29/06/2022

Perolehan Medali Kota Mojokerto pada Porprov VII



Kota Mojokerto - Merdekanews. id-Kontingen Kota Mojokerto, Jawa Timur, berhasil meraih 2 medali emas di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII tahun 2022 yang digelar di empat daerah, yaitu Jember, Bondowoso, Lumajang, dan Situbondo.
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengapresiai capaian prestasi yang ditorehkan kontingen Kota Mojokerto dalam Porprov VII Jatim 2022.

"Alhamdulillah sampai dengan tadi malam sudah ada kado yang istimewa yang disampaikan kepada saya, 2 medali emas telah didapatkan oleh kontingen Kota Mojokerto sebagai hadiah HUT ke-104," kata Ning Ita sapaan akrab wali kota saat membuka pekan paralympic di Gelora A. Yani, Selasa (28/6).

Atas perolehan medali tersebut, Ning Ita mengingatkan agar para atlet tidak cepat berpuas diri dan terus semangat, karena Porprov VII Jatim 2022 ini masih berlangsung hingga 3 Juli 2022 mendatang.

Ia juga mengingatkan selama berkompetisi, para atlet harus terus menjunjung sportivitas."Saya dan masyarakat Kota Mojokerto akan terus memberikan dukungan dan doa kepada atlet Kota Mojokerto. Jangan lupa untuk menjaga kesehatan dan jadikan kemenangan kalian kado terindah untuk Kota Mojokerto," kata Ning Ita.

Ditambahkan oleh Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Novi Rahardjo bahwa berdasarkan hasil pertandingan terakhir pada Senin (27/6) pukul 18.00 WIB, Kota Mojokerto berhasil meraih dua emas, dua perak, dan empat perunggu, dengan total nilai 16 poin.

"Kami optimis Porprov tahun ini bisa melampaui tahun 2019 karena pertanggal ini sudah 16 poin tapi even masih berjalan. Dan target dari KONI adalah 20 poin," kata Novi.

Hingga saat ini Kota Mojokerto meraih dua medali emas yang diperoleh dari cabang olahraga wushu dan billiar. Dua medali perak diperoleh dari cabor judo dan gulat Sedangkan empat medali perunggu disumbang dari cabor Judo, billiar, IODI dan pentaque.yn.

Kota Mojokerto menggelar mini Job Fair



Kota Mojokerto - Merdekanews.id-Tak hanya menggelar berbagai festival, peringatan Hari Jadi ke-104 Kota Mojokerto juga menggelar Mini Job Fair pada Selasa (28/6) di Parkir Utara Gedung Mall Pelayanan Publik Gajah Mada yang diikuti oleh ribuan pencari kerja.
Mini Job Fair yang semula hanya ada 24 perusahaan dengan 500 Lowongan Kerja (Loker) pada saat pelaksanaan bertambah menjadi 27 perusahaan dengan lebih dari 1500 loker.

Wali kota Mojokerto Ika Puspitasari saat meninjau pelaksanaan job fair pagi mengemukakan bahwa ini merupakan kesempatan yang sangat istimewa.

"1575 lowongan kerja yang disediakan perusahaan-perusahaan di Kota Mojokerto ini diharapkan menjadi pemicu penurunan tingkat pengangguran yang ada di Kota Mojokerto," kata wali kota.

Lebih jauh Ning Ita sapaan akrab wali kota juga menyampaikan bahwa penyebaran covid-19 sudah semakin terkendali. Hal ini lah yang membuatnya optimis pada akhir tahun 2022 ekonomi Kota Mojokerto bisa kembali seperti sedia kala.

Dengan adanya berbagai perusahaan besar yang turut serta dalam job fair ini tentu menarik bagi para pencari kerja. Salah satunya adalah Sunarti dari Trowulan. "Tadi saya datang jam 8, ambil formulir terus diisi dan tinggal menyerahkan surat lamarannya," kata gadis alumni SMKN 1 Trowulan ini.

Sama halnya dengan Sunarti, Sindy warga Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto juga sudah mengantisipasi sejak pagi. "Ini adalah pengalaman pertama saya ikut job fair. Meskipun antri petugasnya mau membantu dan mengarahkan jadi bisa gampang," ungkapnya.

Melihat animo masyarakat yang sangat besar, Kepala Dinas Penanaman Modal, Perizinan Terpadu Satu Pintu, Tenaga Kerja Heryana Dodik Murtono berharap tahun depan Job Fair bisa dilaksanakan lagi dengan kapasitas yang lebih besar.yn.

28/06/2022

STOPPRESS

 


PT. TUNAS JAYA SANUR

 


PROGRESS PROYEK PENGAMAN RUAS PANTAI milik BWS BALI – PENIDA TEREALISASI LAMPAUI RECANA

 
Jembrana,  Merdekanews.id
Proyek pengaman ruas pantai untuk menangkis deburan ombak dari abrasi yang di garap PT Witada Bangun Gemilang hingga memasuki minggu ke 14 . Menurut catatan yang di berikan kepada Merdeka News Bali,  bahwa proyek milik BWS Bali - Penida itu realisasi nya melampaui rencana, di mana rencana 23,305 namun terealisasi 37,961 . Ada deviasi sekitar 14,387 . “ progress kami dari 20 – 26 Juni 2022 itu sudah melampaui rencana 22,305, di mana realisasi nya mencapai 37,961 “ ujar  Yan De Man Ops PT Witada Bangun Gemilang kepada Merdeka via Whatsapp ,  Selasa siang (28/06/2022) .
Menurut dia Ada Deviasi sekitar 14, 387, di jamin proyek itu selesai tepat waktu sesuai kontrak dan SOP. Meskipun,  proyek itu meliputi di 4 titik wilayah , antara lain Gilimanuk 1,048 M'  Candi Kusumah 800 M', Delod Berawah 750 M’ dan Soka 254 M' . Total proyek yang di garap 2,852  KM bakal selesai sesuai kontrak .
Dia pun menegaskan bahwa proyek yang di garap itu di jalankan sesuai dengan SOP sesuai kontrak meliputi papan kegiatan proyek berikut base camp hingga keamanan pekerja nya.  “maka tidak benar jika  ada tudingan, kami lalai dalam menerapkan SOP sesuai kontrak, base camp kami ada,  dan penggunaan safety work juga terapkan “ pungkas pria yang memiliki nama lengkap I Gede Arthana Yudha,  ST menutup telpon . (Anw)

Tiga Kelompok Curanmor Hingga Penadah 'Diringkus' Satreskrim Polres Lumajang


Lumajang, merdekanews.id Kapolres Lumajang AKBP Dewa Putu Eka D, S.I.K, M.H, didampingi Kasat Reskrim AKP Hari Siswanto, menggelar konferensi pers ungkap tindak pidana pencurian dengan pemberatan, sebagaimana dimaksud pasal 363 KUHP , di lobby Mapolres Lumajang, Selasa (21/6/2022).

Cukup fantastis, tiga kelompok pelaku berhasil diamankan, hingga penadah bahkan barang bukti tak sedikit turut disita. Pengungkapan kali ini, merupakan sepak terjang pelaku terhitung dari bulan Februari hingga bulan Mei kemarin.

"Ada tiga kelompok pelaku yang kami ungkap. Yang pertama, kelompok daripada inisial 'A' dengan seorang temannya inisial 'D' ( dalam pencarian ), warga Jatiroto. Keduanya melakukan di satu TKP, adapun barang yang dicuri yakni sepeda motor," terang Kapolres

Diteruskan oleh Kapolres, kelompok yang ke dua, yakni kelompok inisial 'T' dan 'I', keduanya warga Kecamatan Randuagung. Dalam beraksi, meraka juga berbarengan dengan inisial 'D'.

Selanjutnya kelompok yang ke tiga, yakni inisial 'AR' sebagai penadah dari pelaku inisial 'T'. 
Dan satu lagi pelaku 'A', adalah pelaku aksi curanmor dengan insial 'TI'. Lalu yang terakhir, tertangkap juga pelaku inisial 'RH' warga Randuagung.

"Mereka bekerja secara terpisah, ada yang perannya sebagai pemetik langsung dengan cara merusak kunci motor korban dengan kunci T, ada juga dengan menjadi penadah / pemufakatan jahat. Dari hasil pengembangan, semua TKP yang ada di wilayah Kabupaten Lumajang," jelas Kapolres.

Sementara barang bukti yang diamankan, ada sebanyak 20 unit sepeda motor. Terbagi 14 unit dari pelaku inisial 'TI' dan 6 unit dari penadah. Semua pelaku sudah berstatus tersangka dan ditahan di rutan Mapolres Lumajang untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Dalam beraksi, kelompok tersebut bersifat hunting. Berpencar mencari mangsa, khususnya dikawasan parkiran, mengawasi dan mencari yang kategori lengah.

Dari semua tersangka tersebut di atas, Seorang tersangka merupakan residivis. Sementara yang lain, merupakan pelaku baru. Akan tetapi meskipun baru beraksi, satu diantaranya tergolong muda dan sudah melanglang buana di belasan TKP.

"Mereka beralasan, melakukan itu semua untuk memenuhi kebutuhan hidup. Tadi sudah saya sampaikan, apapun ceritanya itu tetap saja salah," tegas Kapolres.

Atas perbuatannya, semua tersangka terancam hukuman sampai dengan 9 tahun. Selebihnya Kapolres mengimbau masyarakat, agar lebih berhati-hati saat memarkir kendaraannya. Pasang kunci ganda terlebih kunci garpu untuk mempersulit pelaku kejahatan.

Untuk Langkah selanjutnya Polres Lumajang akan mengumumkan hasil Labfor sepeda motor melalui press rilis, lantaran sebagian indentitas kendaraan baik nomer rangka dan mesin sudah dirusak oleh tersangka menggunakan mesin gerinda.

"Kemudian akan kami umumkan hasil labfor tersebut, dan masyarakat yang merasa kehilangan, nanti bisa mengambil dengan syarat membawa surat-surat bukti kepemilikan," pungkasnya.

27/06/2022

POLRESTA BANYUWANGI GELAR KHITANAN GRATIS

 
banyuwangi,Merdekanews.id Polresta Banyuwangi kembali menggelar bakti kesehatan dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-76 tahun 2022. Bakti kesehatan kali ini dikemas dalam kegiatan khitanan massal gratis, yang dilaksanakan pada Senin (27/06/2022) pagi di Rupatama Wira Pratama Polresta Banyuwangi.

Bakti kesehatan ini dilaksanakan oleh Dokkes Polresta Banyuwangi, bekerja sama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Banyuwangi dan PPNI (Persatuan Perawat Nasional Indonesia) Kabupaten Banyuwangi.

Kegiatan bakti kesehatan ini tampak dihadiri oleh Kapolresta Banyuwangi, AKBP Deddy Foury Millewa dan Pejabat Utama Polresta Banyuwangi.

“Yang terdaftar sebagai peserta yang akan disunat sejumlah 25 anak. Kegiatan ini dalam rangka bakti kesehatan memperingati hari ulang tahun Bhayangkara yang ke-76,” ujar Kapolresta Banyuwangi.

Kapolresta melanjutkan bahwa pihaknya membaktikan diri untuk masyarakat, khususnya anak-anak yang sudah waktunya melaksanakan sunat bisa terbantu dengan adanya kegiatan sunatan massal ini.

AKBP Deddy menerangkan, pada peringatan Hari Bhayangkara tersebut, bukan hanya sunatan massal saja yang telah dilakukan, tetapi ada beberapa kegiatan yang sudah diselenggarakan beberapa minggu yang lalu.

Orang nomor satu di jajaran Polresta Banyuwangi menyebut, khusus sunatan massal ini didukung penuh oleh IDI dan PPNI Banyuwangi. 

“Alhamdulillah antusiasme orang tua dan anak-anaknya begitu tinggi,” tuturnya didampingi oleh Wakapolresta Banyuwangi, AKBP Didik Harianto.

Ditambahkan oleh Kapolresta Banyuwangi, sunatan massal gratis ini dipusatkan di Polresta Banyuwangi. Seluruh peserta dari berbagai kecamatan, dengan diantar dan didampingi oleh personel Bhabinkamtibmas Polsek jajaran.

Pada kesempatan itu, Kapolresta Banyuwangi juga menyerahkan bingkisan kepada perwakilan peserta yang ikut sunatan massal tersebut.

"Kami ucapkan terimakasih kepada seluruh peserta yang telah hadir dan ikut berpartisipasi dalam sunatan masal ini, sehingga berjalan dengan sukses dan lancar," tutupnya. 

Kegembiraan bisa ikut dalam sunatan massal dirasakan oleh Putra, seorang anak asal Kecamatan Licin.

Ibunya menyampaikan kegembiraan anaknya bisa melaksanakan sunat.

“Anaknya senang bisa ikut sunat. Tadinya diajak temannya yang kebetulan ikut juga sunatan massal. Terimakasih untuk Kepolisian yang sudah mengadakan acara sunatan massal ini” ucap Hamidah. (HMS/anw)