06/11/2021

Gerak Cepat Bripka Khoirul Anam SH, Warga Tidak Mampu Di Desa Rong Dalam Omben Mendapatkan Perawatan Medis



Sampang – Mendengar laporan ada warga binaannya mengalami sakit parah, Bhabinkamtibmas Desa Rong Dalam Bripka Khoirul Anam SH langsung melakukan pengecekan dan mendatangi rumah warganya.

Sadiman (65 thn) warga Dusun Morong Desa Rong Dalam Kecamatan Omben sudah 5 bulan ini mengalami sakit pada kakinya setelah menginjak tulang ular saat melakukan aktifitas berkebun sekitar bulan puasa kemarin.


Latar belakang Sadiman yang berasal dari keluarga tidak mampu, selama sakit Sadiman hanya dirawat istrinya dengan perawatan seadanya dirumahnya karena tidak mempunyai biaya untuk berobat ke Puskesmas atau tempat pelayanan kesehatan lainnya.

Melihat kejadian tersebut Bhabinkamtibmas Desa Rong Dalam langsung memberi bantuan kepada Sadiman dengan menguruskan kartu BPJS (Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial) agar dapat digunakan Sadiman untuk berobat ke Puskesmas atau tempat pelayanan kesehatan lainnya sekaligus sejumlah uang untuk meringankan beban hidup keluarga Sadiman.



Mendengar laporan dari anggotanya bahwa ada warga tidak mampu yang mengalami sakit parah, Kapolsek Omben kesatuan Polres Sampang Ipda Andrik Soejarwanto SH pada hari ini, Jum,at (05/11) pukul 07.30 Wib mengajak Forkopimcam Kecamatan Omben untuk mengunjungi kediaman Sadiman di Desa Rong Dalam Kecamatan Omben.

Forkopimcam Kecamatan Omben sangat prihatin melihat kondisi Sadiman yang mengaku terkena bisa ular sampai kakinya mengalami luka yang parah karena tidak mampu berobat ke rumah sakit.


Ipda Andrik Soejarwanto SH dengan didampingi Forkopimcam Omben mengatakan kepada media yang ikut dalam kegiatan tersebut akan secepatnya melakukan koordinasi dengan seluruh pihak agar Sadiman segera mendapatkan perawatan medis.

Kapolsek Omben juga mengatakan bahwa dalam kegiatan pagi ini juga membawa bantuan sosial berupa sembako dan bantuan uang untuk membantu kehidupan Sadiman yang belatar belakang keluarga tidak mampu.

Kapolsek Omben juga mengapresiasi kesigapan dan kecepatan Bhabinkamtibmas Rong Dalam Bripka Khoirul Anam SH dalam penanganan warga di desa binaannya yang tidak mampu untuk perawatan medis.

“Bhabinkamtibmas merupakan ujung tombak Polri dalam membangun kemitraan dengan masyarakat. Bhabinkamtibmas harus bisa melayani masyarakat di tempat mereka ditugaskan agar masyarakat bisa merasakan pelayanan Polri secara langsung”

Selain itu juga Kapolsek Omben juga sering kali memerintahkan anggotanya untuk selalu mendekatkan diri kepada masyarakat sebagai salah satu upaya Polri khususnya Polsek Omben membangun sinergitas kemitraan dengan masyarakat untuk mewujudkan Kamtibmas yang aman dan kondusif di Kecamatan Omben.

“Alhamdulillah kegiatan kami pada hari ini sudah mendapatkan perhatian dari pihak-pihak terkait.


 Sekarang mobil ambulan dari rumah sakit Dr. Mohammad Zyn Sampang sudah meluncur ke kediaman Pak Sadiman untuk membawa Pak Sadiman ke sampang untuk segera di obati” pungkas Ipda Andrik Soejarwanto SH.

Polri Imbau Pengelola Perahu, Lengkapi Alat Keselamatan dan Cek Perahu Secara Berkala

 


Jombang_Merdekanews.id

Jombang, Tim gabungan yang dipimpin Kabagops Polres Jombang Kompol Muhammad Puji memberikan imbauan dan pengecekan peralatan kelengkapan perahu penyeberangan di Kecamatan Megaluh, Jumat, (5/10/2021) siang.


Pengecekan itu sebagai upaya antisipasi terjadinya kecelakaan di perairan khususnya di sepanjang aliran Sungai Brantas, menyusul kejadian perahu penyeberangan tenggelam di sungai Bengawan Solo wilayah Kabupaten Tuban, 3 November lalu.


Polri bersama instansi terkait mengecek peralatan keselamatan yang ada di perahu penyeberangan berupa pelampung. Petugas juga mewanti-wanti agar pengemudi perahu selalu mengecek kondisi perahu serta mengutamakan keselamatan.



“Kami mengingatkan agar pengemudi perahu mengutamakan keselamatan, mengecek kondisi perahu dan menyediakan pelampung baik untuk diri sendiri maupun bagi penumpang," tutur Kompol M. Puji.


Mengantisipasi terjadinya kecelakaaan perahu penyeberangan, Kompol Puji mengajak warga agar selalu hati-hati dan waspada. Terutama untuk warga yang tinggal di kawasan bantaran Sungai Brantas. 


"Bagi pengelola perahu penyeberangan, kami ingatkan agar betul-betul memperhatikan keselamatan penumpang, jangan sampai lengah sedikitpun," ungkapnya.


Transportasi sungai dan penyeberangan pada dasarnya tidak jauh berbeda dengan angkutan jalan. Pengelola perahu wajib mengenakan masker, sarung tangan sesuai protokol kesehatan. Sementara penumpang diwajibkan mengenakan masker. 


"Selain itu, kebersihan perahu harus terjaga dan harus disemprot disinfektan secara berkala. Semua peralatan seperti sabun pembersih, air bersih, maupun hand sanitizer juga harus tersedia di tempat yang mudah dijangkau sehingga dapat digunakan sewaktu-waktu," katanya.


Diketahui, perahu penyeberangan sarat penumpang terbalik dan tenggelam di Sungai Bengawan Solo yang menghubungkan Kabupaten Bojonegoro dan Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Rabu 3 November 2021. Sebanyak 11 orang selamat sementara 7 lainnya masih dalam proses pencarian.(rina)

The 58th International Association of Women Police Training Conference, 6-11 November, Labuhan Bajo, Nusa Tenggara Timur, Indonesia 2021



Polri telah diberi kepercayaan oleh Dewan Direksi International Association of Women Police (IAWP) untuk menjadi tuan rumah Konferensi IAWP 2020 setelah keputusan dibuat pada tahun 2019 di Quito, Ekuador. Momen ini merupakan suatu kehormatan bagi Indonesia karena dianggap sebagai negara tuan rumah pertama di Asia sejak berdirinya asosiasi ini pada tahun 1915. Namun dikarenakan adanya pandemi sehingga Konferensi ini yang semula direncanakan pada di Yogyakarta pada bulan September 2020 ditunda menjadi hingga 6 s.d. 11 November 2021 di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Pemilihan Labuan Bajo sebagai venue Konferensi untuk mendukung program 10 Bali Baru dimana Labuan Bajo sebagai Destinasi wisata super prioritas (DPSP) Labuan Bajo. 

 

*The 58th International Association of Women Police akan dibuka secara resmi oleh Kapolri, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo pada hari Senin, 7 November 2021, Sekaligus peninjauan kegiatan vaksinasi masal di kota Manggarai Barat Bersama dengan Panglima TNI.* Konferensi ini dianggap sebagai konferensi IAWP dengan *_konsep hybrid pertama dalam sejarah IAWP_* *sehingga dapat dihadiri oleh peserta melalui platform online maupun offline.*

 

Sebagai tradisi Konferensi IAWP, ada beberapa program selama konferensi yang dapat dihadiri oleh peserta, yang saat ini disesuaikan dengan venue acara di Labuan Bajo sebagai berikut:

1.  Parade of Nations Jln. Utama Kota Labuan Bajo pada tanggal 6 November 2021,

2.  Upacara pembukaan di Ballroom hotel Meruorah

3.  Heritage and Annual Award Recognition 2020/2021, 

4.  Upacara Penutupan/ Gala Dinner di Hotel Ayana, dan

5.  Serta Tur Taman Nasional Komodo ke: Pantai Pink, Pulau Padar dan Komodo Pulau.

 

Selanjutnya, *program terpenting dari konferensi ini adalah Training Sessions dimana terdapat 6 keynote meliputi Mendagri, _Under-Secretary-General for Peace Operations dan 4 diantaranya adalah inspiring female leader_ dari tanah air seperti Menkeu, Menlu, Wamenparekraf, dan Wakapolda Kalimantan Tengah.* Selain itu terdapat 65 pembicara yang akan berbagi keahlian, pengetahuan, pengalaman dan best practice untuk meningkatkan dan mencerahkan. 

Adapun tema yang di angkat dalam konferensi IAWP tahun ini adalah _*“Women at The Center Stage of Policing”*_ dengan 5 (lima) sub-thema meliputi:

-        Women, Peace and Security 

-        Women and Leadership 

-        Police Women and Their Challenges 

-        The Role of Women in Policing 

-        Science, Technology and Policing 

-        Current Issues on Transnational Crimes 

 

Konferensi ini dihadiri oleh 691 peserta offline dan online dari 38 negara seperti Asia, Australia, Eropa, Amerika, Afrika dan Timur Tengah serta 8 organisasi internasional seperti INTERPOL, ASEANAPOL, GCCPOL, UNODC, ICRC, UN Women, UNDPO dan JCLEC , dengan rincian sebagai berikut:

• - 245 peserta offline

• - 446 peserta online

Selain itu, peserta Indonesia terdiri dari perwakilan dari masing-masing Polda dan Satuan di Mabes. Perwakilan ini juga berasal dari berbagai tingkat pangkat dan bidang pekerjaan. Mereka diharapkan menjadi pemimpin masa depan dan memimpin organisasi ini dengan pengetahuan, pengalaman, dan keahlian yang memuaskan serta memiliki jaringan yang lebih luas dengan aparat penegak hukum lainnya dari seluruh dunia.

Bripka Sanda, anggota Polri Yang Berhati Mulia, Rela sebagai pendamping Komunitas Defabel Ganesha Indonesia.


 Kiprah Bripka Sanda Prasetyo, anggota Babinkamtibmas Polsek Sumberpucung, Kabupaten Malang, Jawa Timur, membuat setiap orang yang mengetahuinya tersentuh hatinya, selain sebagai anggota Polisi, Bripka Sanda gigih dan ikhlas meluangkan waktu disela-sela dinasnya dengan penuh kasih sayang berjuang untuk anak penyandang disabilitas di wilayah kerjanya.

Saat ini Bripka Sanda sedang fokus membantu Oktavian, anak berumur 8 tahun, yang duduk dibangku kelas 3 Sekolah Dasar Negeri (SDN) 02 Sumberpucung, Kabupaten Malang.

Awalnya, Oktavian adalah anak yang normal tanpa cacat. Ia cacat kedua kakinya setelah rumahnya ditabrak sebuah bus yang melintas dijalan dekat rumahnya sehingga kejadian dua tahun lalu itu, mengakibatkan Oktavian menderita cacat di kedua kakinya hingga pangkal pahanya yang terputus. 

Bripka sanda yang sehari-harinya sebagai anggota Babinkamtibmas dan dipercaya sebagai Ketua organisasi Difabel bernama "Ganisa Indonesia" mengetahui kejadian yang menimpa Oktavian,. 

Sejak itu, Oktavian menjadi asuhan Komunitas Defabel Ganesha Indonesia, yang dikomandani langsung oleh Bripka Sanda, Bimbingan yang diberikan kepada Oktavian meliputi bagaimana Oktavian bisa sekolah dan bisa memenuhi kebutuhan hidup bersama kedua orang tuanya yang hidupnya terlihat cukup sederhana.

Sanda adalah sosok rendah hati, Bripka Sanda enggan berkomentar dan dipublikasi oleh media. Ia terus merendah bahwa apa yang dilakukan kepada Oktavian dan penyandang disabilitas masih belum maksimal.

"Maaf ya, karena saya belum berbuat banyak untuk teman-teman difabel disini, belum pantas dipublikasi di media," kata Sanda singkat.  

Sementara itu, menurut Wulan, Wakil Ketua Ganisa Indonesia, "Dia (Pak Sanda-Red) sangat tulus membantu anak Difabel, kalau tidak ada pak Sanda saya tidak tahu nasib anak-anak difabel disini," katanya. 

Melihat perjuangan Sanda dan kondisi penyandang disabilitas yang ada, Wulan berharap, terus ada polisi yang peduli dan perhatian pada anak difabel terutama polisi perempuan, "Semoga terus banyak polisi yang seperti pak Sanda," harap Wulan.

Forkopimda Jatim Bentuk Satgas dari Berbagai Unsur Dalam Penanganan Bencana Banjir Bandang di Batu

 


Forkopimda jatim Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, Kasdam V Brawijaya Brigjen TNI Agus Setiawan, PLH Sekda Prov Jatim Heru Tjahjono bersama Pejabat Utama Polda Jatim, Forkopimda kota Batu Jum'at (5/11/2021) melakukan pengecekan posko dan lokasi bencana alam banjir di wilayah kota wisata Batu.


Peristiwa bencana alam banjir bandang yang menerjang Desa Sumberbrantas, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Jawa Timur ini terjadi pada Kamis kemarin (4/11), banjir disertai lumpur, material batu, kayu dan sebagainya itu menerjang rumah warga, dan menghanyutkan 10 korban jiwa dan 9 orang ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, 1 orang masih dalam pencarian. 


Berikut data korban jiwa yang di himpun dari Polres Kota Batu, pertanggal 5 November 2021


1. Ibu Wiji (55 Thn)

Alamat : Dsn. Gintung Ds. Bulukerto

ditemukan meninggal dunia, dan dibawa ke RS. Karsa Husada


2. Sarip (60 Thn)

Alamat : Dsn. Gintung Ds. Bulukerto

ditemukan meninggal dunia, dan dibawa ke RS. Karsa Husada


3. Mr. X (Masih di Identifikasi)

Ditemukan MD di Dsn. Tinjumoyo Ds. Sidomulyo 


4. Feri (31 Thn)

Alamat : Dsn. Gintung Ds. Bulukerto

ditemukan meninggal dunia, dan dibawa ke RS. Karsa Husada 


5. Dian / Jiya anak Feri (3,5 Thn)

Alamat : Dsn. Gintung Ds. Bulukerto

ditemukan meninggal dunia, dan dibawa ke RS. Karsa Husada 


6. Adi Wibowo (40 Thn)

Alamat : Jl. Kartini belekang Rs. Hasta Brata, ditemukan meninggal dunia, dan dibawa ke RS. Karsa Husada


7. Wakri (62 Thn)

Alamat : Dsn. Sabrangbendo Ds. Giripurno, ditemukan meninggal dunia, dan dibawa ke RS. Karsa Husada


8. Arif (30 Thn)

Alamat : Ds. Bulukerto kec. Bumiaji Kota Batu, ditemukan meninggal dunia


9. Fery (30 Thn)

   Alamat : Dsn. Cangar Ds. Bulukerto kec. Bumiaji, ditemukan meninggal dunia


Sementara 1 orang masih dalam pencarian. 


1. Inisial TK (58 Thn)

Alamat : Dusun Gintung, Bulukerto 


Sebelum meninjau lokasi bencana, Kapolda Jatim bersama Sekda Prov Jatim dan Kasdam V Brawijaya serta Walikota Batu melakukan rapat, untuk penanganan bencana, dengan membentuk satgas gabungan dari dari unsur pemerintah Provinsi, Pemerintah Kota, TNI - Polri. 


Usai melakukan rapat, Kapolda Jatim bersama Sekda, Kasdam dan Walikota Batu melakukan peninjauan di lokasi kejadian bencana. Kapolda mengatakan. Setelah di bentuk Posko juga membentuk satgas-satgas. 


"Yang pertama yaitu satgas pemulihan, yang kedua adalah satgas identifikasi korban, yang ketiga adalah satgas logistik, lalu yang keempat adalah satgas komunikasi, yang ke lima satgas pendataan," paparnya. 


"Kami mengharapkan Tim akan bersinergi dan bekerja. Langkah pertama adalah pemulihan terlebih dahulu dengan membersihkan, yang kedua dari beberapa korban tadi sudah ditemukan, tinggal satu orang yang belum, yang ketiga kami mohon kepada masyarakat khususnya nanti apabila terjadi hujan lagi agar mewaspadai betul jalur air yang nanti akan turun, sehingga kami akan menginformasikan baik kepada masyarakat di sepanjang jalur sungai, yang diduga menjadi aliran air untuk mengungsi terlebih dahulu, karena keamanan jiwa lebih penting," jelasnya. 


Kapolda juga mengatakan, akan melaksanakan analisa dan evaluasi terkait dengan Satgas yang sudah dibentuk ini, sehingga harapannya bisa pulih kembali. 


"Tentunya kami merelokasi dulu, selanjutnya mencari korban yang dan memberikan pelayanan kesehatan serta logistik sudah terpenuhi," tambahnya saat di lokasi kejadian. 


"Kami bersama bapak Sekda, bapak Kasdam dan Ibu Walikota tadi membentuk tim-tim yang sudah kami bentuk, yang paling penting tolong kepada masyarakat kalau nanti dihimbau untuk mengungsi tolong diikuti terlebih dahulu, karena takutnya nanti kalau ada hujan susulan dan akan terjadi longsoran lanjutan, jadi itu yang paling penting. Ayo patuhi apa yang disampaikan oleh petugas," pungkasnya.

Jum.at Berkah kodim 0815/ mojokerto berbagi paket sembako.

 


Mojokerto,Merdekanews.id – Kodim 0815/Mojokerto mengadakan kegiatan rutin dengan berbagi paket Sembako untuk masyarakat kurang mampu. Kegiatan yang dikemas dalam bentuk ”Jum’at Berkah Kodim 0815/Mojokerto Berbagi” kali ini, berlangsung di Desa Mojosarirejo, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Jumat (05/11/2021).

Kasdim 0815/Mojokerto Mayor Inf Achmad Djailani, mengatakan, Jum’at Berkah Berbagi ini merupakan program Kodim 0815/Mojokerto, yang sudah berjalan sejak beberapa bulan. Kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap Jum’at minggu pertama hingga minggu keempat.

Kasdim berharap, melalui kegiatan ini, dapat membantu meringankan beban warga masyarakat yang kurang beruntung secara ekonomi. Kendati tidak banyak, paling tidak dengan adanya Bansos ini dapat membantu masyarakat yang membutuhkan, terlebih dengan adanya pandemi Covid-19”, ujarnya.

“Semoga kegiatan ini dapat berlangsung secara berkelanjutan dan kami juga mengajak pengusaha dan para dermawan untuk terus berpartisipasi aktif dalam membantu kesulitan masyarakat melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) maupun kegiatan sosial lainnya”, harap pria kelahiran Sampang, Madura.

Pantauan di lapangan, dalam kegiatan Jum’at Berkah kali ini, Kasdim 0815/Mojokerto didampingi Forpimka Kemlagi menyerahkan sejumlah paket Sembako bagi warga Dusun Pudo Desa Mojosarirejo.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, antara lain Pasiter Kodim 0815/Mojokerto Kapten Inf Herman Hidayat, Danramil 0815/06 Kemlagi Kapten Inf Slamet Utomo, Camat Kemlagi, Tri Cahyo Harianto, S.Sos., M.M., Wakil Direktur PT. Green Environmental Indonesia (GEI), Darsono, Kades Mojosarirejo Wahyudi, Babinsa Sertu Heru, Bhabinkamtibmas Brigadir Bagus S, Anggota Koramil Kemlagi, Pengurus Persit KCK Ranting 07 Koramil Kemlagi.(Ridwan)

Rombongan Bus guru ponpes asal pasuruan .terguling di jalur pacet

 


MOJOKERTO,merdekanews.id Sebuah mobil bus ditumpangi rombongan wisawatan asal Pasuruan terguling di jalur maut Sendi Kecamatan Pacet Kabupaten Mojokerto, Kamis 4 November 2021. Dilaporkan bus membawa 34 penumpang.

Kecelakaan mini bus nopol S 7046 NA itu diduga akibat rem blong dan menabrak pembatas jalan. Beruntung mini bus yang ditumpangi rombongan guru Pondok Pesantren asal Desa Sukorejo, Kecamatan Sukorejo, Pasuruan itu tidak jatuh ke dalam jurang.

Kanit Laka Lantas Polres Mojokerto Iptu Wihandoko mengatakan bus mini yang dikemudikan Gofur warga Pasuruan melaju dari arah Batu ke Mojokerto melalui jalur ekstrem Cangar-Pacet. Ia membawa 33 penumpang.

“Bus mini dari arah Batu, setelah rekreasi di Cangar, bus turun, sempat diingatkan masyarakat jalur ini curam dan berbahaya, tapi sopir tidak menghiraukan,” kata Wihandoko kepada wartawan di lokasi kecelakaan.

Sampai di turunan wilayah Sendi, Desa/Kecamatan Pacet pukul 16.30 WIB, bus mengalami rem blong. Bus itu menabrak tebing di sisi kiri jalan, lalu terguling.

“Sampai di turunan AMD terjadi rem blong, sopir berusaha menabrakkan bus ke tebing sebelah kiri, lalu ban kiri depan naik ke atas sehingga terguling,” terang Wihandoko.

Sampai saat ini Wihandoko belum bisa memastikan jumlah korban terluka akibat kecelakaan tunggal ini. “Korban masih diobservasi di RS Sumberglagah dan Puskesmas Pacet. Saya cek dulu ke rumah sakit,” jelasnya.

Sementara salah seorang korban berinisial D 18 tahun menyebut bus yang ditumpangi membawa 33 guru Ponpes As Salafi Al Ihsan Darul Mukmin, Desa Sukorejo, Kecamatan Sukorejo, Pasuruan.

“Habis dari wisata ke Cangar. “Rombongan guru semua. Teman saya yang terluka ada tiga orang, ada yang tulang tangannya keluar,” tandasnya.(RIDWAN)