10/08/2021

DIDUGA KERUPTOR PROGRAM REHABILITAS HUTAN LINDUNG (RHL) BPDAS MUSI. BERKELIARAN DENGAN BEBAS




media merdaka news Oku. mensinyalir terjadi tindak pidana korupsi. Pada sejumlah paket proyek tahun anggaran 2019. di kabapaten Oku. Oleh pengelolah daera aliran sungai dan hutan lindung (BPDASHL) musi sumsel, dari pantauan media merdeka news Oku. diduga ada nya penyalahgunaan wewenang jabatan yang dilakukan Oleh Oknum pejabat bpdashl.musi (sumsel). Salah satunya dia menyebut proyek penanaman dalam rangka rehabilitasi hutan dan lahan vegetatif das prioritas di desa karang endah. Kecamatan lengkiti kab Oku. 



Seluas 1.700 HA. tender yang dimenangkan Oleh pihak ketiga kegiatan BPDAS musi Oleh PT. DHEBY KARYA GRUP. Milik Sdr Sony Apriansyah. SH,M MH, M, kn, yang beralamat jalan dusun III Rt/rw 016/010 Pekalongan, Pekalongan kabupaten lampung timur (provinsi lampung) melaksanakan Kegiatan paket 2. penanaman dalam rangka rehabilitasi hutan dan lindung vegetatif dan prioritas. Blok I, Blok II, Blok III, Blok IV, Blok V, Blok VI, Blok VII, desa karang endah kecamatan lengkiti. kabupaten Oku seluas 1.700 ha. Dikawasan bukit nanti dengan anggaran Rp: 18.876.228.80000, proyek rehabilitasi hutan dan lahan (RHL) intensif yang bertujuan untuk memulihkan. 


fungsi hutan dan lahan guna meningkan daya dukung Produktifitas dan perannya dalam menjaga sistem kehidupan dan sekaligus. Untuk mencegah bertambah luasnya kerusakan sumberdaya hutan dan lahan dalam suatu ekosistem DAS. Sesuai peraturan menteri lingkungan hidup dan kehutanan (LHK) nomor : P39/MENLHK/Sekjen/Kum./4/2016. Tentang perubahan atas peraturan menteri kehutanan nomor :P9/MENHUT-II/2013 tentang tatacara pelaksanaan kegiatan pendukung dan pemberian insetif kegiatan RHL . Yang telah diganti dengan peraturan menteri LHK nomor : P. 105/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018. Tentang tata cara pelaksanaan kegiatan pendukung, pemberian insentif serta pembinaan dan pengendalian kegiatan rehabilitasi hutan dan lahan dan perubahannya nomor : P.2/MENLHk/SETJEN/KUM.1/1/2020 bahwa RHL dilaksanakan mengacu pada tahun sebelum kegiatan (T.1). Untuk proyek RHL insentif dilakukan pada hutan konservasi, hutan lindung, dan hutan produksi proyek ini melalui tahapan kegiatan: 1. Pembersihan lahan. 2. Pembuatan/pengadaan patok jalur tanam. 3. Pembuatan dan. Pemasangan ajir. 4. Pembuatan lubang tanam. 5. Pemberian pupuk dasar. Tambahan media tanam/atau hidrogel. 6. Distrubusi bibit ke lubang tanam. 7. Penanaman. Untuk pekerjaan tahun pertama (P. 0) setelah. Penanamam dilakukan juga : a. Penyiangan. b. Pendangiran. c. Pemupukan. d. Pemberantasan. hama dan penyakit. e. Penyulaman dengan jumlah bibit penyulaman 20/persen.dari jumlah tanam pada saat penanaman awal. Untuk pekerjaan tahun ke - 3 (P. 2) meliputi : a. Penyiangan. b. Pendangiran. c. Pemupukan. d. Pemberantasan hama dan penyakit. e. Penyulaman dengan jumlah bibit penyulaman 10/persen dari jumlah tanam saat penanaman awal. Untuk proyek RHL yang di kerjakan Pt. DHEBY KARYA GRUP Ini. 



Diduga kuat syarat dengan unsur korupsi karena pada tahun pertama (P. 0 ) dilapangan di temukan hanya tertanam 30/persen tumbuhan, yang 70/persen nya lagi tidak ditanam. Dan kemungkinan besar lahan tidak bisa ditanam. Karena masi hutan rimba belentara yang tidak layak untuk dilakukan proyek RHL. Di Blok VI. DAN Blok VII. Diduga kuat terindikasi tidak dilaksanakan (fiktif) karena masih sepenuhnya hutan rimbah. Yang sulit di jamah. Terkait blok VI. Dan blok VII. ini waktu dikonfirmasikan ke dinas terkait pak eko suroso selaku kabid RHL di BPDAS MUSI. 


Mengatakan untuk penentuan titik koordinat program RHL ini ditentukan oleh kementerian ujarnya. dan pihak PT. Dheby karya Grup ditelpon berkali -kali tidak dapat dihubungi untuk dikonfirmasi terkait permasalahan ini. Saat tim turun dilapangan bertemu dengan masyarakat yang tidak mau disebutkan namanya. bertempat tnggal disekitar wilayah pembibitan menjelaskan kepada tim awak media. " banyak sekali bibit dipolibag yang mati jumlahnya ribuan bibit mati. Dikarenakan tidak dirawat ia sambil menunjukan bibit yang mati. "karena lahan yang akan ditanam merupakan kebun kopi yang dikelola oleh masyarakat sehingga mereka menolak untuk ditanam bibit yang lainnya. dianggap akan merusak tanaman kopi mereka. Diduga penyimpangan pelaksanaan proyek RHL. Bpdas musi ini yang dilakukan oleh PT. Dheby karya Grup diduga telah bekerja sama dengan oknum dinas yang terkait untuk melancarkan aksi menjarah uang negara. harapan masyarakat para penegak hukum di negara NKRI ini. menindak tegas para pelaku pencuri uang negara, by. ( JN/AK).



09/08/2021

Kapolda Jatim Pimpin Sertijab Pejabat Utama dan Kapolres Dengan Prokes Ketat



SURABAYA, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta didampingi Wakapolda Jatim serta Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim, Senin (9/8/2021) siang, memimpin langsung serah terima jabatan yang dilaksanakan di Gedung Mahameru, Mapolda Jawa Timur dengan Prokes ketat.


Ada sebelas pejabat polda jawa timur berikut kapolres/ta jajaran polda jatim yang mengikuti serah terima jabatan.


Kombes Pol Johnny Eddizon Isir, sebelumnya sebagai Kapolrestabes Surabaya akan menempati jabatan barunya sebagai Wakapolda Sulut, sedangkan jabatan Kapolrestabes Surabaya diisi oleh Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan, yang sebelumnya menjabat sebagai Kabagrenmin Divkum Polri.


Kombes Pol Asep Irpan R, Kasubditbintibsos Ditbintibmas Korbinmas Baharkam Polri saat ini menjabat Dirbinbmas Polda Jatim


Kombes Pol dr. Hisbulloh Huda, sebelumnya menjabat Kabiddokkes Polda Jatim, dalam jabatan barunya sebagai Tenaga Dokkes Investigasi Kepolisian Madya Tk. II Pusdokkes Polri


Sedangkan Kombes Pol dr. Erwin Zainul Hakim, yang sebelumnya Kabiddokkes Polda NTB, dalam jabatan barunya saat ini sebagai Kabiddokkes Polda Jatim


AKBP Leonard M. Sinambela, yang sebelumnya Kapolres Blitar Polda Jatim, dalam jabatan barunya sebagai Wakapolresta Tangerang Polda Banten. Sedangkan Kapolres Blitar dijabat oleh AKBP Adhitya Panji Anom, yang sebelumnya menjabat sebagai Kasubditregident Ditlantas Polda Jatim.


AKBP Festo Ari Permana, yang sebelumnya menjabat Kapolres Magetan Polda Jatim, dalam jabatan barunya sebagai Kasubbagrenmin Dittipideksus Bareskrim Polri


Sedangkan AKBP Yakhob Silvana Delareskha, Kasubdit IV Ditreskrimsus Polda Jatim Polda Jatim diangkat sebagai Kapolres Magetan Polda Jatim


AKBP Ganis Setyaningrum, sebelumnya Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Polda Jatim, dalam jabatan barunya sebagai Kasubbagdalgar Bagren Rorenmin Bareskrim Polri


Sedangkan AKBP Anton Elfrino Trisanto, yang sebelumnya Kabagops Polrestabes Surabaya Polda Jatim, dalam jabatan barunya sebagai Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Polda Jatim.


Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, dalam sambutannya mengatakan, kepada seluruh pejabat yang dilantik agar secepat mungkin beradaptasi dan menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja yang baru, seperti Kapolres/ta jajaran Polda Jawa Timur yang baru


“Dan untuk sedini mungkin mengerti dan memahami situasi dan kondisi kamtibmas di wilayahnya,” kata Kapolda Jatim, saat berikan sambutan, Senin (9/8/2021).


Sedang kepada pejabat yang lama, diucapkan terima kasih dan apresiasi atas dedikasinya selama ini telah memberikan kontribusi yang terbaik untuk kebaikan Polda Jawa Timur.


Sementara mutasi jabatan merupakan hal yang biasa dan sebagai penyegaran dalam tubuh organisasi Polri. Mutasi jabatan dalam tubuh Polri merupakan kebutuhan organisasi serta bagian dari Kebijakan Program Kapolri dalam hal yang siap melaksanakan transformasi menuju Polri yang “Presisi” (Preditif – Responsibilitas – Transparansi Berkeadilan).

08/08/2021

Gerai Vaksi TNI Polri Urkes Polres Lumajang Percepat Vaksinasi Untuk Anak-Anak



LUMAJANG-Polres Lumajang menggelar vaksinasi bagi-bagi anak anak yang berusia 12 hingga 17 tahun, Sabtu (7/8/2021)


Kegiatan Vaksin bagi anak-anak ini diikuti putra putri anggota Polri dilaksanakan di Gerai vaksin TNI Polri Urkes Polres Lumajang. Sedangkan vaksin juga dilakukan untuk anak-anak masyarakat umum yang dilaksanakan disekolah-sekolah.


Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno melalui Paur Subbag Humas Ipda Andrias Shinta menjelaskan kegiatan vaksinasi yang berlangsung di Urkes Polres Lumajang diperuntukkan bagi anak-anak anggota Polri, hingga saat ini total sudah ada 72 anak yang sudah divaksin.


"Total sampai saat ini sudah ada 72 anak-anak anggota Polri sudah melakukan vaksin," kata Shinta.


Selain itu pelaksanaan vaksin juga dilakukan untuk anak-anak masyarakat umum yang dilaksanakan di sekolah-sekolah seperti yang telah dilaksanakan di SMK Muhammadiyah Lumajang.


"Pemberian vaksinasi bagi anak-anak dan pelajar dilakukan untuk membentuk kekebalan kelompok di masyarakat," tutur Shinta.


Ia menyampaikan, kegiatan vaksinasi untuk anak anggota Polri untuk mendukung program Pemerintah dalam percepatan vaksinasi Covid-19.


"Semoga dengan divaksin anak-anak tambah sehat, terhindar dari Covid-19, dan bisa belajar tatap muka lagi. Semoga pandemi cepat berlalu,” harap Shinta.


Lebih lanjut Shinta menambahkan, jumlah warga yang sudah melakukan vaksinasi di 21 gerai Polsek maupun 1 gerai Urkes Polres Lumajang untuk hari ini ada 292 orang.


"Sisa vaksin sampai hari ini ada 466 vial, sisa Vaksin nanti akan digunakan bertahap setiap hari pelaksanaan vaksin di gerai vaksi TNI Polri.' jelasnya.


Lanjut dia, Untuk jumlah total kumulatif vaksin di Polres Lumajang yang dilaksanakan mulai tanggal 11 Juni sampai 7 Agustus sudah ada 23.296 orang.


“Sampai saat ini warga yang sudah melakukan vaksin sebanyak 23.296 orang,” terang Shinta.


Ia menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk ikut bersama-sama memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dengan cara melakukan vaksinasi sehingga terbentuk Herd Immunity.(Humas Polres Lumajang)

Forkopimda Jatim melaksanakan vaksinasi berbasis komunitas Kampus di UPN Surabaya



Dalam rangka mendukung program vaksinasi pemerintah, guna membentuk herd immunity, Forkompimda Jawa Timur melaksanakan vaksinasi berbasis perguruan tinggi, di Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jatim, di kawasan Gunung Anyar Surabaya, pada Sabtu (7/8/2021). 


Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, Kajati Jatim Mohammad Dofir, Kasdam V Brawijaya Brigjen TNI Agus Setiawan, PLH Sekda Prov Jatim Heru Tjahjono, didampingi Walikota Surabaya Eri Cahyadi dan Rektor UPN mengecek pelaksanaan vaksinasi tersebut.


Vaksinasi yang berlangsung di UPN ini merupakan kolaborasi antara Forkopimda Jatim dan Forkopimda Kota Surabaya, serta Kepala dinas Pendidikan Jatim yang mengkoordinasikan komunikasi dengan perguruan tinggi, yang menjadi mitra di dalam proses percepatan vaksinasi. Dalam kegiatan ini Ditargetkan 5000 peserta dapat divaksin. 


Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatakan, percepatan vaksinasi ini tenaga kesehatannya dari Walikota Surabaya dan Vaksinnya dari Pemprov Jatim. 


"Seluruh jajaran Kampus di Surabaya membangun sinergitas yang luar biasa, support dari Kapolda Jatim, dari Pangdam V Brawijaya, inilah bentuk guyub rukun," ucap Khofifah saat melakukan kunjungan di UPN Surabaya. 


Khofifah juga mengatakan bahwa semua punya tugas yang sama, untuk memberikan perlindungan kepada seluruh masyarakat, antara lain saat pandemi covid seperti sekarang, melakukan percepatan vaksinasi. 


"Saat pandemi covid seperti sekarang sama-sama mengajak warga supaya tetap menjaga disiplin protokol kesehatan," katanya. 


Lebih lanjut, Gubernur mengatakan. Kampus bisa segera melakukan perkuliahan tatap muka jika PPKM-nya terus menurun. Kalau level 4 turun level 3, turun level 2, turun level 1, vaksinasinya jalan, protokol kesehatannya jalan, maka pembelajaran tatap muka bisa dimulai, perkuliahan tatap muka juga bisa dimulai, maka SDM berkualitas bisa kita wujudkan bersama. 


"Tentu kita berharap dunia usaha, dunia industri, dunia kerja, juga bisa cepat pulih kembali," ujarnya di dampingi Forkopimda Jatim.

Forkopimda Genjot Serbuan Vaksinasi di Jatim



Sebagai upaya percepatan herd immunity khususnya di lingkungan industri di Jawa Timur, Forkopimda Jawa Timur terus melakukan pengecekan serbuan vaksinasi Merdeka di berbagai daerah di Jatim. Seperti yang dilakukan pada Sabtu (7/8/2021) di PT Maspion, Buduran Sidoarjo.


Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, Kajati Jatim Mohammad Dofir, Kasdam V Brawijaya Brigjen TNI Agus Setiawan, PLH Sekda Prov Jatim Heru Tjahjono, Forkopimda Sidoarjo dan Ketua DPD I KSPSI Jatim Ahmad Fauzi, BPJS Ketenagakerjaan serta jajaran Direksi PT Maspion Unit II Sidoarjo.


Serbuan vaksinasi ini merupakan kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur, yang didukung oleh BPJAMSOSTEK dan PT Maspion Unit II bersama Pemkab Sidoarjo. 


Sementara, vaksinasi yang menggunakan jenis Astra Zeneca ini diikuti oleh sekitar 7.500 pekerja industri padat karya di Kabupaten Sidoarjo, dan melibatkan 100 tenaga kesehatan, yang diselenggarakan mulai tanggal 7 hingga 10 Agustus 2021.


Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyampaikan, vaksinasi yang melibatkan kolaborasi elemen strategis ini merupakan kegiatan partnership dalam rangka proses percepatan vaksinasi, diharapkan dapat dilakukan seluruh industri padat karya, sebagai salah satu langkah untuk melakukan percepatan vaksinasi.


"Jadi kembalinya seluruh kegiatan ekonomi kita akan sangat banyak ditentukan oleh melandainya dan makin terkendalinya Covid-19. Nah, hulunya adalah tetap menjaga protokol kesehatan dan mempercepat vaksinasi," tegas orang nomor satu di Jatim ini.


Selain itu, Khofifah menghimbau agar daerah-daerah sentra industri terutama industri padat karya, agar sesegera mungkin melakukan percepatan vaksinasi, agar sektor ekonomi dapat kembali berjalan normal.


Khofifah juga menjelaskan, suasana kondusif ini tidak terlepas dari kekompakan Forkopimda Provinsi Jatim maupun Kabupaten/Kota.


"Terima kasih Pak Kapolda, terima kasih Pak Kajati, Terima kasih Pak Kasdam, salam hormat untuk Pak Pangdam. Kebersamaan ini memberikan suasana yang kondusif dan PMDN di Jawa Timur, pada Triwulan kedua kemarin tertinggi di Indonesia. Juga tentu adalah Pak Bupati, Pak Dandim, dan Pak Kapolres Sidoarjo juga menjadi bagian yang menyatu dari jaminan suasana yang kondusif untuk berinvestasi," kata Khofifah.


Lebih lanjut Gubernur Jatim menekankan, percepatan vaksinasi di industri padat karya menjadi hal yang sangat penting. Khofifah juga kembali berpesan agar masyarakat melakukan percepatan vaksinasi agar tercipta suasana konduksif.


"Ayo segera sampaikan percepat vaksinasi dan bangun suasana yang kondusif tetap. Jaga protokol kesehatan," imbuh Khofifah.


Dikesempatan yang sama, Gubernur Khofifah menyampaikan dari 31 juta dosis vaksin yang tersebar di Jawa Timur, saat ini terdapat 3 Kota yang memiliki prosentase vaksinasi tertinggi.


"Yang paling mendekati Kota Mojokerto. Dimana Kota Mojokerto saat ini sudah mencapai 94 persen dari sasaran. Kedua Surabaya hampir 71 persen, lalu disusul kota Kediri," terang Khofifah.


Lebih lanjut Khofifah menjelaskan, jumlah tersebar merupakan hitungan secara presentatif. Namun, jika untuk hitungan kumulatif saat ini vaksinasi tertinggi dicapai oleh Kota Surabaya. Karena herd immunity prosentase dari sasaran. 


Disisi lain, Gubernur Jatim juga menjelaskan, pendistribusian vaksin yang merupakan salah satu program akselerasi herd imunity, khususnya pada industri padat karya serta kampus-kampus di Jatim merupakan jatah kuota dari 5 persen dari distribusi yang diperuntukan bagi Provinsi Jatim.

Ketua PW NU Jatim KH. Marzuqi Mustamar Ajak Masyarakat Sukseskan Program Vaksinasi



Forkopimda Jawa Timur, Sabtu siang (7/8/2021) melakukan pengecekan pelaksanaan vaksinasi Merdeka berbasis komunitas Pensantren di Pondok Pesantren (Ponpes) Sabillurrosyad Gasek, Malang. 


Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, Panglima Komando Armada II (Pangkormada II) Laksda TNI Iwan Isnurwanto, Kapoksahli Kodam V Brawijaya, Danlanud Abd Rahman Saleh Malang, Sekda Prov, Pejabat Utama Polda Jatim dan Para Kapolres se Malang Raya, Selain itu Forkopimda kota Malang juga turut mendampingi kunjungan vaksinasi ini. 


Pelaksanaan Vaksinasi Merdeka dengan target pengurus Ponpes dan santri di lingkungan Pondok Pesantren, dengan dosis vaksin sebanyak 425 dosis, dengan tenaga vaksinator dari Polresta Malang kota sebanyak 9 personel. 


Dalam kegiatan ini, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta selain berikan bansos berupa beras 1 Ton serta sembako dan 3000 buah masker, dalam kesempatan ini juga memberikan bantuan berupa 250 buah Al-Quran untuk para Santri yang diserahkan kepada Pengurus dan perwakilan santri di Ponpes Sabillurrosyad Gasek, Kota Malang. 


Pengasuh Ponpes Sabilurrosyad, KH Marzuqi Mustamar, yang sekaligus juga ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jatim ini mengucapkan banyak terimakasih, karena telah mendapatkan barokah, semoga dapat bermanfaat dan mendapat keberkahan. 


Selain itu, KH Marzuqi juga mengajak kepada masyarakat Jawa Timur dari golongan apa saja, Agama apa saja, suku apa saja, mazhab apa saja, mari bersama-sama mendukung program vaksinasi pemerintah.


"Kepada masyarakat, kami himbau ayo kita sukseskan vaksin ayo kita dukung vaksinasi massal, dengan vaksin insyaallah kita melindungi diri kita juga, melindungi orang lain, kalau kita enggak mau divaksin bisa jadi kita yang terpapar, dan setelah kita terpapar enggak ngerti karena OTG, tahu-tahu OTG ke sana, ke mari, menularkan virus itu kepada orang lain. Dengan tidak divaksin orang itu bisa membahayakan dirinya juga bisa membahayakan orang lain," paparnya pengasuh Ponpes Sabilurrosyad. 


KH Marzuqi Mustamar juga mengatakan bahwa vaksin itu halal, 

Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Miftachul Akhyar sudah menyatakan halal, MUI pun secara resmi menyatakan halal. 


"Darul Ifta Mesir Al-Azhar yang alim-alim, profesor-profesor, mereka menyatakan halal. Fatwa dari Saudi arabia, Uni Emirat Arab juga menyatakan vaksin halal, lalu masyayikh besar-besar, Kyai Lirboyo dan Kyai top-top, Beliau-beliau bersedia divaksin," tandasnya


"Berarti menurut beliau vaksin itu halal dan aman. Makanya kepada para masyarakat warga Jawa Timur yang masih meragukan vaksin, enggak usah ragu. Kyai yang lebih alim mau divaksin, Ulama top-top Indonesia maupun internasional memfatwakan vaksin Aman, halal, dan mubah," tambahnya Kyai Marzuqi didampingi Forkopimda Jatim.

07/08/2021

Tinjau Vaksinasi di Kaltim, Kapolri Minta Warga Mau Dirawat di Tempat Isolasi Terpusat

 


Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau program vaksinasi massal di BSCC DOME Balikpapan, Kalimantan Timur, Jumat, (6/8/2021).


Pelaksanaan vaksinasi massal ini kerja sama antara TNI-Polri dengan Balikpapan dengan melibatkan AKBID Borneo Medistra, Ummi Aisiyah dan Politeknik Kesehatan Kemenkes, Balikpapan.


"Baru saja saya bersama pak Panglima melakukan pengecekan langsung terkait dengan kegiatan vaksinasi dimana hari ini ada 3.600 dosis vaksin. 2.000 vaksin pertama dan 1.600 vaksin kedua," kata Sigit dalam keterangan tertulisnya.


Sigit menyampaikan, sampai saat ini Indonesia masih terus berjuang menghadapi pandemi COVID yang angkanya masih cukup tinggi.


Kalimantan Timur, kata Sigit, menjadi wilayah tertinggi angka positif di wilayah Kalimantan. Sehingga perlu strategi dan penanganan yang cukup masif.


"Kaltim posisi tertinggi di wilayah kalimantan sehingga tentunya perlu ada langkah-langkah dan strategis sesuai dengan perintah dari pak Presiden yaitu terkait dengan bagaimana tetap menegakan dan mematuhi secara ketat peraturan prokes," ujar Sigit.


Mantan Kabareskrim Polri ini pun menuturkan, langkah kedua yakni percepatan vaksinasi. Ia pun mendapatkan informasi bahwa kasus aktif harian di Kalimantan Timur masih tinggi.


"Dari info yang kita dapat 76 persen itu masyarakat dirawat di rumah sakit. Kemudian rata-rata 86-88 persen di rawat di tempat isolasi terpusat. Dan kurang lebih ada 20 ribu masyarakat di rawat secara isoman (isolasi mandiri)," ucap Sigit.


Dalam kesempatan ini, mantan Kapolda Banten menyarankan kepada masyarakat untuk mau dirawat di tempat isolasi terpadu karena fasilitas kesehatan jauh lebih lengkap, tenaga kesehatan juga ada dan perawatan lebih intensif.


Menurutnya, masyarakat yang belum berani ke tempat isolasi terpadu dan memilih isoman tentunya ada risiko apalagi ada gejala.


"Saya sarankan mau dipindah ke tempat yang sudah disiapkan. Ini untuk menekan agar laju pertumbungan angka COVID bisa diminimalkan," tutur Sigit.


Untuk itu, jenderal bintang empat itu meminta para Babinsa dan Bhabinkamtibmas meningkatkan edukasi terkait masalah ini agar masyarakat mau ditempatkan di isolasi terpadu yang telah disiapkan.


Kemudian terkait vaksinasi, Sigit menuturkan secara bertahap pada bulan Agustus ada peningkatan distribusi agar akselerasi vaksinasi cepat tercapai. Hal ini dilakukan agar kesehatan masyarakat cepat pulih dan ekonomi kembali bergerak.


Sebagai informasi ada 8 wilayah Kabupaten/Kota di Kalimantan Timur saat ini sedang menerapkan PPKM level 4. Untuk itu, Kapolri berharap agar hal tersebut bisa diperbaiki dengan menurunkan level sehingga ekonomi masyarakat kembali berjalan.


"Ada 8 wilayah di Kalimantan Timur ada pembatasan-pembatasan. Perlahan-perlahan apabila bisa diperbaiki ada kelonggaran, sehingga aktivitas ekonomi kembali," kata Sigit.


Sementara itu, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menuturkan strategi yang digunakan untuk menekan angka COVID-19 di Kalimantan Timur dengan tiga langkah.


Pertama laksanakan 3M secara ketat. Kemudian pelaksanaan 3T dan yang ketiga percepatan vaksinasi.


"Kalau ini dilaksanakan dengan baik dan masyarakat ikut dukung program ini maka insyaallah Kaltim segera bebas dari COVID-19," katanya.


Kegiatan vaksinasi massal yang dihadiri Panglima dan Kapolri ini merupakan kegiatan vaksinasi massal ketiga yang dilaksanakan, setelah sebelumnya juga dilaksanakan pada tanggal 24 Juli 2021 dan 26 Juli 2021 serta telah berhasil memvaksinasi 5.042 orang dengan rincian sebagai berikut pada tanggal 24 Juli 2021 sebanyak 2.173 orang disuntik dosis 1 dan tanggal 26 Juli 2021 sebanyak 2.869 orang disuntik dosis 2.


Sasaran vaksinasi kali ini adalah 3.600 orang yang terdiri dari masyarakat umum, pelayanan publik, komuitas usaha, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh adat, lansia, dan penyandang disabilitas.


Stok vaksin yang dipersiapkan dalam kegiatan ini sebanyak 3.600 dosis jenis Sinovac yang berasal dari Polri 2.000 dosis dan TNI 1.600 dosis. Petugas vaksinator yang dilibatkan dalam kegiatan ini sejumlah 150 orang vaksinator gabungan dari TNI-Polri dan Dinkes.


Dalam kegiatan ini juga akan dilakukan pelepasan 136 personel menggunakan 8 roda empat dan 120 roda dua yang akan membagikan bantuan sosial, dengan rincian 31 orang bhabinsa, 37 orang bhabinkamtibmas, 10 orang bhabinpotdirga (AU), 8 orang bhabinpotmar (AL), 50 orang relawan.


Jumlah bantuan sosial yang akan dibagikan sebanyak 1.120 paket dengan sasaran masyarakat Kota Balikpapan yang terdampak.