Langsung ke konten utama

Sambut Tahun Baru Islam, Pemkab Jember dan Lembaga Qira’ati Gelar Istighosah Asyuro dan Doa Bersama


Jember, Kabarejember,com
----Bertempat di Alun-alun Jember, Minggu 8 September 2019 pukul 09.00 WIB, acara Istighosah Asyuro digelar untuk memperingati Tahun Baru Islam 1441 H. Dengan melibatkan 11.000 peserta yang terdiri dari santri dan wali santri yang tergabung dalam TPQ Qira’ati se Kabupaten Jember, acara ini akan diisi dengan acara puncak yakni doa bersama akhir tahun 1440 H dan awal tahun baru Islam 1441 H.

Bertemakan Menumbuhkan Ukhuwah Islamiyah Untuk Membentuk Muslim Berbudi Luhur dan Berjiwa Sosial Sesuai Dengan Kaidah-kaidah Islam, kegiatan ini bertujuan selain memperingati tahun baru Islam, juga sebagai salah satu ikhtiar untuk mendidik putera dan puteri generasi penerus bangsa untuk dapat membaca Al-Qur’an dengan baik sesuai dengan ilmu tajwid.

Bupati Jember, dr. Hj. Faida, MMR menyatakan apresiasinya kepada Lembaga Qira’ati karena turut berperan untuk menciptakan para hafidz dan hafidzah melalui pendidikan Tahfidhul Qur’an.
 Pemerintah Kabupaten Jember juga telah berkomitmen untuk melindungi, membina dan bersinergi agar kegiatan dan tujuan yang mulia tersebut dapat tercapai dengan baik. Bupati Faida juga menegaskan bahwa peran  anak didik mereka akan sangat bermanfaat di tengah masyarakat nantinya, karena akan semakin banyak insan-insan yang bacaan Al’Qur’annya baik dan para hafidz dan hafidzah akan terus bertambah.

Di sisi lain, Bupati Faida juga menyatakan bahwa tahun baru Islam dan Istighosah ini merupakan momentum keagamaan yang baik untuk berpasrah kepada Allah SWT, mengajak seluruh komponen bangsa khususnya warga Kabupaten Jember untuk kembali menyerahkan semua permasalahan dan problematika yang terjadi kepada Allah SWT, setelah melakukan ikhtiar, ijtihad dan mujahadah. Sekaligus agar dihindarkan dari segala musibah dan adzab. Moment ini juga sangat penting untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas ibadah, menjalin dan meningkatkan hubungan silaturahmi sehingga bisa terwujud Hablum Minallah dan Hablum Minannas.

Ada sejumlah kegiatan yang dilombakan, diantaranya adalah lomba membaca buku Qirati1-Ghorib (berdasar usia), lomba menghafal doa harian dan surat pendek, lomba passka TPQ (PTPT/PTPD) yang digelar pada 24 Agustus lalu, dan pengumuman pemenang serta penyerahan hadiahnya dilakukan pada saat Istighosah Asyuro ini. (mul/mia/hms)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pastikan Stok Oksigen untuk Layanan Medis, Kapolres Probolinggo: Kabupaten Probolinggo Aman dan Tercukupi.

Probolinggo - Polres Probolinggo intensif melakukan pengecekan ketersediaan tabung oksigen medis untuk pasien Covid-19, untuk menghindari adanya upaya penimbunan seiring informasi kelangkaan di sejumlah daerah. Setelah melakukan pengecekan di stasiun pengisian oksigen di Paiton kemarin, Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi, didampingi Kapolsek Dringu dan Kasat Reskrim kembali melakukan pengecekan di stasiun pengisian ulang tabung oksigen. Kini yang menjadi sasaran pengecekan yaitu Stasiun Pengisian Tabung Oksigen PT Sandana Multigas perusahaan PT Samator, di Desa Kalisalam Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo, Rabu (07/7) "Kita pastikan tabung oksigen untuk layanan medis di Kabupaten Probolinggo masih kondisi aman dan tercukupi,” ucap Kapolres Probolinggo, AKBP Teuku Arsya Khadafi Pengecekan ini sebagai bentuk tugas Polri guna menghindari adanya penimbunan tabung oksigen medis bagi pasien penderita Covid-19. Bahkan dalam antisipasi kelangkaan tabung oksigen medis di Kab...

Pocong gentayang di mojokerto karna covid

Merdekanews.net Sosok pocong dan kuntilanak berkeliaran di jalur protokol yang menjadi akses menuju Kota Mojokerto. Kedua sosok hantu itu mengampanyekan agar warga dirumah saja sebagai upaya mencegah penularan COVID-19. Hantu yang biasanya ada di film film ini bukanlah sungguhan, melainkan sekelompok orang yang bertugas mengkampanyekan pemberlakuan PPKM darurat hingga 20 Juli 2021 mendatang. Keluarga pocong dan kuntilanak itu dibawa oleh Polres Mojokerto digunakan untuk menghantui warga yang masih nekat keluyuran dan masih nekat nongkrong di warung-warung di tengah PPKM darurat yang sedang berlangsung. Kelompok hantu jadi-jadian itu juga menakut-nakuti pengendara yang tetap nekat menuju Kota Mojokerto. Salah satunya di titik penyekatan simpang lima Kenanten Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. Penyekatan dilakukan agar tidak terjadi kerumunan dan keramaian di pusat kota selama pemberlakuan PPKM Darurat. Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander mengatakan, langkah ini sebagai upaya untuk ...

Pengusaha Resto di Sidoarjo Bersedekah makanan untuk warga isoman

Sidoarjo.merdekanews.net Perhari, resto yang berada di Jalan Raya Komplek Perumahan Taman Pinang Indah, Sidoarjo ini menyediakan 20 porsi makan siang untuk penderita Covid-19 yang sedang menjalani isoman di rumah. “Ada teman-teman dari komunitas yang ambil kesini jadi nanti mereka yang membagikan ke warga isoman. Kita berusaha memahami mereka, isoman kan gak bisa keluar kemana mana jadi kita masakin,” jelasnya ketika ditemui merdekanews.net di restoran. Sementara itu, Wina, relawan sedekah centelan mengatakan, saat ini, banyak warga yang sedang menjalani isoman di rumah mengeluh kesulitan mencari makan dan mencukupi kebutuhan sehari-hari. “Jadi kita swadayakan temen-temen kita urunan. Alhamdulillah untuk makan siang kita di suport Asap-asap,” ucap Wina usai membagikan makan siang ke warga isoman di Desa Lebo. Untuk makan malam, Wina mengatakan, dari hasil swadaya yang didapat, ia memberdayakan janda-janda di desa tersebut untuk memasak di rumahnya masing-masing. Wina juga memberikan ko...