09/07/2019

Polres Jember Bekuk Pengedar dan Pengguna Sabu


Jember, kabarejember.com
Satresnarkoba Polres Jember berhasil mengamankan dua pelaku pengedar dan pengguna sabu-sabu, Jum'at (5 /07/ 2019). Pelaku bernama  Siti Lutfiah (32 ) warga Dusun Langsepan Desa Rowoindah Kecamatan Ajung,  Jember, dan Fahrul Ulum (32) warga Dusun Lor Gunung Desa Mlawang, Kecamatan Klakah, Lumajang. Kedua pelaku ditangkap di TKP  berbeda.

"Untuk Fahrul Ulum,  kami amankan dari TKP Patrang, sedangkan  Siti kami amankan di rumahnya di Ajung.  Fahrul dalam pengakuannya baru kali ini ditangkap, dan sudah 6 bulan menjadi pengedar. Sedangkan,  Siti ditangkap yang kedua kalinya," terang  Kapolres Jember AKBP. Kusworo Wibowo, SH. SIK. MH.

Menurut Kapolres, Fahrul  merupakan jaringan narkoba jenis sabu antar kota. Barang bukti yang berhasil diamankan dari pelaku asal Lumajang ini, berupa 1 unit mobil mewah Toyota Camry, 4 paket sabu dengan berat 5,8 gram, uang tunai Rp 1.050.000, dan  dua unit Handphone.

Berikut pelaku Siti Lutfiah, polisi berhasil mengamankan 1 paket sabu dengan berat 1,6 gram, 1 set alat hisap atau bong, 2 buah pipet kaca, 1 buah skrop dari sedotan, 1 unit Handphone dan uang tunai sebesar Rp 2.150.000.

Kusworo  menjelaskan, keterkaitan kedua pelaku saat ini masih didalami. Karena, Fahrul merupakan pengedar dan yang akan dikembangkan untuk penyidikan lebih lanjut. "Untuk kedua pelaku kita kenakan dengan pasal 114 dan 112 UU nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara denda Rp 1 miliar dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara dan denda Rp 20 miliar .( Erwin )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Polsek Padang Cek Pemanfaatan Lahan Jagung di Pekarangan WargaLumajang – Polsek Padang, Polres Lumajang, terus berkomitmen mengawal Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di sektor ketahanan pangan. Komitmen ini diwujudkan melalui aksi Bhabinkamtibmas Polsek Padang yang turun langsung mendampingi warga dalam memanfaatkan pekarangan rumah untuk penanaman jagung dan tanaman pangan bergizi, Kamis (17/9/2026).Dalam dokumentasi di lapangan, tampak Bhabinkamtibmas Polsek Padang bersama seorang warga pemilik lahan meninjau langsung tanaman jagung yang tumbuh subur dan hijau tepat di samping pekarangan serta bangunan rumah warga. Petugas tampak berinteraksi hangat sambil memeriksa kondisi perkembangan tanaman jagung yang sudah mulai berbunga.Kapolsek Padang menegaskan bahwa optimalisasi pekarangan rumah menjadi lahan pertanian produktif merupakan strategi efektif dalam menjaga kestabilan pangan keluarga di tingkat desa."Kehadiran Bhabinkamtibmas di pekarangan rumah warga bertujuan untuk memberikan dorongan serta pendampingan langsung. Kami ingin memastikan setiap jengkal lahan produktif dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk mendukung ketersediaan pangan," ujarnya.Selain memantau kondisi fisik tanaman jagung, personel kepolisian juga berdialog dengan warga sekitar untuk menyerap aspirasi seputar perawatan tanaman, pengairan, hingga pemanfaatan lahan sekitar pemukiman."Sinergi antara Polri dan masyarakat adalah kunci utama. Kami siap mendampingi warga tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga menggerakkan potensi ketahanan pangan di wilayah hukum Polsek Padang," tambahnya.Melalui pendampingan yang berkesinambungan ini, Polsek Padang berharap langkah pemanfaatan pekarangan gizi ini dapat menginspirasi masyarakat luas di wilayah Kecamatan Padang."Harapan kami, penanaman jagung di pekarangan ini dapat memenuhi kebutuhan pangan keluarga secara mandiri sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi terwujudnya swasembada pangan nasional," pungkasnya.