10/08/2020

Sosialisasi Pilkada Jember Manfaatkan Viralnya Pantai Cemara

 

Jember, kabarejember.com 

 - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jember bersama PPK Puger memilih pantai cemara G yang berlokasi di pesisir pantai dusun Getem desa Mojomulyo kecamatan Puger untuk mengadakan sosialisasi pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (pilbup) yang akan diselengarakan tanggal 9 Desember yang akan datang, pada Minggu pagi (09/08). Dipilihnya pantai cemara G sebagai tempat sosialisasi dikarenakan banyaknya pengunjung yang berwisata, sehingga sosialisasi bisa dilaksanakan secara luas. 

Menurut Divisi SDM dan Parmas PPK Puger, Faiz Firdausi, "Sengaja dipilih pantai cemara G saat ini karena sedang viral dan ramai dikunjungi masyarakat sehingga secara strategis  memudahkan   sosialisasi dengan harapan mendapatkan hasil maksimal."ujarnya. 

Hadir dalam kegiatan sosialisasi tersebut, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Puger, Panitia Pemungutan Suara (PPS) se-kecamatan Puger. Selain itu juga hadir di lokasi, petugas dari Polsek Puger, Koramil Puger dan Banwaslu kec.Puger.


Kegiatan sosialisasi dikemas dalam acara yang santai yaitu ngopi bareng masyarakat, sambil melakukan sosialisasi tentang kapan waktunya pencoblosan, dan sosialisasi tata cara pencoblosan yang benar. 

Mobil pintar KPU RPP Pendalungan yang berisikan referensi tentang Pemilu pada tahun-tahun sebelumnya juga dihadirkan. "Dengan adanya mobil ini masyarakat dapat membaca sendiri pengetahuan tentang pemilu. Dan juga dapat belajar tata cara pencoblosan dengan menggunakan simulasi."ucap Faiz.


Pada akhir wawancara, Faiz mengatakan, PPK Puger melalui sosialisasi ini berharap partisipasi masyarakat Puger dalam Pemilu Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Jember pada tanggal 9 Desember 2020 nanti, tingkat kehadirannya mencapai 77% lebih. (heri)

09/08/2020

Relawan Saka Wira Kartika Turut Jaga Kebersihan Pantai Cemara

 

 - Sekelompok gadis belia bermasker dengan menenteng tas plastik (kresek) di tangan, tampak mondar-mandir di antara ramainya pengunjung pantai cemara dusun Getem kecamatan Puger, Minggu (09/08) Sesekali mereka membungkuk untuk memungut sampah dan memasukkannya ke dalam kantong plastik yang dibawanya.

Sekumpulan gadis belia ini adalah gadis pramuka Saka Wira Kartika kec. Puger dan kec. Wuluhan. Dengan inisiatif sendiri, mereka membersihkan sampah yang berserakan di pantai cemara.

Dengan wajah ceria penuh canda tawa, tanpa mengenal lelah mereka memunguti sampah. Sampah yang terkumpul selanjutnya ditempatkan di penampungan sampah yang disediakan.

Indri Valentina, siswi SMA PGRI Kasiyan kec. Puger mewakili teman-temannya yang tergabung dalam Saka Wira Kartika Puger dan Wuluhan menerangkan bahwa kegiatan membersihkan sampah di pantai cemara merupakan inisiatif mereka sendiri. Tujuan kegiatan mereka adalah ikut serta menjaga kebersihan dan keindahan pantai Cemara karena merasa ikut memiliki. "Kegiatan ini murni inisiatif kami bersama. Semoga di waktu lain kami dapat tetap melakukan kegiatan seperti ini dengan jumlah teman yang semakin banyak."ucapnya.

Indri menghimbau kepada pengunjung supaya tidak membuang sampah sembarangan, dan ikut menjaga kebersihan dan keindahan Pantai Cemara. Bravo Saka Wira Kartika...! (heri)

Bupati Tantri Resmikan Pemugaran RTlH


Probolinggo,kabarejember.com 

---Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Probolinggo tahun ini dipercaya sebagai tuan rumah perhelatan East Java Green Scout Innovation Tahun 2020 Zona 7 Probolinggo yang digelar  Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur.

Salah satu kegiatan yang dilakukan dalam East Java Green Scout Innovation Tahun 2020 ini adalah bedah rumah tidak layak huni sebanyak 7 unit menjadi rumah sehat di Desa Jabung Candi Kecamatan Paiton.

Jum’at (7/8/2020) sore, Bupati Probolinggo selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Probolinggo Kak Hj. P. Tantriana Sari, SE didampingi Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Probolinggo Kak Drs. HA. Timbul Prihanjoko meresmikan pemugaran rumah tidak layak huni tersebut.

Peresmian pemugaran rumah tidak layak huni ini ditandai dengan peletakan batu pertama pembangunan rumah serta pembongkaran rumah secara simbolis oleh Kak Tantri didampingi Kak Timbul dan pengurus Kwarcab Gerakan Pramuka Probolinggo.

Tidak hanya itu, dalam kesempatan tersebut Kak Tantri juga membagi-bagikan masker kepada masyarakat, terutama anak-anak kecil yang tidak memakai masker sebagai salah satu bentuk ikhtiar pencegahan memutus mata rantai penyebaran COVID-19 serta mendukung program Gerakan Masyarakat Memakai Masker (GM3). 

“Selamat kepada pramuka yang telah dipercaya warga di Jawa Timur untuk mengelola dan mewujudkan program rehab rumah tidak layak huni sebanyak 7 unit. Hal ini tidak hanya sekedar menyibukkan kader pramuka saja, tetapi juga menanamkan nilai-nilai luhur budaya bangsa akan pentingnya empati, jiwa sosial dan jiwa mengayomi tetangga yang membutuhkan,” kata Kak Tantri.

Tentunya pelaksanaan program bedah rumah ini harus dilakukan dengan berbagai penyesuaian sehubungan dengan masih dalam situasi pandemi COVID-19 sehingga harus dipikirkan format dan konsep yang tepat. Jiwa pramuka tetap berjalan, tetapi tidak mengesampingkan faktor kesehatan dan keselamatan para pengurusnya.

“Kepada masyarakat yang rumahnya mendapatkan program bedah rumah supaya bersyukur atas pemugaran rumah ini sebagai karunia Allah SWT dengan harapan agar diterima dengan baik dan dijaga. Selanjutnya dipelihara dan dirawat sebaik-baiknya,” harapnya. (MH)

Bupati Faida Beri Perspektif Baru dalam Pelatihan FWLM Jember


Jember,kabarejember.com  

-- Peran jurnalis di masa pandemi Covid-19 saat strategis. Karena pekerja media memiliki peran dalam penyebaran informasi d

Seklaligus kontrol. Tak hanya sebagai pengontrol kebijakan pemerintah terkait penanganan wabah, tapi juga bertugas mengedukasi masyarakat melalui pemberitaan yang mencerdaskan. Oleh karena itu, jurnalis wajib memiliki edukasi pemahaman yang memadai terkait dengan penanggulangan pandemi tersebut.


Hal itu ditegaskan Bupati Jember dr Faida MMR, ketika menjadi pembicara pada acara Rapat Kerja dan Pelatihan Search Engine Optimization (SEO) serta Media Sosial yang diselenggarakan oleh Forum Wartawan Lintas Media (FWLM) Jember di Hotel 88 Kaliwates, Sabtu (8/8). Selain bupati, hadir juga Kepala Staf Kodim 0824 Jember Mayor Inf Sampak dan Kepala Bagian Operasional Intelejen Polres Jember Iptu Dian Eko. Keduanya juga berbicara mengenai penanganan Covid-19 di Kabupaten Jember.


“Kerja-kerja jurnalis dan peran media sangat signifikan dalam penanggulangan wabah. Karena lewat media berbagai informasi mengenai perkembangan penanganan pandemi tersampaikan ke masyarakat,” kata Faida.

Kendati begitu, Faida mewanti-wanti agar para pekerja media tetap berhati-hati saat menjalankan liputan. Harus disiplin menerapkan protokol kesehatan. Karena sebagaimana petugas yang menjadi garda depan penanganan Covid-19, wartawan juga rentan terpapar virus korona. Sebab, setiap saat mereka bisa bertemu dengan orang-orang baru yang bisa menjadi perantara penularan virus. “Harus disiplin pakai masker dan jaga jarak. Jika memang memungkinkan, wawancara lewat panggilan video saja. Tidak perlu tatap muka,” pesannya.


Lebih lanjut, bupati ex officio Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemkab Jember tersebut meminta, para jurnalis terus meningkatkan kapasitas diri. Tak hanya terkait dengan Covid-19, tapi juga pengetahuan lain yang dapat menunjang kerja-kerja kejurnalistikan. Semisal menguasai tatacara peningkatan SEO dan penggunaan media sosial sebagai penujang keterjangkuan berita ke khalayak. “Ilmu harus terus ditambah, dan kemampuan wajib terus diasah. Mewakili Pemkab Jember, saya mengapresiasi upaya upgrading rekan-rekan wartawan yang tergabung di FWLM Jember ini,” ujarnya.

Ketua FWLM Jember Ihya Ulumiddin menuturkan, rapat kerja (raker) yang dirangkai dengan pelatihan ini merupakan agenda rutin organisasi yang diselenggarakan tiap tahun. Ada beberapa hal yang dibahas dalam raker tersebut. Diantaranya tentang peraturan organisasi (PO), serta penetapan anggota baru yang telah mendaftar sebelumnya.  K

banyak wartawan di Jember yang ingin bergabung dengan organisasi yang telah berdiri sejak enam tahun lalu ini. “Dalam raker, juga dirumuskan apa saja program dan kegiatan yang bakal dilakukan setahun mendatang. Hasil rapat ini juga merupakan keputusan tertinggi sekaligus menjadi pijakan berjalanannya roda organisasi,” terangnya.

Jurnalis yang karib disapa Udik ini pun mengapresiasi Bupati Faida, serta Kasdim Mayor Inf Sampak, dan KBO Intelejen Iptu Dian Eko.  

Kehadiran ketiga narasumber tersebut dinilainya memberi perspektif baru bagi wartawan anggota FWLM dalam menyuguhkan berita di masa pandemi ini. “Saya kira pesan penting dari ketiga narasumber itu bisa dipetik oleh teman-teman dalam menjalankan liputan. Sebagai profesi yang menuntut kerja di lapangan, jurnalis juga wajib menjaga keselamatan diri. Karena bagiamananpun, menjaga keselamatan diri kita merupakan bagian dari menjaga keselamatan keluarga,” pungkasnya. (SGM/hms *)

Peduli Lebanon, PMI Ajak Masyarakat Aktif Donor Darah

 

Jember,kabarejember.com 

 – Sebagai bagian dari organisasi internasional, Palang Merah Indonesia (PMI) ikut prihatin atas tragedi ledakan di Pelabuhan Beirut Negara Lebanon. Demi meringankan beban dan penderitaan sesama manusia, terutama korban tragedi ledakan Lebanon. 

PMI tidak membeda-bedakan agama, suku, maupun pandangan politik dalam menjalankan tupoksinya sebagai organisasi kemanusiaan. Salah satunya untuk menyumbangkan darah kepada ribuan korban ledakan Lebanon. PMI akan menyumbangkan darah hasil program Peduli Lebanon kepada para korban ledakan di Pelabuhan Beirut. 

Ledakan Pelabuhan Beirut mengakibatkan ribuan korban mengalami luka-luka terjadi pada Selasa 4 Agustus 2020 pukul 18.00 waktu setempat. Terkait peristiwa ini, Palang Merah Indonesia (PMI) menyiapkan ribuan kantong untuk membantu Palang Merah Lebanon dalam penyediaan kantong darah untuk warga Beirut yang menjadi korban ledakan. 

H. E.A Zaenal Marzuki, SH, MH Ketua PMI Kabupaten Jember mengajak masyarakat Jember untuk menyumbangkan darah ke Lebanon, "PMI Jember pasca ledakan Beirut mengajak warga dan relawan Jember mengimplementasikan solidaritas kemanusiaan melalui program Peduli Lebanon dengan menyumbangkan darah,” ungkapnya

Kegiatan sumbang darah dengan cara ikut donor darah di kantor pelayanan donor darah PMI Kabupaten Jember. Antara lain di Markas PMI Kabupaten Jember, Jl. Jawa Nomor 57 Jember, di Kantor Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Jember, Jl. Srikoyo Nomor 115 Patrang, dan di Klinik Pratama PMI Kabupaten Jember, Jl. Brawijaya Nomor 61 A Jubung Sukorambi Kabupaten Jember.  


"Di tengah Pandemi Covid-19, PMI Jember menghimpun Darah untuk membantu saudara kita yang mengalami musibah akibat ledakan di Beirut Lebanon, terkait pendistribusiannya akan kita koordinasikan dengan PMI Pusat,"  Ujar Zaenal Marzuki Ketua PMI Kabupaten Jember.

 Dia menjelaskan, pandemi Covid-19 yang belum ada tanda-tanda berhenti tak mengurangi semangat PMI untuk menghimpun darah. Baik untuk kebutuhan darah di sejumlah rumah  sakit di Jember dan sekitarnya, atau untuk sumbangan PMI Kabupaten Jember kepada para korban Ledakan Pelabuhan Beirut Lebanon. 

PMI Kabupaten Jember melalui tim UDD PMI tetap aktif melakukan kegiatan donor darah. Saat new normal ini, tentu pelaksanaan kegiatan donor darah mematuhi protokol kesehatan. Dengan pakai masker, jaga jarak dan cuci tangan. 

 “Kegiatan donor darah dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 secara ketat. Mari masyarakat Jember dan sekitarnya donor darah untuk kemanusiaan,” ujarnya.  (Heri/hms*)

07/08/2020

Stok Pupuk urea Menipis


 Jember,Kabarejember.com 

-- Stok pupuk urea di Kabupaten Jember sudah menipis hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Jember Drs.KH.A Muqit Arief.

Oleh karena itu Pemerintah Kabupaten Jember mengirim surat ke Provinsi Jawa timur untuk mendapatkan tambahan jatah pupuk bersubsidi.



Wabup mengatakan, permintaan ini diajukan karena di Jember stok pupuk urea bersubsidi untuk petani  telah menipis,

" Sementara kebutuhannya masih sangat banyak hingga akhir tahun," ungkap wabup di aula bawah Pemkab Jember. (6/8/2020)


Saat rapat evaluasi penyaluran pupuk bersubsidi bersama Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KPPP) Kabupaten Jember, wabup memaparkan,

" Jatah pupuk urea untuk Jember setiap tahun berkurang," paparnya.


Pada tahun 2018, Jember dijatah 94.945 ton. Kemudian tahun 2019 turun menjadi 90.975 ton, dan pada 2020 ini jatahnya hanya 47.018 ton.

“Dipangkas lima puluh persen,” terang wabup,

Sampai bulan Juli 2020, serapannya sudah 90 persen. Sehingga tersisa 3.997 ton untuk sampai akhir tahun.


Terus menurunnya jatah pupuk Menurut wabup disebabkan beberapa hal. Pertama terkait dengan cara pengajuan yang berubah.

Dulu pengajuan dari kelompok tani berdasarkan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK). Berubah saat ini berdasarkan Elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK).


Untuk pengajuan secara elektronik itu, banyak persyaratan yang tidak dipahami oleh semua kelompok tani. 

Penyebab lainnya, di pusat sebetulnya nominal anggaran pupuk urea bersubsidi itu tetap. Tetapi, ongkos produksi yang membengkak memaksa terjadi pengurangan jatah.

Wabup berharap para petani memahami kondisi itu dan tidak bergantung pada pupuk urea bersubsidi.

Petani bisa mengubah dari pupuk tunggal menjadi pupuk majemuk, serta bisa menerima kehadiran pupuk organik

Terlebih Pemerintah Kabupaten Jember tetap berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jatim untuk penyediaan pupuk bagi petani. (SGM) 

SMPN 2 Pasirian Lumajang Dapat Penghargaan Penggunaan Bahasa Terbaik Se- Jawa Timur



Lumajang, Kabarejember.com 
 – Kabupaten lumajang kembali menerima penghargaan di bidang pendidikan, yakni sebagai Sekolah Tertib Berbahasa Terbaik se-Jawa Timur dalam Lomba Wajah Bahasa Sekolah Tahun 2020.
“Jadi, Balai Bahasa Prov. Jawa Timur memberikan penghargaan bahasa pada instansi pemerintah maupun swasta, yang terkait dengan penggunaan bahasa Indonesia di media luar ruang.
SMP Negeri 2 Pasirian menjadi salah satu nominatornya,” kata Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Lumajang Suryadi saat diminta keterangan melalui telepon selulernya, Kamis (6/8/2020).

Suryadi juga mengatakan, bahwa acara Lomba Wajah Bahasa Sekolah Tahun 2020 tersebut, diselenggarakan oleh Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, serta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). 

Lanjut dia, Lomba Wajah Bahasa Sekolah merupakan penilaian atas sikap positif terhadap penggunaan bahasa Indonesia sebagai bahasa negara di lingkungan sekolah. Dan, sikap tersebut salah satunya tecermin pada penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik di lingkungan sekolah. 

Menurutnya, kegiatan tersebut diselenggarakan untuk meningkatkan situasi tertib berbahasa sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan. 

 Selain itu, penggunaan bahasa melalui tulisan di ruang publik, termasuk di dalamnya, karena wajah bahasa sekolah dirasa penting sebagai identitas instansi, wilayah, bahkan negara. 

Ia menambahkan, bahwa dalam upaya meningkatkan martabat negara melalui bahasa, pemerintah melalui Menteri Pendidikan dan Kebudayaan telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 12 Tahun 2018 tentang Pengutamaan Bahasa Negara di Ruang Publik. 

“Surat Edaran ini menyebutkan bahwa semua kepala daerah wajib mengutamakan penggunaan bahasa Indonesia pada nama bangunan dan pemukiman di seluruh Indonesia. 

 Selain itu, bahasa Indonesia juga wajib digunakan dalam objek ruang publik lainnya, seperti nama lembaga, nama jalan, merek dagang, perkantoran, fasilitas umum, spanduk, dan nama produk barang/jasa,” imbuhnya. 

Kemudian, untuk pengutamaan bahasa Indonesia tersebut, juga diperkuat dengan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 63 Tahun 2019 tentang Penggunaan Bahasa Indonesia. 

Sementara itu, Plt. Kepala Balai Bahasa Prov. Jawa Timur Titin Sumarni menerangkan, bahwa penghargaan Wajah Bahasa Sekolah ditujukan untuk tingkat SMP dan MTs Negeri/Swasta, dengan cara mengirimkan sepuluh objek foto tulisan nama sekolah, tulisan nama sarana umum, tulisan nama ruang, tulisan nama produk, tulisan nama jabatan, tulisan petunjuk arah, serta tulisan spanduk atau alat informasi lainnya. 

Lanjut dia, Lomba Wajah Bahasa Sekolah diikuti oleh sekolah tingkat SMP dan MTs Negeri/Swasta dari berbagai daerah se-Jawa Timur. Dan, semua perserta wajib mengirimkan karyanya berupa sepuluh objek foto yang akan dinilai oleh dewan juri yang terdiri atas dua orang pejabat Balai Bahasa Jawa Timur, satu orang akademisi dan satu orang dari media. 

“Nantinya, lima peserta terbaik diberikan piagam penghargaan, uang pembinaan, serta diikutsertakan pada kegiatan sejenis di tingkan Nasional,” terangnya saat acara Penyerahan Penghargaan Wajah Bahasa Sekolah Tingkat SMP dan MTs Negeri/Swasta se-Jawa Timur Tahun 2020 pada Selasa (4/8/2020) lalu di Kantor Balai Bahasa Prov. Jatim. 

Sementara, Ketua Panitia Penghargaan Wajah Bahasa Sekolah Balai Bahasa Jawa Timur Dwi Laily Sukmawati mengungkapkan, bahwa pihaknya berterima kasih atas peran serta sekolah-sekolah yang telah mengikuti kegiatan ini. 

“Kami ucapkan terima kasih atas partisipasi dari semua sekolah yang telah mengikuti kegiatan ini. Saya ucapkan selamat kepada lima sekolah terbaik peraih Penghargaan Wajah Bahasa Sekolah tahun 2020. Semoga dapat mengimbaskan pengalaman ini kepada sekolah-sekolah lainnya yang ada di daerah masing-masing, "ujar Dwi Laily Sukmawati. 

Lima peraih penghargaan Wajah Bahasa Sekolah Tingkat SMP danMTs Negeri/Swasta se-Jawa Timur Tahun 2020 diantaranya, SMP Negeri 2 Pasirian Kabupaten Lumajang, SMP Negeri 2 Mojokerto Kota Mojokerto, SMP Negeri 1 Palang Kab. Madiun serta SMPN I Madiun Kota Madiun. 
Reporter : Suatman