12/07/2026

Bhabinkamtibmas Polsek Pasirian Bergerak Aktif Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional


​Lumajang ,Merdekanews.id Sebagai wujud nyata dukungan terhadap Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, jajaran Bhabinkamtibmas Polsek Pasirian terjun langsung ke lapangan untuk mendampingi para petani dan masyarakat dalam mengoptimalkan sektor pertanian serta pemanfaatan pekarangan sebagai lahan pangan bergizi.
​Langkah ini dilakukan guna memperkuat swasembada pangan di tingkat desa melalui sinergitas antara Polri dan masyarakat. Para personel Bhabinkamtibmas tidak hanya memberikan imbauan, tetapi juga ikut serta membantu proses pengolahan lahan hingga edukasi mengenai pemanfaatan pekarangan rumah untuk budidaya tanaman cepat panen dan sayur-mayur yang bergizi. Pendampingan ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas hasil pertanian lokal sekaligus memastikan ketersediaan pasokan pangan yang sehat bagi keluarga di wilayah hukum Polsek Pasirian.
​Menanggapi kegiatan tersebut, Kapolsek Pasirian menegaskan komitmen penuh institusinya dalam menyukseskan visi ketahanan pangan pemerintah. Menurutnya, kehadiran Polri harus dirasakan manfaatnya langsung oleh masyarakat, terutama dalam sektor vital seperti pangan.
​"Polri, khususnya Polsek Pasirian, berkomitmen penuh untuk mengawal Program Asta Cita Presiden terkait ketahanan pangan. Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat bukan sekadar pengamanan, melainkan sebagai motor penggerak agar sektor pertanian dan pemanfaatan lahan pekarangan di wilayah kita semakin produktif dan berdaya guna," ujar Kapolsek.
​Lebih lanjut, Kapolsek juga menekankan pentingnya kolaborasi antara warga dan aparat dalam memanfaatkan potensi lahan yang ada. "Kami mendorong masyarakat untuk memaksimalkan setiap jengkal lahan, termasuk pekarangan rumah, untuk menanam komoditas pangan bergizi. Sinergi antara petani, masyarakat, dan Polri ini adalah kunci utama agar kita mampu mencapai swasembada pangan yang dimulai dari skala terkecil, yakni lingkungan rumah tangga," tambahnya.
​Sebagai penutup, Kapolsek menyampaikan harapannya terkait keberlanjutan program ini. "Langkah konkret yang dilakukan personel kami di lapangan bertujuan untuk menciptakan kemandirian pangan bagi masyarakat setempat. Kami ingin memastikan bahwa kebutuhan pangan keluarga dapat terpenuhi secara mandiri, berkelanjutan, dan berkualitas, sehingga ketahanan pangan nasional yang dicita-citakan dapat terwujud dari tingkat desa," pungkasnya.

11/07/2026

Patroli Siang Polsek Pasrujambe Sasar Titik Rawan, Antisipasi Aksi 3C dan Gangguan Kamtibmas


Lumajang ,Merdekanews.id Terik matahari siang tak menyurutkan langkah personel Polsek Pasrujambe untuk menjaga keamanan wilayah. Pada anggota kepolisian menyusuri sejumlah ruas jalan dan lokasi yang dinilai rawan tindak kriminalitas di wilayah hukum Polsek Pasrujambe, Kabupaten Lumajang.

Patroli tersebut menjadi bagian dari upaya preventif kepolisian dalam mengantisipasi tindak kejahatan 3C, yakni pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor, sekaligus mencegah berbagai bentuk gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Sejak siang hari, petugas bergerak menyambangi sejumlah titik yang kerap dilalui masyarakat. 

Kehadiran polisi di lapangan tidak hanya melakukan pemantauan situasi, tetapi juga berdialog dengan warga dan pengguna jalan untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas.

Petugas mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas, terutama ketika melintasi jalan yang sepi maupun meninggalkan kendaraan di tempat umum. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya bersama untuk mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan.

Selama patroli berlangsung, situasi di wilayah Pasrujambe terpantau aman dan kondusif. Arus lalu lintas berjalan lancar, aktivitas masyarakat tetap normal, dan tidak ditemukan adanya gangguan keamanan yang menonjol.

Kapolsek Pasrujambe, AKP Sujianto, S.H., mengatakan patroli siang merupakan salah satu kegiatan rutin yang terus diintensifkan sebagai bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat.

Menurutnya, kejahatan tidak hanya berpotensi terjadi pada malam hari, tetapi juga dapat muncul pada siang hari ketika pelaku melihat adanya kesempatan.

"Patroli siang kami laksanakan secara rutin sebagai langkah preventif untuk mencegah terjadinya tindak kriminalitas, khususnya kejahatan 3C. Kehadiran anggota di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus mempersempit ruang gerak para pelaku kejahatan," kata AKP Sujianto.

Ia menjelaskan, personel tidak hanya berpatroli dengan berkeliling, tetapi juga melakukan pemantauan pada lokasi-lokasi yang dinilai memiliki tingkat kerawanan lebih tinggi. Selain itu, anggota memberikan edukasi kepada masyarakat agar selalu waspada terhadap lingkungan sekitar.

"Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan. Jika melihat aktivitas yang mencurigakan atau berpotensi mengganggu kamtibmas, segera laporkan kepada petugas kepolisian atau Bhabinkamtibmas setempat agar dapat segera ditindaklanjuti," ujarnya.

AKP Sujianto menegaskan bahwa keberhasilan menjaga keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi juga membutuhkan dukungan dan partisipasi aktif masyarakat.

Menurutnya, komunikasi yang baik antara warga dengan aparat kepolisian menjadi salah satu kunci dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman.

"Sinergi antara Polri dan masyarakat sangat penting. Kami akan terus meningkatkan patroli pada jam-jam rawan maupun di lokasi yang berpotensi menjadi sasaran tindak kriminalitas agar situasi keamanan di wilayah Pasrujambe tetap kondusif," tuturnya.

Selama kegiatan berlangsung, masyarakat yang ditemui di sepanjang jalur patroli menyambut positif kehadiran polisi. Sejumlah pengguna jalan mengaku merasa lebih tenang karena adanya patroli yang rutin dilakukan, terutama di ruas jalan yang relatif sepi.

Hasil patroli menunjukkan situasi wilayah hukum Polsek Pasrujambe dalam keadaan aman dan terkendali. Tidak ditemukan tindak kriminalitas maupun gangguan kamtibmas yang menonjol selama kegiatan berlangsung.

Melalui patroli rutin yang dilakukan setiap hari, Polsek Pasrujambe berharap dapat terus menekan angka kriminalitas sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kepolisian. Dengan kehadiran personel di lapangan, masyarakat diharapkan semakin merasa terlindungi saat menjalankan aktivitas sehari-hari, sehingga stabilitas keamanan di wilayah Kecamatan Pasrujambe tetap terjaga.

Kapolres Lumajang Hadiri Penutupan Piodalan Panca Wali Krama di Pura Mandara Giri Semeru Agung, Ribuan Umat Hindu Padati Senduro


Lumajang ,Merdekanews.id Ribuan umat Hindu dari Bali, Jawa Timur, dan berbagai daerah di Indonesia memadati Pura Mandara Giri Semeru Agung (MGSA), Desa Senduro, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang. Untuk mengikuti puncak penutupan rangkaian Piodalan Panca Wali Krama 2026 yang berlangsung khidmat dan penuh nuansa spiritual.

Prosesi penutupan diisi dengan Tawur Panca Kelud, persembahyangan bersama, hingga upacara Penyineban Piodalan yang menjadi penanda berakhirnya seluruh rangkaian upacara suci yang telah berlangsung selama beberapa hari.

Sejak pagi, kawasan pura telah dipadati umat yang mengenakan busana adat. Lantunan doa, bunyi gamelan, serta aroma dupa menciptakan suasana sakral di kompleks pura yang selama ini dikenal sebagai salah satu pusat spiritual umat Hindu di Pulau Jawa.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar, S.I.K., S.H., M.H., didampingi para Pejabat Utama (PJU) Polres Lumajang. 

Hadir pula Mantan Wakil Gubernur Bali periode 2018–2023 Prof. Dr. Ir. Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, M.Si., Komjen Pol (Purn) Putu Jayandanu, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, Bupati Lumajang Indah Amperawati, Wakil Bupati Lumajang Yudha Adji Kusuma, Ketua DPRD Lumajang Oktafiani, serta sejumlah pejabat daerah lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menegaskan bahwa pelaksanaan Piodalan bukan sekadar ritual keagamaan, tetapi juga menjadi momentum memperkuat persaudaraan antarumat Hindu sekaligus menjaga kerukunan dalam kehidupan berbangsa.

"Kami sangat berharap dengan kualitas kehidupan beragama yang semakin baik akan terwujud kerukunan antarumat beragama di Indonesia. Kami selaku umat Hindu terus berusaha berbuat yang baik dengan semangat kebersamaan antara umat Hindu di Bali maupun Jawa Timur sehingga melahirkan nilai-nilai berbudi luhur dalam semangat Bhinneka Tunggal Ika," ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh umat Hindu untuk terus menjaga ketulusan dalam menjalankan ajaran Dharma.

"Kegiatan ibadah di Pura Mandara Giri Semeru Agung Senduro kita laksanakan dengan penuh ketulusan sebagai insan Dharma sehingga umat Hindu Bali dan Jawa Timur akan semakin rukun, damai, dan sejahtera," tambahnya.

Usai sambutan, prosesi dilanjutkan dengan penyucian lokasi dan sarana upakara di Utama Mandala dan Madya Mandala sebelum memasuki persembahyangan bersama dalam rangka Penyineban Piodalan.

Prosesi sakral tersebut dipimpin oleh Ida Pedande Baturiti dari Bali bersama para Romo Dukun dari Jawa, yakni Romo Dukun Karioleh, Romo Dukun Gatot Arjo Tai, Romo Dukun Atim, dan Romo Dukun Sukadi.

Penyineban Piodalan merupakan persembahyangan penutup sebagai ungkapan rasa syukur kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa atas segala berkah yang diberikan kepada umat. Rangkaian prosesi diawali dengan persembahyangan bersama, dilanjutkan pelepasan Bathara, kemudian diakhiri dengan Matur Piuning sebagai ungkapan pamit dan rasa syukur.

Bagi umat Hindu, Pura Mandara Giri Semeru Agung memiliki nilai sejarah dan spiritual yang sangat tinggi. 

Pura ini diyakini sebagai salah satu pura tertua yang memiliki keterkaitan erat dengan perjalanan spiritual leluhur umat Hindu sebelum berdirinya Pura Agung Besakih di Bali. Keyakinan tersebut menjadikan MGSA sebagai salah satu tujuan utama persembahyangan umat Hindu dari berbagai daerah.

Sementara itu, usai menghadiri rangkaian kegiatan, Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar mengatakan pihaknya memberikan perhatian penuh terhadap pengamanan kegiatan keagamaan berskala besar tersebut agar seluruh rangkaian ibadah dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar.

"Kami bersyukur seluruh rangkaian Piodalan Panca Wali Krama di Pura Mandara Giri Semeru Agung berjalan dengan aman, tertib, dan khidmat. Polres Lumajang bersama TNI dan seluruh unsur pengamanan hadir untuk memberikan rasa aman kepada seluruh umat yang melaksanakan persembahyangan," kata Alex.

Menurutnya, pengamanan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan personel Polres Lumajang, seluruh polsek jajaran, serta Koramil di wilayah Senduro. Personel ditempatkan di sejumlah titik strategis, mulai dari akses masuk kawasan pura, lokasi parkir, jalur lalu lintas, hingga area pelaksanaan ibadah.

"Kami ingin memastikan masyarakat dapat beribadah dengan tenang tanpa rasa khawatir. Kehadiran aparat bukan hanya menjaga situasi kamtibmas dan kamseltibcarlantas tetap kondusif, tetapi juga sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat. Alhamdulillah seluruh kegiatan berlangsung aman, lancar, dan mendapat dukungan dari seluruh elemen masyarakat," ujarnya.

Hingga seluruh rangkaian Penyineban Piodalan berakhir, situasi di kawasan Pura Mandara Giri Semeru Agung tetap kondusif. Ribuan umat meninggalkan lokasi secara tertib dengan pengaturan arus lalu lintas oleh petugas gabungan, menandai berakhirnya Piodalan Panca Wali Krama 2026 dalam suasana aman, damai, dan penuh kekhidmatan.

Patroli Malam di Wonogriyo, Polisi Ajak Warga Perkuat Siskamling dan Waspada Gangguan Kamtibmas


Lumajang, Merdekanews.id Suasana malam di Desa Wonogriyo, Kecamatan Tekung, Kabupaten Lumajang, tampak tenang saat dua personel Polsek Tekung menyusuri permukiman warga dalam kegiatan patroli dialogis.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian untuk memperkuat sinergi dengan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

Patroli dilakukan oleh Aiptu Agus Cahyo S. bersama Bripka Hutri dengan menyambangi sejumlah titik permukiman dan berdialog langsung dengan warga yang masih beraktivitas di malam hari. 

Kehadiran polisi disambut baik masyarakat yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan kondisi keamanan di lingkungan mereka.

Dalam dialog yang berlangsung santai, petugas mengingatkan pentingnya kepedulian bersama terhadap situasi kamtibmas. 

Warga diajak meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminalitas, seperti pencurian kendaraan bermotor, pencurian rumah kosong, hingga gangguan keamanan lainnya yang dapat terjadi kapan saja.

Selain itu, masyarakat juga diimbau agar kembali mengaktifkan ronda malam atau siskamling sebagai langkah preventif dalam menjaga keamanan lingkungan. 

Menurut petugas, peran aktif warga menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif.

Aiptu Agus Cahyo S. mengatakan patroli dialogis tidak hanya bertujuan memantau situasi wilayah, tetapi juga membangun komunikasi yang lebih dekat antara polisi dan masyarakat.

"Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan. Jika melihat atau mengetahui adanya hal-hal yang mencurigakan maupun potensi gangguan kamtibmas, segera laporkan kepada Bhabinkamtibmas atau Polsek Tekung agar dapat segera ditindaklanjuti. Keamanan bukan hanya tugas polisi, tetapi menjadi tanggung jawab kita bersama," ujar Aiptu Agus Cahyo S.

Ia menambahkan, kehadiran personel kepolisian di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus mencegah munculnya niat pelaku kejahatan.

Selama patroli berlangsung, petugas juga memberikan edukasi kepada warga agar tidak mudah terprovokasi informasi yang belum jelas kebenarannya, terutama yang beredar melalui media sosial maupun aplikasi percakapan. 

Warga diminta selalu mengedepankan komunikasi dengan aparat desa maupun kepolisian apabila menemukan persoalan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.

Situasi di Desa Wonogriyo selama pelaksanaan patroli terpantau aman dan kondusif. Warga menyampaikan apresiasi atas kehadiran anggota kepolisian yang rutin melakukan patroli serta memberikan pembinaan secara langsung di lingkungan mereka.

Sementara itu, Kapolsek Tekung AKP Eka Nurprianto Zen menegaskan bahwa patroli dialogis akan terus dilaksanakan secara rutin sebagai bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat sekaligus langkah preventif dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah hukum Polsek Tekung.

"Patroli dialogis merupakan salah satu upaya kami untuk mendekatkan diri kepada masyarakat sekaligus menyerap informasi secara langsung dari warga. Dengan komunikasi yang baik, berbagai potensi gangguan keamanan dapat dideteksi lebih dini sehingga bisa segera dilakukan langkah pencegahan," kata AKP Eka Nurprianto Zen.

Ia berharap masyarakat tidak ragu menjalin komunikasi dengan pihak kepolisian apabila membutuhkan bantuan maupun ingin menyampaikan informasi terkait keamanan lingkungan.

"Sinergi antara kepolisian, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi kunci terciptanya situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif. Kami mengajak seluruh warga untuk terus menjaga kerukunan, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, serta bersama-sama menciptakan wilayah Tekung yang tetap aman," pungkasnya.

Dukung Asta Cita Presiden, Bhabinkamtibmas Polsek Gucialit Terjun Langsung Dampingi Petani Cabai Wujudkan Ketahanan Pangan.


​Lumajang  Merdekanews.id Sebagai wujud nyata implementasi Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia terkait swasembada dan ketahanan pangan, jajaran Polsek Gucialit, Polres Lumajang, menunjukkan komitmennya dengan aksi nyata di lapangan. Bhabinkamtibmas Polsek Gucialit secara aktif turun langsung untuk membantu dan mendampingi para petani di wilayah binaannya.

​Bhabinkamtibmas Polsek Gucialit tampak berdiri di tengah lahan pertanian cabai yang subur dengan sistem mulsa plastik dan ajir bambu. Petugas tersebut terlihat berdiskusi dan menunjuk ke arah tanaman cabai yang terawat, memberikan motivasi serta masukan teknis kepada petani setempat.

​Kapolsek Gucialit, AKP I Gusti Ngurah Bagus Puspanadi, menegaskan bahwa peran aktif kepolisian ini bukan sekadar tugas sampingan, melainkan instruksi langsung yang harus dilaksanakan untuk mendukung program strategis nasional.

​"Kami jajaran Polsek Gucialit berkomitmen penuh untuk menyukseskan Asta Cita Bapak Presiden, khususnya dalam poin mencapai swasembada pangan. Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah-tengah petani ini bertujuan untuk memberikan semangat moril sekaligus pendampingan teknis agar hasil panen masyarakat maksimal," ujar AKP I Gusti Ngurah Bagus Puspanadi saat dikonfirmasi.

​Lebih lanjut, Kapolsek menjelaskan bahwa pendampingan ini difokuskan pada dua hal utama: penguatan komoditas unggulan dan pemanfaatan pekarangan bergizi.

​"Pertama, kami mendorong para petani untuk meningkatkan produktivitas tanaman pangan utama, seperti komoditas cabai di wilayah Gucialit ini, agar pasokan pangan tetap stabil. Kedua, kami juga terus menyosialisasikan program 'Pekarangan Pangan Bergizi', di mana warga diajak memanfaatkan lahan sekitar rumah untuk ditanami sayuran cepat panen guna mencukupi kebutuhan gizi keluarga secara mandiri," tambah AKP I Gusti Ngurah Bagus Puspanadi.

​Sebagai penutup, beliau menegaskan bahwa langkah ini adalah bukti nyata kedekatan Polri dengan masyarakat. "Sinergi antara Polri dan warga ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kesejahteraan petani melalui peningkatan hasil panen, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan di tingkat desa, yang pada akhirnya berkontribusi pada ketahanan pangan nasional yang berkelanjutan," tutupnya.

Dukung Asta Cita Presiden, Kapolsek Yosowilangun Iptu Rusdiq Sudarmanto Turun Sawah Dorong Produktivitas Jagung


LUMAJANG, Merdekanrws.id Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Yosowilangun Polres Lumajang menunjukkan komitmen penuh dalam menyukseskan Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya di sektor swasembada pangan nasional. Langkah ini dibuktikan dengan aksi nyata aparat kepolisian yang turun langsung ke lahan pertanian guna mendampingi para petani di wilayah Kecamatan Yosowilangun.

Dalam aksi tersebut, Kapolsek Yosowilangun Iptu Rusdiq Sudarmanto bersama personel Bhabinkamtibmas ikut serta membantu warga mengolah lahan dan menanam jagung. Selain pertanian tanaman pangan utama, korps baju cokelat ini juga aktif mendorong masyarakat untuk mengoptimalkan pekarangan rumah menjadi area pangan bergizi. Sinergi yang terbangun erat antara Polri dan warga ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan komunal sekaligus meningkatkan kesejahteraan ekonomi para petani lokal.

Kapolsek Yosowilangun Iptu Rusdiq Sudarmanto menegaskan bahwa pendampingan ini merupakan bagian dari instruksi pusat agar instansi kepolisian menjadi motor penggerak dan pelindung bagi produktivitas pangan di wilayah hukumnya.

"Kami ingin memastikan bahwa kehadiran Polri tidak hanya menjaga kondusivitas keamanan, tetapi juga menjadi mitra strategis bagi para petani. Dengan turun langsung membantu penanaman jagung ini, kami berharap para petani lebih termotivasi untuk mengoptimalkan hasil panen demi mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan," ujar Iptu Rusdiq Sudarmanto di sela-sela aktivitasnya di sawah, Kamis (9/7).

Tak hanya berfokus pada komoditas jagung, Polsek Yosowilangun juga gencar mengampanyekan pemanfaatan lahan sisa di sekitar tempat tinggal warga. Melalui program pekarangan pangan bergizi, masyarakat diajak mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan harian yang sehat.

Lebih lanjut, Iptu Rusdiq Sudarmanto menjelaskan bahwa ketahanan pangan yang tangguh harus dibangun secara mandiri mulai dari tingkat rumah tangga.

"Melalui peran aktif Bhabinkamtibmas di setiap desa, kami mengedukasi warga agar tidak membiarkan pekarangan rumah mereka kosong. Dengan menanam sayur-mayur dan tanaman pangan lainnya di pekarangan, warga bisa menghemat pengeluaran dapur sekaligus menjamin pemenuhan gizi keluarga secara mandiri," tambahnya.

Inisiatif dari Polsek Yosowilangun ini mendapat apresiasi hangat dari kelompok tani setempat. Kehadiran personel kepolisian yang tidak canggung ikut turun ke sawah dinilai memberikan suntikan semangat tersendiri bagi warga di tengah musim tanam.

Menutup keterangannya, Iptu Rusdiq Sudarmanto berharap kolaborasi seperti ini terus terjaga dan menyebar luas ke seluruh desa di Kecamatan Yosowilangun.

"Sinergitas antara Polri dan warga adalah modal utama dalam menyukseskan ketahanan pangan nasional. Kami berharap gerakan menanam jagung dan pemanfaatan pekarangan ini bisa berjalan konsisten, sehingga wilayah Yosowilangun dapat berkontribusi nyata sebagai salah satu lumbung pangan andalan di Lumajang," pungkasnya.

10/07/2026

Pengamanan Piodalan di Pura Mandara Giri Semeru Agung Berjalan Aman, Polisi Kerahkan Personel Gabungan

Lumajang ,Merdekanews.id Personel gabungan dari Polri, TNI, Pecalang, dan Satuan Keamanan Desa (SKD) melaksanakan pengamanan kegiatan Piodalan Tahun 2026 di Pura Mandara Giri Semeru Agung (MGSA), Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang.

Pengamanan dimulai pukul 20.00 WIB dengan diawali apel gabungan yang dipimpin Kapolsek Senduro, AKP WAHONO Pudji Santoso. Kegiatan tersebut melibatkan personel Polsek Senduro, Polsek Gucialit, Polsek Pasrujambe, Koramil Senduro, Pecalang Pura, serta SKD Senduro.

Selain melakukan pengamanan di area pura, petugas juga melaksanakan pengaturan arus lalu lintas di depan kawasan Pura Mandara Giri Semeru Agung guna memastikan aktivitas ibadah umat Hindu berlangsung aman dan nyaman.

Kapolsek Senduro AKP Wahono Pudji Santoso mengatakan, pengamanan dilakukan untuk memberikan rasa aman kepada umat Hindu yang melaksanakan rangkaian Piodalan sekaligus mengantisipasi potensi gangguan keamanan maupun kemacetan lalu lintas.

"Kami menerjunkan personel gabungan untuk mengamankan seluruh rangkaian kegiatan Piodalan. Sinergi antara Polri, TNI, Pecalang, dan SKD diharapkan mampu menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif sehingga umat Hindu dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk," ujar AKP Wahono Pudji Santoso.

Ia menambahkan, selama kegiatan berlangsung situasi keamanan tetap terkendali. Arus lalu lintas di depan Pura Mandara Giri Semeru Agung juga terpantau lancar tanpa adanya gangguan yang berarti.

"Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman dan kondusif. Kami mengapresiasi kerja sama seluruh personel pengamanan serta masyarakat yang turut menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung," pungkasnya.