02/08/2020

Pantai Cemara Puger Disukai Pengunjung


Jember ,  Kabarejember.com 
 -  --Pantai Cemara yang berlokasi di pesisir pantai dusun Getem desa Mojomulyo kecamatan Puger, saat ini menjadi ramai dikunjungi setelah viral di medsos. Tanaman cemara yang tumbuh berderet rapi di hamparan pasir tepi laut menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung. Hutan cemara ini merupakan tempat favorit yang disukai pengunjung untuk berteduh dari terik mentari setelah puas menikmati pemandangan pantai.

Keindahan pantai ini tidak terjadi karena fenomena alam, tetapi dikarenakan tangan dingin seorang pejuang peduli  lingkungan bernama Ketang(60 thn) atau lebih dikenal oleh masyarakat dengan nama Pak Giyo, yang rumahnya berada di tepi pantai areal hutan cemara.

P Giyo yang kesehariannya bekerja sebagai nelayan, menuturkan kepada kabarejember.com,  tanaman cemara ini ditanam sekitar akhir tahun 2014 lalu. Saat itu dirinya menanam 6.000 pohon cemara karena disuruh oleh  seorang bernama Bowo dari Surabaya. "Saya tahunya bernama pak Bowo orang Surabaya, tapi tidak tau pasti dari kantor mana, mungkin pengairan atau kelautan."tuturnya.

Pak Bowo memberinya upah, lanjut P.Giyo, dan uang tersebut dipergunakan untuk membuat sumur, membeli pompa air dan membayar upah tanam kepada beberapa orang yang membantunya di awal penanaman. Selanjutnya Giyo merawat sendiri tanaman cemara tersebut, mulai menyiram, memupuk, dan mensulami tanaman yang mati. 

Perjuangannya merawat tanaman cemara di atas pasir pesisir pantai Getem ini tidak berjalan mulus. Berbagai hambatan menguji niat P. Giyo dalam merawat dan membesarkan tanaman. Mulai dari kencangnya terpaan angin sampai cercaan dari masyarakat yang pesimistis perkembangan pohon cemara. "Saya dianggap tidak waras karena menanam cemara di pantai. Pekerjaan yang sia-sia karena tidak mungkin cemara hidup di pantai."ceritanya. 

"Alhamdulillah setelah berjalan sekitar enam tahun, seperti inilah wajah pantai Getem yang awalnya tandus sekarang berubah menjadi sejuk karena hutan pohon cemara, sehingga ini sekarang lebih dikenal dengan pantai cemara."tutur P. Giyo.

Dengan ramai dan terkenalnya pantai cemara saat ini, Giyo berharap pemdes Mojomulyo segera berkoordinasi dengan pihak terkait untuk pengelolaan pantai cemara supaya lebih baik dan tertata. "Saya tidak mengharapkan imbalan atau pujian apapun dengan ramainya pantai cemara saat ini. Yang penting semua pihak bisa rukun dalam mengelolanya, dan yang terpenting semua pihak turut menjaga kebersihan dan menjaga/merawat tanaman yang ada."katanya lugu. (heri)

01/08/2020

Penitia Masjid Baitul Iman Perum BMP Jember Lakukan Bagikan Daging Kurban



Jember,kabarejember.com 
--Panitia masjid Baitul Iman Perum Bumi Mangli Permai ( BMP )Jember melakukan Penyembelihan hewan kurban sebanyak 5 ekor
Sapi dan sembilan ekor kambing pada hari sabtu, 1 Agustus 2020 ( 1441 Hijriah )

Sebelum dilakukan penyembelihan hewan kurban, semua hewan dilakukan pengecekan oleh Tim dokter hewan jember dan semua hewan kurban dinyatakan sehat

" Team dokter hewan waktu memeriksa, semua hewan qorban dalam keadaan sehat, dan layak ,cuman 1 sapi yg hatinya tidak.layak dikomsumsi" ujar Drs.M.Qusyairi selaku penanggung jawab dalam kepanitiaan penyembelihan hewan kurban di Masjid Baitul Iman BMP.

Panitia Penyembelihan hewan kurban yang dilakukan di halaman Masjid Baitul Iman BMP tetap mematuhi Protokol kesehatan,demi mencegah penyebaran wabah virus Covid-19.
" Warga yang mengambil daging kurban harus disemprot disinfektan dulu, cuci tangan dan harus menjaga jarak ," ucap Qusyairi pada wartawan media ini.

" Daging  hewan Kurban itu kami bagi  menjadi 890 bungkus danTiap bungkus 1 kg, " lanjut Qusyairi. 

" Banyak kemajuan penyembelihan hewan kurban di masjid Baitul Iman perum BMP. para petugas sudah pada dilatih dan sangat profesional, sehingga pelaksanaan penyembelihan,pengulitan, pencacahan daging dapat dilakukan dengan cepat dan lancar, " imbuhnya

Drs. M.Qusyairi berharap, semoga ibadah kurban ini bisa meningkatkan iman dan taqwa kita kepada Allah. " Kita belajar untuk bisa berempati kepada sesama, kita belajar menjadi dermawan dan ikhlas dari apa yang sudah menjadi ketentuan Allah, " pungkasnya.
( A.Mulyono)

31/07/2020

BUPATI ROTASI PEJABAT STRUKTURAL



LUMAJANG,                    Kabarejember.com 
---Bupati Lumajang, H. THORIQUL HAQ, M. ML.,  merotasi sejumlah pejabat struktural di lingkup Pemkab Lumajang.  Selain melantik dan mengukuhkan, bupati sekaligus mengambil sumpah, di Stadion Semeru Kabupaten Lumajang, Kamis (30/07/2020).

Dalam sambutannya, Bupati Lumajang menyampaikan, meskipun saat ini dalam suasana pandemi Covid-19, Pemerintah Kabupaten Lumajang terus berupaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, dengan melaksanakan rotasi pejabat struktural.  Acara tersebut tetap memperhatikan protokol kesehatan Covid-19.

"Saya dan Bunda Indah akan terus melakukan perbaikan dan peningkatan disemua sektor pelayanan kepada masyarakat, dengan cara memantau diseluruh sektor yang ada di semua OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lumajang, agar supaya peningkatan pelayanan sesuai dengan standar yang benar dan sesuai harapan masyarakat," ungkapnya.

Bupati mengucapkan terimakasih kepada ASN yang telah melaksanakan tugas dan fungsi dengan baik. Itu semua sudah menjadi bagian dari sumpah yang sudah dijanjikan, begitu menjadi ASN atau PNS sumpahnya adalah melayani masyarakat.

"Selamat bertugas di tempat yang baru, jalankan amanah untuk melayani masyarakat dengan memberikan yang terbaik. Laksanakan tugas dan jalankan dengan langkah maupun aturan tata kelola pemerintahan yang benar," pesannya.

Kategori pejabat yang dilantik, yaitu Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) 3 orang, Jabatan Administrator (Eselon III) 43 orang, Jabatan Pengawas (Eselon IV) 147 orang, dan Jabatan Fungsional 18 orang. Jadi, total pejabat yang dilantik adalah 211 orang.

Sedangkan pejabat yang dikukuhkan, yaitu Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) 1 orang, Jabatan Administrator (Eselon III) 31 orang, dan Jabatan Pengawas (Eselon IV) 79 orang. Jadi, total pejabat yang dikukuhkan adalah 111 orang.  

Reporter : Suatman

PMI Jember Bagikan Daging Enam Hewan Qurban Ingatkan Tetap Terapkan Protokol Kesehatan Cegah Covid-19




JEMBER,kabarejember.com 
 - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember Jawa Timur merayakan Hari Raya Idul Adha 1441 H dengan membagikan daging hewan Qurban kepada masyarakat di sekitar  kantor Markas Jalan Jawa nomor 57 Sumbersari, Klinik Pratama Jalan Brawijaya Nomor 61 A Desa Jubung Sukorambi, dan kantor UDD PMI Kabupaten Jember Jalan Srikoyo Nomor 115 Patrang Jember. 

"Memasuki tahun ketiga kepengurusan PMI Jember sejak dilantik 4 Oktober 2017 hingga saat ini, kami tetap menjaga kegiatan yang telah menjadi tradisi di lingkungan PMI Jember, tidak hanya Hari Raya Idul Adha yang rutin digelar setiap tahunnya, tapi kegiatan lainnya dalam rangka Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) juga dilaksanakan untuk tujuan mempertegas tali silaturahmi dengan warga sekitar dan sebagai ajang kekompakan tiga pilar, antara pengurus, pegawai dan dukarelawan PMI Kabupaten Jember. " ungkap H. E. A. Zaenal Marzuki, SH, MH Ketua PMI Kabupaten Jember

"Alhamdulillah peringatan Hari Raya Idul Adha tahun ini PMI Jember berhasil kumpulkan enam hewan Qurban, semuanya amanah dari internal PMI Jember, harapannya tahun depan bisa lebih banyak lagi pengurus atau pegawai PMI Jember yang berkurban, " tuturnya.

Perayaan Hari Raya Idul Adha 1441 bertepatan dengan wabah Covid-19, pembagian daging kurban diharapkan dapat mengurangi beban masyarakat akibat pandemik virus corona yang sedang kita hadapi bersama. 

Hal yang paling utama dalam peringatan Hari Raya Idul Adha, masyarakat harus menjadi pelopor kedisiplinan pelaksanaan  protokol kesehatan, sesering mungkin lakukan cuci tangan, menggunakan masker secara benar, laksanakan  prilaku hidup bersih dan sehat (PHBS)." pungkasnya. (Heri/hms*) 

29/07/2020

Terkait Penggandaan Stempel, BPD Purwoasri Diminta Bertindak Tegas


Jember, kabarejember.com 
 - Rumor terjadinya penggandaan stempel pemerintahan desa (Kepala Desa) Purwoasri kecamatan Gumukmas yang dilakukan oknum perangkat desa Purwoasri, telah tersebar luas di sebagian besar masyarakat desa setempat. 

Masyarakat berharap BPD bersama Kepala Desa Purwoasri secepatnya melakukan tindakan nyata dan tegas menyelesaikan permasalahan ini supaya tidak menimbulkan masalah yang lebih besar di Purwoasri.

Salah seorang tokoh masyarakat desa Purwoasri, M. Rowi (55) warga Dusun Krajan Desa Purwoasri mengungkapkan keresahan masyarakat terkait dugaan adanya tindakan penggandaan stempel pemerintahan Desa Purwoasri (Kepala Desa). Isolasi

"Masyarakat sudah banyak yang mendengar adanya penggandaan stempel kepala desa yang dilakukan oleh oknum perangkat desa. Kami selaku masyarakat meminta BPD dan kepala desa segera menyelesaikan permasalahan ini."kata Rowi pada kabarejember.com, Rabu (29/07).

Menurut Rowi, BPD sebagai wakil masyarakat Purwoasri seharusnya segera mengambil langkah nyata dan tegas, yaitu dengan melaporkan tindakan penggandaan stempel kepada Camat Gumukmas. Tindakan yang dilakukan oknum pelaku sudah kelewat batas, kalau dibiarkan tentu akan berdampak buruk terhadap Pemdes Purwoasri dan masyarakatnya.

Masyarakat meminta supaya oknum pelaku pengganda dan pemakai stempel kepala desa diberi sanksi tegas. "Kalo sebatas pembinaan sama juga bohong, harusnya dipecat. Contohnya, pencuri sapi kalau tertangkap apakah cukup hanya mengembalikan sapi, pelaku pasti dijebloskan penjara. Demikian juga oknum pelaku pengganda dan pengguna stempel palsu kepala desa juga harus dihukum alias dipecat."tegasnya.

"Kalau BPD dan kepala desa mengulur waktu menyelesaikan permasalahan ini. Jangan salahkan masyarakat kalau nantinya akan bergerak menemui Camat terkait penyelesaian masalah ini."

Salah satu anggota BPD Purwoasri, P.Satum, ketika dikonfirmasi kabarejember.com,  membenarkan adanya penggandaan dan penggunaan stempel palsu pemerintahan desa Purwoasri milik kepala desa yang telah dilakukan oleh beberapa oknum perangkat desa. BPD mengerti jika masyarakat tidak sabar, dan akan mengambil langkah sendiri untuk menyelesaikan masalah ini. "Saya mohon masyarakat sedikit bersabar, insya Allah besok Kamis (30/07) BPD Purwoasri akan menghadap bapak Camat untuk menindaklanjuti permasalahan ini. 
Ada tiga opsi sanksi yang mungkin dijatuhkan kepada oknum pelaku yaitu dipecat, digeser, atau diskors. Semoga selesai dalam eaktu satu atau dua hari ke depan." ujarnya.  (heri) 

28/07/2020

Diduga, Ahli Waris Pemilik CV Asih Tertipu, Berharap Majelis Kabulkan Gugatan


Jember, kabarejember.com 
 -  Perkara perdata no 81/pdt.G/2019/PN.Jmr yang telah berjalan di pengadilan negeri (PN) Jember, antara  para ahli waris  penggugat, Imam Djoeremi melawan tergugat Trijono Isdijanto dkk saat ini sudah memasuki tahapan peninjauan setempat (PS).
Majelis hakim perkara perdata melakukan peninjauan setempat (PS) di areal sengketa yang berlokasi di Gunung Sadeng desa Grenden kecamatan Puger, Senin (26/07). 

Selain Hakim Ketua Majelis, Zulfikar bersama anggotanya, juga hadir di lokasi tersebut kedua belah pihak yaitu para ahli waris penggugat  bersama kuasa Hukumnya, Tarigan S.H.,M.H. bersama rekan. Sedangkan dari pihak tergugat diwakili oleh kuasa hukum Edi...SH dari Surabaya.

Tujuan peninjauan setempat adalah untuk mengetahui  keberadaan di lahan sengketa tersebut. Dillahan seluas 7,4 ha tersebut Majelis Hakim menyaksikan adanya dua alat berat pengeruk batu (bego) sedang beroperasi. Salah seorang operator Bego, Saiful(35 thn) menerangkan kepada hakim telah bekerja ditempat tersebut selama dua minggu, menggantikan operator lain yang telah bekerja sebelumnya. 

Kuasa hukum para tergugat, Edi S.H kepada media mengatakan sebenarnya tidak ada permasalahan sengketa lahan, tetapi hanya masalah wanprestasi. "Tidak ada masalah lahan yang menjadi sengketa, melainkan 'hanya wanprestasi'  yang dilakukan. Sebenarnya permasalahan ini pernah diupayakan dengan kekeluargaan tetapi menemui jalan buntu."katanya.

Sementara kuasa hukum ahli waris Imam Djoeremi, Tarigan S.H.,M.H. menyatakan bahwa para tergugat telah melakukan perbuatan melawan hukum. "Wanprestasi yang dikatakan oleh kuasa hukum tergugat adalah tindakan melawan hukum, karena telah mengingkari perjanjian kerjasama antara CV Asih milik keluarga (penggugat) almarhum Imam Djoeremi dan tergugat, yang ditandatangani pada 16 Desember 2018."katanya.

Dalam salah satu pasal perjanjian  tersebut, sambung Tarigan, almarhum Djoeremi berhak menerima pembagian hasil pengelolaan lahan setiap bulan sebesar 75 juta rupiah. "Tapi kenyataannya kami tidak pernah menerimanya sekalipun. Selama sembilan bulan sejak ditandatangani perjanjian tersebut ternyata tidak ada pembayaran, maka kami mengajukan gugatan ini pada bulan Agustus 2019. Dalam kurun waktu  9 bulan  almarhum Djoeremi tersebut semestinya menerima uang sebesar 675 juta rupiah".imbuhnya.

Masih menurut Tarigan S.H.,selain para tergugat wanprestasi, para tergugat juga telah mengubah struktur CV. ASIH tanpa sepengetahuan penggugat, sehingga sangat merugikan para ahli waris almarhum Imam Djoeremi selaku pemilik CV. ASIH dan pemilik lahan. "Kami merasa tertipu dengan perbuatan para tergugat. Kami mohon Majelis Hakim mengabulkan gugatan kami, menghukum para tergugat dengan mengembalikan struktur pengurus CV ASIH seperti semula, sekaligus mengembalikan CV. ASIH kepada pemilik (ahli waris Alm. Imam Djoeremi). Para tergugat juga harus membayar kompensasi sesuai perjanjian, mengembalikan semua surat-surat/akte yang berkaitan dengan CV. Asih, serta  mengembalikan lahan atau tanah pertambangan kepada pemiliknya yaitu ahli waris Alm. Imam Djoeremi."katanya. (her)

Bupati Lumajang Dampingi Pangdam V/Brawijaya Resmikan TMMD 108



Lumajang, Kabarejember.com 
-- Bupati Lumajang Thoriqul Haq mendampingi Pangdam V/Brawijaya Mayor Jenderal TNI Widodo Iryansyah S.Sos., M.M ke lokasi program Tentara Manunggal Membanguan Desa (TMMD) ke-108. Lokasi TMMD berada di Desa Pandansari Kecamatan Senduro dengan panjang jalan rabat beton 1,3 km yang menghubungkan dua dusun yang terisolir. 

Jalan yang dibangun diberi nama jalan Brawijaya dan jembatan diberi nama jembatan Arya Wiraraja. "Kami ucapkan terima kasih kepada Pangdam V/Brawijaya yang telah menyambangi saya dan para prajurit TNI di Lumajang yang melakukan TMMD," ujar Thoriqul Haq, Senin (27/07/2020).
TMMD merupakan kerja nyata TNI yang melakukan pembukaan akses jalan bekerjasama dengan Pemkab Lumajang. Jalan dibangun dengan panjang 1,3 km, lebar 3 meter dengan tebal rabat beton 15 cm. Ada juga pembangunan jembatan dengan panjang 6 meter, lebar 5 meter dan tinggi 7 meter.
"TMMD adalah wujud nyata kerjasama TNI dan Pemkab Lumajang untuk membuka akses jalan untuk masyarakat," papar politisi PKB itu.
Pangdam Mayjen TNI Widodo menyatakan TMMD ke-108 tercapai 100 persen berkat dukungan penuh dari Pemkab Lumajang. Jalan yang dibangun diharapkan bisa meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar, karena warga bisa mempersingkat jarak tempuh menuju Lumajang hingga 8 km.
"Semoga TMMD ini bisa meningkatkan akses perekonomian warga, karena jalan TMMD bisa mempersingkat jarak tempuh sekitar 8 km," pungkasnya.
(Atman)