28/11/2021

Ning Ita Sentuh Inkubasi Wirausaha Perikanan Bagi Warga Prajurit Kulon Kota Mojokerto




MOJOKERTO, MERDEKA-NEWS -Pemkot Mojokerto dengan jeli menemukan kelompok usaha serumpun bidang perikanan. Setelah didata langsung dilakukan pembinaan dengan pelatihan keterampilan khusus untuk usaha yang digeluti selama ini. Upaya ini dimaksudkan agar semua warga kota Mojokerto yang mempunyai usaha jenis apapun namun tersendat imbas pandemic Covid-19, perlu dibangkitkan kembali agar usaha pulih kembali dan semakin lancar serta meningkat.


“Team kami di Wilayah Kec. Prajurit Kulon telah mendata 309 rukun tani (ruta) yang terdiri dari kelompok perikanan, pertanian dan peternakan. Masing masing kelompok dibentuk KUBE (Kelompok Usaha Bersama) sesuai rumpunnya. Saat ini dilakukan pembinaan pelatihan khusus bagi (KUBE) bidang perikanan,” jelas Wali kota Mojokerto Ika Puspitasari, usai membuka pembinaan inkubasi wirausaha di bidang perikanan di Aula Kecamatan Prajurit Kulon pada Kamis (25/11/21)



Masih penjelasan Ning Ita, Walikota Mojokerto, setelah kelompok usaha bersama bibidang perikanan ini mendapatkan pelatihan keterampilan khusus, ditindaklanjuti dengan bantuan modal usaha sekaligus didampingi pendamping yang sudah mahir dibidangnya, sampai hasil akhir dari program pelatihan tersebut. Dengan adanya pendamping yang memantau program inkubasi yang sudah ditentukan jangka waktunya tersebut, bisa diketahui berhasil dan tidaknya. Sekaligus bisa dievaluasi.


Ditambahkan, agar kelompok bidang perikanan tidak mengalami kesulitan saat menjual hasil paninnya, pendamping sudah mendapatkan tempat penyaluran hasil panin bagi rukun tani ikan ke 14 e-warung yang juga hasil binaan inkubasi wirausaha warung oleh Pemkot Mojokerto.


Oleh karena lanjut, NIng Ita, jenis ikan yang dipelihara ruta perikanan harus disesuaikan dengan kebutuhan 14 e-warung yang dibina sebelumnya. Sehingga tahu pasti jenis-jenis ikan apa saja yang menjadi pilihan konsumen.


“Pemilik e-warung binaan Pemkot Mojokerto tidak ada kesulitan mendapatkan jenis ikan yang dipesannya, demikian juga kelompok ternak ikan juga tidak kesulitan menjual hasil paninnya, karena sudah ada yang menampunnya,”tukas Ning Ita


Dikonfirmasi secara terpisah, Camat Prajurit Kulon Mochammad Hekamarta Fanani menjelaskan, bahwa melalui inkubasi wirausaha ini warga juga mendapatkan keterampilan berternak ikan sekaligus menerima bantuan permodalan. Kemudian hasil perikanan, peternakan dan pertanian dari warga yang tergabung dalam KUBE bisa disalurkan melalui 14 e-warong yang ada di Kota Mojokerto, sehingga tidak ada kesulitan untuk memasarkan hasil aninnya.


Namun untuk kelancara semuanya itu, perlu koordinasi dengan Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak sebagai pengampu penyaluran BPNT. Sehingga harapannya produk Kota Mojokerto kembali juga dinikmati oleh warga Kota Mojokerto.


Dijelaskan, bahwa inkubasi wirausaha di Kecamatan Prajurit Kulon akan diikuti oleh 309 Ruta dengan perincian 128 Ruta di bidang perikanan, 112 Ruta di bidang peternakan dan 69 Ruta di bidang pertanianUntuk kesuksesan program inkubasi ini tergantung pada kesungguhan dari warga masyarakat itu sendiri, karena itu koordinasi antara DKPP dan kecamatan, terus berkesinambungan.


“Pembinaan inkubasi wirausaha dibidang perikanan yang dilaksanakan pada hari ini diikuti oleh 51 orang peserta yang terdiri dari anggota kelompok usaha bidang perikanan,Pendamping KUBE,serta dari pejabat OPD,yang membidangi,"tukas HEKA, Camat prajurit Kulon. yn.

Peringati HUT KORPRI di Masa Pandemi Covid-19, Polres Lumajang Pacu Semangat Membantu Sesama

 


Lumajang,- Setelah sebelumnya diwarnai dengan adanya pembagian santunan ke para yatim piatu, kini, HUT KORPRI di lingkungan Polres Lumajang diwarnai dengan prosesi ziarah ke Taman Makam Pahlawan Kusuma Bangsa Lumajang pada Jumat, 26 November 2021 pagi.


Ketua Dewan Pengurus KORPRI Polres Lumajang, Yuslim S. Irwanto menjelaskan jika ziarah itu, dilakukan dengan tujuan untuk menghormati, sekaligus menghargai jasa para Pahlawan yang gugur ketika mempertahankan kedaulatan Indonesia.


“Sebab, bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa-jasa para Pahlawan yang rela berkorban hanya demi keutuhan, dan kedaulatan negara,” kata Yuslim.


Dalam ziarah di TMP Kusuma Bangsa itu juga turut diwarnai dengan prosesi sakral tabur bunga. sebagai wujud kepedulian kita mengharumkan jasa para pahlawan.

 

Terpisah, Kabag SDM Polres Lumajang, Kompol Khusnul Khotimah menambahkan, tidak hanya mengenang jasa Para Pahlawan, ziarah itu juga untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air dan menumbuhkan kesadaran pengabdian tak mengenal lelah dan tanpa pamrih yang dapat ditauladani dari perjuangan para pahlawan.


“Tentunya tidak hanya mengenang jasa Pahlawan, diharapkan sebagai abdi negara Korp Pegawai Republik Indonesia ini dapat menumbuhkan rasa pengabdian tanpa pamrih, pada setiap jiwanya, sehingga dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,”ulas Kabag SDM. 




Selain ziarah, jelas Khusnul, peringatan HUT KORPRI kali ini dilanjutkan dengan adanya gelaran bakti sosial berupa pembagian sembako terhadap masyarakat terdampak pandemi. Namun, pembagian itu dilakukan secara simbolis. 


“Sekarang kan lagi pandemi. Jadi, penyerahan paket sembako itu kita lakukan secara simbolis di Gedung Bhayangkari Cabang Lumajang, Jl. Panjaitan Lumajang,” jelasnya.


Melalui Kabag SDM, Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno, S.I.K., M.Si. menyampaikan harapannya agar semangat membantu sesama tersebut dijadikan budaya.


“Bapak Kapolres berpesan, bahwa kegiatan positif berupa memberikan santunan dan bakti sosial semacam ini, agar dapatnya dijadikan budaya di lingkungan Polri, khusunya Polres Lumajang, kegiatan yang positif-positif mari kita lanjutkan, tidak harus besar, sekecil apapun bantuan kita pasti bermanfaat, semoga rekan-rekan Polri dan PNS tetap istiqomah, konsisten dapat membantu sesama, bapak Kapolres sangat mengapresiasi hal ini,” pungkasnya. 


Tercatat dalam kegiatan bakti sosial tersebut bantuan yang diberikan berupa sembako sejumlah 100 paket beras 5 kg, yg dibagikan kepada tukang becak dan pedagang kaki lima, serta masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19.


Akselerasi Vaksinasi Serentak Indonesia, Kapolri: Agar Laju Pengendalian Covid-19 saat Nataru Bisa Dijaga

 


Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung salah satu lokasi yang melaksanakan kegiatan 'Vaksinasi Serentak Indonesia' di Pusat Pengembangan (Pusbang) SDM Perhubungan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (27/11/2021).


Kegiatan akselerasi vaksinasi Covid-19 tersebut digelar serentak di 3.822 titik se-Indonesia, dengan target 1,1 juta masyarakat. Dengan adanya hal ini diharapkan target vaksinasi 70 persen di akhir tahun sebagaimana harapan Presiden Joko Widodo (Jokowi), dapat terwujud. 


"Hari ini dilaksanakan secara serentak dengan target 1,1 juta sampai 1,6 juta. Harapan kita ini bisa tercapai dan khususnya di kabupaten Bogor yang merupakan wilayah dengan jumlah penduduk terbesar di Jabar, saya kira memang harus terus laksanakan akselerasi. Sehingga kemudian target pencapaian di akhir Desember ini bisa kita capai," kata Sigit kepada wartawan usai meninjau kegiatan 'Vaksinasi Serentak Indonesia'.


Menurut mantan Kapolda Banten ini, akselerasi vaksinasi ini sebagai salah satu strategi untuk antisipasi terjadinya laju pertumbuhan Covid-19 di periode Natal 2021 dan Tahun 2022 (Nataru). 


Dalam masa libur Nataru, Sigit menyebut, ada potensi pergerakan masyarakat. Sehingga, kata Sigit, pengalaman pada tahun lalu harus dijadikan pembelajaran dan kesiapan yang lebih baik guna mencegah lonjakan kasus Covid-19. 


"Sehingga tentunya menjadi perhatian kita semua agar di masa Nataru nanti laju pengendalian angka Covid-19 yang saat ini sudah behasil kita jaga, tidak kemudian meningkat. Karena pengalaman beberapa tahun lalu pasca-Nataru sempat terjadi kenaikan dua kali lipat. Pasca Idul Fitri mencapai kenaikan yang tertinggi. Sehingga kita ingin memastikan bahwa akselerasi vaksinasi menjelang Nataru betul-betul bisa kita tuntaskan," ujar Sigit.


Mantan Kabareskrim Polri tersebut menekankan, dengan akselerasi vaksinasi, diharapkan bisa tetap mempertahankan tren positif pengendalian angka Covid-19 dewasa ini yang sudah sangat baik. 


"Angka Covid-19 yang saat ini bisa kita kendalikan untuk berada di bawah 1 positivity ratenya, lalu BOR-nya juga di bawah 4 sampai 5 persen betul-betul kita jaga," ucap Sigit.


Dengan terbentuknya kekebalan komunal dan imunitas di masyarakat, lanjut Sigit, hal itu akan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan perekonomian di Indonesia. Serta, Indonesia akan semakin siap menggelar perhelatan event nasional dan internasional kedepannya.


Keberhasilan pengendalian Covid-19 ini tentunya mendukung pertumbuhan ekonomi nasional dimana pada kuartal II 2021 perekonomian Indonesia Tumbuh 7,07 persen dan 3,51 persen pada kuartal III 2021. Tentunya kita berharap Pandemi Covid-19 terus terkendali sehingga bisa mengejar target pertumbuhan ekonomi tahun 2021 sebesar 3,7-4,5 persen.


"Karena memang ini semua berdampak pada aktivitas dan pertumbuhan ekonomi yang saat ini mungkin sudah dirasakan oleh seluruh masyarakat. Harapan kita dengan pengendalian laju Covid-19, ini maka pertumbuhan ekonomi dan juga kegiatan event nasional maupun internasional yang akan kita laksanakan kedepan semuanya bisa berjalan dengan baik. Dan ini sangat penting buat posisi Indonesia, di mata internasional," papar Sigit.


Dalam kesempatan itu, Sigit juga menyempatkan untuk menyapa langsung secara virtual wilayah lainnya yang menggelar kegiatan 'Vaksinasi Serentak Indonesia'. Diantaranya adalah, Aceh, Maluku dan Papua. 


Saat menyapa wilayah Aceh, Sigit menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh tokoh agama, masyarakat dan adat yang telah ikut berperan aktif dalam percepatan akselerasi vaksinasi. 


"Salam untuk seluruh tokoh adat, agama dan masyarakat yang saya yakin dengan bantuan dari seluruh tokoh yang ada maka percepatan vaksinasi untuk Aceh bisa dilaksanakan. Tentunya TNI-Polri siap untuk kerja siang malam. Kami tentunya akan pantau terus. Apabila memang stok mulai habis segera diinformasikan sehingga kita bisa distribusi," kata Sigit.


Sementara saat menyapa Papua, Sigit menekankan untuk seluruh instansi terkait dan masyarakat terus bersinergi dalam rangka percepatan pembentukan kekebalan dan imunitas warga terhadap virus corona. 


"Walaupun kita baru saja laksanakan kegiatan nasional PON. Harapan kita capaian vaksinasi bisa terlaksana dengan baik. Sehingga seluruh masyarakat Papua betul-betul memiliki kekebalan dan imunitas. Karena masih terjadi fluktuasi dan beberapa negara mengalami peningkatan. Saya harapkan Papua segera dipercepat vaksinasinya sehingga masyarakat semuanya dalam kondisi kuat, kondisi lebih imunitas dalam hadapi situasi Pandemi Covid-19," tutur Sigit.


Sedangkan wilayah Maluku, Sigit menerima laporan adanya kendala soal distribusi dan tempat penyimpanan vaksin Covid-19. Sebab itu, Sigit akan segera melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. 


"Kalau demikian nanti kita infokan terkait dengan sistem penyimpanan dan distribusinya. Sehingga vaksinnya tetap baik. Saya kira progresnya mudah-mudahan berjalan baik. Dua minggu kedepan saya akan cek pencapaiannya seperti apa. Saya kira dengan semangat yang ada pencapaiannya bisa dilaksanakan," ujar Sigit.


Dalam kesempatan itu, Sigit menerima laporan bahwa seluruh Indonesia sudah tidak adalagi masyarakat yang tidak mau atau menolak untuk dilakukan vaksinasi Covid-19. 


Tak lupa, Sigit menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran TNI-Polri, tenaga kesehatan, Pemda, Forkopimda, vaksinator, relawan dan unsur masyarakat lainnya yang terus berusaha melakukan akselerasi vaksinasi meskipun di hari libur seperti saat ini. 


Untuk diketahui, kegiatan vaksinasi serentak se-Indonesia ini juga menyalurkan paket sembako ke warga yang paling terdampak perekonomiannya akibat Pandemi Covid-19.

Kapolda Jatim Tinjau Vaksinasi di Ponpes Bangkalan



Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta bersama Pejabat Utama Polda Jatim dan Forkopimda Kabupaten Bangkalan, Sabtu (27/11/2021) melakukan pengecekan akselerasi vaksinasi yang di gelar secara nasional dan serentak di seluruh Indonesia. Untuk Jawa Timur, vaksinasi berlangsung di Pondok Pesantren (Ponpes) Ar-Rowiyah Macingan, Desa Langpanggang, Kecamatan Modung, Kabupaten Bangkalan, yang diikuti Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo secara Virtual. 


Dalam sambutannya, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo berharap, kepada seluruh jajarannya dapat mencapai 70%, dan saat ini sudah mencapai 70%namun masih banyak yang masih di bawah 50%.


"Tentunya dalam kesempatan ini saya ingin bagaimana rekan-rekan yang masih dibawah target nasional agar betul-betul memanfaatkan waktu yang ada," tandasnya Jendral Polisi Listyo Sigit Prabowo. 


"Sebentar lagi kita akan masuk kepada situasi Nataru (Natal dan tahun baru), dimana akan ada banyak kegiatan. Baik kegiatan ibadah, kegiatan pergeseran masyarakat yang akan melaksanakan mudik, atau pergeseran masyarakat yang akan melaksanakan kegiatan libur, dengan melaksanakan kegiatan di tempat berwisata," paparnya. 


Oleh karena itu, Kapolri mengingatkan bahwa hal tersebut tentunya akan berdampak terhadap meningkatnya angka, terkait dengan masalah laju pertumbuhan covid. 


"Tentunya harapan kita tahun ini dengan akselerasi vaksinasi yang ada penjagaan dan penguatan terhadap sistem protokol kesehatan, kita harapkan tahun ini tidak terjadi lonjakan," ujar Kapolri. 


Sementara, pelaksanaan vaksinasi yang berlangsung di Ponpes Ar-Rowiyah Macingan, Kabupaten Bangkalan ini berjalan lancar, sebanyak 610 santri dan masyarakat antusias mengikuti vaksinasi nasional ini. 


Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta bersama PJU polda Jatim dan Forkopimda Kabupaten Bangkalan serta pimpinan Ponpes, secara langsung meninjau jalannya vaksinasi ini. 


"Kami hadir disini untuk melaksanakan pengecekan vaksinasi yang di selenggarakan secara serentak di seluruh Jawa Timur, target 120.000 vaksinasi dapat tercapai, sedangkan untuk di Ponpes Ar-Roya ini target kami antara 600 sampai 700 dan sekarang masih berlangsung," jelas Kapolda Jatim usai lakukan pengecekan vaksinasi. 


Kapolda mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia yang hadir, baik dari TNI, Polri, dari Dinas Kesehatan, dari relawan, dan terlebih khusus Ponpes Ar-Rowiyah yang sudah menyiagakan tempat dan para santri-santriwati yang sudah melaksanakan vaksinasi.


"Kedepan mari kita terus bekerja sama di dalam melaksanakan program vaksinasi. 'Eman vaksine wes onok ayo vaksin kabeh'. Karena kesehatan kita itu juga untuk kesehatan orang lain," tutur Kapolda. 


"Vaksinasi yang kita lakukan di kita juga berlaku untuk kekebalan orang lain. Jadi kalau kita sudah vaksin justru memberi kesehatan untuk orang lain. Untuk itu saya mohon dukungan kepada seluruh pihak, khususnya para kiai yang ada di pondok pesantren, di seluruh Madura ini tolong dibantu. Sehingga program pemerintah bisa berjalan dengan baik," pungkasnya Irjen Pol Nico Afinta saat di Ponpes Ar-Rowiyah Bangkalan.

Kapolri Pantau Akselerasi Vaksinasi Serentak, Polres Lumajang layani 1.122 Dosis Vaksin



Lumajang,- Dalam gelaran vaksinasi serentak hari ini, yang dipantau langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo secara virtual dari Pusat Pengembangan (Pusbang) SDM Perhubungan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (27/11/2021), terdapat 3.822 titik se-Indonesia, dengan target 1,1 juta masyarakat.


Sementara itu dalam pantauannya, Sigit menyebut, masa libur Nataru, ada potensi pergerakan masyarakat. Sehingga, kata Sigit, pengalaman pada tahun lalu harus dijadikan pembelajaran dan kesiapan yang lebih baik guna mencegah lonjakan kasus Covid-19. 


"Sehingga tentunya menjadi perhatian kita semua agar di masa Nataru nanti, laju pengendalian angka Covid-19 yang saat ini sudah berhasil kita jaga, tidak kemudian meningkat. Karena pengalaman beberapa tahun lalu pasca-Nataru sempat terjadi kenaikan dua kali lipat. Pasca Idul Fitri mencapai kenaikan yang tertinggi. Sehingga kita ingin memastikan bahwa akselerasi vaksinasi menjelang Nataru betul-betul bisa kita tuntaskan," ujar Sigit.


Dengan terbentuknya kekebalan komunal dan imunitas di masyarakat, lanjut Sigit, hal itu akan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan perekonomian di Indonesia. Serta, Indonesia akan semakin siap menggelar perhelatan event nasional dan internasional kedepannya.


"Karena memang ini semua berdampak pada aktivitas dan pertumbuhan ekonomi yang saat ini mungkin sudah dirasakan oleh seluruh masyarakat. Harapan kita dengan pengendalian laju Covid-19, maka pertumbuhan ekonomi dan juga kegiatan event nasional maupun internasional yang akan kita laksanakan kedepan semuanya bisa berjalan dengan baik. Dan ini sangat penting buat posisi Indonesia, di mata internasional," papar Sigit.


Sementara itu dalam gelaran vaksinasi di Lumajang, setidaknya, terdapat 1.122 dosis vaksin yang sengaja disediakan oleh pihak Polres Lumajang untuk masyarakat. Hari ini dikhususkan bagi masyarakat Desa Gesang Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.


Bukan tanpa sebab, upaya percepatan vaksinasi yang dilakukan oleh Polres Lumajang tersebut, merupakan tindak lanjut dari adanya perintah yang dilayangkan oleh Kapolri, beberapa waktu lalu ke seluruh jajaran Kepolisian terkait adanya percepatan vaksinasi menjelang natal dan tahun baru.


“Ini petunjuk langsung dari pak Kapolri. Kurang lebih ada 1.122 dosis vaksin yang kami berikan, hari ini kami gelar di Balai Desa Gesang, berikutnya akan kami gelar di desa-desa lainnya” ujar Kapolres AKBP Eka Yekti Hananto Seno, S.I.K., M.Si., Sabtu, 27 November 2021 siang.


Kapolres mengatakan bahwa gelaran ini sebagai upaya percepatan vaksinasi nasional yang sangat membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, terutama dukungan dan kesadaran dari seluruh elemen masyarakat.


“Tentunya, ini bukan tugas dan tanggung jawab Pemerintah, Kepolisian, dan TNI saja, sebab, akselerasi vaksinasi ini membutuhkan peran serta dari semua pihak, dukungan dan kesadaran masyarakat untuk datang ke gerai maupun tempat-tempat pelayanan vaksinasi sangatlah penting,” jelasnya.


Pentingnya mengantisipasi lonjakan angka penularan Covid-19 pada nataru di akhir tahun ini, Kapolres berharap masyarakat berperan secara aktif mencegah, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan mensukseskan program vaksinasi nasional.


“Terutama menyangkut kesadaran masyarakat. Nah, ini penting untuk dipahami semua pihak. Tanpa peran serta masyarakat, upaya pemutusan Covid dan percepatan vaksinasi ini, bukan apa-apa, untuk itu saya berharap masyarakat tetap menerapkan prokes secara ketat, saya imbau segera vaksin bagi yang belum pernah vaksin, dan tuntaskan minimal sampai dosis tahap 2, karena vaksin untuk kita semua” tegasnya. (oborlmj)

27/11/2021

Wadahi Pesilat Remaja. Kapolda Jatim Gelar Turnamen Pencak Silat

 


Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta secara langsung memimpin upacara pembukaan turnamen Pencak Silat Remaja, Piala Kapolda Jatim, di gedung Mahameru Mapolda Jatim, pada Jum'at (26/11/2021). Guna menampung aspirasi perguruan silat yang ada di Jawa Timur untuk meminimalisir terjadinya konflik antar perguruan silat, dan mencari pesilat-pesilat yang berprestasi.


Polda Jatim bekerja sama dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Jawa Timur, dan Ikaran Pencak Silat Indonesia (IPSI) menggelar Turnamen Pencak Silat Remaja Piala Kapolda Jatim. 


Dalam turnamen ini diharapkan dapat mencari bibit unggul yang dapat mewakili kontingen Jatim dalam pencak silat, dan diharapkan peserta dapat menjunjung tinggi sportifitas, memperkuat tali silahturahmi dan menghindari konflik antar perguruan pencak silat, serta sebagai sarana olahraga untuk menjaga imunitas dimasa pandemi covid-19. 



Sebanyak 38 kontingen terdiri dari 304 pesilat dari berbagai perguruan silat, mewakili Polres Jajaran Polda Jatim mengikuti Turnamen Pencak Silat Remaja Piala Kapolda Jatim, yang digelar selama 4 hari, dari tanggal 26 sampai dengan 29 November 2021. Dari masing - masing Polres jajaran menghadirkan 8 kelas yang sudah melalui pertandingan seleksi tingkat kab/kota di tiap-tiap polres, yang terdiri dari 4 putra dan 4 putri. 


Semua kategori tersebut memiliki batasan berat badannya masing-masing. 


Untuk kategori remaja putra. 

Kelas D mulai dari 51kg hingga 55kg. 

Kelas E mulai dari 55kg hingga 59kg. 

Kelas F mulia dari 59kg hingga 63kg. 

Kelas G mulai dsri 63kg hingga 67kg. 


Sedangkan kategori remaja putri. 

Kelas C mulai dari 47kg hingga 51kg. 

Kelas D mulai dari 51kg hingga 55kg. 

Kelas E mulai dari 55kg hingga 59kg. 

Kelas F mulai dari 59kg hingga 63kg. 


Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta mengatakan, tujuan dari terselenggaranya kegiatan ini antara lain adalah untuk mewujudkan sportifitas, jiwa kesatria dan jujur.


"Karena kita ingin mengadakan pertandingan ini untuk sekaligus menjaga kamtibmas. Karena adik-adik mungkin berlatih perlu ada pertandingan menunjukkan prestasi," ucapnya Kapolda Jatim. 


"Harapannya kalau ada pertandingan-pertandingan maka akan mengurangi tawuran antar adik-adik ini, sehingga ada wadah, menjadi wadah yang baik, wadah yang positif nantinya kalau ada yang berprestasi kami bisa juga nanti menjaring mereka sebagai anggota polisi," tandasnya. 


Kapolda juga berpesan kepada orang tua dan ketua perguruan Pencak Silat, untuk membina adik-adiknya dengan baik, untuk mewujudkan generasi yang tangguh. 


"Pesan saya kepada orang tua, tolong kita bina adik-adik ini dan titip juga kepada ketua perguruan pencak silat, titip adik-adiknya dibina dengan baik, sehingga nanti mewujudkan generasi yang tangguh, untuk mewujudkan Jawa Timur yang lebih baik," pesan Kapolda. 


Selain itu, Kapolda juga menyampaikan, kegiatan serupa akan diadakan setiap tahun, bekerja sama dengan IPSI dan Kadispora Jatim, untuk mewujudkan atlet - atlet yang dapat mewakili Jawa Timur pada khususnya dan indonesia pada umumnya, baik di pertandingan nasional maupun internasional. 


"Kami bergabung dengan Ketua IPSI Jatim dan Kadispora Provinsi akan kami laksanakan tiap tahun, sehingga akan mewujudkan atlet-atlet yang tangguh, nanti bisa mewakili Jawa Timur, bisa mewakili Indonesia di pertandingan baik nasional maupun internasional," ujarnya. 


"Nantinya di daerah-daerah itu akan diadakan pertandingan juga. Jadi tidak hanya di provinsi, namun juga di Kabupaten Kotamadya," tambah Kapolda Jatim usai membuka turnamen piala Kapolda Jatim. 


Perlu diketahui, turnamen Pencak Silat Remaja Piala Kapolda Jatim ini sebelumnya telah dilakukan penjaringan di masing masing Polres jajaran 38 Kabupaten /kota, sebelum mengikuti turnamen di Mapolda Jatim.

HUT KOPRI ke-50, PNS Polres Lumajang Beri Santunan kepada Yatim Piatu



Lumajang,- Berbagai kegiatan bakti sosial dilakukan hampir oleh seluruh PNS dalam rangka HUT KORPRI ke-50.

Dalam peringatan HUT itu, PNS di lingkungan Mapolres Lumajang membagikan santunan ke anak sejumlah yatim piatu yang berasal dari Yayasan Nurul Ittihad Tukum. 


Tak lupa, protokol kesehatan pun diterapkan dalam acara bakti sosial yang digelar di ruang lobi Mapolres. Kamis, 25 November 2021 pagi.


Ketua Dewan Pengurus KORPRI (DPK) Polres Lumajang, Yuslim S. Irwanto menjelaskan jika kegiatan itu juga turut diwarnai dengan adanya pembinaan rohani dan mental.


Yuslim mengungkapkan, adanya beberapa santunan tali asih yang diberikan oleh pihak PNS Polres Lumajang itu merupakan salah satu wujud kepedulian dari PNS Polres.


“Sebagai rangkaian dari HUT KORPRI, kita juga ingin berbagi dengan anak-anak yatim piatu. Mereka juga butuh uluran tangan kita,” ujarnya.



Sementara itu, kata dia, adanya pembinaan rohani yang dilakukan dalam acara itu ditujukan untuk menguatkan mental dan rohani para PNS. “Sehingga, ke depan PNS Polres Lumajang bisa memberikan kemajuan maupun sumbangsih untuk Polres Lumajang,” bebernya.


Disela-sela acara, melalui Kasubsipenmas Si Humas Polres Lumajang Aipda Ari Wibowo, S.H., Kapolres mengungkapkan, walau dilaksanakan secara sederhana, peringatan HUT KORPRI kali ini sangat hikmat.


“Kapolres menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada PNS Polres Lumajang atas kepeduliannya menyantuni anak yatim piatu, walaupun dilaksanakan secara sederhana namun penuh hikmah, semoga sebagai ladang ibadah,”ulas Ari.


Masih dijelaskan Ari, bahwa kali ini sengaja dikemas dengan acara pengajian, dan tausiah dari KH. Khoirudin Ghozali, untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan.


“Seperti kita ikuti bersama tadi tausiah KH. Khoirudin Ghozali, ini untuk mempertebal keimanan dan meningkatkan ketaqwaan kita kepada ALLAH SWT, selain itu agar kita memperdalam ilmu agama sehingga tercegah dari radikalisme sesat, sebagai aparatur pemerintah tentunya keutuhan NKRI adalah harga mati,” imbuh Ari. (Oborlmj)