04/05/2023

Bhabinkamtibmas Kelurahan Tompokersan Pemantauan FKP Pendataan Awal Regsosek


Lumajang, Merdekanews.id Bhabinkamtibmas Kelurahan Tompokersan Polsek Lumajang Kota melakukan pemantauan kegiatan forum konsultasi Publik dan pendataan awal Regsosek 2022 di Balai Kelurahan, Tompokersan Kecamatan Lumajang Kabupaten Lumajang, Rabu (3/2023).

Hal itu disampaikan, Kapolsek Lumajang Kota Iptu Andhi Indra Septa, Kamis (4/5/2023) saat di konfirmasi Humas Polres Lumajang.

Konsultasi Publik ini adalah pendataan awal Regsosek 2022 satu data program perlindungan sosial dan pemberdayaan masyarakat.

"Sasaran kegiatan ini adalah Ketua RT 1 s/d 5 Rw 3, Rt 1 sampai 4 Rw 04, dan Rt 1 s/d 3 Rw 08 Kelurahan Tompokersan," ujar Iptu Andhi.

Dalam kegiatan tersebut petugas untuk memverifikasi data kesejahteraan masyarakat sebagai data program perlindungan sosial.

"Agar dengan pendataan itu status kesejahteraan masyarakat agar lebih valid dan tepat sasaran," bebernya

Polsek Pasirian Rutin Patroli Blue Light


Lumajang, Merdekanews.id Polres Lumajang terus melakukan berbagai macam upaya untuk menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. Salah satu yang intensif dilaksanakan adalah patroli Blue Light oleh Polsek jajaran.

Seperti yang dilakukan oleh Polsek Pasirian melakukan patroli antisipasi 3C menyasar daerah rawan di wilayah kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, Rabu (3/5/2023).

Kapolsek Pasirian AKP Agus Sugiharto pelaksanaan patroli mengatakan, dengan pelaksanaan patroli blue light merupakan wujud nyata polri khusunya Polsek Pasirian dalam menciptakan dan menjaga situasi Kamtibmas di tengah masyarakat utamannya di wilayah Kecamatan Pasirian 

“Dengan patroli blue light diharapkan memberikan dampak pada situasi kamtibmas, di antaranya dapat mengurangi niat pelaku kejahatan, mencegah terjadinya gangguan sehingga masyarakat dapat beraktifitas dan beristirahat dengan tenang karena merasa aman dan nyaman.” Kata Kapolsek.

Patroli terus dilakukan secara rutin, guna memberi kenyamanan dan himbauan kamtibmas kepada masyarakat. 

"Diharapkan dari patroli Blue Light ini dapat menjaga komunikasi kepada masyarakat agar terciptanya situasi kamtibmas yang aman," pungkas AKP Agus Sugiharto

Polsek Pronojiwo Laksanakan Patroli Pemantauan Objek Vital Sampaikan Himbauan Kamtibmas dan 3C


Lumajang , Merdekanews.id Polsek Pronojiwo  laksanakan patroli pengamanan 3C di sejumlah titik rawan, dan obyek vital di wilayah Kecamatan Pronojiwo, Rabu (3/4/2023).

Patroli ini dilakukan untuk mengantisipasi kerawanan, termasuk tindak kriminalitas 3C (Curat, Curas dan Curanmor).

Selain mengawasi situasi sekeliling, personil Polsek Pronojiwo juga menyampaikan pesan keamanan kepada para petugas sekuriti dan masyarakat di sekitarokasi.

Mereka dihimbau untuk selalu waspada terhadap setiap orang yang tidak dikenal serta rajin berkeliling untuk memastikan keadaan tetap aman.

Kapolsek Pronojiwo Iptu Wahono Puji Santoso menerangkan,  kegiatan patroli malam dilaksanakan rutin di semua tempat yang berpotensi menjadi sasaran kerawanan.

“Selain di kantor bank, patroli malam juga kami lakukan di mini market, SPBU dan pemukiman,” ujarnya.

Sat Samapta Polres Lumajang Gencar Laksanakan Patroli Malam Antisipasi 3C


Lumajang ,Merdekanews.id Guna memberi rasa aman dan Antisipasi terjadinya 3C (Curas, Curat dan Curanmor), personel Sat Samapta Polres Paser Lumajang intensifkan pelaksanaan patroli yang ada di wilayah hukum Polres Lumajang, Rabu (3/5/2023) malam

Operasi dilaksanakan secara Humanis, sehingga menimbulkan rasa aman dan nyaman bagi warga masyarakat yang sedang melaksanakan aktifitasnya.

Kasat Samapta Polres Lumajang Iptu Syamsul Arifin menjelaskan, disamping antisipasi 3C, personel Samapta juga memberikan himbauan kepada warga untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap situasi Kamtibmas.

Anggota Sat Samapta Melaksanakan patroli di Griya Panjaitan Permai Lumajang

“Tujuannya untuk antisipasi 3C dan kerawanan yang lain dan antisipasi premanisme, situasi aman,” ujar Iptu Samsul Arifin

KUNJUNGAN AUDIENSI DPW SWI JATIM MENDAPAT APRESIASI POSITIF KEPALA BAKESBANGPOL JATIM

 
SURABAYA,Merdekanews.id-Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Jawa Timur (Bakesbangpol Prov. Jatim) menerima audiensi Ketua berserta pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Sekretariat Bersama Wartawan Indonesia (SWI) Jawa Timur, pada Selasa (02/05/2023).

Bertempat di kantor Bakesbangpol Provinsi Jatim jalan Putat Indah no.1 Surabaya Ketua DPW SWI Jatim Suharto, SH. pada pertemuan tersebut, menyampaikan harapannya untuk bisa bekerja sama / bersinergi dengan Bakesbangpol Prov. Jatim dalam pemberitaan yang aktual untuk menangkal berita hoax.

” Kedatangan Kami yang pertama bersilatirahmi , keduanya kami ingin menyampaikan bahwa SWI Jatim telah mempunyai DPD di semua kabupaten/kota di Jawa Timur, mohon kiranya kami di bantu untuk DPD-DPD kami ketika audiensi ke bakesbangpol kabupaten /kota di berikan kemudahan dalam mendapatkan SKT karena ada beberapa Bakesbangpol Kabupaten/kota yang seakan mempersulit.” keluh Suharto.

” Di tahun politik ini kami ingin bersinergi dengan Bakesbangpol untuk mengantisipasi berita hoax yang banyak bermunculan di masyarakat.” lanjutnya.

Kepala Bakesbangpol Prov. Jatim Eddy Supriyanto, S.STP., M. PSD menyambut baik kedatangan tersebut. ” kami pemerintah Provinsi Jawa Timur merangkul semua stakeholder mulai tingkat provinsi atau yang lain termasuk juga lembaga non pemerintah seperti ormas, LSM karena mereka juga mitra pemerintah, karena ini juga tahun politik, provinsi Jawa timur juga sangat luas dan komplek, maka pemerintah provinsi mengajak semua untuk bersama-sama merawat Jawa Timur, merawat NKRI, supaya Jawa Timur tetap aman, nyaman, tidak ada konflik, perkembangan radikal teroris juga bisa kita tekan, kita rangkul kembali ke NKRi, penyalahgunaan narkotika juga bisa kita tekan mudah- mudahan bisa hilang sehingga harapannya ada peningkatan ekonomi dan kesejahteraan meningkat.” ujar Eddy Supriyanto.

” untuk SWI saya ucapkan terima kasih atas kunjungannya dan insha Allah kita nantinya bisa bermitra untuk membangun Jawa Timur, utamanya untuk menangkal berita hoax yang selama ini juga sangat mengganggu dan meresahkan.” imbuhnya.()

03/05/2023

DIDUGA TELAH TERJADI KORUPSI DALAM KASUS PENGADAAN BIBIT TAHUN 2019. KAB OKU

.



Baturaja, Media Merdeka News'Id Oku 2023.Dalam
 Sidang sebelum nya.JPU sudah menghadirkan saksi auditor ahli propinsi inspektorat Sumsel Bapak M.Firdaus Akbar,SE.Dalam keterangannya beliau menyatakan bahwa hasil audit kerugian negara sebesar Rp 3.688.674.401 untuk 49 desa di kabupaten Oku dengan pembelian 27.000 batang bibit.
Dalam pemeriksaan /audit yang dilakukan inspektorat propinsi tanpa pembentukan tim,dan juga tidak mempertimbangkan bibit tersebut sudah menghasilkan dan hasil buah-buahan nya sudah dinikmati masyrakat kecuali durian.dan masyarakat tidak ada keberatan dan juga komplen terhadap bibit tersebut .
Dan dalam persidangan UU yang di pakai ispektorat provinsi sum-sel untuk mengaudit menghitung kerugian negara UU.no 22 th 2019 tidak di pergunakan karena UU tersebut belum berlaku .

Dalam persidangan telah di hadirkan sebagai saksi 16 kades dan 6 pendaping desa (PD)lokal dari keterangan PD lokal mereka dilibat kan dalam pemasaran oleh tenanga ahli (TA) Heri untuk menyebarkan brosur penawan bibit ke desa- desa wilayah kerja mereka dan dapat uang kalau desa membeli bibit diantara nya :
1. Pendaping Desa (PD)Cuciana menerima uang rp.1,500,000,-dari ida laila istri dari Heri (TA)kejadian di hotel Grand
2 PD .Joneli menerima uang rp.12.000.000,- dari Heri setiawan sebagai Tenaga Ahli (TA)
3. PD. Syahril.Efendi seharus menerima uang rp.12.000.000,-dari Heri (TA) namun cuma diberi uang oleh Sudianto rp.1.000.000,-
4. PD.Mediana juga diberi uang oleh Heri (TA ) rp.1.500.000,-.
5. PD. juga menerima dari Heri (TA) rp.1.500.000,-
6. PD.mendapat uang rp.7.000.000,- dari Heri (TA ).

Dari keterangan 16 kepala desa di persidangan dalam pembelian bibit mereka melakukan pembayaran terhadap diantara nya :
1. Ciani (kds- karang Endah )belanja bibit rp.64 jt pembayaran nya ke Rohman direktur (DPO ) CV..Mitra selayu selaku pengada bibit.
2. Plando (kds -Blatung )belanja bibit rp 75 jt melakukan pembayar kepada Rohman direktur CV.Mitra Selayu
3. Tugino ( kds-Terusan ) belanja bibit rp.91 jt melakukan pembayaran kepada Rohman direktur CV.Mitra selayu
4. Idris (kds- Penyadingan )belanja bibit rp.76 .jt melakukan pembayaran degan Rohman direktur CV.Mitra selayu
5. Turiman (kds-Tebing kampung )belanja bibit rp.47 jt melakukan pembayaran degan Heri (TA)
6. Ikhsan (PJS desa Ulak lebar ) belanja bibit rp.307.jt melakukan pembayaran kepafa Rohmad direktur CV.Mitra selayu
7. Tomi Febri (kds- lubuk baru )belanja bibit rp.156.400.000 dan melakukan pembayaran kepada ROhman direktu CV.Mitra selayu
8. Antoni (kds- Tanjung lengkayap )belanja bibit rp.59.085.000,-melakukan pembayaran kepada Efra
9. Alendra (kds- Suka maju) belanja bibit rp.100.150.000,-melakukan pembayaran dengan direktur Rohman CV.Mitra selayu.
10. Randi arnova (kds- Lubukbatang Baru )belanja bibit rp. 57 jt.melakukan pembayaran kepada Rohman direktur CV.Mitra selayu 
11. Radeswan (kds- Pedataran )belanja bibit rp.59.625.000,- melakukan pembayaran dengan Rohman direktur CV.Mitra selayu
12. Ipen Japrin (kds- Kungkilan )belanja bibit rp.118.363.636 melakukan pembayaran dengan direktur CV.Mitra selayu dan desa nya sudah di audit Ispektorat kab.OKU dan ia sudah mengembalikan hasil temuan Ispektorat kab OKU terhadap pembelanjaan bibit dan desa nya sudah mengembalikan rp.10 jt.
13. Jumroli elius (kds- Padan dulang )belanja bibit rp. 34.105.000,-melakukan pembayaran dengan Rohman direktur CV.Mitra selayu.
14. Abdul manan (kds- Penantian )melakukan pembelanjaan bibit sebesar rp. 75.090.500,- dan pembayan kepada direktu CV.Mitra selayu.
15. Amin rahman (kds- Tanjung baru) belanja bibit rp.50 jt dan melakukan pembayaran dengan Andi hidayat (staf Ispektorat kab. OKu)
16. Supriyanto (kds-Terusan )belanja bibit sebesar rp.87.jt.dan melakukan pembayaran ter hadap Riyadi dan Elsy karena berdasarkan dari gugatan perdata dan berdasarkan kesepakatan perdamaian dengan Rohman .

Dalam keterangan nya Elsy ,menjelaskan kds Tanjung kemala menyerahkan uang kepada nya sejumlah rp.87 jt juga tertulis di kwitansi (bukti pembayaran ) tapi real nya dari hasil yg diterima dipinta 10 % (rp.8.700.000) oleh kds Tanjung kemala dan Heri setiawan (TA)meminta 15 % bagian nya sesuai perjanjian awal ia degan rohman direktur CV.Mitra selayu (rp.13.050.000)
Yang diterima oleh Riyadi dan Elsy cuma rp.65.250.000,-

Selain itu RIta kurniati juga selaku saksi di persidangan karena ia yang memijam kan uang nya sebesar rp 200 jt terhadap rohman direktur CV.Mitra selayu untuk pembelanjaan bibit dan dalam keterangan nya di persidangan uang nya sudah di kembalikan sebesar rp. 300.jt melalui Epra kerena Rohman direktur CV.Mitra selayu sudah tidak bisa di hubungin dan tidak di ketahui keberadaan nya, sampai sekarang." Pungkasnya.. Red (Jhony/tim) media merdeka news id.

Peringati Hardiknas 2023, Pegawai Disdikbud Jombang Kenakan Pakaian Adat Tradisional


JOMBANG, Merdekanews.id - Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2023, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Jombang, menggelar upacara bendera, di halaman Kantor Disdikbud Jombang pada Selasa (02/05/2023) pagi.

Pelaksanaan upacara ini sesuai dengan tanggal 2 Mei 2023, yang merupakan Hari Pendidikan Nasional, sementara bulan Mei 2023 juga ditetapkan sebagai bulan Merdeka Belajar. 

Bambang Rudy Tjahjo Surjono, Sekretaris Disdikbud Jombang, bertindak sebagai Pembina Upacara, mewakili Kepala Disdikbud Jombang, yang ikut serta dalam Upacara Hardiknas di Alun-alun Kabupaten Jombang.

Dalam peringatan Hardiknas kali ini, tema yang diangkat adalah "Bergerak Bersama Semarakkan Merdeka Belajar". Para peserta upacara dan undangan mengenakan pakaian adat sesuai dengan norma kepantasan, sedangkan petugas upacara menggunakan seragam KORPRI.

Dalam upacara Hardiknas tahun 2023, pegawai Disdikbud Jombang menunjukkan kebanggaan akan warisan budaya bangsa dengan mengenakan pakaian adat tradisional. Tidak hanya menjadi momen yang mengesankan, mengenakan pakaian adat juga menjadi wujud dukungan dalam melestarikan keberagaman budaya di Indonesia.

"Dengan mengenakan pakaian adat tradisional, pegawai Disdikbud Jombang menunjukkan rasa cinta dan semangat nasionalisme terhadap negara Indonesia. Pakaian adat tradisional merupakan identitas budaya yang unik dari setiap daerah di Indonesia,"terang Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, Senen, S.Sos., M.S.i. Selasa, (02/03/2023). 

Melalui upacara Hardiknas, pegawai Disdikbud Jombang menyampaikan pesan, bahwa mereka bangga dan menghargai keberagaman budaya yang dimiliki oleh bangsa Indonesia.

"Mengenakan pakaian adat tradisional juga menjadi cara untuk mempertegas jati diri lokal masing-masing individu. Setiap daerah di Indonesia memiliki kekayaan budaya yang beragam, dan pakaian adat tradisional merupakan salah satu simbol yang mencerminkan kekayaan tersebut. 

Dengan mengenakan pakaian adat, pegawai Disdikbud Jombang menunjukkan rasa bangga akan asal daerahnya dan memperkuat identitas budaya setempat.

Tidak hanya mempengaruhi pegawai Disdikbud Jombang, mengenakan pakaian adat tradisional dalam upacara Hardiknas juga memiliki dampak yang positif bagi generasi muda. Generasi muda menjadi terinspirasi dan lebih mengenal keberagaman budaya di Indonesia melalui upacara ini. 

Mereka akan terinspirasi untuk menjaga dan melestarikan budaya lokal mereka sendiri serta memahami bahwa keberagaman adalah kekayaan yang perlu dihargai dan dilestarikan.

Selain itu, melalui penggunaan pakaian adat tradisional dalam upacara Hardiknas, pegawai Disdikbud Jombang juga memberikan pengajaran tentang kebudayaan lokal kepada masyarakat yang hadir. Penggunaan pakaian adat tradisional menjadi kesempatan untuk memperkenalkan dan mengedukasi tentang keunikan budaya daerah setempat. 

Hal ini dapat membangkitkan rasa kebanggaan dan kecintaan terhadap budaya lokal, serta mendorong masyarakat untuk lebih memahami dan melestarikan warisan budaya yang ada.

Dengan memperlihatkan keindahan pakaian adat tradisional dalam upacara Hardiknas, Disdikbud Jombang juga turut berperan dalam mempromosikan pariwisata daerah. Pakaian adat tradisional yang dipakai oleh pegawai Disdikbud Jombang akan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang berkunjung. 

Mereka akan tertarik untuk mengetahui lebih jauh tentang kebudayaan lokal dan mungkin akan mengunjungi daerah tersebut untuk mengalami keunikan budaya secara langsung. Dengan demikian, penggunaan pakaian adat tradisional dalam upacara Hardiknas dapat berkontribusi dalam mengembangkan sektor pariwisata lokal.

Mengenakan pakaian adat tradisional dalam upacara Hardiknas juga menjadi simbol kedekatan dan kebanggaan antara pegawai Disdikbud Jombang dengan masyarakat. Hal ini menunjukkan bahwa mereka adalah bagian yang tak terpisahkan dari masyarakat setempat dan ikut serta dalam upaya memajukan pendidikan di daerah tersebut. 

Dengan mengenakan pakaian adat, mereka mengungkapkan rasa hormat dan kebersamaan dengan masyarakat, serta menciptakan ikatan yang kuat antara pemerintah daerah dan komunitas pendidikan.

Upacara Hardiknas yang dihadiri oleh pegawai Disdikbud Jombang yang mengenakan pakaian adat tradisional dapat memberikan inspirasi dan motivasi kepada siswa dan guru dalam proses belajar-mengajar. 

Kehadiran mereka yang berbusana adat memberikan pesan bahwa pendidikan tidak hanya tentang pengetahuan akademik, tetapi juga melibatkan kebudayaan dan kearifan lokal. Hal ini dapat meningkatkan minat belajar siswa dan meningkatkan semangat mereka untuk mengeksplorasi dan menghargai keberagaman budaya yang ada di sekitar mereka.