01/08/2021

Ditlantas Polda Jatim Bagikan Bansos Bagi Masyarakat Terdampak PPKM



SURABAYA,- Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jatim, memberikan bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat yang terdampak penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4.


Bantuan sosial (Bansos) ini berupa paket sembako maupun dalam bentuk uang yang diberikan kepada masyarakat. Mereka yang menerima bantuan ini yakni, tukang becak, pedagang klontong, tukang urut keliling maupun pedagang kaki lima.


Dengan kegiatan "Sedulure Lalu Lintas". Diharapkan bantuan untuk masyarakat yang terdampak PPKM ini bisa sedikit meringankan beban hidup masyarakat.


Masyarakat sendiri dihimbau untuk tetap mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes), dan tetap menerapkan 5M dengan mencuci tangan, menggunakan masker, menghindari kerumuman, menjaga jarak dan mengurangi mobilitas.

31/07/2021

30 Tahun Mengabdi, Alumni Akpol 91 dan Mahasiswa Gencarkan Vaksinasi Percepat Herd Immunity



JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengapresiasi mahasiswa yang ikut berperan aktif dalam mendukung target Pemerintah dalam melakukan percepatan Herd Immunity dan pengendalian terhadap Covid-19 yang salah satunya melalui vaksinasi. 


Hal tersebut disampaikan Sigit saat meninjau vaksinasi massal yang dilaksanakan atas kolaborasi Polri dalam rangka bakti 30 tahun pengabdian alumni Akpol 1991 atau Batalion Bhara Daksa, bersama BEM Nusantara, BEM Seluruh Indonesia, DEMA Perguruan Tinggi Keagamaan Islam, BEM PTMI, DEMA PTAI, Permikomnas, serta Aliansi Mahasiswa dan Aktivis Nasional Indonesia di Universitas Bhayangkara, Kota Bekasi, Sabtu (31/7/2021).


"Tentunya sangat mengapresiasi kerjasama dari rekan-rekan yang tergabung dalam aliansi BEM, dan khususnya rekan-rekan yang tergabung dalam Batalion Bhara Daksa yang hari ini telah membantu melaksanakan dan prakarsai akselerasi terkait kegiatan vaksinasi massal yang merupakan salah satu program strategis Pemerintah dalam rangka melakukan upaya percepatan Herd Immunity," kata Sigit dalam sambutannya. 


Selain itu, Sigit juga meninjau vaksinasi massal yang diselenggarakan oleh DPC Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia

(GMNI) Jakarta Timur berkolaborasi dengan alumni Akpol 1991, di GOR Pulogadung. 


Mantan Kapolda Banten ini berharap, sinergitas Polri dengan elemen pemuda ataupun mahasiswa dalam penanganan Pandemi Covid-19, kedepannya harus dilaksanakan di seluruh wilayah Indonesia. 


Menurut Sigit, untuk menekan laju pertumbuhan virus corona di Indonesia, diperlukan sinergitas dan kerjasama yang kuat antara Pemerintah dengan seluruh elemen masyarakat. 


"Oleh karena itu tentunya kami, tentunya sangat senang bahwa kolaborasi bisa dilaksanakan dan ini tidak berhenti sampai disini, akan dilaksanakan terus di wilayah. Kami tentunya sangat senang melihat adik-adik mahasiswa siap dan mau jadi relawan dengan kemampuan yang dimiliki. Semuanya ternyata ikut didalam kegiatan tersebut," ujar mantan Kabareskrim Polri ini. 


Disisi lain, Sigit juga mengapresiasi Batalion Bhara Daksa yang mau menggelar vaksinasi massal bersama dengan mahasiswa. Menurutnya, bentuk pengabdian saat ini adalah dengan melakukan akselerasi target kekebalan kelompok. 


"Seluruh rekan-rekan Batalon Bhara Daksa terima kasih di hari ulang tahun ke-30 ini rekan-rekan mengisi dengan kegiatan yang betul-betul ditunggu oleh seluruh masyarakat. Dimana kita bisa menghadapi Pandemi Covid-19 ini dengan baik," ucap Sigit. 


Sementara itu, Sigit tetap mengingatkan kepada seluruh mahasiswa maupun peserta vaksinasi, untuk tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) dalam kehidupan sehari-hari, meskipun sudah disuntik vaksin. 


"Rekan-rekan mahasiswa yang telah vaksinasi, saya selalu ingatkan tetap laksanakan protokol kesehatan. Karena kita harus tetap menjaga baik diri kita, untuk tidak menularkan ataupun tertular, karena itu protokol kesehatan harus tetap dilaksanakan. Walaupun kita semua sudah vaksinasi," tutur Sigit. 


Untuk diketahui, vaksinasi massal yang digelar bersama aliansi BEM di Universitas Bhayangkara, Bekasi, menargetkan 1.100 orang disuntik vaksin jenis Sinovac. Petugas vaksinator yang dilibatkan dalam kegiatan ini sejumlah 81 orang, yang terdiri dari 60 orang vaksinator Dinkes, 10 orang relawan, dan 11 vaksinator Polri.


Sementara, vaksinasi massal yang diselenggarakan GMNI bersama Polri di GOR Pulogadung, Jakarta Timur, menargetkan 1.000 orang disuntik vaksin. Petugas vaksinator yang dilibatkan dalam kegiatan ini sejumlah 39 orang, yang terdiri dari 14 orang vaksinator Polri dan 25 orang relawan.


Selain vaksinasi massal, dalam dua kegiatan tersebut, Kapolri juga memberikan bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat. Tujuannya untuk membantu meringankan beban warga yang terdampak perekonomiannya di saat Pandemi Covid-19.

Ditlantas Polda Jatim Bagikan Bansos Bagi Masyarakat Terdampak PPKM



SURABAYA,- Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jatim, memberikan bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat yang terdampak penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4.


Bantuan sosial (Bansos) ini berupa paket sembako maupun dalam bentuk uang yang diberikan kepada masyarakat. Mereka yang menerima bantuan ini yakni, tukang becak, pedagang klontong, tukang urut keliling maupun pedagang kaki lima.


Dengan kegiatan "Sedulure Lalu Lintas". Diharapkan bantuan untuk masyarakat yang terdampak PPKM ini bisa sedikit meringankan beban hidup masyarakat.


Masyarakat sendiri dihimbau untuk tetap mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes), dan tetap menerapkan 5M dengan mencuci tangan, menggunakan masker, menghindari kerumuman, menjaga jarak dan mengurangi mobilitas.

Melalui Polsanak, Polantas Lumajang Ajarkan Edukasi Prokes Sejak Usia Dini Secara Virtual

 


LUMAJANG-Polisi Sahabat Anak Satuan Lalu Lintas Polres Lumajang melaksanakan pembelajaran Tertib Lalu Lintas dan edukasi prokes sejak usia dini kepada murid TK Kartika IV - 70 Lumajang dan TK Kartika IV - 81. 


Kegiatan pembelajaran Tertib Lalu Lintas dan edukasi prokes sejak usia dini secara virtual melalui aplikasi Zoom Meeting, Kamis (29/7/2021).


Murid TK Kartika IV - 70 Lumajang dan TK Kartika IV - 81 tampak semangat mengikuti Polisi Sahabat Anak melalui Zoom Meeting.


Setelah mengikuti Zoom meeting anggota Polwan Polres Lumajang, Jumat (30/7/2021) siang memberikan doorprize kepada empat murid yang sudah menjawab pertanyaan dalam giat Polisi Sahabat Anak dan edukasi Protokol Kesehatan 5M sejak usia Dini melalui Zoom Meeting.


"Anggota Polwan Satlantas Polres Lumajang mendatangi rumah murid di dua sekolah tersebut untuk memberikan Doorprize," Ujar Paur Subbag Humas Polres Lumajang Ipda Andrias Shinta.


Peserta yang mendapatkan Doorprize adalah murid dari Kartika IV-70 Lumajang , Achmad Saka, dan Hana asal Asrama 527 Lumajang, serta dari Kartika IV-81 Asyifa Arenta Detta Z. warga Desa Dorogowok RT. 11 RW. 04 Kecamatan Kunir, dan Alkhalifi Zikri Hamizan warga Jalan Imam Bonjol, Lumajang


"Empat murid mendapatkan Doorprize seperti tas sekolah, helm, tempat bekal dan minum serta mendapatkan sertifikat ikut zoom meeting," terang Shinta.


Dirumah empat murid TK tersebut anggota Polwan juga memberikan himbauan terkait etika berlalu lintas untuk mengurangi angka pelanggaran serta laka lantas.


"Polwan juga memberikan himbauan protokol kesehatan kepada peserta agar selalu menerapkan 5M dalam kehidupan sehari hari," imbuh Ipda Andrias Shinta.


Lebih lanjut, mantan Kanit Dikyasa menjelaskan, dalam kegiatan tersebut mengajak seluruh murid TK untuk tertib berlalu lintas di jalan raya agar terhindar dari kecelakaan.


"Biasanya, kegiatan sosialisasi langsung berhadapan dengan siswa di sekolah, karena di musim pandemi covid-19, kegiatan kali ini dilakukan via aplikasi zoom meeting atau daring, sesuai dengan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran virus corona (Covid-19)," terang Ipda Andrias Shinta

Jumat Berkah, Srikandi Satlantas Polres Lumajang Bagikan Nasi Kotak



LUMAJANG-Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lumajang kembali melaksanakan Jumat berkah bagi warga masyarakat yang ada di wilayah Lumajang, Jumat (30/7/2021).


Bakti sosial Jumat berkah itu diisi dengan membagikan nasi kotak kepada warga masyarakat terdampak Covid-19.


Kegiatan tersebut dilakukan Srikandi Polwan Satlantas Polres Lumajang membagikan nasi kotak kepada masyarakat di sepanjang jalan Raya Tukum dan Karangbendo.


"Masyarakat yang mendapatkan nasi kotak seperti bapak-bapak yang mencari rumput, ibu RT yang bekerja di industri rumah tangga, dan bengkel sepeda," Ujar Paur Subbag Humas Polres Lumajang Ipda Andrias Shinta.


Ia mengatakan, kegiatan ini adalah bentuk kepedulian Satlantas Polres Lumajang kepada masyarakat dimasa Pandemi Covid-19.


“Program ini kami lakukan rutin setiap hari Jumat .Itu merupakan kegiatan Dikmas Lantas dan Jumat Berkah,” tutur Shinta.


Selain itu juga himbauan terkait protokol kesehatan. Mangkanya, dalam kegiatan itu, pihaknya juga membagikan masker kepada masyarakat.


"Kegiatan dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan, dengan cara Polwan mendatangi langsung masyarakat,” kata Shinta.


Pihaknya berharap kepada masyarakat dapat menciptakan situasi keamanana dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) dan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) yang aman, kondusif.


“Mari bersama-sama patuhi prokes dengan rajin cuci tangan, memakai masker serta jaga jarak. Serta mematuhi peraturan lalu lintas,” harap Ipda Andrias Shinta. (Humas Polres Lumajang)

Distribusikan Bantuan Untuk KTS, Kapolres Lumajang Tekankan Forkopimka Galakkan 3T

 


LUMAJANG-Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno, S.I.K., M.S.I kembali mendistribusikan bantuan peralatan penanganan penyebaran Covid-19 untuk Kampung Tangguh Semeru (KTS).


Kegiatan kali ini dilaksanakan di Dua Balai Desa yakni Balai Desa Senduro, Kecamatan Senduro, dan Balai Desa Sumbersuko, Kecamatan Sumbersuko, Kabupaten Lumajang, Jumat (30/7/2021).


Kapolres menyerahkan secara simbolis bantuan peralatan penanganan penyebaran Covid-19 kepada Kepala Desa Senduro, dan Kepala Desa Sumbersuko.


Bantuan tersebut berupa alat pelindung diri (APD), Thermogun, tangki semprot, hand sanitizer, disinfektan, tisu, handwash, supersol, masker, alat semprot desinfektan, sepatu boat, box handscone, dan galon untuk cuci tangan.


Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno menjelaskan,bantuan yang diberikan kepada dua desa tersebut adalah bentuk kepedulian dari Polda Jatim.


"Semoga bantuan ini dapat membantu untuk menangani warganya yang sedang terpapar covid-19 yang ada di desa tersebut," terangnya.


Lebih lanjut, Kapolres menyampaikan, di Desa Senduro dan Sumbersuko cukup tinggi penyebaran covidnya, untuk itu Forkopimka agar galakkan 3T testing tracing treatment bersama gugus tugas covid 19 dan PPKM Mikro ini sebagai penanganan penyebaran covid 19.


"Semakin banyak tracing yang dilakukan semakin bagus agar lebih mudah terdeteksi dan segera dilaksanakan upaya-upaya penanganannya," ungkap Eka Yekti.


Ia menegaskan, perhatikan betul warganya yang sedang isoman, arahkan ke isoter jika warga kurang mampu agar lebih mendapatkan perawatan, selalu cek kondisinya agar tidak semakin parah sehingga tidak perlu ke rumah sakit.


"Untuk selalu memberikan pemahaman secara humanis terhadap warga yang mungkin belum percaya dengan adanya covid 19," terangnya.


Sementara itu, Kepala Desa Senduro Farid Rahman mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Lumajang telah membantu dalam penanganan Covid-19 di Desa Senduro.


"Dengan bantuan ini sangat berharga bagi kami untuk menangani Covid-19 di Desa Senduro," imbuhnya.


Lanjut dia, Dimana masyarakat merasa dibantu seperti ini oleh Kapolres, dengan bantuan ini sangat membantu dan bermanfaat bagi kita semua.


"Semoga semua penanganan ini Kapolres dan jajaran bersama gugus depan selalu menjaga kesehatan dan masyarakat di Desa Senduro," tuturnya.


Kades menyampaikan penanganan yang telah dilakukan dan kendala-kendala yang dialami di lapangan adalah tracing sudah dilakukan bersama bidan desa dilakukan untuk antisipasi penyebaran lebih luas.


"Vaksin warga desa senduro antusias mengikuti dan sudah terbentuk relawan untuk merawat isoman berikut perawatan jenazah yang isoman," terangnya.


Sementara Camat Sumbersuko Misjoko mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Lumajang yang sudah membantu meringankan masyarakat terdampak Covid-19 yang ada di wilayah Sumbersuko..


Menurutnya, di Kecamatan Sumbersuko memang ada 8 Desa, dimana 1 Desa Petahunan berada di zona hijau, sedangkan 7 Desa lainnya berada di zona merah.


"Dengan bantuan ini memberikan satu support agar kepala desa lebih ringan, dan salah satu motivasi Kepada desa-desa yang ada di Kecamatan Sumbersuko," ujar Misjoko. (Humas Polres Lumajang)

Selama PPKM, Angka Kecelakaan di Kabupaten Lumajang Turun 12 Persen

 


Lumajang, -Angka kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Lumajang mengalami penurunan di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat dan PPKM Level 4.


Data Satuan Lalu Lintas Polres Lumajang mencatat, penurunan angka kecelakaan mencapai 12 persen di bulan Juli ini. Angka ini relatif turun jika dibandingkan bulan sebelumnya.


Kasatlantas Polres Lumajang AKP Bayu Halim Nugroho menyampaikan, pada bulan Juni lalu di wilayah hukum Polres Lumajang total ada 49 kasus kecelakaan lalu lintas dengan jumlah korban meninggal dunia 6 orang. 


Sementara di bulan Juli, ada 26 kasus kecelakaan dengan korban meninggal dunia 17 orang, artinya korban meninggal dunia mengalami kenaikan mencapai 18,3 persen, sedangkan luka ringan mengalami penurunan kurang 47 persen.


“Tetapi secara fatalitas untuk korban meninggal dunianya terjadi peningkatan. Kalau bulan lalu itu ada kurang lebih ada 6. Untuk bulan ini jumlahnya ada 17 untuk yang meninggal dunia," Jelasnya kepada sejumlah awak media, Jumat (30/7/2021).


Bayu menyampaikan, bahwa pada massa PPKM masyarakat mobilitas di Kabupaten Lumajang cukup dratis dibandingkan sebelum diadakan PPKM Darurat.


"Alhamdulillah mobilitas berkurang, tingkat kesadaran masyarakat juga mulai membaik, tapi disisi lain perlu kami antisipasi juga jumlah kecelakaan berkurang karena mobilitas berkurang, tapi fatalitasnya yang cukup tinggi," ujarnya.


Saat ditanya faktor penyebab turunnya angka kasus kecelakaan lalu lintas, Bayu menyatakan pihaknya tidak dapat memastikan apa yang menyebabkan kasus kecelakaan lalu lintas turun. Namun, dimungkinkan karena mobilitas masyarakat di jalan raya turun selama PPKM, hingga angka kecelakaan ikut turun.


Lanjut Bayu, faktornya sampai saat ini hasil pemeriksaan dan hasil evaluasi bersama unit laka rata-rata karena perilaku masyarakat, jadi kesalahan pada manusianya.


“Kebanyakan kecelakaan lalu lintas dari beberapa kasus yang kita tangani disebabkan karena human error,” tukasnya.


Dikatakan Bayu, sampai saat ini dari periode satu bulan ke belakang akan dihitung periode Juni-Juli secara kuantitas, karena mobilitas masyarakat berkurang tentu saja jumlah kecelakaannya berkurang. tapi disisi lain fatalitasnya meningkat.


"Jadi kecenderungan masyarakat untuk berperilaku berlalu lintas ini kurang bagus dalam artian mereka suka ngebut, waspadanya juga mulai berkurang, hal ini yang menyebabkan fatalitasnya tinggi," jelasnya.


Lebih dalam Bayu menyampaikan, untuk menurunkan angka kecelakaan lalu lintas, pihaknya menghimbau kepada pengendara kendaraan bermotor baik Roda dua maupun Roda empat tetap mengutamakan untuk mematuhi peraturan lalu lintas di jalan raya.


“Kami berharap masyarakat semakin sadar untuk tertib berlalu lintas. Agar kasus kecelakaan di Kabupaten Lumajang

 semakin turun,” imbuhnya.


Selain pihaknya juga menghimbau untuk tetap menerapkan protokol kesehatan, fokus pada perilaku hidup memenuhi protokol kesehatan dimana 5 M.


"Kita harus ingat juga bahwa sampai saat ini mobilitas kita masih berjalan. Kita juga harus mengemudikan kendaraan bermotor baik roda dua maupun roda 4, nah tertib berlalu lintas juga harus dijaga," pungkas Kasat Lantas. (Humas Polres Lumajang)