Tampilkan postingan dengan label Sidoarjo. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sidoarjo. Tampilkan semua postingan

17/11/2021

Operasi Zebra Semeru 2021, Polresta Sidoarjo Edukasi Pengendara dan Disediakan Vaksinasi

 


Sidoarjo, Merdekanews.id

Edukasi masyarakat untuk tertib lalu lintas dan disiplin protokol kesehatan, melalui Operasi Zebra Semeru 2021 yang diadakan Polresta Sidoarjo tidak hanya merazia pengendara. Di lokasi juga menyediakan vaksinasi bagi masyarakat dan bakti sosial berupa sembako kepada peserta vaksin lanjut usia (lansia).


Seperti berlangsung di pos polisi jalan raya Balongbendo, Sidoarjo, Rabu (17/11/2021) siang. Berdiri di tepi jalan beberapa polisi wanita membawa berbagai pesan himbauan bagi pengendara, agar selalu tertib lalu lintas dan disiplin protokol kesehatan. Dan polisi lainnya membagi-bagikan masker.


Tampak pula Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro menghampiri pengendara, sekedar mengingatkan patuhi peraturan tertib lalu lintas dan tetap memakai masker. Sedangkan di sisi lain, berlangsung vaksinasi Covid-19 bagi masyarakat dan pembagian baksos sembako.


Abdul Kodir, 50 tahun, pengendara roda dua kebetulan melintas di wilayah tersebut, mengaku kaget ada puluhan polisi menghentikan lajunya. “Setelah saya berhenti ternyata sedang ada pemeriksaan kelengkapan berkendara, dan dihimbau selalu tertib lalu lintas serta menariknya dipersilahkan ikut vaksinasi. Kebetulan belum vaksin yang kedua,” jelasnya.


Mengenai kegiatan yang berlangsung di pos polisi Balongbendo tersebut, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro menjelaskan, pihaknya sedang melaksanakan Operasi Zebra Semeru 2021 melalui edukasi secara humanis kepada masyarakat. Khususnya bagi para pengendara.


“Kami himbau masyarakat untuk selalu mematuhi tertib berlalu lintas dan disiplin protokol kesehatan. Dengan pendekatan humanis, kami edukasi untuk mematuhi keduanya. Serta kami juga menyediakan vaksinasi dan bakti sosial sembako bagi masyarakat,” ujar Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro.


Operasi Zebra Semeru 2021 yang berlangsung mulai tanggal 15 sampai dengan 28 November 2021, bertujuan untuk mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcar lantas) bagi masyarakat, khususnya para pengguna jalan. Didukung dengan kesadaran pengguna jalan dalam berlalu lintas. Serta mewujudkan kedisiplinan masyarakat terhadap protokol kesehatan di tengah pademi.(SRI)

11/11/2021

Ibu Pbuang Bayi di Jabaran Balongbendo Alami Gangguan Jiwa



 Sidoarjo,merdekanews.id Kasus pembuangan bayi, yang ditemukan di depan pintu rumah Sumiati, warga Desa Jabaran RT 06 / RW 02, Balongbendo, Sidoarjo, Selasa (9/11/2021) pagi, akhirnya terungkap. Pembuang bayi cantik berusia dua minggu tersebut adalah ibu kandung sendiri.

Saat itu, Sumiati Ningsih terkejut ada tangisan bayi di depan rumahnya. Saat dilihat ada bayi tergeletak tepat depan pintu rumahnya pakai baju dan ada gendongan warna merah muda. Kemudian ia melaporkannya ke tetangga, lalu ke perangkat desa dan Polsek Balongbendo.


Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro menyampaikan pada wartawan, pembuang bayi ini adalah ibu kandung sendiri, yakni TSA, 28 tahun, warga Desa Sooko, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto.


“Dari hasil pemeriksaan kami, ibu kandung bayi ini pada saat kejadian hendak ke rumah orang tuanya di Gedeg, Mojokerto. Namun di tengah perjalanan mengaku mendapatkan bisikan gaib dari seorang kakek untuk menaruh bayinya ke arah timur tinggalnya. Hingga sampailah di wilayah Balongbendo, lalu ia meninggalkan bayinya di rumah Bu Sumiati, Desa Jabaran,” jelas Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro.


Terungkapnya siapa pembuang bayi ini, adalah dari ayah kandungnya yang mendatangi Polsek Balongbendo, usai dirinya mengetahui ada penemuan bayi perempuan. Sementara yang bersangkutan saat kejadian, usai mandi bingung mencari istri dan putrinya tidak ada di rumah.


Setelah melapor ke polisi, kemudian sang ayah bersama polisi mencari keberadaan TSA. Selasa (9/11/2021) malam, akhirnya TSA ditemukan di pos polisi terminal Mojokerto dalam kondisi linglung kebingungan mencari bayinya.


“Ternyata ibu bayi ini menurut keterangan keluarga dan hasil pemeriksaan psikologi, mengalami gangguan jiwa. Berupa sering mengurung diri, berhalusinasi dan enggan bersosialisasi,” ungkap Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro. Karena itu, berdasar hasil pemeriksaan kejiwaan TSA yang dilakukan pada 10 November 2021, maka tidak dapat dikenakan ancaman hukuman.(SRI)

Cuaca Ekstrim Warga Sidoarjo Dihimbau Bupati Muhdlor Waspada. Prediksi BMKG Bagai La Nina terjadi akhir 2021

 


Sidoarjo,merdekanews.id Hujan deras disertai angin beberapa hari yang lalu menyebabkan puluhan rumah di Sidoarjo porak poranda, total sudah ada 59 rumah yang diterjang angin puting beliung. Yang terbaru belasan rumah warga Desa Kedungkendo Kecamatan Candi atapnya rusak tersapu angin. Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor mengimbau warga Sidoarjo waspada karena cuaca ekstrim diperkirakan masih terjadi sampai akhir tahun 2021.


Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi badai La Nina akan terjadi di bulan Desember atau akhir tahun 2021.


“Tidak keluar rumah dan menghindari berteduh dibawah pohon bila kondisi hujan disertai angin kencang. Prakiraan cuaca yang dikelurkan BMKG juga bisa dijadikan rujukan untuk antisipasi,” kata Gus Muhdlor saat datang meninjau lokasi rumah warga di Desa Kedungkendo bersama Kepala BPBD Dwijo Prawito, Kepala Dinas Sosial Asrofi dan Baznas Sidoarjo. Kamis, (11/11/2021).


Data awal ada 11 rumah warga desa Kedungkendo yang rusak dan 5 bangunan non rumah, termasuk 1 Gedung SDN Kedungkendo, 1 Sekolah PAUD dan 1 Masjid. Semua sudah dalam proses penanganan Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Sidoarjo. Bupati Gus Muhdlor sudah menginstruksikan ke BPBD untuk segera memperbaiki rumah warga yang rusak termasuk kubah Masjid yang ikut terkena angin juga diminta segera diperbaiki.


Selain mendapat bantuan bahan material perbaikan, warga juga mendapat bantuan dua paket sembako dari Dinas Sosial dan Baznas Sidoarjo.


“Sudah kita cek dan secepatnya akan dilakukan perbaikan. Mohon warga saling mengingatkan tetap waspada dan hati – hati karena memang kondisi cuacanya ekstrim,” terangnya.


Bupati Gus Muhdlor juga sudah menyiagakan satgas penanggulangan bencana yang bergerak mengantisipasi kejadian lanjutan. Termasuk antisipasi banjir.


“Satgas penanggulangan bencana sudah kita siagakan, siap siaga 24 jam membantu warga. Dinas PU BM Sumber Daya Air sampai hari ini masih terus melakukan pengerukan kali,” pungkasnya. (SRI.)

Pelajar SMK di Sidoarjo Pungut Sampah untuk Biaya Sekolah



 SIDOARJO,Merdekanews.id Aditya Candra Glori Semesta, seorang pelajar SMK Informatika, Tulangan, Sidoarjo, rela memungut sampah di jalanan selepas pulang sekolah. Sampah tersebut dijual lagi oleh candra dan hasilnya digunakan untuk tambahan biaya sekolah.


Setiap hari, siswa kelas XII ini memungut sampah di sepanjang jalan dari Desa Kemantren, Kecamatan tulangan tempatnya sekolah hingga ke wilayah Sidoarjo Kota. Dengan menggunakan seragam sekolah, Candra tidak canggung ketika melakukan rutinitas yang ia lakukan sejak dua tahun terakhir.


“Uang hasil jualan saya kasihkan ibu untuk tambahan bayar sekolah sama kebutuhan sehari – hari,” ucap Candra, Rabu, (10/11/2021).



Candra tinggal bersama ibunya, Ester Yuliani di Rt. 04, Rw. 03, Desa Kludan, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo. Setiap hari ia mengayuh sepeda angin warna putih miliknya yang sudah diberi keranjang plastik di bagian belakang untuk tempat menampung sampah.


“Berangkat sekolah naik sepeda ini, karena pulang sekolah langsung cari sampah pakai sepeda ini juga,” katanya dengan nada polos.


Dalam sepekan, pelajar kelahiran Kediri, 28 Februari 2004 ini mampu mengumpulkan uang sebanyak Rp. 30,000 hingga Rp. 45,000 dari hasil penjualan sampah plastik yang ia pungut di jalan hingga pukul 16.00 WIB.


Rutinitasnya memungut sampah tidak mengurangi semangat belajar Candra. Ketika hujan, ia memanfaatkan waktu untuk membaca buku pelajaran sambil berteduh. Hal ini sengaja dilakukan Candra mengingat waktunya dirumah ia gunakan untuk memilah sampah sebelum dijual.


“Kalau pas hujan gitu saya membaca buku pelajaran sambil neduh. Karena dirumah nggak sempat belajar, harus milihin sampah sebelum dijual,” tutupnya.(SRI.)

06/11/2021

Bea Cukai Sidoarjo Amankan 14Ribu Botol Liquid Vapor Ilegal aberbagai Merk

 


Sidoarjo.Merdekanews.id tersangka (baju orange) ketika diamankan bea cukai Sidoarjo bersama ribuan barang bukti

SIDOARJO, – Sebannyak 14.338 botol liquid (cairan) vapor (rokok elektrik) berbahaya diamankan Bea Cukai Sidoarjo lantaran tanpa dilengkapi pita cukai.

Kepala Bea dan Cukai Sidoarjo Pantjoro Agung menyebutkan, dalam kasus tersebut, seorang tersangka berinisial IS turut diamankan beserta ribuan barang bukti.

“IS menyimpan dan memproduksi liquid sendiri di gudang yang berlokasi di Jalan Tales, Kelurahan Jagir dan Jalan Soponyono, Prapen, Surabaya,” ucap Pantjoro Agung, Selasa, (2/11/2021).

Liquid ilegal yang diamankan Bea Cukai Sidoarjo diantaranya adalah merk Oat Boom, Boomber Juice, dan Blue Sky dengan berbagai macam ukuran mulai dari 12 ml hingga 100 ml. Total nilai barang mencapai Rp. 559.590.516, sedangkan nilai total kerugian Negara sebesar Rp. 318.966.594.

Kembali dikatakan Pantjoro, penyidikan kasus tersebut sudah dinyatakan P-21 oleh Kejaksaan Negeri Surabaya, yang artinya berkas penyidikan sudah lengkap.

“Saat ini, kasus tersebut sudah berstatus P-21. Tindakan IS menyebabkan kerugian negara sebesar Rp. 318.966.594,” bebernya di Kantor Bea dan Cukai Sidoarjo.

Akibat perbuatannya, lanjut Pantjoro, IS dijerat pasal 50 dan/atau pasal 54 Undang-Undang Cukai. Ancaman hukuman pidana penjara paling singkat 1 tahun dan paling lama 5 tahun dan pidana denda paling sedikit 2 kali nilai cukai dan paling banyak 10 kali nilai cukai yang seharusnya dibayar,”Pungkasnya. (Sri)

27/10/2021

Pengroyokan Sekelompok Pemuda di GOR Sidoarjo Berlatarbelakang Cemburu



SIDOARJO.merdekanews.id oleh sekelompok pemuda hingga menewaskan satu orang, di GOR Delta Sidoarjo Minggu, 24/10 malam dilatarbelakangi rasa cemburu. Pasca dikeroyok, HP, (24) diketahui meninggal dunia dirumah sakit.


Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro menyebutkan, salah seorang tersangka merasa cemburu ketika melihat pacarnya digoda oleh korban. Pacar korban merupakan seorang pramusaji di warung kopi (Warkop) tempat nongkrong tersangka dan korban.


“Ada tiga orang yang berhasil kita amankan, masih ada tersangka lainya yang berstatus DPO (Daftar Pencarian Orang) karena pengeroyokan ini diduga pelakunya lebih dari tiga orang,” ucap Kombes Pol Kusumo, Selasa, (26/10/2021).


Tiga orang tersangka yang tertangkap adalah WPR, ABP, dan DM. Sedangkan otak pengeroyokan dan pelaku lainnya saat ini masuk DPO.



Mengenai kronologi pengeroyokan, Kombes Pol Kusumo menjelaskan awalnya, korban HP bersama dua orang temannya bertemu di GOR Sidoarjo untuk ngopi di warkop Mbak Ayu. Sedangkan pelaku pengeroyokan bersama teman-temannya juga sedang ngopi ditempat yang sama.


Kemudian, korban HP dan KA menggoda dan meminta nomor WA salah seorang pramusaji di warkop tersebut yang merupakan pacar pelaku pengeroyokan. Karena cemburu pacarnya digoda, pelaku menegur korban lalu oleh korban, pelaku didorong.


Setelah di dorong, pelaku mengatakan kepada korban ‘Entenono Kene Aku Tak Balek’ (tunggu disini aku akan kembali). 15 menit kemudian, pelaku kembali bersama gerombolannya.


“Dari situlah kemudian korban dikeroyok. Korban dipukul dengan gitar dan kayu, setelah korban tak sadar gerombolan tersebut kabur,” jelas Kombes Pol Kusumo kepada wartawan.


Korban dibawa pulang ke kos oleh kedua temannya. Korban mengalami luka di kepala bagian belakang. Keesokan harinya korban meninggal dunia dirumah sakit.


“Perbuatan tersangka melanggar pasal 170 ayat 2 tentang pengeroyokan yang menyebabkan meninggal dunia dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara,” pungkasnya. (SRI.)

ketua KpK Apresiasi Gelarak Vaksin 6000 Dosis di Umaha Sidoarjo



Sidoarjo.merdekanews.co.id Selain itu, AKABRI 1990 juga membagikan 1.000 paket bansos kepada masyarakat.

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia Komjen Pol. Firli Bahuri. Turut mendampingi Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Nico Afinta, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto, Wakapolda Jawa Timur Brigjen Pol. Slamet Hadi Supraptoyo, Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro dan Dandim 0816 Sidoarjo M. Iswan Nusi. Serta dihadiri ulama PWNU Jatim.


Ketua KPK Komjen Pol. Firli Bahuri yang merupakan alumni AKABRI 1990, menyambut baik dan mengapresiasi terselenggaranya kegiatan vaksinasi dan baksos di UMAHA Sidoarjo. Ia juga mengucapkan terima kasih, atas kerjasama semua pihak bersama masyarakat bahwa Pandemi COVID-19 saat ini dapat dikendalikan.


“Kita berikan penghargaan kepada aparat TNI, Polri aparatur sipil Negara. Karena kita rasakan kerja keras kita membawakan hasil pandemi Covid-19 bisa dikendalikan, ini adalah karya besar anak bangsa dan seluruh masyarakat,” ucap Firli, Selasa (26/10/2021).


Masih dikatakan Firli, kedatangan di Jawa Timur ingin meninjau langsung kegiatan Vaksinasi di Jawa Timur. Salah satunya yang dilaksanakan di UMAHA, Kabupaten Sidoarjo.


“Pagi ini saya hadir di jawa timur ingin memastikan pelaksanaan vaksinasi bisa berjalan lancar. Sehingga akan menimbulkan kekebalan kepada rakyat, dengan rakyat kebal, rakyat sehat Indonesia jadi kuat dan tentu pertumbuhan ekonomi indonesia semakin meningkat,” lanjutnya di Kampus Umaha Sidoarjo.


Firli menambahkan, situasi pandemi Covid-19 semakin menurun penyebarannya, berkat kerja keras kita semua dan masyarakat. Karenanya terus tingkatkan kepatuhan pada protokol kesehatan dan vaksinasi COVID-19, agar dapat membentuk kekebalan komunal.


“Sehingga Indonesia semakin kuat, perekonomian kita kembali meningkat,” tutupnya. (Sri.)

26/10/2021

Komjen Firli Bahuri: Kita Berikan Penghargaan Kepada TNI, Polri Yang Sudah Bekerja Keras Mengendalikan Covid-19 di Jatim

 


SIDOARJO,- Ketua IKDB Komjen Pol Firli Bahuri, yang juga Alumni AKABRI Angkatan 90 sekaligus Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia, Selasa (26/10/2021) pagi, meninjau pelaksanaan Vaksinasi yang dilaksanakan di UMAHA (Universitas Ma,Arif Hasyim Latif) Kelurahan Ngelom, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo.


Baksos dan Vaksinasi Dalam Rangka 31 Tahun GELAR 90 (Gema Lembah Tidar 1990) " Mengabdi Untuk Negeri".


Dalam giat tersebut juga diikuti oleh Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, melalui video virtual.


Selain itu juga Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, Waka Polda Jatim Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo, serta didampingi Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim.


Kegiatan ini sebagai puncak "31 Tahun GELAR 90 Mengabdi Untuk Negeri". Selain meninjau vaksinasi, Komjen Pol Firli Bahuri, juga memberikan Bantuan Sosial (Bansos) sebanyak seribu paket sembako bagi Santri dan juga para Lansia.


Komjen Pol Firli Bahuri, menjelaskan, kedatangan di Jawa Timur ingin meninjau langsung kegiatan Vaksinasi di Jawa Timur. Salah satunya yang dilaksanakan di UMAHA, Kabupaten Sidoarjo.


"Kita berikan penghargaan kepada aparat TNI, Polri aparatur sipil Negara. Karena kita rasakan kerja keras kita membawakan hasil pandemi Covid-19 bisa dikendalikan, ini adalah karya besar anak bangsa dan seluruh masyarakat," kata Komjen Pol Firli Bahuri, usai meninjau vaksinasi di Sidoarjo, Selasa (26/10/2021) pagi.


"Pagi ini saya hadir di jawa timur ingin memastikan pelaksanaan vaksinasi bisa berjalan lancar, dan tentu kita berharap semua akan sukses. Sehingga akan menimbulkan kekebalan kepada rakyat, dengan rakyat kebal, rakyat sehat Indonesia jadi kuat dan tentu pertumbuhan ekonomi indonesia semakin meningkat," sambungnya.


Selain itu, vaksinasi yang dilaksanakan ini juga disediakan dua Unit mobil gerai vaksin keliling dan juga satu buah bus. Sedangkan jumlah vaksinasi yang dilaksanakan pada hari ini sebanyak 5 ribu dengan disiapkan tenaga Vaksinator sebanyak 74 tenaga kesehatan.


Usai meninjau vaksinasi di UMAHA, Kabupaten Sidoarjo. Komjen Pol Firli Bahuri, juga meninjau vaksinasi di Mapolda Jawa Timur.


Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, menjelaskan, bahwa dalam pelaksanaan penanganan Covid-19, TNI, Polri selalu sinergi dan kolaborasi. Dalam penanganan Covid-19, tentunya banyak juga anggota TNI, Polri sampai jatuh sakit bahkan ada yang meninggal.


"Kami mohon kepada bapak kiranya bisa memberikan semangat kepada keluarga yang hadir pada hari ini," jelas Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afinta.


Selain itu, dalam kegiatan di Gedung Mahameru, Mapolda Jatim, Ketua KPK bersama Kapolda Jatim, juga memberikan santunan kepada anak yatim piatu.

25/10/2021

Polda Jatim Grebek Kantor Pinjol Ilegal di Surabaya dan Sidoarjo



SURABAYA,- Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jawa Timur, ungkap kasus Pinjaman Online (Pinjol) yang meresahkan warga, pengungkapan ini dilakukan di dua lokasi berbeda. Satu lokasi diungkap di Surabaya, dan satu lagi di Kabupaten Sidoarjo.


"Untuk pengungkapan pinjol di surabaya, dilakukan pada 15 Oktober 2021, dari pengungkapan ini, penyidik berhasil mengamankan ASA, (30) warga Perum Samudra Residence, RT 01 RW 25, Kelurahan Desa Tajurhalang, Kecamatan Tajurhalang, Kabupaten Bogor Provinsi Jabar," jelas Irjen Nico Afinta, usai konfrensi pers di Mapolda Jatim, Senin (25/10/2021).


ASA sendiri berposisi sebagai (Desk Collection-Pengirim pesan SMS penagihan).


"Selain itu satu tersangka lain yakni, RH alias A, (28) warga KP. Ciaruteun, RT 01/ RW 02, Desa Cimanggui, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Provinsi Jabar. Yang tinggal di Jalan Tim Asih, gang 2 RT 04/ RW 08, Kelurahan Jatiasih, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, Provinsi Jabar," tambahnya.


Untuk tersangka RH alias A ini, selaku (Desk Collection - Pengirim data).


Setiap pesan singkat melalui WhatShapp atau yang dikirim ke pinjol, para tersangka menggunakan kata - kata atau kalimat yang tidak pantas.

Tersangka RH alias H, meminta kepada tersangka SAS, untuk mengirim pesan penagihan ke para Debitur yang berisi kalimat yang tidak pantas dan ancaman.

"Sedangkan para tersangka digaji oleh perusahaan sebesar Rp 4.200.000, selain itu, para tersangka mendapat fasilitas dari perusahaan berupa kuota internet 

serta mendapat insentif/ bonus dari pekerjaan jika penagihan tersebut berhasil," katanya.


"Jika penagihan mencapai 65 persen dari total penagihan dalam kurun waktu 1 minggu. Maka tersangka akan mendapat Rp 162.000, jika 70 persen, dari total penagihan dalam kurun waktu 1 minggu, maka tersangka akan mendapatkan Rp 200.000. Jika 75 persen, mendapat Rp 250.000. Dan intensif/ bonus itu diluar dari gaji bulanan mereka," lanjutnya.


Polda Jatim akhirnya mengungkap pinjol ini, setelah adanya laporan dari masyarakat pada Desember 2020. Dimana BSB, selaku Debitur meminjam ke pinjol atas nama aplikasi “RUPIAH MERDEKA DAN DANA NOW”.


"Sekira bulan Februari 2021, pinjaman debitur atas nama BSB, di aplikasi “RUPIAH MERDEKA dan DANA NOW”, sudah lunas. Namun, pada bulan Juli 2021, pelapor menerima tagihan dari beberapa pinjol lain diantaranya, KSP PLANET BAHAGIA, KSP BOS DUIT, DANA HEBAT dan LUCKY UANG," cetusnya.


Pada bulan Juli 2021, pelapor akhirnya membuat pengaduan ke Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jatim. Atas dasar laporan tersebut, bulan Agustus 2021, Penyidik melakukan serangkaian proses penyelidikan, yang akhirnya bisa mengungkap pinjol di surabaya.


Sedangkan barang bukti yang disita dari tersangka ASA, dua unit HP, dua unit laptop, dan satu unit charger, sedangkan dari tersangka RH alias A, polisi mengamankan barang bukti berupa satu unit HP dan laptop


Sementara itu, penyidik juga mengungkap di Kabupaten Sidoarjo, yang dilakukan pada 7 Oktober 2021. Penyidik telah meringkus tersangka, APP, (27) warga Surabaya, kelahiran Kabupaten Jombang. Yang bekerja di PT. DUYUNG SAKTI INDONESIA.

Dengan posisi bagian (Desk Collection).


"Tersangka sendiri diringkus pada hari Jumat (15/10/2021), sekira pukul 14.00 WIB. Yang dilakukan di rumahnya di Kedinding, Kota Surabaya. Dari keterangan tersangka, petugas kemudian melakukan penggeledahan di kantor PT. DUYUNG SAKTI INDONESIA, yang berlokasi di daerah

Sukomanunggal, Kota Surabaya," jelasnya.


PT . DUYUNG SAKTI INDONESIA sendiri, dipimpin oleh seseorang bernama, SR dan HRD atas nama QNK. Perusahaan ini sendiri tidak terdaftar pada OJK (Otoritas Jasa Keungan). Nama pinjaman online (pinjol) dari PT. DUYUNG SAKTI INDONESIA antara lain, UNTUNG CEPAT, RUPIAH CEPAT, PUNDI UANG, PINJAM CAIR, MONEY KU, MAU TUNAI, KREDIT DASH, GIFT TUNAI, GET UANG, DOMPET SHARE, DANA CHARGE, BULL DANA, SAKU MED, SAKU KILAT, RUPIAH AID, FAST RUPIAH, CASH HUT, SIAP TUNAI, MONEY PRO, RUPIAH EXPRESS, GIFT TUNAI, LAJU TUNAI, SUKA GESIT, UR MONEY, UANG SAKU, PINJAM DULU, PINJAM CASH, MONEY PRO, MONEY PLUS, KREDIT KILAT, KREDIT DANA, DOMPET APPLE, DANA MAYA, DANA MAJU, MONEY GOODSHOW DANA dan MONEY CHARGE.


"Dari 36 Pinjaman Online yang di miliki oleh PT. DUYUNG SAKTI INDONESIA. Hanya ada satu yang legal sesuai yang terdaftar di OJK, atas nama aplikasi Rupiah Cepat," sebut dia.


Dari pengungkapan ini, polda jatim berhasil mengamankan barang bukti antara lain, hasil cetak screen shot chat whatsapp antara korban (M) dan tersangka. 21 unit hanphone, 14 laptop, charger laptop, 70 buah bungkus Kartu Perdana dari berbagai profeder.


Modus yang dilakukan tersangka ini, tersangka menggunakan akun whatsapp dengan foto profil dan nama tidak sesuai aslinya, mengaku dari aplikasi pinjaman online "DOMPET SHARE" mengirimkan pesan berisi foto wajah korban dan foto KTP korban ke akun whatsapp korban disertai kalimat "bagus ini foto dan KTP ini diviralkan yaa". Sehingga korban merasa takut dan terancam foto wajah dan KTP nya disebarkan.


"Kronologisnya, pada hari Rabu, 29 September 2021, pelapor meminjam pada aplikasi pinjaman online " MONEY KU", yang menginduk pada aplikasi "RUPIAH MAJU" sejumlah Rp. 1.023.000. Yang kemudian sekitar tanggal 07 Oktober 2021, pinjaman tersebut telah dilunasi oleh pelapor sebesar Rp 1.860.000," pungkasnya.


Dan dihari yang sama, pelapor menerima pesan masuk dari terlapor akun Whatsapp yang mengaku dari pihak Aplikasi Pinjaman Online "DOMPET SHARE". Yang juga menginduk pada aplikasi pinjaman online " RUPIAH MAJU" melalukan penagihan dengan cara mengirimkan pesan berisi foto wajah korban dan foto KTP serta mengancam akan menyebarkan data pribadi pelapor.


Dari pengungkapan ini, para tersangka akan dikenakan Pasal 27 ayat (4) Jo Pasal 45 ayat (4) UU RI No. 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas Undang Undang No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.


Dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan/atau denda paling banyak Rp1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) Pasal 29 Jo Pasal 45B UU RI No. 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas Undang Undang No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

23/10/2021

MULAI BESOK TES PCR SYARAT PENERBANGAN DI BANDARA INTERNASIONAL JUANDA SURABAYA

 


SIDOARJO merdekanews.id Covid-19 dan Surat Edaran Kementerian Perhubungan Nomor 88 Tahun 2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri Dengan Transportasi Udara Pada Masa Pandemi Covid-19 bahwa nantinya calon penumpang wajib menggunakan hasil negatif tes RT-PCR sebagai salah satu syarat perjalanan menggunakan transportasi udara.

Sisyani Jaffar General Manager Bandar Udara Internasional Juanda Surabaya mengatakan, Aturan baru tersebut disosialisasikan pada hari Kamis, 21/10, dan diterapkan mulai besok, Minggu, 24/10.

“Calon penumpang yang akan berangkat ataupun menuju Bandara Juanda wajib menyertakan hasil negatif tes RT-PCR 2×24 jam yang berlaku sejak surat hasil diterbitkan dan sertifikat vaksin minimal dosis pertama,” ucapnya, Sabtu, (23/10/2021).

Menurut Sisyani, selama periode sosialisasi kepada calon penumpang, dokumen kesehatan sebagai syarat terbang masih menggunakan aturan sebelumnya.

Selama 3 hari terhitung tanggal 21 hingga 23 Oktober calon penumpang dapat menggunakan aturan sebelumnya seperti menuju antar kota dalam Pulau Jawa dan Bali, NTB, NTT, Sulawesi Selatan, Kepulauan Riau dan Pangkal Pinang dapat menggunakan hasil negatif swab tes antigen apabila telah vaksin dosis kedua.

“Jadi hari ini, Sabtu (23/10) adalah batas akhir syarat antigen ke kota tujuan tersebut. Mulai besok atau Minggu (24/10) efektif menggunakan syarat hasil negatif RT-PCR dari dan ke Bandara Juanda,” terangnya kepada wartawan.

Masih dikatakan Sisyani, sesuai SE terbaru Kemenhub, penumpang di bawah usia 12 tahun sudah dapat melakukan perjalanan udara.

“Dengan syarat melampirkan hasil negatif tes PCR 2×24 jam dan wajib didampingi oleh orang tua ataupun keluarga yang dibuktikan dengan membawa kartu keluarga,” tambahnya.

Manajemen Bandara Juanda juga telah berkoordinasi dengan pihak maskapai untuk membuka Helpdesk (Pusat Bantuan). Tujuannya, bagi calon penumpang yang ingin melakukan refund dan reschedule dapat memanfaatkan layanan helpdesk yang disediakan pada area customer service maskapai pada lobby Terminal 1 (T1).

“Ini sebagai langkah antisipasi jika ada calon penumpang yang memutuskan membatalkan atau menunda keberangkatan,” tutup Sisyani.(SRI.H)

Polisi Gelar Vaksin On The Road Diperbatasan Surabaya Sidoarjo



 SIDOARJO, merdekanews.id Polresta Sidoarjo menggelar vaksin on the road atau vaksin di jalan raya. Vaksin tersebut menyasar para pengguna jalan yang melintas di perbatasan Surabaya – Sidoarjo.

Melalui kendaraan gerai vaksin keliling, puluhan pengendara terlihat antusias mengikuti vaksin yang tepat berada Pos Lalu Lintas Waru tersebut.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro mengatakan, Polisi memfilter para pengguna jalan yang melintas di jalan tersebut, jika ada yang belum vaksin maka akan divaksin di gerai vaksin keliling.

“Masih ada masyarakat yang belum divaksin maka kita mengadakan vaksin di jalanan. Mengingat kekebalan komunal harus segera terbentuk,” ucap Kapolres Kusumo Wahyu Bintoro, Jum’at, (22/10/2021).

Masih dikatakan Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro, saat ini capaian vaksinasi dosis pertama Kabupaten Sidoarjo sudah 73 persen, dosis kedua 43 persen dan vaksinasi lansia 46 persen.

Dalam gelaran vaksin tersebut, mobil gerai vaksin keliling menyediakan 150 dosis vaksin Sinovac dalam sehari.

“Meskipun persentase vaksin di Sidoarjo sudah mencapai 73 persen, kami akan terus berupaya meningkatkan kekebalan komunal bagi masyarakat,” tegas Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro kepada wartawan.

Sementara itu, Fahrunnisah, 27 tahun, warga Kedung Peluk, Candi, Sidoarjo. Sempat kaget ketika melintas di depan Pos Lantas Waru. Ia mengira ada razia pengendara jalan.

“Saya pulang dari Surabaya, kaget dikira ada razia lalu lintas, ternyata sedang ada layanan vaksinasi keliling Polresta Sidoarjo. Kebetulan sekali saya akhirnya berhenti untuk ikut vaksinasi Covid-19,” kata Fahrunnisah. (SRI)

14/10/2021

Sinergitas Forwis - PWI Sidoarjo Dorong Percepatan Vaksinasi

 


SIDOARJO,merdekanews.id– Forum Wartawan Sidoarjo (Forwas) – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sidoarjo bersama dengan Polresta Sidoarjo sukses membantu percepatan vaksinasi COVID-19, sebagai upaya untuk mempercepat kekebalan komunal.


Ketua pelaksanan acara vaksinasi Polresta Sidoarjo bersama keluarga wartawan Sidoarjo, Suparno di sela kegiatan, Rabu mengucapkan terima kasih kepada Kapolresta Sidoarjo dan Bupati Sidoarjo telah telah mendukung kegiatan vaksinasi di balai wartawan Sidoarjo berjalan lancar.


“Dari pelaksanaan vaksinasi dosis pertama dan kedua ini, respons masyarakat begitu luar biasa. Semoga herd immunity masyarakat segera terbentuk, COVID-19 dapat dengan cepat dikendalikan,” ucapnya di sela vaksinasi yang berlangsung di Balai Wartawan Sidoarjo.


Melalui kesempatan ini, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro berharap semakin banyak masyarakat yang sudah disuntik vaksin COVID-19. Sehingga, mempercepat terbentuknya herd immunity di tengah masa pandemi yang masih berlangsung.


“Selain itu, kegiatan vaksinasi bersama keluarga besar wartawan Sidoarjo dan masyarakat sekitar ini sebagai wujud kepedulian Polri, untuk menjaga kesehatan keluarga awak media dan masyarakat Sidoarjo,” ujarnya.


Pada kesempatan ini, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro, menyampaikan bahwa kondisi pandemi COVID-19 penyebarannya terus menurun. Meskipun kondisi terus membaik, masyarakat dihimbau agar jangan lengah untuk tetap mematuhi peraturan penanganan COVID-19 dan protokol kesehatan.


Selain Kapolresta Sidoarjo, hadir di vaksinasi Balai Wartawan, Bupati Sidoarjo, Ketua DPRD Sidoarjo dan Kepala Dinas Kesehatan Sidoarjo. Menurut Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali capaian vaksinasi di Kabupaten Sidoarjo terus mengalami kenaikan.


Untuk vaksinasi dosis pertama per 12 Oktober 2021 mencapai 69,82 persen dan dosis kedua mencapai 36,04 persen. Sementara vaksinasi untuk lanjut usia sudah 42 persen lebih.


“Kami optimis capaian vaksinasi 70 persen dapat dilewati hari ini. Sementara untuk target vaksinasi lansia, targetnya adalah sebanyak 60 persen. Ini juga yang terus kita kejar, agar vaksinasi bagi lansia segera menyasar ke pelosok-pelosok desa,” kata Bupati Sidoarjo.(SRI.)

28/09/2021

Kucing Difabel Sabet Penghargaan di Event Funny Cat Show 2021

 


Sidoarjo.merdekanews.id Ratusan kucing dari berbagai jenis ras seperti British Shorthair, Maine Coon, Bengal, dan persia mengikuti event Funny Cat Show 2021 yang digelar di Lippo Plaza Sidoarjo.


Dari ratusan kucing tersebut, ada beberapa kucing yang unik, yakni milik seorang rescuer kucing domestik dari Tegal, jawa tengah bernama Titik Herawati.


Titik membawa 5 ekor kucing difabel (berkebutuhan khusus) untuk diikutkan dalam event itu. Alhasil, 3 ekor kucing miliknya berhasil mendapat penghargaan dari juri dengan kategori Special Class.


“Alhamdulillah ada 3 ekor yang menang. Kucingnya hanya memiliki satu kaki, ada yang buta, satunya mengalami split kaki belakang sejak lahir,” ucap Titik, Minggu, (26/9/2021).


Masih dikatakan Titik, ada 180 ekor kucing difabel di rumahnya. Beberapa diantaranya sudah berkali-kali mendapat penghargaan yakni di Pemalang, Kediri, Tangerang, dan Solo.



Kucing – kucing tersebut merupakan kucing jalanan yang sengaja dibawa pulang ke rumah Titik untuk dirawat. Ia rela mengeluarkan uang yang tak sedikit untuk merawat kucing difabel.


“Saya rescue kucing dari tahun 2017. Kasihan saya melihat mereka di jalanan, sedangkan yang sehat aja sering ditendang apalagi yang difabel gini kan rebutan nyari makan,” jelas Titik di lokasi event.


Menurut pengakuan Titik, kucing difabel miliknya yang sudah terawat pernah ditawar seseorang hingga Rp. 30 juta, namun penawaran tersebut ditolak oleh Titik.


Sementara itu, Heru Agus Santoso, Ketua Penyelenggara event tersebut menjelaskan, tujuan event ini adalah memberikan wadah bagi mereka yang merawat kucing berkebutuhan khusus, tidak hanya memikirkan keuntungan.


“Menurut saya itulah pecinta kucing sejati, bukan hanya suka kucing karena lucu tapi juga bersedia merawat meskipun kondisinya tidak normal,” katanya kepada Xtimenews.com.


Lebih jelas, Heru menyampaikan, Special class adalah kategori kucing yang memiliki kondisi berbeda seperti kucing buta, kakinya patah, atau kondisi yang tidak normal lainya terlepas dari jenis rasnya.


“Ada 10 kucing special class yang ikut dalam event ini. Paling jauh peserta dari Tegal,” tutupnya..SRI.H)

23/09/2021

Bupati Sidoarjo Apresiasi Aisyiyah Muhammadiyah Bantu Vaksinasiah



Sidoarjo –merdekanews.id Kolaborasi percepatan vaksinasi antara Pemkab Sidoarjo dengan Pimpinan Daerah Aisyiyah diikuti 800 perserta. Mereka yang ikut vaksinasi itu merupakan anggota persyarikatan wanita Aisyiyah dan masyarakat umum. Pelaksanaan vaksinasi dosis pertama itu ditinjau Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor (Gus Muhdlor) di Rumah Sakit Umum (RSU) Aisyiyah Siti Fatimah Tulangan. Kamis, (23/9/2021).


Aisyiyah merupakan organisasi otonom bagi wanita Muhammadiyah yang memiliki ribuan anggota itu memang dikenal aktif dalam berkegiatan sosial. Termasuk dalam gerakan amal usaha membantu peningkatan kesehatan masyarakat melalui unit-unit usaha kesehatan seperti RSU Aisyiyah Siti Fatimah Tulangan.


“Kita sangat terbantu sekali dengan peran Muhammadiyah dalam mensukseskan percepatan vaksinasi. Seperti yang dilakukan Aisyiyah hari ini yang telah mengumpulkan anggotanya dan mengajak masyarakat untuk ikut vaksin,” terang Bupati Gus Muhdlor.


Untuk mempercepat pemulihan aktivitas ekonomi kata Bupati maka percepatan menuju level 1 harus dilakukan. Oleh sebab itu Bupati mengajak para stakeholder dan warga Sidoarjo untuk bahu membahu sukseskan vaksinasi target dalam seminggu kedepan cakupan vaksinasi sudah 70 persen dosis pertama.


“Kepada keluarga Aisyiyah yang sudah menginisiasi kegiatan vaksinasi ini saya sampaikan terimakasih. Kepada yang hadir perlu disampaikan ke saudara dan tetangganya bahwa vaksin ini tidak kemudian menjadikan kebal tapi dengan vaksin tingkat vatality rate-nya rendah. Jadi orang yang sudah mendapatkan vaksin apabila terpapar covid resiko kematiannya lebih rendah,” jelas Gus Muhdlor.


Ketua PD Aisyiyah Sidoarjo Zubaidah Syafi’i menyampaikan pada awal pandemi PD Aisyiyah Sidoarjo sudah bergerak melakukan edukasi ke masyarakat pentingnya protokol menjaga kesehatan. Dan sampai sekarang Aisyiyah ikut bersama-sama Pemda mensukseskan program percepatan vaksinasi.



“Hari ini vaksin sedang diburu masyarakat. Hari Selasa kita publikasikan pendaftaran dan hari Kamis sudah penuh warga yang mendaftar,” ujar Zubaidah.


Kerjasama ini tambah Zubaidah, tidak hanya selesai disini saja tapi bisa berlanjut lagi.


“Aisyiyah selalu siap kerjasama dengan Pemkab Sidoarjo sukseskan vaksinasi,” jelasnya.(Sri.H)

Polresta Sidoarjo Gandeng Komunitas, Kejar Target 70% Vaksinasi

 



Mojokerto.merdekanews.idKalangan pelajar di Kabupaten Mojokerto mendapat jatah vaksinasi Covid-19 dari Badan Intelijen Negara (BIN) Jawa Timur. Vaksinasi ini digelar serentak se-Jatim yang ditinjau secara virtual oleh Joko Widodo.


Kepala BIN Jawa Timur Marsekal Pertama TNI Rudy Iskandar memantau langsung kegiatan vaksinasi yang dipusatkan di SMK PGRI I Sooko dan beberapa sekolah lain di Kabupaten Mojokerto, Kamis (23/9/2021). Kegiatan ini dipantau langsung oleh Presiden Jokowi


Kepala BIN Jawa Timur Marsekal Pertama TNI Rudy Iskanda bersama Kepala Sekolah SMK PGRI Prapti Widodo dan perwakilan pelajar

“Kita memilih SMK PGRI Sooko ini untuk melaksanakan vaksinasi dan konferensi virtual dengan Presiden Jokowi. Selain di sini, ada juga di SMK Raden Patah Mojosari dan secara door to door. Total vaksin yang diberikan sebanyak 7.500,” kata Marsekal Pertama TNI Rudy Iskandar di tempat vaksinasi, Kamis (23/9/2021). Untuk SMK PGRI Sooko sendiri mendapat jatah 1.500 vaksin.

Rudy mengatakan, sasaran vaksinasi yang dilaksanakan BIN memang ditekankan bagi remaja atau pelajar yang berusia 12-17 tahun di sekolah-sekolah atau pondok pesantren. Sasaran ini, lanjutnya, sekaligus mendukung program pemerintah untuk mempercepat pembelajaran tatap muka.



“Kita tahu pelajar sudah kangen dengan pembelajaran tatap muka, ini juga sebagai program pemerintah agar segera melaksanakan pembelajaran tatap muka walaupun terbatas,” ujarnya.


Kegiatan ini dari BIN ini dilakukan tiga kali dalam sepekan di berbagai kota/kabupaten se-Jatim. Rudy menyebutkan, stok vaksin yang dibagikan BIN berasal dari pemerintah provinsi dan beberapa pemerintah kabupaten.


“Serbuan vaksin dari BIN ini khususnya untuk kota/kabupaten yang berada di PPKM level 3,” tuturnya.


Diketahui, Kabupaten Mojokerto sampai saat ini masih berstatus PPKM Level 3. Sesuai Instruksi Menteri Dalam Nomor 42 Tahun 2021, daerah yang ditetapkan pada level 2 harus memenuhi beberapa kriteria antara lain capaian vaksinasi dosis pertama mencapai minimal 50 persen dan 40 persen untuk lansia.


“Sementara ini Kabupaten Mojokerto vaksinasi dosis pertama untuk umum masih 30 persen, sedangkan lansia 13 persen. Nanti akan kita bentuk tim khusus untuk melaksanakan vaksinasi bagi lansia, karena faktor usia dan komorbidnya,” jelas Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati di SMK PGRI Sooko, Kamis (23/9/2021). (Jekyridwan)

20/09/2021

RSUD Sidoarjo Barat Siap Beroperasi pada Mei 2022

 


SIDOARJO, merdekanews.id Pembangunan RSUD Sidoarjo Barat (Sibar) sudah mencapai 31 persen. Progres itu sudah melampaui target yakni 28 persen menurut perhitungan Bagian Administrasi Pembangunan (AP). Capaian itu diketahui setelah Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor (Gus Muhdlor) melakukan sidak langsung dilokasi proyek. Bupati memperkirakan paling lama bulan Mei 2022 RSUD Sibar sudah mulai beroperasi. Minggu, (19/9/2021).


“Menurut bagian AP hari ini harusnya 28 persen tetapi yang dicapai sudah 31 persen, melebihi target. Ini akan lebih cepat lagi kalau beberapa alat turun atau sudah terpasang seperti genset dan alat lainnya,” terang Gus Muhdlor saat sidak RSUD Sibar.


“Paling lama Mei tahun 2022 rumah sakit Sidoarjo barat ini sudah mulai beroperasi,” katanya.


Sambil proses pembangunan fisik berjalan yang ditarget selesai akhir tahun 2021. Bupati Gus Muhdlor memerintahkan Kepala Dinas Kesehatan drg. Syaf Satriawarman untuk segera melakukan perencanaan pengisian Sumber Daya Manusia (SDM) dan faktor pendukung lainnya.



“Saya kira ini sudah tercapai dan bisa terealisasi tepat waktu. Tinggal kemudian, dinas terkait yakni dinas kesehatan harus mulai merangkai, mulai dari sekarang. Mulai dari SDM nya, peralatannya serta faktor-faktor pendukungnya. Agar ketika bangunan rumah sakit ini sudah rampung langsung siap dioperasikan,” ujarnya.


Meski RSUD Sibar masuk tipe C dengan kapasitas bed 144 untuk kelengkapan peralatannya lebih unggul dari rumah sakit dengan type yang sama. Karena RSUD Sibar dilengkapi dengan pelayanan ortopedi atau pelayanan spesialis otot dan tulang. Saat ini Bupati tengah mencari satu tenaga dokter spesialis radiologi.


“Untuk SDM Medis masih kurang satu yakni dokter spesialis radiologi,” ujarnya.


Bupati minta semua persiapan seperti faktor pendukung mulai dari kelistrikan, ambulan dan pendukung lainnya dimatangkan oleh dinas Kesehatan. Begitu juga urusan perizinanannya.


“Termasuk juga yang harus dimatangkan masalah perizinan. Karena sebuah instansi rumah sakit kalau mau operasional harus didukung perizinan,” tambanhnya.


Untuk memenuhi Alat Kesehatan (Alkes) Bupati menyampaikan sementara ini karena kendala tempat testing alkes yang harus dilakukan dilokasi maka yang dipenuhi masih alkes kecil saja.


“Sementara ini pengadaan Alkes masih yang peralatan kecil, belum yang besar karena terkendala testing alat harus ada ditempatnya,” pungkasnya. (SRI.H)

Alumni AKABRI 1998 di Sidoarjo Gelar Vaksinasi Selama Empat Hari

 


SIDOARJO,merdekanews.id Alumni AKABRI 1998, atau biasa dikenal dengan angkatan Nawahasta menggelar vaksinasi Covid-19 untuk masyarakat umum yang berdomisili di Sidoarjo.


Vaksinasi yang bertempat di halaman parkir Transmart Sidoarjo itu menargetkan 9.000 dosis. Dilaksanakan selama 4 hari.


“Targetnya 9000 dosis vaksin dapat disuntikan ke masyarakat Sidoarjo dan sekitarnya mulai hari Sabtu,18/9, sampai dengan Selasa, 21/9,” ucap Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro, Minggu, (19/9/2021).


Mewakili Alumni AKABRI 1998 di wilayah Kabupaten Sidoarjo dan sekitarnya, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro mengatakan, melalui vaksinasi yang diselenggarakan angkatannya, menyerukan kepada masyarakat agar segera disuntik vaksin.


“Dengan disuntik vaksin Covid-19, kami berharap dapat segera terbentuknya herd immunity bagi masyarakat. Sehingga mata rantai penyebaran Covid-19 dapat segera terputus. Dan masyarakat semuanya sehat,” imbuhnya kepada merdekanews.id


Sementara itu, Marwan, (41), seorang driver ojek online mengatakan dengan adanya vaksinasi mobile dari AKABRI 1998 ini, sangat manfaatnya bagi masyarakat. Ia mengaku terbantu dengan layanan vaksinasi yang ada di tempat umum.


“Kebetulan pas lewat Transmart sini, kok ada gerai vaksin. Akhirnya daftar untuk disuntik vaksin. Sekarang hati jadi tenang setelah divaksin,” ungkapnya.(SRI.H)

17/09/2021

Polantas Mengasuh Anak Yatim Piatu Terdampak Covid-19 di Sidoarjo

    

 


        Sidoarjo, merdeka news.id Pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia hampir dua tahun terakhir mengubah banyak kehidupan. Banyak anak kehilangan keluarga bahkan orang tuanya karena wabah tersebut.

        Sebanyak 99 anak yatim yang kehilangan orang tuanya karena Covid-19, mendapat perhatian dari Satuan Lalu Lintas Polresta Sidoarjo melalui program satu Polantas satu anak asuh.

        Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro mengatakan, program ini merupakan bentuk kepedulian polisi lalu lintas terhadap anak-anak yang kehilangan orang tuanya karena Covid-19.

        “Satu Polantas satu anak asuh. Kami berharap dengan menjadi orang tua asuh bagi anak yatim piatu terdampak Covid-19, dapat membangkitkan semangat dan harapan mereka kembali,” ucap Kapolres Kusumo, Jum’at, (17/9/2021).

        Masih dikatakan Kapolres Kusumo Wahyu Bintoro, Anak-anak yang orang tuanya meninggal dunia karena Covid-19, mendapatkan pendampingan, bantuan materi dan pendidikan dari anggota Satuan Lalu Lintas di seluruh wilayah Polda Jatim.

        “Mereka tidak sendiri, ada kami yang siap jadi pendamping, pengayom dan pelindung bagi adik-adik yatim piatu,” ujarnya.

        Dalam giat tersebut, anak-anak yatim piatu dan warga sekitar juga mendapatkan vaksinasi Covid-19. Kegiatan ini digelar dalam rangka Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-66 tahun 2021. Digelar secara serentak oleh Polres jajaran Polda Jatim melalui zoom.

        “Kegiatan ini dilakukan serentak Polres jajaran Polda Jawa Timur. Diadakan melalui virtual zoom yang dihadiri Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Nico Afinta. Tema Hari Lalu Lintas Bhayangkara kali ini adalah Polantas Yang Presisi, Tangguh dan Tumbuh Di Era Kenormalan Baru,” jelas Kapolres Kusumo usai menghadiri acara pengangkatan orang tua asuh bagi anak yatim piatu terdampak Covid-19.

        Anak yatim piatu terdampak Covid-19, begitu senang dengan adanya program orang tua asuh dari Polisi. Seperti disampaikan Putri, salah satu anak yatim terdampak Covid-19. “Terima kasih bapak ibu Polisi. Kami sudah dibantu dan diperhatikan, jangan berhenti semangati kami,” ungkapnya.(SRI.H)

27/08/2021

Gagal Rampas HP, Dua Pemuda Babak Belur Dihajar Warga

 



SIDOARJO,merdekanews.net – Dua pemuda asal Surabaya babak belur usai dikeroyok warga Desa Sawotratap, Kecamatan Gedangan, Sidoarjo. Kedua pelaku dikeroyok lantaran merampas Hp merk Oppo milik Rizal Ramdani, warga Rt. 02, Rw. 02, Desa Sawotratap, Kecamatan Gedangan, Sidoarjo.


Kapolsek Gedangan, Kompol Heri Siswoko mengatakan, Rizal, yang saat itu sedang duduk diteras rumah sambil bermain game di Hpnya, tiba-tiba pelaku Muzaki lewat dan merampas Hp korban.


Setelah merampas Hp, pelaku langsung lari ke arah timur menghampiri Usman, teman pelaku yang sedang menunggu di pinggir jalan diatas motor.


“Spontan, korban langsung mengejar pelaku sambil berteriak maling – maling, kejadiannya kemarin kamis 26/8, pukul 02.30 WIB dini hari” ucap Heri, Jum’at, (27/8/2021).


Korban, lanjut Heri, Berhasil memegang pelaku yang saat itu hendak menaiki motor bersama temannya. Akhirnya aksi tarik-menarik terjadi. Sehingga menyebabkan korban terseret karena kaki kirinya masuk kedalam rantai sepeda motor pelaku.


Teriakan korban membuat warga Desa Sawotratap berhamburan keluar rumah. Salah seorang warga menendang Usman yang saat itu sedang menyetir motor.


“Warga langsung mengeroyok Muzaki usai terjatuh di aspal, sedangkan Usman berhasil kabur,” terang Heri.


Lebih lanjut Heri menambahkan, Usman berhasil ditangkap di belakang rumah warga Desa Sawotratap sekira pukul 05.00 WIB. Diduga, Usman juga dikeroyok warga sebelum diserahkan ke kantor polisi setempat.


“Saat ini kedua pelaku berada di RSUD Sidoarjo karena mengalami luka-luka akibat dikeroyok warga. Kedua pelaku merupakan warga Surabaya,” terangnya.


Sedangkan korban, lanjut Heri, dibawa ke rumah sakit Siti Khodijah untuk mendapatkan perawatan kakinya yang terseret masuk rantai motor pelaku. Pungkasnya. (SRI.H)

Menangis Histeris, Napi Perempuan di Lapas Delta ketika Disuntik Vaksin



Sidoarjo .merdekanews.net Wanita Cantik Menangis Histeris, Napi Perempuan di Lapas Delta Ketika Disuntik Vaksin Covid-19

Menangis Histeris, Napi Perempuan di Lapas Delta Ketika Disuntik Vaksin Covid-19

Oleh merdekanews.net- 27 Agustus 2021


Salah seorang napi perempuan di lapas Sidoarjo menangis saat disuntik vaksin

SIDOARJO, merdekanews.net – Narapidana (Napi) yang berada di Lapas Kelas IIA Sidoarjo mendapatkan vaksinasi Covid-19 dosis pertama. Ada beberapa napi perempuan yang menangis histeris ketika hendak disuntik.


Irma (30) warga Sepanjang yang terjerat kasus narkoba mengaku, sejak kecil dirinya memang takut dengan jarum suntik. Ia terpaksa mau disuntik vaksin karena takut terpapar Covid-19.


“Saya sering merasa ketakutan saat tinggal di Lapas sejak dua tahun lalu. Termasuk saat disuntik vaksin barusan. Saya akui memang saya takut jarum suntik,” ucap Irma, Jum’at, (27/8/2021).


Senada dengan Irma, Putri (21) juga mengatakan hal yang sama, ia sangat takut dengan jarum suntik. Dirinya terpaksa memberanikan diri untuk mengikuti vaksin karena tidak ingin terpapar Covid-19.


“Saya memang mulai sejak kecil sudah merasa takut dengan jarum suntik. Vaksin ini terpaksa saya lakukan, karena juga takut terpapar COVID-19. Tadi sempat meronta dan menangis, ternyata rasanya cuman nyeri aja,” ujarnya usai divaksin kepada.


Berdasarkan pantauan media.di lapangan, tidak hanya Putri dan Irma, ada beberapa napi perempuan lain yang menangis ketika disuntik vaksin. Bahkan, petugas harus membujuknya agar mau disuntik vaksin.


Sementara itu, Kalapas Sidoarjo Teguh Pamuji mengatakan, vaksinasi Covid-19 sudah dimulai sejak Rabu, (25/8/2021) lalu. Pihaknya mendapat jatah 550 dosis vaksin Astrazeneca dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo.


“Kami lakukan vaksinasi tiga kali dalam seminggu hingga jatah yang diberikan Oleh Dinas Kesehatan Sidoarjo habis, selanjutnya kami akan mengajukan lagi agar seluruh napi disini tervaksin,” jelasnya usai memantau vaksin.


Mengenai dosis vaksin yang diperoleh, Teguh menyebutkan tidak sebanding dengan jumlah napi yang ada di Lapas Sidoarjo, yakni mencapai 1150 orang. Dirinya berharap agar pihak terkait bersedia menambah jumlah dosis vaksin untuk napi.


“Kami berharap agar kuota tersebut ditambah, minimal sejumlah Napi yang yang menghuni Lapas Kelas IIA Sidoarjo. Dikhawatirkan ketika Napi sudah bebas mereka kesulitan untuk mencari vaksin,” pungkasnya. (SRI.H)