Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Wisata

Bunga Bangkai Mekar di Kebun Raya Bogor

Bogor, Kabarejember.com (4 Januari 2019) --- Bunga bangkai setinggi 1,94 meter mekar hari ini di kebun raya bogor. Bunga langka Jenis Amorphophallus titanum tersebut termonitor mekar sempurna sejak kemarin jam 18.00 WIB (3/1). Diperkirakan bunga bangkai tersebut masih akan mekar sampai hari minggu besok, dan kemungkinan di hari senin sudah akan gugur kembali. Bunga bangkai membutuhkan waktu hingga empat tahun untuk berbunga kembali. Wakapolresta Bogor Kota AKBP DR. Muhammad Arsal Sahban, SH, SIK, MM, MH yang ikut menyaksikan mekarnya bunga bangkai di Kebun Raya Bogor mengatakan kalau momen ini sangat penting, dan mengharapkan bisa menarik banyak wisatawan. “ Mekarnya bunga bangkai merupakan momen penting karena akan terjadi lagi sekitar 4 tahun kedepan. Momen ini saya harapkan dapat menarik banyak wisatawan yang datang ke Bogor apalagi saat ini bersamaan dengan hari libur anak sekolah. saya berharap anak-anak bisa berwisata sekaligus mendapatkan edukasi tentang bunga langka yang hanya ...

Tujuh Desainer Andil di Fesyar 2019

Jember, Kabarejember.com -----Tujuh desainer Jember memamerkan hasil karyanya dalam momen Festival Ekonomi Syariah (Fesyar) 2019 yang digelar Bank Indonesia Perwakilan Jember, Sabtu malam, 02 November 2019. “Kali ini terlihat nyata batik-batik Jember, ketika dibuat pertunjukan fesyen hasilnya sangat luar biasa,” kata Bupati Jember, dr. Faida, MMR., usai acara tersebut. Ketujuh desainer Jember itu mampu mengemas batik menjadi busana yang sangat elegan, hingga berbeda dengan batik sehari-hari. “Saya yakin batik-batik Jember jika seperti ini akan menjadi tren batik masa kini,”  katanya. Satu batik yang keluar sebagai pemenang akan direkomendasikan sebagai seragam kader posyandu Kecamatan Ambulu yang jumlahnya seribu orang. Pengerjaan batik sebagai seragam kader posyandu nantinya akan dikerjakan bersama-sama oleh kelompok batik di Kecamatan Ambulu. Bupati juga melihat kualitas produk UMKM menjadi lebih baik hingga bisa mengikuti tren masa kini setelah mendapat pembinaan. Melihat hasil ...

Talent Karnaval Pandhalungan Terbaik Bakal Terima Penghargaan

Jember, Kabarejember.com ----Penghargaan ini diberikan bertepatan dengan perhelatan Pemilihan Duta Wisata Gus dan Ning Jember, Minggu 25 Agustus 2019. Sesuai agenda, akan ada sejumlah kategori penghargaan yang diberikan, yakni penampil terbaik, penampil terunik, penampil terspekta, busana terbaik dan mobil hias terbaik. Karnaval Budaya Pandhalungan Semarak Kemerdekaan 2019 Menuju Jember Unggul ini adalah salah satu perwujudan dari 22 janji kerja Bupati dr. Hj. Faida, MMR dan Wakil Bupati Drs. H. Muqir Arief yakni mewujudkan Jember sebagai kota wisata berbudaya, dan pariwisata untuk menjadikan Jember sebagai salah satu kota wisata utama. Selain itu, dengan adanya karnaval ini juga untuk memberikan kesempatan kepada seluruh komunitas budaya dan potensi masyarakat untuk berperan aktif untuk melestarikan budaya bangsa.  Karnaval budaya juga bertujuan memberikan wadah bagi seniman untuk dapat menampilkan kreatifitas khas masing-masing daerah sehingga dapat memotivasi untuk terus berkrea...

Grand Final Gus dan Ning Jember 2019, Libatkan Pelaku Usaha Lokal

Jember, Kabarejember.com -----Grand final pemilihan duta wisata Gus dan Ning Jember tahun 2019 di jl Sudarmandepan Pemkab Jember dengan melibatkan pengusaha lokal. Berbeda dengan penyelenggaraan pemilihan Gus dan Ning Jember sebelumnya, pada perhelatan 2019 ini. Hal ini bertujuan untuk mensinergikan sejumlah potensi lokal sesuai arahan Bupati Jember, dr. Hj. Faida, MMR agar mereka mampu tumbuh dan berkembang bersama. Dukungan pelaku usaha lokal tersebut diantaranya seperti designer, make up artist, pengrajin dan dukungan lainnya. Pemilihan Duta Wisata Gus dan Ning Jember 2019 ini dilaksanakan melalui beberapa rangkaian kegiatan sejak tanggal 4 Maret 2019, dan acara puncak yakni Grand Final akan diselenggarakan pada tanggal 25 Agustus 2019. Dengan total 180 peserta yang mendaftar, telah dilakukan beberapa proses seleksi dengan rangkaian kegiatan seperti tes tulis dan tes interview, hingga didapatkan 12 pasang Finalis Duta Wisata Gus dan Ning Jember. Mereka yang lolos seleksi kemudian di...

Tahun Ini, Tampilan Perserta Karnaval Lebih Kekhasan Jember

Jember, Kabarejember.com -----Perhelatan karnaval memperingati HUT ke-74 Republik Indonesia ditampilkan berbeda dari sebelumnya dan lebih kreatif dengan mengangkat kekhasan Kabupaten Jember berupa Budaya Pandhalungan dan 4C-nya, yakni Coffee, Cacao, Cigarette, dan Culture. “Tahun ini lebih lengkap partisipasi masyarakat, termasuk dari insan-insan pariwisata karena wisata Jember menjadi  satu dari 17 tema pilihan tahun ini,” kata Bupati Jember dr. Hj. Faida, MMR. dalam sambutan pemberangkatan karnaval Budaya Pandhalungan di Area Balai Sebaguna Kaliwates. Setiap kelompok budaya menampilkan budaya, mulai dari pengantin adat, music, sampai 4C-nya Jember. IKM dan pelaku usaha yang terlibat dalam kegiatan 4C ikut ambil bagian dalam karnaval kali ini. Bupati menilai, dari sisi kerapihan dan penataan, karnaval tahun ini jauh lebih baik dari tahun sebelumnya. Jumlah peserta juga lebih banyak. Karnaval pada Sabtu, 24 Agustus 2019, ini mengangkat tema Budaya Pandhalungan dengan mengambil rute...

Karnaval Pandhalungan Tampilkan Kekhasan Jember

Jember, Kabarejember.com ----Perhelatan karnaval memperingati HUT ke-74 Republik Indonesia ditampilkan berbeda dari sebelumnya dan lebih kreatif dengan mengangkat kekhasan Kabupaten Jember berupa Budaya Pandhalungan dan 4C-nya, yakni Coffee, Cacao, Cigarette, dan Culture. “Tahun ini lebih lengkap partisipasi masyarakat, termasuk dari insan-insan pariwisata karena wisata Jember menjadi  satu dari 17 tema pilihan tahun ini,” kata Bupati Jember dr. Hj. Faida, MMR. dalam sambutan pemberangkatan karnaval Budaya Pandhalungan di Area Balai Sebaguna Kaliwates. Setiap kelompok budaya menampilkan budaya, mulai dari pengantin adat, music, sampai 4C-nya Jember. IKM dan pelaku usaha yang terlibat dalam kegiatan 4C ikut ambil bagian dalam karnaval kali ini. Bupati menilai, dari sisi kerapihan dan penataan, karnaval tahun ini jauh lebih baik dari tahun sebelumnya. Jumlah peserta juga lebih banyak. Karnaval pada Sabtu, 24 Agustus 2019, ini mengangkat tema Budaya Pandhalungan dengan mengambil rute ...

JFC Jadi Karnaval Inklusi Pertama di Dunia

Jember, Kabarejember.com ----“JFC sebagai karnaval terbaik nomor tiga di dunia, yang kita banggakan justru karena karnaval ini menjadi karnaval inklusi yang pertama di dunia.” Itu adalah pernyataan Bupati Jember dr. Hj. Faida, MMR ketika menghampiri para talent JFC Kids, khususnya para talent Smile World, sebelum beraksi di catwalk, Jum’at, 2 Agustus 2019. Bupati menyampaikan, karnaval yang telah memiliki brand internasional ini tidak meninggalkan peran sebagai karnaval inklusi yang terbuka untuk semua orang, berapapun usianya, maupun apapun suku dan agamanya. “Saya bangga, karena JFC menjadi karnaval yang inklusi dan terbuka untuk semuanya. Bagi saya, Mas Dynand memang telah tiada, tapi JFC bukan hanya mlik Mas Dynand tetapi milik Jember, milik Indonesia dan milik semua,” tutur Bupati. Orang nomor satu di Jember ini menyampaikan, salah satu defile kebanggaan kita setiap kali JFC adalah Smile World. Defile ini merupakan defile yang terdiri dari anak mantan pasien bibir sumbing dari kal...

TPID Mayang Kunjungi Sentra Produk Anyaman Bambu Desa Sidomukti

    Jember, Kabarejember.com -----Tim Pelaksana Inovasi Desa (TPID) Kecamatan Mayang Kabupaten Jember, mendatangi Desa Sidomukti Kecamatan Mayang, untuk melihat dari dekat adanya Inovasi Pemberdayaan ekonomi masyarakat Desa setempat, Kamis(31/7/2019). Kunjungan ke masyarakat Desa ini, untuk melakukan kegiatan capturing, yang merupakan bagian dari kegiatan Program Inovasi Desa (PID). "Capturing" dalam program inovasi desa merupakan salah satu langkah dalam proses penangkapan pengetahuan inovatif untuk menghasilkan dokumen pembelajaran.       Langkah ini dilakukan, karena Desa Sidomukti selama ini dikenal, sebagai salah satu centra Produksi anyaman Bambu. Terlebih lagi Kepala Desa Sebelumnya, sudah melakukan pembinaan dan pemberdayaan perajin bambu di desanya, dengan pelatihan keterampilan memperbanyak model dan jenis produk. Pelatihan ini, juga diberikan kepada pemuda anggota karang Taruna Desa Sidomukti.     Bahkan Produk yang dari bambu ini,...

Karya Warga Mayang Tampil di Even Kelas Dunia

Jember, Kabarejember.com ----Momentum kegiatan Jember Fashion Carnaval (JFC), dimanfaatkan pemilik usaha rumah tangga, Salon dan Rias Penganten di Mayang Kabupaten Jember, berkreasi menjadi peluang usaha.  Bahkan,  berkat kreasinya,  kostum karya seninya sudah beberapa kali, bisa tampil di kegiatan even JFC  yang sudah mendunia, Sehingga bisa  meningkatkan tambahan penghasilan hingga 10 kali lipat.      Karena itu, Tim Pelaksana Inovasi Desa(TPID) Kecamatan Mayang, mendatangi rumah tempat kreasinya, di Desa Mayang Kecamatan Mayang Kabupaten Jember Jawa Timur, untuk melakukan Capturing bibit Potensi Inovasi wirausaha, dalam Program Inovasi Desa (PID) Kecamatan Mayang. "Capturing" dalam program PID ini, sebagai salah satu langkah dalam proses penangkapan pengetahuan inovatif untuk menghasilkan dokumen pembelajaran.       Kegiatan kreatif dan inovatif ini dilakukan salah seorang pelaku usaha salon dan rias pengantin di Desa Mayang,...

Wonosari Gelar Festival Tahu dan Tempe

Jember, kabarejember.com Festival Tahu dan Tempe yang digelar di Desa Wonosari, Kecamatan Puger,  Sabtu, 6 Juli 2019, berpotensi menjadi daya tarik wisata baru. "Ini menimbulkan rasa bangga, kekompakan, dan bisa membangkitkan destinasi wisata baru," kata Bupati Jember dr Hj Faida MMR. Acara ini baru pertama kali dilaksanakan oleh masyarakat setempat. Tahu dan tempe menjadi pilihan karena usaha ini dominan sebagai potensi di daerah Wonosari. Selain mengangkatnya dalam sebuah festival sebagai destinasi wisata, bupati berharap tahu dan tempe mampu menjadi makanan yang mendorong tumbuh kembang dan kecerdasan anak-anak sekolah. "Kedepannya diimbangi dengan kerjasama sekolah-sekolah bersama pemerintah desa dan kecamatan, sehingga di seluruh kantin sekolah ada produk olahan tahu tempe dari Wonosari," saran bupati. Pemerintah Kabupaten Jember sangat mendukung industri dan UMKM yang bergerak dengan bahan baku tahu tempe. Karena itu, disediakan bantuan permodalan tanpa jamina...

Jember Ikut Ajang Pemilihan Putri Otonomi Daerah di Apkasi Otonomi Expo 2019

Jember, kabarejember.com Selain pameran produk unggulan, Pemerintah Kabupaten Jember juga ikut serta dalam ajang pemilihan Puteri Otonomi Daerah. Untuk kontestasi ini, Pemkab Jember memercayakan kepada Ning Mira Wardina Ghassani sebagai Puteri Otonomi Daerah asal Jember. Puteri Otonomi Daerah merupakan rangkaian acara yang dihelat dalam Apkasi Otonomi Expo 2019 di Jakarta Convention Centre, 3 - 5 Juli 2019. Ajang ini diikuti oleh 42 kabupaten/kota yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi). Ning Mira menjelaskan, menjadi Puteri Otonomi Daerah harus memahami apa saja potensi di kabupaten masing-masing yang bisa bersaing di pasar yang lebih luas. Salah satu kegiatan pemilihan Puteri Otonomi Daerah yakni menampilkan baju adat dari masing-masing daerah serta menjelaskan filosofinya. "Kebetulan saya membawakan baju kebesaran dari Ning Jember. Mayoritas baju dari daerah Jember itu identik dengan daun tembakau," ujarnya, Kamis, 4 Juli 2019. Keident...

Di Apkasi Otonomi Expo 2019 di Jakarta, JFC Jadi Magnet Pengunjung

Jember, kabarejember.com Jember Fashion Carnaval (JFC) menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung APKASI Otonomi Expo 2019 di Jakarta Convention Centre Balai Sidang Senayan Jakarta. Keberadaan beberapa talent JFC dengan dandanan fesyen kelas dunia mampu menyedot perhatian pengunjung untuk mampir di stand pameran Pemerintah Kabupaten Jember. Salah seorang talent JFC yang ikut mewarnai stand Pemkab Jember yakni Rahma. Gadis ini adalah mahasiswa S1. Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Jember.  "Saya sebagai perwakilan JFC. Disini kita sebagai penarik perhatian dari para pengunjung Expo APKASI tahun 2019," ujarnya, Kamis, 4 Juli 2019. Tidak hanya sebatas sebagai daya tarik, mereka juga aktif mengenalkan budaya khas karnaval di Jember yang sudah mendunia ini. "Karena masih ada orang Indonesia yang tidak tahu bahwa Indonesia mempunyai karnaval terbesar nomor tiga dunia," tuturnya. Rahma mengatakan, dalam perannya sebagai pelaku JFC, banyak bert...

17 Organisasi Muslimat Ikut Wisata Religi

Jember, KaJe Sedikitnya, 1.248 orang ikut dalam wisata religi yang digagas oleh Pemerintah Kabupaten Jember pada Kamis 4 April 2019. Mereka berasal dari sekitar 17 organisasi muslimat di dua kecamatan, yakni Kecamatan Silo dan Ledokombo. Seperti wisata religi sebelumnya, mereka mengunjungi Masjid Cheng Hoo dan Raudatul Muchlisin. Dilanjut dengan ziarah di makam KH Muhammad Shiddiq kemudian sholat maghrib di Masjdi Jami Al Baitul Amin. Terakhir, mereka bertemu Bupati Jember dr. Hj. Faida, MMR di Pendapa Wahya Wibawa Graha untuk ikut Jember Bersholawat. Dalam kesempatan itu, jamaah muslimat mendapat penjelasan dari bupati terkait program kerja pemerintah sekaligus program kerja yang telah terlaksana. "Mulai muda sampai kita tua, kalau belanja pergi ke pasar. Pasar tradisional dari jaman dulu bau, becek, dan kumuh, kata bupati. Tapi alhamdulillah, tahun lalu di Jember sudah selesai diperbaiki 12 pasar tradisional dan tahun ini ditambah lagi 15 pasar tradisional," terang bupati. ...

Bupati Berkomitmen Wujudkan Jember Kota Wisata Berbudaya

Jember, KaJe Pemerintah Kabupaten Jember melalui 22 Janji Kerja Bupati  Wakil Bupati berkomitmen mewujudkan Jember sebagai kota wisata berbudaya.  Komitmen itu diwujudkan dengan merintis wisata religi, yang diikuti oleh masyarakat pinggiran di Bumi Pandhalungan ini. Wisata ini dirintis karena melihat banyaknya pondok pesantren serta masjid yang menjadi ikon wisata dan bersejarah. Masyarakat dengan kultur yang agamis juga menjadi daya dorong untuk mewujudkan wisata yang mulai tren di berbagai daerah ini. Bupati Jember dr. Hj. Faida, MMR saat bersama muslimat Kecamatan Kalisat dan Silo, Jumat 29 Maret 2019, menjelaskan latar belakang wisata religi. Orang pertama di Jember ini menjelaskan bahwa wisata religi menjadi bagian dari pengembangan pariwisata di Kabupaten Jember.  "Pariwisata di Jember harus dikemas sedemikian rupa, tidak merusak tatanan sosial budaya masyarakat, terangnya di Pendapa Wahya Wibawa Graha. Rangkaian dari wisata religi itu adalah mengunjungi Masjid Chen...

Banyak Warga Jember Yang Datang di Bumi Pendhalungan

Jember, KaJe Banyak warga dari Luar Kabupaten Jember yang datang ke Bumi Pandhalungan ini untuk berwisata religi. Namun, tidak sedikit warga pelosok desa yang tidak bisa menikmati hal yang sama. Kondisi itu menjadi salah satu alasan perlunya Pemerintah Kabupaten Jember mengadakan wisata religi, yang diikuti muslimat dari berbagai pelosok desa. "Orang dari luar kota sampai datang khusus ke Jember untuk berwisata religi, justru orang jember tidak pernah," tutur dr. Faida, MMR., Kamis malam, 14 Maret 2019 Wisata religi yang juga diikuti oleh anak-anak itu menempuh perjalanan ke beberapa masjid. Diantaranya Masjid Muhammad Cheng Hoo, dilanjutkan ke Masjid Raudatul Muchlisin, dan Masjid Jami AL Baitul Amin. Sebelum ke Masjid Al Baitul Amin, para jamaah yang berjumlah sekitar dari 600 orang melakukan ziarah ke makam ulama, KH Muhammad Shiddiq. Usai dari Masjid Jami AL Baitul Amin, jamaah melanjutkan dengan bersholawat di Pendapa Wahyawibawagraha. Dalam kesempatan ini para jamaah be...

Kabupaten Lumajang Dibikin Kesan Tidak Kampungan

Lumajang, KaJe Wakil Bupati Lumajang, Ir. Indah Amperawati, M.Si., (Bunda Indah), meminta KS Modeling membikin event bertaraf nasional, sehingga orang luar daerah yang datang, terkesan, bahwa Kabupaten Lumajang tidak ndeso (kampungan).  Hal itu, disampaikan saat menghadiri HUT KS Model ke 23 di gedung dr Sujono, Sabtu (16/03/2019) malam.      Bunda Indah menambahkan,  Pemkab Lumajang memberi kesempatan seluas-luasnya kepada pelaku seni, untuk mengekspresikan potensinya. "Mudah-mudahan dengan cinta kita dapat membangun Lumajang lebih hebat lagi," tegasnya.            Sementara itu, pemilik KS Model Kab. Lumajang, Sandi Damara, nelampirkan, bahwa kegiatan itu, dalam rangka merayakan HUT KS Model yang ke-23 tahun 2019.                  Sandi menyampaikan ucapan terimakasih kepada Jajaran Pemkab Lumajang dan Ketua TP PKK Kabupaten Lumajang, Hj. Musfarinah Nuryatin, M. Pd., yang telah memfasil...

Wabup Indah Hadir di Hari Bhakti Rimbawan

Lumajang, KaJe Para rimbawan diharapkan terus berjuang menjaga alam dan lingkungan hidup. Hal ini diutarakan Wakil Bupati Lumajang, Ir. Hj. Indah Amperwati, M.Si.,  saat menghadiri penanaman pohon Hari Bhakti Rimbawan ke - 36, di area Camping Ground Ranu Darungan, Dusun Darungan Kecamatan Pronojiwo, Sabtu (16/03/19).              Kegiatan yang melibatkan para rimbawan dan para Saka Wira Kartika binaan Kodim 0821 Lumajang. Hari Bhakti Rimbawan kali ini, mengusung tema "Hutan untuk Kesehjateraan Rakyat dan Lingkungan Sehat". Jenis bibit pohon yang ditanam diantaranya,  Bambu petung sebanyak 150 bibit dan Pinang Jawa sebanyak 100 bibit. Wakil Bupati yang populer dipanggil dengan nama Bunda Indah itu, menyampaikan, bahwa, Hari Bhakti Rimbawan merupakan tanggung jawab bersama, khususnya para anak - anak muda yang nantinya akan menjadi penerus dalam melestarikan hutan. Menurutnya, anak anak milenial inilah yang menjadi tumbuhan harapan untuk member...

Pemkab Jember Gelar Wisata Religi

Jember, KaJe Wisata religi pada Jumat, 15 Maret 2019, diikuti sejumlah majelis asal Kecamatan Silo. Mereka adalah Majelis Shalawat Kubro Desa Sumberjati,  Muslimat Al Inaroh Desa Karangharjo, Muslimat Al Hikmah Desa Harjomulyo, Muslimat Al Fagiri Desa Pace, Muslimat Nurus Ulum Desa Sumberlanas, dan Muslimat Nurul Ulum Harjomulyo. Dalam kesempatan bersholawat di pendopo, Bupati Jember dr. Hj. Faida, MMR. menjelaskan, wisata religi menjadi program yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Jember untuk memenuhi janji mengajak masyarakat pelosok bersholawat di Pendapa wahyawibawagraha. Wisata religi adalah salah satu janji bupati kepada ibu-ibu muslimat untuk sholawatan di pendopo, ujar bupati kepada jamaah sholawat. Selain bersholawat, yang dikemas dalam Jember Bersholawat, wisata religi juga diisi dengan berkunjung ke sejumlah masjid yang menjadi ikon Jember. Masjid itu yakni Masjid Muhammad Cheng Hoo, Masjid Raudatul Muchlisin, dan Masjid Jami Al Baitul Amin. Serta berziarah ke makam KH ...

Bupati dan Wabup Tinjau Sentra Durian Wisata Sumbersedaeng

Lumajang, KaJe Pemerintah Kabupaten Lumajang tetap berkomitmen untuk memperkenalkan potensi Durian Lumajang agar lebih dikenal masyarakat, dalam kota maupun luar kota. Hal itu diutarakan Bupati Lumajang, H. Thoriqul Haq, M. ML., saat meninjau Sentra Penjual Durian, di Wahana Wisata Sumbersedaeng,  Dusun Wonosari, Desa Wonokerto, Kecamatan Gucialit, Sabtu (09/03/19) pagi. Bupati mengatakan, bahwa, untuk memasarkan potensi Durian yang ada di Kabupaten  Lumajang, salah satunya adalah mengadakan festival  Durian.  Rencananya Festival Durian itu akan diadakan pada bulan April mendatang.                             "Festival itu nanti dapat meningkatkan potensi pasar Durian yang ada di Lumajang, supaya lebih dikenal di berbagai Kabupaten / Kota," ujarnya. Bupati ingin distinasi wisata Sumbersedaeng yang berada di Desa Wonokerto dapat dibangun lagi, sehingga menambah daya tarik masyarakat untuk berku...