22/10/2022

Polsek Candipuro Lakukan Pengecekan Badan Jalan Alami Keretakan dan Penurunan Tanah


Lumajang, Merdekanews.id (DOC)-Anggota Polsek Candipuro memantau badan jalan mengalami keretakan serta penurunan tanah di Dusun Kamar Kajang, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Rabu (19/10/2022).

Selain itu, juga melakukan wilayah rawan bencana bencana tanah longsor di Piket Nol.

"Hari ini kami bersama anggota melakukan pengecekan dan pemantuan badan jalan mengalami keretakan serta penurunan tanah," Kata Kapolsek Candipuro AKP Sajito.

Dari hasil pengecekan dan pemantuan bersama anggota sudah dilakukan perbaikan yakni di tambal dengan cor semen.

"Alhamdullah sudah diperbaiki dinas terkait dengan cara ditambal dengan cor semen," ujarnya.

Menurut Sajito badan jalan mengalami keretakan serta penurunan tanah akibat tingginya curah hujan.

"Jalan retan, kemudian tanah mengalami penurunan kurang lebih 30 cm. kejadian tersebut terjadi Selasa pagi kemarin, saat ini diberikan garis policeline," tuturnya.

Kapolsek menghimbau bagi kendaraan roda dua yang ingin melintas jembatan gantung gladak perak dan piket untuk tetap waspada, berhati-hati karena curah hujan masih tinggi jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak dinginkan.

"Kami himbau kepada pengguna jalan khususnya roda dua tetap waspada, hati-hati karena masih berpotensi untuk wilayah Piket Nol di atas Gladak Perak sering terjadi longsoran dari atas tebing maupun pohon tumbang," pungkasnya.

AKP Sajito : Antisipasi Dini Itu Penting


Lumajang, Merdekanews.id Anggota Kepolisian Sektor Candipuro Polres Lumajang Jawa Timur, bersiaga turun ke titik lokasi bencana di Desa / Kecamatan Candipuro, Selasa (18/10/22).

Diketahui sebelumnya, terjadi pohon tumbang dan sempat mengganggu aktivitas jalur transportasi masyarakat di wilayah hukum Polsek Candipuro Lumajang.

Akan tetapi pasca evakuasi melibatkan sejumlah stakeholder terkait, aktivitas kembali normal, pulih seperti sediakala. Kapolsek Candipuro AKP Sajito S.H M.H berkata, kegiatan tidak berhenti disitu saja.

Diwaktu yang sama, ia bersama anggotanya melakukan pengecekan jalur - jalur dan situasi terkini wilayah. 

"Pengecekan ini, tujuannya untuk memastikan situasi terkini di wilayah hukum Polsek candipuro. Selanjutnya kami himpun dan kami laporkan kepada pimpinan. Selain itu juga sebagai wujud prediksi dan antisipasi pada kemungkinan - kemungkinan agar segera ditentukan tindak lanjut" ucap Kapolsek.

Imbuh dia sebagai wujud pencegahan. Kepada masyarakat, AKP Sajito mengimbau agar secepatnya melaporkan jika merasa ada sesuatu hal yang perlu ditindaklanjuti.

Ruang terbuka dan kemudahan untuk melapor ia buka pada masyarakat dengan lebar - lebar. Ditambah lagi, upaya jemput bola dari pihaknya dalam bentuk patroli berkala.

"Antisipasi dini itu penting," pungkasnya.

Kapolres Lumajang Gelar Tatap Muka Dengan Da’i Kamtibmas



Lumajang,Merdekanews.id Polres Lumajang menggelar tatap muka dan silaturahmi Kapolres Lumajang dengan Da'i Kamtibmas di Loby Mapolres Lumajang, Selasa (18/10/2022).



Dalam kegiatan itu, dihadiri Kapolres Lumajang, wakapolres Lumajang,  pejabat utama Polres Lumajang, dan Kapolsek jajaran, serta Kemenag Kabupaten Lumajang Dr. Muhammad Mudhofar S.Ag M.Si

Dalam sambutannya, Kapolres Lumajang AKBP Dewa Putu Eka Darmawan S.I.K., M.H dalam arahannya mengapresiasi sekali kepada para Da'i Kamtibmas yang telah menghadiri kegiatan silaturahmi.



"Terima kasih kepada para Da'i Kamtibmas tetap juga bersinergi dengan pihak kepolisian dalam membantu menciptakan kondusifitas di wilayah Lumajang," terang Dewa.



Ia menjelaskan, kegiatan tatap muka dan silaturrohim kapolres Lumajang dengan da’i kamtibmas tahun 2022 adalah untuk mempererat silaturahim antar umat beragama, ulama dan umaroh. 



"Karena pimpinan polri mengajak bersama-sama menciptakan situasi kondusif di lingkungan kabupaten Lumajang," bebernya.

Kapolres menyampaikan, untuk menciptakan rasa aman dan damain tidaklah mudah seperti membalik telapak tangan, namun harus diupayakan atau diusahakan.  dalam menciptakan rasa aman dan damai ini kita diwajibkan untuk memerangi kemungkaran atau kejahatan.

"Rosululloh saw, dalam haditsnya yang diriwayatkan oleh imam muslim dari sahabat abu said alkhudry ra. para ulama nu menafsirkan setidaknya ada 3 point yang penting pertama rubahlah dengan tangannya, kedua rubahlah dengan lidahnya dan ketiga rubahlah dengan hatinya," ujarnya.


Dewa mengungkapkan, Soliditas Polri dan Da’i Kamtibmas diharapkan berperan aktif dalam memberikan imbauan Kamtibmas.



"Diharapkan kemitraan Polri dan Da’i Kamtibmas lebih bersinergi dalam membangun dan menjaga kondusifitas keamanan dan ketertiban dimasyarakat terutama disaat saat sekarang ini," ungkapnya.

Sementara itu, Kemenag Kabupaten Lumajang Dr. Muhammad Mudhofar S.Ag M.Si mengapresiasi kegiatan Silaturahmi Da’i Kamtibmas dengan Jajaran Polres Lumajang, 

“Diharapkan kemitraan Polri dan Da’i Kamtibmas lebih bersinergi dalam membangun dan menjaga kondusifitas keamanan dan ketertiban dimasyarakat,” ungkapnya

Ia mengatakan, setiap hari jumat Polres Lumajang selalu berkeliling ke Masjid yang ada di wilayah kabupaten Lumajang.

"Sekarang inu bahwa polisi betul betul melindungi mengayomi masyarakat," ujarnya.

Muhammad Mudhofar menyampaikan, bahwa pemerintah melalui Presiden RI Joko Widodo melalui Kementerian Agama Republik Indonesia, salah satu diantaranya adalah Moderasi Beragama.

"Saya ingin menyampaikan titipan dari pemerintah melalui kementerian agama mudah mudahan bisa menambah amunisi para da'i Kamtibmas," pungkasnya

Festival Santri Keren Meriahkan Hari Santri Nasional di Kota Blitar


BLITAR Kota, merdekanews.id. - Peringatan Hari Santri Nasional 2022 diselenggarakan secara meriah di Kota Blitar.

Pemkot Blitar menggelar sejumlah kegiatan yang dikemas dalam Festival Santri Keren untuk memperingati Hari Santri Nasional 2022.

Festival Santri Keren dilaksanakan di Alun-alun Kota Blitar mulai 21-27 Oktober 2022.

"Peringatan Hari Santri Nasional di Kota Blitar tahun ini nuansanya berbeda. Dimeriahkan berbagai kegiatan, diawali tadi malam pembukaan Festival Santri Keren, dilanjutkan salawatan, dan pagi ini upacara," kata Wali Kota Blitar, Santoso usai upacara peringatan Hari Santri Nasional di halaman Kantor Wali Kota Blitar, Sabtu (22/10/2022).

Santoso mengatakan sejumlah kegiatan masih akan digelar untuk memperingati Hari Santri Nasional di Kota Blitar.

Rencananya, akan diadakan jalan sehat bersama santri dilanjutkan car free day pada Minggu (23/10/2022).

Lalu, juga akan diadakan Festival Salawat, seminar anti radikalisme, pawai ta'aruf, dan cangkrukan santri.

"Sebagai penutupnya, kami mengundang penceramah Gus Miftah pada 27 Oktober 2022," ujarnya.

Dikatakannya, tiap tahun, Kota Blitar selalu memperingati Hari Santri Nasional tiap tanggal 22 Oktober.

Santoso juga mengapresiasi para santri dan pondok pesantren yang antusias mengikuti peringatan Hari Santri Nasional.

"Antusiasme pondok pesantren mengikuti beberapa kegiatan untuk memperingati Hari Santri Nasional ini menunjukkan santri di Kota Blitar selalu bersinergi dengan Pemkot," katanya.(Adv/Dwi)

Kapolres Lumajang Memimpin Apel siaga Pagi.

Lumajang ,Merdekanews.id Kepala Kepolisian Resor Lumajang Jawa Timur AKBP Dewa Putu Eka D, S.I.K M.H memimpin apel siaga pagi di halaman Mapolres Lumajang, Selasa (18/10/2022) pagi.

Berbeda dengan apel rutin sebelumnya, apel kali ini merupakan tindak lanjut dari perintah Presiden RI Joko Widodo dan Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si, pasca para PJU Polri di kumpulkan di Istana Negara beberapa waktu lalu.

Hadir diantaranya, Wakapolres Lumajang Kompol Andi Febrianto Ali S.E, berikut jajaran PJU, Para Kabag, para Kasat, para Kasi, Kapolsek Jajaran, para Kanit dan anggota Polri berikut ASN dilingkungan Polres Lumajang.

"Hari ini saya tindaklanjuti perintah pimpinan, untuk meneruskan arahan dari Bapak Presiden RI," kata Kapolres.

Dihadapan ratusan anggotanya, Kapolres Lumajang menekankan perbaikan perbaikan sisi internal secara merata disetiap satuan fungsi, terlebih pada sudut pandang pelayanan pada masyarakat. Tegas dia, layani masyarakat dengan setiap persoalan yang dilaporkan maupun diadukan, jangan sampai ada komplain.

"Komplain penanganan perkara, jangan sampai ada komplain. Tapi kalau sudah maksimal bekerja masih dikomplain itu tidak apa - ada. Jawab dengan kerja, jangan jawab dengan marah," ucap AKBP Dewa.

"Layani masyarakat yang melapor, mengadu dengan baik," imbuhnya.

Meneruskan pesan Presiden RI, AKBP Dewa menyampaikan hal penting berkaitan dengan pola hidup, kepercayaan masyarakat, pelanggaran narkoba dan judi. Tegas dia jangan sampai ada anggota yang terlibat, sebab institusi akan bertindak tegas tanpa pandang bulu.

"Tidak ada yang jadi backing, kalau ada siapa - siapa terima resiko," tegasnya.

Berkaitan dengan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri, menurutnya bukan semata - mata bergantung pada sosok pemimpinnya saja. Melainkan juga tergantung pada personal ( anggota ) yang secara langsung memberikan pelayanan pada masyarakat.

Diwaktu yang sama, orang nomer satu di Kepolisian Resor Lumajang itu mengapresiasi satuan - satuan yang selama ini dinilai telah berkerja atau melaksanakan tugas dengan baik. Ia meminta untuk terus ditingkatkan.

Juga, untuk terus meningkatkan hal yang sudah berjalan baik, AKBP Dewa meminta pada para Kasat ( Kepala Satuan ) untuk tetap menekankan kerja sama yang baik antar rekan kerja. 

Sebagai wujud kontrol dan pengawasan, AKBP Dewa meminta pada para Kabag maupun Kasat, agar segera melaporkan jika ada sesuatu yang perlu ditindaklanjuti. Baik dari sisi personal maupun satuan itu sendiri. Senada, ia mendorong kinerja satuan fungsi penegakan disiplin internal Polri seyogyanya bisa maksimal, sedari tingkat pencegahan terlebih penindakan.

"Segera hentikan yang namanya pelanggaran. Itu juga jadi target saya yang notabenenya menjadi nahkoda ( memimpin ) di Polres Lumajang ini. Bisa berbuat baik, tapi kita tidak lakukan itu dosanya besar," tukasnya.

"JELANG PENERTIBAN PASAR TANJUNG ANYAR, TIM GABUNGAN KEMBALI LAKUKAN SOSIALISASI


Kota Mojokerto -Merdekanews. id-Menjelang penertiban tanggal 26 Oktober mendatang, tim gabungan relokasi pasar Tanjung Anyar Kota Mojokerto kembali turun melakukan sosialisasi ke sejumlah pedagang.


Tim yang terdiri dari Diskopukmperindag, Satpol PP, Dishub, TNI dan Polri ini mendatangi satu persatu pedagang yang masih bertahan berjualan di sekitar Jalan KH Nawawi, Residen Pamuji dan HOS Cokroaminoto, Jumat (21/10).


Kepala Diskopukmperindag Kota Mojokerto Ani Wijaya menjelaskan, sesuai data jumlah pedagang yang akan direlokasi sebanyak 165 orang, 93 orang di relokasi masuk kedalam pasar Tanjung Anyar, 22 pedagang di pasar Kranggan, 20 orang di Pasar prapanca dan 30 orang di Pasar Kliwon.


"Dari 165 pedagang yang sudah sepakat sebanyak 106, hanya kurang 59 pedagang saja yang belum dan mereka inilah yang kita datangi sosialisasi kali ini," terangnya.

Pihaknya sempat Berbincang dengan para  pedagang,ia mendapat aspirasi terkait dengan loding dock difasilitasi di jalan kertoraharjo, Kopral usman,Residen pamuji,KH Nawawi dan HOS Cokroaminoto. Mereka pedagang Mengusulkan Loding barang mereka minta di rest area.Akan kita laporkan ke Walikota,Sekda setelah itu Kita bicarakan lebih lanjut dengan satpol pp Dan Dishub," Terang Ani.                     
Lebih lanjut ia mengatakan, akan terus melakukan pendekatan persuasif ke pedagang. Namun jika hingga batas waktu tanggal 26 Oktober nanti mereka masih tetap tidak mau direlokasi, maka pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada Satpol PP untuk melakukan penindakan.

"Saya berharap semua pedagang legowo, karena Pemerintah Kota Mojokerto sudah menyiapkan area relokasi selain di dalam pasar Tanjung, juga di pasar kranggan khusus untuk pedagang buah, Pasar Prapanca dan khusus warung makan minum di Pasar Kliwon," ujarnya.

Relokasi ini juga telah mendapat dukungan dari DPRD dengan terbitnya Perda Inisiatif yaitu No 2/2022 tentang Penataan Pedagang.


Sementara itu, Kasatpol PP Kota Mojokerto, Modjari mengatakan pihaknya siap mengawal relokasi ini hingga tuntas. Bahkan pihaknya akan menyiapkan posko serta melakukan patroli rutin untuk mengawasi agar area luar pasar tanjung anyar bersih dari pedagang.


"Kita siap mengawal Perda penataan pedagang. Kita beri toleransi sampai tanggal 26 Oktober nanti, jika masih belum bersih maka akan dilakukan penertiban," ujarnya.


Sebagai informasi, pedagang yang akan direlokasi adalah pedagang pasar Tanjung yang tumpah di sekitar Jalan KH Nawawi, Residen Pamuji dan HOS Cokroaminoto.


Kedepan Pemkot Mojokerto akan mengembangkan pasar tematik, yaitu kuliner di pasar kliwon (setelah pedagang pasar loak kita relokasi ke pasar tematik di Ketidur) dan pasar kranggan khusus buah.

21/10/2022

Imbauan Tidak Meresepkan ataupun Menjual Obat-obatan Dalam Bentuk Sirup Secara Bebas



Kota Mojokerto –MERDEKANEWS. ID: Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DinkesP2KB) Kota Mojokerto mengimbau seluruh Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dan Rumah Sakit di Kota Mojokerto untuk tidak meresepkan ataupun menjual obat-obatan dalam bentuk sirup secara bebas.


Hal ini menyusul adanya Instruksi dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI yang tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor SR.01.05/III/3461/2022 tentang Kewajiban Penyelidikan Epidemiologi dan Pelaporan Kasus Gangguan Ginjal Akut Atipikal (Atypical Progressive Acute Kidney Injury) Pada Anak yang diteken oleh Plt. Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Murti Utami pada Selasa (18/10).


Dikonfirmasi melalui pesan whatsapp, Sekretaris DinkesP2KB Kota Mojokerto, dr. Farida Mariana, M.Kes membenarkan hal tersebut.


“Saat ini Dinkes sudah memberitahukan kepada seluruh FKTP dan RS yang ada di Kota Mojokerto untuk sementara tidak menggunakan sediaan paracetamol sirup yang mengandung ethylene glycol, hingga pengumuman resmi dari pemerintah.” jelasnya, Rabu (19/10).


Lebih lanjut ia mengatakan akan segera membuat Surat Edaran menindaklanjuti instruksi Kemenkes tersebut. “Untuk Surat Edaran masih on proses, akan segera kami sebar ke FKTP, RS, maupun apotek,” terangnya.


Meski saat ini belum ada laporan terkait kasus gangguan ginjal akut atipikal di Kota Mojokerto, namun dr. Farida mengimbau masyarakat untuk tidak membeli obat dalam bentuk sediaan sirup tanpa adanya resep dokter.


“Bila anak demam agar segera memeriksakan ke fasyankes terdekat, dan tidak disarankan untuk membeli obat dalam bentuk sediaan sirup tanpa resep dokter,” imbuhnya.yn.