04/04/2020

Polsek Puger Rutin Olah Raga Hadapi Covid 19



Jember, kabarejember.com
 -- Menjaga stamina tubuh yang prima dan menjaga kesehatan merupakan salah satu modal  untuk memerangi pandemi covid 19. Untuk itu anggota kepolisian sektor Puger rutin melakukan olah raga di bawah terik matahari setelah melaksanakan apel pagi.

Hasil pantauan kabarejember.com ,  Kepolisian sektor Puger sebelum melakukan aktifitas dan tugas dalam kegiatan sebagai satgas pencegahan penyebaran covid 19 di kecamatan Puger,  melakukan olah raga pada Jumat pagi (03/04/2020).

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Puger, AKP Ribut Budiono diawali apel pagi. Dalam apel Ribut menyampaikan supaya semua anggota selalu menjaga kebersihan, selalu memakai masker. "Wajib mencuci tangan dan masuk bilik sterilisasi bagi semua anggota ataupun tamu sebelum memasuki mapolsek Puger." katanya tegas.

Selain itu Ribut juga memerintahkan supaya anggota membubarkan kerumunan massa  dalam bentuk kegiatan apapun secara humanis. Mengutamakan pencegahan dan pendekatan kepada masyarakat supaya tidak berkerumun, himbauan lebih baik di rumah dan selalu menjaga jarak minimal 1 m apabila terpaksa beraktifitas di luar rumah.

Usai melaksanakan apel pagi, selanjutnya seluruh anggota olah raga bawah sinar matahari pagi.  Dimulai dengan senam ringan hingga melakukan push up. 

Olah raga berlangsung sekitar 20 menit, kemudian dilanjutkan istirahat. Di sela istirahat anggota mendapatkan telur rebus dan kacang hijau untuk mengembalikan kebugaran dan menjaga stamina agar terhindar dari virus corona. (her)

Asimilasi 44 Narapidana Warga Binaan Lapas ll B Lumajang Hirup Udara Bebas



Lumajang,  Kabarejember.com
--- 44 warga binaan pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas II B, Jalan Alun-Alun Timur Lumajang, bisa menghirup udara bebas lebih awal, Jumat (3/4/2020). Mereka mendapatkan kebijakan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham), terkait proses asimilasi dilakukan di rumah masing-masing, karena merebaknya wabah Corona. Meski begitu narapidana inj tetap mendapat pengawasan dari lembaga hukum.
Hadir dalam proses pemulangan para narapidana yang mendapat asimilasi, Kapolres Lumajang, AKBP Adewira Negara Siregar. Data lapas menyebutkan dari 44 penghuni yang mendapat asimilasi, 36 diantaranya adalah warga Lumajang dan sisanya adalah berasal dari luar kota.

AKBP Adewira Negara Siregar berpesan, semasa menjalani asimilasi tidak boleh berkeliaran di luar selama 14 hari. Hal itu untuk menhindari terjangkitnya virus Corona yang kini mulai menjalar ke wilayah Lumajang

Sebagai langkah pengawasan, para napi yang akan pulang sore itu diwajibkan mengisi blanko data diri, alamat lengkap serta mengisi surat pernyataan kesanggupan untuk tidak keluar rumah selama batas waktu yang telah ditentukan
“Bagi para narapidana yang melanggar surat pernyataan tersebut, akan kami tangkap untuk kami kembalikan ke LP lagi,” tegas Adewira.
Sebagai langkah pengawasan, Polres Lumajang juga akan bekerjasama dengan polsek jajaran dan menugaskan petugas Babinkamtibmas bekerjasama dengan Babinsa di desa untuk mengawasi keberadaan para napi yang mendapat asimilasi tersebut. “Setiap hari akan kami lakukan pemantauan,” tehasnya
Sementara itu, Kalapas Kelas II B Lumajang, Agus Wahono, menjelaskan, asimilasi diberikan kepada para napi yang sudah menjalani lebih dari separuh masa hukuman atau lebih. Saat ini, pihaknya masih melakukan pendataan dan pengajuan kepada para napi yang akan mendapat asimilasi.
“Sebetulnya bukan hari ini saja kita mengasimilasi penghuni lapas. Kemarin ada hari Minggu ada 5 kemudian besoknya 4, hari ini ada 44 dan kemungkinan besok ada 3 tahanan lagi yang akan kami asimilasi.,”terang Agus Wahono.
Asimilasi tehadap tahanan atau penghuni lapas tersebut, sesuai dengan Permendagri.
Dimana, para tahanan yang sudah menjalani lebih separuh atau sepertiga dari masa hukuman bisa mengajukan asimilasi. Saat ini, di lapas Lumajang ada sekitar 164 yang mengajukan asimilasi dan masih terus diajukan hingga peraturan ini tidak berlaku lagi.
“Asimilasi ini tidak berlaku bagi tahanan diatas 5 tahun. Seperti, tanahan Narkoba, koruptor dan teroris,” pungkasnya. (Atman )

Tim Medis Tak Kunjung Hadir di Stasiun Kereta Api Jember




Jember, Kabarejember.com 
--- Setelah survey yang dilakukan Pemkab Jember Pada Senin 01/04/2020 di Station Kereta Api Jember, sampai hari ini Jum'at 03/04/2020 pintu keluar Stasiun Jember tidak kunjung ada petugas medis.

Mengutip pernyataan Kepala Station Kereta Api Jember Herjiyanto saat ditemui media pada Rabu, 01/04/2020 di ruang kerjanya menyatakan bahwa baru saja pihak Pemkab Jember melakukan survey.

Hal tersebut menjawab pertanyaan media berkaitan seperti apa langkah pihak Stasiun Kereta api dalam upaya pencegahan Covid-19 di pintu keluar para penumpang yang datang dari berbagai daerah seperti yang dilakukan di 5 jalur darat pintu masuk ke Jember.

Pantauan wartawan sejak tadi malam hingga siang tadi tim medis tidak ada yang stanby di posko secrening stasiun Jember, hanya rekan dari Polsek dan koramil Patrang saja yang stanby sehingga tidak ada pemeriksaan sama sekali untuk penumpang yang tiba di stasiun Jember.

Kedatangan KA Probowangi dari Surabaya dengan jumlah 76 penumpang  yang turun di stasiun Jember bebas tanpa adanya pemeriksaan, bahkan ketibaan penumpang KA Mutiara Timur yang turun di stasiun Jember siang tadi juga tidak ada pemeriksaan.

Kondisi ini tentunya sangat memprihatinkan banyak pihak, begitu banyak penumpang yang datang dari berbagai daerah bebas masuk ke Jember tampa adanya pemeriksaan seperti yang dilakukan di 5 pintu masuk ke Kabupaten Jember.z

Hasil pantauan terakhir sampai kedatangan KA Tawang Alun jam 20:30 Wib dari kota Malang turut amblas tampa adanya satupun tim medis yang stanby.  (Lililk)

03/04/2020

Satgas Covid 19 Kec. Jombang Periksa Pengendara Yang Melintas



Jember, Kabarejember.com --- Satgas pencegahan penyebaran Covid 19 kecamatan Jombang melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap setiap pengendara   roda dua maupun roda empat yang melintas depan posko pemeriksaan kesehatan Covid 19 yang lokasinya di depan Mapolsek Jombang pada Jumat (03/04/2020).

Para pengendara diperiksa satu persatu suhu badannya oleh tim medis Puskesmas Cakru. Apabila suhu badannya kurang dari 38°C maka akan dipasang gelang berwarna kuning untuk mengetahui bahwa  orang  tersebut dalam pemantauan (ODP). Namun apabila ternyata suhunya melebihi 38°C  dan mempunyai keluhan gejala batuk, pilek maupun gangguan pernafasan, maka akan ditandai dengan gelang merah yang masuk kategori pasien dalam pengawasan (PDP). 

Dalam kegiatan tersebut  tim medis dibantu oleh petugas  dari Polsek Jombang, Polsek Gumukmas, Polsek Kencong, koramil Jombang, satpol PP dan dinas perhubungan. Selain melakukan pemeriksaan kesehatan, satgas covid 19 juga melakukan sosialisasi tentang virus corona, cara penularannya, gejalanya dan bagaimana cara pencegahan penyebaran covid 19.

Tenaga medis dari puskesmas Cakru, Vera menerangkan bahwa masyarakat harus selalu menjaga kebersihan, sesering mungkin mencuci tangan dengan sabun , menghindari kerumunan, melakukan social distancing dengan jarak minimum 1 m, dan membatasi aktifitas di luar rumah. "Apabila ada masyarakat yang merasakan kondisi badannya kurang sehat ataupun mempunyai gejala-gejala yang diduga terpapar maka kami himbau secepatnya mendatangi puskesmas terdekat untuk melakukan pemeriksaan. Pencegahan penyebaran corona (covid 19) akan berhasil apabila masyarakat secara sadar mematuhi himbauan pemerintah." ujar Vera. (her)

Lakalantas Maut, Dua Orang Tewas di Jalur Pantura


Probolinggo, Kabareprobolinggo.com 
-- Kecelakaan lalu lintas (lakalantas) merengut dua pengendara kendaraan bermotor di Jalur Pantura Probolinggo pada jum’at (03/04) pagi, tepatnya di Desa Curahsawo, Kecamatan Gending Kabupaten Probolinggo. Lakalantas ini menyebabkan 1 orang luka – luka dan 2 orang meninggal dunia.

Informasi yang diperoleh media ini, kecelakaan terjadi sekitar pukul 10.00 WIB melibatkan kendaraan sepeda motor bernopol N 3425 QE yang dikendarai Misnadi (49) warga Gending Kabupaten Probolinggo dengan mobil Avansa yang bernomor polisi P 495 E yang dikemudikan Abdullah (29) warga Besuk Kabupaten Probolinggo.

Kecelakaan berawal saat kedua kendaraan tersebut sama  sama melaju dari arah barat ke timur, sesampainya di Tempat Kejadian Perkara (TKP) pengendara motor mengurangi kecepatannya karena ada kendaraan truck tidak dikenal mau berhenti, kemudian pengendara motor ambil haluan ke jalur kanan sehingga tertabrak mobil avansa yang berjalan searah dibelakangnya.

Dalam peristiwa itu 1 orang pengendara motor mengalami luka luka dan 2 orang yang dibonceng yaitu Rahemi (43) meninggal di  RS Wonolangan Dringu Kabupaten Probolinggo, dan Abil (8) meninggal di lokasi kejadian, korban merupakan warga Kecamatan Gending Kabupaten Probolinggo.

Petugas dari Satlantas Polres Probolinggo telah menangani kejadian ini dan mengevakuasi para korban yang terlibat kecelakaan. (MH)

Horeee ! Mahasiswa UNEJ Dapat Paket Data Internet Gratis




Jember, Kabarejember.com 
(2 April 2020) - Senyum sumringah terpancar di wajah mahasiswa Universitas Jember (UNEJ) - Jawa Timur.  Guna memperlancar perkuliahan secara daring (study from home), Universitas Jember memberikan bantuan paket data internet senilai Rp. 50.000,00/per bulan bagi mahasiswa yang membutuhkan. Bantuan paket data internet disalurkan melalui provider/operator Telkomsel dan Indosat. Bantuan paket data internet ini diberikan kepada mahasiswa jenjang S1 dan Diploma dari bulan April hingga Juni 2020. Kebijakan ini disampaikan oleh Rektor Universitas Jember, Iwan Taruna di Kampus Tegalboto (2/4).

Menurut Iwan Taruna, kebijakan memberikan bantuan paket data internet untuk mahasiswa ini sejalan dengan kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI yang menetapkan sistem perkuliahan secara daring sebagai salah satu cara untuk mencegah penyebaran Covid-19. Harapannya, mahasiswa dapat mengikuti kuliah daring tanpa kendala keterbatasan paket data internet. “Untuk kali ini Universitas Jember bekerjasama dengan provider Telkomsel dan Indosat, sehingga hanya mahasiswa yang memiliki nomor telpon seluler dari dua provider tersebut yang mendapatkan bantuan paket data internet,” jelas Iwan Taruna.

Bagi mahasiswa yang membutuhkan bantuan paket data internet, maka dipersilahkan mendaftarkan diri  menggunakan melalui user Sister masing-masing melalui menu event yang hanya dapat diakses melalui Sister Web, dengan mencantumkan nomor handphone dan jenis provider/operatornya. “Masa pendaftaran nomor handphone mahasiswa untuk bantuan paket data internet bulan April adalah mulai 2 April hingga 8 April 2020. Namun perlu diingat, bantuan paket data internet ini hanya untuk mahasiswa jenjang S1 dan Diploma yang tercatat aktif mengikuti perkuliahan di semester genap tahun akademik 2019/2020. Sementara untuk penyaluran bantuan paket data internet bulan Mei dan Juni akan diinformasikan lebih lanjut melalui broadcast Telegram pada bulan awal bulan Mei dan Juni 2020,” Rokhmad Hidayanto, Kepala Sub Bagian Humas Universitas Jember. (Mia/lilik/iim/hms)

Kades Kasiyan Bersama Satgas Covid 19 Sidak Pasar Reboan


Jember, Kabarejember.com 
--- Himbauan Pemdes Kasiyan Kecamatan Puger untuk membatasi aktifitas perdagangan di Pasar Reboan Desa Kasiyan  Kecamatan Puger sampai jam 08.00 wib, dipatuhi oleh para pedagang maupun pembeli yang setiap harinya bertransaksi. Kepatuhan warga ini dibuktikan oleh Kades Kasiyan, M Mahfud saat melakukan sidak pemantauan bersama babinsa, babinkamtibmas, satgas covid 19, dan  satpol PP kec.Puger pada Jumat (03/04).

Sekitar jam 08.10 wib rombongan memasuki pasar dan menyisir setiap area. Los pedagang dan bedak-bedak sudah tutup dan sepi. Tampak hanya beberapa pedagang yang masih ada sedang mengemasi barangnya dan membersihkan sisa sampah dagangannya.

Informasi yang berhasil dihimpun media ini, para pedagang dan pembeli tau bahwa saat ini sedang mewabah corona. Sehingga dengan sadar ikut menjaga supaya virus corona tidak menyebar dengan cara mengikuti himbauan pemdes. Salah seorang pedagang pisang yang berhasil diwawancarai kabarejember.com, Masrur mengatakan bahwa para pedagang sadar dan siap membantu pemerintah untuk mencegah penyebaran covid 19. "Semoga covid 19 segera hilang dari Indonesia, sehingga ekonomi dapat berjalan lagi dengan normal."ujarnya.

Di sela kegiatan, Kepala Desa Kasiyan, Mohammad Mahfud mengucapkan terima kasih kepada pelaku perdagangan di Pasar Reboan yang telah disiplin mengikuti himbuan pemerintah dalam pencegahan penyebaran covid 19. "Mohon maaf, kegiatan atau sidak ini tidak bertujuan untuk menakuti para pedagang, tetapi untuk lebih meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mencegah penyebaran covid 19 di wilayah Kasiyan dan Kecamatan Puger." katanya. (her)