26/08/2019
Talent Karnaval Pandhalungan Terbaik Bakal Terima Penghargaan
Jember, Kabarejember.com
----Penghargaan ini diberikan bertepatan dengan perhelatan Pemilihan Duta Wisata Gus dan Ning Jember, Minggu 25 Agustus 2019. Sesuai agenda, akan ada sejumlah kategori penghargaan yang diberikan, yakni penampil terbaik, penampil terunik, penampil terspekta, busana terbaik dan mobil hias terbaik.
Karnaval Budaya Pandhalungan Semarak Kemerdekaan 2019 Menuju Jember Unggul ini adalah salah satu perwujudan dari 22 janji kerja Bupati dr. Hj. Faida, MMR dan Wakil Bupati Drs. H. Muqir Arief yakni mewujudkan Jember sebagai kota wisata berbudaya, dan pariwisata untuk menjadikan Jember sebagai salah satu kota wisata utama.
Selain itu, dengan adanya karnaval ini juga untuk memberikan kesempatan kepada seluruh komunitas budaya dan potensi masyarakat untuk berperan aktif untuk melestarikan budaya bangsa.
Karnaval budaya juga bertujuan memberikan wadah bagi seniman untuk dapat menampilkan kreatifitas khas masing-masing daerah sehingga dapat memotivasi untuk terus berkreasi dan berprestasi.
Dari data yang ada, peserta yang mengikuti karnaval pada 24 Agustus 2019 ini adalah OPD sek Kabupaten Jember, perwakilan Kecamatan se Kabupaten Jember, SMP/SMA/SMK/ Negeri dan swasta, BUMN dan BUMD, instansi sektoral/vertikal, IPJ, PHRI dan DWJ, pihak perbankan dan perusahaan-perusahaan lain dengan jumlah total peserta sebanyak 5117 talent dari 115 lembaga/instansi dan didukung oleh 105 mobil hias dan mobil sound.
Sedangkan ragam defile terdiri dari defile pembuka sebanyak 274 talent, defile Jember Religi sebanyak 349 talent, defile kepahlawanan 432 talent dan defile wisata Jember sebanyak 174 talent. (mul/mia/hms)
Bunda Indah Minta Maaf Karena Tidak Ikut Jalan Sehat
Lumajang, Kabarejember.com
( 25 Agustus 2019) -- Wakil Bupati Lumajang, Ir. Indah Amperawati, M.Si., (Bunda Indah), meminta maaf kepada warga RW 06 Kelurahan Ditotrunan Kecamatan Lumajang. Hal itu, disampaikannya saat memberangkatkan peserta jalan sehat warga lingkungan RW 06 Kelurahan Ditotrunan, di depan Kantor Kelurahan setempat, Ahad (25/0819) pagi.
Jalan sehat itu, masih dalam rangka memperingati HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke-74 2019. Bunda Indah meminta maaf, karena tidak bisa bergabung mengikuti Jalan sehat warga tersebut, karena harus menghadiri kegiatan sejenis di Kelurahan Kepuharjo, Kec. Lumajang.
Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati Lumajang yang akrab disapa Bunda Indah itu, mengucapkan Selamat merayakan HUT Kemerdekaan RI ke-74, kepada warga di lingkungan RW 06 Kelurahan Ditotrunan yang berpartisipasi mengikuti jalan sehat.
Wabup meminta dido'akan bersama Bupati Lumajang terus memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, sehingga semua program dapat langsung dirasakan oleh masyarakat.
Bunda Indah, adalah warga Kelurahan Dototrunan, setelah mendiami rumah jabatan (rumah dinas) Wakil Bupati di jalan Alun-alun Selatan sejak pelantikannya tahun lalu. (Suatman)
25/08/2019
Grand Final Gus dan Ning Jember 2019, Libatkan Pelaku Usaha Lokal
Jember, Kabarejember.com
-----Grand final pemilihan duta wisata Gus dan Ning Jember tahun 2019
di jl Sudarmandepan Pemkab Jember dengan melibatkan pengusaha lokal. Berbeda dengan penyelenggaraan pemilihan Gus dan Ning Jember sebelumnya, pada perhelatan 2019 ini.
Hal ini bertujuan untuk mensinergikan sejumlah potensi lokal sesuai arahan Bupati Jember, dr. Hj. Faida, MMR agar mereka mampu tumbuh dan berkembang bersama.
Dukungan pelaku usaha lokal tersebut diantaranya seperti designer, make up artist, pengrajin dan dukungan lainnya.
Pemilihan Duta Wisata Gus dan Ning Jember 2019 ini dilaksanakan melalui beberapa rangkaian kegiatan sejak tanggal 4 Maret 2019, dan acara puncak yakni Grand Final akan diselenggarakan pada tanggal 25 Agustus 2019.
Dengan total 180 peserta yang mendaftar, telah dilakukan beberapa proses seleksi dengan rangkaian kegiatan seperti tes tulis dan tes interview, hingga didapatkan 12 pasang Finalis Duta Wisata Gus dan Ning Jember. Mereka yang lolos seleksi kemudian dikarantina hingga acara puncak Grand Final. Proses karantina dilaksanakan pada tanggal 23-25 Agustus 2019 di Cempaka Hill Hotel.
Finalis Duta Wisata Gus & Ning Jember 2019 juga dibekali dengan beberapa materi untuk menunjang performa dalam Grand Final, diantaranya materi English for Tourism, Public Relation, Beauty Class, Kepariwisataan, Psikologi, Kepribadian, Narkoba, HIV/AIDS, dan dilanjutkan dengan audiensi bersama Bupati Jember.
Bupati Jember, dr. Hj. Faida, MMR berharap akan ada dampak yang signifikan atas penyelenggaraan kegiatan ini, terutama untuk sektor pendidikan, pengembangan budaya, pertumbuhan ekonomi masyarakat dan pengembangan pariwisata di Kabupaten Jember. (Mul/Mia/hms)
Catatan Sejarah Dua Tokoh Kembali Disosialisasikan
Jember, Kabarejember.com
---Pemerintah kabupaten Jember menggelar seminar pengusulan dua tokoh Jember menjadi pahlawan nasional, yakni KH. Achmad Siddiq dan Letkol. Moch. Sroedji. Seminar yang dihadiri para santri ponpes dan mahasiswa perguruan tinggi, para veteran, takmir masjid, dan pengurus ormas ini berlangsung di Pendopo Wahyawibawagraha, Minggu, 25 Agustus 2019.
Ada dua pembicara dalam seminar tersebut, yaitu Kasbrig 09 Letkol Inf Arif Munawar dan Wakil Pengasuh Ponpes Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo Situbondo KH Afifuddin Muhajir.
Bupati Jember dr. Hj. Faida, MMR. dalam sambutannya menjelaskan, proses pengusulan gelar pahlawan bagi KH Achmad Siddiq sudah berjalan sejak beberapa tahun lalu.
“Sejarah mencatat, beliau adalah tokoh yang menggerakkan masyarakat, santri ponpes, dan tokoh agama sampai bisa menerima Pancasila sebagai asas tunggal melalui ajaran-ajarannya,” terang Bupati.
Catatan sejarah itu kini kembali disosialisasikan. “Agar sejarah perjuangnya menjadi semangat pemersatu dan menjadi satu pemahaman bahwa NKRI harga mati,” ujarnya.
Ajaran-ajarannya itu tentang Pancasila dan Islam yang berjalan beriringan, bukan yang bertentangan. “Inilah yang membuat KH Achmad Siddiq layak menjadi pahlawan nasional,” tegasnya.
Tentang Letkol Moch. Sroedji, Bupati menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Jember sudah mengusulkan sejak tahun 2016 dan telah direspon mendapatkan gelar Mahaputra Utama.
Kini diupayakan pengusulan kembali untuk mendapatkan gelar pahlawan nasional dengan kelengkapan berkas-berkas dan bukti sejarahnya.
Kisah perjuangannya juga telah disosialisasikan agar lebih luas diketahui masyarakat. Sosialisasi ini melalui film, drama kolosal, seminar dan bedah buku di seluruh kalangan masyarakat Jember dan sekitarnya.
“Karena beliau bukan hanya berjuang di Jember tetapi juga sekitar wilayah Jawa Timur,” terangnya.
Dalam kesempatan itu Bupati menyinggung kehadiran generasi muda dalam seminar menjadi penyemangat dan dukungan untuk pengusulan gelar kepahlawanan ini.
Dengan seminar ini, generasi muda tidak kehilangan kesempatan untuk mendapatkan informasi lebih luas tentang keteladanan pahlawan-pahlawan.
“Seminar ini menunjukkan bahwa perjuangan di masa lampau bukan dilakukan golongan per golongan, tetapi terbukti dilakukan bersama, seperti yang dilakukan oleh tiga tokoh di Jember KH Achmad Siddiq, Letkol Moch. Sroedji, dan dr. Soebandi,” terangnya.
Kasbrig 09 Letkol Inf Arif Munawar menjelaskan pengusulan gelar pahlawan nasional untuk Letkol Moch. Sroedji, dilihat dari aspek legalitas, sudah 80 persen memenuhi syarat. Pada aspek sosiologis sudah sangat memenuhi syarat.
“Pengorbanannya dan dampaknya tidak hanya di Jawa Timur, bahkan nasional,” katanya.
Tinggal 20 persen aspek legalitas, yang sudah diteliti lebih lanjut oleh tim, dan hanya menunggu keputusan presiden.
Oleh karena itu Arif Munawar mengajak seluruh masyarakat untuk berdo’a agar keberlangsungan pengusulan ini berjalan lancar.
Sementara itu, KH. Afifuddin Muhajir menjelaskan bahwa KH. Achmad Siddiq adalah sosok yang dipilih oleh para ulama-ulama senior untuk menjadi Rois Am NU pada tahun 80-an.
Kiai Afifuddin menerangkan, peran NU paling utama selama ini ada tiga. Yakni NU berperan sebagai benteng akidah ahlusunnah wal jamaah, NU berperan sebagai pengawal moral bangsa Indonesia, dan NU sebagai penyanggah NKRI.
“Pada ketiga peran ini, KH. Achmad Siddiq memiliki andil yang sangat luar biasa melalui ajaran-ajarannya,” ungkapnya.
Usulan gelar pahlawan nasional untuk KH. Achmad Siddiq, menurut Kiai Afifuddin, bukan untuk kepentingan pribadi, tetapi untuk kepentingan meneruskan sejarah.
“Oleh karenanya, pahlawan Jember ini layak jika diresmikan sebagai pahlawan nasional,” tegasnya. (Mul/Mia/hms)
Tahun Ini, Tampilan Perserta Karnaval Lebih Kekhasan Jember
Jember, Kabarejember.com
-----Perhelatan karnaval memperingati HUT ke-74 Republik Indonesia ditampilkan berbeda dari sebelumnya dan lebih kreatif dengan mengangkat kekhasan Kabupaten Jember berupa Budaya Pandhalungan dan 4C-nya, yakni Coffee, Cacao, Cigarette, dan Culture.
“Tahun ini lebih lengkap partisipasi masyarakat, termasuk dari insan-insan pariwisata karena wisata Jember menjadi satu dari 17 tema pilihan tahun ini,” kata Bupati Jember dr. Hj. Faida, MMR. dalam sambutan pemberangkatan karnaval Budaya Pandhalungan di Area Balai Sebaguna Kaliwates.
Setiap kelompok budaya menampilkan budaya, mulai dari pengantin adat, music, sampai 4C-nya Jember. IKM dan pelaku usaha yang terlibat dalam kegiatan 4C ikut ambil bagian dalam karnaval kali ini.
Bupati menilai, dari sisi kerapihan dan penataan, karnaval tahun ini jauh lebih baik dari tahun sebelumnya. Jumlah peserta juga lebih banyak.
Karnaval pada Sabtu, 24 Agustus 2019, ini mengangkat tema Budaya Pandhalungan dengan mengambil rute dari Balai Serbaguna Kaliwates menuju Alun-alun Jember.
“Kita tidak perlu menjadi orang lain, tetap menjadi diri sendiri yang bangga dengan budaya asli Indonesia. Untuk itu, tahun ini ada 17 defile yang mengambil tema Budaya Pandhalungan,” ujar Bupati.
Menurut Bupati, karnaval bisa menjadi ajang komunikasi antara masyarakat dengan pemimpinnya. “Karena setiap defile menyampaikan pesannya kepada bupati dan wakil bupati,” kata Bupati yang didampingi Wakil Bupati Jember Drs. KH. Abdul Muqit Arief.
“Saya berharap, kegiatan ini dapat menghibur masyarakat Jember dan meningkatkan semangat dalam menjadi bagian peringatan hari kemerdekaan RI,” kata Bupati. (mul/mia/hms)
Semaan Al Quran Ditutup Wabup Muqit
Jember, Kabarejember.com
----Wakil Bupati Jember Drs. KH. Abdul Muqit Arief menutup acara sema’an Al Qur’an yang digelar di halaman tengah kantor Pemkab Jember, Sabtu malam, 24 Agustus 2019. Kegiatan yang bekerja sama dengan Majelis Sema’an Al Qur’an dan Dzikrul Ghofilin Moelokatan Gus Miek Jantiko Mantab ini untuk memperingati HUT ke-74 Republik Indonesia.
Sema’an ini juga sebagai upaya Pemerintah Kabupaten Jember untuk mengantarkan Jember dan masyarakatnya menjadi religius. “Selain mengantarkan Jember menjadi lebih religius, semoga Jember dan masyarakat Jember tetap kondusif dan menjaga persaudaraan,” tutur Wabup.
Terlaksananya sema’an juga diharapkan dapat memperkokoh niatan Pemerintah Kabupaten Jember menjadikan Jember dan masyarakatnya semakin religius.
“Semakin dekat dengan ajaran-ajaran agama. Ini sebuah ikhtiar untuk mengantarkan Jember menjadi masyarakat qur’ani dan religius,” ungkapnya.
Dengan barokahnya Al-Qur’an, Wabup yakin Jember akan menjadi kabupaten yang maju serta lebih baik lagi dan selalu dalam berkah Allah SWT.
Di Kabupaten Jember, lanjutnya, sudah mulai tumbuh jamiah-jamiah yang berkaitan dengan Al-Qur’an dan semakin banyak hafidz hafidzoh di Kabupaten Jember.
“Sebagai suatu bentuk penghargaan dari Pemerintah Kabupaten Jember, setiap penghafal Al-Qur’an di Jember mendapat biaya kuliah mulai dari S1 hingga S3,” terang Wabup.
Pada akhir sambutannya, Wabup berdoa dan berharap ikhtiar mewujudkan niatan itu membawa barokah bagi Jember. “Dan, Jember selalu diterangi dengan cahaya Al-Qur’an,” tutupnya.
Ditemui usai acara, Kepala Bagian Bina Mental Sekretariat Kabupaten Jember Bambang Saputro mengungkapkan rasa syukur atas selesainya acara sema’an Al Qur’an. “Acara telah berjalan lancar dan sukses mulai dari subuh hingga selesai malam ini,” kata Bambang.
Kepada semuan pihak yang telah berpartisipasi untuk suksesnya acara tersebut, Bambang menyampaikan ucapan terima kasih. Ucapan terima kasih khusus untuk jamaah Majelis Sema’an Al Qur’an dan Dzikrul Ghofilin Moloekatan Gus Miek Jantiko Mantab.
Selain itu, rasa terima kasih juga disampaikan kepada sejumlah instansi yang telah memenuhi undangan sema’an. Seperti jamaah dari TNI, Polri, Kejaksaan, dan instansi lainnya.
Bambang berharap kegiatan ini dapat terlaksana pada tahun depan dan bisa berjalan lebih baik lagi. Ia berjanji akan melakukan evaluasi agar ke depan lebih baik. (mul/mia/hms)
Aset Hasil Penipuan Digadaikan Umi Salmah
Lumajang, Kabarejember.com
(24/08/2019)---- Marso (45) warga Desa Sentul Kecamatan Sumbersuko Kabupaten Lumajang terlihat menahan emosinya saat bertemu dengan Umi Salmah (wanita, 51 tahun), sang pengelola investasi bodong dengan nama CV Permata Bunda.
Bersama dengan istrinya, ia datang ke bekas kantor dari CV Permata Bunda di wilayah Desa Sentul Kecamatan Sumbersuko setelah mendengar kabar bahwa Kapolres Lumajang akan mengadakan penggeledahan di tempat tersebut.
Saat diberikan kesempatan untuk berbincang dengan pelaku, Marso bersama istrinya pun langsung mempertanyakan kejelasan sertifikat tanah yang dipinjam oleh Umi Salmah. Marso menjelaskan, sekitar 3 tahun yang lalu Umi Salmah datang ke rumahnya dan hendak meminjam sertifikat yang dimilikinya.
Dengan iming iming akan dikembalikan dengan cara dicicil setiap bulan serta ditambah 3% dari peminjaman, Marso dan sang istri pun rela meminjamkan 5 sertifikat tanah yang mereka miliki. Tak tanggung tanggung, jika ditotal sertifikat tersebut memiliki harga senilai Rp 4,5 miliar. Kelima sertifikat tersebut adalah 1 sertifikat gudang, 1 sertifikat rumah, dan 3 sertifikat sawah.
Ke-5 sertifikat tersebut di gadaikan oleh Umi Salmah ke Bank yang uangnya di gunakan untuk membayar setiap jatuh tempo nasabah. Praktek mekanisme ponzi atau gali lubang tutup lubang yang dijalankan oleh Umi Salmah dalam kasus ini. Akibatnya, ke 5 bidang tanah dan bangunan tersebut terancam disita oleh Bank karena tidak pernah ada pembayaran sama sekali.
Dalam pernyataannya, Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH, SIK, MM, MH menghimbau kepada warga yang merasa ditipu investasi bodong oleh Umi Salmah agar melaporkan ke Mapolres Lumajang. “Saya telah membuka posko pengaduan terkait investasi bodong Tabungan Hari Raya milik Umi Salmah. Silahkan kepada para warga yang merasa tertipu dengan investasi ini, agar segera melaporkan dengan membawa bukti ke mapolres. saat ini sudah lebih dari 1500 nasabah yang kami datakan,” terangnya.
“Selain kasus investasi Bodong, umi salmah juga banyak melakukan penipuan. kami sudah mendapatkan banyak laporan terkait penipuan yang dilakukan oleh Umi salmah. Bagi masyarakat yang pernah di tipu, silahkan laporkan ke Polres,” ungkap Arsal.
AKP Hasran Cobra sekaligus Katim Cobra mengatakan dirinya akan terus mendalami kasus tersebut. “Sejauh ini posko pengaduan investasi bodong yang kami buka, masih belum semua korban yang melapor. Tim Cobra akan secepat mungkin mengurai benang merah dari permasalahan ini dan dikemanakan uang uang yang mencapai puluhan miliar milik para nasabah berada” terang pria yang juga menjabat sebagai Kasat Reskrim Polres Lumajang tersebut. (Suatman )
Langganan:
Postingan (Atom)
-
Probolinggo - Polres Probolinggo intensif melakukan pengecekan ketersediaan tabung oksigen medis untuk pasien Covid-19, untuk menghindari ad...
-
Merdekanews.net Sosok pocong dan kuntilanak berkeliaran di jalur protokol yang menjadi akses menuju Kota Mojokerto. Kedua sosok hantu itu me...
-
Sidoarjo.merdekanews.net Perhari, resto yang berada di Jalan Raya Komplek Perumahan Taman Pinang Indah, Sidoarjo ini menyediakan 20 porsi ma...








