Langsung ke konten utama

Mahasiswa Baru UNEJ Ikuti Diklat Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara


Jember, Kabarejember.com
(27 Agustus 2019) ---- Seluruh mahasiswa baru Universitas Jember angkatan tahun 2019 mengikuti kegiatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara bekerjasama dengan Kodam V/Brawijaya. Khusus untuk mahasiswa baru di Kampus Tegalboto, kegiatan diklat dilakukan di Sekolah Calon Bintara (Secaba) Resimen Induk (Rindam) Kodam V/Brawijaya pada Selasa, 27 Agustus 2019 hingga 1 September 2019. Sementara bagi mahasiswa baru Kampus Bondowoso, Lumajang dan Pasuruan, diklat digelar di kampus masing-masing dengan pemateri dan pelatih dari Kodim setempat.

Pembukaan Diklat Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara di Kampus Tegalboto dibuka secara resmi oleh Zulfikar, Wakil Rektor I Universitas Jember bersama Komandan Secaba Rindam V/Brawijaya, Letkol. (Inf) Yusub Dody Sandra, SIP., M.I.Pol di lapangan Hitam (27/8). Dalam sambutannya, Zulfikar meminta agar semua mahasiswa baru mengikuti semua tahapan diklat yang sudah dirancang karena menjani bekal dalam menjalani perkuliahan. “Diklat Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara didesain membentuk kedisiplinan diri yang merupakan dasar dalam membentu pribadi yang mandiri. Dan pribadi yang mandiri adalah salah satu modal sukses untuk menempuh pendidikan di perguruan tinggi,” ujar Zulfikar.

Wakil Rektor I Universitas Jember lantas menambahkan, mahasiswa baru Universitas Jember diharapkan menjadi kader-kader bangsa yang selalu mencintai tanah airnya, sehingga mampu menjaga persatuan dan kesatuan di Indonesia. Oleh karena itu wawasan kebangsaan dan semangat bela negara harus ditumbuhkan sejak dini. “And semua berasal dari berbagai daerah, berbeda adat istiadat dan kebiasaan, maka di Secaba Rindam V Brawijaya inilah Anda semua akan ditempa menjadi generasi muda Indonesia yang cinta tanah air, dan memiliki rasa nasionalisme yang tinggi. Tidak ada tempat bagi bibit radikalisme dan terorisme di Kampus Tegalboto,” imbuh Zulfikar.

Sementara itu Letkol (Inf) Yusub Dody Sandra, SIP., M.I.Pol., meminta semua peserta Diklat Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara untuk mempersiapkan diri, baik fisik dan mental sebaik-baiknya. “Materi yang akan diberikan sudah terukur dan teruji sehingga mahasiswa baru Universitas Jember tidak perlu khawatir selama mengikuti kegiatan. Ikuti semua tahapan dengan sungguh-sungguh, patuhi aturan yang ada serta ikuti arahan semua pelatih,” himbau Komandan Secaba Rindam V/Brawijaya yang berkesempatan memberikan materi terkait bagaimana menumbuhkan rasa cinta tanah air kepada para mahasiswa baru Universitas Jember di aula Jenderal Soedirman. 

Selain melaksanakan kegiatan di kelas, para mahasiswa baru juga mendapatkan materi di luar kelas berupa praktek Peraturan Baris Berbaris, diskusi dan penugasan. “Untuk hari pertama diklat, pesertanya adalah mahasiswa baru dari Fakultas Hukum, Fakultas Kedokteran Gigi, Fakultas Keperawatan dan Fakultas Ilmu Komputer yang selanjutnya akan diikuti oleh fakultas lainnya. Total ada 7.429 mahasiswa baru Kampus Tegalboto yang mengikuti Diklat Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara di Secaba Rindam V Brawijaya, sementara untuk kampus Bondowoso, Lumajang dan Pasuruan bekerja sama dengan Kodim setempat,” pungkas Zulfikar. (Mia/ulu/iim/hms)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pastikan Stok Oksigen untuk Layanan Medis, Kapolres Probolinggo: Kabupaten Probolinggo Aman dan Tercukupi.

Probolinggo - Polres Probolinggo intensif melakukan pengecekan ketersediaan tabung oksigen medis untuk pasien Covid-19, untuk menghindari adanya upaya penimbunan seiring informasi kelangkaan di sejumlah daerah. Setelah melakukan pengecekan di stasiun pengisian oksigen di Paiton kemarin, Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi, didampingi Kapolsek Dringu dan Kasat Reskrim kembali melakukan pengecekan di stasiun pengisian ulang tabung oksigen. Kini yang menjadi sasaran pengecekan yaitu Stasiun Pengisian Tabung Oksigen PT Sandana Multigas perusahaan PT Samator, di Desa Kalisalam Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo, Rabu (07/7) "Kita pastikan tabung oksigen untuk layanan medis di Kabupaten Probolinggo masih kondisi aman dan tercukupi,” ucap Kapolres Probolinggo, AKBP Teuku Arsya Khadafi Pengecekan ini sebagai bentuk tugas Polri guna menghindari adanya penimbunan tabung oksigen medis bagi pasien penderita Covid-19. Bahkan dalam antisipasi kelangkaan tabung oksigen medis di Kab...

Pocong gentayang di mojokerto karna covid

Merdekanews.net Sosok pocong dan kuntilanak berkeliaran di jalur protokol yang menjadi akses menuju Kota Mojokerto. Kedua sosok hantu itu mengampanyekan agar warga dirumah saja sebagai upaya mencegah penularan COVID-19. Hantu yang biasanya ada di film film ini bukanlah sungguhan, melainkan sekelompok orang yang bertugas mengkampanyekan pemberlakuan PPKM darurat hingga 20 Juli 2021 mendatang. Keluarga pocong dan kuntilanak itu dibawa oleh Polres Mojokerto digunakan untuk menghantui warga yang masih nekat keluyuran dan masih nekat nongkrong di warung-warung di tengah PPKM darurat yang sedang berlangsung. Kelompok hantu jadi-jadian itu juga menakut-nakuti pengendara yang tetap nekat menuju Kota Mojokerto. Salah satunya di titik penyekatan simpang lima Kenanten Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. Penyekatan dilakukan agar tidak terjadi kerumunan dan keramaian di pusat kota selama pemberlakuan PPKM Darurat. Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander mengatakan, langkah ini sebagai upaya untuk ...

Pengusaha Resto di Sidoarjo Bersedekah makanan untuk warga isoman

Sidoarjo.merdekanews.net Perhari, resto yang berada di Jalan Raya Komplek Perumahan Taman Pinang Indah, Sidoarjo ini menyediakan 20 porsi makan siang untuk penderita Covid-19 yang sedang menjalani isoman di rumah. “Ada teman-teman dari komunitas yang ambil kesini jadi nanti mereka yang membagikan ke warga isoman. Kita berusaha memahami mereka, isoman kan gak bisa keluar kemana mana jadi kita masakin,” jelasnya ketika ditemui merdekanews.net di restoran. Sementara itu, Wina, relawan sedekah centelan mengatakan, saat ini, banyak warga yang sedang menjalani isoman di rumah mengeluh kesulitan mencari makan dan mencukupi kebutuhan sehari-hari. “Jadi kita swadayakan temen-temen kita urunan. Alhamdulillah untuk makan siang kita di suport Asap-asap,” ucap Wina usai membagikan makan siang ke warga isoman di Desa Lebo. Untuk makan malam, Wina mengatakan, dari hasil swadaya yang didapat, ia memberdayakan janda-janda di desa tersebut untuk memasak di rumahnya masing-masing. Wina juga memberikan ko...