05/07/2026

Personel Gabungan Amankan Piodalan di Pura Mandara Giri Semeru Agung, Ribuan Umat Hindu Beribadah dengan Khusyuk


Lumajang ,Merdekanews.id Suasana khidmat menyelimuti kawasan Pura Mandara Giri Semeru Agung (MGSA), Desa Senduro, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang.  Sejak pagi, umat Hindu dari berbagai daerah mulai berdatangan untuk mengikuti rangkaian upacara Piodalan, salah satu hari suci yang diperingati setiap tahun di pura terbesar di lereng Gunung Semeru tersebut.

Di balik khusyuknya prosesi ibadah, puluhan personel gabungan tampak bersiaga di sejumlah titik. Mereka berasal dari Polsek Senduro bersama personel Polsek Rayon Barat, Satuan Lalu Lintas Polres Lumajang, Koramil Senduro, Pecalang Pura, hingga Satgas Keamanan Desa (SKD) Senduro. Kehadiran mereka bertujuan memastikan seluruh rangkaian kegiatan keagamaan berlangsung aman, tertib, dan lancar.

Pengamanan diawali dengan apel gabungan yang dipimpin langsung Kapolsek Senduro, AKP Wahono Pudji Santosa. Dalam arahannya, seluruh personel diminta mengedepankan pelayanan humanis kepada masyarakat, khususnya para umat Hindu yang datang untuk beribadah.

Usai apel, personel langsung menempati titik-titik yang telah ditentukan. Sebagian bertugas mengatur arus lalu lintas di depan kawasan pura, sementara personel lainnya melakukan pengamanan di area pintu masuk, lokasi parkir, hingga kawasan utama tempat berlangsungnya prosesi ibadah.

Arus kendaraan yang melintas di jalur nasional menuju kawasan wisata Bromo melalui Kecamatan Senduro sempat mengalami peningkatan karena bersamaan dengan datangnya rombongan umat Hindu. Namun berkat rekayasa dan pengaturan lalu lintas yang dilakukan petugas, kendaraan tetap dapat bergerak dengan lancar tanpa menimbulkan kemacetan panjang.

Selain mengatur lalu lintas, petugas juga memberikan imbauan kepada para pengunjung agar mematuhi arahan petugas, menjaga barang bawaan, serta menghormati jalannya prosesi keagamaan. Pecalang bersama personel kepolisian juga tampak bersinergi mengatur keluar masuknya umat menuju area utama pura.

Kapolsek Senduro AKP Wahono Pudji Santosa mengatakan, pengamanan dilakukan sebagai bentuk komitmen Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya umat Hindu yang sedang menjalankan ibadah.

"Kami ingin memastikan seluruh umat Hindu dapat melaksanakan ibadah Piodalan dengan tenang, nyaman, dan khusyuk. Oleh karena itu, kami menurunkan personel gabungan untuk melakukan pengamanan secara maksimal, baik di dalam kawasan pura maupun di jalur lalu lintas sekitar lokasi," ujar AKP Wahono Pudji Santosa saat ditemui di sela-sela pengamanan.

Menurutnya, pengamanan tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga pelayanan kepada masyarakat. Personel di lapangan diminta memberikan bantuan apabila ada umat yang membutuhkan informasi maupun pertolongan selama kegiatan berlangsung.

"Kami mengedepankan pelayanan yang humanis. Kehadiran anggota di lapangan bukan semata menjaga keamanan, tetapi juga memberikan rasa nyaman kepada seluruh masyarakat yang hadir. Sinergi bersama TNI, Pecalang, SKD, dan seluruh panitia menjadi kunci suksesnya pengamanan ini," katanya.

AKP Wahono menambahkan, koordinasi dengan pengurus Pura Mandara Giri Semeru Agung telah dilakukan sejak sebelum pelaksanaan kegiatan. Hal itu bertujuan memetakan potensi kerawanan, termasuk pengaturan arus kendaraan dan penempatan personel di titik-titik strategis.

"Kami mengapresiasi seluruh pihak yang telah bekerja sama menjaga ketertiban. Kesadaran masyarakat untuk mematuhi arahan petugas juga sangat membantu sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar," tambahnya.

Selama prosesi berlangsung, situasi di kawasan Pura Mandara Giri Semeru Agung terpantau aman dan kondusif. Tidak ditemukan adanya gangguan keamanan maupun insiden yang menghambat jalannya ibadah.

Kehadiran aparat keamanan juga mendapat respons positif dari para umat Hindu yang merasa lebih nyaman saat mengikuti rangkaian Piodalan. Pengaturan arus lalu lintas yang dilakukan petugas membuat kendaraan para peziarah maupun pengguna jalan lainnya tetap dapat melintas dengan tertib.

Polsek Senduro menegaskan akan terus memberikan pengamanan pada setiap agenda keagamaan maupun kegiatan masyarakat yang melibatkan banyak peserta sebagai wujud pelayanan Polri dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif di wilayah hukum Polres Lumajang.

Dengan sinergi seluruh unsur pengamanan dan tingginya kesadaran masyarakat, pelaksanaan Piodalan Tahun 2026 di Pura Mandara Giri Semeru Agung Senduro berlangsung dengan aman, tertib, lancar, serta penuh kekhidmatan, sehingga umat Hindu dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan tenang hingga kegiatan berakhir.

Patroli Dialogis Polsek Padang Perkuat Kamtibmas.

Lumajang ,Merdekanews.id Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) terus dilakukan jajaran Polsek Padang, Polres Lumajang. 

 Personel kepolisian menyambangi warga di Desa Padang, Kecamatan Padang, Kabupaten Lumajang, guna memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan lingkungan sekaligus mengantisipasi tindak kejahatan.

Patroli yang dimulai sekitar pukul 22.30 WIB tersebut difokuskan pada wilayah permukiman warga dan sejumlah titik yang dinilai berpotensi menjadi lokasi gangguan kamtibmas. 

Selain melakukan pemantauan situasi, petugas juga berdialog langsung dengan masyarakat untuk menyampaikan berbagai pesan keamanan.

Dalam kesempatan itu, anggota Polsek Padang mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap keberadaan orang-orang yang tidak dikenal atau aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar. 

Warga juga diajak untuk tidak ragu segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan potensi gangguan keamanan maupun tindak kriminalitas.

Suasana patroli berlangsung penuh keakraban. Sejumlah warga terlihat menyambut baik kehadiran polisi yang menyempatkan diri berbincang dan mendengarkan berbagai masukan terkait kondisi keamanan di lingkungan mereka. 

Kehadiran personel kepolisian pada malam hari dinilai mampu memberikan rasa aman sekaligus memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat.

Kapolsek Padang, IPTU Buriantoro, S.H., mengatakan bahwa patroli dialogis merupakan salah satu langkah preventif yang terus dioptimalkan untuk mencegah terjadinya tindak pidana, khususnya kejahatan 3C yang meliputi pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor.

"Patroli dialogis menjadi sarana bagi anggota kami untuk hadir di tengah masyarakat sekaligus menyampaikan pesan-pesan kamtibmas secara langsung. Kami ingin memastikan masyarakat merasa aman, sekaligus mengajak mereka menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan lingkungan," ujar IPTU Buriantoro.

Menurutnya, keberhasilan menjaga situasi kamtibmas tidak hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi juga membutuhkan dukungan serta partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.

"Kami mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap orang yang mencurigakan maupun aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan. Jika ada sesuatu yang mencurigakan, segera laporkan kepada Bhabinkamtibmas atau langsung ke Polsek Padang agar dapat segera ditindaklanjuti," katanya.

Ia menambahkan, komunikasi yang baik antara polisi dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mendeteksi dini potensi gangguan keamanan. Melalui patroli dialogis, petugas juga dapat memperoleh informasi secara langsung mengenai kondisi di lapangan sehingga langkah antisipasi dapat dilakukan lebih cepat.

Selain menyampaikan imbauan kamtibmas, personel Polsek Padang juga mengingatkan warga untuk terus menjaga kerukunan antarwarga, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, serta mengaktifkan kembali kegiatan ronda malam sebagai bentuk pengamanan swakarsa.

"Kami berharap budaya saling peduli dan saling mengingatkan di lingkungan masyarakat terus terjaga. Dengan kebersamaan antara warga dan kepolisian, potensi gangguan kamtibmas dapat diminimalisir sehingga situasi tetap aman dan kondusif," tambah IPTU Buriantoro.

Patroli dialogis merupakan salah satu kegiatan rutin yang terus dilaksanakan Polsek Padang sebagai implementasi kehadiran Polri di tengah masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, polisi tidak hanya melakukan pemantauan keamanan, tetapi juga membangun komunikasi yang humanis serta mempererat kemitraan dengan masyarakat.

Pengamanan Piodalan di Pura Mandara Giri Semeru Agung Lumajang Berjalan Aman dan Kondusif


Lumajang , Merdekanews.id Aparat gabungan melaksanakan pengamanan kegiatan piodalan di Pura Mandara Giri Semeru Agung (MGSA), Desa Senduro, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang . Pengamanan dilakukan untuk memastikan rangkaian ibadah umat Hindu berlangsung aman, tertib, dan lancar.

Sebelum pelaksanaan pengamanan, seluruh personel mengikuti apel gabungan yang dipimpin Kapolsek Senduro, AKP Wahono Pudji Santosa. Pengamanan melibatkan personel Polsek Senduro, Koramil Senduro, Polsek Rayon Barat, Pecalang, serta Satuan Keamanan Desa (SKD).

Selain mengamankan area pura, petugas juga melakukan pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi guna mengantisipasi kepadatan kendaraan. Sejumlah umat Hindu dari Kabupaten Jembrana, Bali, serta Kabupaten Pasuruan tampak hadir mengikuti rangkaian piodalan.

Kapolsek Senduro, AKP Wahono Pudji Santosa, mengatakan pengamanan dilakukan sebagai bentuk pelayanan Polri agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan rasa aman dan nyaman.

"Seluruh personel bersinergi dengan TNI, Pecalang, dan unsur pengamanan lainnya untuk memastikan kegiatan piodalan berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Kami juga melakukan pengaturan lalu lintas sehingga arus kendaraan di depan Pura Mandara Giri Semeru Agung tetap lancar," ujar AKP Wahono.

Ia menambahkan, hingga seluruh rangkaian kegiatan berlangsung, situasi keamanan tetap terkendali tanpa adanya gangguan yang berarti.

"Alhamdulillah, pelaksanaan piodalan berjalan dengan lancar. Arus lalu lintas terpantau normal dan umat Hindu dapat melaksanakan ibadah dengan khidmat. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terciptanya situasi yang aman dan kondusif," pungkasnya.

03/07/2026

Polsek Lumajang Kota Intensifkan Patroli Malam, Pasang Flayer Antisipasi Curanmor di Kawasan Pertokoan


Lumajang , Merdekanews.id Aktivitas masyarakat mulai berkurang ketika jarum jam menunjukkan malam hari. Namun, di sejumlah ruas jalan yang dinilai rawan tindak kriminalitas di wilayah Kota Lumajang, patroli kepolisian justru semakin ditingkatkan.
 Personel Polsek Lumajang Kota menyisir sejumlah titik strategis dalam patroli pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas). 

Kegiatan difokuskan pada jalan-jalan yang relatif sepi, kawasan Gedung Soedjono, area pertokoan, hingga lokasi parkir yang masih dipadati aktivitas warga.

Di setiap lokasi yang disinggahi, petugas tidak hanya melakukan pemantauan situasi, tetapi juga berdialog langsung dengan masyarakat, juru parkir, dan warga yang masih beraktivitas. 

Mereka mengingatkan agar seluruh elemen masyarakat meningkatkan kewaspadaan, terutama pada jam-jam yang dianggap rawan terjadinya tindak kriminalitas.

Salah satu perhatian dalam patroli tersebut adalah upaya pencegahan pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Personel Polsek Lumajang Kota memasang flayer berisi imbauan kewaspadaan di sejumlah kawasan pertokoan dan pusat keramaian yang menjadi lokasi parkir kendaraan masyarakat.

Flayer tersebut memuat pesan-pesan sederhana namun penting, mulai dari ajakan menggunakan kunci ganda, memastikan kendaraan diparkir di tempat yang aman, hingga mengingatkan masyarakat untuk tidak meninggalkan barang berharga di dalam kendaraan.

Selain itu, petugas juga memberikan edukasi kepada juru parkir agar lebih aktif mengawasi kendaraan yang dititipkan masyarakat. 

Kehadiran juru parkir dinilai memiliki peran penting dalam membantu menciptakan rasa aman sekaligus menjadi bagian dari sistem pengawasan di kawasan publik.

Kapolsek Lumajang Kota, IPTU Zainul Abidin, mengatakan patroli malam merupakan salah satu langkah preventif yang terus diperkuat untuk menekan potensi gangguan keamanan, khususnya kejahatan jalanan dan tindak pidana 3C, yakni pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, serta pencurian kendaraan bermotor.

"Patroli kami arahkan ke titik-titik yang memiliki potensi kerawanan, baik jalan yang minim aktivitas maupun kawasan yang masih ramai masyarakat. Tujuannya memberikan rasa aman sekaligus mencegah munculnya kesempatan bagi pelaku kejahatan," kata IPTU Zainul Abidin.

Menurutnya, keberhasilan menjaga keamanan tidak hanya bergantung pada kehadiran polisi, tetapi juga membutuhkan kepedulian masyarakat dalam menjaga lingkungan masing-masing.

"Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada ketika beraktivitas pada malam hari. Jangan lengah saat memarkir kendaraan, gunakan kunci pengaman tambahan, dan segera laporkan apabila melihat orang atau aktivitas yang mencurigakan di lingkungan sekitar," ujarnya.

Ia menambahkan, pemasangan flayer imbauan merupakan bagian dari strategi edukasi kepada masyarakat agar pesan-pesan pencegahan kriminalitas dapat diterima secara lebih luas.

"Melalui flayer yang dipasang di kawasan pertokoan dan pusat keramaian, kami ingin mengingatkan masyarakat bahwa pencegahan dimulai dari diri sendiri. Kebiasaan sederhana seperti mengunci kendaraan dengan benar dapat meminimalkan risiko menjadi korban kejahatan," tuturnya.

Dalam patroli tersebut, petugas juga mengajak para juru parkir untuk lebih teliti memperhatikan kendaraan yang keluar masuk area parkir serta segera berkoordinasi dengan kepolisian apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan.

IPTU Zainul menegaskan bahwa patroli dialogis akan terus menjadi pola pendekatan yang dikedepankan Polsek Lumajang Kota. Selain menjaga stabilitas keamanan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana membangun komunikasi yang lebih dekat antara polisi dan masyarakat.

"Kami ingin masyarakat merasakan kehadiran polisi bukan hanya ketika terjadi suatu peristiwa, tetapi juga dalam upaya pencegahan. Sinergi antara kepolisian, juru parkir, pelaku usaha, dan masyarakat merupakan kunci untuk menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif," katanya.

Polsek Lumajang Kota memastikan patroli malam akan terus dilakukan secara rutin dengan menyasar lokasi-lokasi yang memiliki tingkat kerawanan lebih tinggi. Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen Polri untuk menghadirkan rasa aman, memperkuat pencegahan kriminalitas, serta memberikan perlindungan dan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Patroli Blue Light Polsek Jatiroto Hadirkan Rasa Aman di Jalur Penghubung Lumajang–Jember


Lumajang , Merdekanews.id Kilatan lampu biru dari mobil patroli Polsek Jatiroto tampak menyusuri Jalan Raya Jatiroto .  Di tengah arus kendaraan yang masih melintas di jalur penghubung Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Jember, kehadiran personel kepolisian menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan sekaligus kelancaran lalu lintas.

Patroli Blue Light yang dimulai sekitar pukul 19.30 WIB tersebut difokuskan pada sejumlah titik yang dinilai rawan terjadinya gangguan keamanan maupun kecelakaan lalu lintas. 

Selain memantau situasi, petugas juga mengawasi arus kendaraan serta memberikan rasa aman kepada masyarakat yang masih beraktivitas pada malam hari.

Jalan Raya Jatiroto merupakan salah satu jalur utama yang menghubungkan Kabupaten Lumajang dengan Kabupaten Jember. 

Pada malam hari, ruas jalan ini masih dipadati kendaraan pribadi, angkutan barang, hingga kendaraan roda dua yang melintas dari kedua arah. Kondisi tersebut membuat kepolisian terus meningkatkan patroli sebagai langkah preventif.

Selama patroli berlangsung, personel Polsek Jatiroto tampak berkeliling menyisir ruas jalan utama sembari mengawasi potensi gangguan keamanan. 

Lampu rotator biru yang menyala menjadi penanda kehadiran polisi sekaligus memberikan efek pencegahan terhadap pelaku kejahatan jalanan.

Kapolsek Jatiroto, AKP Mam Soepardi, S.Pd., mengatakan patroli Blue Light merupakan salah satu strategi kepolisian dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcar lantas).

"Patroli Blue Light kami laksanakan secara rutin, terutama pada malam hari, sebagai langkah preventif untuk mencegah tindak kriminalitas sekaligus memastikan arus lalu lintas tetap aman dan lancar. Kehadiran anggota di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat yang sedang melakukan perjalanan," ujar AKP Mam Soepardi.

Menurutnya, keberadaan patroli di jalur utama tidak hanya bertujuan mengantisipasi kejahatan jalanan, tetapi juga memberikan respons cepat apabila terjadi keadaan darurat maupun gangguan lalu lintas.

"Kami ingin memastikan pengguna jalan merasa terlindungi. Dengan adanya patroli yang terus bergerak di sepanjang jalur, masyarakat akan lebih tenang saat melintas, baik menuju Lumajang maupun ke arah Jember," katanya.

Ia menjelaskan bahwa patroli juga menjadi sarana untuk mengidentifikasi berbagai potensi kerawanan di sepanjang jalan raya, mulai dari kendaraan yang berhenti di bahu jalan, pengendara yang memerlukan bantuan, hingga kemungkinan terjadinya kecelakaan lalu lintas.

Selain melakukan pemantauan, personel kepolisian turut mengingatkan para pengendara agar selalu mematuhi peraturan lalu lintas, menjaga kecepatan kendaraan sesuai kondisi jalan, serta memastikan kendaraan dalam kondisi layak jalan sebelum melakukan perjalanan.

"Kami mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati saat berkendara, menggunakan perlengkapan keselamatan, tidak memaksakan diri apabila mengantuk, serta mematuhi rambu-rambu lalu lintas. Keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab bersama," tutur AKP Mam Soepardi.

Ia menambahkan, keberhasilan menciptakan situasi yang aman dan kondusif tidak lepas dari kerja sama antara kepolisian dan masyarakat. Oleh karena itu, pihaknya berharap masyarakat dapat terus berpartisipasi dengan melaporkan apabila menemukan kejadian yang berpotensi mengganggu keamanan maupun keselamatan pengguna jalan.

"Partisipasi masyarakat sangat kami harapkan. Informasi yang cepat dari masyarakat akan memudahkan kami mengambil langkah yang diperlukan sehingga gangguan keamanan maupun lalu lintas dapat segera ditangani," ujarnya.

Selama patroli Blue Light berlangsung, situasi di sepanjang Jalan Raya Jatiroto terpantau aman, arus lalu lintas berjalan lancar, dan tidak ditemukan kejadian menonjol. Kehadiran personel kepolisian di jalur tersebut juga memberikan rasa aman bagi para pengguna jalan yang melintas pada malam hari.

Polsek Jatiroto memastikan patroli Blue Light akan terus dilaksanakan secara rutin, terutama pada jam-jam rawan, sebagai bentuk komitmen Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat, sekaligus menjaga stabilitas keamanan dan kelancaran lalu lintas di wilayah hukum Polsek Jatiroto.

Polsek Tempeh Kawal Ketahanan Pangan, Serap Aspirasi Petani di Lapangan.

​LUMAJANG , Merdekanews.id Menindaklanjuti program Asta Cita Presiden terkait Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Tempeh, Polres Lumajang, melakukan serap aspirasi dan mitigasi dini terhadap kendala pertanian di Desa Tempeh Tengah, Jumat (3/7/2026).

​Bhabinkamtibmas Desa Tempeh Tengah, AIPDA Donny Fibrianto, S.H., turun langsung menemui petani di Dusun Kebonan. Ia memetakan berbagai kendala, mulai dari ketersediaan pupuk, obat-obatan, hingga sarana produksi pertanian lainnya pada musim tanam tahun ini.

​Kapolsek Tempeh, AKP Syamsul Arifin, S.Pd., menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan komitmen Polri dalam mendukung program pemerintah.

​"Ini adalah wujud nyata komitmen Polri dalam mengawal program ketahanan pangan nasional secara langsung di lapangan," ujar AKP Syamsul.

​Ia menambahkan, kehadiran Polri bertujuan untuk mencegah hambatan produksi sejak dini. "Kami ingin memastikan kendala teknis petani dapat segera terdeteksi dan diatasi agar tidak mengganggu siklus masa tanam," tegasnya.

​Terkait aspirasi yang dikumpulkan dari petani, Kapolsek memastikan akan segera dikoordinasikan dengan dinas terkait sebagai bahan kebijakan strategis.

​"Seluruh masukan petani akan kami sampaikan kepada instansi terkait sebagai bahan kebijakan untuk segera ditindaklanjuti demi kelancaran sektor pertanian di wilayah kami," pungkasnya.

​Melalui langkah proaktif ini, Polsek Tempeh berharap produktivitas petani tetap terjaga guna mendukung stabilitas pangan daerah hingga nasional.

02/07/2026

Polsek Lumajang Kota Tinjau Langsung Pertumbuhan Tanam Jagung di Desa Boreng.


Lumajang , Merdekanews.id Personel Bhabinkamtibmas Polsek Lumajang Kota melaksanakan peninjauan langsung ke lahan pertanian di Dusun Krajan, Desa Boreng, Kecamatan Lumajang. Kegiatan ini dilakukan guna mendampingi sekaligus memantau perkembangan fase pertumbuhan tanaman jagung milik warga sebagai bagian dari implementasi Program Asta Cita Presiden dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.

Berdasarkan dokumentasi di lokasi kerja, tampak dua personel kepolisian berbaju dinas lengkap tengah berdialog akrab dengan seorang petani di area perkebunan. Petugas aktif mengecek kondisi fisik batang dan daun jagung yang tumbuh rapat, sembari mendengarkan aspirasi serta kendala yang dihadapi petani selama masa perawatan komoditas pangan tersebut.

Kapolsek Lumajang Kota, Iptu Zainul Abidin, menegaskan bahwa kehadiran anggotanya di tengah hamparan hijau perkebunan warga bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk monitoring aktif agar potensi pertanian di tingkat desa dapat optimal tanpa kendala berarti.

"Kami menginstruksikan seluruh personel, terutama Bhabinkamtibmas, untuk menjadi motor penggerak di desa binaan masing-masing. Kehadiran Polri di tengah petani di Desa Boreng ini adalah bukti nyata bahwa kami siap mengawal dan menyukseskan Program Asta Cita Presiden demi terwujudnya ketahanan pangan yang kokoh," kata Iptu Zainul. 

Selain memastikan kualitas tanaman jagung di sawah, Polsek Lumajang Kota juga terus mengedukasi masyarakat agar memanfaatkan area sekitar lahan maupun pekarangan rumah untuk ditanami tanaman pangan bergizi. Langkah ini dinilai efektif untuk memperkuat ketahanan pangan mandiri dari unit terkecil, yaitu keluarga.

Lebih lanjut, Iptu Zainul Abidin memaparkan bahwa komunikasi dua arah antara aparat dan petani merupakan kunci penting untuk mendeteksi dini hambatan pertanian, seperti ketersediaan pupuk maupun ancaman hama.

"Ketahanan pangan tidak hanya bicara tentang kecukupan stok di gudang-gudang besar, tetapi bagaimana masyarakat di tingkat dusun dan desa mampu mandiri secara pangan. Dengan memanfaatkan pekarangan rumah untuk tanaman bergizi, kita sedang membangun pondasi kesehatan dan ekonomi keluarga yang lebih kuat," lanjutnya.

Melalui pendampingan melekat dari Bhabinkamtibmas, diharapkan koordinasi antara petani, pemerintah desa, dan penyuluh pertanian lapangan berjalan lebih solid. 

Polsek Lumajang Kota berkomitmen untuk mengawal jalannya roda pertanian lokal ini hingga masa panen tiba demi kesejahteraan warga setempat.

"Polri akan terus hadir dan bersinergi dengan para petani serta penyuluh pertanian di lapangan. Kami ingin memastikan kendala-kendala yang dihadapi petani bisa dicarikan solusi bersama, sehingga target swasembada pangan nasional yang dicita-citakan dapat benar-benar terwujud dari hulu hingga ke hilir," tutupnya.