Langsung ke konten utama

Wabup Muqit Ajak Semua Pihak Bantu Lansia


Jember, Kabarejember.com
----Wakil Bupati Jember Drs. KH. A. Muqit Arief, mengajak semua pihak hendaknya membantu para lansia semata-mata sebagai bentuk panggilan kemanusiaan, dengan niat beribadah.

“Sebagai bentuk ibadah kepada Allah. Kalau kita senang menolong orang lain, insya Allah kita juga akan ditolong Allah,” kata Wabup di Balai Desa Paleran, Kecamatan Umbulsari.

Wabup di Desa Paleran untuk penyaluran Jaminan Sosial Lanjut Usia (Jaslut) dan Bantuan Lanjut Usia (BLU) tahun 2019. Penyaluran pada Jum’at, 04 Oktober 2019, ini merupakan tahap kedua.

“Jadikan itu jalan untuk masuk surga, dengan merawat ayah dan ibu yang sudah sepuh,” tutur Wabup. “Seperti inilah balas budi anak kepada orangtua insyaallah mendapatkan pahala yang besar,” lanjut Wabup.

Jaslut dan BLU, Wabup menjelaskan, merupakan program kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan Pemerintah Kabupaten Jember.

Untuk Kabupaten Jember, pada tahun 2019 terdapat 1.199 penerima Jaslut. Mereka menerima Rp. 2.000.000 setahun. Untuk BLU, terdapat 87 lansia Jember yang menerima Rp. 200 ribu per bulan.

Pemkab Jember memberikan Jaminan Kesehatan Daerah, pelayanan dokumen adminduk, dan bantuan katering makan tiga kali sehari untuk lansia , serta bantuan beras daerah (Rastrada).

“Bantuan beras sebanyak 20 kg selama satu tahun, untuk 7.852 penerima manfaat. Jumlah ini akan terus bertambah seiring dengan data yang menyusul sebagai bentuk perhatian dari Pemerintah Kabupaten Jember,” ungkapnya.

Wabup juga menegaskan, bahwa pemerintah wajib hadir untuk lansia yang tidak punya keluarga, sering sakit-sakitan. “Ada lansia yang sudah sangat sepuh, maka kepada pendamping atau segenap masyarakat, diminta untuk benar-benar memberikan perhatian terhadap lansia,” harapnya.

Plt. Kepala Dinas Sosial, Wahyu Setyo H. S.KM,M.Si, menyampaikan bahwa Jaslut dan BLU merupakan kolaborasi dari pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial, Pemerintah Propinsi Jawa Timur dan Pemerintah Kabupaten Jember.

“Tujuan dari pemberian jaminan ini, untuk mencukupi kebutuhan dasar lansia, jaminan kesehatan, dan jaminan taraf ekonomi,” terangnya.

Untuk tahap kedua, Jaslut dan BLU 2019 diberikan kepada lansia di Kecamatan Jombang, Umbulsari, Jenggawah, Gumukmas, Puger, dan Mumbulsari.

Pada tahap ini ada 461 keluarga penerima manfaat program Jaslut dan 11 keluarga penerima manfaat progam BLU.

“Jaminan kesehatan untuk lanjut usia dibagi dalam empat tahap. Jumlah totalnya 2 juta dalam satu tahun. Untuk bantuan lanjut usia juga dibagi menjadi tiga tahap,” pungkasnya. ( mul/mia/hms)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pastikan Stok Oksigen untuk Layanan Medis, Kapolres Probolinggo: Kabupaten Probolinggo Aman dan Tercukupi.

Probolinggo - Polres Probolinggo intensif melakukan pengecekan ketersediaan tabung oksigen medis untuk pasien Covid-19, untuk menghindari adanya upaya penimbunan seiring informasi kelangkaan di sejumlah daerah. Setelah melakukan pengecekan di stasiun pengisian oksigen di Paiton kemarin, Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi, didampingi Kapolsek Dringu dan Kasat Reskrim kembali melakukan pengecekan di stasiun pengisian ulang tabung oksigen. Kini yang menjadi sasaran pengecekan yaitu Stasiun Pengisian Tabung Oksigen PT Sandana Multigas perusahaan PT Samator, di Desa Kalisalam Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo, Rabu (07/7) "Kita pastikan tabung oksigen untuk layanan medis di Kabupaten Probolinggo masih kondisi aman dan tercukupi,” ucap Kapolres Probolinggo, AKBP Teuku Arsya Khadafi Pengecekan ini sebagai bentuk tugas Polri guna menghindari adanya penimbunan tabung oksigen medis bagi pasien penderita Covid-19. Bahkan dalam antisipasi kelangkaan tabung oksigen medis di Kab...

Pocong gentayang di mojokerto karna covid

Merdekanews.net Sosok pocong dan kuntilanak berkeliaran di jalur protokol yang menjadi akses menuju Kota Mojokerto. Kedua sosok hantu itu mengampanyekan agar warga dirumah saja sebagai upaya mencegah penularan COVID-19. Hantu yang biasanya ada di film film ini bukanlah sungguhan, melainkan sekelompok orang yang bertugas mengkampanyekan pemberlakuan PPKM darurat hingga 20 Juli 2021 mendatang. Keluarga pocong dan kuntilanak itu dibawa oleh Polres Mojokerto digunakan untuk menghantui warga yang masih nekat keluyuran dan masih nekat nongkrong di warung-warung di tengah PPKM darurat yang sedang berlangsung. Kelompok hantu jadi-jadian itu juga menakut-nakuti pengendara yang tetap nekat menuju Kota Mojokerto. Salah satunya di titik penyekatan simpang lima Kenanten Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. Penyekatan dilakukan agar tidak terjadi kerumunan dan keramaian di pusat kota selama pemberlakuan PPKM Darurat. Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander mengatakan, langkah ini sebagai upaya untuk ...

Pengusaha Resto di Sidoarjo Bersedekah makanan untuk warga isoman

Sidoarjo.merdekanews.net Perhari, resto yang berada di Jalan Raya Komplek Perumahan Taman Pinang Indah, Sidoarjo ini menyediakan 20 porsi makan siang untuk penderita Covid-19 yang sedang menjalani isoman di rumah. “Ada teman-teman dari komunitas yang ambil kesini jadi nanti mereka yang membagikan ke warga isoman. Kita berusaha memahami mereka, isoman kan gak bisa keluar kemana mana jadi kita masakin,” jelasnya ketika ditemui merdekanews.net di restoran. Sementara itu, Wina, relawan sedekah centelan mengatakan, saat ini, banyak warga yang sedang menjalani isoman di rumah mengeluh kesulitan mencari makan dan mencukupi kebutuhan sehari-hari. “Jadi kita swadayakan temen-temen kita urunan. Alhamdulillah untuk makan siang kita di suport Asap-asap,” ucap Wina usai membagikan makan siang ke warga isoman di Desa Lebo. Untuk makan malam, Wina mengatakan, dari hasil swadaya yang didapat, ia memberdayakan janda-janda di desa tersebut untuk memasak di rumahnya masing-masing. Wina juga memberikan ko...