Katim Cobra Polres Lumajang menambahkan “Tim Cobra baru saja menangkap seorang Pria paruh baya di Desa Mlawang atas nama Paksi yang pernah melakukan pencurian Laptop milik Sdr R pada Januari 2019 lalu. Dirinya ditangkap dirumahnya dan ditemukan juga 3 buah Handphone yang kuat dugaan berupa hasil kejahatan juga. barang bukti sudah dibawa ke Mapolres Lumajang dan tersangka akan menjalani pemeriksaan lebih lanjut terkait kasus ini” ungkap Hasran Cobra.(Suatman)
Bupati Sampaikan Nota Penjelasan Raperda
Lumajang, kabarejember.com
( 17 Juni 2019 ) --- Bupati Lumajang, Thoriqul Haq, M. ML., (Cak Thoriq) menyampaikan nota penjelasan terhadap Raperda (Rancangan Peraturan Daerah) pertanggung jawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2018 pada Rapat Paripurna DPRD Kab. Lumajang, di Ruang Rapat Paripurna DPRD, Senin (17/06/19) pagi.
Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Ketua II DPRD Sugiantoko, yang
membahas 3 Agenda, yaitu, Penyampaian Nota pejelasan Bupati terhadap Raperda pertanggung jawaban APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) 2018, Penyampaian Pansus I dan II terhadap 5 Raperda Kabupaten Lumajang 2019, dan Persetujuan Dewan terhadap 5 Raperda.
Bupati menyampaikan, bahwa, laporan realisasi anggaran 2018 tersebut, sudah termasuk realisasi anggaran Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) dan Dana Operasional Sekolah (BOS) yang meliputi lembaga Sekolah SD Negeri dan SMP Negeri di Kab. Lumajang tahun 2018, yang pengelolaannya di luar mekanisme APBD.
Dilihat dari laporan tertulis Bupati, Pendapatan Daerah pada tahun 2018, dianggarkan sebesar Rp 2.094.116.512.299, 30 dengan realisasi mencapai 99,20% atau sebesar Rp. 2.077.396.056.404, 23.
Pendapatan Daerah itu, terdiri Pendapatan Asli Daerah (PAD), sebesar Rp. 282.484.709.562, 30 , terealisasi sebesar Rp. 270.139.870.884, 23 atau 95,63%.
Di samping itu, Pendapatan Daerah juga berasala dari Pendapatan Transfer, yaitu pendapatan yang diterima dari Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Prov. Jatim, sebesar Rp. 1.726.189.256.737. terealisasi sebesar Rp. 1.722.898.573.232. atau mencapai 99,81%
Sedangkan, lain-lain Pendapatan Daerah yang sah dianggarkan, sebesar Rp. 85.442.546.000., terealisasi 98,73% atau sebesar Rp. 84.357.612.288.
Pembiayaan pelaksanaan urusan yang menjadi kewenangan daerah, belanja dan transfer 2018, dianggarkan sebesar Rp. 2.256.619.621.618, 47 dengan realisasi sebesar 2. 100.383.026.799, 75.
Belanja tersebut meliputi belanja operasi, belanja modal, belanja tidak terduga, transfer/ bagi hasil ke Desa, yaitu, bagi hasil pajak/ retrebusi dan bantuan keuangan bersifat umum dan khusus kepada Desa.
"Berdasarkan realisasi pendapatan belanja tersebut, Posisi APBD 2018 yang semula diperkirakan defisit sebesar Rp. 162.503.109.319, 17.terlealisasi defisit sebesar Rp. 22.986.970.395, 52," urainya.
Bupati melaporkan, secara rinci terkait materi pertanggung jawaban pelaksanaan APBD 2018.
Materi pertanggunjawaban tersebut akan di bahas lebih lanjut dalam rapat komisi DPRD dengan mitra kerja masing - masing pada sidang paripurna lanjutan yang dijadwalkan pada Rabu (19/06/19) mendatang.(Suatman)
Kapolres Lumajang Pimpin Langsung Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Salah Sasaran
Lumajang, kabarejember.com
Minggu (16 Juni 2019) --- Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH SIK MM MH memimpin langsung rekonstruksi pembunuhan salah sasaran yang terjadi pada tanggal 11 Juni 2019 di Jalan Desa Sombo Kecamatan Gucialit Kabupaten Lumajang. Dalam waktu singkat, Tim Cobra Polres Lumajang berhasil menangkap Hori (pria, 43 th) warga Desa Jenggrong Kecamatan Klakah Kabupaten Lumajang yang mana telah melakukan pembunuhan terhadap Hola (pria, 34 th) warga Desa Sombo Kecamatan Gucialit Kabupaten Lumajang.
Dalam rekonstruksi tersebut, diketahui fakta-fakta sebagai berikut :
1. Mulanya, pada jam 18.30 wib Holiq Sambudi (pria, 28 th) bersama dengan anak dan istrinya bersilaturahmi ke rumah Samad (pria, 53 th) yang juga merupakan Kepala Desa Sombo yang berjarak sekitar 1 km.
2. Holiq beserta istri dan anaknya pulang ke rumah dari Kepala Desa pukul 20.00 wib.
3. Sesampai di rumah, ternyata sepatu kanan milik anaknya terjatuh. Holiq pun membangunkan kakaknya, Hola (korban) untuk menemaninya mencari sepatu milik sang anak
4. Di tengah perjalanan, Holiq yang membonceng melihat sinar dari senter yang dipegang oleh Hori (tersangka). Ia pun mengambil sisi kanan, karena Hori berjalan dari arah berlawanan tepat di tengah jalan.
5. Seusai mereka berpapasan, Hori langsung menebas punggung dari Hola sebanyak 2x tepat di punggung korban.
6. Holiq pun berusaha melerai dan mendorong Hori seraya mengatakan yang ia bonceng adalah Hola, kakak kandungnya.
7. Mengetahui ia salah sasaran, Hori pun bergegas meminta bantuan kepada Ibu Mansur, yang mana rumah terdekat dari TKP.
8. Setelah warga mulai berdatangan, Hori pun berusaha melarikan diri ke Desa Jenggrong, yang selanjutnya Kepala Desa Jenggrong bersama Tim Cobra berhasil mengamankan pelaku.
9. Kepala Desa Sombo yang mengetahui kejadian ini, berinisiatif memberikan kuning telur kepada korban sebanyak 4 butir seraya berusaha membawanya ke rumah sakit di wilayah Kota Lumajang dengan menggunakan Ambulance milik Desa.
10. Namun sayang, Hola menghembuskan nafas terakhirnya di tengah perjalanan.
Dalam pernyataan nya, Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban, SH, SIK, MM, MH mengkonfirmasi hasil rekonstruksi”dari proses rekonstruksi tergambar bagaimana proses tersangka hori melakukan pembunuhan terhadap hola. 2 Kali Hori menebas punggung korban hola dengan keras dan kemudian menariknya sehingga menyebabkan luka sangat dalam dan panjang. dari hasil visum diketahui 4 tulang rusuk korban patah, tulang punggung juga patah dan paru-paru bocor tertembus clurit. panjang robekan punggung korban 29 cm dengan lebar 9 cm. Parahnya luka korban dapat tergambar dari proses rekonstruksi” terang Arsal.
Kasat Reskrim Polres Lumajang, AKP Hasran Cobra yang juga mendampingi Kapolres Lumajang mengatakan pihaknya masih terus mendalami kasus ini. “Kasus ini sangat kompleks, mulai dari hutang piutang hingga asmara yang membumbui di dalamnya. Saya bersama Tim Cobra akan terus mendalami kasus yang cukup menggemparkan warga Lumajang ini” terang pria yang juga menjabat sebagai Katim Cobra tersebut.
Perlu diketahui, lokasi pembunuhan ini sendiri berada di pegunungan Kecamatan Gucialit yang mana sangat dekat dengan wilayah Tengger lokasi yang dikenal sebagai negeri diatas awan. Cukup disayangkan, tempat yang dianugerahi keidahan panorama yang sangat memukau di pagi hari, harus dinodai dengan darah pembunuhan salah sasaran.( Suatman)
Sediakan Prodi Dual Degree dengan China dan Malaysia
Jember, kabarejember.com
Pendaftaran Jalur UMPN Polije ditutup Kamis Lusa
Peminat seleksi penerimaan mahasiswa baru (maba) Politeknik Negeri Jember (Polije) melalui jalur Ujian Masuk Politeknik Negeri (UMPN) tahun 2019 membludak. Meski pendaftaran menyisakan 3 hari lagi, yang akan ditutup Kamis (20/6) lusa, data di laman pendaftaran https://pmb-online.polije.ac.id sampai Senin (17/6) jam 14.00 WIB, menunjukkan pendaftar kelompok IPA sudah 15,2 persen melampui pendaftaran tahun lalu, sedangkan pendaftar kelompok IPS, naik sebanyak 48 persen.
“Kecenderungan mendekati akhir pendaftaran, ada percepatan peningkatan jumlah pendaftar”, ujar Mahsus Nurmanto Humas Polije. Menurut dia, melihat indikasi calon pendaftar yang berkonsultasi melalui pusat informasi, aka nada percepatan jumlah pendaftar di hari-hari akhir menjelang penutupan pendaftaran.
Pengetahuan dan kesadaran untuk melanjutkan ke jenjang perhuruan tinggi khususnya PT vokasi, beberapa tahun belakangan ini semakin meningkat. Hal ini ditopang fakta bahwa lulusan PT vokasi semakin cepat terserap di dunia industri. Semakin meningkat juga pemahaman pengelola industry akan kompetensi lulusan PT vokasi yang mempunyai tingkat skill yang lebih tinggi dibanding kukusan dari PT akademik.
“Dengan kurikulum berbasis industry, yang lebih menitik beratkan pada aspek praktikum dengan proporsi kurikulum 40 persen teori dan 60 persen praktikum, lulusan PT vokasi termasuk didalamnya Polije, lulusan PT vokasi lebih siap bersaing di dunia industry”, tandas Mahsus Nurmanto.
Menurut Wakil Direktur Bidang Akademik, Surateno, S.Kom, M.Kom, mendaftar dan menjadi mahasiswa baru Polije menjadi kesempatan dan pilihan strategis, bagi lulusan SMA/SMK dan MA untuk menjadi SDM unggul dan berdaya saing tinggi untuk memasuki industry terutama di era revolusi industry 4.0. “PT vokasi menjadi salah satu jawaban, akan terpenuhinya kebutuhan SDM unggul dan kompetitif sesuai kebutuhan industry terutama di era revolusi industry 4.0”, tuturnya.
Jalur UMPN Polije dibagi menjadi kelompok IPA dan IPS, dengan mendasarkan pada program studi yang dipilih di antara 21 program studi yang ada di Polije. “Bidang IPS meliputi 2 prodi yaitu prodi Bahasa Inggris dan Akuntansi Sektor Publik, sedangkan yang termasuk bidang IPA meliputi semua prodi yang ada di Polije selain Bahsa Inggris dan Akuntansi Sektor Publik”, terang Surateno.
Jalur UMPN merupakan seleksi penerimaan maba melalui ujian tulis yang dilakukan bersama-sama dengan 43 Politeknik Negeri se Indonesia. Pendaftaran jalur UMPN Polije dilakukan hanya secara online melalui laman htpps://pmb-online.polije.ac.id.
Melalui pendaftaran jalur UMPN ini, pendaftar juga dapat memilih prodi kerjasama internasional, untuk tes kelompok IPA disediakan Prodi Manajemen Informatika jenjang Diploma III bekerjasama dengan Changzhou Institute of Mechatronic Technology (CIMT) China, serta Prodi Teknik Informatika dan Manajemen Agroindustri untuk jenjang Sarjana Terapan bekerjasama dengan Management and Science University (MSU) Malaysia. Sedangkan untuk tes kelompok IPS dapat memilih prodi Akuntansi Sektor Publik jenjang Sarjana Terapan bekerjasama dengan Management and Science University (MSU) Malaysia.
“Prodi program Kelas Internasional, pelaksanaan perkuliahannya dilaksanakan di kampus Polije dan kampus mitra baik di China dan di Malaysia. Mereka lulusan akan mendapatkan 2 ijasah yaitu ijasah dari Polije serta ijasah dari PT mitra baik yang di China maupun Malaysia”, papar Surateno.
Segera cari informasi pendaftarannya di laman pendaftaran maupun laman Polije www.polije.ac.id serta persiapkan mata pelajaran yag diujikan, untuk kelompok IPA meliputi : Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Fisika, Kimia dan Biologi, sedangkan untuk kelompok IPS meliputi : Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Ekonomi dan Akuntasi.
Keterangan foto :
UMPN Sediakan Program Dual Degree : Direktur Polije Saiful Anwar, S.TP, MP beserta Pimpinan ketika Melepas Mahasiswa Berangkat Studi ke China. (Mia/iza/hms)
Kebijakan Ramah HAM, Bupati Faida Paparkan Kebijakan di PBB
Jember, kabarejember.com
Komitmen Pemerintah Kabupaten Jember di bawah kepemimpinan Bupati Jember dr. Hj. Faida, MMR untuk menjadi kabupaten ramah hak asasi manusia (HAM) diakui dunia.
Atas komitmen dan kebijakan yang dijalankan Pemkab Jember, Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) pun mengundang orang nomor satu di Jember itu ke Swiss, Senin, 17 Juni 2019, untuk memaparkan kebijakan pemerintah di bidang HAM.
Kehadiran perempuan ini menjadi satu-satunya kepala daerah yang memaparkan soal HAM di forum yang dihadiri negara-negara maju itu.
"Apa yang sudah kami kerjakan, kami sampaikan di forum internasional itu," kata bupati dengan latar belakang dokter ini.
Bupati mengungkapkan, paparannya soal Jember sebagai kota ramah HAM serta tujuan pembangunan berkelanjutan (SDG's) dalam konteks global dan internasional.
Dalam paparannya yang disampaikan dalam Bahasa Inggris, kebijakan Pemerintah Kabupaten Jember yang berpihak kepada HAM itu seperti Peraturan Daerah (Perda) Nomor 02 Tahun 2018, yang mengatur kesempatan kerja untuk masyarakat lokal di Jember.
"Banyak investasi baru di Jember, namun tidak berarti menjamin kesempatan kerja bagi pekerja lokal. Karenanya, kami terbitkan Perda," katanya dengan berbahasa Inggris.
Lokalitas di bisnis juga menjadi perhatian Bupati Jember Faida. Investor yang menanamkan modalnya di Jember diajak berkomitmen untuk juga menjual produk lokal Jember.
Kebijakan minimal satu persen lowongan pekerjaan sebagai aparatur sipil negara (ASN) bagi disabilitas juga telah dilaksanakan. "Kami juga pernah menggelar job market khusus perempuan dan disabilitas," ungkapnya.
Lansia produktif juga menjadi sasaran kebijakan pemerintah. Bersama disabilitas, kelompok ini menjadi mitra resmi Pemkab Jember. Kegiatannya, diantaranya penyediaan katering untuk acara-acara pemerintah.
Kelompok disabilitas, lansia, dan masyarakat miskin mendapatkan jaminan asuransi kesehatan. Untuk mereka ini, pemerintah menggratiskan biaya bagi yang ingin mengenyam pendidikan.
Di bidang pendidikan, pemerintah telah mengeluarkan lebih 7.500 beasiswa untuk mahasiswa yang ber-KTP Jember.
"Kami memasang target lima ribu mahasiswa selama lima tahun. Namun, baru tiga tahun, sudah ada 7.500-an, terang bupati.
Semangat untuk menjadi kabupaten ramah HAM ini bahkan ditunjukkan dengan hadirnya pemerintah saat buruh migran bermasalah.
Komitmen itu juga dipegang dalam upaya melindungi kelompok minoritas yang ada di kabupaten terbesar ketiga di Jawa Timur ini.
Kesempatan pertemuan itu juga dimanfaatkan oleh bupati untuk menunjukkan komitmennya sebagai marketing produk lokal.
Kepada delegasi dari empat benua yang bertemu dalam forum HAM itu, bupati mempromosikan kopi Jember. Ia juga mengajak mereka untuk datang ke Jember.
"Awal Agustus tahun ini, kami juga gelar JFC. Ayo ke Jember," ajaknya, yang disambut tepuk tangan peserta forum. (Mia/Mul/hms)
Wabup Indah Respon Usulan Bangun Jembatan
Lumajang, kabarejember.com
(17/06/2019) -- Wakil Bupati Lumajang, Ir. Indah Amperawati, M.Si., merespon positif permintaan warga Dusun Genitri Kidul Desa Rowokangkung, Kecamatan Rowokangkung, mengenai usulan pembangunan jembatan yang menghubungkan wilayah Kabupaten Lumajang dan Kab. Jember. Respon Wabup Lumajang itu, disampaikan saat menghadiri Pengajian Akbar Halal Bihalal di Dusun Genitri Kidul, Kecamatan Rowokangkung, Senin malam (17/6/2019).
Usulan permintaan yang disampaikan warga masyarakat, yaitu pembangunan jembatan yang menghubungkan Genitri Kidul dengan Sariono - Tambakrejo. Warga juga menginginkan adanya pavingisasi jalan.
Terkait hal itu, Wabup yang akrab dipanggil Bunda Indah itu merespon langsung permintaan masyarakat. Untuk permasalahan jembatan, Bunda Indah menyampaikan pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Jember, hal itu dikarenakan jembatan tersebut nantinya akan menghubungkan wilayah Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Jember.
Sementara untuk permasalahan pemasangan paving, Bunda Indah sudah melakukan komunikasi dengan PG. Jatiroto karena tanah tersebut merupakan HGU PG. Jatiroto.
"Karena sudah janji, maka insyaallah ini akan dibantu pavingisasi jalan. Tetapi, karena ini HGUnya milik pabrik, kita harus ber-MoU supaya kami bisa memaving ini di atas tanah pabrik," ujarnya.
Selain itu, Wabup menyampaikan untuk memaksimalkan pelayanan administrasi kependudukan, Pemerintah Kabupaten Lumajang akan mengirimkan mobil pelayanan adminduk. Sehingga, masyarakat tidak perlu lagi mengurus adminduk ke Kantor Dispendukcapil. (Suatman)
17/06/2019
Kenapa Faida Dipilih PBB?
SWISS, kabarejember.com
Diam-diam mata dunia memperhatikan Kabupaten Jember. Sebab sejak Jember dipimpin Bupati Faida, berbagai kebijakan pemda semakin berpihak pada Hak Asasi Manuasia (HAM).
Berangkat dari hal itu, Perserikatan Bangsa - Bangsa (PBB) yang bermarkas di Jenewa Swiss, mengundang khusus Bupati Jember, dr. Hj. Faida MMR, menjadi satu-satunya delegasi kepala daerah se-Indonesia di forum tersebut, Senin (17/6).
Salah satu yang sempat disampaikan Bupati Faida, tentang Peraturan Daerah (Perda) Nomor 02 Tahun 2018, yang mengatur tentang kesempatan kerja untuk masyarakat lokal di Jember. "Banyak investasi baru di Jember, namun tidak berarti menjamin kesempatan kerja bagi pekerja lokal. Karenanya, kami terbitkan Perda," katanya dengan berbahasa Inggris.
Tak selesai di sana. Surat Keputusan Bupati (SK) Jember tentang alokasi formasi ASN unsur disabilitas minimal 1 persen, juga telah diberlakukan di Jember. "Kami juga pernah menggelar job market khusus perempuan dan disabilitas," tuturnya dengan nada bangga.
Selain pekerja lokal, produk lokal Jember juga menjadi perhatian Bupati Faida. Terbukti, beberapa investor yang berbisnis di Jember, semua perizinan dipastikan tanpa pungli. Namun, mereka harus bersedia ikut menjualkan produk lokal di tempat bisnisnya.
Kelompok lansia produktif juga tak luput dari perhatian Bupati Faida. Lansia produktif bersama disabilitas, dilibatkan sebagai mitra resmi Pemiab Jember, dalam beberapa kegiatan kedinasan seperti penyediaan katering dan sebagainya.
Lansia, disabilitas, kelompok masyarakat miskin, ditegaskan Bupati Faida, bahwa Pemkab Jember menjamin kesehatan dan sekolah gratis. "Asuransi kesehatan dan sekolah kami gratiskan," tegasnya.
Bahkan di Jember, mahasiswa miskin ber-KTP Jember, ditanggung biaya kuliah serta hidupnya. "Kami memasang target 5 ribu masiswa selama 5 tahun. Namun baru 3 tahun, sudah ada 7.500an yang memperoleh beasiswa itu," ungkapnya.
Sebagai pelengkap semangat Jember Kota Ramah HAM, pemerintah hadir saat buruh migran bermasalah dan melindungi kelompok minoritas yang ada di Jember. (Mul/Mia/hms)
Langganan:
Postingan (Atom)
-
Probolinggo - Polres Probolinggo intensif melakukan pengecekan ketersediaan tabung oksigen medis untuk pasien Covid-19, untuk menghindari ad...
-
Merdekanews.net Sosok pocong dan kuntilanak berkeliaran di jalur protokol yang menjadi akses menuju Kota Mojokerto. Kedua sosok hantu itu me...
-
Sidoarjo.merdekanews.net Perhari, resto yang berada di Jalan Raya Komplek Perumahan Taman Pinang Indah, Sidoarjo ini menyediakan 20 porsi ma...






