19/05/2022

"PEGAWAI PEMKOT MOJOKERTO KOMITMEN CEK KESEHATAN RUTIN, DEMI BERI PELAYANAN TERBAIK BAGI MASYARAKAT


 

Kota Mojokerto - Merdekanews, id Mengawali bulan deteksi dini penyakit tidak menular (PTM), ratusan pegawai di lingkungan kerja Pemkot Mojokerto mengikuti cek kesehatan di Mall Pelayan Publik (MPP) Gajah Mada, Kota Mojokerto, Rabu (18/5/2022). Kegiatan yang digelar oleh Pemkot Mojokerto melalui Dinkes P2KB hari ini sekaligus memperingati Hari Hipertensi Sedunia kemarin (17/5).

Wali kota Mojokerto, Ika Puspitasari yang turut meninjau langsung serangkaian pelaksanaan cek kesehatan. Antara lain terdiri dari identifikasi riwayat ptm dalam keluarga, pengukuran berat badan, tinggi badan, lingkar perut, Indeks Massa Tubuh (IMT), serta pemeriksaan tekanan darah dan kadar gula darah.

Pihaknya menyebutkan jika langkah ini untuk memberikan pemahaman kepada para ASN maupun non-ASN terhadap kondisi kesehatannya. “Karena mereka adalah garda terdepan yang berinteraksi secara langsung dengan masyarakat dalam memberikan pelayanan, tentu performa mereka harus prima. Kesehatan mereka harus senantiasa terjaga,” tambahnya.

Deteksi dini terhadap PTM sangat diperlukan, terutama terhadap hipertensi dan diabetes melitus. Mengingat keduanya menempati puncak dalam daftar jenis penyakit PTM penyebab kematian tertinggi di Indonesia. Keduanya bahkan disebut sebagai _silent killer,_ dimana sering kali penderita luput akan gejala-gejala yang muncul. Namun, ketika terdeteksi, penderita sudah mengalami komplikasi, yang mana sulit disembuhkan dan dapat merenggut nyawa penderita.


“Tentu ini akan sangat berpengaruh terhadap produktivitas sehari-hari, termasuk ketika menjalankan tugas sebagai pelayan publik. Sehingga perlu untuk dikendalikan lewat gaya hidup sehat, manajemen stress, dan pemerikassan rutin,” ujar sosok yang akrab disapa Ning Ita ini.

Lebih lanjut mengenai teknis pelaksanaan screening PTM di kalangan pegawai pemkot, dr. Triastutik Sri Prastini, SpA., mengungkapkan bahwa pemeriksaan akan dilakukukan secara bergiliran untuk setiap OPD dan kelurahan di Kota Mojokerto.

“Setelah didapatkan hasilnya, akan dikumpulan dan diberikan jadwal pengobatan serta monitoring di posbindu ASN ( pos binaan terbadu) yang rencananya akan dibuka setiap bulan di MPP. Nantinya hasil pelaksanaan posbindu tersebut juga akan disampaikan ke semua kepala OPD,” tuturnya selaku Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berenca (Dinkes P2KB) Kota Mojokerto.yn.

LKH Barracuda Resmi Laporkan Jajaran Indomaret, yang Melanggar Undang Undang Perlindungan Konsumen


Mojokerto - Merdekanews.id Ketua Lembaga Kajian Hukum Barracuda  Hadi Purwanto, S. T, SH yang didampingi sekretarisnya Kayat. SH. hari ini resmi melaporkan Indomaret  yang berada di Mojokerto yang telah melanggar undang undang konsumen ke Polres Mojokerto, kamis (19/5/22).

"Hadi Purwanto" mengatakan, kami telah mengadakan penilaian terhadap produk terkait standarisasi di beberapa Indomaret se Kabupaten Mojokerto, alhasil ditemukan  produk emping udang yang sudah kedaluarso. 

Untuk tahap awal, kami melaporkan beberapa Indomaret di Mojosari, Kotorejo dan Sambiroto Sooko dari sementara 3 indomaret kami laporkan karena telah melanggar pasal 62 ayat 1 undang undang perlidungan konsumen nomor 8 tahun 1999, sedangkan terkait sertifikat halal berdasarkan kajian kami setelah kami tracking produk emping belum mempunyai sertifikat halal dari MUI jadi jerat pasal yang kami laporkan adalah pasal 114 undang undang nomor 18 tahun 2018 tentang pangan.

Dan kami punya tujuan tindakan ini menjadi cambuk bagi pemangku kepentingan terutama Bupati Mojokerto, Wakil Bupati Mojokerto, Disperindag, Dinas Perjinan dan Dinas Kesehatan, kasihan masyarakat Mojokerto yang harus mengkonsumsi produk dari pelaku usaha yang tidak bertanggung jawab, tegasnya.

Lebih lanjut Hadi mengatakan, pihaknya akan lebih keras bertindak atas kebijakan tentang perijinan, harapan kami tolong diperketat bila perlu Indomaret tidak usah berdiri di mojokerto.

Masih banyak produk yang akan dilaporkan dan nantinya kami akan sajikan apapun yang terjadi kalau sudah final kami akan mendorong Bupati untuk memberi sanksi tegas kepada Indomaret memang sudah melenggar aturan disamping saat ini sudah ditangani Polres Mojokerto, disamping produk emping banyak juga yang kami temukan seperti biskuit impor diperjualbelikan di semua Indomaret tanpa memakai SNI, ini yang membuat kita miris, ungkapnya.

Lebih lanjut, kami telah meneliti 110 indomaret yang berada di kabupaten Mojokerto, dan bagaimana langkah pemerintah daerah kususnya kabupaten mojokerto, terus terang kami sangat kecewa dengan biokrasi di mojokerto mana peran Disperindag, Dinas Perizinan dan Dinas Kesehatan, kita memperjuangkan rakyat biokrasi mojokerto tidak bisa kita andalkan, mari kita bersama sama bawa perubahan yang lebih baik untuk Mojokerto. Tandasnya. (Elva)

18/05/2022

Polres Lumajang Cek ke Pasar Hewan Bareng Stakeholder Terkait



LUMAJANG Merdekanews.id Kapolres Lumajang AKBP Dewa Putu Eka D, S.I.K M.H bersama sejumlah stakeholder diantaranya Dinas Peternakan, Dinas Pertanian berikut anggota TNI, melakukan pengecekan sapi di pasar hewan / patok di Lumajang, Jum'at (13/5/2022).

Giat pengecekan itu, sebagai bentuk kewaspadaan pada virus penyakit mulut dan kuku ( PMK ), yang belakangan ini kian merebak. Memastikan setiap sapi yang masuk ke area pasar sehat dan aman, petugas bersiaga di pintu masuk, melakukan disinfeksi dan penyemprotan pada tiap - tiap sapi yang lewat.

Kapolres mengutarakan, jika sebelumnya, diwilayah Polsek jajaran juga dilakukan hal yang sama, melibatkan petugas dari Pusat Kesehatan Hewan ( Puskeswan ) Mantri Hewan.

"Disini sudah dilakukan upaya disinfeksi dan penyemprotan pada ternak yang lewat. Demikian ternak yang lewat ini sebelumnya sudah ada upaya dari Mantri Hewan di tingkat Kecamatan untuk mengecek apakah kondisinya sehat apa tidak," ucap Kapolres Lumajang.

Menyikapi situasi dan kondisi yang ada, AKBP Dewa selanjutnya berencana akan mendorong pemerintah kabupaten Lumajang, untuk melock down berikut penutupan sementara, pasar hewan.

"Jadi di tingkat kecamatan akan dilokalisir dan didata betul - betul," imbuhnya.

Hasil pendataan, Kapolres mengungkapkan jika hingga saat ini, tercatat sudah ada 300 ekor sapi yang terpapar virus, 7 dinyatakan mati. Tegasnya, ke depan harapannya bisa cepat - cepat ditangani, agar harga sapi tetap tinggi.

Dalam kegiatan, pihaknya belum menemukan adanya sapi dari luar daerah yang masuk ke pasar hewan Lumajang. Hanya transaksi di dalam lingkup lokal kabupaten Lumajang saja.

"Ke depan akan dipersempit lagi, untuk pasar sapi ini kemungkinan saya sarankan ditutup sementara, kita cek dulu ke kecamatan semua, yang sehat bisa dilakukan jual - beli, dan yang sakit bisa diobati dulu. Kita bikin isolasi lokal tingkat desa atau kecamatan. Perihal penutupan, kami akan terlebih dulu menyampaikan pada pemerintah," tutupnya.

Polres Lumajang Bekuk Pelaku Peristiwa Pembacok Yolanda Gilang


LUMAJANG, Merdekanews.id
Drama pelarian, MH (19) pelaku utama peristiwa pembacokan Yolanda Gilang Pemuda asal Desa Kunir Lor, Kecamatan Kunir harus berakhir.

MH , pemuda asal  Dusun Parasgoang, Desa Pandanarum, Kecamatan Tempeh, ditangkap jajaran satreskrim polres Lumajang saat berada di Alun Alun barat Lumajang pada Rabu 4 Mei 2022 lalu.

Seperti diberitakan sebelumnya, peristiwa yang menimpa Yolanda Gilang (korban.red) terjadi pada Minggu malam (3/04/22) lalu.    Berawal dari kecemburuan pelaku karena karena melihat  keakraban percakapan korban bahkan membuat janji ketemuan dengan Ainun yang diketahui merupakan  istri sirri pelaku. 

Pelaku saat itu sempat memberitahu korban bahwa Ainun adalah istri sirrinya, namun korban tidak mengindahkan bahkan menganggap hubungan pelaku dengan Ainun  hanyalah sebatas teman.

"Dengan memakai nomor Ainun (istri.red) pelaku menghubungi korban, dan menanyakan keberadaan korban yang saat itu sedang berada di Stadion Srikandi Tempeh. Pelaku pun bergegas mendatangi tempat dimana korban berada, dengan membawa clurit," beber Kapolres Lumajang AKBP Dewa putu Eka D,. S.I.K,.M.H.,  saat menggelar Pers Release di Lobi Mapolres Lumajang, Selasa (10/05/2022) pagi

Namun belum sampai ke Stadion Srikandi , Korban menghubungi pelaku dan mengatakan bahwa ia berada di Desa Sumberjati.

"Sesampainya di TKP  tepatnya diwarung kopi depan UD Maju Jaya Desa Sumberjati, Kecamatan Tempeh, pelaku bersama 4 orang temannya menghentikan korban ," jelas kapolres 

Saat bertemu, pelaku dan korban sempat terjadi adu mulut, hingga tiba tiba pelaku memukul korban dan diikuti oleh teman teman pelaku lainnya. Karena kalap pelakupun membacok korban dengan clurit yang sudah dipersiapkan dari rumah. 

Akibatnya , korban langsung tersungkur karena sabetan celurit pelaku yang mengenai punggung dan tubuh korban salah satunya  luka bacok di sekitar  bagian leher yang membuat korban menderita kelumpuhan.

" atas perbuatannya, pelaku akan kami jerat  dengan tindak pidana kekerasan yang dilakukan secara bersama sama pasal 170 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara," pungkas Dewa (Humas)

Untuk Atasi Persoalan KPRI Budi Arta, Dinas Koperasi Sarankan Pengurus Yang Mundur Untuk Aktif Kembali


 Mojokerto ,Merdekanews.id  Kemelut yang terjadi antara Pengurus dan anggota di tubuh Koperasi Pegawai Negeri Indonesia (KPRI) Budi Arta masuki babak baru.  Perwakilan pengurus yang sempat non aktif, anggota serta penasehat hukum dari ER law dan Firm mendatangi Kantor Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Mojokerto. Rabu (18/5/2022) pagi. 


Kedatangan mereka bertujuan untuk berdiskusi serta meminta bantuan pemerintah selaku pembina koperasi untuk bisa mencarikan solusi demi kebaikan bersama, karena anggota sebelumnya sudah melakukan konsultasi dengan beberapa praktisi hukum dan penggiat perkoperasian. 
Dalam pertemuan dengan Kepala Dinas Koperasi disepakati akan mengaktifkan kembali kelima pengurus KPRI Budi Arta yakni wakil ketua I sekretaris I , Bendahara I dan dua pengawas, yang sempat ajukan surat pengunduran diri bermateri. Namun belum disetujui dalam rapat anggota. “ kami beserta  pengurus KPRI Budi arta yang sempat non aktif, beserta penasehat hukum, menemui kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, agar persoalan dalam tubuh koperasi bisa segera teratasi, terutama, keluhan teman anggota yang menarik uang simpanannya  bisa secepatnya kembali, “ ujar Dwijo selaku koordinator pendampingan anggota KPRI Budi Arta didepan Dinas Koperasi   Rabu (18/5/2022)


Lanjut Mbah Jo panggilan akrab Dwijo, sangat  mengharapkan arahan dari Pemerintah Daerah dalam hal ini Dinas Koperasi  untuk bisa memberikan arahan atau masukkan agar  koperasi bisa beroperasi dan terapkan AD/ART yang ada. 


Anggota dan pengurus merasa tenang. 
" berdasarkan pertemuan ini  dihasilkan keputusan pengurus KPRI Budi Arta yang dulu mengundurkan diri, untuk aktif kembali bekerja memperjuangkan nasib semua anggota yang memiliki simpanan di koperasi tersebut. “ pungkas Mbah Jo.


Sementara itu Henri Samosir, penasehat hukum dari pengurus dan pengawas kopwrasi, menyampaikan bahwa maksud kedatangan para kliennya ke Dinas Koperasi dalam rangka berdiskusi dengan pejabat dinas koperasi yang merupakan pembina seluruh Koperasi di Kabupaten Mojokerto.


Ditanyai terkait status kepengurusan kliennya, Samosir tampaknya enggan berkomentar. Pria kelahiran Sumatera ini hanya memberi tanggapan normatif.

" sah tidaknya Pengangkatan dan pemberhentian pengurus (koperasi) itu adanya di forum Rapat anggota, bukan di atas materai atau hanya berdasaran pendapat orang pribadi,“ jawab Samosir secara diplomatis.  


Lanjut Samosir, Selama belum ada angenda rapat anggota yang secara khusus menanggapi pengunduran diri para pengurus, maka menurutnya pengunduran diri tersebut belum sah secara yuridis. 


Yang lebih penting sekarang ini kami meminta pejabat Dinas Koperasi untuk terlibat menyelesaikan perselisihan ini sesuai dengan pasal 55 ADRT Budi Arta, kasihan lebih dari 400 pensiunan maupun guru yang aktif yang tidak jelas nasib simpanannya,” tutup Samosir.


Sementara itu, H. Abdulloh Muchtar Kadis Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Mojokerto mengatakan,  KPRI Budi Arha lagi terjadi permasalahan, kami selaku pembina koperasi membantu carikan jalan keluar, beberapa pengurus kemarin mengundurkan diri, agar kembali lagi aktif jadi pengurus KPRI Budi Arta, untuk menata  menegement mengatasi persoalan yang dihadapi. “


Sejumlah  pengurus  KPRI Budi Arta yang dahulu mengajukan pengunduran diri, karena belum final, belum  disetujui dalam rapat anggota, jadinya pengajuan pengunduran diri dicabut  kemudian disusun langkah-langkah perbaikan  Koperasi ke depan, “ ujarnya


Perlu diingat  Dinas Koperasi ini sebagai pembina seluruh koperasi di Kabupaten Mojokerto. Tadi perwakilan pengurus, pengawas, anggota KPRI Budi Arta berdiskusi, cari solusi ke Dinas Koperasi agar persoalan yang melanda koperasi segera teratasi. 


“ Dari Dinas Koperasi itu sebatas melakukan fasilitasi supervisi karena otoritas kewenangan itu ada di anggota koperasi sendiri bukan di Dinas Koperasi, kita hanya melakukan pembinaan , “ imbuhnya.

 
Disinggung Apakah Dinas Koperasi bakal mengambil alih KPRI Budi Arta untuk melakukan perbaikan, penyelamatan persoalan, yang selama ini dianggap kurang sehat, karena pengurusnya tinggal satu,, banyak yang mengundurkan diri karena tidak cocok dengan kinerja ketua Koperasi. 


Permasalahan dicarikan jalan keluar, harus ditanggapi kembali setelah pengurusnya lengkap, nanti baru melakukan langkah-langkah semestinya, “ hak anggota harus diberikan, diantaranya mendapatkan uang simpanannya, orang yang mundur sudah pensiun dan yang sudah meninggal dibayar haknya, agar tidak menjadi  permasalahan,” terangnya.

 
Masih kata Abdulloh Muchtar koperasi itu merupakan usaha bersama dengan asas kekeluargaan tujuannya untuk mencapai kesejahteraan bersama, ” jadi kalau pengurus nya lengkap, roda perekonomian koperasi bisa berjalan baik, kesejahteraan bersama bisa terwujud, “ jelasnya.


Terkait ada wacana datangkan audit independen tentang macetnya dana dalam tubuh koperasi saat ini,  Mantan Kadis Perizinan Kabupaten Mojokerto ini menjawab dengan simple itu langkah menunggu pengurusnya lengkap. “ Dan saat ini paling penting adalah ketenangan anggotanya harus dijamin masih aktif kemudian pasti bayar simpanan pokok ini berjalan dengan tenang “ pungkasnya ( Hen)

PROGRAM PTSL (Pengukuran Tanah Sistematis Lengkap) BPN-OKU DIDUGA MENJADI ANJANG PERAS RAKYAT/PUNGLI


 -OKU Merdekanews. Id ,Marak nya pungutan liar  (PUNGLI) pembuatan sertifikat program PTSL (Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap ). Seakan-akan Program PTSL menjadi ajang PUNGLI atau  menjadi kesempatan para oknum -oknum utuk memperkaya diri, Memeras rakyat /PUNGLI di program PTSL ini,maka LSM KCBI (Kemilau Cahya Bangsa Indonesia ) pada 17/5/2022 memasukan laporan pengaduan terkait pungli pembuatan sertifikat program PTSL tahun 2021 di desa Marga bhakti (unit 11)kecamatan sinar penijauan kabupaten oku ,berdasarkan keterangan masyarakat desa Marga bhakti ,desa mereka membuat sebanyak 448 persil/sertifikat untuk 1 persil/sertifikat di punggut biaya Rp.1.200.000,-(Satu juta dua ratus ribu)bagi warga yg belum memiliki Surat Keterangan Tanah (SKT)dan Rp.700.000,-(Tujuh ratus ribu bagi warga yg telah memiliki surat keterangan tanah (SKT ).Untuk desa Marga mulya (unit 15)kecamatan sinar penijauan kabupaten oku ,membuat sebanyak 90 persil/sertifikat dan penjelasan warga yg membuat sertifikat mereka dipunggut biaya Rp.1.500.000,-(sejuta lima ratus ribu rupiah )perpersil/sertifikat. Sejak dimulai nya nya program PTSL ini tahun 2017 ,pungli sudah marak sapai sekarang dan belum satu pun oknum Pungli kegiatan ini di kabupaten OKU tersentuh oleh HUKUM, maka PUNGLI TUMBUH SUBUR untuk kegiatan  program PTSL Kementrian Agararia dan Tata Ruang,Badan pertanahan Nasional atau ART/BPN  di kabupaten OKU.
Sedangkan PTSL (Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap)sudah jelas aturan nya dalam INTRUKSI PRESIDEN (INPRES)NO.2 Tahun 2018 tentang Percepatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap Di Seluruh Wilayah Republik Indonesia. juga dituangkan dalam Peraturan Menteri (PERMEN)NO:12Tahun 2017 tentang PTSL dan juga mengacu SURAT KEPUTUSAN BERSAMA (SKB) 3 MENTERI /Menteri ART/BPN ,Menteri Dalam Negeri,Menteri Desa,Pembagunan Daerah tertingal dan Transmigrasi .No:25/SKB/V/2017,NO:590-3167 A Tahun 2017, Nomor 34 tahun 2017 tentang Pembiayaan persiapan pendaftaran tanah sistematis. (AK/JN).

" ITA - CAK ERI KOLABORASI TANGANI KORBAN KECELAKAAN TOL SUMO


 
 


Kota Mojokerto-Merdekanews,Sejak Senin (16/5) sore, seluruh korban meninggal kecelakaan maut PO Bus Ardiansyah di jalan Tol SuMo (Surabaya - Mojokerto) telah dipulangkan ke rumah duka. Jenazah sebelumnya telah diidentifikasi di RSUD dr. Wahidin Sudiro Husodo, yang diketahui seluruhnya adalah warga Kelurahan Benowo, Kota Surabaya.


Tidak bisa dipungkiri, cepatnya penanganan tersebut merupakan buah dari sinergi dua kepala daerah, yaitu Wali kota Mojokerto dan Wali kota Surabaya. Hal tersebut pun diakui oleh Cak Eri, sapaan akrab Wali kota Surabaya, Eri Cahyadi.


Ia mengungkapkan apresiasinya kepada Ning Ita, sapaan akrab Wali kota Ika Puspitasari yang telah banyak membantu penanganan korban kecelakaan hari ini.
"Saya maturnuwun, mewakili seluruh masyarakat Surabaya. Karena ringan tangannya beliau, warga surabaya yang mengalami musibah di Mojokerto sudah tertangani baik di seluruh RS di Mojokerto," ujar Wali kota Eri Cahyadi secara langsung kepada Ning Ita, Senin (16/5) malam.


Pada kesempatan tersebut, Ning Ita juga turut mendampingi Eri Cahyadi menjenguk korban selamat yang dirawat di RS Emma, Jalan Raya Ijen, Wates, Kota Mojokerto.
Menanggapi pernyataan Cak Eri, Ning Ita mengungkapkan bahwa yang dilakukan pihaknya sebagai bagian dari kewajiban sesama manusia untuk saling tolong-menolong."Ini adalah masalah kemanusiaan. Kita tidak bisa melihat ini warga dari mana. Karena lokasi musibah ini berada di wilayah kami dan para korban mayoritas dievakuasi ke RS daerah kami," ungkap Ning Ita.


Ia juga menyadari apabila para keluarga korban pasti menginginkan jenazah anggota keluarga mereka bisa segera dipulangkan. Sehingga pihaknya dengan Pemkot Surabaya pun berkoordinasi dengan cepat.
Respon cepat dari Pemkot Surabaya pun ditunjukkan, diantaranya melalui pengiriman 5 mobil ambulans. Selain milik pemkot Mojokerto, penambahan tersebut tentu mempercepat proses pemulangan masing-masing jenazah.


Sementara terkait para korban selamat, perawatan pertama akan dilakukan di sejumlah RS Kota Mojokerto. Namun, untuk masa recovery, para korban akan dipindahkan ke RS di Kota Surabaya. Hal itu demi memudahkan para keluarga untuk bisa menjenguk korban.


Sebelum kembali ke Surabaya, Cak Eri juga berpesan, agar masyarakat dapat membantu doa dan mengambil hikmah dari kejadian hari ini. "InsyaAllah kita kuat, kita hadapi bersama. La yukallifullahu nafsan illa wus'aha, Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Jadi setiap keadaan ini pasti ada hikmahnya," pungkasnya.yn.