Lumajang ,Merdekanews.id Personel gabungan dari Polri, TNI, Pecalang, dan Satuan Keamanan Desa (SKD) melaksanakan pengamanan kegiatan Piodalan Tahun 2026 di Pura Mandara Giri Semeru Agung (MGSA), Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang.
Pengamanan dimulai pukul 20.00 WIB dengan diawali apel gabungan yang dipimpin Kapolsek Senduro, AKP WAHONO Pudji Santoso. Kegiatan tersebut melibatkan personel Polsek Senduro, Polsek Gucialit, Polsek Pasrujambe, Koramil Senduro, Pecalang Pura, serta SKD Senduro.
Selain melakukan pengamanan di area pura, petugas juga melaksanakan pengaturan arus lalu lintas di depan kawasan Pura Mandara Giri Semeru Agung guna memastikan aktivitas ibadah umat Hindu berlangsung aman dan nyaman.
Kapolsek Senduro AKP Wahono Pudji Santoso mengatakan, pengamanan dilakukan untuk memberikan rasa aman kepada umat Hindu yang melaksanakan rangkaian Piodalan sekaligus mengantisipasi potensi gangguan keamanan maupun kemacetan lalu lintas.
"Kami menerjunkan personel gabungan untuk mengamankan seluruh rangkaian kegiatan Piodalan. Sinergi antara Polri, TNI, Pecalang, dan SKD diharapkan mampu menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif sehingga umat Hindu dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk," ujar AKP Wahono Pudji Santoso.
Ia menambahkan, selama kegiatan berlangsung situasi keamanan tetap terkendali. Arus lalu lintas di depan Pura Mandara Giri Semeru Agung juga terpantau lancar tanpa adanya gangguan yang berarti.
"Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman dan kondusif. Kami mengapresiasi kerja sama seluruh personel pengamanan serta masyarakat yang turut menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung," pungkasnya.

0 Comments