11/06/2020

Jumlah Penerima BTT-Buruh Tani di Kecamatan Puger Timpang



Jember, kabarejember.com
 -- Sejak hari Selasa (9/06) sebanyak 3.124 paket bantuan bagi buruh tani (BTT-BT) di dua belas desa wilayah Kecamatan Puger dibagikan. Jumlah penerima bantuan antara desa satu dengan lainnya sangat jomplang alias berbanding terbalik.

Beberapa desa memperoleh ratusan bahkan ribuan bantuan, antara lain desa Wonosari 1039 paket, Mlokorejo 860 paket, Kasiyan Timur 714 paket,  Bagon 414 paket. Sedangkan delapan desa lainnya menerima bantuan yang sangat minim, antara lain desa Puger Wetan 61 paket, Puger Kulon 9 paket, Mojomulyo 3 paket, Grenden 6 paket, Jambearum 6 paket, Kasiyan 10 paket, Mojosari 1 paket, dan Wringintelu 1 paket.

Selisih jumlah penerima bantuan BTT-BT yang sangat jauh ini membuat beberapa Kepala Desa kebingungan, pasalnya banyak masyarakat yang bekerja sebagai buruh tani mempertanyakan.

Hasil pantauan kabarejember.com, beberapa desa didatangi oleh masyarakat yang bekerja sebagai buruh tani untuk  menanyakan bantuan dari Pemkab Jember tersebut. Seorang buruh tani berinitial S, yang tidak bersedia namanya disebut, kepada kabarejember.com mengatakan bahwa dirinya adalah buruh tani yang memang benar-benar tidak memiliki lahan. "Saya memang benar-benar tidak memiliki lahan dan belum pernah menerima bantuan apapun, makanya saya menanyakan ke Kepala Desa mungkin saya mendapat paket bantuan,"katanya.

Di sela-sela kegiatan memantau pembagian BTT-BT di desa Wonosari pada Rabu (10/06), Kepala BPP IX Balung, M. Safi'i kepada kabarejember.com membenarkan adanya perbedaan mencolok jumlah penerima bantuan buruh tani antara desa yang satu dengan lainnya di Kecamatan Puger.

Safi'i menerangkan bahwa BPP IX Balung mempunyai wilayah kerja 3 kecamatan yaitu Rambipuji, Balung, dan Puger. Permasalahan ketimpangan jumlah penerima bantuan  hanya terjadi di Puger, permasalahan yang sama juga terjadi di Balung. "Bahkan sampai hari Rabu(10/06) bantuan BTT-BT untuk kecamatan Rambipuji masih belum diterima dari Pemkab Jember,"katanya.

Permasalahan minimnya jumlah penerima BTT-BT di beberapa desa / Kecamatan Puger disebabkan karena Pemdes dan PPL belum mengirimkan data buruh tani. Ada yang mengirimkan data tetapi terlambat, tambahnya.

"Bagi desa yang memperoleh jumlah bantuan sedikit, tidak perlu kuatir karena masih ada tahap/gelombang selanjutnya. Makanya kami meminta secepatnya PPL dan Pemdes mengirimkan data buruh tani, sehingga dapat segera  dilakukan verifikasi dan validasi oleh Pemkab Jember pada gelombang selanjutnya," katanya. (heri)

10/06/2020

Bupati Jember Bantu Ribuan Karyawan Korban PHK

Jember,Kabarejember.com
--Pandemi Covid 19 sangatlah dahsyat dampaknya.Karena telah meluluh lantakkan semua sektor. Diantaranya sektor ekonomi ,budaya, pariwisata dan lain lain.Dan Disinilah kepedulian pemerintah sangat dibutuhkan.

Tak terkecuali dengan warga yang terdampak Covid-19,  yang terkena PHK dari tempat kerjanya pasti sangat merasakan sekali. Di Jember tercatat ada sejumlah 1002 orang yang terdaftar akibat PHK saat Pandemi Covid-19 mendapat bantuan dari Pemerintah.



Hari ini Rabu 20/6 Bupati dr. Faida MMR sebelum menyalurkan bantuan kepada korban PHK, terlebih dahulu memimpin apel puluhan Satgas Covid-19 di Pendopo.

 Puluhan satgas dari Dinaskertran dan pegawai, Sarbumusi, BPBD, Kecamatan Patrang, Kaliwates dan Sumbersari.

Bupati dr. Faida MMR menjelaskan, hari ini kami akan menyalurkan bantuan kepada dampak Covid-19, yakni Karyawan korban PHK yang ada di Jember. Ada sejumlah 1002 orang yang terkena PHK, namun untuk sementara ini hanya 318 yang ada di tiga wilayah Kecamatan kota.

 Lebih lanjut Bupati menerangkan, namun ini tak ada kaitan dengan dhuafa , atau keberadaan rumahnya, tapi karena korban PHK , dan ini harus kita bantu , selain itu juga apabila masih ada yang belum terdaftar maka masih bisa dilakukan melalui informasi yang telah tersebar ke publik.

" Kami sangat mengapresiasi Sarbumusi yang juga peduli kepada anggotanya yang telah di PHK , bahkan ini sangat membantu kami pada saat menyalurkan bantuan." Tandas Bupati.

Dia menambahkan, jangan sampai bantuan ini salah sasaran dan pindah tangan, maka laporkan kepada tim satgas Covid-19 agar bisa di selesaikan persoalannya.

Sementara terpisah, Ketua Sarbumusi, Achmad Faruq mengatakan, awalnya kami mengajukan untuk menjadi satgas Covid-19 terkait korban PHK tempat kerjanya , dan Alhamdulillah bisa di terima dan langsung bekerja.

" Kepedulian kami kepada anggota Sarbumusi yang terkena PHK, dan ini sebagai wujud tanggung jawab kami kepada seluruh anggota yang berkaitan dengan para pekerja ." ungkapnya.( Red / tim )

Masyarakat Desa Mayang Terima Pembagian Kartu BPNT



Jember,Kabarejember.com
--Tadi pagi ( 10 / 6 / 2020) sekitar jam 9 pagi warga masyarakat desa Mayang yang terdiri dari 3 dusun,Dusun Krajan,Dusun Klayu dan Dusun Tegalgusi yang namanya sudah tercantum sebagai calon penerima bantuan BPNT ( bantuan pangan non tunai ) berbondong bondong datang ke SDN Mayang 01 untuk mengambil kartu BPNT.

Langgeng Wibawanto SE selaku kepala desa Mayang mengatakan "Alhamdulillah warga kami banyak yang menerima kartu BPNT desa kami menerima 311 kartu sedangkan yang sudah tersalurkan 258,sisa 53 dan 8 orang meninggal.

Kami mendapatkan data tersebut dari dinas sosial kabupaten Jember.jadi kami tinggal mengundang warga yang namanya sudah tercantum.Untuk pembagian dilakukan oleh petugas dari bank mandiri"ujarnya.

Penerima kartu BPNT perluasan tersebut adalah warga masyarakat desa Mayang yang memang belum pernah mendapatkan bantuan apapun dari pemerintah.Seperti BLT DD,BST ,PKH dan bantuan bantuan lainnya.Bantuan BPNT perluasan ini senilai rp 200.000 per bulan mulai bulan april sampai bulan Desember 2020.Sesuai namanya bantuan tersebut berupa sembako senilai rp 200.000,imbuh Iwan.

Sedangkan untuk pengambilan sembakonya sudah ada beberapa toko yang ditunjuk yang bekerja sama dengan bank Mandiri.Warga masyarakat penerima bantuan BPNT perluasan diwajibkan memakai masker dan diperiksa suhu tubuh oleh petugas serta wajib cuci tangan sebelum masuk ruangan pengambilan kartu.Ini semua dilakukan untuk mencegah penyebaran covid -19," pungkasnya. ( red / tim ).

Dusun Sumber Salak Adakan Pemilihan RT dan RW Secara Langsung



Jember,kabarejember.com
--Lingkungan Sumber Salak Kec. Sumbersari, Kel. Kranjingan pada hari Selasa, malam (9/6/2020) menggelar pemilihan Ketua Rukun Tetangga (RT) 01/02 dan Ketua Rukun Warga (RW) 04, secara langsung.

Suasana terlihat ramai dan berbeda dari hari biasanya.  Dalam acara ini dihadiri tokoh masyarakat dan tokoh agama. Saat itu, warga antusias hadir dalam pemilihan bertempat di masjid Baitul Muttaqin.

Tampak unik pesta demokrasi kali ini,  masyarakat memilih di Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang sudah disediakan panitia. Sebelumnya panitia penyelenggara, lebih dahulu memilih jemput bola dengan mendatangi satu persatu rumah warga untuk mengundang masyarakat menghadiri acara tersebut agar bisa menggunakan hak pilihnya.

Dengan adanya pemilihan Ketua RT dan RW ini, harapan warga setempat agar wilayahnya kedepan bisa lebih maju, dalam proses acara tersebut berlangsung secara kondusif dengan asas kebersamaan dan kesepakatan semua masyarakat dalam musyawarah dan mufakat.

Ketua RW 04 yang terpilih Husni Hidayat menyampaikan, bahwa visi dan misinya adalah meningkatkan kemajuan wilayahnya." Baik itu dari segi ekonomi warga serta perberdayaan lingkungan setempat," ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan Ketua RT 01 dan Ketua RT 02,u kedepan kemajuan dalam hal ekonomi dan pembangunan serta kemudahan kepengurusan data kependudukan menjadi hal yang utama. 
Berikut data ketua RW dan RT yang terpilih : RW 04 terpilih Husni Hidayat, RT 1 Fadil Latif,
RT 2 Sam Hadi.
(Buyung )

09/06/2020

Polri Dukung Penuh Aplikasi "Peduli Lindungi" Sebagai Pelengkap New Normal


Jakarta,kabareprobolinggo.com --- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) siap dukung penuh penerapan tatanan normal baru (new normal) akibat pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) yang tengah dipersiapkan Pemerintah.

Melalui Kemenkominfo, Pemerintah merilis aplikasi berbasis Android/IOS, Peduli Lindungi, sebagai pelengkap persiapan new normal. Aplikasi ini akan diberdayakan untuk melakukan tracing dan tracking persebaran COVID-19 di Indonesia, memberikan informasi kepada masyarakat terkait lokasi rumah sakit rujukan COVID-19, serta notifikasi jika berada di lokasi zona merah, kuning, atau hijau.

Menindaklanjuti hal itu, Polri mengeluarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1625/Vl/Ops.2/2020 tertanggal 8 Juni 2020 yang ditandatangani atas nama Kapolri oleh Kabaharkam Polri, Komjen Pol Agus Andrianto SH, MH, selaku Kepala Operasi Terpusat Kontijensi Aman Nusa II-Penanganan COVID-19 Tahun 2020.

"Surat Telegram ini dialamatkan kepada para Kasatgas, Kasubsatgas, Kaopsda, dan Kaopsres Opspus Aman Nusa II 2020 agar memerintahkan seluruh anggotanya untuk men-download dan menggunakan aplikasi Peduli Lindungi yang dapat diunduh melalui Appstore untuk IOS maupun Playstore untuk Android," kata Komjen Pol Agus Andrianto dalam keterangan persnya, Selasa, 9 Juni 2020.

Selain itu, Surat Telegram tersebut juga meminta jajaran kepolisian untuk melakukan sosialisasi dan mendorong masyarakat untuk mengunduh dan menggunakan aplikasi tersebut.

"Surat Telegram ini bersifat petunjuk dan arahan untuk dilaksanakan," tegas Komjen Pol Agus Andrianto.

[Bambang AS/ MH/hms]

Pasar Tanjung Resmi Jadi Pasar Tangguh Covid -19


Jember,Kabarejember.com
– Hari ini Selasa 9 /6/2020 Pemerintah Kabupaten Jember mulai launching pasar Tangguh di masa Pandemi Covid-19 untuk menghadapi New Normal, dimulai dari Pasar Induk di Pasar Tanjung Jember, launching pasar tangguh ini ditandai dengan apel akbar yang diikuti oleh TNI dari Kodim 0824 Jember, Polres Jember, Dishub, Satpol PP, Mantri Pasar dan Pedagang serta petugas kebersihan pasar dan didimpin langsung oleh Bupati Jember dr. Faida MMR.

“Hari ini kita launching pasar tangguh untuk menghadapi New Normal, dimana untuk menciptakan pasar Tangguh dibutuhkan keterlibatan semua pihak,  oleh karenanya kami melibatkan TNI dari Kodim Jember, Polri dari Polres Jember, Dishub, Satpol PP, Mantri pasar, pedagang pasar dan petugas kebersihan,” ujar Bupati Jember dr. Faida MMR saat launching pasar Tangguh di Pasar Tanjung Tadi pagi.

Untuk menjadikan pasar Tanjung menjadi pasar tangguh,perlu  dilakukan penataan di pasar mulai dari kios pedagang, lorong bagi pengunjung pasar, dan lalu lintas di sekitar pasar serta aturan-aturan jam operasional maupun himbauan untuk para pedagang.

“Kalau sudah dilaunching sebagai pasar tangguh, maka yang harus diperhatikan adalah arus pengunjung dan aturan yang harus dipatuhi, diantaranya pedagang dan  pengunjung pasar wajib mengenakan masker, lorong pasar dan jalan diatur sedemikian rupa dan tidak ada system dua arah, semua satu arah, sehingga tidak ada pengunjung pasar yang salipan atau bertatap muka sesema pengunjung,serta penyemprotan berkala," ujar Bupati.

Oleh karenanya, Bupati meminta kepada petugas gabungan yang terlibat dalam apel akbar ini bisa menjalankan tugasnya dengan sebaik mungkin. “Ini adalah awal penataan pasar tangguh, dengan diawali di pasar induk pasar Tanjung, tentu masih belum sempurna, dan akan terus di sempurnakan, sehingga benar-benar sesuai dengan protokol kesehatan, dan nanti akan dilanjutkan ke pasar-pasar di kecamatan termasuk pasar yang dikelola oleh pemerintah desa,” ungkapnya.

Bupati juga meminta agar pedagang juga ikut berperan dalam mensukseskan pasar tangguh, dengan mengingatkan kepada pengunjung yang tidak memakai masker untuk memakai masker, selain itu juga melakukan cuci tangan di tempat yang sudah disediakan di sekitar pasar, hal ini semata-mata kita lakukan untuk pencegahan penyebaran Covid-19,sehingga kabupaten Jember tak perlu memberlakukan PSBB alias Pembatasan Sosial Berskala Besar ,karena kalau sampai PSBB diberlakukan dapat merusak ekonomi" pungkas Bupati. ( Red /tim )

Kasek SDN Glagahwero 1 Panti, Sosok Pemimpin yang Bisa Diteladani




Jember, Kabarejember.com
Sekolah Dasar Negeri ( SDN) Glagahwero Panti Jember dibawah kepemimpinan Sudarto,Spd telah berhasil mewujudkan lingkungan sekolah yang bersih, hijau, rapi dan indah.

Berkat  kreatifitas seorang kepala  sekolah (kasek)  dengan ditata sehingga menarik. Setiap kelas diberi hiasan berupa gambar gambar  yang mencerminkan pendidikan dan pengetahuan agar para murid dapat mengetahui secara langsung.

Selain dari proses pembelajaran  di kelas, seperti rabu-rambu lalu lintas, nama- nama pahlawan dan berbagai foto prestasi sekolah.

" Kondisi seperti itu dapat mendorong semangat para warga sekolah, baik saya sendiri selaku kepala sekolah, dewan guru dan staf untuk selalu meningkatkan kinerjanya sesuai dengan tupoksi masing-masing," jelas Sudarto.

Pria kelahiran Blitar ini, adalah sosok  pemimpin yang  dikenal  sangat peduli terhadap lingkungan sekolah.

Proses yang dilaksanakan untuk meningkatkan kinerja di SDN Glagahwero 1 Panti adalah dengan mengutamakan keteladanan  yang ditujukan kepada anak didik. P

Peningkatan  kinerja langsung sangat berdampak kesuksesan sekolah untuk meraih baik akademik maupun non akademik.
     Selama lebih kurang 5 tahun,  pria kelahiran 19 Maret 1963 ini sebagai kepala sekolah di SDN Glagahwero 1 Panti selain melakukan pembenahan dan keindahan areal dan ruangan guru maupun ruangan kelas, ia juga telah berhasil merenovasi ruang kelas atas yang dan juga membuat Gapura dihalaman depan Sekolah.
     Sudarto,SPd juga memaparkan  bahwa awal menempati kedudukan sebagai kepsek di SDN Glagahwero 1 Panti, keberadaan di linglungan
sekolah banyak jalan -jalan kecil sebagai jalan pintas anak didiknya untuk keluar masuk lingkungan sekolah, ruang kelas, ruang guru, kamar kecil, penataan lingkungan kurang tertata dengan baik, dan ini merupakan tantangan yang harus kami lakukan secara berama-sama dengan para guru.
    " Semua ini kami lakukan secara bertahap sesuai dengan kemampuan," jelas Sudarto saat didampingi Guru kelas 3 Faisol Amirullah,SPd sembari menunjukkan lokasi bangunan gedung yang baru di bangun, Gapura depan sekolah,dan pekarangan dilingkungan sekolah yang sudah tidak lagi menampakkan kesan gersang, tidak lagi mencerminkan sekolah rantasa, karena beragam tanaman hias sudah tumbuh menghiasi lingkungan sekolah.
    " Harapan kami semoga kedepan dari tahun ketahun SDN Glagahwero 1 Panti menjadi sekolah yang penuh dengan berbagai prestasi" pungkas Sudarto,SPd kepada wartawan media ini.
( A.Mulyono )