23/07/2022

Baznas Kota Mojokerto Menyerahkan bantuan Berupa Gerobak



Kota Mojokerto - Merdekanews.id-Sebanyak 25 warga kurang mampu (mustahik) menerima bantuan usaha dari Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto bersinergi dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). Bantuan diserahkan oleh Wali kota Ika Puspitasari di Rest Area Gunung Gedangan. Sabtu (23/7/2022).


"Pada hari ini Pemkot Mojokerto bekerjasama dengan BAZNAS RI, BAZNAS Jatim dan BAZNAS Kota menyerahkan bantuan dalam bentuk gerobak beserta seluruh sarana prasarana termasuk pelatihan dan pendampingan dalam membuat Z-chicken,” ungkap Ning Ita sapaan akrab wali kota.

Lebih lanjut, petinggi Pemkot Mojokerto ini berharap melalui sinergi tersebut dapat meningkatkan potensi wirausaha bagi masyarakat Kota Mojokerto. “Ini merupakan upaya untuk mensukseskan program nasional dalam rangka bangkit memulihkan ekonomi Indonesia,” imbuhnya.


Sementara Dwi Hariadi, ketua BAZNAS Kota Mojokerto menjelaskan kedepan masih akan ada penambahan jumlah gerobak yang diberikan untuk warga kurang mampu.

“Selain itu, nantinya para penerima bantuan juga akan diberikan pelatihan, pendampingan, dan permodalan usaha oleh Pemkot Mojokerto melalui Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan (DiskopUKMperindag),” terangnya.


Melalui program ini diharapkan dapat meningkatkan kemandirian dan perekonomian warga kurang mampu khususnya Kota Mojokerto. “Ini merupakan kolaborasi seluruh stakeholder terkait untuk mewujudkan masyarakat yang mandiri, makmur, sejahtera, dan berdaya saing,” tandas Dwi Hariadi.


Sebagai informasi, program Z-chicken merupakan program pemberdayaan mustahik yang diinisiasi BAZNAS RI untuk meningkatkan kesejahteraan mustahik hingga menjadi muzaki (orang mampu).yn

Peringatan HAN 2022 Di RSUD WAHIDIN SUDIRO HUSODO.


Kota Mojokerto-Merdekanews.id-Wali kota Mojokerto Hj. Ika Puspitasari, S.E memperingati peringatan hari Anak Nasional tahun 2022 di RSUD dr. Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto, Sabtu (23/7/2022). Dalam rangkaian peringatan tersebut, sejumlah Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) turut memeriahkan acara dengan menampilkan tarian dan lagu-lagu untuk menghibur para tamu undangan.


Menyaksikan hal tersebut, sosok yang akrab disapa Ning Ita ini pun lantas memberikan apresiasinya kepada mereka yang telah berani tampil dan memberikan yang terbaik.


Pihaknya juga menyebutkan bahwa anak-anak berkebutuhan khusus adalah bagian dari sumber daya manusia Kota Mojokerto yang wajib mendapatkan perhatian dari semua pihak. Mengingat, setiap anak memiliki bakat dan potensi serta berbagai kelebihan dan kekurangan masing-masing.

"Mereka memiliki hak yang sama dengan anak-anak yang lain untuk mendapatkan porsi di dalam program kegiatan fasilitasi yang ada di Kota Mojokerto,” ungkap Ning Ita dalam sambutannya.


Pihaknya pun lantas mengapresiasi berbagai pihak yang telah bersinergi dalam memberikan pelayanan bagi ABK/difabel. Termasuk kepada RSUD Dr. Wahidin Sudiro Husodo, yang tidak hanya fokus pada pelayanan medis, melainkan juga pendampingan terhadap anak-anak berkebutuhan khusus. Seperti pada sejumlah ABK yang tampil hari ini, mereka merupakan anak-anak yang pernah dirawat di RSUD Dr. Wahidin Sudiro Husodo.

Selain itu, apresiasi juga tidak ketinggalan diberikan kepada para orang tua dari anak-anak difabel. Ning Ita menyebut mereka sebagai sosok yang hebat. "Panjenengan semua adalah orang tua yang hebat dan luar biasa karena tidak semua orang tua dititipi Allah Anak Berkebutuhan Khusus,” ujarnya.


Sementara upaya untuk memenuhi kebutuhan para difabel juga ditunjukkan melalui skema APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah). Ning Ita menyebut jika setiap tahun, penganggaran APBD telah menerapkan perspektif gender. "Parameter IPM (Indeks Pembangunan Manusia) dan IPG (Indeks Pembangunan Gender) yang dianggarkan Kota Mojokerto, sudah jauh di atas provinsi," terang Ning Ita.yn.

Pemerintah Kota Mojokerto Menerima Penghargaan KLA dari Kementerian PPA RI


Kota Mojokerto-Merdekanews.id-Pemerintah Kota Mojokerto menerima penghargaan Kota Layak Anak (KLA) Tahun 2022 Kategori Madya dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA).


Penyerahan penghargaan ini diikuti oleh Wali kota Mojokerto Ika Puspitasari secara virtual melalui video confrence di Sabha Pambojana Rumah Rakyat, Jalan Hayam Wuruk 50 Kota Mojokerto, Jawa Timur pada Jumat (22/7) malam.


Ning Ita, sapaan akrab wali kota menyampaikan bahwa Apresiasi Penghargaan Kota Layak Anak diberikan kepada pemerintah daerah yang dinilai mempunyai komitmen tinggi untuk mendukung pemenuhan hak dan perlindungan anak.


“Prestasi ini merupakan komitmen dari Pemerintah Kota Mojokerto dalam pemenuhan hak dan perlindungan anak karena anak-anak merupakan aset yang dikemudian hari akan menjadi generasi penerus bangsa,” ucapnya


Ning Ita juga berharap penghargaan ini menjadi inspirasi dan penyemangat untuk lebih meningkatkan lagi pemenuhan hak-hak anak di tahun-tahun mendatang. “Penghargaan ini bukan sebuah tujuan akhir, namun yang paling penting adalah menjaga komitmen bersama semua yang terlibat dalam menjamin pemenuhan hak dan perlindungan khusus anak,”pungkasnya.

Sementara itu, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, I Gusti Ayu Bintang Darmawati, dalam sambutannya mengatakan bahwa anak memiliki hak-hak yang harus dipenuhi oleh pemerintah, bersinergi dengan masyarakat, media dan dunia usaha sebagai empat pilar pembangunan anak.


Lebih lanjut sosok yang lebih dikenal dengan nama Bintang Puspayoga ini menyampaikan bahwa dalam pemenuhan hak anak dan perlindungan anak demikian juga dalam hal pemberdayaan perempuan itu tidak bisa diselesaikan sendiri di kementerian tanpa sinergi dan kolaborasi dengan Pemerintah Daerah. “Peranan Gubernur, Bupati /Wali kota akan sangat penting untuk mewujudkan perempuan yang berdaya, demikian juga pemenuhan hak anak dan perlindungan anak di daerahnya masing-masing,”imbuhnya.


Pada tahun 2022 ini berdasarkan penilaian secara objektif, Kementerian Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak menganugerahkan kepada 312 Kabupaten/Kota yang terdiri dari 8 utama, 66 Nindya, 117 Madya, 121 Pratama. Apresiasi juga diberikan kepada 8 provinsi yang telah melakukan upaya keras untuk mewujudkan provinsi layak anak.yn.

WALIKOTA MOJOKERTO MELAKSANAKAN KEGIATAN RUTIN JUMAT BAROKAH


Kota Mojokerto-Merdekanews.id-Wali kota Mojokerto, Ika Puspitasari kembali turun dan menyapa warga secara langsung melalui giat Jumat Barokah. Selain membangun kedekatan, kunjungannya ke sejumlah rumah warga tersebut juga membawa solusi berbagai persoalan yang tengah dihadapi oleh warga.


Kali ini, Jumat (22/7), giliran sejumlah titik di Kelurahan Balongsari yang menjadi sasaran. Salah satu lokasi yang dikunjungi oleh sosok yang akrab disapa Ning Ita ini adalah kediaman Aisyah Andriani. Perempuan berusia 16 tahun tersebut menderita cerebral palsy (lumpuh otak) sejak lahir.


Kendati tidak mampu mengucapkan secara jelas melalui kata-kata, gerak-gerik Aisyah menunjukkan kebahagiaannya saat Ning Ita mulai memasuki ruang tamu sekaligus kamarnya. Aisyah menyambut Ning Ita dengan tubuh tengkurap di atas tempat tidur, serta wajah mendongak disertai senyum sumringah.


Selain sulit berbicara, Aisyah juga belum bisa berjalan selayaknya remaja seusianya. Ning Ita yang saat itu hadir bersama petugas fisioterapi dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Mojokerto pun bergegas memberikan perawatan kepada Aisyah. Tidak hanya itu, Ning Ita juga memberikan kursi roda serta mengupayakan Aisyah untuk bisa bersekolah.

“Kita masukkan di SLB (Sekolah Luar Biasa), karena dari kecil sama sekali belum disekolahkan oleh orang tuanya. Padahal anak ini, meskipun terkena cerebral palsy, seharusnya mampu untuk hidup lebih mandiri dibandingkan dengan kondisinya saat ini,” ungkap Ning Ita.


Diketahui putri dari pasangan Andriyanto dan Sri Asih ini hanya menghabiskan hari-harinya di dalam rumah kontrakan yang terletak di Jalan raya Empunala 112 ini. Sehingga dengan bersekolah di SLB, diharapkan Aisyah mendapat suasana yang berbeda, berjumpa dengan kawan, dan tentu berlatih lebih mandiri sebagaimana diungkapkan Ning Ita.


Tidak hanya Aisyah, Ning Ita juga menebar semangat, untuk menumbuhkan harapan akan esok yang lebih baik, kepada Alif Darmawan. Bocah laki-laki berusia 2 tahun ini mengalami kelainan pada bagian kakinya, yakni berbentuk “x”, sehingga sampai saat ini belum bisa berjalan.


Ning Ita pun menghadiahi putra Asroni dan Purwantiningtyas ini sebasang sepatu ortopedi yang khusus untuk terapi. Dengan bantuan tersebut, diharapkan Alif dapat berjalan dan beraktifitas normal seperti anak-anak pada umumnya.


Selain mengunjungi tempat tinggal dua keluarga tadi, Ning Ita yang didampingi sang suami Supriyadi Karima Saiful juga mengunjungi sejumlah lansia.
Para lansia tersebut lantas diberikan perawatan kesehatan oleh para petugas Prameswari yang siap siaga tersebar di setiap kelurahan di Kota Mojokerto.


Terakhir, sebelum menyudahi agenda rutin pekan ini, Ning Ita juga menyapa para ODGJ (Orang Dalam Gangguan Jiwa) binaan posyandu Lentera Jiwa di Jalan Benteng Pancasila. Di lokasi tersebut, para ODGJ menawarkan jasa cuci motor dan mobil. Ada juga di antara mereka yang terampil menyulap kain-kain perca menjadi keset yang memiliki nilai guna.yn.

Ngobrol Bersama Walikota Dan Kader Ngobras Wader


Pemkot Mojokerto, Merdekanews.id Dialog santai dengan wali kota yang dikemas dalam Ngobrol Bersama Wali kota dan Kader (NGOBRAS WADER) pada hari kedua, mengusung tema “Meningkatkan Partisipasi Pria Dalam ber KB” telah berlangsung di halaman Rumah Rakyat, Jalan Hayam Wuruk 50 Kota Mojokerto Jawa Timur, pada Kamis (21/7) malam.


Wali kota Mojokerto Ika Puspitasari dalam kesempatan ini menyampaikan bahwa tema ini dipilih guna meningkatkan akseptor KB khususnya pria yang berusia produktif. “Kalau hari ini ngobrol bareng temanya adalah terkait KB pada pria bukan berarti Pemerintah Kota Mojokerto tidak berhasil dalam mengendalikan penduduk, tapi lebih untuk medorong program pemerintah dalam meningkatkan akseptor KB yang paling sedikit yaitu KB pada pria atau MOP atau vasektomi,” kata wali kota yang biasa disapa Ning Ita.


Ning Ita menyampaikan bahwa berdasarkan data peserta KB aktif, dari 7 jenis KB program pemerintah yang akseptornya terendah, hanya 86 orang adalah vasektomi atau MOP. Sedangkan untuk jenis KB lainnya jumlahnya sudah ribuan, suntik sudah mencapai lebih dari 4000 akseptor, pil 1300 akseptor, IUD 2400 akseptor, implan 445 akseptor, kondom hampir 700 akseptor.


“Maka tujuannya adalah bagaimana kita mendorong agar yang berkorban itu tidak hanya ibu-ibu saja. Jadi yang berkorban ini biar seimbang. Kalau di Pemkot Mojokerto ini dalam rangka mengganggarkan pembangunan di berbagai sektor itu sudah perspektif gender, jadi ada keseimbangan antara laki-laki perempuan, anak-anak, disabilitas, maka dalam hal KB harusnya seimbang juga,”imbuhnya.


Untuk meningkatkan jumlah akseptor KB MOP atau vasektomi di Kota Mojokerto Ngobras Wader yang diinisiasi oleh Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DinkesP2KB) yang digelar tadi malam juga menghadirkan narasumber dr. Suryo Prasetyo Tribowo, Sp.U yang menjelaskan tentang manfaat dan proses KB pada pria. Tak hanya itu dalam Ngobras Wader juga hadir Kabid Pembinaan Masyarakat Kementerian Agama Kota Mojokerto Bisri Mustofa yang menjelaskan tentang manfaat dan landasan hukum KB pada pria dari sudut pandang agama islam.


Sebelumnya Wali kota Mojokerto telah mendapatkan penghargaan Manggala Karya Kencana. Dimana dalam penghargaan MKK ini terdapat 3 indikator yang diukur bagi seorang kepala daerah untuk bisa mendapatkannya. Pertama adalah terkait pembangunan kependudukan, artinya Kota Mojokerto sudah berhasil dalam melaksanakan program Bangga Kencana. Indikator kedua adalah terkait pelaksanaan KB, serta indikator ketiga adalah penurunan stunting, yang mana Kota Mojokerto merupakan daerah dengan angka prevalensi stunting terendah di Jawa Timur.yn

UPACARA HBA 2022



Kota Mojokerto -Merdeka news.id-Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Mojokerto menggelar upacara peringatan Hari Bhakti Adhyaksa ke-62, dengan tema Kepastian Hukum, Humanis, Menuju Pemulihan Ekonomi. di halaman Kejari Jl. Raya By Pass, Meri, Kec. Magersari, Kota Mojokerto. Pada Jumat pagi (22/7).

"Peringatan Hari Bhakti Adhyaksa merupakan momentum kita bersama untuk melakukan evaluasi dan introspeksi atas semua yang kita kerjakan selama satu tahun terakhir, dan menyusun strategi guna menyiapkan diri menghadapi tantangan di masa yang akan datang," ujar Kajari Kota Mojokerto, Hadiman membacakan amanat Jaksa Agung RI, Burhanuddin.


Lebih lanjut dalam amanat tersebut ditekankan kepada seluruh pegawai kejaksaan untuk lebih disiplin dan berintegritas dalam menjalankan tugas dan amanah yang diemban.


"Saya tekankan kepada seluruh warga Adyaksa untuk segera tinggalkan pola lama, dan akhiri praktik-praktik tidak terpuji. Yang saya butuhkan adalah jaksa yang cerdas dan berintegritas," tegasnya.


Selain itu, dalam kesempatan tersebut, disampaikan juga apresiasi terhadap jajaran insan Adhyaksa atas pengabdian selama ini.

"Saya ucapkan terimakasih dan apresiasi setinggi-tingginya atas kerja keras dalam menoreh prestasi dan memberi citra positif, meskipun di tengah keterbatasan tetap bekerja secara optimal," pungkasnya.


Sebagai informasi Kejaksaan Negeri Kota Mojokerto pada tahun 2022 telah menuntaskan beberapa capaian, diantaranya eksekusi kasus narkotika sebanyak 76 perkara, Tindak Pidana Umum Lain (TPUL) 5 perkara, Orang dan Harta Benda (Oharda) 17 perkara, Keamanan dan Ketertiban Umum (Kantibum) 4 perkara.

Selain itu kejari Kota Mojokerto juga telah merestorasi justice sebanyak 4 perkara.yn.

Ketua PERADI OKU RAya, Arif Awlan SH Dengan Sukarela siap dampingi Wartawan & LSM Korban Pengeroyokan.

                         Baturaja, Merdekanews.id                                         Terkait    kasus pengeroyokan Dua wartawan , Ketua PERADI OKU Raya Arif Awlan SH Siap mendampingi sekaligus memberikan Bantuan Hukum  secara sukarela kepada kedua korban ( wartawan Ogan dan LSM  OMCI), Hal tersebut sampaikanya  Kepada Kedua Korban   didepan  anggota   Penyidik di ruang Pidum  Mapolres OKU  kamis (21/07)  " Kamu tu kandoku,. kak Des.  dan Yusuf adek ku nian,  kmu beduo dulur ku,   sebagai  dulur(saudara / keluarga) sudah  menjadi kewjiban  mendampingi kamu beduo  sampai  selesai. "Ujar Arif .  dengan nada seolah bercanda tapi serius , ciri khas pria Kelahiran Desa bindu  kec.peninjauan OKU.                         Selanjutnya saat konfirmasi Via Telpon oleh   merdeka news  Arief  Awlan SH , membenarkan hal tersebut, "  Saya  Arif Awlan   dengan Sukarela siap mendapingi memberikan prrlindungan hukum kepada kedua korban  saudara Des rizal    dan yusuf sampai selesai ,Tegasnya.ditempat berbeda  ...     Diremui awak media ,usai di mintai keterangan diruang Pidum Mapolres OKU  ,paska sudah ada 3 orang tertangkap  yang diduga kuat adalah pelaku yusuf (46) den Des Rizal , Mngucapkan  terima kasih kepada semua  pihak ikut andi , paska ke kejadi  yang suda  bekerja  menggali informadi  tentang pelku  ,  berkorban    baik.  Baik moril maupun materil, tanpa  kalian mungkin pelaku masih  melengang  mnghirup udara bebas , ujar Des,                     selanjutnya ucapan terima kasih   kepada tim singa ogan  mapolres OKU ,yang sudah berhasil menang ap 3 pelaku,                   " Kami berdeua ( Yusuf Ogan post & Des Rizal LSM OMCIM) mengucapkan trima kasih Kepada Tim Singa Ogan Mapolres OKU , semoga POLRES OKU Yang Peresisi kedepan semakin jaya & sukses " ujar ...Des dan yusuf.     Selain itu  juga kepada merdeka news kedua korban menyaikan syukur ucapan terimakasih  kepada  Ketua PERADI OKU Raya , Arif Awlan SH. yang  siap mendapingi kami ,   Ujar Des.                         Ya.., rasa  senang    bercampur kaget ,bangga tak menyangka ,  kando Arif  sengaja datang keruang pidum Maporlers OKU  menemui kami  dan mengatakan dengan sukarela   mendampingi  kami berdua, Terimo kasih kando , Kini saya  bertambah yakin ternyata  panggilan dindo bukan hanya di bibir , ujar usuf.  (Joni)