Tampilkan postingan dengan label Gianyar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gianyar. Tampilkan semua postingan

11/03/2021

FANTASTIS, KESEMBUHAN PASIEN COVID 19 DI DENPASAR CAPAI 92,20 persen

 



Denpasar, merdekanews.net ----Prosentase kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar kembali melejit. Pada Rabu (10/3) angka kesembuhan pasien Covid-19 melejit menjadi 92,20 persen. Pun demikian, kasus positif masih ditemukan setiap harinya, kali ini diketahui bertambah sebanyak 79 orang, kasus sembuh bertambah 104 orang dan 2 orang pasien dinyatakan meninggal dunia.


“Perkembangan kasus harian, pada hari ini kasus sembuh bertambah di angka 104 orang, jumlah ini pun menjadikan prosentase kesembuhan meningkat menjadi 92,20 persen. Namun, kasus positif bertambah 76 orang dan 2 orang pasien meninggal dunia. Masih terjadinya penularan Covid-19 saat ini harus menjadi perhatian serius bagi kita semua,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, saat dikonfirmasi Rabu (10/3).


Berdasarkan data, secara komulatif kasus positif tercatat 11.362 kasus, angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar mencapai angka 10.475 orang (92,20 persen), meninggal dunia sebanyak 211 orang (1,85 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan sebanyak 676 orang (5,95 persen).


Terkait kasus meninggal dunia, pasien pertama diketahui seorang perempuan usia 43 tahun yang berdomisili di Kelurahan Sanur. Pasien dinyatakan positif Covid-19 pada 2 Maret 2021 dan dinyatakan meninggal dunia pada 10 Maret 2021. Untuk pasien kedua diketahui seorang laki-laki usia 62 tahun. Pasien dinyatakan positif pada 6 Maret 2021 dan dinyatakan meninggal dunia pada 10 Maret 2021.


Dewa Rai mengajak seluruh masyarakat untuk waspada dan tidak lengah atas perkembangan kasus saat ini. Dimana, meski sudah diberikan kelonggaran dalam beraktifitas, penerapan protokol kesehatan merupakan kewajiban.


“Jangan mengurangi kewaspadaan, titik-titik lengah kemungkinan menyebabkan tingkat kasus Covid-19 di Denpasar meningkat drastis, tanpa di sadari peningkatan pola penyebaran ini jauh berbahaya dari rata-rata angka Covid-19 pada tahun 2020 lalu,” imbuhnya


Lebih lanjut Dewa Rai mengatakan bahwa berbagai upaya terus dilaksanakan guna mendukung upaya penurunan zona resiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian. Karenanya bagi desa/kelurahan yang mengalami lonjakan kasus akan mendapat perhatian serius Satgas Covid-19 Kota Denpasar lewat pendampingan yang dikoordinir oleh Camat. Hal ini dilaksanakan dengan menggelar operasi yustisi protokol kesehatan, sosialisasi dan edukasi berkelanjutan secara rutin dengan menggunakan mobil calling atau door to door, serta melaksanakan penyemprotan disinfektan wilayah secara terpadu.


Dalam kesempatan tersebut Dewa Rai juga mengajak masyarakat untuk mengurangi mobilitas, dan menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Hal ini mengingat tren peningakatan kasus yang diiringi dengan menurunya angka kesembuhan akan berpengaruh pada ketersediaan ruang isolasi dan perawatan.


“Mohon kepada masyarakat untuk melakukan prokes secara ketat, termasuk saat di rumah wajib menerapkan prokes yang ketat untuk meminimalisir klaster keluarga,” ajak Dewa Rai


Terkait upaya menekan angka kematian akibat Covid-19, Dewa Rai mengatakan bahwa Satgas mengimbau kepada masyarakat yang memiliki penyakit bawaan atau yang berada pada usia rentan untuk lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan.


Melihat perkembangan kasus ini Dewa Rai kembali mengingatkan agar semua pihak ikut berpartisipasi untuk mencegah penularan covid 19 tidak semakin meluas.


“Hindari kerumunan, selalu gunakan masker dan sesering mungkin mencuci tangan setelah melakukan aktivitas, selain itu mari bersama terapkan 3 M (menjaga jarak, menggunakan masker dan mencuci tangan),” kata Dewa Rai. (Hms/anw).

BHABINKANTIBMAS PEJENG KANGIN KAWAL PENCAIRAN BLT TAHAP II

 


Gianyar, merdekanews.net. -----Sebagai unsur pelaksanaan pelayanan prima, Bhabinkamtibmas Desa Pejeng Kangin Aiptu I Made Sudiarta,Polsek Tampaksiring Polres Gianyar melaksanakan atensi giat pencairan BLT (Bantuan Langsung Tunai) dari Dana Desa tahap III tahun 2021 yang dilaksanakan di Aula Kantor Desa Pejeng Kangin. Masyarakat yang mendapatkan BLT sedesa Pejeng Kangin berjumlah 33 orang. Tiap orang mendapatkan dana sebesar Rp 300,000,- (tiga ratus ribu rupiah).


Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Bhabinkamtibmas Desa Pejeng Kangin Polsek Tampaksiring, Gianyar Aiptu I Made Sudiarta disaat atensi giat pencairan BLT tahap III tahun 2021 di Aula Kantor Desa Pejeng Kangin, pada hari ini Rabu, (10/03/2021),jam 09.00 wita.


Dikatakan Aiptu I Made Sudiarta, disela-sela pelaksanaan atensi giat pencairan BLT tahap III tahun 2021 Bhabinkamtibmas bertemu dengan para tokoh dan menjalin komunikasi sambil menyerap informasi terkait dengan hal penting kamtibmas warga binaan dan permasalahan administrasi lainnya.


Hal yang sama dikatakan Kapolsek Tampaksiring AKP I Wayan Sujana, S.H., M.M., dengan Bhabinkamtibmas desa Pejeng Kangin Aiptu I Made Sudiarta selalu turun ke lapangan untuk menyapa dan melakukan dialog sebagai bagian untuk terus dekat dengan masyarakat.


“Selayaknya Bhabinkamtibmas secara rutin melaksanakan dialogis dengan masyarakat, agar mengetahui secara langsung permasalahan yang ada di tengah masyarakat, sehingga keamanan desa tetap kondusif,” jelas AKP I Wayan Sujana, saat ditemui mitra humas .(hms/anw)

29/01/2021

POLTRADA BALI MASIH TERAPKAN KBM PJJ

 


Gianyar,  Merdekanews.net

Sejak Poltrada Bali (Politekhnik Transportasi Darat) memulangkan tarunanya sebanyak 242 siswa pada awal Desember 2020 silam, gegara terpapar Covid19 , sekolah kedinasan milik Kemenhub RI itu hingga kini masih melaksanakan KBM PJJ (Pendidikan Jarak Jauh).  Ini di maksud mengantisipasi penularan Covid19 di kampus Poltrada Bali yang berada kawasan Tabanan.  Berdasar konfirmasi yang di lakukan merdekanews.net terhadap Direktur Poltrada Bali,  Bambang Wijonarko bahwa membenarkan jika lembaga nya masih menggunakan KBM pendidikan jarak jauh (PJJ) . Adapun kepastian, kapan menggunakan pembelajaran tatap muka? menurut Bambang belum bisa memastikan pasal nya sangat beresiko tinggi jika langkah "Tatap Muka"  di berlakukan saat ini . terlebih kata dia seluruh Taruna nya berasal dari berbagai daerah di Indonesia dan kenyataan itu sangat rawan.  " kami tidak ingin masalah awal Desember tahun lalu itu muncul lagi"jelas nya . yang pasti  imbuh Bambang bahwa 311 Taruna Poltrada Bali hingga kini masih menerapkan PJJ atau Daring. 


Sebagaimana di ketahui publik bahwa pada awal Desember 2020 silam Poltrada Bali di nyatakan menjadi kluster baru paparan Covid 19 di lingkungan kampus Poltrada Bali di kawasan Sam Sam Kec Kerambitan Tabanan.  tak tanggung tanggung sebanyak 242 Taruna nya terpapar Covid19.  Akibat nya Poltrada Bali melakukan langkah mengkarantina seluruh Taruna dan hasil isolasi yang ketat itu dalam kurun waktu yang tidak lama, 242 Taruna nya negatif. Dari hasil Poltrada Bali yang memberlakukan karantina yang ketat itu membuat Taruna nya sembuh dari paparan Covid19,  dan pada 8 Desember 2020,  Taruna Poltrada Bali di pulangkan ke daerah asal Taruna . (Anw) 

20/08/2019

Bupati Lumajang Bertolak Ke Bali



        Gianyar, Merdeka News - Bupati Lumajang, Thoriqul Haq, M.ML., melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Gianyar, Bali. Senin (19/8/2019).
Di hari pertama, Bupati bertemu dengan Raja Ubud, Tjokorda i Gede Putra Sukawati di Puri Saren Agung.

Didampingi tokoh masyarakat sekitar, Bupati yang akrab disapa Cak Thoriq itu berkeliling melihat kebudayaan masyarakat adat Bali dan Tata Pariwisata.

Saat dimintai keterangan, Cak Thoriq menyampaikan, bahwa kunjungannya ke Pulau Dewata itu, untuk menggali ide terhadap pembangunan di Sektor Pariwisata serta menjalin sinergitas antara masyarakat Kab.  Lumajang dan masyarakat Bali.

"Saya hari ini tadi bersama Pak Wayan dan dan Pak Tjok Wah berkeliling di Bali, terutama di sekitar Ubud, untuk meminta saran, ide pikiran agar Bali dan Lumajang ini ada persambungan kebudayaan yang lebih nyata," ujar Bupati.

Seperti yang diketahui, Bali dan Lumajang memiliki keterikatan sejarah yang bisa menjadi kesatuan baik kebudayaannya maupun antar personalnya.

Sementara itu, sebagai tuan rumah, Tokoh Puri Agung Ubud, Tjok Wah menyambut baik kedatangan Bupati Lumajang beserta rombongan. Ia menyampaikan, "merupakan suatu kehormatan kami dikunjungi, kita sebenarnya saudara  Saya menyambut positif kunjungan beliau ke sini," tuturnya.

Di hari kedua kunjungannya di Pulau Bali, selasa (20/8/2019), Cak Thoriq bertemu Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati atau yang lebih akrab disapa Tjok Ace di Hotel The Royal Pita Maha.

Dalam pertemuan tersebut banyak hal yang menjadi pokok bahasan, salah satunya kerjasama untuk mengembangkan budaya dan potensi wisata di Kab. Lumajang.

Cak Thoriq memamerkan destinasi wisata, seperti Pemandian  Selokambang dan Ranu Pane kepada Wagup Bali dan pengusaha yang hadir.

Menurut Cak Thoriq kedua tempat wisata itu kalau dikelola secara baik akan menjadi pusat wisata dan pusat budaya terbaik di Kab. Lumajang.

Bupati mengajak para pengusaha di Bali untuk menanamkan investasi di Kab. Lumajang, sembari mengembangkan potensi wisata yang ada.

Cak Thoriq berharap, dengan berkembangnya Sektor Pariwisata mampu menaikkan pertumbuhan ekonomi.

Ikut dalam rombongan Bupati, Ketua TP PKK Kab. Lumajang, Kepala Dinas Pariwisata Lumajang, dan Pimpinan Bank Jatim Cabang Lumajang. ( Suatman )