17/08/2021

Kwarcab Pramuka Kabupaten Mojokerto Menggelar Upacara Hari Pramuka Ke-60



Mojokerto - Kwartir Cabang Pramuka Kabupaten Mojokerto menggelar upacara hari Pramuka Ke-60. Upacara kali ini 

mengikuti upacara virtual peringatan hari Pramuka ke-60 tahun 2021 Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jatim di ruang command center Pemkab Mojokerto, Minggu (15/08/2021). 


Tema yang diangkat adalah “60 Tahun Pramuka Berbakti Tanpa Henti”, dengan kegiatan bakti sosial (baksos), vaksinasi Covid-19 dan menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat.


Upacara ini dipimpin oleh Gubernur Jatim, Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) Gerakan Pramuka Jatim Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si., dari lokasi utama yakni Gedung Negara Grahadi Surabaya dan diikuti secara virtual oleh seluruh Kabupaten/Kota di Jatim.


Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jatim H.M. Arum Sabil dalam upacara melaporkan, bahwa kwarda telah melaksanakan giat 60 vaksinasi di 60 titik di Jatim, sebagai usaha membantu pemerintah dalam percepatan vaksinasi Covid-19.


Kwarcab Pramuka Kabupaten Mojokerto dalam rangka memperingati Bulan Bakti Pramuka dan memperingati HUT Pramuka ke-60 yang jatuh pada Sabtu  14 Agustus, Kwarcab Kabupaten Mojokerto bekerjasama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mojokerto menggelar vaksinasi masal Covid-19.


Kegiatan ini dilaksanakan serentak di 18 Kwartir Ranting dan Sanggar Pramuka Kwarcab Kabupaten Mojokerto Jalan Raya Jabon Mojoanyar dan dibuka resmi Bupati Mojokerto yang juga Ketua Majelis pembimbing Cabang Kabupaten Mojokerto dr. Ikfina Fahmawati MSi.


Gubernur meminta agar pramuka terus inovatif dan produktif. Mengutip arahan Presiden Republik Indonesia, Gubernur berharap agar pramuka tidak saja menguasai ilmu, namun harus menguasai teknologi juga.


“Saya ingin Pramuka Jatim terus produktif, dan diikuti semua Kwarcab. Buat rancangan seproduktif mungkin, baik hulu dan hilir harus satu kesatuan. Sesuai pesan Presiden RI, Pramuka diminta menguasai ilmu pengetahuan, serta teknologi setinggi-tingginya. Satukan langkah, satukan gerakan, satukan program,” ajak Gubernur.


Ikut hadir mendampingi Bupati dalam upacara virtual tersebut Wakil Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa, Lc M. Hum., Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander, S.I.K., Dandim 0815 Mojokerto Letkol Inf Beni Asman, S.Sos., M.H. (Anik)

*Polda Jatim Berbagi 76.000 Bendera Merah Putih untuk Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh*



SURABAYA,- Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, didampingi pejabat utama (PJU) Polda Jatim, Senin (16/8/2021) sore, di depan Gedung Tribrata, Mapolda Jatim. Melepas pembagian 76.000 Bendera Merah Putih buatan UMKM Jawa timur.


Pelepasan pembagian bendera merah putih dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 76 Tahun.


Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, menjelaskan, Polda Jawa Timur bersama Polres jajaran, melaksanakan kegiatan pelepasan pembagian bendera sebanyak 76.000 kepada masyarakat. Bendera ini dibuat oleh para pengrajin UMKM di Surabaya dan seluruh Jatim.


"Sebelum kegiatan ini, polda jatim bersama polres-polres jajaran juga giat menyemangati UMKM dengan membeli bendera-bendera merah putih dari para penjual dan pengrajin kecil dan menengah" jelas Irjen Nico Afinta, Senin (16/8/2021) sore.


"Tujuannya adalah kita tetap semangat dalam rangka HUT Indonesia ke-76. Kegiatan ini tidak berhenti disini saja, salah satu sasarannya agar tetap UMKM di jatim tetap hidup berkembang disaat pandemi Covid-19 seperti saat Ini," pungkasnya.


Usai melepas pembagian bendera merah putih, kapolda jatim juga berkesempatan menyerahkan bansos sembako kepada perwakilan pelaku UMKM yang ada di Kota Surabaya.

Kapolres Lumajang Mengikuti Rapat Paripurna DPRD, Mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI

 


LUMAJANG-Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno bersama Forkopimda mengikuti Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Lumajang dengan agenda mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI dalam rangka peringatan Ke 76 HUT Kemerdekaan RI Tahun 2021 di Aula Gedung DPRD Kabupaten Lumajang, Senin (16/8/2021).


Hadir dalam acara yang dilaksanakan di ruang Paripurna DPRD Lumajang, Bupati Lumajang Thoriqul Haq, Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati, Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno, dan Dandim 0821 Letkol Inf Andi A. Wibowo.


Selain itu juga di hadiri Ketua DPRD H. Anang Akhmad Syaifudin, Wakil Ketua DPRD I H. Bukasan, Wakil Ketua II Oktafiyani, SH, dan Wakil Ketua III H. Akhmat, ST.


Dalam pidato kenegaraannya, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo menyampaikan bahwa Kemerdekaan Negara Republik Indonesia tidak diperoleh dari pemberian ataupun hadiah, melainkan dengan perjuangan para pahlawan melalui perang yang juga melibatkan rakyat Indonesia.


"Semangat kemerdekaan pada masa Pandemi Covid-19 harus diisi dengan perjuangan memperbaiki diri sehingga mampu keluar dalam ujian menjadi bangsa yang kuat," ujarnya.


Pandemi menurut Presiden Jokowi, juga dapat diibaratkan sebagai api yang jika disikapi dengan tepat akan membawa manfaat dan jika disalahgunakan akan mampu membakar.


"Api memang membakar, tetapi juga sekaligus menerangi. Kalau terkendali, dia menginspirasi dan memotivasi. Dia menyakitkan, tetapi sekaligus juga menguatkan. Kita ingin pandemi ini menerangi kita untuk mawas diri, memperbaiki diri dan menguatkan diri, dalam menghadapi tantangan masa depan," ungkapnya.


Kesadaran dan antusiasme masyarakat untuk divaksin, memperoleh layanan kesehatan, memperoleh pengobatan, serta saling peduli juga semakin tinggi. Pandemi telah mengajarkan bahwa kesehatan adalah agenda bersama. Pandemi telah menguatkan institusi sosial di masyarakat, dan semakin memperkuat modal sosial kita. Jika ingin sehat, warga yang lain juga harus sehat.


"Jika ada seseorang yang tertular Covid-19, maka hal ini akan membawa risiko bagi yang lainnya. Penyakit adalah masalah bersama, dan menjadi sehat adalah agenda bersama," terang Presiden.


Lanjut Jokowi menyampaikan, Hampir semua Forkopimda bergerak terpadu dalam mengatasi permasalahan kesehatan dan perekonomian. Manajemen lapangan dalam testing, tracing, treatment dan vaksinasi, telah mengasah kepemimpinan di semua level pemerintahan. 

"Saya yakin, kapasitas respons kita dalam menghadapi ketidakpastian di bidang kesehatan dan bidang-bidang lain juga semakin kokoh," pungkasnya. (Humas Polres Lumajang)

Bupati Ikfina dan Wabup Barraa Menghadiri Rapat Paripurna Dengar Pidato Presiden RI



Mojokerto – Sebagaimana biasa seperti pada tahun-tahun yang lalu ada semacam konvesi atau kebiasaan pada tanggal 16 Agustus Presiden Republik Indonesia menyampaikan Pidato Kenegaraan di hadapan Sidang Paripurna DPR RI. Tak terkecuali pada tahun 2021 ini.

Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati bersama Wakil Bupati Muhammad Al-Barra menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Mojokerto dalam rangka mendengarkan Pidato Presiden Republik Indonesia, Ir.Joko Widodo dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPD RI dan DPR RI secara virtual di ruang rapat Graha Whicesa DPRD Kabupaten Mojokerto, Senin (16/8) pagi.

Dalam pidatonya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan, karakter berani untuk berubah merupakan fondasi membangun Indonesia Maju serta dapat membuat bangsa dan negara Indonesia mampu melawan wabah pandemi Covid-19 yang sedang melanda negeri.

“Di tengah dunia yang penuh disrupsi sekarang ini, karakter berani untuk berubah, berani untuk mengubah, dan berani untuk mengkreasikan hal-hal baru, merupakan fondasi untuk membangun Indonesia maju kedepannya,” Jelas Jokowi. 

Selanjutnya Presiden juga mengatakan, bahwa Indonesia telah berusaha bermigrasi ke cara-cara baru di era Revolusi Industri 4.0 ini agar bisa bekerja lebih efektif, efisien, dan produktif. 

"Pandemi Covid-19 sekarang ini, sebagai akselerasi inovasi semakin menyatu dalam keseharian kehidupan kita. Pandemi Covid-19 telah memacu kita untuk berubah, mengembangkan cara-cara baru, meninggalkan kebiasaan lama yang tidak relevan, dan menerobos ketidakmungkinan “, sambung Presiden.

Tidak hanya itu, ujar Kepala Negara, bangsa Indonesia dipaksa untuk membangun normalitas baru dan melakukan hal-hal yang dianggap tabu selama ini, yakni memakai masker, menjaga jarak, tidak bersalaman, dan tidak membuat keramaian, adalah kebiasaan baru yang dulu dianggap tabu.

“Bekerja dari rumah, belanja daring, pendidikan jarak jauh, serta rapat dan sidang secara daring, telah menjadi kebiasaan baru yang dulu kita lakukan dengan ragu-ragu,” kata Jokowi.

Presiden mengatakan, bahwa ada kepenatan hingga kesedihan selama pandemi Corona. Presiden memastikan pemerintah menjawab kritik dengan tanggung jawab.

"Saya menyadari adanya kepenatan, kejenuhan, kelelahan, kesedihan, dan kesusahan selama pandemi Covid-19 ini. Saya juga menyadari, begitu banyak kritikan kepada pemerintah, terutama terhadap hal-hal yang belum bisa kita selesaikan," jelas Jokowi.

"Kritik yang membangun itu sangat penting, dan selalu kita jawab dengan pemenuhan tanggung jawab, sebagaimana yang diharapkan rakyat. Terima kasih untuk seluruh anak bangsa yang telah menjadi bagian dari warga negara yang aktif, dan terus ikut membangun budaya demokrasi," Ungkap Presiden dalam pidatonya.

Jokowi juga mengatakan, perjalanan sejarah bangsa Indonesia telah melalui etape-etape ujian yang berat. Ia bersyukur bangsa Indonesia mampu melaluinya.

“Alhamdulillah Puji Syukur, karena kita bisa berhasil melampauinya. Kemerdekaan Republik Indonesia bukan diperoleh dari pemberian ataupun hadiah, tetapi kita rebut melalui perjuangan di semua medan," kata Jokowi.

Baik perang rakyat, perang gerilya, dan diplomasi di semua lini dikerahkan, dan buahnya membuat Indonesia sebagai bangsa yang merdeka.

"Resesi dan krisis yang datang bertubi-tubi dalam perjalanan setelah Indonesia merdeka. Setiap ujian memperkokoh fondasi sosial, fondasi politik, dan fondasi ekonomi bangsa Indonesia. Dimana setiap etape memberikan pembelajaran dan sekaligus juga membawa perbaikan dalam kehidupan kita,” ungkap Jokowi.

Diketahui, Jokowi selalu mengenakan baju adat yang berbeda setiap menghadiri Sidang Tahunan MPR. Tahun lalu Jokowi mengenakan pakaian adat Sabu dari Nusa Tenggara Timur (NTT). Dan tahun sebelumnya, mantan Gubernur DKI dan mantan Walikota Solo ini mengenakan baju adat suku Sasak dari NTB.

Hadir dalam paripurna, Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto Ayni Zuhro beserta anggota DPRD,Jajaran Forkopimda Kabupaten Mojokerto mengikuti Pidato Presiden Republik Indonesia secara virtual yang disiarkan langsung oleh TVRI. terlihat dengan serius mendengarkan pidato Presiden Joko Widodo dengan memakai pakaian adat Baduy suku Sunda, Banten dalam rangka menyambut HUT RI ke-76 yang disiarkan secara langsung. (Anik)

PB HMI Apresiasi Kinerja Presiden RI



Pada Pidato tahunan dengan DPR Presiden Jokowi menyampaikan Kemerdekaan Republik Indonesia bukan diperoleh dari pemberian atau hadiah. Tetapi, kita rebut melalui perjuangan semua medan perang. Perang rakyat, perang griliya dan diplomasi disemua lini digerakkan dan buahnya menghasilkan negara Indonesia sebagai negara merdeka.


Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) mengapresiasi pidato kenegaraan Presiden yang sangan bijak menyikapi kritik yang dilakukan kepada pemerintah dan mengakui belum maksimal dalam penyelesaian berbagai persoalan Bangsa Indonesia ditengah Pandemi


"Saya apresiasi pidato kenegaraan presiden yang cukup bijaksana dalam menyikapi kritik dan mengakui belum maksimalnya penyelesaian berbagai persoalan yang dihadapi oleh Bangsa Indonesia ditengah Pandemi". Ujar Rabbi


"Mesti Bangsa sedang dilanda pendemi, pemerintah mengedepankan misi keselamatan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi bangsa". Lanjut rabbi


Kritikan juga dilakukan PB HMI MPO terhadap pemerintahan Presiden Joko Widodo yang menilai sudah tidak mampu lagi mengelola negara Indonesia. Hal ini mendapatkan respon dari Bendahara Umum PB HmI,


"Saya meminta kepada berbagai pihak untuk berhenti mengatasnamakan PB HMI selain dibawah kepemimpinan saudara Raihan Ariatama, dan melalui kesempatan ini kami meminta kepada saudara Afandi Ismail untuk selalu menyertakan keterangan MPO dalam membuat release media dan informasi publik, agar tidak menimbulkan kegaduhan dikemudian hari". Tegas Rabbi


Terakhir Rabbi mengajak semua lini untuk gotong royong dan keterlibatan semua pihak dalam menghadapi pandemi


"Melalui kesempatan ini saya mengajak semua pihak untuk pegang teguh nilai-nilai toleransi, Bhinneka Tunggal Ika, Gotong Royong, dan Pancasila dalam bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Di tengah situasi pandemi kita harus mengedepankan gotong royong dal menyelesaikan persoalan Covid-19 yang sedang melanda bangsa tercinta kita ini. Saya yakin jika solidaritas komunal seluruh elemen bangsa terwujud maka semua persoalan akan lebih mudah kita lewati" Tegas Rabbi

16/08/2021

Sambut Hari Kemerdekaan, Polres Lumajang Gelar Apel Pendistribusian Bendera Merah Putih



LUMAJANG - Dalam rangka memperingati HUT RI ke 76, Polres Lumajang menggelar apel baksos pendistribusian bendera merah putih, Senin (16/8/2021).


Apel dilaksanakan di halaman Mapolres Lumajang, di hadiri Wakapolres Lumajang Kompol Kristiyan Beorbel Martino, SH., SIK, MM, Pejabat Utama Polres Lumajang, Anggota Polres Lumajang, dan Perwakilan Bhabinkamtibmas penerima Bendera Merah Putih.


Sebelumnya Wakapolres dan Pejabat Utama dan anggota Kepolisian Resor (Polres) Lumajang memborong bendera merah putih yang dijual oleh para pedagang UMKM dan PKL di Kabupaten Lumajang.


Bertindak sebagai pemimpin upacara Wakapolres Lumajang Kompol Kristiyan Beorbel Martino, SH., SIK, MM.



Dalam apel tersebut, Wakapolres menyerahkan simbolis bendera merah putih kepada Bhabinkamtibmas.


Dalam sambutannya, Wakapolres Lumajang Kompol Kristiyan Beorbel Martino, SH., SIK, MM menjelaskan, Bahwa kegiatan Pendistribusian Bendera Merah Putih ini merupakan kegiatan serentak di wilayah Polda Jatim yaitu Gerakan Serentak Polda Jatim Berbagi 76.000 bendera Merah Putih untuk Indonesia Tangguh Indonesia Tumbuh.


"Kegiatan pembelian bendera merah putih ini sekaligus untuk membantu para UMKM yang menjual bendera Merah Putih ditengah situasi pandemi Covid-19," ujarnya.


Dijelaskan Wakapolres, Pendistribusian dan pengibaran kepada masyarakat merupakan salah satu bentuk upaya Polres Lumajang untuk memperingati HUT RI ke 76.


"Bendera merah-putih nantinya akan distribusikan kepada masyakat melalu Bhabinkamtibmas," ujar Kristiyan Beorbel Martino.


Ia mengatakan, jumlah bendera merah putih yang didistribusikan kepada masyarakat sebanyak 850 buah.


"Nantinya bendera merah putih yang diserahkan tersebut selanjutnya didistribusikan kepada masyarakat di wilayah Lumajang melalui anggota Bhabinkamtibmas Polres Lumajang," pungkas Wakapolres. (Humas Polres Lumajang)

Soal PTM terbatas , SMKN I Glagah nyatakan SIAP

 

Banyuwangi, Merdeka news.net

SMKN I Glagah menyatakan sudah melakukan langkah langkah persiapan jika dalam waktu dekat ini, PTM terbatas di laksanakan di satuan pendidikan tingkat SMK/SMA . Bahkan sekolah itu sudah melaksanakan PTM sejak Agustus 2020.

“jadi kalau di tanya soal kesiapan PTM di SMKN I Glagah , kami sudah siap “ ungkap H Panuri 8Kasek SMKN I Glagah kepada merdeka.net . Itu berdasar pengalaman sekolah tersebut saat di tunjuk Disdik Propinsi Jatim melalui Cabdin Prop Jatim Kabupaten Banyuwangi pada Agustus 2020, melaksanakan PTM terbatas . hanya saja pada tahun ajaran 2021 ini, SMKN I Glagah belum ada petunjuk dari Disdik Prop Jatim. Meski belum ada penunjukan terhadap sekolah nya seperti tahun 2020 lalu ,kata Panuri sekolah yang dia gawangi tetap mempersiapkan sebelum SE Gubernur Jatim soal PTM terbatas di gulirkan.



Ada beberapa persiapan yang kini tengah di lakukan SMKN I Glagah di antara nya, kesiapan sarana prasarana penunjang “prokes” melengkapi wastafel, hand sanitizer dan masker lalu penuntasan vaksinasi terhadap peserta didik 2285 siswa, saat ini beber Panuri bahwa sebanyak 908 siswa sudah melaksanakan vaksinasi . Sedangkan sisa nya, sekolah akan bekerja sama dengan Polresta Banyuwangi melalui program vaksinasi merdeka . “Insya Allah dalam minggu minggu ini, vaksinasi untuk peserta didik SMKN I Glagah tuntas” pungkas nya .(Anw)