11/07/2020

SMA Argopuro Panti , Rubah Prosesi Wisuda Jadi Tasyakuran dan Lepas Pisah


Jember, kabarejember.com
--Pahlawan tanpa tanda jasa, Kepala sekolah SMA Argoouro Panti Jember beserta seluruh jajaran dewan guru berdedikasi tinggi dalam mencetak generasi bangsa bertabur prestasi.
Kabarejember.com.Dampak dari pandemi wabah Covid-19 semenjak presiden mengeluarkan keputusan meniadakan  UJian Nasional ( UN) sebagai salah satu syarat kelulusan ditengah pendemi Covid-19 pada selasa 24 maret 2020 , sebagai bagian sosial distancing ( pembatasan sosial) untuk merespon wabah Covid-19 di Indonesia.

Kebijakan pemerintah meniadakan UN tahun ini , demi menekan angka penyebaran wabah Covid-19 di Indonesia.

Kebijakan pemerintah tersebut membuat suasana di tiap sekolah tampak sepi tanpa penghuni, sangat lama tidak terdengar langkah sepatu para dewan guru dan keramaian suara peserta didik karena mereka terpaksa harus di rumahkan.

Bagi para pelajar tentu ada yang tetap bahagia, namun tidak sedikit juga dari meraka yang harus menahan kekecewaan.

Bukan hanya rasa sedih dan kecewa yang dirasakan  para pelajar, bukan hanya tentang ada atau tidak digelarnya UN, namun banyak diantara mereka yang harus menahan kekecewaan dengan agenda prosesi wisudanya yang sudah dirindukan sebelumnya. Mereka juga rindu untuk bertemu dengan teman-temannya maupun dengan para dewan guru di akhir masa sekolahnya.

Namun lain halnya dengan Sekokah SMA Argopuro Panti Jember yang berada dibawah naungan Yayasan Ikhtiar Kejayaan Tani ( YIKT ) Lembaga Pendidikan Islam " Argopuro "
seolah - olah tidak ingin menunda mimpi-mimpi peserta didiknya. Hari Sabtu, 11 Juli 2029 Kepala Sekolah beserta jajarannya mengganti prosesi wisuda dengan agenda Tasyakuran bersama dan lepas pisah.

Agenda tasyakuran dan lepas pisah dilakukan dalam ruangan yang ditempati 15 anak dan terbagi dalam 5 kelas .
walau sangat sederhana acara itu namun sangat mengesankan dan mengharukan serta membuat peserta didik terlihat rona bahagia.

Kepala Sekolah SMA Argopuro Panti Jember, Syaehul Al-Hamzah,ST,MM dalam sambutannya " Agenda Tasyakuran bersama dan lepas pisah angkatan 2019-2020 yang diselenggarakan di SMA Argopuro Panti Jember tersebut  itu dilakukan sesuai dengan koridor protokol medis atau SOP yang berlaku, seperti menggunakan masker, dan menjaga jarak," ucap  Kasek SMA Argopuro Panti.

Masih dalam sambutan Syehul Al-Hamzah yang akrab dipanggil Pak Alam, ia mengharapkan agar semua peserta didik yang sudah dinyatakan lulus ini tidak hanya sampai dibangku SMA saja, namun bisa melangkah ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Dilain sesi ketua Yayasan Ikhtiar Kejayaan Tani Lembaga Pendidikan Islam  Argopuro H. Agus Idham Khalid,SPd mengatakan,  pihaknya mengingatkan pada peserta didik lulusan tahun ajaran 2019/2020 ini agar selalu menatap masa depannya. "Ayo melangkah lebih maju lagi ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi..ingat hal yang paling indah bagi semua yg sudah lulus ini agar selalu menjaga nama Almamater Lembaga Argopuro," harapannya.

Lebih jauh lagi H.Agus Idham Khalid,Spd  mengharapkan,  sampai kapanpun agar semua peserta didik yang lulus harus tetap tunduk dan patuh baik kepada orang tuanya maupun kepada semua dewan gurunya agar ilmu yang sudah didapat benar-benar bermanfaat," imbuhnya.

Diakhir acara, para peserta didik saling bersalaman dengan teman-temannya dan juga dengan bapak ibu gurunya dilanjutkan dengan foto bersama. ( A.Mulyono)

10/07/2020

Bangunan Proyek Plengsengan Tidak Transparan



Jember, kabarejember.com
-- Pembangunan plengsengan/penahan tanah di sepanjang jalan belakang kantor Desa Purwoasri Kecamatan Gumukmas kurang transparan. Pasalnya  tanpa dilengkapi papan nama informasi proyek yang mencantumkan sumber  dana, besarnya anggaran, lokasi dan volume bangunan.

Mengacu Undang-Undang (UU) nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) dan Peraturan Presiden (Perpres) nomor 70 tahun 2012 tentang Perubahan Kedua atas Perpres nomor 54 tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.

Di setiap lokasi pembangunan proyek selayaknya dipasang papan  informasi proyek yang bertujuan agar pelaksanaan setiap proyek dapat berjalan dengan transparan. Asas keterbukaan atau transparansi dapat diakses atau dilihat masyarakat umum, sehingga diharapkan masyarakat dapat ikut mengawasi proses pembangunannya.

Hasil pantauan kabarejember.com di lapangan, proyek pembangunan plengsengan di desa  Purwoasri kecamatan Gumukmas tidak dijumpai adanya papan informasi proyek.

Ali Maksum,  yang mengaku sebagai Relawan Peduli Jember (RPJ),  ketika di lokasi mengatakan, dirinya berada di lokasi untuk ikut mengawasi jalannya pembangunan plengsengan supaya hasilnya bagus.

Ketika ditanyakan kondisi bangunan yang pondasinya tampak kurang dalam, Ali mengatakan, bahwa pada saat awal pembangunan debit air di saluran masih tinggi jadi pondasi disesuaikan. "Proyek ini merupakan bansos dari salah seorang anggota dewan, silahkan langsung saja menemui pak Kades,"ujarnya.

Kades Purwoasri, Saiful Bahri, kepada kabarejember.com membenarkan adanya proyek pembangunan plengsengan di desanya. "Saya sangat bersyukur mendapat bansos bangunan tersebut, tetapi pihak desa tidak ikut campur dalam pengelolaan maupun pengerjaannya. Semua ditangani langsung oleh pokmas," ujarnya.

"Mengenai besarnya anggaran dan volume pekerjaan saya tidak tau. Setau saya proyek ini merupakan bansos dari anggota Dewan . Silahkan tanya langsung kepada ketua Pokmasnya mas," tegas Saiful Bahri.

Sementara ketua Pokmas Desa Purwoasri, Solikin, sampai berita ini ditayangkan masih belum berhasil dikonfirmasi. (her)

Wakil Bupati Jember Salurkan Bantuan Ke Warga Cacat Berat



Jember, Kabarejember.com
--- Wakil Bupati Jember KH Muqit Arif  mengunjungi anak cacat berat di dusun Jatirejo Desa Cangkring Kecamatan Jenggawah untuk memberikan bantuan berupa sembako kepada Hanifa Yulia Rahmawati,  Kamis 9 Juli 2020.

KH Muqit mengatakan, Hanifa sudah dua puluh tahun menderita cacat berat,dan memang selayaknya mendapatkan bantuan. "Semoga bantuan ini bisa bermanfaat untuk Hanifa dan keluarga,"tuturnya.

Di Kecamatan Jenggawah ada tiga lokasi berbeda yang didatangi Wakil Bupati Jember KH Muqit Arif di Desa Jenggawah Dusun Curah buntu Desa Cangkring Dusun Jatirejo dan Desa Jatimulyo.

Dalam pelaksanaan kunjungan Wakil Bupati Jember ke Kecamatan Jenggawah juga dihadiri muspika setempat.

Kunjung Wakil Bupati Jember untuk memberikan bantuan kepada warga cacat berat ini dimulai jam 9.20 wib sampai selesai berjalan lancar dan aman. (SGM)

Desa Pulo Salurkan BLT DD Tahap 3 Sebanyak 163 KK


Lumajang, Kabarelumajang.com
--Hari ini, Jumat (10 Juli 2020), BST  tahap 3 untuk covid-19, di Desa Pulo, Kecamatan Tempeh Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, kembali dibagikan. Pembagian ini secara seremonial dipimpin langsung oleh Kades Neli Khuriyah, bersama para perangkat Desa Pulo serta didampingi Babinsa dan Polsek Tempeh, Kecamatan Tempeh di wakili Ibu Hardiyanti Kasi PMD
Dari data yang ada, terdapat 163 KK penerima BST tahap ketiga.
Setelah menerima BST tersebut, mereka langsung membubuhkan tanda tangan. Sedangkan yang tidak bisa tanda tangan cap jempol. “Ini merupakan pembagian BST tahap ke-3”, kata Kades Neli Khuriyah
Di Desa Pulo, Kec.,Tempeh pembagian BST  tahap pertama dilakukan pada Mei, tahap kedua Juni, tahap ketika bulan Juli 2020. Seperti pada pembagian tahap sebelumnya, mereka diharuskan menggunakan masker cuci tangan dan jaga jarak.
“Tetap menggunakan protokol kesehatan”, tegasnya Neli Khuriyah berharap kepada penerima BST yang dari KEMENSOS untuk menggunakan uangnya untuk kebutuhan hidup sehari-hari, tidak untuk yang lainnya.
“Yang terpenting juga menjaga kesehatan, jaga jarak. Kalau  keluar harus menggunakan masker. Jangan lupa juga cuci tangan dengan sabun,” harapanya.
Reporter : Suatman

Selamatkan Warga Dari Covid-19, Klinik Pratama PMI Jember Siapkan Program Promkes



JEMBER, kabarejember.com
-- Setiap hari pasien positif covid-19 di Indonesia terus bertambah meski sebagian diantaranya telah dianyatakan sembuh oleh tim medis. Begitu pula di beberapa daerah, ada yang masih naik dan ada pula yang mengalami penurunan pasien positif covid-19 bahkan telah siap menghadapi new normal. Data terbaru Di Kabupaten Jember Rabu (8/9/2020) terdapat tambahan 4 kasus baru sehingga total menjadi 150 kasus terkonfirmasi Covid-19.

Meski demikian, tetap dibutuhkan adanya perhatian agar masyarakat bisa mengerti dan sadar bagaimana melakukan pencegahan terhadap covid-19. Seperti yang dilakukan oleh petugas dari Klinik Pratama PMI Kabupaten Jember yang melaksanakan program promosi kesehatan pola hidup bersih dan sehat.

Lewat program Promkes PHBS Klinik Pratama PMI Kabupaten Jember tersebut diharapkan kesadaran masyarakat bisa meningkat, sehingga mempersempit penyebaran virus covid-19 bisa dicegah dan masyarakat bisa hidup aman dan nyaman dilingkungannya masing masing.

“Kita turun ke lapangan untuk mendatangi masyarakat guna menyampaikan langsung bagaimana pola hidup sehat dan bersih, bahkan jika ada keluhan bisa ditanyakan langsung,” ujar drg. Ayu Dwi Anggraheni, Kepala Klinik Pratama PMI Kabupaten Jember, Kamis (09/07/20).

Program dari Klinik Pratama PMI Jember tersebut dilakukan terus menerus selama diperlukan oleh masyarakat khususnya di Kabupaten Jember. Pada hari pertama pelaksanaan Promkes PHBS dilaksanakan di kecamatan Jombang dan Sumberbaru, Rabu (8/7/2020) dan hari ini kita sosialisasi mendatangi kecamatan Tanggul dan Gumukmas, Kamis (9/7/2020).

Didua kecamatan tersebut, petugas mendatangi warga untuk menjelaskan serta meminta masyarakat terus menggunakan masker dan mencucinya dengan air yang mengalir serta cuci tangan setiap akan masuk rumah.

“ada empat tim yang di bentuk, tim ini nantinya akan mendatangi warga dikecamatan-kecamatanuntuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pola hidup sehat seperti menjaga pola makan, selain juga menjaga kebersihan lingkungan,” tambahnya.

Selain program Promkes PHBS, PMI Jember masih terus melakukan pencegahan penyebaran covid-19 seperti penyemprotan disinfektan bahkan membagi sprayer untuk melakukan penyemprotan secara mandiri. (heri/hms)

09/07/2020

Pemkab Jember Beri Fasilitas Rapid Test Gratis Bagi Pelaku Wisata



Jember,kabarejember.com
--Menghadapi masa Pandemi covid-19 yang belum berakhir, Pemerintah Kabupaten Jember melalui gugus tugas percepatan penanganan covid-19 memberikan fasilitas rapid test gratis bagi para pelaku wisata.

Hal ini dilakukan jelang new normal dibeberapa tempat wisata pada Kamis, 9/7/2020 . Salah satunya adalah wisata Taman Botani Sukorambi yang terletak di kecamatan sukorambi kabupaten Jember.

Kepada awak media Alvina Citra selaku manager marketing wisata Taman Botani Sukorambi menyampaikan " kegiatan ini merupakan wujud daripada Taman Botani Sukorambi untuk mengikuti prosedur dari pemerintah kabupaten ( pemkab) Jember untuk mempersiapkan tempat destinasi wisata dalam program new normal" ujarnya.

Lebih lanjut Vina menyampaikan, hari ini dilakukan rapid test pada 63 karyawan untuk memastikan bahwa karyawan Taman Botani Sukorambi sehat yang dibantu petugas Puskesmas Sukorambi dengan pembiayaan dari Pemkab Jember sesuai data yang telah dikirimkan .

Selain rapid test, managemen menyediakan vitamin setiap hari bagi karyawan untuk tetap menjaga stamina. Hasil dari rapid test karyawan keseluruhan telah dinyatakan non reaktif.

Selanjutnya Vina berharap, semoga destinasi wisata di Jember segera dibuka dengan mengedepankan protokol kesehatan seperti cek suhu badan, penggunaan masker, penyediaan tempat cuci tangan dan jaga jarak.

Sementara itu, sistem penjualan tiket dapat dibeli secara online maupun tunai. Untuk pembatasan pengunjung adalah 50% untuk new normal.

" Saat ini, cafe Tebing dan restoran yang merupakan destinasi wisata kuliner di Taman Botani telah dibuka, sedang untuk wahana masih tetap belum beroperasi menunggu kepastian dari pemerintah, " pungkasnya. (sgm/hms)

08/07/2020

PMI Jember Ajak Masyarakat Tangguh Hadapi Covid-19



Jember, kabarejember.com
 - Pandemi Covid-19  yang saat ini terus melonjak masyarakat terkonfirmasi diperkirakan masih akan terus berlangsung. Sehingga mau tidak mau masyarakat harus membiasakan diri hidup baru  (new normal) dan tangguh menghadapi virus tersebut.

Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember, Rabu (8/7/2020) menerjunkan empat tim atau 16 personil yang dilengkapi armada dan perlengkapan pendukung untuk melakukan promosi kesehatan (promkes) serta mengedukasi masyarakat agar berprilaku pola Hidup bersih dan sehat (PHBS) dengan tetap menggunakan masker serta mematuhi protokol kesehatan.

"Hari ini kita bentuk tim yang akan melakukan promkes dan edukasi kepada masyarakat, sesuai hasil evaluasi dan yang disampaikan oleh ketua Umum PMI Pusat, Bapak Jusuf Kalla, bahwa corona ini diperkirakan akan berlangsung selama 2-3 tahun dengan kondisi seperti saat ini, " ujar Ketua PMI Kabupaten Jember H. E. A. Zaenal Marzuki, SH, MH.

Oleh karena itu, tambah Zaenal Marzuki, kami di daerah akan terus turun langsung ke masyarakat untuk memberikan edukasi, agar masyarakat tetap menggunakan masker untuk melakukan pencegahan penyebaran virus tersebut, "tambahnya.

Selain gencar melakukan promosi kesehatan dan edukasi tentang PHBS kepada masyarakat PMI juga tetap terus melakukan penyemprotan desinfektan di tempat-tempat umum, pondok pesantren, sekolah, serta membagikan alat semprot (hand sprayer) di pondok pesantren agar dapat melakukan penyemprotan desinfektan secara mandiri.

" Kita tidak cukup kalau hanya menyampaikan imbauan lewat kantor dan membagikan brosur imbauan, tapi kita harus hadir ditengah tengah masyarakat untuk menyampaikan langsung dan menjawab apa yang menjadi keluhan masyarakat, sehingga edukasi yang disampaikan bisa langsung diterima oleh masyarakat, "ungkapnya.

Zaenal Marzuki berharap masyarakat akan terbiasa dan tangguh dalam menghadapi virus Covid- 19, dengan menerapkan PHBS dan melakukan physical distancing. Kegiatan ini akan terus berlangsung secara berkala, kita keliling ke masyarakat di kecamatan-kecamatan, hingga terbebas dari pandemi Covid-19, target kami masyarakat tangguh dalam menghadapi bencana non alam wabah seperti saat ini, "pungkas Zaenal Marzuki. (her/gee)