Tampilkan postingan dengan label Surabaya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Surabaya. Tampilkan semua postingan

01/02/2022

Wakapolda Jatim Pimpin Pakta Integritas dan Pengambilan Sumpah Seleksi SIPSS T.A 2022


Surabaya Merdekanews.id Wakapolda Jatim Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo memimpin acara penandatanganan pakta integritas dan pengambilan sumpah seleksi penerimaan Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) Tahun Ajaran 2022, Panitia Daerah Polda Jatim di gedung Rupatama Mapolda Jatim, Senin (31/1/2022).
Penandatanganan pakta integritas dan pengambilan sumpah seleksi penerimaan SIPSS Tahun Ajaran (TA) 2022 ini diikuti oleh panitia, peserta tes, dan orang tua peserta. 

Dalam paparannya, Karo SDM Polda Jatim Kombes Pol Harry Kurniawan, mengatakan dalam laporannya menyebutkan bahwa peserta tes Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) TA 2022 Panda Jatim telah terverifikasi sebanyak 124 orang dengan rincian 74 peserta pria dan 50 peserta wanita. 

Nantinya yang lolos dalam seleksi tingkat Panda akan melanjutkan seleksi ke tingkat pusat di Akademi Kepolisian Semarang dan sesuai rencana pendidikan akan dilaksanakan selama 6 bulan mulai 8 Maret 2022 hingga 8 September 2022.

"Untuk kuota ​​​​​Dipa Polda Jatim ada tujuh orang, semoga nantinya bisa bertambah," kata Kombes Pol Harry Kurniawan

Sementara itu Wakapolda Jatim dalam amanatnya mengatakan bahwa selama kegiatan ini berlangsung agar baik panitia, orang tua dan peserta seleksi SIPSS, berkomitmen bahwa pelaksanaan proses seleksi akan dilaksanakan dengan prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel dan Humanis) serta clean dan clear.

"Saya ingatkan kepada orang tua dan peserta seleksi untuk tidak boleh menggunakan rekomendasi atau upaya mempengaruhi panitia dengan mencoba menyuap guna meluluskan calon peserta, karena apabila terbukti melanggar akan dikenakan sanksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku," kata Wakapolda Jatim, Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo.

Wakapolda Jatim juga menekankan kepada panitia dan pengawas internal maupun eksternal agar melaksanakan kegiatan seleksi ini dengan baik dan bertanggungjawab.

Wakapolda juga memberi masukan kepada peserta agar mempersiapkan diri sehingga dapat berkompetisi dengan baik. 

"Saya percaya bahwa para peserta sekalian telah menyiapkan diri untuk mengikuti tes ini. Jadi tunjukkan kualitas terbaik sehingga dapat lulus terpilih nantinya," pungkasnya.

29/01/2022

Dirbinmas Polda Jatim Ikuti Diskusi Membangun Ekosistem Toleransi di Lingkungan Sekolah

        Surabaya, merdekanews.id Dirbinmas Polda Jatim Kombes Pol Asep Irpan Rosadi mengikuti kegiatan diskusi ahli membangun ekosistem toleran dilingkungan sekolah berbasis human security dan pencegahan kekerasan berbasis extrimisme (PVE).

        Kegiatan sebagai salah satu upaya dialog untuk mendorong penyusunan muatan lokal ini dilaksanakan di convention hall Harris Hotel Jl. Gubeng Surabaya, pada Kamis (27/1/2022). 

        Dalam forum diskusi tersebut, Dirbinmas menyampaikan bahwa pihaknya akan mencoba menguatkan pondasi untuk membuat penguatan khususnya di sekolah terkait toleransi yang berujung kepada bagaimana sekolah-sekolah, pelajar-pelajar mempunyai daya tangkal dan daya cegah terhadap paham-paham maupun sikap-sikap intoleran radikal dan terorisme.

        Kedepannya Polda Jatim akan bekerja sama secara nyata dengan Pemprov Jatim dan Dinas Pendidikan untuk membuat aksi nyata di beberapa sekolah yang nanti akan dimulai dulu dengan rakor

        "Kami akan melibatkan seluruh kepala sekolah, forum guru untuk memetakan akar masalah. Nantinya kelompok mana yang harus kita bina atau yang sudah bagus maka perlu kita tingkatkan," kata Dirbinmas. 

        Asep menjelaskan bahwa akan digunakan sistem pendekatan baik kepada guru, pelajar ataupun pengelola dari lingkungan untuk membuat Jatim menjadi Provinsi yang memiliki rasa toleransi tinggi dikalangan pelajar. 

        "Perlu diingatkan kepada semuanya bahwa agama tidak ada yang mengajarkan permusuhan, selain itu menanamkan nilai- nilai Pancasila sehingga menumbuhkan jiwa Nasionalisme dan mencegah Ekstrimisme," tuturnya. 

        Sementara itu Heru Wahono Santoso, Kepala Bakesbangpol Jawa Timur, menyampaikan bahwa pihaknya akan bekerja sama dengan Polda Jatim  dalam hal membangun ekosistem toleran di lingkungan sekolah.

        "Kami akan memberikan edukasi, pembinaan kepada anak-anak SMA  eh karena memang sasaran utama itu adalah generasi muda  tentang bagaimana cara melawan radikalisme, intoleransi. Kami juga akan memberikan wawasan kebangsaan agar mencintai NKRI," ucap Heru.

24/01/2022

Forkopimda Jatim Gelar Apel Pamor Keris


        Surabaya, merdekanews.id - Forkopimda Jawa Timur, Senin (24/1/2022) pagi, gelar pasukan patroli motor penegakan protokol kesehatan untuk masyarakat Jawa Timur (Pamor Keris) di lapangan Kodam V/Brawijaya. Hal ini dilakukan sebagai upaya pemerintah dalam mengantisipasi penyebaran virus varian Omicron di Jawa Timur. 
        Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, di dampingi Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI Nurchahyanto, dan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, secara langsung memimpin apel Pamor Keris ini yang di ikuti oleh anggota baik dari TNI, Polri, maupun Satpol PP dan instansi terkait untuk bersinergi dalam melakukan penegakan protokol kesehatan. 
        Dalam apel ini diikuti sebanyak 850 personel, dengan kendaraan sebanyak 102 unit roda dua, 6 unit Mobil ambulan, 9 unit Mobil vaksinator, 2 unit Mobil masker, 4 unit Mobil Covid hunter, 1 unit Bis vaksinasi, dan 2 unit AWC.
        Tim Pamor Keris ini nantinya akan melakukan patroli secara rutin, dengan sasaran penegakan protokol kesehatan dan cipta kondisi harkamtibmas di wilayah Jatim.
        Ada beberapa penekanan, antara lain laksanakan deteksi dini, melakukan kegiatan preventif dan preemtif, laksanakan tugas secara humanis dan profesional, bantu masyarakat dalam penyemprotan disinfektan serta melakukan percepatan vaksinasi. Sementara, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatakan, Kewaspadaan dalam mengatasi penyebaran Covid-19 harus dilakukan secara sistematis melalui sinergitas dan kolaborasi. "Kita berharap bahwa bersama-sama, kita tetap akan bisa melakukan penegakan protokol kesehatan, di saat-saat dimana ketika terjadi kelandaian-kelandaian, lalu ada semacam pelonggaran yang terjadi di tengah-tengah masyarakat. Data dari Kemenkes juga demikian," tandasnya usai pimpin apel. 
        "Oleh karena itu, berseiring dengan fenomena covid-19 varian Omicron ini kita harus kembali mengingatkan kepada masyarakat terhadap pentingnya penegakan protokol kesehatan, dan itu harus dilakukan di semua lini, di semua level. Maka pak Pangdam bersama pak Kapolda menginisiasi gerakan ini, supaya bisa lebih masif, lebih seksama dan pada saat yang sama dilakukan apel siaga yang sama di seluruh kabupaten kota di Jawa Timur," lanjutnya. 
        Selain penegakan protokol kesehatan, juga pada saat yang sama. Khofifah juga menyampaikan untuk selalu siao dalam menyambut kedatangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang datang melalui bandara Juanda. 
        "Kita harus melakukan kesiapsiagaan hadirnya PMI. Ini adalah tugas dan tanggung jawab kita bersama. Semua sudah melakukan langkah-langkah inisiatif, mitigatif, secara komprehensif. Tanggal 22 kemarin ada 129 Pekerja Migran Indonesia yang datang melalui Juanda," ujarnya Khofifah. 
        "Besok tanggal 26 direncanakan akan datang lagi 164, kita semua harus siap untuk bisa melakukan proses karantina, penanganan, dan pelayanan kepada PMI ini," paparnya. 
        Khofifah juga mengajak kepada media untuk menjadi bagian penting dalam menyampaikan pesan keoada seluruh masyarakat, bahwa penegakan protokol kesehatan harus dikuatkan kembali. 
      "Saya mengajak kepada teman-teman media sebagaimana yang kita sering sebut Pentahelix Approach maka teman-teman media menjadi bagian yang sangat penting untuk menyampaikan pesan kepada seluruh warga Jawa Timur, bahwa penegakan protokol kesehatan ini harus kita kuatkan kembali. Seiring  peningkatan testing dan tracing. Semua yang terkonfirmasi kontak erat ini harus dilakukan proses testing," jelasnya. 
        Lanjut Khofifah menjelaskan, khusus PMI ada entry test dan ada exit test. Entry-nya, exit-nya harus clear. Kemarin pada saat entry test ditemukan ada 2 yang terkonfirmasi positif, yang kemudian diberikan layanan di Rumah Sakit Haji.
        "Semua titik di lini paling bawah berarti kalau itu terjadi di rumah ya harus dilakukan kontak erat secara komprehensif kalau terjadi di sekolah juga demikian, kalau terjadi di kantor juga demikian. Jadi testing dan pressing harus dilakukan secara komprehensif, minimal satu kasus 15 orang. Jadi itu standar dari Kemenkes. Meskipun Jawa Timur ini 1 berbanding 19 rata-rata, tapi tetap harus ditingkatkan testing dan tracing. Kalau PPLN entry tes dan exit tes. Jadi entry tes clear, exit tes juga clear," jelasnya. 
        "Berikutnya adalah kita reaktivasi kembali isoter-isoter. Nah nakes, relawan-relawan, saya mohon sekarang ini kembali membangun sinergitas, kolaborasi yang baik," imbuhnya. 
      Selain itu, Khofifah juga menjelaskan terkait dengan satgas pangan, yang harus melakukan, memastikan pasokan minyak goreng aman. Khofifah mengatakan harga minyak goreng sampai pada konsumen terakhir adalah 14 ribu rupiah per liter
       "Nah, saya atas izin pak Pangdam, pak Kapolda, dan pak Pangko Armada, tadi kami menyampaikan bahwa satgas pangan ini harus melakukan, memastikan bahwa rantai pasok minyak goreng ini harus aman," imbuhnya. 
        Oleh karena itu, Apindo. Asosiasi Pengusaha Retail, pabrik-pabrik yang memproduksi minyak goreng dan seluruh retail modern semuanya diharapkan berseiring bisa melaksanakan tugas, bahwa Presiden memberikan arahan, harga minyak goreng sampai pada konsumen terakhir adalah 14 ribu rupiah per liter, di pastikan stoknya aman. 
        "Karena memang negara sudah menyiapkan dana untuk memberikan subsidi dari production house minyak goreng ini. Nah, di pasar tradisional masih diberi kesempatan untuk melakukan penyesuaian harga," pungkasnya.

22/01/2022

Kunker ke Polda Jatim, Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo beri penghargaan kepada anggota Bidpropam dengan kinerja terbaik


        Surabaya, merdekanews.id - Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri, Irjen Pol Ferdy Sambo dengan didampingi Karopaminal Brigjen Pol Hendra Kurniawan, Karoprovos Brigjen Pol Benny Ali serta Karowabprof Brigjen Pol Anggoro Sukartono lakukan kunjungan kerja di Polda Jawa Timur, Jumat (21/1/2022) dan disambut hangat oleh Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, Wakapolda Jatim Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo beserta seluruh Pejabat utama polda jatim dan para Kapolres jajaran Polda Jawa Timur.

        Sebelumnya juga sudah melakukan kunjungan kerja di dua polda dan beberapa Polres dan juga Polsek. Tujuannya, untuk memastikan implementasi dan pelaksanaan tugas pokok dan fungsi Polri.

        Kadivpropam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo, usai memberikan pengarahan Anggota Polri jajaran Polda Jatim dilanjutkan dengan memberi penghargaan terhadap anggota Bidpropam Polda Jatim dengan kinerja terbaik yang dilaksanakan di gedung Mahameru Polda Jatim yang juga dihadiri oleh anggota Polres jajaran polda jatim secara virtual ditiap-tiap polres.

       Kemudian dihadapan awak media Irjen Ferdy Sambo menjelaskan kegiatan ini sebagai upaya pencegahan dan Mitigasi dalam rangka mengurangi pelanggaran anggota yang terjadi di lapangan.

       "Dalam pelaksanaan ini kami melaksanakan di tiga polda. Selain itu juga kami laksanakan di beberapa Polres dan Polsek untuk mengetahui kegiatan kegiatan operasional yang dilakukan oleh anggota di lapangan," kata Irjen Pol Ferdy Sambo, Jumat (21/1/2022).

        "Apakah sudah sesuai prosedur, apakah sudah sesuai dengan pelaksanaan tugas yang sudah diatur dalam standart operasional," lanjutnya.

        Beberapa temuan yang kami lakukan, bahwa standart operasional dan kegiatan ini harus terus ditingkatkan. Mulai dari tingkat mendasar, kegiatan tugas pokok ini bertahun tahun sudah ada standartnya.

        "Sehingga kita hadir untuk mengingatkan kembali kepada anggota di lapangan, sehingga dalam pelaksanaan tugas ini sesuai dengan aturan sehingga bisa tidak terjadi pelanggaran yang kita lakukan," jelasnya.

        Kami melakukan peninjauan terhadap ruang ruang sel tahanan dan ruang pelayanan, ini kita lakukan, bahwa selain penanganan Covid-19 yang dilakukan secara maksimal oleh anggota. Tidak mengurangi pelayanan maksimal anggota polri kepada masyarakat.

        "Harapan kami kedepan, dengan upaya pencegahan dan mitigasi ini kita bisa menurunkan atau bisa mengatasi dan mengurangi pelanggaran pelanggaran anggota," terangnya.

        Tentunya kerjasama Kapolda dan Wakapolda dan seluruh pejabat utama di polda jatim, kita harapkan bisa mendukung kemudian bersama sama pencegahan dan mitigasi dalam upaya yang maksimal sehingga kami semua bisa melaksanakan tugas tugas pelayanan masyarakat yang terbaik.

        Sebelumnya, Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri, Irjen Pol Ferdy Sambo, beserta rombongan telah melaksanakan kunjungan kerja di Polda Jateng yang kemudian dilanjutkan ke Polda Jatim.

        Selain polda jatim dan jateng, Divpropam juga melaksanakan pengecekan sistem manajemen operasional dan pembinaan. Di beberapa Polres jajaran Polda Jateng dan Polres Jajaran Polda Jatim, termasuk di Polrestabes Surabaya.

17/01/2022

Forkopimda Jatim Ikuti Pelaksaan Upacara Memperingati Hari Dharma Samudera

Forkopimda Jatim mengikuti pelaksanaan Upacara Tabur Bunga memperingati Hari Dharma Samudera di Hanggar Heli KRI dr.Wahidin Sudirohusodo-991, pada Sabtu, (15/1/2022). 

Upacara guna mengenang pertempuran di Laut Arufuru pada 15 Januari 1962 ini dipimpin langsung oleh KASAL Laksamana TNI Yudo Margono. 

Upacara yang dilaksanakan di Selat Madura ditandai dengan pelarungan karangan bunga oleh KASAL, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Nurchahyanto, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta dan pejabat lainnya. 

"Hari ini pada tahun 1962 terjadi pertempuran di Laut Arafuru yang menggugurkan salah satu putra terbaik bangsa Komodor Yos Sudarso dan ABK KRI Macan Tutul. Upacara ini untuk menghormati dan menghargai jasa pahlawan tersebut,” kata KASAL Laksamana TNI Yudo Margono.. 

KASAL berharap agar setiap prajurit Angkatan Laut dan masyarakat Indonesia dapat memiliki semangat prajurit. Terutama dalam menegakkan kedaulatan Indonesia saat ini suasana situasinya damai. 

"Sekarang ini situasi damai, namun tetap harus menegakkan kedaulatan hukum di laut, khusunya bagi prajurit Angkatan Laut," tutur Yudo. 

Upacara peringatan ini juga mengenang gugurnya prajurit KRI Nanggala-402 pada April 2021 lalu. Untuk mengenang gugurnya para prajurit tersebut, diresmikan Monumen KRI Nanggala-402.

15/12/2021

Kapolda Jatim Beri Pembekalan Siswa Diktuk Bintara Polri dan Dikmaba TNI AD di SPN Mojokerto


       Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta bersama Pejabat Utama Polda Jatim berikan pembekalan pengantar tugas, dan pemberian motivasi kepada Siswa Diktuk Bintara Polri dan Dikmaba TNI AD di Sekolah Polisi Negara (SPN) Mojokerto Polda Jatim, pada Selasa (14/12/2021). 

        Kegiatan diawali dengan Laporan singkat Ka SPN Mojokerto Polda Jatim, terkait situasi dan kondisi siswa Diktukba Polri serta Siswa Integrasi Dikmaba TNI AD yang ada di SPN Mojokerto Polda Jatim. 

        Kegiatan yang dilaksanakan di SPN Mojokerto adalah program pendidikan dan pelatihan fungsi teknis serta pembentukan Perwira SIP angkatan 49, dan pendidikan alih golongan tahun 2020. 

        Sedangkan jumlah siswa yang melaksanakan pendidikan di SPN Mojokerto Polda Jatim tahun 2021 sebanyak 1.381 orang, yang teridiri dari 2 gelombang, dengan rincian gelombang 1 sebanyak 631 orang, dan gelombang 2 sebanyak 750 orang, serta siswa terintegrasi dari TNI AD sebanyak 22 orang, dengan didampingi 2 pembina.

        Kegiatan dilanjutkan dengan pembekalan pengantar tugas dan pemberian motivasi oleh Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta kepada Siswa Diktuk Bintara SPN Mojokerto Polda Jatim tahun 2021. 

        Pendidikan di SPN Mojokerto Polda Jatim merupakan suatu proses pembentukan anggota Polri, yang diharapkan kedepan anggota Polri siap melaksanakan tugas kedepan.

     Berbagai perubahan yang ada di masyarakat harus kita respon agar kita dapat menghadapi perubahan maupun tantangan yang ada di masyarakat, sehingga tugas pokok yang diemban yaitu       Harkamtibmas dan penegakan hukum dapat berjalan dengan baik.

       Jaga hati dan fikiran dalam melaksanakan tugas sehingga terhindar dari hal hal yang merugikan baik diri sendiri, keluarga maupun institusi Polri.

        "Dalam pelaksanaan tugas agar mempedomani Tugas, Wewenang dan Tanggung jawab (TWT) dan Iman, Kemauan dan Pengetahuan (MANTAP) serta gunakan komunikasi yang baik sehingga dapat melaksanakan tugas dengan baik," jelasnya orang nomer satu di kepolisian Jawa Timur itu.

        Usai memberikan pembekalan pengantar tugas, dan pemberian motivasi, Kapolda Jatim bersama PJU Polda Jatim lanjut melakukan pengecekan fasilitas yang ada di SPN Mojokerto Polda Jatim.

14/12/2021

Optimalkan pencarian jenasah erupsi semeru polri terjunkan K-9


SURABAYA-Upaya Mabes Polri dan Polda Jatim mengerahkan 11 ekor anjing pelacak Unit Satwa K-9 dalam operasi pencarian korban guguran awan panas Gunung Semeru, akhirnya membuahkan hasil. 

Belasan anjing K-9 itu, berhasil menemukan sedikitnya 13 jenazah korban, sejak hari kedua operasi pencarian berlangsung pada Minggu (5/12/2021) hingga Senin (13/12/2021).
Temuan tersebut bersumber dari 25 titik bau yang berhasil diendus anjing pelacak, dan menjadi petunjuk anggota satgas dari Tim SAR Gabungan dalam mengerahkan alat berat untuk melakukan penggalian skala besar mengunakan alat berat.

Belasan jenazah korban itu ditemukan di area pencarian di dua desa yang berlokasi di Kecamatan Candipuro, yakni di Desa Curahkobokan dan Desa Kampung Renteng. 

Unit Satwa K-9 yang dilibatkan itu berasal dari Baharkam Mabes Polri dengan lima ekor anjing. Lalu, Unit Satwa Polda Jatim dengan empat ekor anjing, dan Polres Malang Kota dengan dua ekor anjing.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko mengatakan, belasan ekor anjing unit satwa K-9 itu tetap akan disiagakan selama operasi pencarian yang dikomandoi satgas pencarian korban bencana alam Gunung Semeru berlangsung.

“Tentu ini komitmen kami sejak awal. Bahkan upaya pencarian korban juga termasuk oeprasi kemanusiaan aman nusa yang diperintahkan Kapolri. Kami akan menyiagakan unit satwa itu hingga berakhirnya operasi pencarian yang dikomandoi satgas,” katanya pada awak media, Selasa (14/12/2021).

Manakala memang pihak satgas memerlukan tambahan kekuatan untuk memaksimalkan proses pencarian korban dalam cakupan wilayah yang lebih luas.

Gatot menegaskan, pihaknya, dalam hal ini Mabes Polri dan Polda Jatim, siap menambah unit satwa tersebut yang akan didukung dari berbagai porles jajaran dari Polda Jatim, ataupun kepolisian daerah lain. 

“Kami selalu mengevaluasi semua progres kinerja dari hari ke hari, selama operasi pencarian. Kami akan siap jika memang dibutuhkan unit satwa tambahan dalam upaya perluasan medan pencarian korban,” tegas Gatot.

Meskipun perawakan anjing-anjing itu sepintas sangar dan gahar, tapi para anggota kepolisian yang bertindak sebagai pawangnya, justru menamai mereka dengan sebutan atau panggilan yang terbilang lucu nan menggemaskan. 

Tujuannya, tentu menciptakan chemistry yang kompak, serasi, laiknya teman. Sehingga, dalam menjalankan berbagai macam tantangan misi yang diperintahkan oleh atasan, anjing K-9 dan pawangnya dapat melaksanakannya dengan penuh semangat.

Seperti Bripka M Sahid, yang berdinas di Baharkam Mabes Polri, contohnya. Ia menamai anjing K-9 yang diasuhnya itu dengan sebutan Lupita. Kemudian, Brigadir Andri, dari Unit Satwa Polda Jatim, ia menamai anjingnya, dengan sebutan Kimmy. Sedangkan, Iptu Imam dari Polres Malang, malah menamai anjingnya dengan sebutan Sola.

Mengingat medan operasi pencarian korban hilang yang terdampak bencana alam di sekitar lereng Gunung Semeru itu terbilang luas dengan karakteristik cuaca yang tak menentu. Tentu, kondisi kesehatan anjing K-9 yang bertugas di sana, tetap menjadi perhatian utama.

Tidak cuma memberikan asupan makanan dan minuman lebih banyak dari porsi biasanya, seperti di dalam markas. Demi menjaga kebugaran sang anjing, para pawang juga menyediakan vitamin penambah daya tahan tubuh khusus hewan, anjing.

“Merawat, memberi makan minum sebelum maupun sesudah melaksanakan termasuk pemberian vitamin,” pungkas Gatot.

DVI Polda Jatim Terima 44 Kantong Jenazah Korban Erupsi Gunung Semeru di RSUD Dr Haryoto Lumajang





LUMAJANG, Pencarian korban Erupsi Gunung Semeru sampai saat ini terus dilakukan oleh petugas gabungan. Baik dari unsur TNI, Polri, BPBD maupun BNPB dan juga para relawan.

Ops Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur. Hingga hari Senin (13/12/2021) sampai pukul 17.00 WIB. Masih terus menerima jenazah korban Erupsi Gunung Semeru, yang diterima di Kamar Jenazah RSUD Dr. Haryoto Lumajang.

Total keseluruhan: 44 Kantong (36 Jenazah dan 8 Body Part)

Pada hari Minggu, 05 Desember 2021 menerima 12 Kantong (Jenazah), Senin, 06 Desember 2021, 10 Kantong (Jenazah), Selasa, 07 Desember 2021, 9 Kantong (8 Jenazah, 1 Body Part), Rabu, 08 Desember 2021, 3 Kantong (Jenazah), Kamis, 09 Desember 2021, 2 Kantong ( 1 Jenazah, 1 body part), Jumat, 10 Desember 2021, 2 Kantong (1 Jenazah, 1 body part), Sabtu, 11 Desember 2021
2 Kantong ( 2 Body part), Minggu, 12 Desember 2021, 2 Kantong (2 Body part) dan Senin, 13 Desember 2021, 2 Kantong (1 Jenazah, 1 Bodypart)

Dari 44 kantong jenazah, tim DVI polda jawa timur telah melaksanakan pemeriksaan. Dan 27 jenazah plus satu body part (sudah dirilis), sedangkan 9 jenazah dan tujuh body part belum teridentifikasi.

Tujuh jenazah berjenis kelamin laki laki, dua jenazah berjenis kelamin perempuan dan tujuh body part.

Sedangkan dari data Ante Mortem sebanyak 75, data DNA yang sudah diambil:

DNA Ante Mortem: 27 sampel DNA (21 Keluarga) dan DNA Post Mortem: 18 sampel DNA (17 jenazah dan 1 Body part)

POS AM:
1. RSUD Dr Haryoto Lumajang
2. RSB Lumajang
3. Posko Candipuro
4. Posko Sumberwuluh
5. Posko Penanggal

POS PM:
1. RSUD Dr. Haryoto Lumajang
2. RSB Lumajang
3. Puskesmas Penanggal

Data Jenazah teridentifikasi telah dirilis (Selasa, 07 Desember 2021):

1. Tn. Bawon Triono / umur 33 
    th / Curah kobokan 
    Supiturang Pronojiwo
2. Ny. Luluk 49 th/ Curah 
    kobokan
3. Ny. Yatipah 60 th/Curah 
    kobokan 
4. Tn. Paidi 70 th /Curah 
     kobokan
5. Bu poniyem 55 th/ Curah 
    kobokan 
6. Sdr. Nouval Daffa 15 th/ Kajar  
    kuning
7. Tn. Edi Pramono 35th alamat 
    Sumberwuluh
8. M. Roni 35 th/ Sumber 
    Wuluh, Candipuro, Lumajang
9. Nn. Kafela Ulisa 19 th/ Ds 
    Sumber Wulung, Candipuro, 
    Lumajang
10. Sdr Alfan 23 th/ Ds Sumber 
    Wuluh, Kajar Kuning 
    Lumajang

Data Jenazah teridentifikasi dirilis (8 Desember 2021): 7 Jenazah

11. Ny. Mani 60 th/ Dsn curah 
     kobokan, supit urang, 
     pronojiwo
12. An. Zakira Talita Salsabila 4 
      th/ Curah kobokan, supit 
      urang, pronojiwo
13. Ny. Ani Tri Hartini 23th/ 
      Curah kobokan, supit urang, 
      pronojiwo
14. Tn. Dwi Santoso 35 th/ Dsn 
      Sumberejo Lumajang
15. Tn. Mustofa 37th/ Dsn m.   
       Kebonagung Sumberwuluh 
      candipuro
16. Tn. Budi Cahyono 40th/ Ds 
      Wono cepoko ayu
17. Tn. Didik Aprianto 30th/ Dsn 
      Sriti Pronojiwo Sumberurip

Data Jenazah teridentifikasi dirilis (9 Desember 2021): 6 Jenazah

18. Tn. Misladi 60th/ Dsn Curah 
       Kobokan
19. Tn. Suminto 37 th/ Masjid 
       Kamar Kajang
20. Tn. Rully Efendi 45th, 
       Penangguh Klojan Malang
21. Tn. Mahmudi Karyono 43 th/ 
      Jambe arjo tajinan malang
22. An. Wildan 11 th/ laki-laki/  
       kebondeli
23. An. Talita 13 th/perempuan/ 
       kebondeli

Data Jenazah teridentifikasi dirilis (10 Desember 2021): 2 Jenazah

24. An. Andra 7th/ curah 
      kobokan
25. Tn.Djumat  50th/ curah    
       kobokan

Data Jenazah teridentifikasi telah dirilis (11 Desember 2021): 2 Jenazah 

26. Tn. Abdul Rohman 22th/ 
       sumbersari supit urang,   
       pronojiwo
27. Sdr. Dio Rangga Fani 20th/ 
      Kebonagung sumberwuluh, 
      candipuro

13/12/2021

Forkopimda Jatim Peringati Hakordia 2021

 


        Forkompimda Jawa Timur, peringati hari anti Korupsi Sedunia (Hakordia) 2021, dengan mengusung tema "Satu Padu Bangun Budaya Anti Korupsi". Peringatan yang berlangsung di pondok pesantren Bumi Sholawat, Lebo, Sidoarjo ini, juga diikuti oleh Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Komjen Firli Bahuri, secara virtual, pada Senin (13/12/2021). 

        Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Wakapolda Jawa Timur Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo, Pangdam V Brawijaya di wakili oleh Kolonel Infanteri Parawita, dan Forkopimda Kabupaten Sidoarjo, serta KH. Agoes Ali Mashuri atau yang akrab disapa Gus Ali, pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Bumi Shalawat Lebo Sidoarjo, peringati Hakordia 2021 untuk Satu Padu Bangun Budaya Anti Korupsi. 

        Dalam sambutannya, Ketua KPK Komjen Pol (Purn) Firli Bahuri menyampaikan, apresiasi untuk pemerintah provinsi Jawa Timur, yang memiliki semangat untuk menjadikan korupsi sebagai musih bersama. 


        "Kami menyampaikan apresiasi, Jawa Timur adalah yang memiliki semangat yang sama dengan KPK. Dan segenap pemerintah provinsi, kementrian lembaga yang sama-sama kita punya tekad sama. Menjadikan korupsi sebagai musuh bersama kita. Jadi korupsi adalah musuh kita bersama," ucap Firli. 

        Firli juga mengatakan. Kita tentu sama-sama memiliki kepedulian tujuan utama, tentulah ini didasari karena semangat kebangsaan selaku sesama anak bangsa yang punya tanggung jawab untuk mewujudkan tujuan negara.

        "Alhamdulillah di dalam Undang-Undang Dasar negara Indonesia. Tahun 1945, di dalamnya disebutkan bahwa kemerdekaan atas rahmat tuhan Yang Maha Esa. Karena itu, kita segenap anak bangsa memiliki kewajiban melindungi segenap bangsa Indonesia, dan seluruh tumpah darah Indonesia," tegasnya. 

        "Tetapi punya tujuan yang sama, memajukan kesejahteraan umum. Mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut aktif memelihara ketertiban dunia. Berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial. Itulah tujuan cita-cita semangat kita bersama untuk mewujudkan hal tersebut," lanjut Ketua KPK. 

        Selain itu, Ketua KPK Juga mengatakan kenapa temanya satu padu bangun budaya anti korupsi? Karena undang-undang korupsi sudah ada, penegak hukum sudah ada, regulasinya sudah sangat cukup, lembaga-lembaga juga sudah disiapkan. Tetapi kenapa tindak pidana korupsi masih saja ada. 

        "Salah satunya adalah karena budaya antikorupsi belum hidup dan bersembunyi serta berkembang, nopang di dalam setiap jiwa dan semangat seluruh anak bangsa," tandasnya. 

        Lanjut Firli mengatakan, melalui kesempatan ini, dirinya bersama segenap insan KPK menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Jawa Timur dan segenap para pejabat struktural, rekan-rekan Forkopimda Jawa Timur, dan segenap rakyat Jawa Timur, kami menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya atas upaya-upaya untuk tidak melakukan korupsi. 

        "Pada kesempatan ini pun kami sungguh merasa prihatin karena Jawa Timur saat ini sedang menghadapi suatu bencana, yang salah satu juga dari sekian banyak persoalan kebangsaan. Kita sungguh memahami, setidaknya ada empat persoalan kebangsaan yang kita hadapi. Yang pertama adalah bencana alam dan non alam, Korupsi, narkotika, dan terorisme, serta radikalisme," ujarnya. 

        "Setidaknya saya dan kawan-kawan semua, kita sangat prihatin atas kejadian yang menimpa Jawa Timur kami memohon mudah-mudahan Gubernur dan segenap pimpinan yang ada di Jawa Timur diiberikan kekuatan bersama-sama dengan elemen masyarakat, tokoh masyarakat, tokoh agama, mampu terhadapi dan menyelesaikan persoalan-persoalan yang sebutkan termasuk menghadapi bencana alam Semeru," paparnya

        Tetap semangat seluruh anak-anak bangsa yang ada di Jawa Timur. Katakan untuk saat ini bahwa kita mampu menyelesaikan persoalan-persoalan kebangsaan, kita pun mampu akan menyelesaikan bencana alam yang saat ini sedang kita hadapi. Kita pun mampu mengatakan dan bertindak untuk tidak melakukan korupsi. Kita pun mampu untuk membangun budaya antikorupsi.  

        "Kami berharap dan mengajak kita semua, marilah kita berkarya untuk rakyat, bangsa, dan negara. Kita serahkan diri kita, semangat kita, komitmen kita, untuk mengabdi kepada negeri, bebaskan NKRI dari praktek-praktek korupsi," pungkasnya Ketua KPK saat memberikan sambutan Hakordia secara virtual.

11/12/2021

Kapolda Jatim: Polisi Dalam Tugas dan Tanggung Jawab Harus Menerima Kritik dan Masukkan untuk Perbaikan Kedepan

 


SURABAYA, - Dalam upaya memberikan kebebasan berekspresi dan berpendapat bagi seluruh masyarakat maupun mahasiswa. Polda Jawa Timur, telah melaksanakan lomba Orasi piala Kapolri tahun 2021.

Lomba orasi diikuti oleh 41 pendaftar di seluruh jawa timur dan disaring menjadi 10 peserta hingga merebutkan juara. Sementara untuk juara I mewakili Polda Jatim untuk bergabung di Jakarta.

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, menjelaskan, kami jajaran Polda Jatim telah melaksanakan lomba orasi piala Kapolri tahun 2021. Polda jatim bangga, karena kami jajaran polda jatim dan peserta mewakili final di Jakarta.



"Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka program presisi bapak kapolri, salah satunya beliau sangat menerima masukan, kritik. Dan sebelumnya juga dilaksanakan lomba mural," jelas Irjen Nico Afinta, Jumat (10/12/2021) siang.

Lanjut Nico, tujuannya adalah, bahwa polisi dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya harus menerima kritik dan masukkan untuk perbaikan kedepan.

"Saya ucapkan terima kasih kepada panitia, juri dan peserta yang mengikuti lomba ini. Diharapkan kedepan dengan adanya lomba ini polisi makin baik dan polisi bisa melaksanakan apa yang ingatkan masyarakat," lanjutnya.

"Saya kira penting kegiatan ini dapat berlanjut dan semoga polisi dan masyarakat semakin membaik," harapnya.

Pada kesempatan itu, kapolda jawa timur memberikan piala dan uang pembinaan kepada para pemenang lomba orasi piala kapolri.

Sedangkan untuk juara I diraih oleh Tim Aman Kesal (dari Unesa), juara II diraih oleh Tim Difabel Motorcycle Indonesia (dari Lamongan) dan juara III diraih oleh Tim Basah Lu (barisan sadar HAM Lumajang).

Sementara itu Yudis Bastian, dari Tim Difabel Motor Cycle, yang juga sebagai juara dua dalam lomba orasi piala Kapolri menjelaskan, bahwa dirinya berterima kasih kepada jajaran Kepolisian yang telah memberikan wadah bagi kaum difabel untuk dapat mengekspresikan dan berpendapat apa yang menjadi keluhan.

"Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Kapolri yang telah memfasilitasi kepada kami (kaum difabel) untuk menunjukkan apa yang kita harapkan. Dengan adanya lomba orasi," katanya.

"Dengan adanya lomba orasi piala kapolri ini, akhirnya kita dapat terbantu dan punya kesempatan apa yang kita inginkan bisa terpenuhi dan kami suarakan," tambahnya.

08/12/2021

Biro SDM Polda Jatim Beri Dukungan Psikososial dan Pertolongan Pertama Psikologis pada Warga Terdampak Erupsi Gunung Semeru

 



SURABAYA, Kabag Psikologi Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Jawa Timur, mendukung Psikososial dan pertolongan pertama Psikologis pada warga terdampak Erupsi Gunung Semeru, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.


Kegiatan dilaksanakan pada hari kedua, pada Senin (6/12)2021) yang dilaksanakan pengungsian di Kecamatan Candipuro dan di lokasi pengungsian yang dilaksanakan di Desa Penanggal, Kecamatan Candipuro.


Selain itu juga dilaksanakan di lokasi pengungsian warga di Gedung Koperasi Dwija Raharja, Kecamatan Candipuro dan terakhir di Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo.



Kegiatan ini menyasar masyarakat terutama yang terdampak Erupsi Gunung Semeru. Terutama kelompok rentan, seperti anak-anak, manula dan perempuan.  


Personil yang dilibatkan dalam kegiatan ini, Tim Trauma Healing Polda Jatim, yang dipimpin Karo SDM Polda Jatim KBP Harry Kurniawan, Kabag Psikologi AKBP Diah Ika Riantanti, Kabag SDM Polres Lumajang, Tim Polwan Biro SDM Polda Jatim 15 orang, Pers Bagpsi Ro SDM Polda Jatim, Konselor Polres Lumajang satu orang, Konselor Polres Jember empat orang, Konselor Polres Malang empat orang dan Himpsi Cabang Jember 25 orang.


"Kegiatan yang dilakukan yakni, berkoordinasi dengan Polres Lumajang, BPBD, Tim Dinsos, Koordinator Balai Desa dan stake holder terkait, serta peninjauan fasilitas pengungsian warga dan dapur umum," kata Karo SDM Polda Jatim KBP Harry Kurniawan, Selasa (7/12/2021).


Selain itu juga melakukan observasi warga yang terdampak erupsi Gunung Semeru dan pemberian bantuan berupa masker, suplemen, puzzle, snack ringan, susu, buku gambar dan crayon.


"Terapi bermain dengan sasaran anak-anak bernyanyi, games, story telling cerita anak, pemberian Bantuan Psikologis Awal terhadap warga dan anak-anak," lanjutnya.


Kegiatan sendiri tidak hanya dilakukan satu hari saja, di hari ketiga pada hari, Selasa (7/12/2021) juga masih memberikan dukungan Psikososial dan pertolongan pertama Psikologis, pada korban Erupsi Gunung Semeru.


Kegiatan di hari ketiga pasca terjadinya erupsi gunung semeru, dilaksanakan di lokasi pemgungsian di Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro dan di lokasi pengungsian Kecamatan Candipuro.


Sementara itu di lokasi pengungsian di Desa Sumbermujur sebanyak, anak - anak 121 orang, Lansia 46 orang, Ibu hamil 1 orang serta umum 532 orang.


Personil yang terlibat di kegiatan di hari ketiga ini masih dipimpin Karo SDM Polda Jatim KBP Harry Kurniawan, yang diikuti oleh Kabag Psikologi AKBP Diah Ika Riantanti, Psikolog. Kabag SDM Polres Lumajang, Tim Polwan Ro SDM Polda Jatim,bBagpsi Ro SDM Polda Jatim, Dispsi AL Surabaya, Konselor Polres Lumajang 1 orang, Konselor Polres Jember 4 orang, Konselor Polres Probolinggo 2 Orang.


"Kegiatan ini juga berkoordinasi dengan Polres Lumajang, Konselor Lumajang dan Koordinator Lapangan Penanganan Bencana, Observasi warga yang terdampak erupsi Gunung Semeru, Terapi EFT untuk warga manula untuk meredakan stress, mengurangi ketegangan dan meningkatkan hubungan antara tubuh dan pikiran," pungkasnya.

Polda Jatim Turunkan 14 Alat Berat untuk Bantu Evakuasi Korban

 


Polda Jawa Timur turunkan 14 alat berat excavator untuk membantu evakuasi bencana erupsi gunung Semeru. 14 alat berat ini nantinya akan beroperasi di dua desa yang memerlukan bantuan alat berat. 

Sebanyak 14 alat berat yang diturunkan oleh Polda Jatim ini nantinya akan beroperasi di dua desa, diantaranya dusun Curah Kobokan, desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo. disiapkan 4 unit alat berat excavator, dan 10 unit excavator disiapkan di desa Jarit Kecamatan Pasirian. 

Dirreskrimsus Polda Jatim Kombes Pol Farman mengatakan, nantinya alat berat ini akan beroperasi di desa yang memerlukan alat berat, untuk membantu dalam melakukan pencarian dan evakuasi korban. 

"Alat berat ini nantinya dioperasikan oleh Polres Lumajang yang berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana erupsi Gunung Semeru," ujar Kombes Pol Farman. 

"Selain itu, kita juga menyiagakan 8 unit dump truk, 1 unit truk tangki berisi BBM solar, dan 2 unit truk pengangkut excavator, " pungkasnya. 

Kombes Pol Farman menambahkan, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan petugas yang berada di lokasi bencana untuk membantu dalam percepatan penanganan bencana erupsi Semeru ini.

Ditnarkoba Polda Jatim Bantu Korban Terdampak Erupsi Gunung Semeru

 


SURABAYA - Menindaklanjuti pengarahan Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, maka Satgas Bantuan Penanggulangan Bencana di Jawa Timur dan Polda Jawa Timur beserta jajaran bergerak cepat membantu masyarakat/warga terdampak bencana alam akibat Erupsi Gunung Semeru.


Hal itu tanpa terkecuali yang dilaksanakan oleh Ditresnarkoba Polda Jatim terhadap musibah bencana alam tersebut, Rabu (8/12/2021) telah melaksanakan kegiatan Bantuan Sosial yang diawali dengan keberangkatan Tim Satgas Peduli Erupsi Semeru dipimpin Dirresnarkoba Polda Jatim Kombes Pol Hanny Hidayat, S.I.K, M.H.


Dikatakan, bantuan sosial itu untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak Erupsi Gunung Semeru.


“Diharapkan anggota yang menjalankan tugas tersebut didasari rasa keikhlasan dan niat ibadah. Kita semua berdoa dan berduka untuk saudara-saudara kita masyarakat yang terdampak bencana alam semoga diberikan kelancaran dan keselamatan semuanya,” ujar Kombes Hanny – sapaan akrabnya.


Dalam kesempatan ini, Dirresnarkoba Polda Jawa Timur telah berangkatkan 2 (dua) truk dan 2 (dua) kendaraan taktis jenis Triton untuk mengangkut berbagai barang kebutuhan bagi masyarakat yang terdampak Erupsi Gunung Semeru.


Bantuan itu antara lain berupa Sembako, Masker dan Jas Hujan. Dan bantuan yang sudah dikirm itu diterima langsung oleh Wakil Bupati Lumajang, Hj Indah Masdar.


“ Kami sampaikan terima kasih yang sebesar besarnya atas segala bentuk bantuan dan kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak Erupsi Gunung Semeru. Dan segera kami salurkan bantuan itu kepada yang berhak,” ujarnya. (*)

06/12/2021

Peringati Hari HAM, Polda Jatim Gelar Lomba Orasi



Polda Jawa Timur gelar lomba orasi unjuk rasa, piala Kapolri 2021. Lomba ini berlangsung di lapangan Mapolda Jatim, pada Minggu (5/12/2021). Lomba orasi ini dalam rangka memperingati hari Hak Asasi Manusia (HAM) se-dunia pada 10 Desember 2021.


Lomba orasi di tingkat Polda Jatim ini sebelumnya telah di ikuti sebanyak 41 tim peserta pendaftar dari berbagai daerah di Jawa Timur, namun hanya 10 tim yang lolos seleksi dan mengikuti lomba di tingkat Polda Jatim. 


AKBP Cecep Susatya, selaku ketua panitia lomba orasi di tingkat Polda Jatim ini menyampaikan, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan ruang bagi masyarakat dalam menyampaikan aspirasi sekaligus edukasi ke masyarakat. Untuk tema yang diusung adalah Memperingati Hari HAM. Sedangkan, subtemanya bersifat bebas. 


"Kegiatan lomba orasi hari ini kita laksanakan di tingkat Polda Jatim, sesuai jadwal dari Divisi Humas Mabes Polri tanggal 5 ini, dan kita melakukan seleksi para pendaftar Lomba orasi yang ada di wilayah Jawa Timur," ucap AKBP Cecep. 


"Total ada 41 pendaftar. Kemarin tanggal 4 sudah kita seleksi menjadi sepuluh besar, dan hari ini 10 besar itu tampil di Mapolda Jawa Timur untuk melaksanakan kegiatan lomba. Untuk dipilih 3 juara. Juara 1, 2, dan 3, yang nantinya ke 3 pemenang ini akan berlanjut mengikuti lomba orasi di tingkat Mabes Polri," tambahnya. 


Lebih lanjut, AKBP Cecep mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dalam menghormati dan menghargai aspirasi masyarakat, sebagaimana tertuang dalam UUD 1945 dan UU Nomor 9 Tahun 1998 Tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat Dimuka Umum.


"Kita sebagai Polri sangat mendukung kegiatan tersebut, kita siap melayani dan melaksanakan pengamanan kepada mereka sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku," tandasnya.


Sementara, Prof. Suko Widodo selaku juri dalam lomba orasi ini menjelaskan, dalam penilaian lomba orasi tersebut yang dinilai adalah muatan pesan dan teknik komunikasi yang bisa membuat orang tertarik. 


"Muatan pesan dan teknik komunikasi. Nah muatan pesannya isinya adalah argumentasi logika dari orasi yang dibacakan. Kemudian yang kedua teknik komunikasi adalah performance mereka dan kemenarikan mereka. Sehingga itu bisa membuat orang tertarik. Dua hal itu yang kita nilai," paparnya Prof Suko Widodo. 


Sementara, lomba orasi Piala Kapolda Jatim ini, para pemenang akan mendapatkan hadiah uang tunai. Untuk juara 1 mendapat Rp10 juta, juara 2 mendapat Rp7.5 juta, dan juara 3 mendapat Rp5 juta. 


Sedangkan untuk Piala Kapolri, nantinya Juara 1 mendapatkan Rp50 juta, juara 2 mendapatkan Rp30 juta, dan juara 3 mendapatkan Rp20 juta.

03/12/2021

Biddokkes Polda Jatim Gelar Pelatihan Peningkatan Kemampuan Personil Kesehatan "Aplikasi Yankes Presisi"



SURABAYA,- Biddokkes Polda Jawa Timur, melaksanakan Pelatihan peningkatan kemampuan personil kesehatan "Aplikasi Yankes Presisi". Yang dilaksanakan pada Kamis (2/12/2021) pagi, yang dilaksanakan di Hotel Grand Darmo, Surabaya.


Dalam kegiatan ini dihadiri oleh Karumkit Bhayangkara Surabaya, Kasubbidkespol Biddokkes, Kasubbiddokpol Biddokkes, Kasubbagrenmin Biddokkes, Kaur dan Paur Biddokkes. Yang diikuti oleh Kasie Dokkes Polres jajaran serta Operator Polres jajaran polda jatim.


Kegiatan ini bertujuan untuk menjawab rencana 2022 "Rikkesla All Goverage jajaran Polda Jatim" Dan Strategi Pengelolaan Kesehatan Personil Jatim.


"Selain itu juga untuk Kesehatan Pers Polri dapat terpantau melalui aplikasi “Yankes Presisi” baik oleh Anggota tersebut maupun oleh Pimpinannya secara berjenjang," kata Kabiddokkes Polda Jatim Kombes Pol dr. H. Erwinn Zainul Hakim.


Aplikasi Yankes presisi mencakup banyak data antara lain data medis rikkes berkala, data laporan anggota sakit. Untuk pengembangan module data akan dikembangkan kontinu sesuai situasi tantangan dan kebutuhan di lapangan.


"Personil Sikes / FKTP / RS diharapkan bisa belajar cara pengisian dan update data dimaksud," sambungnya.


Biddokkes akan mengakomodir dan mengkoordinir serta menganev data yang sudah terkumpul dan di kembangkan menjadi "Laboratorium Kesmapta” Dan menjadi kajian bersama tim peneliti dari Universitas Airlangga giat penelitian dan oleh data sudah berjalan sebagai bahan Seminar Nasional Kesehatan Personil Polri.

01/12/2021

Satgas PEN Polri Lakukan Pengawasan di Jatim



Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri bentuk tim Satgas Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), dan melakukan asistensi di Polda Jawa Timur (Jatim), pada Selasa (30/11/2021) di gedung Rupatama Mapolda Jatim. Hal ini dilakukan, guna melihat kinerja Polda jajaran, dalam mendukung program prioritas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dalam upaya pemulihan ekonomi.


Ketua Satgas PEN Bareskrim Polri, Brigjen Nurwidiyanto bersama tim, melakukan tatap muka dengan Kementerian Keuangan, Aparatur Pengawas Internal Pemerintah (APIP) Propinsi Jatim. 


Sekretaris Satgas PEN Bareskrim, Kombes Rudi Heru Susanto mengatakan, kedatangan tim Satgas Pen ini untuk melihat keseriusan satuan wilayah (satwil) dalam melaksanakan program PEN 2021.


“Melihat secara detail kinerja Satgasda PEN Polda Jatim dengan keberadanaan Posko PEN dan operasionalnya,” kata Rudi.


Lebih lanjut, ia menjelaskan tugas pokok dan fungsi serta peran satgas mendukung perwujudan pemulihan ekonomi nasional. Selain itu juga melakukan pertukaran data dan belanja masalah, serta penyamaan persepsi dengan Kemenkeu dan APIP Provinsi Jatim.


Satgas PEN Bareskrim Polri juga melakukan pencegahan terjadinya penyelewengan dengan melakukan fungsi pengawasan. Salah satunya dengan melakukan pertukaran informasi program PEN pada satuan kerja Kementerian/Lembaga/Pemda.


“Kita bersama APIP menyatakan peran pengawasan terhadap program PEN menyakinkan pelaksana untuk tidak ragu,” jelasnya Kombes Rudi.


Namun Kombes Rudi juga mengatakan untuk membantu APIP dan pihak terkait dalam memberikan pendampingan, konsultasi dan mencari solusi dalam pelaksanaan program PEN. Jika terjadi penyimpangan, tim akan memberikan peringatan serta koreksi.


“Penegakan hukum adalah upaya terakhir setelah dilakukan upaya pencegahan. Kita utamakan peran APIP untuk terapkan sanksi administratif dan pemulihan kerugian negara,” tandasnya.


Tim Satgas PEN Bareskrim Polri berharap kegiatan asistensi ini ada langkah nyata dari satwil jajaran dalam rangka pemulihan ekonomi nasional, dengan berkolaborasi bersama APIP. 


Salah satu bentuk nyata, rencananya pada Rabu mendatang (1/12/2021), akan melihat realiasasi pembangunan pasar di Kabupaten Trenggalek, Purbalingga dan Bondowoso.


“Apakah pembangunan pasar telah sesuai dengan perencanaan dan anggaran yang telah disalurkan,” ujarnya.


Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh APIP Provinsi Jatim, Kabupaten/Kota berjumlah 43 Peserta, serta Kasat Serse jajaran Polda Jatim selaku Kasatgasres PEN 2021, mengikuti secara virtual.

29/11/2021

Tutup turnamen Pencak Silat, Kapolda Jatim berharap tidak ada lagi konflik antar perguruan silat

 


Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, bersama Pejabat Utama Polda Jatim dan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Jawa Timur, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jatim, serta Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Jatim, Senin (29/11/2021) menutup turnamen Pencak Silat Remaja Piala Kapolda Jatim, yang digelar selama empat hari di gedung Mahameru Mapolda Jatim. 


Tujuan diselenggarakannya turnamen Pencak Silat Remaja Piala Kapolda Jatim 2021 ini, untuk meminimalisir terjadinya konflik antar perguruan silat, dan mencari pesilat-pesilat muda yang berprestasi.


Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta juga menyampaikan, nantinya turnamen ini akan terus diselenggarakan setiap Tahun dan akan berkoordinasi dengan Kapolres jajaran untuk melaksanakan pertandingan serupa. 


"Kedepan kami akan selalu berkoordinasi untuk dapat melaksanakan tiap tahun kejuaraan ini. Bahkan nanti di Kabupaten /Kotamadya, saya minta para Kapolres berkoordinasi untuk dapat melaksanakan pertandingan serupa. Sehingga harapannya adik-adik mempunyai bakat, mempunyai talenta bisa ikut bertanding dan menjunjung sikap ksatria, sportif dan jujur," tandasnya. 


Kapolda juga berharap dengan adanya pertandingan ini, dapat menelurkan bibit-bibit yang baik, khususnya untuk Jawa Timur maupun untuk Indonesia, di kancah nasional maupun internasional. 


"Kami juga membuka kesempatan untuk dapat ikut mendaftar sebagai anggota Polri dan kami akan usulkan ke Mabes Polri, apabila dari atlet-atlet ini ada yang berminat untuk menjadi Polisi di jalur prestasi. Sekali lagi saya ucapkan terima kasih dan semoga ini dapat berlanjut terus," ucapnya Kapolda usai menutup turnamen Pencak Silat Remaja Piala Kapolda Jatim. 


Tak lupa Kapolda juga berterima kasih kepada seluruh peserta yang berasal dari 38 kabupaten /Kotamadya yang mengikuti turnamen ini, serta Dispora Jatim, Koni Jatim dan IPSI, atas terselenggaranya turnamen ini.


"Saya mengucapkan terima kasih kepada ketua IPSI Jatim dan ketua perguruan silat maupun ketua KONI Jatim serta seluruh peserta maupun official yang telah ikut serta dalam acara ini sehingga sukses" ucapnya. 


Sebanyak 2004 peserta dari 38 Kabupaten / Kotamadya di Jawa Timur telah mendaftar diri untuk mengikuti turnamen ini, namun hanya 291 yang lolos seleksi dan menuju turnamen pencak silat di tingkat Polda, melawan pesilat dari daerah lain di Jawa Timur, yang menghasilkan 4 Juara Wanita dan 4 Juara pria, dari 4 kelas yang di pertandingkan. 


Berikut daftar pemenang Turnamen Pencak Silat Remaja Piala Kapolda Jatim 2021.


Kontingen Putra. 


Kelas D Juara I atas nama Arya Putra S. dari Sumenep. 

Kelas D Juara II atas nama Ramadhani W. dari Trenggalek. 

Kelas D Juara III atas nama Ega Ardra N. dari Mojokerto. 

Kelas D Juara III atas nama Jordan Dawam C. dari Kediri. 


Kelas E Juara I atas nama Muhammad Lutfian dari Gresik. 

Kelas E Juara II atas nama Moch. Noval Firmansyah dari Surabaya. 

Kelas E Juara III atas nama Yovi Lingga D.S. dari Pasuruan. 

Kelas E Juara III atas nama M. Faishal Ramadhan S. dari Lamongan. 


Kelas F Juara I atas nama Moh. Razief Syah dari Pamekasan. 

Kelas F Juara II atas nama Mukhamad Rofiudin dari Kabupaten Pasuruan. 

Kelas F Juara III atas nama Andrian Bayu N. dari Kabupaten Blitar. 

Kelas F Juara III atas nama Kelvin Lauren E.P. dari Lamongan. 


Kelas G Juara I atas nama Gilang Satriadi F. dari Trenggalek. 

Kelas G Juara II atas nama Satria Bima J. dari Blitar Kota. 

Kelas G Juara III atas nama Nanang Dwi Y.S. dari Tuban. 

Kelas G Juara III atas nama Dimas Saputra dari Lamongan. 



Kontingen Putri. 


Kelas C Juara I atas nama Riska Devaijal dari Surabaya. 

Kelas C Juara II atas nama Mega Angguning T. dari Kediri Kota. 

Kelas C Juara III atas nama Mirna Rahayu M. dari Pacitan. 

Kelas C Juara III atas nama Keyza Nasya K. dari Pasuruan. 


Kelas D Juara I atas nama Adelia Yulirahadian dari Jember. 

Kelas D Juara II atas nama Adinda Putri A. dari Surabaya. 

Kelas D Juara III atas nama Nurul Shuhada dari Tuban Kabupaten. 

Kelas D Juara III atas nama Nurul Aini dari Pamekasan. 


Kelas E Juara I atas nama Julianastasia Hayu B. dari Kediri Kabupaten. 

Kelas E Juara II atas nama Denok Tri Wahyuni dari Blitar Kabupaten. 

Kelas E Juara III atas nama Noviyanti Sugiastuti dari Jember. 

Kelas E Juara III atas nama Tita Nurwanda A. dari Malang Kabupaten. 


Kelas F Juara I atas nama Berlian Anggun S.D. dari Tulungagung. 

Kelas F Juara II atas nama Putri Amanda L.M. dari Lamongan. 

Kelas F Juara III atas nama Vania Camelia dari Gresik. 

Kelas F Juara III atas nama Najwa Azzahra N.R. dari Magetan.

11/11/2021

Tubagus Muhamad Jodi Sopir Vanessa Angel Hari Ini Resmi Ditahan di Polres Jombang



SURABAYA, - Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Gatot Repli Handoko, menjelaskan, bahwa mulai awal peristiwa kecelakaan Vanessa dan suaminya Febri atau Bibi, tim penyidik Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jatim dan Satlantas Polres Jombang. Telah melakukan serangkaian kegiatan.


"Pada hari Senin tanggal 8 November 2021, setelah rilis pertama penyidik lalu lintas sudah mendatangkan tim Labfor dari Mabes Polri cabang Surabaya untuk melakukan pemeriksaan barang bukti kendaraan Pajero Nopol B 1264 BjU," kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko, Kamis (11/11/2021).


Lanjut Gatot, kemudian pada sore hari melakukan gelar perkara yang pertama, terkait langkah - langkah proses penyelidikan dan penyidikan yang akan dilaksanakan. Kemudian pada hari Selasa tanggal 9 November 2021, melaksanakan pemeriksaan kepada saksi-saksi sebanyak 10 orang.


"Kemudian kepada sopir atas nama Tubagus Muhamad Jodi, pada hari Selasa sudah dinyatakan sehat oleh dokter RS Bhayangkara. Selanjutnya dibawa ke Polres Jombang untuk dilakukan pemeriksaan tambahan sebagai saksi," lanjut Gatot.


Pada hari Rabu tanggal 10 November 2021, tim penyidik dari Satlantas Polres Jombang mengirimkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Jombang. 


"Usai mengirim SPDP melaksanakan gelar yang kedua untuk melakukan perubahan status sopir Vanessa. Kepada sang sopir akhirnya dinyatakan tersangka," jelasnya.


"Kenapa dijadikan tersangka? ada beberapa petunjuk yang bisa mengenakan sebagai tersangka. Seperti contoh, dalam menggunakan jalan tol ada rambu yang harus dipatuhi oleh pengemudi," tambahnya.


Kemudian untuk tersangka Jodi, dikenakan Pasal 310 Ayat 4 Undang-Undang RI Nomor 22 tentang lalu lintas angkutan jalan raya. Ancaman hukuman 6 tahun dengan denda 12 juta. Dan atau Pasal 311 Ayat 5 Undang-Undang Nomor 22 tentang lalu lintas angkutan jalan raya dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara dengan denda 24 juta.


Kepada sang sopir mulai hari ini sudah dilakukan penahanan di Polres Jombang.

28/10/2021

Polda Jatim dan Polres Jajaran Amankan 72 Anggota Pesilat Pelaku Kekerasan dan Pengerusakan

 


SURABAYA,- Timsus Opsnal Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim dan Tim Buser Satreskrim Polres Jajaran Polda Jatim. Berhasil mengungkap tindak kekerasan yang terjadi selama bulan September sampai dengan Oktober 2021.


Peristiwa kasus kekerasan yang melibatkan perguruan pencak silat ini terjadi di delapan Polres/ ta jajaran polda jawa timur. Diantarnya, Polres Lamongan lima laporan, Polres Jombang dua laporan, Polres Kediri Kota satu laporan, Polres Gresik dua laporan, Polres Nganjuk delapan laporan, Polresta Malang Kota satu laporan, Polres Blitar satu laporan.


Sehingga kasus kekerasan yang melibatkan perguruan pencak silat ini sebanyak 8 (delapan) laporan, dengan total sebanyak 22 laporan.



Sementara itu dari hasil pengungkapan ini, polda jawa timur mengamankan 72 orang pelaku kekerasan dari masing-masing polres. Dari total tersebut, jumlah orang pelaku dengan usia dewasa sebanyak 53 orang, sedangkan 19 orang masih anak-anak, Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH).


Sedangkan masing-masing polres jajaran mengamankan para tersangka atau pelaku kekerasan. Polres Lamongan 16 orang (13 dewasa dan 3 anak), Polres Jombang 6 orang (6 dewasa), Polres Kediri Kota 2 orang (2 dewasa), Polres Gresik 1 orang (1 dewasa), Polres Nganjuk 34 orang (24 dewasa dan 10 anak), Polresta Malang Kota (5 orang (4 dewasa dan 1 anak), Polres Blitar 2 orang (2 dewasa) dan Polres Bojonegoro 5 orang (5 anak).


"Motif para pelaku merupakan anggota perguruan pencak silat yang ada di wilayah Jawa Timur. Yang melakukan kekerasan secara bersama-sama kepada orang ataupun barang dimuka umum, pada saat konvoi di jalan setelah melaksanakan kegiatan latihan rutin maupun kegiatan pengesahan," jelas Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko, Kamis (28/10/2021) siang.


Para pelaku ini akan dikenakan Pasal 170 KUHP yaitu, tindak pidana secara bersama-sama dimuka umum melakukan kekerasan terhadap orang atau barang.


"Perbuatan para Tersangka diancam dengan pidana penjara 7 (tujuh) tahun jika menyebabkan luka, 9 (sembilan) tahun jika menyebabkan luka berat, dan 12 (dua belas) tahun jika menyebabkan meninggal dunia," tambahnya.


Adanya tindakan kekerasan yang terjadi ini, polda jatim tidak memberikan ruang kepada para pelaku kekerasan baik terhadap orang maupun barang yang dilakukan secara bersama-sama. Khususnya yang melibatkan para anggota perguruan pencak silat di wilayah Jawa Timur.


"Oleh karenanya, polda jatim akan melakukan penindakan hukum secara tegas, termasuk kepada para ketua perguruan pencak silat yang anggotanya terlibat untuk dimintakan pertanggungjawaban secara hukum sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku," tegas Kabid Humas.


Selain itu, aparat penegak hukum baik Polres maupun Polda Jatim. Sudah berkali kali melakukan pertemuan dengan para pemimpin dari masing-masing pimpinan perguruan pencak silat. Namun nyatanya, sampai saat ini masih saja terjadi kekerasan dan pengerusakan di muka umum.


"Nanti kita akan panggil masing-masing pemimpinnya guna mempertanggung jawabkan perbuatan anggotanya," pungkasnya.


Merujuk pada ketentuan dalam Pasal 19 dan Pasal 32 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak, terhadap Tersangka Anak/ABH tidak dilakukan penahanan.


Sementara itu, Dirreskrimum Polda Jatim, Kombes Pol Totok Suharyanto menyebut, harapannya kedepan kekerasan yang sudah terjadi tidak terulang kembali.


"Saya berharap kejadian serupa tidak kembali terjadi di kemudian hari," ucapnya.

24/10/2021

Menkopolhukam Silaturahmi Dengan Budayawan dan Seniman Se-Jatim di Gedung Mahameru Polda Jatim



SURABAYA,- Menteri Koordinator Bidang Polhukam Republik Indonesia, Prof. Dr. Mohammad Mahfud MD. Sabtu (23/10/2021) malam, Silaturahmi bersama Seniman dan Budayawan yang ada di Jawa Timur, di Gedung Mahameru, Mapolda Jawa Timur.


Dalam silaturahmi yang dilaksanakan di mapolda jatim, antara Menkopolhukam bersama dengan para seniman dan budayawan di jatim. Juga didampingi oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, yang diwakili oleh Plt Sekretaris Daerah Heru Tjahjono, Pangdam V Brawijaya Mayor Jendral TNI Suharyanto dan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta.


Dalam sambutannya, Menkopolhukam Prof. Dr. Mohammad Mahfud MD, menyebutkan, bahwa saat ini masyarakat menjalani normal baru serta peradaban baru untuk ke depan. Seperti jika bertemu dengan orang, saat ini tidak boleh berpelukan maupun berjabat tangan.


Selain itu, masyarakat harus tetap ikuti Protokol Kesehatan (Prokes). Pakai masker, jaga jarak, cuci tangan dan Vaksin. Karena fungsi vaksin untuk mencegah sebelum orang kena Covid-19.


Selain itu, dengan kegiatan malam ini. Saya ucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolda Jatim, yang telah memfasilitasi untuk bertemu dan berdialog dengan para Budayawan dan Seniman se Jawa Timur.



"Silahkan untuk para budayawan dan seniman jika yang ingin ditanyakan maupun harapan untuk kedepan," ucapnya.


Menkopolhukam dalam silaturahmi yang digelar di polda jatim pada malam ini, memberikan kesempatan kepada para seniman dan budayawan untuk berdialog secara langsung. Terkait dengan keluhan serta harapan mereka selama Pandemi Covid-19.


Saat diberi kesempatan, Percil salah satu seniman muda ini mempertanyakan, kapan dirinya dan juga seniman yang lainnya bisa manggung kembali. Karena selama Pandemi Covid-19 ini, banyak seniman yang belum mempunyai aktifitas.


"Kapan pak Menko, kita para seniman boleh manggung kembali pak," tanya Percil.


Sementara itu, Menko Polhukam Prof Mahfud MD menyebutkan, bahwa Pemerintah Pusat sungguh - sungguh ingin membangun kesenian di Indonesia. 


"Semua harus tetap sabar dan tetap mentaati aturan dari Pemerintah, jangan sampai ketika dibuka maka akan ada klaster baru lagi. Semua harus tetap menahan diri dahulu," jelas Menko Polhukam.


"Adanya serangan Covid-19 ini, para seniman memang sangat terdampak," tambahnya.


Sedangkan Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nico Afinta, menjelaskan, bahwa Asesmen Mendagri, saat ini untuk wilayah yang masih berada di Level 4 maupun 3 masih belum diberikan izin untuk menggelar kegiatan.


"Untuk kegiatan nikahan sudah diperbolehkan, untuk di level satu namun tetap taati aturan. Seperti memakai masker, jaga jarak dan juga mencuci tangan," jelas Kapolda Jatim.


Sehingga kami meminta kepada para seniman untuk membantu pemerintah mengajak masyarakat untuk melaksanakan Vaksinasi, karena di jatim sendiri targetnya 70 persen.b