Langsung ke konten utama

Bupati Faida Beri Peran Khusus PP Jember di Pemkab Jember



Jember, Kabarejember.com
-----Bupati Jember dr. Hj. Faida, MMR. mengungkapkan adanya kesepakatan dengan Pemuda Pancasila untuk berperan di tengah-tengah masyarakat.

Hal ini diungkapkan Bupati ketika memberikan sambutan dalam pembukaan Musyawarah Cabang (Muscab) VII Pemuda Pancasila Kabupaten Jember 2019 yang digelar di Hotel Royal Jember pada Minggu, 28 Juli 2019.

Sebelum mengungkap kesepakatan itu, Bupati menyatakan harapannya agar Pemuda Pancasila tetap bersinergi dengan Pemkab Jember. “Karena satu sinergitas semata-mata untuk kemanfaatan masyarakat,” jelas Bupati.

Selanjutnya Bupati mengungkapkan kesepakatan yang telah muncul dalam pertemuan sebelumnya di Pendopo Wahyawibawagraha. Ada beberapa poin harapan yang disepakati dengan Pemuda Pancasila.

Diantaranya Pemuda Pancasila bersama srikandi-srikandinya menjadi penggerak di tengah-tengah masyarakat. “Sejarah tidak akan merubah catatannya, bahwa pemudalah yang bisa menggerakkan segala macam perubahan di negeri ini,” tuturnya.

Bupati juga menyebut Pemuda Pancasila selama ini lebih banyak mandiri untuk mengader anggotanya menjadi kader bela negara. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Jember mengapresiasi kemandirian ini dengan suatu sinergi.

Yakni Pemuda Pancasila dan Pemkab Jember menyiapkan kelas bela negara dalam merekrut kader-kader baru Pemuda Pancasila. “Disiapkan juga anggarannya untuk membantu Pemuda Pancasila, sekaligus membantu pemerintah menciptakan Kader Bela Negara,” kata Bupati.

Selain itu, Bupati dan Pemuda Pancasila juga menyepakati tugas Pemuda Pancasila Jember untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan atau UMKM melalui usaha yang dimiliki anggota Pemuda Pancasila Jember.

Usaha ini akan difasilitasi bantuan permodalan hingga Rp. 25 juta melalui rekomendasi pengurus Pemuda Pancasila Jember. Bupati berharap tugas ini segera dilaksanakan. “Hingga bantuan ini menjadi pengungkit ekonomi kerakyatan yang digerakkan oleh Pemuda Pancasila Jember,” harap Bupati.

Selain itu Pemuda Pancasila diharapkan mempunyai jaringan sampai ke pelosok-pelosok Jember.  Dengan demikian Pemuda Pancasila menjadi penyambung aspirasi masyarakat untuk disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Jember.

Seperti, lanjut Bupati, masalah masyarakat tentang rumah tidak layak huni (RLTH), keterbatasan modal usaha, kesulitan biaya sekolah. “Pemuda Pancasila diberi akses untuk membantu Pemerintah Kabupaten Jember dengan hadir di tengah masyarakat,” Bupati.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Muscab Pemuda Pancasila Rudy Awali Nugroho, S.Sos. menyampaian ucapan terima kasih  atas kehadiran Bupati Jember.

“Dengan adanya musyawarah, mudah-mudahan dapat meningkatkan lagi kualitas dan kuantitas untuk kemajuan Pemuda Pancasila, khususnya di Kabupaten Jember,” kata Rudy. (mul/mia/hms)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pastikan Stok Oksigen untuk Layanan Medis, Kapolres Probolinggo: Kabupaten Probolinggo Aman dan Tercukupi.

Probolinggo - Polres Probolinggo intensif melakukan pengecekan ketersediaan tabung oksigen medis untuk pasien Covid-19, untuk menghindari adanya upaya penimbunan seiring informasi kelangkaan di sejumlah daerah. Setelah melakukan pengecekan di stasiun pengisian oksigen di Paiton kemarin, Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi, didampingi Kapolsek Dringu dan Kasat Reskrim kembali melakukan pengecekan di stasiun pengisian ulang tabung oksigen. Kini yang menjadi sasaran pengecekan yaitu Stasiun Pengisian Tabung Oksigen PT Sandana Multigas perusahaan PT Samator, di Desa Kalisalam Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo, Rabu (07/7) "Kita pastikan tabung oksigen untuk layanan medis di Kabupaten Probolinggo masih kondisi aman dan tercukupi,” ucap Kapolres Probolinggo, AKBP Teuku Arsya Khadafi Pengecekan ini sebagai bentuk tugas Polri guna menghindari adanya penimbunan tabung oksigen medis bagi pasien penderita Covid-19. Bahkan dalam antisipasi kelangkaan tabung oksigen medis di Kab...

Pocong gentayang di mojokerto karna covid

Merdekanews.net Sosok pocong dan kuntilanak berkeliaran di jalur protokol yang menjadi akses menuju Kota Mojokerto. Kedua sosok hantu itu mengampanyekan agar warga dirumah saja sebagai upaya mencegah penularan COVID-19. Hantu yang biasanya ada di film film ini bukanlah sungguhan, melainkan sekelompok orang yang bertugas mengkampanyekan pemberlakuan PPKM darurat hingga 20 Juli 2021 mendatang. Keluarga pocong dan kuntilanak itu dibawa oleh Polres Mojokerto digunakan untuk menghantui warga yang masih nekat keluyuran dan masih nekat nongkrong di warung-warung di tengah PPKM darurat yang sedang berlangsung. Kelompok hantu jadi-jadian itu juga menakut-nakuti pengendara yang tetap nekat menuju Kota Mojokerto. Salah satunya di titik penyekatan simpang lima Kenanten Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. Penyekatan dilakukan agar tidak terjadi kerumunan dan keramaian di pusat kota selama pemberlakuan PPKM Darurat. Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander mengatakan, langkah ini sebagai upaya untuk ...

Pengusaha Resto di Sidoarjo Bersedekah makanan untuk warga isoman

Sidoarjo.merdekanews.net Perhari, resto yang berada di Jalan Raya Komplek Perumahan Taman Pinang Indah, Sidoarjo ini menyediakan 20 porsi makan siang untuk penderita Covid-19 yang sedang menjalani isoman di rumah. “Ada teman-teman dari komunitas yang ambil kesini jadi nanti mereka yang membagikan ke warga isoman. Kita berusaha memahami mereka, isoman kan gak bisa keluar kemana mana jadi kita masakin,” jelasnya ketika ditemui merdekanews.net di restoran. Sementara itu, Wina, relawan sedekah centelan mengatakan, saat ini, banyak warga yang sedang menjalani isoman di rumah mengeluh kesulitan mencari makan dan mencukupi kebutuhan sehari-hari. “Jadi kita swadayakan temen-temen kita urunan. Alhamdulillah untuk makan siang kita di suport Asap-asap,” ucap Wina usai membagikan makan siang ke warga isoman di Desa Lebo. Untuk makan malam, Wina mengatakan, dari hasil swadaya yang didapat, ia memberdayakan janda-janda di desa tersebut untuk memasak di rumahnya masing-masing. Wina juga memberikan ko...