14/07/2026

Dukung Asta Cita Presiden, Polisi RW Polsek Kunir Cek Pekarangan Pangan Bergizi di Sukosari.


Lumajang ,Merdekanews.id Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Kunir Polres Lumajang terus memperkuat komitmennya dalam menyukseskan program strategis nasional. Kali ini, melalui peran aktif Polisi RW, Polsek Kunir bergerak cepat mengimplementasikan program "Asta Cita Presiden" serta mengukuhkan peran Polri sebagai "Polisi Penggerak Ketahanan Pangan Nasional" di tingkat akar rumput.

Sebagai wujud nyata dari komitmen tersebut, Polisi RW Polsek Kunir, Aiptu Setyo Handu, melaksanakan giat pengecekan di lapangan. Kegiatan ini berfokus pada pemantauan program pekarangan pangan bergizi serta pengecekan perkembangan komoditas tanaman Jagung milik Bapak Rowi, seorang warga yang berdomisili di Desa Sukosari, Kecamatan Kunir, Kabupaten Lumajang.

Mengenai inisiatif ini, Kapolsek Kunir Iptu Muljoko, S.H., menegaskan bahwa kehadiran personel kepolisian di sektor pertanian adalah bukti keseriusan institusi dalam menjaga stabilitas pangan negara dari hulu.

"Program yang dilaksanakan di Desa Sukosari ini merupakan wujud nyata komitmen Polri dalam mendukung sepenuhnya upaya pemerintah untuk menjaga ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan. Kami ingin memastikan program Asta Cita Presiden ini berjalan maksimal hingga ke tingkat akar rumput," ujarnya.

Menurutnya Sinergi yang terbangun harmonis antara petugas kepolisian dan warga ini merupakan bagian penting dalam mengawal mata rantai produksi pangan di wilayah hukum Polsek Kunir. Pengecekan ini tidak hanya bertujuan memantau kondisi tanaman secara fisik, tetapi juga sebagai ruang bagi Polri untuk memberikan motivasi langsung kepada para petani.

"Melalui peran aktif Polisi RW seperti Aiptu Setyo Handu, kami turun langsung mendampingi para petani seperti Pak Rowi. Kehadiran kami di sela-sela tanaman jagung ini bukan sekadar pemantauan fisik, melainkan ruang untuk memberikan motivasi dan dukungan moral agar produktivitas lahan mereka terus meningkat," tambah Iptu Muljoko.

Polsek Kunir berharap melalui peran aktif Polisi RW, edukasi mengenai kemandirian pangan mulai dari lingkungan rumah tangga dapat tersebar luas, sehingga masyarakat dapat lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan harian.

"Kami berharap edukasi mengenai kemandirian pangan ini dapat tersebar luas mulai dari lingkungan rumah tangga. Dengan memaksimalkan pekarangan pangan bergizi, masyarakat tidak hanya lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan dapur, tetapi juga berperan aktif memperkuat ketahanan pangan di tingkat desa," pungkas Iptu Muljoko.

Sat Samapta Polres Lumajang Intensifkan Patroli Perintis Presisi, Kontrol Lapas Kelas IIB dan Antisipasi Kriminalitas 3C

Lumajang ,Merdekanews.id Satuan Samapta Polres Lumajang terus mengintensifkan kegiatan 3P Patroli Perintis Presisi sebagai langkah preventif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Salah satu sasaran patroli pada  malam adalah Lapas Kelas IIB Lumajang, yang merupakan salah satu objek vital di wilayah Kabupaten Lumajang.

Patroli yang dimulai sekitar pukul 19.00 WIB tersebut dilaksanakan dengan metode sambang, dialogis, dan hunting guna mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan, khususnya tindak kriminalitas 3C (curat, curas, dan curanmor).

Setibanya di Lapas Kelas IIB Lumajang, personel Sat Samapta melakukan koordinasi dan berdialog dengan petugas jaga guna memastikan situasi keamanan di lingkungan lapas tetap kondusif. Kehadiran patroli rutin tersebut disambut baik oleh petugas lapas yang mengapresiasi konsistensi Polres Lumajang dalam menjaga keamanan objek vital.

Selain melakukan pemantauan situasi, petugas juga mengecek kondisi secara umum di lingkungan lapas. Berdasarkan hasil monitoring, seluruh penghuni lapas dalam keadaan lengkap dan sehat dengan jumlah sebanyak 661 warga binaan, terdiri dari 643 laki-laki dan 18 perempuan.

Selama patroli berlangsung, situasi di Lapas Kelas IIB Lumajang terpantau aman, tertib, dan terkendali tanpa adanya gangguan keamanan yang menonjol.

Kasat Samapta Polres Lumajang, AKP Agus Sugiharto, S.H., M.H., mengatakan Patroli Perintis Presisi merupakan bagian dari upaya preventif Polri untuk menciptakan rasa aman sekaligus mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan.

"Patroli Perintis Presisi kami laksanakan secara rutin dengan menyasar objek-objek vital, kawasan publik, serta lokasi yang berpotensi menjadi sasaran tindak kriminalitas. Kehadiran personel di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus mencegah terjadinya kejahatan," ujar AKP Agus Sugiharto.

Menurutnya, patroli di Lapas Kelas IIB Lumajang memiliki peran penting dalam memastikan situasi keamanan tetap terjaga melalui koordinasi yang baik antara kepolisian dan petugas pemasyarakatan.

"Kami terus memperkuat sinergi dengan petugas lapas sebagai langkah antisipasi terhadap berbagai potensi gangguan keamanan. Koordinasi yang baik akan mempercepat respons apabila terjadi situasi yang membutuhkan penanganan bersama," katanya.

AKP Agus menambahkan, patroli tidak hanya bertujuan melakukan pengawasan, tetapi juga memberikan efek pencegahan (show of force) bagi pelaku kejahatan agar mengurungkan niat melakukan aksi kriminal.

"Kehadiran polisi secara rutin di lapangan diharapkan memberikan efek jera bagi pelaku tindak pidana sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri. Kami akan terus meningkatkan intensitas patroli, baik siang maupun malam hari, demi menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif," tegasnya.

Polsek Rowokangkung Gencarkan Patroli Dialogis, Warga Diimbau Waspadai Pencurian Ternak, Curanmor hingga Tawuran


Lumajang ,Merdekanews.id Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) terus diperkuat jajaran Polsek Rowokangkung melalui patroli dialogis di wilayah pedesaan.
 Personel Polsek Rowokangkung menyambangi warga di Dusun Bayur, Desa Sumbersari, Kecamatan Rowokangkung, Kabupaten Lumajang, untuk berdialog sekaligus menyampaikan berbagai imbauan kamtibmas.

Patroli yang dimulai sekitar pukul 20.35 WIB tersebut dilakukan sebagai langkah preventif guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan, terutama tindak pidana pencurian ternak sapi, pencurian kendaraan bermotor (curanmor), serta kenakalan remaja yang berpotensi memicu aksi tawuran.

Dalam suasana yang penuh keakraban, anggota kepolisian berdialog langsung dengan masyarakat, mendengarkan berbagai informasi mengenai kondisi keamanan lingkungan, sekaligus mengajak warga berperan aktif menjaga situasi tetap kondusif.

Petugas mengingatkan warga agar meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi pencurian ternak yang masih menjadi perhatian di wilayah pedesaan. Pemilik ternak diimbau memastikan kandang dalam kondisi aman, memasang penerangan yang memadai, serta rutin melakukan pengecekan, terutama pada malam hingga dini hari.

Selain itu, masyarakat juga diminta tidak lengah saat memarkir kendaraan bermotor. Petugas menyarankan penggunaan kunci ganda dan memarkir kendaraan di tempat yang aman sebagai langkah sederhana untuk mencegah aksi pencurian.

Tidak hanya menyampaikan imbauan terkait tindak kriminalitas, personel Polsek Rowokangkung juga mengajak masyarakat, khususnya para orang tua, untuk lebih memperhatikan pergaulan anak-anak mereka agar tidak terlibat dalam kenakalan remaja maupun aksi tawuran yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain.

Kapolsek Rowokangkung, Iptu Nur Mofit, S.A.P., mengatakan patroli dialogis merupakan bagian dari strategi kepolisian dalam membangun komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat sekaligus menggali informasi terkait perkembangan situasi kamtibmas di lingkungan warga.

"Melalui patroli dialogis, kami ingin hadir di tengah masyarakat tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra yang siap mendengarkan aspirasi dan memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga keamanan lingkungan secara bersama-sama," ujar Iptu Nur Mofit.

Menurutnya, kewaspadaan masyarakat menjadi faktor utama dalam mencegah berbagai bentuk tindak kriminalitas, termasuk pencurian ternak dan pencurian kendaraan bermotor yang kerap menyasar wilayah permukiman.

"Kami mengimbau para peternak untuk memastikan kandang ternaknya benar-benar aman dan tidak meninggalkan kendaraan dalam kondisi tidak terkunci. Langkah-langkah sederhana seperti memasang kunci ganda dan meningkatkan pengawasan lingkungan dapat meminimalkan peluang pelaku kejahatan menjalankan aksinya," katanya.

Iptu Nur Mofit juga menyoroti pentingnya peran keluarga dalam mencegah kenakalan remaja. Menurutnya, komunikasi yang baik antara orang tua dan anak menjadi salah satu cara efektif untuk menghindarkan generasi muda dari pengaruh negatif, termasuk aksi tawuran.

"Kami mengajak para orang tua untuk lebih memperhatikan aktivitas anak-anaknya, terutama pada malam hari. Berikan pengawasan dan arahan yang baik agar mereka tidak terlibat dalam pergaulan yang mengarah pada tindakan melanggar hukum maupun tawuran antarkelompok," jelasnya.

Lebih lanjut, Kapolsek menegaskan bahwa keamanan lingkungan tidak bisa hanya mengandalkan aparat kepolisian, melainkan membutuhkan dukungan dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.

"Kami berharap masyarakat tidak ragu melaporkan setiap aktivitas yang mencurigakan kepada Bhabinkamtibmas maupun Polsek Rowokangkung. Semakin cepat informasi kami terima, semakin cepat pula langkah pencegahan dan penanganan dapat dilakukan. Sinergi antara polisi dan masyarakat merupakan kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman," tegasnya.

Selama pelaksanaan patroli dialogis di Dusun Bayur, situasi berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran personel Polsek Rowokangkung disambut baik oleh warga yang mengapresiasi kegiatan patroli rutin sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap keamanan lingkungan.

Polsek Rowokangkung memastikan patroli dialogis akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan di berbagai desa sebagai bagian dari komitmen memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat serta menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah hukum Polsek Rowokangkung.

Polsek Pronojiwo Kawal Sedekah Bumi dan Kirab Budaya Ruwat Desa, Ribuan Warga Tumpah Ruah Ikuti Tradisi Leluhur


Lumajang ,Merdekanews.id Suasana penuh semangat dan nuansa budaya mewarnai Desa Pronojiwo, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, saat masyarakat menggelar tradisi Sedekah Bumi dan Kirab Budaya dalam rangka Ruwat Desa.

Kegiatan yang menjadi agenda tahunan tersebut berlangsung meriah dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat serta mendapat pengamanan penuh dari aparat gabungan.

Sejak pagi, personel Polsek Pronojiwo telah bersiaga di sejumlah titik untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar. Pengamanan dilakukan bersama anggota Koramil Pronojiwo, Linmas Desa Pronojiwo, Banser, serta panitia penyelenggara.

Rangkaian acara diawali dengan persiapan di Balai Desa Pronojiwo sekitar pukul 08.00 WIB. Tak lama berselang, tepat pukul 08.50 WIB, iring-iringan kirab budaya diberangkatkan menuju Punden Umbulan Mbah Lanjar Walik di Dusun Mulyoarjo dengan jarak tempuh sekitar 1,5 kilometer.

Di barisan terdepan, mobil patroli Polsek Pronojiwo memimpin pengawalan rombongan. 

Di belakangnya menyusul kendaraan koordinasi, mobil publikasi, pembawa banner, pasukan pengibar bendera, hingga replika kepala sapi yang menjadi bagian dari prosesi adat.

Kirab semakin semarak dengan keikutsertaan Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), Kepala Desa Pronojiwo beserta perangkat desa, anggota BPD, LPMD, RT/RW, pengurus BUMDes, kader Posyandu, Karang Taruna, paguyuban masyarakat, hingga tujuh gunungan hasil bumi yang diarak oleh warga dari masing-masing dusun.

Atraksi seni budaya seperti Baleganjur, Jaranan, hingga pertunjukan cemeti turut menghibur masyarakat yang memadati sepanjang rute kirab. 

Warga tampak antusias menyaksikan iring-iringan yang sarat makna sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas hasil panen dan rezeki yang melimpah.

Sesampainya di kawasan Punden Umbulan Mbah Lanjar Walik sekitar pukul 10.30 WIB, prosesi adat dilanjutkan dengan penanaman kepala sapi sebagai simbol penghormatan terhadap leluhur, dilanjutkan ziarah ke makam Mbah Lanjar Walik serta doa bersama yang diikuti tokoh masyarakat, perangkat desa, dan warga.

Setelah seluruh prosesi adat selesai, masyarakat kemudian mengikuti tradisi berebut hasil bumi yang telah disusun dalam bentuk gunungan. 

Aneka hasil pertanian seperti sayuran, buah-buahan, dan hasil kebun lainnya menjadi rebutan warga yang meyakini tradisi tersebut membawa keberkahan. Kegiatan kemudian ditutup dengan hiburan rakyat berupa pertunjukan tayub dan jaranan yang disambut antusias masyarakat.

Kapolsek Pronojiwo, AKP Soegeng Susanto, mengatakan pihaknya menerjunkan personel untuk melakukan pengamanan dan pengawalan selama seluruh rangkaian kegiatan berlangsung agar masyarakat dapat mengikuti tradisi dengan aman dan nyaman.

"Pengamanan ini merupakan bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat agar seluruh rangkaian Sedekah Bumi dan Kirab Budaya dapat berjalan dengan tertib, aman, dan lancar. Kami juga bersinergi dengan Koramil, Linmas, Banser, serta panitia untuk mengatur jalannya kegiatan dan arus masyarakat selama prosesi berlangsung," ujar AKP Soegeng Susanto.

Menurutnya, Sedekah Bumi dan Kirab Budaya merupakan warisan budaya yang memiliki nilai luhur karena menjadi simbol rasa syukur masyarakat atas hasil panen sekaligus mempererat kebersamaan antarwarga.

"Kegiatan seperti ini bukan hanya melestarikan tradisi leluhur, tetapi juga memperkuat persatuan dan gotong royong masyarakat. Polri tentunya mendukung setiap kegiatan budaya yang positif dengan tetap mengedepankan aspek keamanan sehingga masyarakat dapat menikmati acara dengan nyaman," katanya.

AKP Soegeng juga mengapresiasi seluruh masyarakat yang telah menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung.

"Alhamdulillah seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, lancar, dan kondusif. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja sama menjaga keamanan, sehingga tradisi Sedekah Bumi dan Kirab Budaya Desa Pronojiwo dapat terlaksana dengan baik," pungkasnya.

13/07/2026

Patroli Perintis Presisi Sasar Perbankan dan Pertokoan, Sat Samapta Polres Lumajang Perketat Pengamanan Objek Vital


Lumajang ,Merdekanews.id Suasana malam di kawasan pusat Kota Lumajang tampak lebih terjaga dengan kehadiran personel Sat Samapta Polres Lumajang yang menggelar Patroli Perintis Presisi. . Kegiatan yang dipimpin langsung Kasat Samapta Polres Lumajang AKP Agus Sugiharto itu menyasar sejumlah objek vital, mulai dari kawasan perbankan hingga pertokoan, sebagai langkah preventif mengantisipasi tindak kriminalitas.

Patroli dilakukan dengan menyusuri sejumlah ruas jalan protokol dan lokasi yang masih ramai aktivitas masyarakat. Sesekali kendaraan patroli berhenti di depan bank maupun pusat pertokoan untuk memastikan kondisi keamanan tetap terkendali.

Di sejumlah kantor perbankan, personel Sat Samapta melakukan pengecekan situasi di sekitar area ATM, pintu masuk, hingga area parkir. Petugas juga berdialog dengan petugas keamanan (security) untuk mengetahui kondisi terkini serta memastikan sistem pengamanan, termasuk kamera pengawas (CCTV), berfungsi dengan baik.

AKP Agus Sugiharto tampak turun langsung memberikan arahan kepada petugas keamanan agar meningkatkan kewaspadaan, terutama pada malam hari ketika aktivitas masyarakat mulai berkurang namun potensi tindak kejahatan tetap harus diantisipasi.

"Kami mengingatkan petugas keamanan agar rutin melakukan patroli di sekitar area bank, memastikan CCTV aktif, serta segera berkoordinasi dengan kepolisian apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan," ujar AKP Agus saat berdialog dengan petugas keamanan.

Patroli kemudian berlanjut ke kawasan pertokoan yang masih beroperasi. Di lokasi tersebut, personel menyapa pemilik toko, karyawan, hingga masyarakat yang sedang berbelanja. Polisi mengimbau agar para pelaku usaha tidak lengah dalam menjaga keamanan tempat usahanya.

Petugas juga mengingatkan masyarakat agar tidak meninggalkan kendaraan dalam keadaan tidak terkunci, menggunakan kunci ganda saat parkir, serta tidak menyimpan barang berharga di tempat yang mudah terlihat dari luar kendaraan.

Menurut AKP Agus Sugiharto, sasaran patroli malam kali ini difokuskan pada objek-objek vital yang memiliki mobilitas masyarakat cukup tinggi dan berpotensi menjadi target pelaku kejahatan.

"Patroli Perintis Presisi kami laksanakan secara rutin sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi tindak pidana 3C, yaitu pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor. Kehadiran polisi di lapangan diharapkan mampu mencegah niat pelaku kejahatan sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat," kata AKP Agus Sugiharto.

Ia menjelaskan, patroli tidak hanya berfokus pada pemantauan situasi keamanan, tetapi juga membangun komunikasi dengan masyarakat serta petugas keamanan di objek vital.

"Personel kami berdialog dengan security bank, pemilik usaha, maupun warga untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat agar lebih peduli terhadap keamanan lingkungan dan segera melapor apabila melihat adanya aktivitas yang mencurigakan," ujarnya.

Selain mengantisipasi kejahatan 3C, patroli juga menjadi bagian dari upaya Polres Lumajang dalam menjaga stabilitas keamanan di pusat kota, terutama pada malam akhir pekan ketika mobilitas masyarakat cenderung meningkat.

AKP Agus menambahkan, keberhasilan menjaga situasi kamtibmas tidak hanya bergantung pada kehadiran aparat kepolisian, tetapi juga membutuhkan peran aktif masyarakat.

"Kami berharap masyarakat terus menjadi mitra kepolisian dalam menjaga keamanan. Jika menemukan hal-hal yang berpotensi mengganggu kamtibmas, segera sampaikan kepada petugas agar bisa ditindaklanjuti dengan cepat," tegasnya.

Selama patroli berlangsung, situasi di kawasan perbankan, pertokoan, dan ruas jalan yang dilintasi personel Sat Samapta Polres Lumajang terpantau aman dan kondusif. Aktivitas masyarakat berjalan normal, arus lalu lintas lancar, serta tidak ditemukan adanya gangguan keamanan yang menonjol.

Melalui Patroli Perintis Presisi yang dilaksanakan secara rutin, Polres Lumajang berharap dapat terus menciptakan rasa aman di tengah masyarakat sekaligus menekan angka kriminalitas di wilayah Kabupaten Lumajang. Kehadiran personel di lapangan menjadi wujud nyata komitmen Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.

Polsek Tempursari Intensifkan Patroli di Pantai Watu Godek, Antisipasi Gangguan Kamtibmas dan 3C


Lumajang,Merdekanews.id Polsek Tempursari terus meningkatkan patroli di kawasan wisata guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Salah satunya dilakukan di kawasan Pantai Watu Godek, Desa Bulurejo, Kecamatan Tempursari, Kabupaten Lumajang.

Patroli tersebut difokuskan untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, termasuk tindak kejahatan 3C (curat, curas, dan curanmor), sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat dan wisatawan yang beraktivitas di kawasan pantai.

Selama patroli berlangsung, personel Polsek Tempursari melakukan dialogis dengan pengunjung, warga sekitar, serta pengelola kawasan wisata. Dalam kesempatan itu, petugas menyampaikan berbagai pesan dan imbauan kamtibmas agar masyarakat selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap tindak kriminalitas.

Petugas mengimbau para pengunjung untuk menjaga barang bawaan, memarkir kendaraan di lokasi yang aman, menggunakan kunci ganda pada sepeda motor, serta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan.

Kehadiran anggota kepolisian di kawasan wisata mendapat respons positif dari masyarakat. Selain memberikan rasa aman, patroli dialogis juga menjadi sarana mempererat komunikasi antara Polri dengan masyarakat dalam menciptakan situasi yang kondusif.

Kapolsek Tempursari, Iptu Sukirno, S.H., mengatakan patroli rutin di objek wisata merupakan langkah preventif untuk mencegah terjadinya tindak kriminalitas, terutama pada akhir pekan ketika jumlah pengunjung meningkat.

"Kami terus mengintensifkan patroli di kawasan wisata, khususnya pada hari libur, sebagai upaya mengantisipasi gangguan kamtibmas dan kejahatan 3C. Kehadiran anggota di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan yang berkunjung," ujar Iptu Sukirno.

Menurutnya, patroli tidak hanya berfokus pada pengawasan, tetapi juga mengedepankan pendekatan humanis melalui dialog dengan masyarakat agar tercipta kerja sama dalam menjaga keamanan lingkungan.

"Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas. Apabila mengetahui adanya tindakan yang berpotensi mengganggu keamanan, segera laporkan kepada petugas agar dapat segera ditindaklanjuti. Keamanan merupakan tanggung jawab bersama," katanya.

Iptu Sukirno menambahkan, kehadiran personel Polri di tengah masyarakat diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian sekaligus memperkuat sinergi dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

"Hasil patroli menunjukkan situasi di kawasan Pantai Watu Godek berlangsung aman, lancar, dan kondusif. Kami akan terus meningkatkan patroli secara rutin di titik-titik yang berpotensi menjadi pusat aktivitas masyarakat agar keamanan tetap terjaga," pungkasnya.

Sokong Ketahanan Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Polsek Sumbersuko Cek Produktivitas Jagung di Mojosari

LUMAJANG, Merdekanews.id Kepolisian Sektor (Polsek) Sumbersuko Polres Lumajang terus bergerak aktif dalam mengawal dan menyukseskan program Ketahanan Pangan Nasional. Langkah konkret ini ditunjukkan melalui pemantauan dan pendampingan berkala terhadap sektor pertanian di wilayah hukum setempat,  Senin (13/7/2026)

Seperti yang dilakukan oleh personel Bhabinkamtibmas Desa Purwosono Polsek Sumbersuko, yang turun langsung melaksanakan pengecekan perkembangan komoditas tanaman jagung milik warga. Kegiatan monitoring ini berlokasi di area pertanian Dusun Darungan, Desa Mojosari, Kecamatan Sumbersuko, Kabupaten Lumajang. Pengecekan ini bertujuan untuk memastikan kondisi tanaman tumbuh dengan baik, sekaligus memetakan potensi kendala yang dihadapi petani guna menjaga stabilitas pasokan pangan komunal.

Kapolsek Sumbersuko AKP Catur Juriyanto, S.H., menegaskan bahwa kehadiran Bhabinkamtibmas di sektor pertanian merupakan wujud nyata respons cepat Polri dalam mengawal program strategis pemerintah pusat dari tingkat hulu.

"Ketahanan pangan nasional tidak akan terwujud tanpa pengawalan yang kuat di tingkat desa. Oleh karena itu, kami menugaskan jajaran Bhabinkamtibmas untuk rutin mengecek lahan pertanian warga, seperti komoditas jagung di Dusun Darungan ini, guna memastikan proses produksi berjalan optimal dan memotivasi petani agar terus produktif," ujar AKP Catur.

Selain melakukan monitoring fisik tanaman, personel di lapangan juga memanfaatkan momentum tersebut sebagai ruang serap aspirasi dan edukasi mengenai pola tanam yang efektif kepada kelompok tani setempat.

Lebih lanjut, AKP Catur Juriyanto menjelaskan bahwa pendampingan kepolisian menyasar pada penguatan koordinasi antara petani dan penyuluh pertanian jika ditemukan kendala di lapangan.

"Kami ingin memastikan para petani mendapatkan dukungan moral dan teknis yang maksimal. Melalui pengecekan berkala seperti ini, Bhabinkamtibmas bisa langsung mendengar keluhan petani—baik soal pupuk, pengairan, maupun hama—untuk kemudian kita koordinasikan bersama pihak terkait demi mengantisipasi gagal panen," imbuhnya.

Kegiatan pengecekan ini disambut positif oleh warga dan pemilik lahan di Desa Mojosari, yang merasa terbantu dengan kepedulian aparat kepolisian terhadap kelangsungan usaha tani mereka.

Menutup keterangannya, AKP Catur Juriyanto berharap konsistensi pengawalan ini dapat menjadikan Kecamatan Sumbersuko sebagai salah satu wilayah penopang kebutuhan pangan yang mandiri di Kabupaten Lumajang.

"Sinergi antara Polri dan sektor pertanian ini akan terus kami jalin secara berkelanjutan. Kami berharap, dengan pemantauan yang intensif, hasil panen jagung di wilayah Sumbersuko ke depan bisa melimpah sehingga mampu memberikan kontribusi nyata bagi stabilitas ketahanan pangan nasional," pungkasnya.