29/01/2022
Jaga Kekayaan Desa Adat di Bali, Kapolri Kukuhkan Bankamda dan Sipandu Beradat
25/01/2022
Fisik Jalan Nangka Selatan Memprihatinkan
23/01/2022
PU Bali Fokuskan Peningkatan Jalan Di Karangasem Dan Denpasar
Denpasar, merdekanews.id - Pada tahun 2022 ini setidak nya ada 4 paket yang di peroleh Dinas PU Propinsi Bali bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) pusat . 4 paket itu, menurut Kadis PU Propinsi Bali, Nusakti Yasa Weda melalui Kabid Bina Marga, I Wayan Putu Suarjana mengatakan akan di fokuskan di jalan propinsi wilayah Karangasem yang akses nya menuju pura Lempuyang dan Pura Andakasa Karangasem, Bali serta jalan Propinsi yang ada di Denpasar. Beberapa titik ruas jalan propinsi yang bakal di tingkatkan meliputi jalan propinsi menuju Pura Andakasa dan Selat Simpang Baja pura Lempuyang, sedangkan di Denpasar, peningkatan Jalan berada di Jalan Veteran, WR Supratman dan Tohpati.
Berdasar catatan yang di berikan Dinas PU Propinsi Bali kepada Merdeka Bali Bahwa panjang Jalan Propinsi adalah 743,3 KM , dengan panjang jalan tersebut jika di banding dengan 4 paket yang di peroleh , masih ada beberapa jalan yang tidak mendapatkan peningkatan jalan , hanya pemeliharaan rutin.
"karena keterbatasan anggaran itulah, kami hanya fokus terhadap jalan yang di anggap dangeruos /serius untuk di tingkatkan, sedangkan selebih nya kami lakukan pemeliharaan rutin seperti jalan Propinsi di wilayah Seraya, Karangasem “ beber Putu Suarjana kepada Merdeka Bali, Jumat siang (21/1/2022).
Suarjana pun meminta kepada masyarakat bekerja bersama dengan ber upaya menjaga keberadaan jalan propinsi tetap bagus dengan cara ikut membersihkan saluran air tidak tersumbat saat musim hujan. (Anw)
KSU Desa Pemogan geber RAT TH 2021, 5 Februari ini.
Denpasar, Merdeka news.id - Salah satu Koperasi bergengsi dan ber asset milyaran rupiah ber alamat di Desa Pemogan sebut saja KSU Desa Pemogan akan menggeber RAT (rapat anggota tahunan) tahun buku 2021.
Menurut kabar, RAT Tahun buku 2021 itu, bakal di geber Sabtu 5 Februari 2022 mendatang dan bertempat di lantai dua kantor KSU Desa Pemogan. RAT akan di geber selama 2 hari , Sabtu dan Minggu dan di terus kan Rabu pagi (9/2/2022) dengan 4 sesi pagi dan sore.
Menurut keterangan Ketua KSU Desa pemogan I Dewa Bagus Putu Budha, SE. MM kepada Merdeka Bali, Kamis pagi (20/1/2022) mengatakan pihak pengurus koperasi hanya mengundang 1000 anggota tergolong tetap arti nya anggota yang sudah memenuhi kriteria koperasi yakni apabila dana simpanan wajib dan pokok anggota sudah terpenuhi 5 juta . “itu yang di katakan anggota tetap yang di undang dalam RAT ini ”tandas Dewa Budha.
Lalu apa saja yang di bahas RAT tahun buku 2021 itu? Dewa Budha mengatakan membahas rencana managemen KSU Desa Pemogan meningkat kan capaian koperasi di angka 5% meliputi anggota dan asset serta SHU mendatang. Utk SHU kali ini hanya tercapai 880 juta, menurun sedikit jika di banding SHU Tahun buku 2020, di mana mencapai 1,18 Milyar. Dewa Budha, berharap dengan pertumbuhan ekonomi yang makin membaik itu KSU Pemogan bisa mencapai target yang di pasang yakni 5% , dengan begitu mampu menggeliatkan UMKM anggota koperasi.
"Dengan membaik nya ekonomi , otomatis kredit akan lancar dan itu menyehatkan sirkulasi keuangan koperasi “ tandas Dewa. Perlu di catat bahwa KSU Dewa Pemogan menerapkan suku bunga tergolong ringan yakni 1,25 % menurun.
Sekedar info bahwa Sejak pandemi covid19 mewabah , pertumbuhan ekonomi boleh di bilang porak poranda dalam kurun 2 tahun terakhir ini. Beberapa pengusaha pun mengalami pailit atau gulung tikar yang kemudian ber imbas pada tinggi nya PHK serta pengangguran. Bagi daerah yang mengandalkan income nya dari 1 sektor saja seperti Bali. Pulau dengan seribu Pura ini di sebut sebut 85 % nya bertumpu pada sektor pariwisata seperti misal Kabupaten Badung , padahal sejak covid19 itu mewabah, intensitas pariwisata terganggu akibat pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) dengan beragam aturan , berimbas pada menurun nya kunjungan “wisman dan wisdom” ke Bali dalam 2 tahun ini . Akibat nya di beberapa tempat usaha pun di kawasan pariwisata, seperti Kuta dan Nusa Dua serta kawasan pariwisata lain nya, sebagian karyawan nya di rumah kan (PHK) bahkan di berhentikan karena usaha nya gulung tikar. Itulah beberapa realitas yang kini mendera Bali pasca covid19 mewabah.
Namun, meski perekonomian Bali masih lesu, salah satu lembaga keuangan mikro di Denpasar ,sebut saja KSU Pemogan masih tergolong eksis di tengah pandemi . Berdasar catatan, walau target yang di pasang belum mampu di penuhi kisaran 30 % namun Koperasi penuh prestasi tingkat nasional itu, perputaran keuangan nya berjalan lacar tanpa kendala. Itu berdasar dari aset koperasi yang tetap naik di tiap tahun nya meski tak sesuai targetnya. Aset koperasi hingga kini mencapai 108 Milyar dengan jumlah anggota 2439. (Anw)
19/01/2022
Limbah Sampah Cemari Perairan Ketapang
Ketapang, merdekanews.id - Pantai selat Bali terutama di perairan Ketapang, Banyuwangi sering kali tercemari oleh limbah sampah non organik . Asal limbah sampah itu belum di ketahui , apakah sampah itu dari sampah rumah tangga warga Ketapang atau sekitar nya yang ikut terbuang pada aliran air menuju ke laut ataukah sampah dari penumpang KM (kapal motor).
Fakta itu lah yang perlu di sikapi oleh pihak terkait seperti PT ASDP Ketapang – Gilimanuk maupun instansi terkait untuk mengambil langkah tegas jika di temukan pelanggaran membuang sampah non organik seperti plastik di buang sembarangan terlebih ke laut . Dengan kondisi seperti itu sangat membahayakan ekosistem laut .
Karena problem sampah, bukan menjadi masalah nasional lagi melainkan menjadi permasalahan tingkat internasional. Banyak negara yang mengeluhkan jumlah sampah plastik yang terus meningkat dan perilaku pembuangan sampah yang berakhir di laut.
Hal ini disebabkan oleh peningkatan pemakaian plastik pada semua sisi kehidupan sehingga produksi plastik terus meningkat. Selain produksi yang tinggi, pengelolaan dan pembuangan sampah yang belum strategis menyebabkan penumpukan jumlah sampah plastik di laut semakin banyak.
Pemakaian plastik sebagai kemasan makanan dan minuman tidak dapat dihindari dalam kehidupan masyarakat sehari-hari. Plastik merupakan bahan polimer sintesis yang murah didapat serta sangat praktis dalam penggunaannya.
Penggunaan plastik yang tidak dapat dihentikan menyebabkan terjadinya penumpukan sampah plastik di sungai dan berakhir di laut. Menurut Indonesia Solid Waste Association/INSWA (2017), produksi sampah plastik di Indonesia sekitar 5,4 juta ton per tahun, sementara belum ada data akurat mengenai jumlah pencemaran sampah di perairan Indonesia. (Anw)
05/12/2021
Apel Kasatwil, Kapolri Minta Capaian Positif Penanganan Covid Dipertahankan Hingga Kebiasaan Untuk Berbuat Baik
BALI - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan beberapa hal penting dalam Apel Kasatwil Polri. Dihadapan personel, Ia meminta agar capaian pengendalian pandemi Covid-19 yang sudah sangat baik terus dipertahankan. Atas hal ini, Kapolri mengapresiasi seluruh kerja keras personel Polri dalam penganganan Covid-19 selama ini.
“Dalam kesempatan ini saya selaku Kapolri mengucapkan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya pada seluruh personel Polri baik di Mabes, Polda, maupun di pulau terjauh, terpencil yang telah melaksanakan seluruh kerja kerasnya. Keberhasilan penanganan Covid-19 tidak lepas dari kerja keras rekan-rekan semua. Saya ucapkan makasih dan apresiasi setinggi tingginya,” kata Kapolri saat memberikan pengarahan Apel Kasatwil, Jumat (3/12) malam.
Mantan Kapolda Banten ini menilai, kerja keras yang dilakukan seluruh personel Polri dalam menangani pandemi Covid-19 membuahkan optimisme bangkitnya negara untuk bisa keluar dari hantaman Pandemi.
Disamping itu, lanjutnya, dengan laju Covid-19 yang dapat dikendalikan dengan baik maka Indonesia berhasil dan sukses menyelenggarakan sejumlah event nasional seperti PON di Papua, maupun internasional World Superbike di Mandalika, NTB serta
Indonesia Badminton Festival (IBF) di Bali yang sedang berlangsung.
Bahkan, berkat kerja keras bahu membahu tangani Covid-19, Kapolri menekankan, Indonesia dipercaya untuk menyelenggarakan Presidensi G20 dan event MotoGP di Sirkuit Mandalika.
“Karena itu tentunya dalam kesempatan ini saya dorong rekan-rekan terus pertahankan posisi yang diraih berbagai pencapaian dan ucapan apresiasi ke seluruh rekan-rekan ini menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus pertahankan,” ujar Kapolri.
Masih dalam sambutannya, Kapolri menyinggung transformasi menuju Polri Presisi. Terkait hal itu mantan Kabareskrim ini menekankan bahwa hal itu bisa menjadi upaya untuk menjawab tantangan masyarakat yang mengharapkan Polri lebih baik. Disamping itu, transformasi perubahan adalah sebuah keharusan sebagai organisasi modern.
Dari evaluasi pencapaian transisi menuju Polri Presisi, Kapolri melihat kuantitas capaian sudah cukup bagus. Dimana rata-rata di atas 95 persen. Meski secara kuantitas positif, Ia mengharapkan agar kualitas dari program-program yang dibuat serta inovasi yang dilakukan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Karena jargon salam Presisi tidak hanya berhenti sampai disitu. Tapi gimana kemudian salam Presisi betul-betul dirasakan di hati masyarakat,” ucap Sigit.
Oleh sebab itu, dalam kerangka ini Kapolri meminta agar seluruh jajarannya menghindari tindakan-tindakan kontraproduktif yang berdampak kepada organisasi. Untuk itu, lanjut Kapolri, oknum-oknum yang manfaatkan situasi sehingga mencemari dan menciderai, ia mengingatkan agar mereka menghormati komitmen personel lain yang sudah bekerja dengan baik.
“Artinya secara kuantitas turun, namun hanya beberapa peristiwa pelanggaran yang kemudian diviralkan maka kepercayaan publik ke kita langsung turun,” kata Kapolri.
Kapolri mengingatkan sekali lagi, bahwa transformasi perubahan mutlak harus dilakukan dan menjadi arus pikir bersama seluruh personel. Pasalnya, kata dia, Polri sebagai organisasi besar harus menyesuaikan dengan kondisi dan keadaan ditengah perkembangan zaman.
Lantas Kapolri mengurai, setiap personel Polri wajib memiliki tiga kompetensi didalamnya, yakni kompetensi teknis, hal ini terkait dengan profesionalisme. Kompetensi leadership yang mumpuni saat memimpin dari satuan terkecil hingga terbesar dan kompetensi etika.
Kapolri tak cukup khawatir dengan dua kompetensi yang ia anggap telah dimiliki seluruh personel. Namun ia menitik beratkan kompetensi etika, yakni bagaimana mengubah kultur budaya organisasi dalam benaknya.
“Yang paling sulit kompetensi etika inilah yang tentunya akan mereka kultur dan budaya organisasi gimana kita tanamkan nilai baik untuk dibiasakan sehingga itu menjadi perilaku keseharian itu menjadi suatu modal keutamaan tanpa kita sadar kalau ini bisa kita lakukan maka risiko untuk lakukan pelanggaran akan berkurang,” papar Kapolri.
Kapolri sangat yakin, jika dapat mengubah kultur budaya organisasi maka bisa dipastikan Polri akan sangat betul-betul dicintai dan sangat dekat dengan masyarakat.
“Ini adalah hal yang mungkin paling sulit karena memang gimana kita harus mampu mengubah dari zona nyaman namun disisi lain ini harus kita lakukan. Apabila kita ingin organisasi kita jadi baik, apabila kita ingin anggota kita baik, tanamkan budaya untuk berbuat baik. Ini harus dilakukan berulang-ulang,” ujar Kapolri.
Selanjutnya, manajemen metode yang dimana transformasi Polri Presisi untuk mengedepankan pola Pemolisian Prediktif guna mencegah dan menyelesaikan segala permasalahan sosial dan kejahatan di masyarakat. Hal itu juga mengatur soal tugas dengan melakukan pendekatan Pre-emtif, Preventif dan Represif.
"Kedepan tentunya kita juga menginginkan Polri dapat memanfaatkan teknologi informasi yang dapat terkoneksi dengan satu kesatuan big data, contohnya yang dimiliki Kemenkes untuk aplikasi PeduliLindungi. Ini tentunya menjadi sangat baik apabila kita dapat mengelola semua data menjadi satu antara kementerian/lembaga. Sehingga peristiwa di suatu tempat dapat kita baca dan kita lakukan upaya Pre-emtif dan Preventif sebelum kejahatan terjadi. Ini merupakan cita-cita dan harapan kedepan," kata Kapolri.
Selanjutnya soal manajemen sarana dan prasarana. Dalam hal ini, jajaran Polri diminta untuk terus menyesuaikan lingkungan strategis yang akan dihadapi kedepannya. Dalam hal ini, tentunya harus dipastikan seluruh kebutuhan pelaksanaan tugas disiapkan guna menghadapi tantangan tugas kedepannya.
Dan keempat adalah manajemen anggaran. Untuk hal ini, Kapolri meminta untuk terus mempertahankan tren positif yang ada dengan cara terus melaksanakan tugas dengan baik dan mempertanggungjawabkan kepercayaan yang telah diberikan oleh negara terhadap Polri.
Masih dalam pengarahannya, Kapolri juga menyinggung soal jiwa kepemimpinan yang harus bisa menjadi teladan bagi seluruh anggotanya. Sehingga, transformasi pengawasan harus terus dilaksanakan kedepannya. Karena itu para Kasatwil, kata Kapolri, harus mau turun ke bawah untuk mengetahui permasalahan dan kesulitan apa yang dihadapi oleh jajarannya.
"Sehingga pada saat kita ambil keputusan atau memberikan perintah, akhirnya perintah tersebut benar. Jadi sangat penting bagaimana saat situasi sulit kita turun ke lapangan. Kemudian kita ambil langkah untuk ambil alih terhadap permasalahan yang ada. Ini menjadi penting," ujar Kapolri.
Tak hanya itu, menurut Kapolri, pemimpin harus mampu memberikan pemahaman terhadap anggota untuk membiasakan berbuat baik mulai dari hal terkecil. Dengan membiasakan berperilaku positif, hal tersebut akan selalu tertanam dalam mindset sehari-hari. Tentunya itu memiliki dampak untuk perseorangan maupun organisasi.
"Kita tentunya harus kita biasakan lakukan hal-hal yang sifatnya berbuat baik. Mulai dari hal kecil saja, seperti misalnya kegiatan menyeberangkan anak-anak kecil, orng tua, dorong mobil. Hal kecil seperti itu," tutup Kapolri.
03/12/2021
Apel Kasatwil Polri Mantapkan Pengendalian Covid-19 Hingga Persiapan Agenda Kenegaraan
Bali - Mabes Polri menggelar Apel seluruh Kepala Satuan Wilayah (Kasatwil) mulai dari Kapolda hingga Kapolres. Agenda tersebut membahas sejumlah pemantapan hal, mulai dari persiapan agenda kenegaraan hingga penanganan dan pengendalian Covid-19.
"Polri menggelar apel Kasatwil, ini memang dalam rangka untuk menyatukan persepsi. Kemudian juga mempersiapkan agenda-agenda penting yang harus dilakukan Polri, baik diakhir tahun 2021 ini maupun diawal 2022," kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo di Bali, Jumat (3/12).
Dengan suksesnya event nasional dan internasional yang akan digelar di Indonesia, maka hal itu juga akan berpengaruh pada pertumbuhan perekonomian masyarakat.
Dedi mengungkapkan, Presiden Joko Widodo (Jokowi), dalam pengarahannya juga meminta kepada seluruh Kasatwil untuk terus berada di garda terdepan dalam rangka penanganan dan pengendalian Pandemi Covid-19.
Presiden, kata Dedi, juga menekankan persiapan penanganan dan pengendalian yang dilakukan untuk mencegah dan bentuk antisipasi masuknya varian baru Covid-19, Omicron.
"Kegiatan ini antara lain tadi diharapkan oleh Bapak Presiden, mengingatkan yang pertama tentang penanganan Covid-19. Kita harus berhati-hati menghadapi varian terbaru untuk Covid-19 yaitu Omicron," ujar Dedi.
Dedi menekankan, kepolisian diminta untuk tetap tidak lengah dan abai dengan kondisi Pandemi Covid-19 di Indonesia, meskipun sudah mengalami penurunan saat ini. Ia menyebut, bersama dengan TNI, Polri akan terus melakukan akselerasi vaksinasi, penguatan 3M, dan 3T serta penerapan kedisiplinan protokol kesehatan (prokes).
"Kita tidak boleh lengah, kita tidak boleh abai, meskipun saat ini Indonesia diposisi bisa dikatakan cukup baik dalam hal penanganan Covid-19. Kalau kita termasuk salah negara yang sudah menduduki level 1," tutur Dedi.
Guna mengantisipasi lonjakan pertumbuhan Covid-19 di saat Natal dan Tahun Baru (Nataru), Dedi mengatakan, sebagaiman arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Polri bakal memperkuat pengawasan melalui Posko PPKM Mikro.
"Untuk Nataru kita merujuk pada Inmendagri. Bahwa, semuanya diterapkan regulasi level 3. Polri sudah persiapkan itu, dengan menggelar pos, serta melaksanakan optimalisasi posko PPKM Mikro yangada di tingkat RT/desa itu akan diperketat. Termasuk di lokasi atah daerah yang menjadi tujuan para pemudik. Posko PPKM akan lebih dimaksimalkan," kata Dedi.
Tak hanya itu, Dedi juga menyampaikan bahwa Presiden Jokowi memberikan apresiasi kepada Polri lantaran menggelar lomba mural dan orasi. Yang dimana, hal itu memberikan ruang soal kemerdekaan masyarakat dalam menyampaikan aspirasi atau pendapat.
"Kemudian beliau juga memberikan apresiasi juga, ya khususnya terkait masalah kemerdekaan menyampaikan pendapat. Polri sudah membuka diri, dengan langsung mensosialisasikan, menggelar mural. Dan Polri juga sudah menyiapkan juga kegiatan-kegiatan kemerdekaan menyampaikan pendapat dimuka publik. Antara lain dengan berencana kita menggelar lomba orasi unjuk rasa, ini yang beliau tekankan," papar Dedi.
Kegiatan Apel Kasatwil tersebut digelar secara Offline dan Online. Adapun peserta yang hadir secara langsung sebanyak 27 PJU Mabes Polri dan 102 personel jajaran Kapolda, Karo Ops dan Dir Intelkam Polda. Sedangkan, yang secara daring, 1.513 jajaran.
14/10/2021
TENDER ULANG PEMENANG PROYEK KANAL IPA BELUSUNG DENPASAR OLEH PA , DI PERTANYAKAN!!
| IB Gede Arsana, ST (Dirut Perum Air Tirta Sewaka Dharma Denpasar) |
Denpasar, merdeka news
Pemenang tender pada paket pekerjaan pembangunan Canal IPA Belusung Kota Denpasar, CV Putra Bale Gede mempertanyakan terkait belum diterbitkannya SPPBJ oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Perumda Air Minum Tirta Sewaka Darma.
Karena pihaknya telah diumumkan dan ditetapkan sebagai pemenang tender pada paket tersebut pada, 21 September 2021, dan masa sanggah berakhir tanggal 27 September 2021, sedangkan Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa (SPPBJ) seharusnya paling lambat diterbitkan pada tanggal 5 Oktober 2021 sesuai tahapan yang tercantum pada LPSE.
Namun SPPBJ belum juga diterbitkan, maka pihak CV. Putra Bale Gede bersurat kepada PPK Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma pada tanggal 6 Oktober 2021 meminta untuk segera menerbitkan SPPBJ sebagai tindak lanjut tahapan setelah masa sanggah berakhir.
"Hal ini tidak sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam dokumen pemilihan yang sudah kami baca dalam ketentuan IKP tentang penunjukan penyedia barang/jasa, dimana disebutkan SPPBJ diterbitkan paling lambat 5 (lima) hari kerja setelah PPK menerima Berita Acara Hasil Pemilihan (BAHP)", ungkap I Gede Artha Wijaya selaku Direktur CV. Putra Bale Gede.
Untuk itu pihaknya meminta agar segera diterbitkan SPPBJ agar tidak melanggar ketentuan IKP yang tercantum dalam dokumen pemilihan.
PPK Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma menindaklanjuti surat tersebut mengatakan bahwa PPK belum bersedia menerbitkan SPPBJ dikarenakan terdapat ketidaksepahaman PPK dengan Pokja, dan diberikan kewenangan kepada PA (Pengguna Anggaran) untuk memutuskan terkait ketidaksepahaman tersebut paling lama 6 (enam) hari kerja atau paling lama tanggal 13 Oktober 2021, dalam surat balasannya tertanggal 7 Oktober 2021.
Sementara Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma, Ida Bagus Gede Arsana, ST, selaku PA pada paket proyek tersebut saat ditemui media ini mengatakan, "ini dananya kan dari dam, bukan dana APBD/APBN, kalau bicara PDAM tentunya kan faktor bisnisnya jadi pertimbangan, kalau ada penawaran terendah kenapa harus yang tertinggi, itu menjadi pertimbangan, kalau ada pertimbangan lain akan kami benahi", ucapnya, Selasa (12/10/2021).
Lebih lanjut, pihaknya juga menyebutkan, dana PDAM terkait proyek itu senilai 9 Miliar, kalau ada yang nawar 7 Miliar kenapa harus berikan yang 8,5 Miliar, walaupun secara administrasi sudah kalah. "Karena ini sumber dananya dari kita, untuk kita, efesiensi salah satu tujuannya", sambungnya.
Menurutnya, kalau ada penawaran yang terendah tidak harus memberikan paket tersebut kepada penawaran yang lebih tinggi, meskipun perusahaan tersebut sudah jelas menjadi pemenang pada tahapan proses tender itu dari segi tekhnis, karena anggaran dari PDAM sendiri.
Pandangannya itu jelas memberatkan pihak perusahaan CV. Putra Bale Gede yang sudah resmi diumumkan dan ditetapkan menjadi pemenang tender.
"Kami merasa sangat keberatan dengan statement Pak Direktur PDAM Tirta Sewakadarma selaku PA, seharusnya kalau mengacu pada aturan yang ada, Pengguna Anggaran (PA) tidak berhak menolak rekanan yang sudah diumumkan sebagai pemenang. PA hanya sebatas memediasi antara Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Pokja atau Lembaga Pengadaan Barang dan Jasa (LPBJ) untuk menentukan solusi tanpa ada pembatalan pemenang.
Kalau memang benar seperti itu statement PA, seolah-olah anggaran tender ini menggunakan uang sendiri. Tapi kami yakin dan percaya, keputusan PA pasti mengacu pada dokumen IKP sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh ULP/Panitia Pengadaan", ujar Direktur CV. Putra Bale Gede saat dihubungi kembali via telepon.
Mengacu pada Peraturan Menteri Negara BUMN No. PER-08/MBU//12/2019, sebagaimana diatur dalam pasal 4 aturan baru tersebut, Pengadaan Barang dan Jasa BUMN sendiri wajib menerapkan prinsip efisien yang tetuang dalam huruf (a), efisien, berarti Pengadaan Barang dan Jasa harus diusahakan untuk mendapatkan hasil yang optimal dan terbaik dalam waktu yang cepat dengan menggunakan dana dan kemampuan seoptimal mungkin secara wajar dan bukan didasarkan pada harga terendah.
Jika dilihat dalam jabaran Permen diatas, menurut Direktur CV.Putra Bale Gede, "efisien yang dimaksud bukan serta merta harus mendapatkan harga terendah, tetapi sesuai tujuan pengadaan harus value for money yaitu menghasilkan barang/jasa yang tepat dari setiap uang yang dibelanjakan, diukur dari aspek kualitas, jumlah, waktu, biaya, lokasi, dan penyedia.
Sistem harga terendah adalah penetapan pemenangnya dengan harga terendah yg lulus evaluasi penawaran sampai pembuktian kualifikasi. Bukan semata-mata mengabaikan administrasi yang tertuang dalam dokumen lelang", tambah I Gede Artha Wijaya.
Di balik tender ulang yang di lakukan PA ( Pengguna Air) Perusahaan Air Minum Tirta Sewakadarma sarat melanggar aturan main. (red)
19/03/2021
Bangkitkan Sektor Pariwisata Bali, Kapolri Instruksikan Vaksinasi Cepat Diselesaikan
DENPASAR,Merdekanews.net ---- Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau secara langsung pelaksanaan vaksinasi COVID-19 anggota TNI-Polri di Gedung Olahraga Praja Kepawon Kodam Udayana Bali, Jumat (19/3/2021).
Kapolri Jenderal Listyo mengatakan, sebanyak 1.380 personel TNI-Polri melaksanakan vaksinasi di Bali. Adapun tempat yang digunakan yakni di Polres, Kodim serta rumah sakit TNI-Polri.
Mantan Kabareskrim Polri ini meminta program vaksinasi terutama di Bali agar cepat selesai.
Hal ini dilakukan agar Bali kembali pulih dan pariwisata di pulau Dewata kembali menggeliat.
"Program vaksin ini dikeroyok agar cepat selesai karena Bali sebagai tujuan wisata yang berdampak ekonomi. Ajak masyarakat untuk disiplin memakai masker cuci tangan dan jaga jarak," kata Listyo.
Sementara itu, Panglima TNI meminta jajaran TNI-Polri menginventarisir fasilitas kesehatan untuk proses vaksinasi dan membentuk vaksinator.
"Tempat untuk vaksin di kantor TNI Polri atau tempat lain. Terimakasih atas pelaksanaannya. Tetap gunakan masker walau sudah divaksin," katanya.
Dalam peninjauan ini, Kapolri dan Panglima juga melakukan video conference dengan jajaran Kodam Udayana, Polda Bali, Polda NTB, dan Polda NTT. (misdi*)
12/03/2021
JELANG CATUR BRATA PENYEPIAN TAHUN BARU CAKA 1943,Ini beberapa Point Penting Agar Diketahui Masyarakat Bali dari Pemprop Bali
Denpasar, merdekanews.net -----Masyar UNakat Hindu Bali akan merayakan Nyepi Tahun Baru Caka 1943 pada Minggu (14/3/2021) .
Saat Hari Raya Nyepi itulah masyarakat Hindu Bali akan melaksanakan Catur Berata Penyepian.
Sebelum memasuki Tahun Baru Caka 1943 itu biasa nya di awali dengan berbagai kegiatan keagamaan di antara nya upacara Melasti (melis)atau penyucian benda benda sakral . Sarana yang di gunakan biasa nya masyarakat Hindu Bali menyucikan nya dengan mendatangi pantai atau sungai.
Lalu upacara pengerupukan yang di awali dengan Tawur Kesanga. Upacara Pegerupukan memiliki makna kalah nya butha kala terhadap kebaikan sehingga dengan kalah nya kejahatan itu, umat Hindu di harapkan bisa konsentrasi melaksanakan Catur Brata Penyepian. Dalam simbol itu masyarakat Hindu Bali biasa nya membuat butha kala dalam bentuk "ogoh ogoh".
Terkait Nyepi 2021 ini, ada yang perlu diperhatikan di mana tertuang dalam seruan bersama Majeli-Majelis Agama dan Keagamaan Provinsi Bali Tahun 2021 berdasarkan Surat Edaran Gubernur Bali Nomor : 003.1/15191/PK/BKD Tahun 2021 tentang Hari Libur Nasional, Cuti Bersama dan Dispensasi Hari Raya Suet Hindu di Bali Tahun 2021, dan Surat Edaran Bersama Parisada Hindu Dharma Indonesia Provinsi Bali, dan Majelis Desa Adat Provinsi Bali Nomor : 009 / PHDI- Bali/1/2021, Nomor : 002/MDA — Prov Bali / 1/ 2021 tentang pelaksanaan Rangkaian Hari Raya Suci Nyepi Tahun Saka 1943 di Bali. Inilah beberapa seruan bersama antara umat beragama di Bali yang di buat bersama, di antara nya :
Pertama: Bagi Umat Hindu dalam melaksanakan rangkaian perayaan Hari Raya Suci Nyepi Tahun Baru Taka 1943 meliputi: Melis, Pengerupukan, Sipeng (Catur Bratha Penyepian) dan Ngembak Geni dengan khusyuk sesuai pedoman PHDI.
Kedua: Bagi penyedia jasa transportasi (darat, laut, dan udara) tidak diperkenankan beroperasi selama pelaksaan Hari Raya Suci Nyepi Minggu, 14 Maret 2021 mulai pukul 06.00 Wita s/d Senin, 15 Maret 2021 Pukul 06.00 Wita.
Ketiga: Lembaga Penyiaran Radio dan Televisi tidak diperkenankan untuk bersiaran selama pelaksanaan Hari Raya Suci Nyepi Minggu, 14 Maret 2021 mulai pukul 06.00 Wita s/d Senin, 15 Maret 2021 pukul 06.00 Wita.
Keempat: Provider penyedia jasa seluler dan IPTV untuk mematikan data seluler (internet) dari hari Minggu, 14 Maret 2021 mulai pukul 00.00 Wita s/d Senin, 15 Maret 2021 pukul 06.00 Wita.
Kelima: Masyarakat tidak diperkenankan menyalakan petasan/mercon, pengeras suara, bunyi-bunyian, dan sejenisnya yang sifatnya mengganggu kesucian Hari Raya Suci Nyepi dan membahayakan ketertiban
Keenam: Usaha penyedia jasa akomodasi dan penyedia jasa hiburan yang ada di Bali tidak diperkenankan mempromosikan usahanya dengan branding Hari Raya Suci Nyepi.
Ketujuh: Karena Hari Raya Suci Nyepi bertepatan dengan hari Minggu tanggal 14 Maret 2021 maka :
a. Umat Hindu tetap melaksanakan Catur Berata Penyepian dengan hikmat dan khusyuk.
b. Umat Katolik melaksanakan peribadatan/misa pada hari Sabtu tanggal 13 Maret 2021.
c. Umat Kristen melaksanakan Kebhaktian di Gereja terdekat pada tanggal 14 Maret 2021 mulai Pukul 00.00 wita dan berakhir sebelum Pukul 06.00 wita hari Minggu 14 Maret 2021 saat Umat Hindu mulai melakukan Catur Berata Penyepian.
d. Umat Buddha melaksanakan Pujabhakti di kediaman masing-masing.
e. Umat Khonghucu melaksanakan kebaktian di kediaman masing-masing.
Kedelapan: Prajuru Desa Adat, Pecalang, Linmas dan Aparat Desa/Kelurahan, bertanggung jawab mengamankan rangkaian Hari Raya Suci Nyepi di wilayahnya masing-masing, berkoordinasi dengan Aparat Keamanan terkait.
Kesembilan: Bagi Umat lainnya wajib menjaga dan menghormati kesucian Hari Raya Suci Nyepi.
Kesepuluh: Majelis-majelis Agama dan Keagamaan serta instansi terkait agar mensosialisasikan seruan ini kepada seluruh umat beragama di Bali.
Kesebelas: Semua Umat beragama dalam melaksanakan peribadatan wajib mentaati protokol kesehatan.
Senada dengan poin nomor 4, Kepala Diskominfos Provinsi Bali, Gede Pramana memberikan pernyataan.
"Jadi internet itu tetap hidup yang mati adalah saluran stasiun Televisi dan juga internet untuk data seluler smartphone. Dan untuk HP yang menggunakan data seluler tentu saja koneksi internet akan mati," ungkapnya pada, Jumat 5 Maret 2021.
Lebih jelasnya ia menambahkan, namun pada tempat-tempat yang final seperti Rumah Sakit jaringan internet tetap hidup
Dan untuk smartphone yang berada di lingkungan Rumah Sakit, data selulernya tetap dapat dihidupkan oleh para provider.
Dan internet dengan menggunakan fiber optik atau Wifi tetap bisa hidup.
"Data seluler dan internet itu berbeda kalau misalkan data seluler pada handphone mati tentu saja tidak bisa melakukan komunikasi dengan melalui internet namun jaringan untuk menelpon dan SMS tetap hidup," tambahnya.
Ia juga turut memberikan contoh misalkan saja di rumah kita berlangganan dengan wi-fi, jaringan internetnya akan tetap hidup namun jaringan untuk koneksi saluran stasiun televisi tetap dimatikan.
"Artinya bagi orang yang yang tidak memiliki wifi di rumahnya tidak bisa menggunakan jaringan internet. Kan komunikasi tidak harus melalui lewat media sosial seperti WhatsApp bisa saja melalui telepon biasa atau SMS. Namun untuk rumah sakit sendiri cenderung sudah memiliki jaringan internet," tutupnya. (redbali)
11/03/2021
FANTASTIS, KESEMBUHAN PASIEN COVID 19 DI DENPASAR CAPAI 92,20 persen
Denpasar, merdekanews.net ----Prosentase kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar kembali melejit. Pada Rabu (10/3) angka kesembuhan pasien Covid-19 melejit menjadi 92,20 persen. Pun demikian, kasus positif masih ditemukan setiap harinya, kali ini diketahui bertambah sebanyak 79 orang, kasus sembuh bertambah 104 orang dan 2 orang pasien dinyatakan meninggal dunia.
“Perkembangan kasus harian, pada hari ini kasus sembuh bertambah di angka 104 orang, jumlah ini pun menjadikan prosentase kesembuhan meningkat menjadi 92,20 persen. Namun, kasus positif bertambah 76 orang dan 2 orang pasien meninggal dunia. Masih terjadinya penularan Covid-19 saat ini harus menjadi perhatian serius bagi kita semua,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, saat dikonfirmasi Rabu (10/3).
Berdasarkan data, secara komulatif kasus positif tercatat 11.362 kasus, angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar mencapai angka 10.475 orang (92,20 persen), meninggal dunia sebanyak 211 orang (1,85 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan sebanyak 676 orang (5,95 persen).
Terkait kasus meninggal dunia, pasien pertama diketahui seorang perempuan usia 43 tahun yang berdomisili di Kelurahan Sanur. Pasien dinyatakan positif Covid-19 pada 2 Maret 2021 dan dinyatakan meninggal dunia pada 10 Maret 2021. Untuk pasien kedua diketahui seorang laki-laki usia 62 tahun. Pasien dinyatakan positif pada 6 Maret 2021 dan dinyatakan meninggal dunia pada 10 Maret 2021.
Dewa Rai mengajak seluruh masyarakat untuk waspada dan tidak lengah atas perkembangan kasus saat ini. Dimana, meski sudah diberikan kelonggaran dalam beraktifitas, penerapan protokol kesehatan merupakan kewajiban.
“Jangan mengurangi kewaspadaan, titik-titik lengah kemungkinan menyebabkan tingkat kasus Covid-19 di Denpasar meningkat drastis, tanpa di sadari peningkatan pola penyebaran ini jauh berbahaya dari rata-rata angka Covid-19 pada tahun 2020 lalu,” imbuhnya
Lebih lanjut Dewa Rai mengatakan bahwa berbagai upaya terus dilaksanakan guna mendukung upaya penurunan zona resiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian. Karenanya bagi desa/kelurahan yang mengalami lonjakan kasus akan mendapat perhatian serius Satgas Covid-19 Kota Denpasar lewat pendampingan yang dikoordinir oleh Camat. Hal ini dilaksanakan dengan menggelar operasi yustisi protokol kesehatan, sosialisasi dan edukasi berkelanjutan secara rutin dengan menggunakan mobil calling atau door to door, serta melaksanakan penyemprotan disinfektan wilayah secara terpadu.
Dalam kesempatan tersebut Dewa Rai juga mengajak masyarakat untuk mengurangi mobilitas, dan menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Hal ini mengingat tren peningakatan kasus yang diiringi dengan menurunya angka kesembuhan akan berpengaruh pada ketersediaan ruang isolasi dan perawatan.
“Mohon kepada masyarakat untuk melakukan prokes secara ketat, termasuk saat di rumah wajib menerapkan prokes yang ketat untuk meminimalisir klaster keluarga,” ajak Dewa Rai
Terkait upaya menekan angka kematian akibat Covid-19, Dewa Rai mengatakan bahwa Satgas mengimbau kepada masyarakat yang memiliki penyakit bawaan atau yang berada pada usia rentan untuk lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan.
Melihat perkembangan kasus ini Dewa Rai kembali mengingatkan agar semua pihak ikut berpartisipasi untuk mencegah penularan covid 19 tidak semakin meluas.
“Hindari kerumunan, selalu gunakan masker dan sesering mungkin mencuci tangan setelah melakukan aktivitas, selain itu mari bersama terapkan 3 M (menjaga jarak, menggunakan masker dan mencuci tangan),” kata Dewa Rai. (Hms/anw).
BHABINKANTIBMAS PEJENG KANGIN KAWAL PENCAIRAN BLT TAHAP II
Gianyar, merdekanews.net. -----Sebagai unsur pelaksanaan pelayanan prima, Bhabinkamtibmas Desa Pejeng Kangin Aiptu I Made Sudiarta,Polsek Tampaksiring Polres Gianyar melaksanakan atensi giat pencairan BLT (Bantuan Langsung Tunai) dari Dana Desa tahap III tahun 2021 yang dilaksanakan di Aula Kantor Desa Pejeng Kangin. Masyarakat yang mendapatkan BLT sedesa Pejeng Kangin berjumlah 33 orang. Tiap orang mendapatkan dana sebesar Rp 300,000,- (tiga ratus ribu rupiah).
Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Bhabinkamtibmas Desa Pejeng Kangin Polsek Tampaksiring, Gianyar Aiptu I Made Sudiarta disaat atensi giat pencairan BLT tahap III tahun 2021 di Aula Kantor Desa Pejeng Kangin, pada hari ini Rabu, (10/03/2021),jam 09.00 wita.
Dikatakan Aiptu I Made Sudiarta, disela-sela pelaksanaan atensi giat pencairan BLT tahap III tahun 2021 Bhabinkamtibmas bertemu dengan para tokoh dan menjalin komunikasi sambil menyerap informasi terkait dengan hal penting kamtibmas warga binaan dan permasalahan administrasi lainnya.
Hal yang sama dikatakan Kapolsek Tampaksiring AKP I Wayan Sujana, S.H., M.M., dengan Bhabinkamtibmas desa Pejeng Kangin Aiptu I Made Sudiarta selalu turun ke lapangan untuk menyapa dan melakukan dialog sebagai bagian untuk terus dekat dengan masyarakat.
“Selayaknya Bhabinkamtibmas secara rutin melaksanakan dialogis dengan masyarakat, agar mengetahui secara langsung permasalahan yang ada di tengah masyarakat, sehingga keamanan desa tetap kondusif,” jelas AKP I Wayan Sujana, saat ditemui mitra humas .(hms/anw)
01/03/2021
SATGAS COVID 19 KEC DENUT BUBARKAN PENGUNJUNG CAFE KARENA LANGGAR PROKES
Denpasar, Merdekanews.net -----Satgas Covid-19 Kecamatan Denpasar Utara bersama Polri dan Polsek Denpasar Barat melakukan penertiban dan sosialisasi protokol kesehatan pelaksanaan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala micro kepada pelaku usaha, di Jalan Gatot Subroto Barat dan Jalan Gatot Subroto Tengah Sabtu (27/2) malam.
Camat Denpasar Utara I Nyoman Lodra mengatakan, dalam kegiatan tersebut pihaknya membubarkan pengunjung yang ada di salah satu daerah Gatot Subroto, karena tempat usaha tersebut menerima pelanggan lebih dari 50% atau lebih dari fasilitas yang telah ditentukan, sehingga terjadi kerumunan.
Tidak hanya itu pelaku usaha tersebut operasionalnya lewat dari waktu yang telah ditetapkan yakni pukul 21.00 wita. Selain itu pengunjung tidak menerapkan protokol kesehatan. “Untuk mencegah penularan covid-19, maka dalam kegiatan itu kami langsung membubarkan pengunjung yang ada disana,” jelas Lodra saat dihubungi Minggu (28/2).
Hal itu harus dilakukan untuk menekan terjadinya penularan Covid-19. Mengingat kasus Covid-19 di Kota Denpasar masih tinggi.
Atas pelanggaran yang dilakukan pihaknya memberikan peringatan keras dan sanksi pembinaan. Jika dikemudian hari kembali melanggar maka akan diserahkan ke Satpol PP Kota Denpasar untuk ditindak lebih lanjut.
Dalam penertiban ini pihaknya juga memberikan sosialisasi kepada masyarakat agar menerapkan protokol kesehatan dengan mentaati protokol kesehatan 6 M yakni memakai masker standar dengan benar, mencuci tangan, menjaga jarak, mengurangi bepergian, meningkatkan imun, dan mentaati aturan. “Dengan cara itu kami harapkan penularan covid 19 dapat terkendali,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu Lodra juga memberikan himbauan kepada masyarakat agar selalu menerapkan protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah. Lodra juga mengharapkan para pelaku usaha mematuhi jam operasional yang telah diterapkan yakni sampai pukul 21.00 wita. Bagi usaha rumah makan, restoran, warung dan sejenisnya masih diijinkan melayani sesuai jam operasional usaha tetapi dengan pelayanan pesan antar atau take away. Yang terpenting adalah tempat usahanya menerapkan protokol kasehatan. Supaya tidak ada penambahan kasus covid-19 lagi. “Apabila kasus terus meningkat akan sulit melakukan pemulihan ekonomi, oleh karena itu mari menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan disiplin,” ajaknya. (red/anw)
KASUS SEMBUH COVID19 BERTAMBAH 33 ORANG, DAN POSITIF BERTAMBAH 77 ORANG
Denpasar, Merdekanews.net ----Penambahan kasus positif dan kqsus sembuh Covid-19 masih terjadi di Kota Denpasar. Dimana, pada Minggu (28/2) ibu kota Provinsi Bali ini ,tercatat penambahan kasus sembuh Covid-19 sebanyak 33 orang dan kasus positif Covid-19 bertambah sebanyak 77 orang. Sementara itu, untuk kasus meninggal dunia tercatat nihil.
“Perkembangan kasus harian, pada hari ini untuk kasus meninggal dunia tercatat nihil, dan untuk kasus sembuh bertambah 33 orang, sementara kasus positif bertambah 77 orang, ini harus menjadi perhatian serius bagi kita semua,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, saat dikonfirmasi Minggu (28/2).
Dewa Rai mengajak seluruh masyarakat untuk waspada dan tidak lengah atas perkembangan kasus saat ini. Dimana, meski sudah diberikan kelonggaran dalam beraktifitas, penerapan protokol kesehatan merupakan kewajiban.
“Jangan mengurangi kewaspadaan, titik-titik lengah kemungkinan menyebabkan tingkat kasus Covid-19 di Denpasar meningkat drastis, tanpa di sadari peningkatan pola penyebaran ini jauh berbahaya dari rata-rata angka Covid-19 pada tahun 2020 lalu,” imbuhnya
Lebih lanjut Dewa Rai mengatakan bahwa berbagai upaya terus dilaksanakan guna mendukung upaya penurunan zona resiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian. Karenanya bagi desa/kelurahan yang mengalami lonjakan kasus akan mendapat perhatian serius Satgas Covid-19 Kota Denpasar lewat pendampingan yang dikoordinir oleh Camat. Hal ini dilaksanakan dengan menggelar operasi yustisi protokol kesehatan, sosialisasi dan edukasi berkelanjutan secara rutin dengan menggunakan mobil calling atau door to door, serta melaksanakan penyemprotan disinfektan wilayah secara terpadu.
Dalam kesempatan tersebut Dewa Rai juga mengajak masyarakat untuk mengurangi mobilitas, dan menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Hal ini mengingat tren peningakatan kasus yang diiringi dengan menurunya angka kesembuhan akan berpengaruh pada ketersediaan ruang isolasi dan perawatan.
“Mohon kepada masyarakat untuk melakukan prokes secara ketat, termasuk saat di rumah wajib menerapkan prokes yang ketat untuk meminimalisir klaster keluarga, hal ini mengingat tingkat hunian isolasi dan ICU yang terus meningkat berpengaruh kepada kesediaan ruang rawat,” jelasnya.
Terkait upaya menekan angka kematian akibat Covid-19, Dewa Rai mengatakan bahwa Satgas mengimbau kepada masyarakat yang memiliki penyakit bawaan atau yang berada pada usia rentan untuk lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan.
Berdasarkan data, secara komulatif kasus positif tercatat 10.724 kasus, angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar mencapai angka 9.616 orang (89,67 persen), meninggal dunia sebanyak 199 orang (1,86 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan sebanyak 909 orang (8,47 persen).
Melihat perkembangan kasus ini Dewa Rai kembali mengingatkan agar semua pihak ikut berpartisipasi untuk mencegah penularan covid 19 tidak semakin meluas.
“Hindari kerumunan, selalu gunakan masker dan sesering mungkin mencuci tangan setelah melakukan aktivitas, selain itu mari bersama terapkan 3 M (menjaga jarak, menggunakan masker dan mencuci tangan),” kata Dewa Rai. (misdi)
10/02/2021
Puncak Peringatan HPN, Wali Kota Mojokerto Terima Anugerah Kebudayaan PWI Pusat 2021
Mojokerto -Merdekanews.net -----Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari, menerima penghargaan Anugerah Kebudayaan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat 2021. Penghargaan tersebut diberikan secara langsung oleh Ketua PWI Pusat Atal Sembiring Depari pada puncak Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2021, dengan disaksikan oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo secara daring dari Istana Negara, Selasa (9/2/2021).
Walikota yang akrab disapa, Ning Ita ini, merupakan salah satu dari sepuluh walikota/bupati se-Indonesia yang menerima penganugerahan atas dedikasinya dalam melestarikan kebudayaan daerah. Sepuluh pimpinan daerah tersebut adalah Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto, Wali Kota Denpasar IB Rai Dharma Wijaya Mantra, Wali Kota Parepare Taufan Pawe, Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono, Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mei dan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, Bupati Banggai Herwin Yatim, Bupati Majalengka Karna Sobahi dan Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir.
Penghargaan Anugerah Kebudayaan PWI Pusat 2021, merupakan bagian dari upaya pers Indonesia dalam memotivasi seluruh kepala daerah di Tanah Air agar peduli dengan kebudayaan. Dan secara khusus mengapresiasi para bupati/walikota yang menonjol dalam mengembangkan kebudayaan lokalnya dengan melibatkan media atau pers. "Khusus tahun ini, ditambah dengan aspek penanganan pandemi secara protokol kesehatan maupun kearifan lokal. Hal ini, sebagai bentuk konkret dalam memajukan kebudayaan nasional yang disebut UNESCO sebagi negara super power kebudayaan," kata Ketua PWI Pusat Atal Sembiring Depari.
Sementara itu, Walikota Ning Ita bersyukur atas apresiasi yang diberikan oleh PWI Pusat dalam memberikan dukungan bagi kepala daerah melalui ajang Anugerah Kebudayaan PWI Pusat 2021. Melalui penghargaan ini, ia berharap kedepannya seluruh masyarakat Kota Mojokerto dapat bersama-sama dalam memajukan sekaligus melestarikan kebudayaan lokal yang dimiliki. Terutama melalui Spirit of Majapahit, dapat membangkitkan kejayaan Majapahit di masa kini.
"Penghargaan ini, merupakan suatu kehormatan bagi kami atas kepercayaan yang telah diberikan oleh insan pers. Melalui penghargaan Anugerah Kebudayaan PWI Pusat 2021 ini, kami akan terus berbenah dalam mengembangkan kebudayaan-kebudayaan lokal yang dimiliki Kota Mojokerto. Pencapaian ini, tentunya tidak lepas dari dukungan dan sinergitas seluruh masyarakat Mojokerto dalam melestarikan kearifan lokal daerah," kata walikota perempuan pertama di Mojokerto ini.
Seperti diketahui, di bawah kepemimpinan Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari dan Wakil Wali Kota Mojokerto Achmad Rizal Zakaria, Kota Mojokerto terus berkembang. Termasuk salah satunya adalah pada seni dan budaya lokal daerah. Berbagai peninggalan sejarah Kerajaan Majapahit, rekam jejak kehidupan Sang Proklamator Soekarno Kecil, menjadikan Kota Mojokerto memiliki daya tarik tersendiri. Untuk itu, keduanya pun bertekad terus melestarikan kebudayaan masa lampau yang dikemas melalui Wisata Bahari Majapahit dan Galery Soekarno. Dengan harapan, generasi milenial tidak melupakan sejarah kebudayaan.(yn)
29/01/2021
POLTRADA BALI MASIH TERAPKAN KBM PJJ
Gianyar, Merdekanews.net
Sejak Poltrada Bali (Politekhnik Transportasi Darat) memulangkan tarunanya sebanyak 242 siswa pada awal Desember 2020 silam, gegara terpapar Covid19 , sekolah kedinasan milik Kemenhub RI itu hingga kini masih melaksanakan KBM PJJ (Pendidikan Jarak Jauh). Ini di maksud mengantisipasi penularan Covid19 di kampus Poltrada Bali yang berada kawasan Tabanan. Berdasar konfirmasi yang di lakukan merdekanews.net terhadap Direktur Poltrada Bali, Bambang Wijonarko bahwa membenarkan jika lembaga nya masih menggunakan KBM pendidikan jarak jauh (PJJ) . Adapun kepastian, kapan menggunakan pembelajaran tatap muka? menurut Bambang belum bisa memastikan pasal nya sangat beresiko tinggi jika langkah "Tatap Muka" di berlakukan saat ini . terlebih kata dia seluruh Taruna nya berasal dari berbagai daerah di Indonesia dan kenyataan itu sangat rawan. " kami tidak ingin masalah awal Desember tahun lalu itu muncul lagi"jelas nya . yang pasti imbuh Bambang bahwa 311 Taruna Poltrada Bali hingga kini masih menerapkan PJJ atau Daring.
Sebagaimana di ketahui publik bahwa pada awal Desember 2020 silam Poltrada Bali di nyatakan menjadi kluster baru paparan Covid 19 di lingkungan kampus Poltrada Bali di kawasan Sam Sam Kec Kerambitan Tabanan. tak tanggung tanggung sebanyak 242 Taruna nya terpapar Covid19. Akibat nya Poltrada Bali melakukan langkah mengkarantina seluruh Taruna dan hasil isolasi yang ketat itu dalam kurun waktu yang tidak lama, 242 Taruna nya negatif. Dari hasil Poltrada Bali yang memberlakukan karantina yang ketat itu membuat Taruna nya sembuh dari paparan Covid19, dan pada 8 Desember 2020, Taruna Poltrada Bali di pulangkan ke daerah asal Taruna . (Anw)
25/01/2021
TETAPKAN : IGN. Jaya Negara dan I Kadek Agus Arya Wibawa Sebagai Walikota dan Wakil Walikota Denpasar.
Denpasar, Merdekanews.net---KPU Kota Denpasar menggelar Rapat Pleno untuk melaksanakan tahapan akhir dalam Pilwali/pilkada serentak 2020. Rapat Pleno itu di geber Sabtu (23/1/2021)bertempat di Hotel Inna Grand Bali Beach Sanur . Agenda utama rapat Pleno KPU Denpasar sebagaimana info yang di dapat merdekanews Bali adalah penetapan paslon terpilih dalam Pilwali 2020.
Ketua KPU Kota Denpasar, I Wayan Arsa mengatakan rasa sukur nya proses demokrasi di Denpasar berjalan lancar dan sukses, meski dalam situasi pandemi covid19 . Sebut dia proses yang di maksud dimana pemungutan dan penghitungan suara berjalan dengan aman dan lancar. serta puncak nya ungkap nya hari ini adalah momentum yang membahagiakan bagi masyarakat kota Denpasar, dimana KPU Kota Denpasar melaksanakan tahapan penetapan Paslon terpilih dalam Pilwali Kota Denpasar 2020.
Dengan mempedomani PKPU Nomor 5 tahun 2020 tentang tahapan dan PKPU nomor 19 tahun 2020 tentang penetapan rekapitulasi penghitungan hasil serta dari hasil regulasi Oleh Mahkamah Konstitusi kepada KPU bahwa tidak ada permohonan perselisihan hasil pemilihan untuk Kota Denpasar tahun 2020.
Pembacaan SK Nomor 487/PL.02.6- Kpt/5171/KPU-Kot/XII/2020 tentang Penetapan Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Denpasar Tahun 2020 serta Pembacaan Berita Acara Nomor : 5/ PL.02.7 -BA/5171/KPU-Kot/I/2021 tentang Penetapan Pasangan Calon Terpilih dalam Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Denpasar Tahun 2020.
Menetapkan Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Denpasar Terpilih Tahun 2020 atas nama I Gusti Ngurah Jaya Negara, S.E dan I Kadek Agus Arya Wibawa, SE.,MM dengan perolehan suara sebanyak 184.655 (seratus delapan puluh empat ribu enam ratus lima puluh lima) atau 81,21 (delapan puluh satu koma dua puluh satu) persen dari total suara sah.
Penetapan pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Denpasar Terpilih Tahun 2020 ditetapkan dalam Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kota Denpasar.
Sementara itu Calon terpilih Walikota Denpasar terpilih IGN. Jaya Negara mengungkapkan rasa syukurnya karena Pilwali Kota Denpasar berjalan dengan lancar dengan mengikuti Protokol Kesehatan di masa pandemi ini.
“Saya mengucapkan banyak terimakasih kepada Pemerintah Kota Denpasar, KPU, Bawaslu, TNI, Porli, Forkopimda serta masyatakat Denpasar yang sudah ikut serta menyukseskan Pilwali Kota Denpasar dengan mengikuti Prokes yang ketat dan ikut berkerja didalam pelaksanaan Pilwali Kota Denpasar ini. Jaya Negara berharap semua pihak bersama sama saling bergandengan tangan untuk ikut membangun Denpasar,” ungkapnya.
“Saya juga berharap kepada semua unsur untuk ikut mendukung program Pemerintah Kota Denpasar kedepannya didalam mensukseskan pembangunan guna terciptanya masyarakat yang lebih baik berwawasan budaya menuju Denpasar yang lebih maju,” tambah Jaya Negara. (Anw)
23/01/2021
PPKM JAWA BALI DI PERPANJANG
Denpasar, merdekanews.net
Pandemi covid 19 di Indonesia yang di tengarai belum melandai membuat Pemerintah melalui Satgas Penanganan Covid19 pusat mengeluarkan kebijakan memperpanjang 2 pekan masa PPKM yang sedia nya berakhir 25 Januari 2021 ini.
Kebijakan memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) itu untuk mengantisipasi lonjakan resiko Covid 19 khusus nya Jawa Bali . ini kebijakan kali ketiga yang di buat Pemerintah Pusat yang di awali dari 18 Desember 2020 hingga 4 Januari 2021 , kedua di perpanjang kembali tercatat 5 - 15 Januari 2021 dan selanjutnya tercatat dari 26 Januari hingga 2 pekan ke depan pada 2 Februari 2021 mendatang.
Pelaksanaan sebutan yang awal nya PSBB itu menurut Satgas Covid 19 Bali bahwa PPKM bukan menghentikan kegiatan masyarakat akan tetapi membatasi, namun demikian setiap kebijakan akan memunculkan pendapat pro dan kontra mengingat Bali ,sejak PPKM di berlakukan sektor pariwisata terganggu , padahal pendapatan terbesar Bali adalah dari sektor pariwisata . Tercatat sejak wabah covid 19, sejumlah usaha pariwisata semacam Hotel dan Restauran serta usaha lain nya yang berbau pariwisata merumahkan sebagian karyawan nya dan akibat nya tingkat pengangguran cukup tinggi . (Anw)
22/01/2021
PT BPD BALI MULAI GENJOT KINERJA UNTUK TINGKATKAN TARGET DI SITUASI PANDEMI
Denpasar,Merdekanews.net ---Sebagai Bank berplat merah, PT BPD Bali dalam tahun 2021 memiliki strategi untuk meningkatkan pertumbuhan kredit, dan DPK (Dana Pihak Ketiga) sebagaimana rencana Bank tersebut di mana tahun 2021 , PT BPD Bali menetapkan pertumbuhan kredit sebesar 5% dan pertumbuhan dana pihak ketiga sebesar 6%.
Bank BPD Bali juga telah memberikan bantuan modal kerja bagi pelaku usaha terdampak Covid-19.
Langkah itu untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Bali yang sejalan dengan kebijakan Pemerintah RI sesuai PERPPU Nomor 1 Tahun 2020 tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan Untuk Penanganan Pandemi Covid-19 . sekaligus membantu pelaku usaha lokal Bali dapat tetap mempertahankan usahanya dalam kondisi pandemi Covid-19.
Dalam rencana nya Bank BPD Bali menyalurkan kredit yang dananya bersumber dari penempatan uang negara di Bank BPD Bali dengan jumlah sebesar Rp 700 M yang kemudian wajib disalurkan berupa fasilitas kredit dengan total sebesar Rp 1,4 T. Penyalurkan kredit difokuskan kepada UMKM dan sektor produktif lainnya melalui berbagai produk kredit Bank BPD Bali termasuk KUR kepada debitur baru maupun debitur existing yang memerlukan tambahan modal kerja. (Anw)
-
Probolinggo - Polres Probolinggo intensif melakukan pengecekan ketersediaan tabung oksigen medis untuk pasien Covid-19, untuk menghindari ad...
-
Merdekanews.net Sosok pocong dan kuntilanak berkeliaran di jalur protokol yang menjadi akses menuju Kota Mojokerto. Kedua sosok hantu itu me...
-
Sidoarjo.merdekanews.net Perhari, resto yang berada di Jalan Raya Komplek Perumahan Taman Pinang Indah, Sidoarjo ini menyediakan 20 porsi ma...










