09/04/2020

Camaba Jalur SNMPTN di UNEJ Daftar Ulang Secara Daring


Jember, Kabarejember.com 
(9 April 2020) -- Pengumuman hasil Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) telah diumumkan tanggal 8 April lalu. Dan sebanyak 2.362 calon mahasiswa diterima di Universitas Jember. Selanjutnya para calon mahasiswa baru (Camaba) ini wajib melaksanakan kegiatan daftar ulang yang terdiri dari tahapan verifikasi data dan registrasi ulang. Mengingat kondisi saat ini dimana pandemi Covid-19 melanda, maka Universitas Jember merencanakan daftar ulang secara daring, termasuk pada tahapan registrasi ulang. Hal ini disampaikan oleh Iwan Taruna, Rektor Universitas Jember di Kampus Tegalboto (9/4).

Menurut Iwan Taruna, jika siswa sudah dinyatakan lolos oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) maka bukan berarti sudah diterima di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang dipilih, sebab siswa masih harus mengikuti kegiatan daftar ulang di masing-masing PTN, yang jadwal dan detil persyaratannya bisa berbeda dari satu PTN dengan PTN yang lainnya.    “Kegiatan daftar ulang di Universitas Jember terdiri dari tahapan verifikasi data yang meliputi data Camaba dan data orang tua yang prosesnya dilakukan secara daring. Tahapan verifikasi ini dilakukan dari tanggal 9 April hingga 21 April 2020 nanti. Camaba diminta mengisikan datanya dan data orang tua melalui laman sister.unej.ac.id/calonmahasiswa,” jelas Iwan Taruna. 

Jika tahap verifikasi data telah dilakukan, maka akan muncul penetapan Uang Kuliah Tunggal (UKT) bagi Camaba dan masa pembayarannya,  yang dilaksanakan pada 24 April hingga 5 Mei 2020. Terkait dengan pembayaran UKT, Rektor Universitas Jember menegaskan mengikuti kebijakan dan aturan yang ditetapkan oleh Kemendikbud RI. “Tahapan pembayaran UKT akan diteruskan dengan tahapan registrasi ulang yang sedianya mewajibkan mahasiswa datang ke Kampus Tegalboto, namun melihat kondisi saat ini, maka proses registrasi ulang juga dilakukan secara daring. Untuk detil teknis registrasi ulang akan kita umumkan pada tanggal 27 April 2020 nanti,” jelas Iwan Taruna.

Sementara itu menurut Zulfikar, Wakil Rektor I bidang Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni, ada 14.605 siswa dari seluruh Indonesia yang memilih Universitas Jember di jalur SNMPTN, sementara hanya 2.362 yang diterima. Camaba sejumlah 2.362 yang diterima oleh Kampus Tegalboto menjadikan Universitas Jember sebagai PTN nomor lima di Indonesia yang paling banyak menerima Camaba dari jalur SNMPTN. “Sebanyak 10.418 siswa memilih Universitas Jember sebagai pilihan pertama, sementara sisanya sebanyak 4.187 siswa menjadikan Universitas Jember sebagai pilihan kedua. Data ini menunjukkan bahwa Universitas Jember telah menjadi pilihan utama bagi siswa,” ungkap Zulfikar.

Program studi yang diminati masih belum banyak berubah dari tahun ke tahun. “Untuk program studi Sains dan Teknologi, Fakultas Kedokteran masih menjadi yang paling diminati dengan jumlah peminat 1.173 orang, sementara daya tampungnya hanya 48 kursi saja. Sedangkan untuk program studi Sosial Humaniora Program Studi Manajemen menjadi yang pertama, diminati 1.124 orang sementara kursi yang tersedia hanya 72,” kata Zulfikar.
Berikut lima besar program studi yang paling diminati di Universitas Jember di jalur SNMPTN 2020 ;
SAINTEK *
No Program Studi Peminat Daya Tampung
1. Pendidikan Dokter 1.173 48
2. Farmasi 1.145 48
3. Keperawatan 1.031 60
4. Kesehatan Masyarakat 1.011 60
5. Pendidikan Dokter Gigi 787 48
*Data ini tidak mencerminkan keketatan/kompetisi di sebuah program studi   

SOSHUM * 
No Program Studi Peminat Daya Tampung
1. Manejemen 1.124 72
2. Akuntansi 728 60
3. Hukum 669 140
4. Administrasi Bisnis 625 45
5. Pendidikan Guru Sekolah Dasar 589 41
*Data ini tidak mencerminkan keketatan/kompetisi di sebuah program studi. 

(Mia/iza/iim/hms)

Ini Cara Polres Peduli Terhadap Krisis Stok Darah PMI Jember




Jember, Kabarejember.com 
 - Terjadinya krisis tabung darah di PMI Jember hingga mencapai 50% dari stok yang ada langsung mendapat respon cepat Polres Jember.bersama Kodim 0824/Jember Kamis 09/04/2020 Polres menggelar kegiatan donor darah dihalaman Mapolres Jember.

Kegiatan yang di monitor langsung oleh ketua PMI Jember ini diikuti oleh Pimpinan dan jajaran Polres Jember serta anggota Kodim 0824/Jember.

Waka Polres Jember Kompol Windy Syafutra saat di wawancarai oleh Awak media menyampaikan,ya pagi ini Polres Jember menggelar "Polres Peduli" dengan kegiatan donor darah ini kami berupaya membantu menambah stok darah di PMI Jember.

Seperti kita tahu dengan adanya wabah Virus Corona ini pergerakan warga sangat terbatas sehingga mempengaruhi partisipasi masyarakat untuk mendonor darah,oleh karna itu kita memberikan dukungan dengan mendorong personil Polres Jember agar bisa berpartisipasi dalam kegiatan donor darah yang turut melibatkan personil Kodim 0824/Jember.

Dari kegiatan ini kita targetkan 150 kantong darah dari anggota kita belum lagi dari personil TNI, tapi minimal 150 kantong akan tercapai.

Harapan kami,kepada masyarakat yang sudah biasa melakukan donor darah terus bisa melakukan donor darah di kantor PMI,disana juga diterapkan SOP yang ketan dan pemberlakuan Physical Distancing.

Sementara itu, Zainal Marzuki, selaku Kepala PMI Jember dalam wawancaranya sangat mengapresiasi langkah-langkah dari Polres Jember yang sangat tanggap dalam merespon persoalan stok darah di PMI Jember.

Dengan kebutuhan darah di PMI Jember mencapai 3000 hingga 35000 setiap bulanya, pemberlakuan Physical Distancing dan beberapa SOP yang diterapkan saat ini sangat berpengaruh sekali kepada pemenuhan stok darah yang ada.

Bahkan sebelumnya sempat terjadi terjadi krisis kekurangan stok darah hingga 50%, dengan berbagai komunikasi dan upaya yang kita lakukan dan kerja sama dari banyak pihak, Alhamdulillah stok darah di PMI saat ini mencukupi.

Seperti kita tahu PMI Jember ini merupakan koordinator jejaring dari wilayah Kota/Kabupaten Probolinggo sampai Kabupaten Banyuwangi sehingga kalau anggota jejaring kita kekurangan darah itu mintaknya ke kita.

 "Dengan kebutuhan 3000 hingga 3500 per bulanya,itu menjadi persoalan tersendiri dalam situasi wabah Covid-19 saat ini, namun dengan dukungan penuh pihak Kepolisian, TNI, pihak Swasta dan masyarakat persoalan stok darah saat ini cukup teratasi," tegas Zainal. (Lilik)

Polres Probolinggo Bagikan Paket Sembako

Probolinggo, Kabareprobolinggo.com 
--  Jajaran Polres Probolinggo Kota membagikan puluhan paket sembako kepada para tenaga medis yang ada di RSUD Dr. Saleh, Rs. Amanah serta Rs. Husada di Kota Probolinggo pada rabu, (08/04). Langkah itu dilakukan jajaran Satlantas polres sebagai bentuk rasa peduli mereka kepada para tenaga medis di Kota Probolinggo dalam menghadapi pandemi virus corona covid-19 seperti sekarang ini.

Kasat Lantas Polres Probolinggo Kota AKP Tavip Haryanto menjelaskan, pembagian paket sembako memang diberikan kepada para perawat yang berada di seluruh RS Amanah, Rs. Dr. Saleh serta RS. Husada Kota Probolinggo

"Para tenaga medis merupakan salah satu garda terdepan yang saat ini sedang berusaha untuk melawan pandemi covid 19 di Indonesia. Oleh karena, mereka layak mendapatkan apresiasi," katanya.

Kasat lantas juga mengajak warga Kota Probolinggo untuk bersama – sama dengan jajaran Polisi dan seluruh instansi terkait untuk menekan penyebaran virus covid 19 di Kota Probolinggo. Hal tersebut bisa dilakukan dengan dimulai dari membiasakan diri untuk mencuci tangan minimal 20 menit sekali dan mulai menerapkan hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.

“Warga juga dihimbau jangan sering keluar rumah apabila tidak ada kepentingan yang mendesak. Selalu gunakan masker jika memang terpaksa harus keluar rumah,” terang Kasat. (MH) 

Antisipasi Krisis Stok Darah, Kodim 0824 Jember Gelar Donor Darah



Jember, kabarejember.com 
-- Turut berpartisipasi aktif dalam upaya menghindari krisis ketersediaan darah di kabupaten Jember,  Kodim 0824 Jember  selama empat hari berturut-turut mengadakan kegiatan donor darah sukarela dipusatkan di Makodim 0824 Jember Jl PB Sudirman sejak tanggal 6 - 9 April 2020.

Kegiatan donor ini menarik minat banyak anggota TNI, Polri dan masyarakat umum untuk ikut mendonorkan darahnya membantu PMI dalam memenuhi stok sekaligus kebutuhan darah di Jember. 

Antrian, tempat duduk, dan tempat tidur pendonor diatur sesuai aturan, dengan jarak sekitar 1 m lebih, untuk mencegah penyebaran covid 19. Demikian juga para petugas medis juga menjaga jarak antar mereka, serta mengenakan masker dan sarung tangan.

Pada waktu yang bersamaan, Batalyon Armed 8 juga menggelar donor darah dengan tetap menjalankan aturan menjaga jarak antar anggota yang akan mendonorkan darahnya, Rabu (8/4). Banyak anggota  Armed 8 ikut  mendonorkan darahnya untuk menghindari menurunnya stok darah di PMI, meskipun kebutuhan darah di Jember tidak menurun selama wabah Convid-19.

Komandan Kodim 0824 Jember, Letkol. Inf. La Ode M. Nurdin menyatakan memberi dukungan kepada PMI Kabupaten Jember dengan menggelar donor darah. 

"Memang dalam wabah ini, Pemerintah melarang dan menghimbau masyarakat untuk sementara waktu tidak keluar rumah, guna memutus mata rantai penyebaran covid-19. Masyarakat tidak berani keluar rumah bahkan terkadang juga enggan melaksanakan donor darah, maka dari itu kita bantu PMI Jember untuk memenuhi stok darah." katanya.

Ketua PMI Kabupaten Jember, H.E.A  Zaenal Marzuki, SH, MH menyampaikan terimakasih atas dukungan TNI, Polri dan masyarakat."Kami ucapkan banyak terima kasih kepada TNI dan Polri serta masyarakat yang telah mendonorkan darahnya ditengah wabah covid-19,"  tuturnya. (her/gee)

08/04/2020

Kauje Beri Bantuan Untuk Mahasiswa dan Pojok Covid UNEJ


Jember, Kabarejember.com
( 8 April 2020) --- Untuk meringankan beban mahasiswa Universitas Jember di masa pandemi Covid-19, Keluarga Alumni Universitas  Jember (Kauje) memberikan bantuan. Bantuan berupa paket sembako, hand sanitizer, masker kain dan vitamin diserahkan kepada 186 mahasiswa yang memilih bertahan tinggal di Jember, dan diserahkan di kantor Kauje, Kampus Tegalboto (8/4). Selain memberikan bantuan untuk mahasiswa, Kauje juga menyerahkan bantuan untuk Pojok Siaga Corona Virus 19 (Pos Covid), para tenaga kebersihan Universitas Jember, serta masyarakat sekitar Kampus Tegalboto.

Menurut Martius Affandi, Wakil Sekertaris Jenderal Kauje, pembagian paket sembako bagi mahasiswa diharapkan dapat membantu keberlangsungan hidup mereka selama masa pandemi Covid-19, mengingat mereka jauh dari keluarga. Paket sembako yang dibagikan berupa beras 2,5 kilogram, mie instan, sosis, kecap, gula dan teh. Mahasiswa juga menerima hand sanitizer, masker kain dan vitamin. “Para mahasiswa penerima bantuan sembako ini merupakan mahasiswa yang tinggal di rumah susun sederhana sewa putra dan putri, mahasiswa asing dan para mahasiswa yang namanya direkomendasikan oleh BEM Universitas Jember,” jelas Wakil Sekertaris Jenderal Kauje.

Sedikit  berbeda dengan paket sembako bagi mahasiswa, untuk para tenaga kebersihan Universitas  Jember dan masyarakat sekitar Kampus Tegalboto, pengurus Kauje membagikan beras 5 kilogram, minyak goreng 1 liter, mie instan dan kecap, selain hand sanitizer, masker kain dan vitamin. “Khusus untuk Pos Covid, kami menyerahkan masker medis, handsanitizer dan desinfektan, juga paket handsanitizer, masker kain dan vitamin bagi keluarga besar Universitas Jember dan warga umum yang datang berkonsultasi di Pos Covid yang ada di Fakultas Kedokteran. Total hari ini ada 279 paket yang kami bagikan,” kata Martius Affandi yang alumni FKIP ini. Untuk bantuan bagi Pos Covid diterima langsung oleh Dekan Fakultas Kedokteran, dr. Supangat, M.Kes., PhD., Sp.BA.

Martius Affandi menambahkan, untuk pembagian sembako dan paket hand sanitizer kali ini pengurus Kauje telah menggalang dana sebesar 50 juta rupiah yang berasal dari para alumni Universitas Jember yang tersebar di seluruh Indonesia. Menurutnya, penggalangan dana terus dilakukan sehingga akan ada lagi bantuan yang diberikan. “Selain itu pengurus Kauje di komisariat tingkat fakultas juga bergerak menggalang dana dan menyalurkan ke fakultasnya masing-masing,” imbuhnya lagi.

Adanya bantuan sembako dan paket hand sanitizer dari pengurus Kauje disyukuri oleh mahasiswa, seperti yang disampaikan oleh Nurma, mahasiswa asal Thailand yang belajar di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Jember. “Bantuan sembako dan paket handsanitizer ini sangat membantu bagi kami yang tidak mungkin kembali ke rumah. Alhamdulillah dari informasi yang kami terima, 60 mahasiswa asal Thailand yang belajar di Kampus Tegalboto dalam kondisi sehat semua,” ujar mahasiswi angkatan tahun 2015 asal Provinsi Yala, Thailand. (Mia/lik/iim/hms)

Peduli Warga Kurang Mampu Terdampak Covid 19, Kapolres Jember Bagikan Sembako


Jember, Kabarejember.com
 --Dampak pandemi Covid 19 terhadap perekonomian masyarakat sungguh sangat terasa, terutama bagi masyarakat kurang mampu. Sebagai wujud rasa kepedulian dan solidaritas untuk membantu meringankan beban masyarakat kurang mampu Kapolres Jember, AKBP Aris Supriyono memberikan bantuan sembako.

Sebanyak 30 keluarga  kurang mampu di desa Kasiyan Kecamatan Puger  mendapatkan bantuan sembako berupa 30 karung beras ukuran 5 kg dan 30 karton mie instan pada Rabu, 08 April 2020.

Penyerahan bantuan sembako dari Kapolres Jember ini dilaksanakan oleh bhabinkamtibmas  Desa Kasiyan, Bripka Agus Andri , dengan didampingi Serda Mustofa dan ketua GP Ansor PAC Kasiyan Moh.Muflih Muttaqien beserta anggotanya.

Kegiatan penyerahan sembako dilaksanakan sejak pukul 08.00 wib sampai selesai. Rombongan mengunjungi rumah warga satu persatu untuk menyerahkan bantuan sembako.

Sembari membagikan sembako, bripka Agus Andri juga memberikan sosialisasi dan edukasi tentang virus corona, bagaimana cara melakukan pencegahan penyebaran covid 19 secara efisien dan efektif.

Seorang penerima bantuan seorang janda bernama Marganten,65 thn warga dusun Krajan RT 03 RW 06 Desa Kasiyan mengucapkan  sangat berterima kasih atas bantuan yang diterimanya. "Matur nuwun Bapak Kapolres."ujarnya dengan wajah sumringah.

Bripka Agus Andri menerangkan bahwa bantuan sembako ini dari Kapolres Jember, sebagai bentuk rasa kepedulian dan solidaritas beliau untuk turut membantu perekonomian masyarakat kurang mampu. Harapannya semoga bantuan ini bermanfaat  dan dapat meringankan beban perekonomian masyarakat," ujarnya.  (Heri)

Jelang Ramadhan, Sudah Tradisi Santri Dipulangkan dari Ponpes

Probolinggo, Kabareprobolinggo.com 
--- Sudah menjadi teradisi tiap tahun anak didik santri atau pondokan menjelang bulan puasa dipulangkan oleh pengasuh Pondoknya,
seperti yang telah di lakukan oleh pengasuh Pondok  pesanteren Al Kholiliyah yang ada di dusun kerajan rt 05 rw 02 Berani Kulun kec.Maron kab.Probolinggo .

Menurut Muhyidi kades Berani kulon pemulangan anak didik santri di pulangkan dengan cara  2 tahap yang pertama 50 anak dan tahap ke dua  73 anak didik santriwan santriwati.
di tengah ramainya wabah Covod-19 tidak lepas dari pantauan Tim pencegahan pemutus virus Corona,
 yang mana sebelum para santri pulang ke rumahnya ,
dari pihak Muspika  yang di pimpin langsung  Drs.Imam Syafi'i Msi sebagai Camat  Maron,
       menghimbau pada anak santri Al Kholiliyah yang di asuh oleh Ky H.Nor Kholis ,
 ketika sudah berada di rumahnya tidak boleh keluar kalau tidak begitu penting ,
selain menjaga kesehatan dan membiasakan mencuci tangan sebelum dan sesudah aktifitas apa pun,
di samping itu berolahraga atau berjemur 15 menit di atas jam 9.00 pagi juga di sarankan menjaga kebersihan di sekitar rumah agar tidak lembab karna tempat yang sulit masuknya sinar matahari biasanya penyakit itu mudah datang .tuturnya pak Camat pada para Santri.

Selanjutnya di tempat yang sama bapak kepala desa Berani kulon meminta seluruh warganya agar selalu menjaga lingkungan rumah serta tidak perlu ke luar rumah dan jauhi perkumpulan tidak penting yang nantinya akan mengakibatkan tertularnya Virus Corona dari luar daerah.

lalu gunakan Masker ketika keluar rumah agar terbebas dari udara kotor,
 karna melalui pernafasan Covid-19 juga mudah menular pada kita.

harapan kami  jangan panik dan segera melaporkan pada tim satgas desa  apabila ada salah satu warga Desa Berani Kulon mengalami gejala yang mengkuwatirkan seperti Batuk dan sesak nafas,
karena kami beserta tim Satgas kesehatan desa selalu  siap melayani dan menanganinya dengan cepat.(M.H)