Langsung ke konten utama

Unsur Forkopimda Lumajang Bagikan Brosur Larangan Mudik

 


LUMAJANG, merdekanews.net --- - Usai melaksanakan Apel Kesiapan Pengamanan Larangan Mudik di Alun-Alun Lumajang, Senin (26/4/2021), Kapolres Lumajang bersama unsur Forkopimda Lumajang membagikan brosur larangan mudik kepada pengguna jalan.


Selain Kapolres, Bupati, Dandim 0821 Lumajang juga membagikan brosur larangan mudik kepada pengguna jalan yang melintas di Alun-Alun Lumajang depan kantor Pemkab Lumajang.


Kegiatan yang dilakukan ini sebagai bentuk dukungan kebijakan terkait Larangan Mudik Lebaran 2021 dengan tujuan untuk memutus rantai penyebaran Covid-19.


Paur Subbag Humas Polres Lumajang Ipda Andrias Shinta menghimbau masyarakat untuk menunda mudik antisipasi Covid-19 dan mematuhi aturan berlalu lintas melalui spanduk dan brosur.


"Saya berharap masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan dan larangan untuk tidak melakukan mudik," terangnya,


Shinta berharap dengan melalui kegiatan pembagian brosur tersebut masyarakat mengatahui kebijakan Pemerintah terkait larangan mudik sehingga dapat tercipta kondisi aman dari Virus Covid-19 menjelang Lebaran Idul Fitri.


"Kami berharap agar masyarakat sama-sama memahami serta mendukung kebijakan Pemerintah dengan tujuan untuk mengantisipasi Penyebaran Virus Covid-19 dengan tidak melakukan mudik,"harapnya.


Tak hanya brosur, tampak Forkopimda Lumajang juga membagikan masker kepada masyarakat yang melintas sambil menghimbau agar selalu patuhi protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari.


Dijelaskan Shinta, Regulasi larangan mudik Lebaran 2021 diatur dalam Surat Edaran Nomor 13 Tahun 2021 dari Satgas Penanganan Covid-19 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah dan Upaya Pengendalian Penyebaran Covid-19 Selama Bulan Suci Ramadhan 1442 Hijriah. 


Sementara pengetatan bepergian itu tertuang dalam Adendum Surat Edaran Satuan Tugas (SE Satgas) Penanganan Covid-19 Nomor 13 Tahun 2021.


"Pengetatan persyaratan Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) 2 pekan sebelum dan sepekan setelah masa peniadaan mudik, yakni 22 April-5 Mei 2021 dan 18-24 Mei 2021." Pungkas Ipda Andrias Shinta. (misdi/Hms) 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pastikan Stok Oksigen untuk Layanan Medis, Kapolres Probolinggo: Kabupaten Probolinggo Aman dan Tercukupi.

Probolinggo - Polres Probolinggo intensif melakukan pengecekan ketersediaan tabung oksigen medis untuk pasien Covid-19, untuk menghindari adanya upaya penimbunan seiring informasi kelangkaan di sejumlah daerah. Setelah melakukan pengecekan di stasiun pengisian oksigen di Paiton kemarin, Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi, didampingi Kapolsek Dringu dan Kasat Reskrim kembali melakukan pengecekan di stasiun pengisian ulang tabung oksigen. Kini yang menjadi sasaran pengecekan yaitu Stasiun Pengisian Tabung Oksigen PT Sandana Multigas perusahaan PT Samator, di Desa Kalisalam Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo, Rabu (07/7) "Kita pastikan tabung oksigen untuk layanan medis di Kabupaten Probolinggo masih kondisi aman dan tercukupi,” ucap Kapolres Probolinggo, AKBP Teuku Arsya Khadafi Pengecekan ini sebagai bentuk tugas Polri guna menghindari adanya penimbunan tabung oksigen medis bagi pasien penderita Covid-19. Bahkan dalam antisipasi kelangkaan tabung oksigen medis di Kab...

Pocong gentayang di mojokerto karna covid

Merdekanews.net Sosok pocong dan kuntilanak berkeliaran di jalur protokol yang menjadi akses menuju Kota Mojokerto. Kedua sosok hantu itu mengampanyekan agar warga dirumah saja sebagai upaya mencegah penularan COVID-19. Hantu yang biasanya ada di film film ini bukanlah sungguhan, melainkan sekelompok orang yang bertugas mengkampanyekan pemberlakuan PPKM darurat hingga 20 Juli 2021 mendatang. Keluarga pocong dan kuntilanak itu dibawa oleh Polres Mojokerto digunakan untuk menghantui warga yang masih nekat keluyuran dan masih nekat nongkrong di warung-warung di tengah PPKM darurat yang sedang berlangsung. Kelompok hantu jadi-jadian itu juga menakut-nakuti pengendara yang tetap nekat menuju Kota Mojokerto. Salah satunya di titik penyekatan simpang lima Kenanten Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. Penyekatan dilakukan agar tidak terjadi kerumunan dan keramaian di pusat kota selama pemberlakuan PPKM Darurat. Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander mengatakan, langkah ini sebagai upaya untuk ...

Pengusaha Resto di Sidoarjo Bersedekah makanan untuk warga isoman

Sidoarjo.merdekanews.net Perhari, resto yang berada di Jalan Raya Komplek Perumahan Taman Pinang Indah, Sidoarjo ini menyediakan 20 porsi makan siang untuk penderita Covid-19 yang sedang menjalani isoman di rumah. “Ada teman-teman dari komunitas yang ambil kesini jadi nanti mereka yang membagikan ke warga isoman. Kita berusaha memahami mereka, isoman kan gak bisa keluar kemana mana jadi kita masakin,” jelasnya ketika ditemui merdekanews.net di restoran. Sementara itu, Wina, relawan sedekah centelan mengatakan, saat ini, banyak warga yang sedang menjalani isoman di rumah mengeluh kesulitan mencari makan dan mencukupi kebutuhan sehari-hari. “Jadi kita swadayakan temen-temen kita urunan. Alhamdulillah untuk makan siang kita di suport Asap-asap,” ucap Wina usai membagikan makan siang ke warga isoman di Desa Lebo. Untuk makan malam, Wina mengatakan, dari hasil swadaya yang didapat, ia memberdayakan janda-janda di desa tersebut untuk memasak di rumahnya masing-masing. Wina juga memberikan ko...