28/05/2023

Polsek Pasirian Menggelar Patroli Blue Light




Lumajang, Merdekanews.id Antisipasi kriminalitas 3C (curas, curat, dan curanmor), Polsek Pasirian menggelar patroli blue light, beberapa yg lalu.

Kegiatan patroli ini difokuskan pada sasaran daerah rawan kejahatan dan objek vital serta lokasi rawan lainnya,

Kapolsek Pasirian AKP Agus Sugiharto mengatakan, Patroli Blue Light ini dilaksanakan untuk mengantisipasi dan mencegah terjadinya tindak kejahatan, khususnya pada malam hari.

“patroli Blue Light ini di gelar dari malam dengan tujuan untuk mencegah terjadinya tindak kriminal terutama saat masyarakat istirahat malam,” ujarnya.

Dengan patroli Blue Light ini mampu mencegah terjadinya kejahatan baik Curat, Curas maupun Curanmor. diharapkan situasi di Kecamatan Pasirian tetap aman dan terkendali.

“Dengan kehadiran polisi maka akan memberikan rasa aman kepada masyarakat,” kata Agus

PEMKOT MOJOKERTO LATIH PULUHAN WARGA MEMBATIK,SEBAGAI PENDUKUNG SENTRA IKM BATIK YANG AKAN SEGERA DIBANGUN.

Kota Mojokerto -Merdeka-news.id Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil & Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopukmperindag) memberikan pelatihan dasar membatik kepada puluhan warga Kota Mojokerto.
Nantinya, puluhan warga tersebut bersama para perajin batik senior Kota Mojokerto akan menjadi support system sentra IKM batik yang akan segera dibangun di wilayah Kedungsari sebagai bagian dari kawasan wisata Taman Bahari Mojopahit yang juga akan di bangun tahun ini di wilayah Rejoto.


"Batik adalah bagian dari wisata yang akan kita kembangkan di Kota Mojokerto, maka kita juga perlu untuk mengajak masyarakat Kota Mojokerto semakin banyak yang ikut memproduksi batik, arahnya kesana," ungkap Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari saat mengunjungi peserta pelatihan, Rabu (24/5/2023).


Pelatihan digelar selama tiga hari dari tanggal 22 sampai dengan 24 Mei 2023 di Gedung Workshop Alas Kaki, Jl. Surodinawan Kecamatan Prajuritkulon, Kota Mojokerto. Pada hari terakhir ini, sosok wali kota yang akrab disapa Ning Ita tersebut melihat secara langsung proses pelatihan dan memberi semangat kepada para peserta.


"Kita harus bangga, kedepan kota kita ini akan melejit pertumbuhan ekonominya karena ada banyak sekali pembangunan sentra-sentra untuk pertumbuhan ekonomi yang kita sediakan. Silahkan kesempatan baik ini dimanfaatkan sebaik mungkin, ditekuni betul-betul," ujarnya.

Tidak hanya melihat proses pelatihan, Ning Ita juga mencoba mencanting yang merupakan bagian dari proses membuat batik. Pelatihan dasar membatik ini menghadirkan Owner Naraya Batik, Tanjung Bumi, Bangkalan, Misnari sebagai Narasumber.

Sementara itu Kepala Diskopukmperindag Kota Mojokerto Ani Wijaya mengatakan pelatihan dasar membatik ini diikuti 30 peserta dengan 2 peserta difabel didalamnya. Nantinya beberapa dari peserta pelatihan akan dipilih untuk diikutkan pelatihan lanjutan di Balai Batik Jogja selama empat hari bersama para senior batik lainnya.

"Perjalanan untuk pemberdayaan, pelatihan dan pembinaan batik tahun ini akan luar biasa karena dari Kementerian Perindustrian kita diberikan anggaran khusus selama satu tahun ini," terangnya.yn.

27/05/2023

*Polres Jombang Bersama Stakeholder Terkait Gelar Rakor Cipta Kondisi*


Jombang Merdekanews.id Polres Jombang menggelar rapat koordinasi (Rakor) Cipta Kondisi untuk mendukung keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Kabupaten Jombang. Sejumlah persoalan di Kota Santri dibahas dalam rakor bersama stakeholder.

Kapolres Jombang AKBP Eko Bagus Riyadi mengatakan, Rakor Cipta Kondisi Kamtibmas digelar bersama stakeholder di ruang Jombang Comand Center Polres Jombang.

Acara dihadiri Wakapolres Jombang Kompol Hari Kurniawan, Kabagops Polres Jombang Kompol Purwo Atmojo, perwakilan Pemkab Jombang, Kejaksaan Negeri Jombang, Kapolsek jajaran Polres Jombang, Danramil Pererongan, Ketua FRMJ, Ketua Cabang IKSPI Jombang dan Pagar Nusa.

"Para peserta rapat koordinasi yang hadir kurang lebih 30 Orang," kata Kapolres Jombang dalam siaran pers, Sabtu (27/5/2023)

Dijelaskan AKBP Eko Bagus, kegiatan rapat ini untuk menjadikan satu garis dan satu frekuensi untuk merawat kebhinnekaan untuk keamanan di wilayah Kab. Jombang. Pokok inti dari rapat tersebut adalah menindak lanjuti terkait maraknya angkringan yang disalahgunakan untuk menjual miras ataupun dipakai untuk transaksi narkoba.

"Kegiatan rapat diskusi untuk mencari solusi bagaimana caranya memberikan nama baik untuk wilayah Kabupaten Jombang karena maraknya laporan masyarakat terkait situasi kamtibmas yang kurang kondusif," ucapnya.

Dalam persoalan tersebut, Kapolres Jombang mengajak para peserta Rakor untuk merumuskan solusi dalam program jangka pendek. Tujuannya untuk menciptakan situasi ketertiban di wilayah Jombang yang aman kondusif.

"Setiap pimpinan harus peduli sampai kebawah sehingga dapat terkondisikan dengan baik setiap perkembangan pergerakan ataupun situasi di masing-masing organisasi yang dipimpin," tandasnya.

Berikut hasil Rakor Cipta Kondisi Kamtibmas:

1. Harus tepat dalam penataan penertiban tempat yang layak untuk menjual angkringan yang berada di Kab. Jombang.

2. Maraknya pertikaian yang terjadi di angkringan banyak melibatkan anak pemuda yang tergabung dalam geng motor ataupun memakai baju hitam (Oknum Perguruan Pencak Silat).

3. Terdapat budaya baru yang dilakukan oleh pemuda khususnya wilayah Kab. Jombang terkait kebiasaan nongkrong sampai larut pagi ditempat angkringan sehingga Pemda Kab. Jombang khususnya Bupati untuk membuat Perbup terkait pembatasan jam membuka angkringan.

4. Sering terjadinya konflik antar perguruan pencak silat sering dipengaruhi oleh faktor luar wilayah Kab. Jombang dan pemberitaan yang beredar di Medsos.

5. Supaya diaktifkan kembali Paguyuban silat jombang beriman ( PSJB ) untuk dapat meredam situasi konflik pencak silat yang berada di Kab. Jombang yang Ketua umum ( Bupati ) dan Ketua Harian ( Kapolres ) sehingga paham hukum terkait setiap kejadian konflik antar perguruan silat.

6. Dalam membuat peraturan Perbup terkait permasalahan angkringan di wilayah Kab. Jombang harus dilakukan secara normatif supaya tidak menjadi permasalahan dikemudian hari yang dapat merugikan salah satu pihak sehingga dibuatkan secara global seperti contoh tentang ketertiban umum yang didalam isinya terdapat sebuah peraturan pembatasan jam buka usaha angkringan khususnya diwilayah Kota Jombang.

Operasi Sikat Semeru, Satreskrim Polres Lumajang Ringkus Pelaku Curanmor



Lumajang, Merdekanews.id Satreskrim Polres Lumajang menangkap SR (41) warga Desa Pandansari, Kecamatan Kedungjajang. Ia merupakan tersangka kasus curanmor ditangkap dalam Operasi Sikat Semeru 2023.

Kasat Reskrim Polres Lumajang AKP Hari Siswanto mengatakan, bahwa tersangka melakukan aksi pencurian sepeda motor milik Keke Arta Mevia (19) warga Desa Senduro, Kecamatan Senduro 

"Aksi kejahatannya dilakukan Sabtu 25 Maret 2023 sekitar pukul 16.30 WIB di pakiran cafe Oala Cafe Jalan Juanda, Kelurahan Rogotrunan," ujar AKP Hari Siswanto.

Dalam aksinya pelaku melakukan aksinya bersama temannya RG saat ini di tahan di Polda Jatim melakukan pencurian sepeda motor milik korban saat dipakir.

"Tersangka kemudian mengambil dan melarikan sepeda motor Honda Beat Nopol DK-6975-EX, milik korban yang ditinggalkan korban. Atas kejadian ini, korban pun langsung melaporkan ke Polsek Lumajang Kota," Ujarnya 

Setelah mendapatkan informasi keberadaan tersangka berada dirumahnya di Desa Pandansari, Kecamatan Kedungjajang, polisipun langsung bergerak dan melakukan penangkapan.

"Pelaku kita tangkap pukul 00.30 saat berada di teras rumahnya," ujar Hari.

Saat diinterogasi pelaku mengakui telah melakukan aksi pencurian sepeda motor milik korban dan hasilnya di jual kepada AG  warga Desa Tegalrandu, Kecamatan Klakah sebesar Rp. 3.000.000. kemudian dari hasil penjualan tersebut masing masing mendapatkan uang sebesar Rp. 1.500.000.

"Saat ini AG saat ini sudah ditahan Polres Probolinggo," pungkasnya

Sat Binmas Polres Lumajang kembali Gelar Jumat Curhat Bersama Masyarakat


Lumajang, Merdekanews.id Kasat Binmas Polres Lumajang AKP Didik Sugiarto mengadakan kegiatan tatap muka dengan masyarakat yang dibingkai dalam agenda ‘Jumat Curhat,’ bertempat di Balai Desa Denok Kecamatan Lumajang, Kabupaten Lumajang.

“Kegiatan ini dalam bentuk tanya jawab berkaitan dengan permasalahan yang terjadi di masyarakat. Dari sejumlah aspirasi yang ditampung, banyak masyarakat mengapresiasi kegiatan Jumat Curhat. Karena, warga bisa langsung menyampaikan pokok persoalan yang terjadi,” ungkap AKP Didik Sugiarto.

Disamping mendengarkan aspirasi masyarakat, Ia juga menilai, kegiatan Jumat Curhat ini sekaligus bisa menjembatani pihak kepolisian dalam mengedukasi masyarakat.

“Agenda Jumat Curhat ini bakal dilakukan rutin setiap hari Jumat. Diimbau, agar masyarakat dapat meluangkan waktu selama satu atau dua jam, menyampaikan aspirasi,” ungkap dia.

Dalam artian, masyarakat dapat menyampaikan keluh kesah, curhatan atau saran dan masukan pada jajaran kepolisian supaya bisa ditindaklanjuti

AKP Didik Sugiarto mengatakan bahwa kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menjaring aspirasi masyarakat guna mewujudkan Kamtibmas yang kondusif

“Sesuai dengan petunjuk dan arahan Kapolres Lumajang, bahwa Jumat Curhat ini dalam rangka menjaring aspirasi masyarakat guna mewujudkan kamtibmas yang kondusif,” tuturnya.

Selain mendengarkan permasalahan yang dialami masyarakat, Sat Binmas Polres Lumajang juga memberikan bantuan beras kepada masyarakat 

“Dalam kegiatan Jumat curhat kami juga memberikan bantuan sosial berupa beras  kepada warga masyarakat Desa Denok,' pungkasnya

26/05/2023

Kapolres Lumajang dan IPSI Satukan Tujuan Jaga Kamtibmas


LUMAJANG, Merdekanews.id Menyikapi kejadian yang disebabkan oleh oknum pesilat yang bikin onar di beberapa wilayah di Jawa Timur belakangan ini, Kapolres Lumajang, AKBP. Boy Jeckson Situmorang, S.H., S.I.K, M.H., mengundang Pengurus IPSI Lumajang.

Kapolres Lumajang mengajak ngobrol santai diskusi terkait kamtibmas, ditemani secangkir teh untuk menjernihkan berbagai permasalahan terkait Perguruan Silat yang belakangan ini berulah dan mengganggu kamtibmas serta melakukan tindak pidana.

Pada diskusi itu, Kapolres Lumajang, AKBP. Boy Jeckson Situmorang, S.H., S.I.K., M.H., meminta agar IPSI bekerjasama saling mendekteksi permasalahan apapun sekaligus berkordinasi memberikan informasi gejala kamtibmas sekecil apapun. 

"Dengan kebersamaan ini kami berharap permasalahan sekecil apapun yang ada di pencak silat  harus dideteksi dan cegah jangan sampai mengganggu kamtibmas,"pinta Kapolres Lumajang saat diskusi, kemarin Kamis ( 25/5).

Hal sama juga disampaikan Ketua IPSI Lumajang, Eka Tri Oktavia, S. Pd, IPSI akan bersama-sama Polres Lumajang untuk deteksi dini menjaga kamtibmas. 

IPSI sendiri sudah menyamakan program dengan Polres Lumajang, sehingga bisa bersama-sama mencegah munculnya kerawanan kamtibmas. 

"Dengan program Sokoguru Polres Lumajang dan Program temu pesilat IPSI Lumajang, ini sudah berjalan dan sejalan, karena Sokoguru Polres Lumajang adalah program berkunjung kepada masyarakat,"jelas Eka. 

Untuk itu, Eka berharap agar sejalannya program IPSI dan Polres Lumajang, bisa membawa dan tercipta kamtibmas yang aman, damai, tentram, guyub dan rukun di wilayah hukum Polres Lumajang. (**)

Polsek Pasrujambe Pantau Debit Aliran Lahar Semeru Besuk Sat


Lumajang, Merdekanews.id Anggota Polsek Pasrujambe memantau debit air aliran Sungai Besuk sat di Dusun Munggir, Desa Pasrujambe Kecamatan Pasrujambe, dan curah hujan masih tinggi di kaki Gunung Semeru.

Kapolsek Pasrujambe AKP Bambang Yulianto menjelaskan, tujuan dari kegiatan monitoring tersebut merupakan salah satu antisipasi bencana alam Seperti banjir lahar dingin Gunung Semeru.

“Dari hasil pantuan debir air aliran Besuk Sat terpantau tidak peningkatan arus sungai dan masih tergolong normal,” ujarnya.

Kegiatan dilakukan ini untuk terciptanya rasa aman di hati masyarakat dengan kehadiran polisi di sekitaran jalur sungai Besuksat.

“Jika terjadi hujan turun di Gunung Semeru dan terjadi banjir lahar dingin datang kami himbau untuk berhenti sementara tidak melakukan penambangan pasir di aliran sungai besuk sat,” ungkapnya