27/10/2021

Pengroyokan Sekelompok Pemuda di GOR Sidoarjo Berlatarbelakang Cemburu



SIDOARJO.merdekanews.id oleh sekelompok pemuda hingga menewaskan satu orang, di GOR Delta Sidoarjo Minggu, 24/10 malam dilatarbelakangi rasa cemburu. Pasca dikeroyok, HP, (24) diketahui meninggal dunia dirumah sakit.


Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro menyebutkan, salah seorang tersangka merasa cemburu ketika melihat pacarnya digoda oleh korban. Pacar korban merupakan seorang pramusaji di warung kopi (Warkop) tempat nongkrong tersangka dan korban.


“Ada tiga orang yang berhasil kita amankan, masih ada tersangka lainya yang berstatus DPO (Daftar Pencarian Orang) karena pengeroyokan ini diduga pelakunya lebih dari tiga orang,” ucap Kombes Pol Kusumo, Selasa, (26/10/2021).


Tiga orang tersangka yang tertangkap adalah WPR, ABP, dan DM. Sedangkan otak pengeroyokan dan pelaku lainnya saat ini masuk DPO.



Mengenai kronologi pengeroyokan, Kombes Pol Kusumo menjelaskan awalnya, korban HP bersama dua orang temannya bertemu di GOR Sidoarjo untuk ngopi di warkop Mbak Ayu. Sedangkan pelaku pengeroyokan bersama teman-temannya juga sedang ngopi ditempat yang sama.


Kemudian, korban HP dan KA menggoda dan meminta nomor WA salah seorang pramusaji di warkop tersebut yang merupakan pacar pelaku pengeroyokan. Karena cemburu pacarnya digoda, pelaku menegur korban lalu oleh korban, pelaku didorong.


Setelah di dorong, pelaku mengatakan kepada korban ‘Entenono Kene Aku Tak Balek’ (tunggu disini aku akan kembali). 15 menit kemudian, pelaku kembali bersama gerombolannya.


“Dari situlah kemudian korban dikeroyok. Korban dipukul dengan gitar dan kayu, setelah korban tak sadar gerombolan tersebut kabur,” jelas Kombes Pol Kusumo kepada wartawan.


Korban dibawa pulang ke kos oleh kedua temannya. Korban mengalami luka di kepala bagian belakang. Keesokan harinya korban meninggal dunia dirumah sakit.


“Perbuatan tersangka melanggar pasal 170 ayat 2 tentang pengeroyokan yang menyebabkan meninggal dunia dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara,” pungkasnya. (SRI.)

ketua KpK Apresiasi Gelarak Vaksin 6000 Dosis di Umaha Sidoarjo



Sidoarjo.merdekanews.co.id Selain itu, AKABRI 1990 juga membagikan 1.000 paket bansos kepada masyarakat.

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia Komjen Pol. Firli Bahuri. Turut mendampingi Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Nico Afinta, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto, Wakapolda Jawa Timur Brigjen Pol. Slamet Hadi Supraptoyo, Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro dan Dandim 0816 Sidoarjo M. Iswan Nusi. Serta dihadiri ulama PWNU Jatim.


Ketua KPK Komjen Pol. Firli Bahuri yang merupakan alumni AKABRI 1990, menyambut baik dan mengapresiasi terselenggaranya kegiatan vaksinasi dan baksos di UMAHA Sidoarjo. Ia juga mengucapkan terima kasih, atas kerjasama semua pihak bersama masyarakat bahwa Pandemi COVID-19 saat ini dapat dikendalikan.


“Kita berikan penghargaan kepada aparat TNI, Polri aparatur sipil Negara. Karena kita rasakan kerja keras kita membawakan hasil pandemi Covid-19 bisa dikendalikan, ini adalah karya besar anak bangsa dan seluruh masyarakat,” ucap Firli, Selasa (26/10/2021).


Masih dikatakan Firli, kedatangan di Jawa Timur ingin meninjau langsung kegiatan Vaksinasi di Jawa Timur. Salah satunya yang dilaksanakan di UMAHA, Kabupaten Sidoarjo.


“Pagi ini saya hadir di jawa timur ingin memastikan pelaksanaan vaksinasi bisa berjalan lancar. Sehingga akan menimbulkan kekebalan kepada rakyat, dengan rakyat kebal, rakyat sehat Indonesia jadi kuat dan tentu pertumbuhan ekonomi indonesia semakin meningkat,” lanjutnya di Kampus Umaha Sidoarjo.


Firli menambahkan, situasi pandemi Covid-19 semakin menurun penyebarannya, berkat kerja keras kita semua dan masyarakat. Karenanya terus tingkatkan kepatuhan pada protokol kesehatan dan vaksinasi COVID-19, agar dapat membentuk kekebalan komunal.


“Sehingga Indonesia semakin kuat, perekonomian kita kembali meningkat,” tutupnya. (Sri.)

26/10/2021

Kapolres Lumajang bersama Forkopimda Pimpin Apel Kontijensi Antisipasi Bencana Alam



Lumajang,- Antisipasi terjadinya bencana alam akibat peralihan musim atau cuaca, Forkopimda Lumajang mulai melakukan berbagai persiapan penanggulangan.


Salah satunya, apel kontijensi bencana alam yang digelar di Lapangan GOR, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur pada Senin, 25 Oktober 2021 pagi.


Selain dihadiri oleh Kapolres Lumajang, AKBP Eka Yekti Hananto Seno, S.I.K., M.Si., apel tersebut juga dihadiri langsung oleh , Dandim 0821/Lumajang Letkol Inf Andi A. Wibowo, Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Lumajang Drs. Basuni, hingga stakeholder lainnya.


Dalam apel tersebut, beberapa hal menjadi titik perhatian Kapolres, salah satunya pengecekan personel, peralatan penanggulangan bencana, hingga kemampuan penanggulangan bencana.


“Kalau kita mau flash back, kita mengalami beberapa kejadian. Seperti akhir 2020. Saya belum masuk Lumajang, tapi saya sudah mendengar bahwa waktu itu Lumajang mendapat gelombang pertama serangan Covid,” kata Kapolres.


Selain gelombang Covid, Kapolres menjelaskan, sebelumnya Lumajang juga mengalami bencana berupa erupsi Gunung Semeru, bencana banjir, hingga gempa bumi. 


“Awal 2021, itu erupsi Semeru, dua kali kalau gak salah. Kita juga ada banjir, tidak lama kemudian disusul lagi gempa pada 10 April 2021. Kemudian masuk ke Mei-Juni, alhamdulillah situasi sudah melandai, semoga di akhir tahun ini kita terbebas dari semua bencana,” pungkasnya.


Adanya beberapa kejadian itu, kata Kapolres, harus menjadi perhatian oleh semua pihak, terutama persiapan beberapa alat-alat penanggulangan bencana yang saat ini dihadirkan di lokasi apel kontijensi berlangsung.


“Perintah apel ini, ada dasarnya. Saya yakin, pimpinan kita yang di Provinsi mendapat informasi dari BMKG, akhir tahun diperkirakan terjadi curah hujan yang lumayan tinggi. Ada juga gelombang pasang air laut,” ungkapnya.


Ia berharap, dengan adanya bencana yang sudah terjadi di beberapa daerah, hendaknya dijadikan sebuah acuan untuk melakukan langkah antisipasi dan kesiapsiagaan. 


“Beberapa minggu ke belakang, kita juga mendengar di tetangga kita di Malang, terjadi banjir. Di Banjarnegara terjadi longsor, di Bali terjadi gempa. Kita harus siap (siaga, red). Kalau tidak terjadi di kita, apabila kita diminta bantuan oleh wilayah tetangga, kita harus siap,” tegas Kapolres.


Dalam kesempatan itu, Dandim 0821/Lumajang, Letkol Inf Andi A. Wibowo. S.Sos, M.i.Pol juga menyampaikan pentingnya evaluasi kesiapsiagaan terhadap bencana.


"intinya kesiapsiagaan wajib kita laksanakan, apapun bentuk bencananya, kekurangan pada pengalaman sebelumnya mari kita evaluasi semua, kemudian penting adanya latihan sebagai antisipasi kesiapan kita dalam menghadapi bencana alam yang sewaktu-waktu bisa terjadi," pungkas Dandim.(Humas Polres Lumajang)

Komjen Firli Bahuri: Kita Berikan Penghargaan Kepada TNI, Polri Yang Sudah Bekerja Keras Mengendalikan Covid-19 di Jatim

 


SIDOARJO,- Ketua IKDB Komjen Pol Firli Bahuri, yang juga Alumni AKABRI Angkatan 90 sekaligus Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia, Selasa (26/10/2021) pagi, meninjau pelaksanaan Vaksinasi yang dilaksanakan di UMAHA (Universitas Ma,Arif Hasyim Latif) Kelurahan Ngelom, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo.


Baksos dan Vaksinasi Dalam Rangka 31 Tahun GELAR 90 (Gema Lembah Tidar 1990) " Mengabdi Untuk Negeri".


Dalam giat tersebut juga diikuti oleh Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, melalui video virtual.


Selain itu juga Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, Waka Polda Jatim Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo, serta didampingi Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim.


Kegiatan ini sebagai puncak "31 Tahun GELAR 90 Mengabdi Untuk Negeri". Selain meninjau vaksinasi, Komjen Pol Firli Bahuri, juga memberikan Bantuan Sosial (Bansos) sebanyak seribu paket sembako bagi Santri dan juga para Lansia.


Komjen Pol Firli Bahuri, menjelaskan, kedatangan di Jawa Timur ingin meninjau langsung kegiatan Vaksinasi di Jawa Timur. Salah satunya yang dilaksanakan di UMAHA, Kabupaten Sidoarjo.


"Kita berikan penghargaan kepada aparat TNI, Polri aparatur sipil Negara. Karena kita rasakan kerja keras kita membawakan hasil pandemi Covid-19 bisa dikendalikan, ini adalah karya besar anak bangsa dan seluruh masyarakat," kata Komjen Pol Firli Bahuri, usai meninjau vaksinasi di Sidoarjo, Selasa (26/10/2021) pagi.


"Pagi ini saya hadir di jawa timur ingin memastikan pelaksanaan vaksinasi bisa berjalan lancar, dan tentu kita berharap semua akan sukses. Sehingga akan menimbulkan kekebalan kepada rakyat, dengan rakyat kebal, rakyat sehat Indonesia jadi kuat dan tentu pertumbuhan ekonomi indonesia semakin meningkat," sambungnya.


Selain itu, vaksinasi yang dilaksanakan ini juga disediakan dua Unit mobil gerai vaksin keliling dan juga satu buah bus. Sedangkan jumlah vaksinasi yang dilaksanakan pada hari ini sebanyak 5 ribu dengan disiapkan tenaga Vaksinator sebanyak 74 tenaga kesehatan.


Usai meninjau vaksinasi di UMAHA, Kabupaten Sidoarjo. Komjen Pol Firli Bahuri, juga meninjau vaksinasi di Mapolda Jawa Timur.


Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, menjelaskan, bahwa dalam pelaksanaan penanganan Covid-19, TNI, Polri selalu sinergi dan kolaborasi. Dalam penanganan Covid-19, tentunya banyak juga anggota TNI, Polri sampai jatuh sakit bahkan ada yang meninggal.


"Kami mohon kepada bapak kiranya bisa memberikan semangat kepada keluarga yang hadir pada hari ini," jelas Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afinta.


Selain itu, dalam kegiatan di Gedung Mahameru, Mapolda Jatim, Ketua KPK bersama Kapolda Jatim, juga memberikan santunan kepada anak yatim piatu.

Cegah Lonjakan COVID-19 saat Libur Nataru, Kapolri: Tak Boleh Abai dan Prokes Tetap Kuat

 


Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta jajaran TNI-Polri dan seluruh stakeholder untuk mewaspadai laju pertumbuhan COVID-19, saat menjelang libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru).


Menurut Sigit, antisipasi tersebut harus dipersiapkan untuk mencegah adanya potensi laju pertumbuhan COVID-19 di Indonesia meningkat pasca-hari libur. 


Hal ini disampaikan Kapolri saat menghadiri kegiatan vaksinasi dan bakti sosial yang diselenggarakan Akabri 1990 di Gedung Jaga Nusantara 1 (JN1) Kelapa Dua, Tangerang Selatan, Selasa, (26/10/2021).


"Dalam kesempatan ini karena kita akan menghadapi Nataru, kita tahu dengan pengendalian laju COVID-19 yang kita laksanakan, maka aktivitas masyarakat mulai dilonggarkan karena sudah dilakukan penurunan level di masing-masing PPKM. Namun demikian saya ingatkan kita tidak boleh lalai, abai dan harus waspada," kata Sigit.


Eks Kapolda Banten ini mengingatkan, meskipun angka COVID-19 di Indonesia yang saat ini sudah mulai bisa dikendalikan, namun hal itu tak lantas membuat penanganan dan pengendalian Pandemi virus corona menjadi tidak maksimal lagi kedepannya. 


Sigit menegaskan, kedisiplinan dalam penerapan protokol kesehatan (prokes) harus tetap dilakukan meskipun laju pertumbuhan COVID-19 telah menurun. Apalagi, ketika menghadapi libur-libur panjang nantinya. 


"Kuncinya bagaimana di tengah relaksasi dan kesempatan yang diberikan untuk aktivitas, prokes harus dilaksanakan secara ketat dan kuat. Ini membutuhkan kedisiplinan dan kesadaran bagi seluruh masyarakat untuk menjaga prokes karena kita lihat di beberapa wilayah saat ini sudah mulai kendor terutama penggunaan masker," ujar mantan Kabareskrim Polri ini. 


Jika tidak waspada dan hati-hati, Sigit menyebut, kedepannya dikhawatirkan akan ada potensi meningkatnya kembali angka COVID-19 terutama saat libur Natal dan Tahun Baru mendatang. Mengingat, adanya mobilitas yang tinggi dari masyarakat.


"Ini kalau tak hati-hati kita hadapi Nataru akan ada potensi mobilitas yang tinggi, kerumunan dan ini berdampak kepada meningkatnya angka COVID-19. Karena di negara tetangga kita masih terjadi fluktuasi terhadap angka covid," ucap Sigit.


Sigit menuturkan, saat ini Indonesia berada di peringkat nomor satu di Asia Tenggara dalam mengendalikan laju pertumbuhan COVID-19. Menurutnya, tren positif ini harus tetap dipertahankan kedepannya.


Ia pun menyebut kolaborasi antara penegakan aturan, disiplin prokes, pelaksanaan 3M dan 3T serta percepatan vaksinasi adalah kunci untuk tetap bisa mengendalikan laju pertumbuhan COVID-19.


"Kolaborasi antara penegakan aturan, disiplin prokes, 3M dan 3T serta vaksinasi ini menjadi kolaborasi untuk menjaga laju covid betul-betul bisa dikendalikan," tutur Sigit.


Sementara itu, disisi lain, Sigit menekankan kepada jajaran TNI-Polri dan stakeholder untuk terus bersinergi dan bergandengan tangan demi mewujudkan target Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) guna mencapai vaksinasi 70 persen pada akhir tahun ini. 


"Strategi yang dilakukan mulai dari vaksinasi massal, door to door untuk menyentuh masyarakat terpencil khususnya masyarakat rentan, lansia dan juga masyarakat yang memang memiliki risiko tertentu harus dilaksanakan secara agresif. Tentunya ini menjadi bagian kontribusi TNI-Polri yang bergabung dengan stakeholder yang ada untuk bisa melakukan akselerasi vaksinasi yang menjadi harapan Pak Presiden," tutup Sigit.

Peringati Maulid Nabi Muhammad, Polres Lumajang Salurkan Santunan Untuk Yatim Piatu

 


Lumajang,- Dalam memperingati Maulid Nabi Muhammad 1443 Hijriah, serangkaian kegiatan keagamaan digelar oleh pihak Polres Lumajang. Tak lupa, diselenggarakannya acara itu, tak lepas dari adanya penerapan protokol kesehatan.


Wakapolres Lumajang, Kompol Kristiyan B. Martino menyebut, adanya peringatan Maulid Nabi itu, merupakan momentum yang sangat tepat untuk dijadikan suatu landasan dalam kehidupan sehari-hari demi terwujudnya tugas pokok, dan kewajiban dalam menjalankan tugas sehari-hari.“Itu dilakukan secara dinas, maupun di lingkungan masyarakat,” kata Wakapolres. Selasa, 26 Oktober 2021 pagi.



Wakapolres menyebut jika adanya peringatan Maulid Nabi di Mapolres saat ini, bisa diaplikasikan oleh personel Polres, terutama dalam mengabdikan diri pada masyarakat sebagai pengayom dan pelindung.


“Saya juga belajar apa yang saya imani. Saya yakin, banyak karakter dari Nabi Muhammad, banyak teladan-teladan yang sangat baik. Bisa diterapkan dalam kehidupan kita masing-masing. Dalam melayani masyarakat, jangan sampai kita menyakiti masyarakat,” pintanya.


Bahkan, dirinya juga sangat mendukung dengan adanya kegiatan keagamaan seperti yang digelar di Mapolres saat ini. Pasalnya, Kristiyan menyebut jika karakter iman dan takwa, mampu dijadikan suatu benteng diri.


“Karena, hanya karakter iman dan takwa yang bisa membentengi kita untuk tidak menyalahgunakan wewenang,” jelas Wakapolres.


Tak hanya itu saja, acara itu juga turut melibatkan salah satu tokoh agama yang ada di Lumajang dalam rangka memberikan hikmah rohani untuk anggota Polres Lumajang. Bahkan, dalam momentum acara tersebut, pihak Polres juga menyalurkan beberapa paket santunan yang ditujukan untuk anak yatim dan piatu terdampak pandemi Covid-19. (Humas Polres Lumajang)

25/10/2021

Polda Jatim Grebek Kantor Pinjol Ilegal di Surabaya dan Sidoarjo



SURABAYA,- Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jawa Timur, ungkap kasus Pinjaman Online (Pinjol) yang meresahkan warga, pengungkapan ini dilakukan di dua lokasi berbeda. Satu lokasi diungkap di Surabaya, dan satu lagi di Kabupaten Sidoarjo.


"Untuk pengungkapan pinjol di surabaya, dilakukan pada 15 Oktober 2021, dari pengungkapan ini, penyidik berhasil mengamankan ASA, (30) warga Perum Samudra Residence, RT 01 RW 25, Kelurahan Desa Tajurhalang, Kecamatan Tajurhalang, Kabupaten Bogor Provinsi Jabar," jelas Irjen Nico Afinta, usai konfrensi pers di Mapolda Jatim, Senin (25/10/2021).


ASA sendiri berposisi sebagai (Desk Collection-Pengirim pesan SMS penagihan).


"Selain itu satu tersangka lain yakni, RH alias A, (28) warga KP. Ciaruteun, RT 01/ RW 02, Desa Cimanggui, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Provinsi Jabar. Yang tinggal di Jalan Tim Asih, gang 2 RT 04/ RW 08, Kelurahan Jatiasih, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, Provinsi Jabar," tambahnya.


Untuk tersangka RH alias A ini, selaku (Desk Collection - Pengirim data).


Setiap pesan singkat melalui WhatShapp atau yang dikirim ke pinjol, para tersangka menggunakan kata - kata atau kalimat yang tidak pantas.

Tersangka RH alias H, meminta kepada tersangka SAS, untuk mengirim pesan penagihan ke para Debitur yang berisi kalimat yang tidak pantas dan ancaman.

"Sedangkan para tersangka digaji oleh perusahaan sebesar Rp 4.200.000, selain itu, para tersangka mendapat fasilitas dari perusahaan berupa kuota internet 

serta mendapat insentif/ bonus dari pekerjaan jika penagihan tersebut berhasil," katanya.


"Jika penagihan mencapai 65 persen dari total penagihan dalam kurun waktu 1 minggu. Maka tersangka akan mendapat Rp 162.000, jika 70 persen, dari total penagihan dalam kurun waktu 1 minggu, maka tersangka akan mendapatkan Rp 200.000. Jika 75 persen, mendapat Rp 250.000. Dan intensif/ bonus itu diluar dari gaji bulanan mereka," lanjutnya.


Polda Jatim akhirnya mengungkap pinjol ini, setelah adanya laporan dari masyarakat pada Desember 2020. Dimana BSB, selaku Debitur meminjam ke pinjol atas nama aplikasi “RUPIAH MERDEKA DAN DANA NOW”.


"Sekira bulan Februari 2021, pinjaman debitur atas nama BSB, di aplikasi “RUPIAH MERDEKA dan DANA NOW”, sudah lunas. Namun, pada bulan Juli 2021, pelapor menerima tagihan dari beberapa pinjol lain diantaranya, KSP PLANET BAHAGIA, KSP BOS DUIT, DANA HEBAT dan LUCKY UANG," cetusnya.


Pada bulan Juli 2021, pelapor akhirnya membuat pengaduan ke Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jatim. Atas dasar laporan tersebut, bulan Agustus 2021, Penyidik melakukan serangkaian proses penyelidikan, yang akhirnya bisa mengungkap pinjol di surabaya.


Sedangkan barang bukti yang disita dari tersangka ASA, dua unit HP, dua unit laptop, dan satu unit charger, sedangkan dari tersangka RH alias A, polisi mengamankan barang bukti berupa satu unit HP dan laptop


Sementara itu, penyidik juga mengungkap di Kabupaten Sidoarjo, yang dilakukan pada 7 Oktober 2021. Penyidik telah meringkus tersangka, APP, (27) warga Surabaya, kelahiran Kabupaten Jombang. Yang bekerja di PT. DUYUNG SAKTI INDONESIA.

Dengan posisi bagian (Desk Collection).


"Tersangka sendiri diringkus pada hari Jumat (15/10/2021), sekira pukul 14.00 WIB. Yang dilakukan di rumahnya di Kedinding, Kota Surabaya. Dari keterangan tersangka, petugas kemudian melakukan penggeledahan di kantor PT. DUYUNG SAKTI INDONESIA, yang berlokasi di daerah

Sukomanunggal, Kota Surabaya," jelasnya.


PT . DUYUNG SAKTI INDONESIA sendiri, dipimpin oleh seseorang bernama, SR dan HRD atas nama QNK. Perusahaan ini sendiri tidak terdaftar pada OJK (Otoritas Jasa Keungan). Nama pinjaman online (pinjol) dari PT. DUYUNG SAKTI INDONESIA antara lain, UNTUNG CEPAT, RUPIAH CEPAT, PUNDI UANG, PINJAM CAIR, MONEY KU, MAU TUNAI, KREDIT DASH, GIFT TUNAI, GET UANG, DOMPET SHARE, DANA CHARGE, BULL DANA, SAKU MED, SAKU KILAT, RUPIAH AID, FAST RUPIAH, CASH HUT, SIAP TUNAI, MONEY PRO, RUPIAH EXPRESS, GIFT TUNAI, LAJU TUNAI, SUKA GESIT, UR MONEY, UANG SAKU, PINJAM DULU, PINJAM CASH, MONEY PRO, MONEY PLUS, KREDIT KILAT, KREDIT DANA, DOMPET APPLE, DANA MAYA, DANA MAJU, MONEY GOODSHOW DANA dan MONEY CHARGE.


"Dari 36 Pinjaman Online yang di miliki oleh PT. DUYUNG SAKTI INDONESIA. Hanya ada satu yang legal sesuai yang terdaftar di OJK, atas nama aplikasi Rupiah Cepat," sebut dia.


Dari pengungkapan ini, polda jatim berhasil mengamankan barang bukti antara lain, hasil cetak screen shot chat whatsapp antara korban (M) dan tersangka. 21 unit hanphone, 14 laptop, charger laptop, 70 buah bungkus Kartu Perdana dari berbagai profeder.


Modus yang dilakukan tersangka ini, tersangka menggunakan akun whatsapp dengan foto profil dan nama tidak sesuai aslinya, mengaku dari aplikasi pinjaman online "DOMPET SHARE" mengirimkan pesan berisi foto wajah korban dan foto KTP korban ke akun whatsapp korban disertai kalimat "bagus ini foto dan KTP ini diviralkan yaa". Sehingga korban merasa takut dan terancam foto wajah dan KTP nya disebarkan.


"Kronologisnya, pada hari Rabu, 29 September 2021, pelapor meminjam pada aplikasi pinjaman online " MONEY KU", yang menginduk pada aplikasi "RUPIAH MAJU" sejumlah Rp. 1.023.000. Yang kemudian sekitar tanggal 07 Oktober 2021, pinjaman tersebut telah dilunasi oleh pelapor sebesar Rp 1.860.000," pungkasnya.


Dan dihari yang sama, pelapor menerima pesan masuk dari terlapor akun Whatsapp yang mengaku dari pihak Aplikasi Pinjaman Online "DOMPET SHARE". Yang juga menginduk pada aplikasi pinjaman online " RUPIAH MAJU" melalukan penagihan dengan cara mengirimkan pesan berisi foto wajah korban dan foto KTP serta mengancam akan menyebarkan data pribadi pelapor.


Dari pengungkapan ini, para tersangka akan dikenakan Pasal 27 ayat (4) Jo Pasal 45 ayat (4) UU RI No. 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas Undang Undang No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.


Dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan/atau denda paling banyak Rp1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) Pasal 29 Jo Pasal 45B UU RI No. 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas Undang Undang No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.