28/03/2020

Cegah Virus Corona, Relawan Blok Salakan Dusun Semboro Lor Lakukan Penyemprotan ke Rumah Warga


Jember, Kabarejember.com 
---- Solidaritas yang dilakukan relawan Dusun Semboro Lor Blok Salakan Desa/Kecamatan Semboro,  melakukan penyemprotan massal di rumah warga secara serentak untuk mencegah Virus Covid 19, yang dihadiri anggota Puskesmas Semboro, dan perangkat Desa Semboro.

Kami selaku kordinator relawan berkoordinasi bersama teman-teman untuk mensolisasikan dengan adanya wabah Virus Covid 19 yang sudah menyebar luas kemana-mama, dalam hal ini kami bersepakat bahwa rasa keperdulian relawan mampu untuk mengatasi adanya Virus Covid 19 tsb.

Dan alhamdulillah para relawan kompak dengan datang membawa alat tangki masing-masing dan sebagian menggunakan mobil pik up yang sudah siap untuk di operasikan dalam penyemprotan wabah Virus Covid 19 ke rumah warga. 

Namun sebelum di berangkatkan relawan berkumpul di halaman depan rumah kami dengan jumlah  50 personil, dan penyemprotan akan di arahkan kedua titik diantara RW. 25/26 dengan jumlah sekitar 225 Kepala Keluarga, dan selanjutnya kami memberikan penjelasan bahwa penyemprotan bersama swadaya masyarakat murni.

Begitu pula kami selalu mengikuti perkembangan berita nasional maupun di medsos, serta himbuan-himbuan pemerintah Virus Covid 19 sangat membahayakan bagi kita semua, oleh karena itu kami bersama relawan membasmi virus tsb dengan bahan cairan yang sangat simpel berupa, Baylin, Wipol dan So Klin Lantai dengan takaran yang sudah di sesuaikannya.

Dan setelah penyemprotan berlangsung salah satu kordinator relawan Blok Salakan Sdr. Mardi, di konfermasi oleh wartawan News Online menjelaskan, kita sebagai relawan dalam adanya wabah Virus Covid 19 ini, karena terketuk hatinya bagaimana agar Semboro Blok Salakan ini tepatnya Dusun Semboro Lor jangan sampai terjangkit atau terserang Virus tsb.

Untuk itu sebelum ada yang terserang kita antisipasi dulu, dengan harapan mudah-mudahan kita relawan ini terhindar dari Virus Covid 19, kususnya Dusun. Semboro Lor Blok. Salakan Desa Kecamatan Semboro Kabupaten Jember. Alhamdulillah program kita ini tidak berhenti di sini saja, karena penyemprotan sejak tadi pagi hingga saat ini dapet apresiasi yang baik dari masyarakat sangat mendukung.

Bahkan, kegiatan  ini akan diperluas ke dusun tetangga, karena masih ada stok. Selanjutnya, relawan menuju ke dusun tetangga dengan misi yang sama dan insyaallah agenda ini tidak sampai disini saja, akan tetapi masih ada agenda se minggu lagi. 

Kalim pemilik Resto Blombang Asri menanggapi positif, adanya relawan Salakan dengan swadaya, masyarakat Salakan sangat mendukung.

"Kami pribadi sangat mendukung karena untuk menghindari penularan Virus Covid 19, dengan cara memutus mata rantai penularan virus. Penyemprotan di rumah kami sampai di tempat resto secara merata sudah dilakukan relawan. Dan kami selalu mengikuti peraturan yang di tetapkan pemerintah, dan kali ini kami tutup sementara," paparnya. 

Kasun Semboro Lor  Sudarmaji mengucapkan terima kasih kepada relawan ini, karena telah membantu pemerintahan Desa Semboro pada umumnya Dusun Semboro Lor dan khususnya Blok Salakan. 

"Dan mudah-mudahan pelaksanaan ini tidak cukup disini, dan akan diadakan satu bulan sekali untuk membasmi Virus Corona. Alhamdulillah adanya relawan ini masyarakat Semboro cukup antusias sekali melakukan kegiatan ini," pungkasnya.  (Indra)

Perum Grand Kartika Jadi Wilayah Sosial Distancing


Lumajang, Kabarelumajang.com
----Usai melakukan rilis tentang satu orang warga Lumajang yang masuk dalam PDP dinyatakan positif Corona, malam itu Kapolres Lumajang langsung meluncur ke Perumahan Grand Kartika, di Jalan Sukarno - Hatta , Sukodono untuk menetapkan jika Perumahan tersebut masuk dalam wilayah sosial Distancing. Jumat (27/3).

Malam itu kepada para penghuni perumahan itu Kapolres menyampaikan maksudnya, yaitu mulai malam ini wilayah atau perumahan tersebut masuk dalam sosial Distancing (pembatasan) agar terbebas dari Covid-19. Itu artinya, tidak sembarang orang bisa keluar masuk ke perumahan tersebut dengan seenaknya.

Kapolres menambahkan, dalam suasa wabah Corona ini, para stekhokder terus berkreasi untuk mengurangi resiko penularan penyakit. Untuk itu,kepolisian meminta hal itu untuk bisa difahami, dan meminta kepada penghuni perumahan itu untuk menyadari dan memaklumi.

"Kesadaran masyarakat tentu sangat diperlukan dalam hal ini. Apabila semua masyarakat sadar akan jauh lebih efektif untuk penanganan virus Corona in," tuturnya.

Kapolres juga meminta agar ada pembatasan kegiatan yang sering dilakukan dengan cara keluar masuk perumahan. Jika memang pekerjaan itu bisa dilakukan di rumah, lebih baik dikerjakan di rumah saja tanpa harus keluar masuk portal.

 "Kami minta penjaganya harus tegas dan tidak boleh ada warga yang  keluar masuk perumahan dengan seenaknya,' jelas Adewira. (Atman)

Pengendara Di Perempatan Adipura Disemprot Disinfektan


Lumajang, Kabarelumajang.com
-----Antisipasi penyebaran virus Corona (Covid 19) terus dilakukan oleh Polres Lumajang beserta anggotanya. Kali ini, sasarannya adalah pengendara yang melintas di perempatan Adipura Lumajang. Sabtu (28/3).

Pada kesempatan itu, Kapolres Lumajang, AKBP Adewira Negara Siregar, turut serta sambil menyemprotkan cairan Disinfektan kepada para pengendara yang melintas baik roda 2 maupun roda 4.

Selain melakukqn penyemprotan, Kapolres juga memberikan imbauan kepada para pengendara agar tetap menjaga kesehatan dengan memakai masker ketika keluar ruangan atau keluar rumah.

Selain itu, juga dilakukan imbauan melalui banner dan sosialisasi
Maklumat Kapolri nomor : Mak/2/III/2020 tanggal 19 Maret 2020 tentang kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah dalam penanganan penyebaran virus Corona (Covid-19).

Kasat Lantas Polres Lumajang, AKP I Putu Angga Feriyana, mendampingi Kapolres Lumajang menjelaskan, dipilihnya lokasi simpang 4 adipura karena disana merupakan jalur pusat bertemunya beberapa jalan dari arah utara, sehingga kami nilai cukup padat dan perlu dilakukan penyemprotan tersebut.

 "Ke depannya, polres Lumajang akan secara rutin mlaksanakan kgiatan sperti ini di simpang atau perempatan untuk mencegah pnyebaran virus corona," tegasnya. (Atman)

Pasca Ditetapkan Darurat Covid-19, Kini Satu Warga Positif Corona


Jember Kabarejember.com 
---- Baru saja Bupati Jember dr. Hj Faida MMR, menetapkan Kabupaten Jember "Darurat Virus Corona", kini Jum'at 27/03/2020, seorang warga Jember telah dinyatakan positif terinfeksi Virus Corona.

Berdasarkan data terkini dari Tim Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Jember yang di umumkan setiap hari jelas terlihat ada satu warga yang positif terjangkit Covid-19.

Hal tersebut di pertegas oleh Kepala Dinas Infokom Kabupaten Jember, Gatot Triono yang menyatakan " sampai saat ini data jumlah PDP ada 9 orang, ODP 140 orang dan satu PDP dinyatakan Positif," ujarnya.

Pasien yang merupakan warga pendatang ini bekerja di Kabupaten Jember dan bertempat tinggal di Wilayah Kecamatan Kaliwates Kabupaten Jember.

Untuk saat ini Pasien dalam perawatan intensif di ruang isolasi Rs. dr Soebandi. Tim Satgas berupaya melacak riwayat pasien guna mencegah penularan, belum bisa kita sampaikan secara detail saat ini," terangnya.

Kerisauan Bupati akan Wabak Virus Corona ini saat terlihat ketika memimpin Rakor antara Forkopimda, Ketua MUI,PCNU, Muhammadiyah,FKUB, Fatayat, Muslimat yang dengan jelas Bupati menegaskan betapa perlunya mengambil langkah-langka pencegahan terhadap penyebaran Virus Corona.

Dimana pada akhir Rakor tersebut, muncul kesepakatan bersama antara Umara dan Ulama untuk sama-sama berperan dalam upaya  pencegahan dan melakukan pembatasan di berbagai aktifitas masyarakat.

Bahkan untuk Sholat Jum'at, jika Masjid tersebut bisa mengikuti prosedur atau SOP protokol penanganan Covid-19 dengan kaeda yang cukup ketat di bolehkan melaksanakan Ibadah Sholat Jum'at,jika tidak bisa maka lebih baik sholat Dzuhur di rumah.

Apa yang menjadi keputusan bersama antara Umara dan Ulama tersebut sudah banyak dilaksanakan oleh Masjid-masjid yang melaksanakan Ibadah Sholat Jum'at pada hari ini.

Seperti halnya Masjid Jami' Al Baitul Amien yang menerapkan SOP yang ketat bagi masyarakat yang ingin melaksanakan Ibadah Sholat Jum'at. Mereka harus antri panjang, di sempron menggunakan disinfektan,diperiksa suhu dan cuci tangan.

Tidak hanya itu, terlihat para jama'ah saling berjauhan antara satu dengan yang lainya,bahkan lebih extrim ada sebagian jama'ah yang menggunakan berbagai cara dan alat pelindung diri saat sholat.

Dan khutbah Jum'at yang dibaca oleh Prof Halim Subahan yang juga Ketua MUI Kabupaten Jember banyak menyentuh soal bagaimana masyarakat,khusunya Jama'ah Sholat Jum'at menghadapi Virus Corona.

Ajakan untuk sama-sama mendukung langkah Pemerintah dalam melakukan upaya-upaya penjegahan dengan mematuhi segala rambu rambu yang sudah di tetapkan turut menjadi penekanan Prof Halim dalam Khutbahnya.

"Apa yang dilakukan oleh Pemerintah saat ini wajib kita dukung,banyakkan istingfar,sholawat kepada Nabi Muhammad saw dan mengamalkan do'a do'a," Seru Prof Halim.(Lilik)

Institusi Polri- TNI dan Pemkot Kompak Cegah Corona

Probolinggo, Kabareprobolinggo.com 
----Upaya pemerintah kota Probolinggo bersama jajaran samping seperti Kodim 0820 dan Polres Probolinggo Kota dan Polres Kabupaten Probolinggo melakukan penanganan pencegahan penyebaran Covid 19 ini, Jum'at (27/3/2020). 

Hal ini seperti yang nampak  pada apel bersama Satgas Terpadu Covid 19 wilayah Probolinggo bertempat di Makodim 0820 Probolinggo. 
Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin meminta satgas terpadu di wilayah Probolinggo memiliki kesiapsiagaan diri untuk menghadapi perkembangan yang terjadi.

“Harus ada kerjasama masyarakat Kota dan Kabupaten Probolinggo harus membentuk satgas secara mandiri di lingkungannya untuk mengedukasi bahaya korona. Karena banyak masyarakat yang lengah dan meremehkan,” terang Walikota.

Terkait hal tersebut, Komando Distrik Militer (KODIM) 0820 Probolinggo yang merupakan salah satu 4 pilar yang dipercaya menjadi Satgas terpadu dalam menghadapi penyebaran virus Corona (Covid-19) di wilayah kabupaten dan kota Probolinggo secara maksimal melakukan gerakan antisipasif adanya rantai penyebaran virus tersebut.

Menurut Letkol Inf Imam Wibowo S.H, Komandan Kodim 0820  bahwa, virus corona yang selama ini menjadi pendemik di wilayah teritorialnya membutuhkan satu gebrakan guna mengantisipasinya.

"Atas adanya Covid-19 ini, kami berupaya agar mata rantai penyebaran virus ini dapat diatasi. Selain melakukan sosialisasi atas keberadaan virus corona ini, kami juga melakukan kegiatan penyemprotan desifektan yang menggunakan unit mobil kebakaran atau Damkar selama tiga hari mulai 26 hingga 28 Maret 2020 ini." ujar Dandim 0820 Letkol Imam Wobowo.

Pernyataan Dandim ini disampaikan pada kegiatan apel Satgas yang berlangsung didepan Makodim 0820. Selain eksis melakukan penyemprotan pada titik tertentu, ternyata Dandim 0820 Probolinggo juga memberikan masker kepada para anggota prajurit TNI dibawah naungan Kodim 0820.

"Masker ini sengaja kami buat dengan cara memberdayakan UKM dalam pembuatannya. Masker ini di desain berkantong dengan tujuan menempatkan tisue dikantong tersebut dengan cara melipatnya.

Fungsi tisue ini sebagai penangkal virus dengan partikel yang sangat kecil dan tisue ini bisa diganti apabila dirasa cukup. Begitu dengan tali pengikatnya yang didesain sedemikian rupa, sehingga memberi kenyamanan pada pemakainya." ujar Imam Wibowo.

Lebih lanjut Dandim 0820 Probolinggo berharap masyarakat agar tidak panik menghadapi fenomena ini. "Taati aturan yang telah dibuat pemerintah dan upayakan untuk tidak melakukan aktifitas guna memutus rantai penyebaran Covid-19 ini." pungkas Letkol inf Imam Wibowo. (MH) 

Lagi, Satu Warga Lumajang Positif Corona


Lumajang, Kabarelumajang.com --- Setelah seseorang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) meninggal dunia, kini satu lagi warga Lumajang dinyatakan positif terjangkit virus Covid – 19, Jumat (27/3/2020).
Bupati Lumajang Thoriqul Haq membenarkan satu warganya dinyatakan positif Corona adalah AS (55) warga Kecamatan Kedungjajang.

“Tindak lanjut yang akan kami lakukan adalah melakukan langkah- langkah mencari kontak terdekat , siapa saja yg berkunjung ke pasien tersebut dan setelah itu akan kami lakukan tes,” ungkap Bupati Lumajang Thoriqul Haq saat menggelar rilis dengan sejumlah awak media di Kantor Pemkab Lumajang, Jumat (26/3) pukul 19.00
Bupati yang akrab disapa Cak Thoriq ini menyampaikan, berdasarkan hasil pemeriksaan sekaligus hasil sweep tes yg dilakukan oleh balai besar penelitian dan pengembangan kesehatan dan telah di konfirmasihkan di Kementrian Kesehatan, bahwa Kabupaten Lumajnag dinyatakan telah positif corona 1 org yang seblumnya bersatus pasiean dalam pengawasan (PDP).
Thoriq menyebutkan, yang bersangkutan sebelumnya telah melaksanakan ibadah umroh dan kembali ke Lumajang pada tanggal 10 Maret, kemudian masuk RSUD pada tanggal 20 Maret sampai dengan saat ini berada di ruang isolasi. “Kondisi pasien positif hari ini adalah stabil dan sehat,” ujar Cak Thoriq.
Orang nomor satu di Pemkab Lumajang ini, menyampaikan terus melakukan pemantauan intensif terhadap kondisi dan perkembangan kesehatan pasien tersebut.
Lebih lanjut dikatakan, sampai saat ini pihaknya tetap berkoordinasi dengan pemerintah provensi dan kami perlakukan perawatan sesuai dengan standart pasien positif corona provensi. “Kita tidak lock down namun pembatasan aktifitas,” tegas Cak Thoriq.
Sementara itu Dirut RSUD dr. Haryoto Lumajang Dr. Halimy Maksum menjelaskan, pasien yang positif corona sebelumnya status PDP dan saat ditempatkan di ruang isolasi khusus dalam penanganan dr. Special Paru.
Kondisi stabil dan dalam progres membaik.Kita perlakukan perawatan sesuai dengan standart yang di tetapkan oleh pemerintah Provensi. Kita lakukan rongsen serial tiap hari dan kondisinya semakin membaik. “Pembiayaan pasien normal sedangkan untuk pasien dengan status PDP ditanggung oleh pemerintah Propinsi,” tutupnya.
Sementara itu, Kapolres Lumajang, AKBP Adewira Siregar mengaku prihatin prihatin karena ada warga Lumajang yang positif corona.
Menurutnya, saat ini pemerintah sudah mengeluarkan aturan ttg pelararangan kegiatan dalam bentuk apapun yqng melibatkan masa banyak.
Masih kata Adewira, masyarakat kita mash belum peduli terhadap kondisi ini. Kita akan membatasi gerak dari masyarakat bersama TNI baik dari Kodim maupun Yonif 527/BY.Semua masyarakat agar mentaati dan memberlakukan isolasi mandiri
“Kita akan melakukan tindakan keras mulai dari teguran sampai sanksi pidana, ” tegas Adewira. (Atman)

27/03/2020

Majelis Khoirun Da'wah Lakukan Penyemprotan Disinfektan ke Rumah warga

Probolinggo, Kabare Probolinggo.com 
---- Kegiatan positif dilakukan Majlis  Khoirun Da'wah Desa Kerpangan Kecamatan Leces Probolinggo dalam semangat solidaritas yang tinggi terhadap masyarakat Dusun Laok Lorong mendukung kegiatan penyemprotan disinfektan di rumah warga.

Dalam kegiatan ini dipimpin Habib Zaqi Al Hasani beserta Majlis Khoirun Da'wah dan di dampingi oleh perangkat Desa Kerpangan .
kegiatan tersebut di lakukan tadi hari Juma'at 27 Maret 2020.

menurut Habib Zaqi penyemprotan tersebut adalah langkah awal untuk mencegah Covid-19 atau Virus Corona.
disamping itu kami menghimbau pada masyarakat agar mencuci tangan sebelum dan sesudah beraktifitas .
Selain memang sudah di paparkan dalam sebuah hadis yang berbunyi " 'Annadho Fatu minal Iman" dimana kebersihan itu adalah sebagian dari Iman, selanjutnya kegiatan ini dapat di lakukan oleh dusun yang lain bersama dengan pemerintah desa paparnya pada awakdia.

kegitan kami ini adalah bentuk tangagap cepat penangannan pencegahan atas merebahnya Covid-19 atau Virus Corona serta bentuk  keperdulian kami dari Majlis Khoirun Da'wah untuk Desa Kerpangan hususnya Dusun Laok Lorong.

menurut Misnanto sebagai Kepala Desa Kerpangan dirinya memberi respon posotif serta mendukung kegiatan tersebut.
 untuk Dusun warga yang masih belum tersentuh dalam penyemprotan dengan cairan Disinfekta akan segera kami jadwalkan di setiap Dusun , karna itu kami sebagai kepala pemerintahan Desa akan bergerak cepat pula atas pencegahan Covid-19 atau Virus Corona yang   menjadi ancaman bagi Dunia hususnya warga kami. tuturnya saat di Konfermasi melalui Fia Seluler oleh awak Media.
 
Harapan kami dari kegiatan penyemprotan di Dusun Laok Lorong menurut warga sekitar " kami ingin bisa beraktifitas seperti sedia kala karna perekonomian kami hanya tergantung pada pertanian dan berdagang sedangkan anak anak kami dengan adanya Covid-19 kebanyakan Fakum serta kurang aktif di karna kegiatan belajar serta kegiatan lainnya di liburkan". Tuturnya dengan penuh harap serta terbebas dari wabah Covid-19.(MH)