24/06/2022

Jelang Gowes Bersama Gubernur Jatim dan Wali kota Mojokerto


Kota Mojokerto - Merdekanews. id-Kemeriahan peringatan Hari Jadi ke-104 Kota Mojokerto masih berlanjut dengan event Gowes Bareng Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Wali kota Ika Puspitasari. Event yang terbuka bagi umum ini rencananya akan diadakan Minggu, 26 Juni 2022, sejak pukul 06.00 pagi.

“Acara ini terbuka bagi umum dan tidak dipungut biaya. Tidak ada mekanisme pendaftaran, langsung datang saja,” ungkap Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Modjari, selaku ketua pelaksana gowes saat diwawancara langsung, Kamis (23/6).

Rute gowes dimulai dari lapangan Raden Wijaya, Jalan Raya Surodinawan, Kecamatan Prajurit Kulon dan berakhir di lokasi yang sama. Gowes akan melewati sejumlah titik, di antaranya terdapat Sekolah Soekarno di jalan Taman Siswa, Rumah Rakyat Kota Mojokerto di Jalan Hayam Wuruk, Kantor Wali kota Mojokerto di Jalan Gajah Mada.

Selain partisipasi dari dua pemimpin daerah perempuan tersebut, gowes akan semakin meriah dengan pembagian ratusan door prize bagi para peserta yang beruntung. Nantinya para peserta gowes akan mendapatkan kupon gratis untuk kemudian diundi di akhir acara. “Pembagian kupon nanti akan dilakukan di pos dua, yaitu kantor Pemkot Mojokerto di Jalan Gajah Mada,” tambah Modjari.

Pembagian langsung di hari-H pelaksanaan gowes bareng bertujuan agar setiap peserta memiliki jumlah kupon sama. Masing-masing hanya menerima satu kupon. Karena jika diberlakukan sistem dropping di hari sebelumnya, akan memungkinkan sejumlah peserta mendapat lebih dari satu kupon. Dengan demikian akan lebih adil.

Setidaknya 200 hadiah sudah disiapkan Pemkot Mojokerto untuk peserta gowes. Di antaranya terdapat hadiah utama berupa dua unit sepeda motor, tiga unit kulkas, tiga unit televisi, 15 unit sepeda gunung, dan masih banyak lainnya.

Modjari memperkirakan ribuan peserta akan turut dalam acara ini. Untuk itu, pihaknya sudah menyiapkan skema pengaturan lalu lintas untuk mengurai kemacetan yang mungkin timbul akibat pelaksanaan kegiatan ini. Selain itu, sistem pengamanan juga telah dikoordinasikan dengan Dinas Perhubungan dan TNI/POLRI.yn.

23/06/2022

SAMBUT HUT BHAYANGKARA KE 76, KAPOLRESTA BANYUWANGI “ LEPAS “TUKIK DI PANTAI CEMARA

Banyuwangi,  merdekanws.id
Dalam menyambut HUT Bhayangkara ke 76 Tahun pada 1 Juli 2022 mendatang , Kapolresta Banyuwangi bersama Masyarakat Pesisir Pantai cemara mengadakan Kegiatan pelepasan Tukik, Kamis pagi (23/06/2022) yang di geber dari pukul 07.00 hingga selesai. Kegiatan tersebut  di ikuti seluruh anggota Satpolairud Polresta Banyuwangi. pelepasan tukik tersebut di hadiri Kapolresta  Banyuwangi bersama Wakapolresta dan PJU tujuan nya menyambut HUT Bhayangkara ke 76 dengan melibatkan Anggota TNI bersama masyarakat pesisir Pantai Cemara.
Kasat Satpolairud Polresta Banyuwangi Kompol Masyhur Ade, S.I.K, M.H menjelaskan kegiatan yang dilaksanakan bentuk Kolaborasi antara Polri Bersama TNI bersama masyarakat Pesisir Pantai Cemara Banyuwangi dalam menyambut HUT Bhayangkara Ke 76 Tahun. 
Kegiatan berlangsung secara meriah dengan di isi perlombaan serta melepaskan tukik sejumlah 76 tukik yang melibatkan masyarakat sekitar dan ibu-ibu Bhayangkari dari Polresta Banyuwangi.
Kapolresta Banyuwangi AKBP Deddy Foury Millewa, S.H, S.I.K, M.I.K dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini bentuk Konservasi Lingkungan dengan melepaskan tukik ke alam liar. Harapannya 20-30 tahun lagi tukik yang dilepaskan dapat kembali bertelur di tempat yang sama sewaktu dilepaskan dan di acara itu pun untuk menjalin hubungan harmonisasi masyarakat pesisir Kapolresta Banyuwangi menyelenggarakan beberapa lomba berhadiah.

masih kata Masyhur, kegiatan ini adalah bentuk nyata bakti Polri bersama TNI dengan mengajak masyarakat untuk menjaga kedaulatan NKRI secara bersama-sama sekaligus menyambut HUT Bhayangkara 76 dengan tujuan menjadi Insitusi Polri yang presisi serta Humanis dalam pelaksanaan tugas serta harmonisasi dengan alam sekitar dengan mendukung masyarakat untuk menjaga ekosistem yang ada di lingkunganya.(hms/anw)

Jelang Kirab Budaya Mojo Bangkit Dalam. Rangka hari jadi kota Mojokerto yang ke 104


Kota Mojokerto-Merdekanews.id Pemerintah Kota Mojokerto akan kembali menggelar “Kirab Budaya Mojo Bangkit” dalam rangkaian Hari Jadi Kota ke–104. Parade budaya ini akan digelar pada hari Sabtu, tanggal 25 Juni 2022, dengan start Lapangan Raden Wijaya Surodinawan dan finish di Pendopo Sabha Kridhatama Rumah Rakyat.


Melalui Mudjoko, Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Mojokerto menjelaskan berbagai macam seni budaya akan ditampilkan dalam “Kirab Budaya Mojo Bangkit” diantaranya karawitan, tarian-tarian tradisional, barongsai, bantengan, reog ponorogo, hingga gunungan serabi dan onde-onde.


“Rute Kirab Budaya Mojo Bangkit ini akan dimulai dari Lapangan Raden Wijaya Surodinawan – Jl. Raya Surodinawan – Jl. Tribuana Tungga Dewi – Jl. Brawijaya – Jl. Hayam Wuruk dan berakhir di Pendopo Sabha Kridatama Rumah Rakyat,” terangnya.

“Kirab Budaya Mojo Bangkit” akan dimulai sekitar pukul 13.00 WIB dengan agenda Pra Kirab, Kirab Majapahitan, Kirab Kadipaten Japan, Kirab Era Penjajahan dan Perjuangan Kemerdekaan, serta Kirab Seni Budaya.

“Kirab Budaya Mojo Bangkit ini sebagai ilustrasi bangkitnya masyarakat Kota Mojokerto baik secara fisik dan non fisik, bangkit membangun jiwanya, bangkit membangun budayanya, bangkit membangun tata kehidupannya, berlandaskan jargon yang selalu digelorakan oleh Ibu Wali Kota, yakni Spirit Of Mojopahit” jelasnya.

Selain penampilan tari – tarian tradisional, “Kirab Budaya Mojo Bangkit” juga akan dimeriahkan Kereta Kencana Tribuana Tungga Dewi dan Dyah Kertawardhana, Kereta Kencana Dyah Wiyat dan Dyah Kudamerta, Kereta Kencana Putra-putri Keraton, hingga Pemuka Agama, Kasiwahan (Hindu), Kasogatan (Bante-Budha), serta prajurit tombak dan pedang yang akan berjalan sepanjang rute yang ditentukan.


Terpisah, Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengajak seluruh warga untuk hadir menyaksikan parade budaya yang akhirnya bisa kembali digelar dalam rangkaian Hari Jadi ke-104 Kota Mojokerto ini.


“Bagi seluruh warga Kota Mojokerto dan sekitarnya silahkan menonton, silahkan datang menyaksikan “Kirab Budaya Mojo Bangkit”, ajak seluruh keluarga, kita semarakan rangkaian Hari Jadi ke-104 Kota Mojokerto,” ujarnya.


Sebagai informasi, "Kirab Budaya Mojo Bangkit" sebelumnya pernah digelar Pemerintah Kota Mojokerto di tahun 2019 lalu, namun akibat pandemi Covid-19 baru tahun ini parade budaya digelar kembali.yn.

22/06/2022

Temu Anak bersama Kepala Daerah dan Kepala OPD



Kota Mojokerto-Merdeka news.id-Dorong peran anak sebagai pelopor dan pelapor Pemerintah Kota Mojokerto melalui Dinas Sosial, Pemberdaayan Perempuan dan Perlindungan Anak (DinsosP3A) menggelar kegiatan Temu Anak dengan Kepala Daerah dan Kepala OPD Kota Mojokerto “Suara Anak Kota Mojokerto” di halaman Rumah Rakyat, Jl. Hayam Wuruk 50 Kota Mojokerto, Jawa Timur. Senin (20/6) malam.

“Kami ingin mendengar suara anak-anak, menyampaikan aspirasi, apasih yang menjadi kebutuhan anak-anak, sehingga ini bisa menjadi sebuah usulan bagi pemerintah untuk mengakomodasi apa yang menjadi hak dan kebutuhan anak-anak Kota Mojokerto,” kata Wali kota Mojokerto Ika Puspitasari.

Dihadapan anggota Forum Anak, Ning Ita sapaan akrab wali kota juga menegaskan bahwa selama ini pemerintah telah menerima berbagai usulan dari masyarakat secara umum, namun tidak ada usulan dari anak-anak.

“Kami ingin di dalam program pembangunan Pemerintah Kota Mojokerto tidak hanya mengakomodir melaksanakan program yang menjadi kebutuhan atau hak nya orang-orang dewasa, karena kebutuhan anak dengan orang dewasa itu berbeda. Oleh karena itu ibu harap, anak-anak bisa menyampaikan apa yang menjadi kebutuhan kalian,”imbuhnya.

Terkait kegiatan “Suara Anak Kota Mojokerto” Kepala Dinsos P3A, Choirul Anwar menjelaskan bahwa forum ini terselenggara untuk memperkuat salah satu peran forum anak sebagai pelopor dan pelapor di dalam akselerasi Kota Layak Anak.

“Forum Anak sebagai pelopor dan pelapor khususnya dalam perlindungan anak, pemerintah wajib melibatkan anak tidak hanya sebagai objek pembangunan tetapi juga sebagai subjek pembangunan. Artinya anak-anak ini harus dilibatkan didorong untuk berpartisipasi dalam rangka menyampaikan usulan perencanaan pembangunan,” kata Anwar.

Lebih jauh ia juga menyampaikan bahwa sejak Forum Anak terbentuk di tahun 2017 partisipasi anak-anak melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) baru sebatas hadir, belum memberikan kontribusi berupa usulan yang sifatnya menyampaikan kebutuhan anak-anak.

Forum temu anak dengan Kepala Daerah dan Kepala OPD Kota Mojokerto tadi malam diikuti oleh 51 anggota Forum Anak tingkat kota, kecamatan dan kelurahan serta dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Mojokerto Moh. Zaini.yn.

POLDA JATIM GELAR DEKLARASI ANTI HOAX DAN BIJAK BERMEDSOS

Jatim,  merdekanews.id
Bersama warganet (netizen) se-Jawa Timur, Bid Humas Polda Jatim menggelar Deklarasi Anti Hoax, pada Selasa (21/6/2022) di Hotel Vasa Surabaya. Hal ini dilakukan sebagai upaya kepolisian dalam mengajak masyarakat untuk bijak dalam bermedia sosial dan tidak menyebar berita hoax. 
Acara Kopi darat Netizen Jatim dan Deklarasi Anti Hoax, dalam Rakernis Bidhumas Polda Jatim tahun 2022, serta Pelatihan dan peningkatan kemampuan (Latkatpuan) bagi para Kepala seksi Humas pada Polres jajaran Polda Jatim ini dilaksanakan selama 3 hari, mulai tanggal 21-23 Juni 2022, dengan mengusung tema “Melalui Penguatan Komunikasi Publik Kita Wujudkan Kinerja Sesuai Tugas Wewenang dan Tanggung Jawab Sehingga Bangkit.”
Kegiatan tersebut diikuti oleh 201 peserta, terdiri dari personel Bidhumas Polda Jatim, Kasihumas Polres jajaran, Netizen yang memiliki Follower dan Subscriber banyak, serta dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Asosiasi Media Siber indonesia (AMSI).
Dalam kesempatan ini Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta memaparkan, dinamika perkembangan teknologi komunikasi yang sangat cepat perkembangannya adalah media sosial, sehingga apa yang terjadi di dunia maya dapat mempengaruhi yang ada di dunia nyata.
"Bahaya terkait berita Hoax dapat menimbulkan persepsi maupun opini negatif, provokasi dan agitasi serta dapat menimbulkan kebencian sehingga Netizen berperan penting dalam memupuk persatuan serta menjaga situasi Kamtibmas," papar Kapolda Jatim. 
"Tips untuk menangkal Hoax dapat dilakukan dengan cara berfikir sebelum berbagi, jangan mudah percaya, perhatikan judul dan isi, cek alamat sumber berita, bandingkan informasi, periksa tanggalnya dan cek kontennya," imbuh Irjen Pol Nico Afinta saat memberikan sambutan.
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto menyampaikan, deklarasi ini tidak hanya sekedar seremonial saja, melainkan kegiatan-kegiatan aktif di media sosial juga akan dilakukan. 
Dalam waktu dekat Humas Polda Jatim akan mengadakan lomba bersuara anti hoax dan ekspresi di media sosial Tikto, yang bisa diikuti oleh seluruh warga Indonesia. 
"Kami akan menindaklanjuti kegiatan ini dengan menyelenggarakan lomba yang bisa diikuti warga netizen secara nasional. Jadi kegiatan ini dari Polda Jatim untuk Indonesia," ucap Kombes Pol Dirmanto saat membuka acara. (hms/anw)

21/06/2022

HUT Bhayangkara Ke - 76 & Hari Narkotika Internasional 2022


 

Komitmen Polres Lumajang Jaga Nilai Toleransi dan Kebersamaan


 Polres Lumajang ,Merdekanews.id Kepolisian Resor Lumajang Jawa Timur, menggelar kegiatan bhakti sosial religi dan pemberian bantuan sosial di sejumlah rumah ibadah di Kabupaten Lumajang, Senin (20/6/2022).

Kegiatan yang sama, juga dilaksanakan secara serentak, di jajaran kepolisian di seluruh tanah air Indonesia.

Kapolres Lumajang AKBP Dewa Putu Eka D, S.I.K, M.H, menjelaskan, kegiatan dilaksanakan sebagai rangkaian peringatan hari Bhayangkara ke 76 tahun 2022. Sebagai wujud komitmen kepolisian dalam menjaga nilai toleransi dan kebersamaan.

Tegas Kapolres, meneruskan arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, jika Korps Bhayangkara akan terus berkomitmen selalu hadir, untuk memberikan rasa aman dan tenang kepada seluruh umat beragama, dalam menjalankan ibadahnya.

Di wilayah Polres Lumajang, kegiatan dilaksanakan di beberapa lokasi diantaranya di wilayah Kota Kabupaten Lumajang tepatnya di Wihara Sari Putera Maitreya, di Kecamatan Sukodono tempat di Masjid As Syuhada, di Kecamatan Klakah tepatnya di Gereja Santa Maria dan di Kecamatan Senduro tepatnya di Pura Mandara Giri Semeru Agung.

"Apa yang kami lakukan saat ini, merupakan wujud pengabdian dan kecintaan pada seluruh umat yang ada, serta bentuk pengayoman dan pemberian rasa aman dan nyaman dalam melaksanakan ibadah sesuai dengan agama dan keyakinannya masing - masing," ucap Kapolres Lumajang.

Terutama dimasa pandemi Covid - 19, seluruh lapisan masyarakat merasakan dampak. Maka dari itu, sentuhan dilakukan sedianya akan menjadi motivasi dan kembali bangkit dan tumbuh seperti sediakala.

Terkait bantuan, orang nomer satu di Kepolisian Resor Lumajang itu menyampaikan jika pihaknya memberikan peralatan kebersihan, bingkisan dan beras.

Diharapkan, hal tersebut akan menggugah kesadaran dalam menciptakan suasana nyaman di lingkungan tempat ibadah, hingga menjadi contoh bagi yang lain.

Kapolres Lumajang menambahkan, jika pihaknya akan terus hadir ditengah-tengah masyarakat, dalam situasi dan kondisi apapun, mendasari tujuan untuk menciptakan Polri yang benar-benar dekat dengan masyarakat. Ia memohon do'a agar bisa mewujudkan cita-cita dalam mengemban amanah, bisa terlaksana dengan sebaik-baiknya.