Langsung ke konten utama

Tiga Tersangka Pengedar Sabu Dibekuk Polisi


Jember, Kabarejember.com
------Benderang perang melawan narkoba, terus digencarkan. Polres Jember. Belum.lama.ini,  Polres Jember kembali membekuk 3 anggota sindikat pengedar Narkoba jenis sabu di Kawasan Jember selatan. Ketiganya berinisial A-W (38) warga  Dsn.Kebonsari Ds. Tembokrejo Kecamatan Gumukmas H-Y(39) warga dusun Kandangreji desa Sukorno Kecamatan Umbulsari dan  Y-K (36) warga Desa Glabak Kecamatan Randuagung  Kecamatan  Randuagung Kabupaten Lumajang.

       Menurut Kasat Reserse Narkoba Polres Jember, IPTU Agung penangkapan 3
tersangka hasil pengembangan kasus pengungkapan peredaran sabu sebelumnya Kamis, 22 Agustus 2019, polisi berhasil menangkap 2 tersangka berinisial AW dan H-S, saat bertransaksi di rumah AW di Dusun Kebonsari Desa Tembok Rejo kecamatan Gumukmas.

Saat dilakukan penggeledahan rumah dan badan tersangka AW, polisi menemukan  2 poket sabu, 2 alat isap, uang  800 ribu rupiah, 1 buah timbangan elektrik,1 buah hp merk Nokia warna hitam, 1 buah kotak kayu.

 Sedangkan,  dari tersangka H-S/ polisi menemukan barang bukti mengamankan 2 klip sabu, seberat 0 koma 38 gram, 1 buah pipet kaca ,1 buah korek api, 1 buah sedotan dan 1 buah tutup botol. Dari penangkapan kedua orang tersebut polisi juga  berhasil menangkap 1 Anggata jaringan di atasnya, berinisial Y-K. "Dia ditangkap di pinggir jalan Dusun Kebonsari Desa Tembok rejo Kecamatan Gumukmas," ujar Agung.

       Hingga Selasa siang itu,  27 Agustus 2019,  tersangka masih ditahan dan menjalani penyidikan di Mapolres Jember. Dari tangan YK, polisi menyita barang bukti 1 klip sabu dengan berat 0,66 gram, uang hasil penjualan 2 juta rupiah, 3 buah hp Oppo dan Samsung.

      Ketiga tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) Jo 112 ayat (1) Undang-undang Narkotika No. 35 tahun 2009/ karena  memiliki, menyimpan/menguasai dan menyediakan narkotika gol 1 jenis sabu. (Iza/Mia)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pastikan Stok Oksigen untuk Layanan Medis, Kapolres Probolinggo: Kabupaten Probolinggo Aman dan Tercukupi.

Probolinggo - Polres Probolinggo intensif melakukan pengecekan ketersediaan tabung oksigen medis untuk pasien Covid-19, untuk menghindari adanya upaya penimbunan seiring informasi kelangkaan di sejumlah daerah. Setelah melakukan pengecekan di stasiun pengisian oksigen di Paiton kemarin, Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi, didampingi Kapolsek Dringu dan Kasat Reskrim kembali melakukan pengecekan di stasiun pengisian ulang tabung oksigen. Kini yang menjadi sasaran pengecekan yaitu Stasiun Pengisian Tabung Oksigen PT Sandana Multigas perusahaan PT Samator, di Desa Kalisalam Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo, Rabu (07/7) "Kita pastikan tabung oksigen untuk layanan medis di Kabupaten Probolinggo masih kondisi aman dan tercukupi,” ucap Kapolres Probolinggo, AKBP Teuku Arsya Khadafi Pengecekan ini sebagai bentuk tugas Polri guna menghindari adanya penimbunan tabung oksigen medis bagi pasien penderita Covid-19. Bahkan dalam antisipasi kelangkaan tabung oksigen medis di Kab...

Pocong gentayang di mojokerto karna covid

Merdekanews.net Sosok pocong dan kuntilanak berkeliaran di jalur protokol yang menjadi akses menuju Kota Mojokerto. Kedua sosok hantu itu mengampanyekan agar warga dirumah saja sebagai upaya mencegah penularan COVID-19. Hantu yang biasanya ada di film film ini bukanlah sungguhan, melainkan sekelompok orang yang bertugas mengkampanyekan pemberlakuan PPKM darurat hingga 20 Juli 2021 mendatang. Keluarga pocong dan kuntilanak itu dibawa oleh Polres Mojokerto digunakan untuk menghantui warga yang masih nekat keluyuran dan masih nekat nongkrong di warung-warung di tengah PPKM darurat yang sedang berlangsung. Kelompok hantu jadi-jadian itu juga menakut-nakuti pengendara yang tetap nekat menuju Kota Mojokerto. Salah satunya di titik penyekatan simpang lima Kenanten Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. Penyekatan dilakukan agar tidak terjadi kerumunan dan keramaian di pusat kota selama pemberlakuan PPKM Darurat. Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander mengatakan, langkah ini sebagai upaya untuk ...

Pengusaha Resto di Sidoarjo Bersedekah makanan untuk warga isoman

Sidoarjo.merdekanews.net Perhari, resto yang berada di Jalan Raya Komplek Perumahan Taman Pinang Indah, Sidoarjo ini menyediakan 20 porsi makan siang untuk penderita Covid-19 yang sedang menjalani isoman di rumah. “Ada teman-teman dari komunitas yang ambil kesini jadi nanti mereka yang membagikan ke warga isoman. Kita berusaha memahami mereka, isoman kan gak bisa keluar kemana mana jadi kita masakin,” jelasnya ketika ditemui merdekanews.net di restoran. Sementara itu, Wina, relawan sedekah centelan mengatakan, saat ini, banyak warga yang sedang menjalani isoman di rumah mengeluh kesulitan mencari makan dan mencukupi kebutuhan sehari-hari. “Jadi kita swadayakan temen-temen kita urunan. Alhamdulillah untuk makan siang kita di suport Asap-asap,” ucap Wina usai membagikan makan siang ke warga isoman di Desa Lebo. Untuk makan malam, Wina mengatakan, dari hasil swadaya yang didapat, ia memberdayakan janda-janda di desa tersebut untuk memasak di rumahnya masing-masing. Wina juga memberikan ko...