Langsung ke konten utama

Proyek Fisik Di Banyuwangi Di Sinyalir Sudah Di “ Panjeri Uang Muka “ Kontraktor Kantong Tebal


Banyuwangi ,
merdekanews.id

Istilah “panjer” atau uang muka di kalangan masyarakat kita bukan lah perkataan asing lagi pasal nya istilah tersebut kerap di gunakan di dalam bisnis apapun untuk memulai kesepakatan maupun persetujuan , sehingga tak jarang ungkapan istilah “panjer/uang muka” di identik kan dengan pengikat perjanjian sebuah bisnis maupun perdagangan . 

Pengertian “panjer” sangat di setujui sekali dalam ajang bisnis maupun perdagangan, namun ungkapan inilah yang membuat kabar tak sedap menyeruak di tengah tengah kegiatan proyek fisik  “Penunjukan Langsung (PL)”  di salah satu kantor plat merah di Banyuwangi yang di duga ber aroma kongkalikong /like and Dislike  . 

dugaan itu muncul dari narasumber inisialnya berprofesi kontraktor yang tidak mau di korankan di terima oleh redaksi , Senin(18/09/2023) siang . dia mengatakan jika sejumlah kegiatan di instansi tersebut telah di “panjeri” oleh kontraktor /rekanan tertentu yang di kehendaki oleh Kuasa Pengguna Anggaran ( KPA )  . padahal kegiatan tersebut belum di sahkan di tingkat Dewan . 

akibat dugaan permainan “panjer/uang muka”dalam kegiatan PL tersebut membuat rekanan modal cekak gigit jari .
 “ jadi kegiatan di tahun ini , baik di APBD induk maupun di Perubahan, rekanan/kontraktor nya itu sudah ada karena sebelum di sahkan sudah di panjeri “ ungkap narasumber itu . maka bagi rekanan lain nya dengan modal tipis terlebih yang tidak di kehendaki KPA atau Kepala Dinas , ya siap siap gigit jari imbuh nya .

miris nya lagi menurut sumber itu  mengatakan bahwa praktik kotor itu ber kesinambungan di tiap tahun nya bahkan publik pun di bikin tercengang rekanan yang di kehendaki mampu memperoleh ratusan titik proyek PL . “ siapa yang bisa memberi panjer gede ya itu yang dapat pekerjaan mas “ pungkas nya. (anw)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pastikan Stok Oksigen untuk Layanan Medis, Kapolres Probolinggo: Kabupaten Probolinggo Aman dan Tercukupi.

Probolinggo - Polres Probolinggo intensif melakukan pengecekan ketersediaan tabung oksigen medis untuk pasien Covid-19, untuk menghindari adanya upaya penimbunan seiring informasi kelangkaan di sejumlah daerah. Setelah melakukan pengecekan di stasiun pengisian oksigen di Paiton kemarin, Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi, didampingi Kapolsek Dringu dan Kasat Reskrim kembali melakukan pengecekan di stasiun pengisian ulang tabung oksigen. Kini yang menjadi sasaran pengecekan yaitu Stasiun Pengisian Tabung Oksigen PT Sandana Multigas perusahaan PT Samator, di Desa Kalisalam Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo, Rabu (07/7) "Kita pastikan tabung oksigen untuk layanan medis di Kabupaten Probolinggo masih kondisi aman dan tercukupi,” ucap Kapolres Probolinggo, AKBP Teuku Arsya Khadafi Pengecekan ini sebagai bentuk tugas Polri guna menghindari adanya penimbunan tabung oksigen medis bagi pasien penderita Covid-19. Bahkan dalam antisipasi kelangkaan tabung oksigen medis di Kab...

Pocong gentayang di mojokerto karna covid

Merdekanews.net Sosok pocong dan kuntilanak berkeliaran di jalur protokol yang menjadi akses menuju Kota Mojokerto. Kedua sosok hantu itu mengampanyekan agar warga dirumah saja sebagai upaya mencegah penularan COVID-19. Hantu yang biasanya ada di film film ini bukanlah sungguhan, melainkan sekelompok orang yang bertugas mengkampanyekan pemberlakuan PPKM darurat hingga 20 Juli 2021 mendatang. Keluarga pocong dan kuntilanak itu dibawa oleh Polres Mojokerto digunakan untuk menghantui warga yang masih nekat keluyuran dan masih nekat nongkrong di warung-warung di tengah PPKM darurat yang sedang berlangsung. Kelompok hantu jadi-jadian itu juga menakut-nakuti pengendara yang tetap nekat menuju Kota Mojokerto. Salah satunya di titik penyekatan simpang lima Kenanten Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. Penyekatan dilakukan agar tidak terjadi kerumunan dan keramaian di pusat kota selama pemberlakuan PPKM Darurat. Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander mengatakan, langkah ini sebagai upaya untuk ...

Pengusaha Resto di Sidoarjo Bersedekah makanan untuk warga isoman

Sidoarjo.merdekanews.net Perhari, resto yang berada di Jalan Raya Komplek Perumahan Taman Pinang Indah, Sidoarjo ini menyediakan 20 porsi makan siang untuk penderita Covid-19 yang sedang menjalani isoman di rumah. “Ada teman-teman dari komunitas yang ambil kesini jadi nanti mereka yang membagikan ke warga isoman. Kita berusaha memahami mereka, isoman kan gak bisa keluar kemana mana jadi kita masakin,” jelasnya ketika ditemui merdekanews.net di restoran. Sementara itu, Wina, relawan sedekah centelan mengatakan, saat ini, banyak warga yang sedang menjalani isoman di rumah mengeluh kesulitan mencari makan dan mencukupi kebutuhan sehari-hari. “Jadi kita swadayakan temen-temen kita urunan. Alhamdulillah untuk makan siang kita di suport Asap-asap,” ucap Wina usai membagikan makan siang ke warga isoman di Desa Lebo. Untuk makan malam, Wina mengatakan, dari hasil swadaya yang didapat, ia memberdayakan janda-janda di desa tersebut untuk memasak di rumahnya masing-masing. Wina juga memberikan ko...