24/04/2020

PMI Jember Luncurkan Mobil Jenazah Covid-19

Jember, kabarejember.com 
 – PMI Kabupaten Jember bergerak cepat untuk aktif terlibat dalam penanganan korban Covid-19. PMI Kabupaten Jember meluncurkan dua mobil jenazah untuk angkut korban covid-19 di markas PMI Jl Jawa Jember, kemarin (13/4).  Peluncuran disaksikan pengurus, karyawan dan awak media massa di Jember. 

Dua mobil jenazah Covid-19, diluncurkan oleh ketua PMI kabupaten Jember H EA Zaenal Marzuki SH MH.  Satu mobil jenazah bantuan dari PMI Provinsi Jawa Timur dan satu lagi hasil modifikasi secara mandiri oleh PMI Kabupaten Jember. Kini, kedua mobil jenazah Covid-19 sudah bisa digunakan untuk jejaring PMI Jember seperti Banyuwangi, Situbondo, Bondowoso, Lumajang  dan Probolinggo. 

Mobil jenazah Covid-19 PMI digunakan kuntuk mengangkut jenazah yang positif Covid-19, atau masih suspek seperti yang masih berstatus Orang Dalam Pentauan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19. "Dalam pengangkutan jenazah pasien terkonfirmasi Covid-19, PMI Kabupaten Jember diberi mandat khusus oleh Gubernur Jatim untuk melayani ambulans Jenazah yang terkonfirmasi Covid-19 di wilayah Tapal Kuda,” tutur Zaenal Marzuki, ketua PMI Jember.

Semua personel dan dua ambulans jenazah Covid-19 disiagakan di markas PMI Jember selama 24 Jam. “Tentu siap dipanggil untuk melakukan penjemputan di wilayah penugasan tersebut,” ujarnya. Dalam pengangkutan jenazah baik berstatus ODP, PDP tentunya kami mengacu dan  menggunakan protokol Covid-19. 

Dalam peluncuran itu, Zaenal Marzuki memamerkan dua mobil beserta peralatan pengangkutan jenazah Covid-19. Termasuk alat pelindung diri (APD) bagi petugas yang mengangkut jenazah maupun driver ambulans. Peluncuran dua mobil jenazah Covid-19 PMI dilaksanakan bersamaan hari pertama puasa Ramadan 1441 H. 

“PMI sebagai institusi kemanusiaan proaktif dalam pencegahan dan pengendalian penyebaran Covid-19 di Kabupaten Jember. Mobil jenazah Covid-19 PMI Jember sudah siap untuk angkutan jenazah yang bersatus ODP, PDP atau positif Covid-19,” imbuhnya. Bahkan, petugas pengangkut jenazah dan drivernya sudah dilatih secara khusus di RSUD dr Soetomo Surabaya. 

Zaenal Marzuki menjelaskan, hal itu sebagai salah satu langkah proaktif PMI untuk ikut dalam penanganan wabah virus korona. “Kami terus aktif untuk ikut membantu penanganan wabah korona. Agar bencana non alam yang melanda di seluruh dunia ini segera berakhir,’ ujarnya. 
Sebelumnya PMI Jember melakukan penyemprotan desinfektan hingga memasuki bulan Ramadhan tetap melayani permintaan masyarakat, pembagian masker dan hand sanitazer di tempat layanan publik. “PMI sangat aktif untuk menanggulangi bencana non alam wabah Covid-19 sejak muncul di Indonesia, mulai dari penyemprotan disinfektan, pembagian masker, pemberian tempat cuci tangan, pemberian antispetik di fesilitas-fasilitas umum seperti masjid, pasar, terminal,’ kata Gufron Evian Efendi, Koordinator Humas PMI Kabupaten Jember. (her/gee)

Pemdes Kasiyan Timur Bagikan 470 Paket Sembako


Jember, kabarejember.com
  -- Sebanyak 470 paket sembako dari pemdes Kasiyan Timur dibagikan oleh tiga pilar desa Kasiyan Timur Kecamatan Puger pada Kamis (22/04). Sasaran pembagian sembako adalah masyarakat kurang mampu (MKM) yang kehidupan ekonominya terdampak pandemi covid-19.

Setiap paket sembako berisi 5 kg beras dan 1 liter minyak goreng, dibagikan kepada masyarakat kurang mampu yang berada di dusun krajan 1 sejumlah 200 paket dan di dusun krajan 2 sejumlah 270 paket. 

Pembagian sembako dilakukan oleh tiga pilar desa Kasiyan Timur, yaitu  kepala desa, bhabinkamtibmas, babinsa, staf desa dan satgas covid-19 desa Kasiyan Timur. Hadir dan ikut serta dalam acara tersebut kapolsek Puger, AKP Ribut Budiono.

Tujuan dari pembagian sembako ini adalah sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian pemerintah desa kepada masyarakat kurang mampu akibat pandemi covid-19. "Semoga dengan  adanya pembagian sembako ini masyarakat sedikit terbantu ekonominya." Ujar kepala desa Kasiyan Timur Hariyanto.

Hariyanto juga menghimbau kepada masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan, rajin mencuci tangan, menjaga jarak antar warga (fisical distancing), dan selalu mamakai masker apabila terpaksa beraktifitas di luar rumah. (Heri

Disnakertrans Jember Siap Bantu Warga yang Daftar Kartu Prakerja


Jember, Kabarejember.com 
---Kabar menggembirakan darang dari Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jember memberikan kemudahan bagi masyarakat yang membutuhkan pendampingan dan fasilitas dalam program Kartu Prakerja. Terlebih lagi bagi mereka yang antusias menyambut program tersebut pada periode pendaftaran gelombang pertama yang telah dimulai.

Kepala Disnakertrans Jember, Bambang Edy Santoso mengatakan, Disnakertrans Jember menyiapkan komputer dan petugas untuk memberikan bantuan pendampingan kepada warga yang membutuhkan bantuan saat mengisi aplikasi Kartu Prakerja secara daring.

“Jadi kami sudah mensosialisasikan ini melalui media, sehingga masyarakat sudah paham dengan program prakerja. Pemerintah siap menyongsong program ini dengan memasang tempat bagi para jobseeker yang menginginkan kartu prakerja. Kami berikan pendampingan, tempatnya, kursi, meja dan komputer bagi mereka yang belum paham. Jadi kami link-kan, cara-caranya dan termasuk panduannya juga jelas. Tapi kalau yang mengerti caranya ya dipersilahkan melakukannya sendiri,” katanya, Kamis (23/4/2020).

Untuk mendukung suksesnya dan kelancaranan pelaksanaan program tersebut, kata Bambang, Pemkab Jember tidak hanya memberikan kemudahan tempat pendampingan masyarakat melalui Disnakertrans, tetapi juga membuka layanan dengan menyediakan pendampingan, Diskopum, Disperindag dan ESDM serta Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jember.

“Di sana sudah ada petugas yang akan membantu pendampingan pendaftaran, kalau petugasnya masih kurang akan kami tambah agar masyarakat dapat terlayani dengan baik, cepat dan sempurna. Pemerintah ini membantu menyediakan beberapa komputer untuk masyarakat di tempat yang sudah ditentukan itu. Tahap pertama kami membantu pendampingan pendaftaran daring ada 52 orang, setelah dievaluasi dan ditutup ternyata ada 5 orang yang lolos tes kemampuan dasar, sementara sisanya 47 orang tidak lolos seleksi, program Kartu Prakerja secara online telah berjalan dengan baik dan sangat diminati oleh masyarakat,” imbuhnya.

Apabila pendaftaran belum diterima, lanjut dia, calon peserta dapat bergabung di gelombang pendaftaran selanjutnya dan tidak perlu mengulang proses pendaftaran dari awal, tinggal pilih nanti mau bergabung di gelombang berapa. 

“Kesempatan ini silakan dioptimalkan dan kita harus tetap optimis dengan kegiatan yang produktif termasuk dengan mengambil pelatihan dalam Program Kartu Prakerja ini. Saran kami bagi yang membutuhkan pekerjaan, yang terimbas Covid-19, jobseeker maupun pengangguran, yang dirumahkan dan yang di PHK silahkan ikut,” jelasnya.

Dalam masa pandemi Covid-19 ini, kata dia, pelatihan yang tersedia hanya pelatihan online. Selain itu, pemerintah juga membuat standar yang memastikan keamanan dari dampak pandemik Covid-19, untuk memastikan agar pelaksanaannya sejalan dengan imbauan physical distancing. 

Manajemen pelaksana telah menyiapkan pedoman teknis pendaftaran dan pelatihan Kartu Prakerja, antara lain pedoman teknis pendaftaran dan pelatihan kartu prakerja sebelum pendaftaran dan pedoman teknis pendaftaran dan pelatihan kartu prakerja pada saat pendaftaran.

“Penerapan physical distancing itu wajib, kita sudah membuat aturan-aturan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, termasuk jarak minimal 1,5 meter, masker juga sudah kita siapkan, termasuk tempat cuci tangan dan tisu sudah disiapkan,” jelasnya. (Tim/red) 

Beraksi di Tiga Kabupaten, Pelaku Tewas Ditembak Polisi

Jember, Kabarejember.com 
--- Petualangan pelaku aksi kejahatan Js ini ternyata tidak hanya beraksi di wilayah hukum Jember, ternyata pernah menjalani hukuman di wilayan hukum Bondowoso dan Lumajang. JS berstatus residivis 5 kali  masuk penjara, yang akhirnya tewas setelah ditembak polisi, ternyata sudah puluhan kali mencuri mobil dan hewan ternak.

Bahkan, tersangka asal Dusun Kepel Desa Ampel Kecamatan Wuluhan ini, pernah dipenjara di 3 kabupaten yakni kabupaten Jember, Lumajang dan Bondowoso. 
 
Menurut Kepala Urusan Pembinaan dan Operasional (KBO) Satreskrim Polres Jember, Iptu Sholekhan Arif, Polres Jember sudah 2 kali melakukan proses hukum terhadap tersangka. 

Karena pernah mencuri mobil L-300 di wilayah Kelurahan Slawu Kecamatan Patrang dan Kecamatan Sumber sari, Panti, Kalisat dan Bangsalsari. 
Tersangka juga mencuri mobil dan hewan di wilayah hukum Polres Lumajang dan Bondowoso dan baru bebas dari Lapas Bondowoso sekitar akhir 2019 lalu. 
 
"Namun tahun 2020 ini, yang bersangkutan mengulangi lagi, yang ketiga kalinya dan akhirnya kembali tertangkap polisi, setelah mencuri Daihatsu Grand max milik warga Jenggawah," papar  Arif. 

Sebelumnya,  seorang residivis kasus pencurian mobil dan hewan, sudah 5 kali masuk penjara berinisial JS,  tewas ditembak Polisi setelah mencuri mobil Grand Max,  Minggu kemarin. 

Tersangka JS terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan pada bagian kakinya karena melawan saat akan ditangkap. 

Dalam kasus ini, polisi mengamankan barang bukti berupa satu unit mobil grandmax, satu kunci pas, tempat buah kunci T, satu unit HP serta satu buah tas pinggang warna coklat. (Iza/tok/mia) 

Pemkab Jember Terima Bantuan 1 Ton Beras dan 1000 Masker Kain


Jember, Kabarejember.com 
--- Rasa Kepedulian BPR. Cinde Wilis terhadap dampak Corona (Covid-19) yang dirasakan oleh masyarakat, diwujudkan dengan pemberian bantuan  1 ton beras dan 10000 masker kain yang diserahkan melalui pemerintah Kabupaten Jember, untuk diteruskan kepada masyarakat yang berhak menerima.

Kedatangan Direktur BPR. Cindewilis ke Pendopo Wahyawibawagraha diterima langsung oleh Bupati Jember, dr. Hj. Faida, MMR, Kamis, (23/04/2020).

Dengan bantuan BPR. Cinde Wilis yang dibawa ke Pendopo Wahyawibawagraha dan diserahkan lewat Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Jember, Bupati Faida menyampaikan rasa terimakasihnya atas diserahkannya bantuan itu yang selanjutnya akan diberikan kepada masyarakat Jember yang layak dan berhak menerimanya.

“Bantuan ini kami terima dan akan disalurkan kepada masyarakat dengan transparan dan akuntabel,” tegas Faida.

Bantuan ini nantinya akan disalurkan kepada masyarakat oleh tim gugus covid-19.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Jember, saya menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya,” ucapnya.

Semenrara Direktur Utama BPR Cinde Wilis, Lucia Primastuti R, menyampaikan; sehubungan dengan adanya wabah Covid-19, BPR Cinde Wilis memberikan bantuan bagi masyarakat Jember.

“Semoga bantuan ini bisa bermanfaat bagi saudara yang membutuhkan,” tutur Lucia.

Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang membutuhkan. “Semoga ini bisa bermanfaat bagi saudara-saudara kita,” pungkasnya. ( Tim / red )

Polsek Tanggul Bagi-Bagi Masker Gratis di Depan Mapolsek


Jember, kabarejember.com 
--- Polsek Tanggul tadi pagi sekira pukul 08.25 melakukan giat bagi-bagi masker kepada pengendara motor tepatnya di Jl. Raya Umum PB. Sudirman, atas perintah pimpinan Kapolsek Tanggul AKP. Sugeng Piyanto S.H, semua anggota Shabara dan Kanit Lantas Tanggul Ipda Joko Sumargo turun ke jalan bagi-bagi masker.

Sejumlah pengendara motor terlihat dari jauh ada kerumunan polisi dianggap ada operasi razia kendaraan bermotor, padahal setelah terlihat lebih dekat polisi sedang membagi-bagi masker demi keselamatan pengendara motor baik dari arah berlawan satu jalur antara jurusan Lumajang-Jember.

Di dalam kegiatan Poksek Tanggul bagi-bagi masker pada pengendara motor, dalam waktu dua hari berturut-turut sudah menghabiskan masker dengan jumlah sekitar 1000 masker, dan ini merupakan rasa keperdulian polisi kepada warga masyarakat saat pengendara untuk lebih waspada dengan adanya wabah Virus Covid 19 (Corona) tsb.

Dan ini bukan hanya pembagian masker pada pengendara motor saja melainkan para abang becak, dan sepeda ontel, namun setelah pengendara motor terlihat diberi masker oleh polisi, pengendara motor lainnya langsung berhenti secara otomatis walaupun tampa di stop oleh polisi karena ingin kebagian masker.

Dan lebih menarik lagi, bagi pengendara motor maupun yang saat melintas seperti mobil roda empat juga berhenti meminta bagian masker ke polisi. Karena juga menghindari debu-debu di jalanan. 

Disisi lain Kanit Lantas Tanggul Ipda. Joko Sumargo bersama anggota lainnya memberikan saran dan arahan untuk pengendara motor, supaya memakai helm.

"Kami kira  razia kendaraan soalnya banyak yang belok arah, eh ngak taunya malah diberi masker sama pak polisi. Terima kasih pak polisi sudah diberi 2 masker," kata Irawati.

Hal serupa dikatakan Sandi pengendara motor lainnya yang awalnya ada keragu-raguan hendak melintas, bahkan berupaya menghentikan motornya.

Namun saat melihat para polisi membagikan masker dirinya langsung memacu motornya dan berhenti didepan salah satu polisi perwira menengah yang membagikan masker.

"Alhamdulillah pak polisi bagi-bagi masker untuk pengendara motor, semoga ini awal memasuki bulan Suci Ramadhan menjadi suatu amal ibadah pak polisi," ungkapnya.  

"Di dalam kegiatan rutin yang kami laksanakan di berbagai titik jalan keramaian untuk bagi-bagi masker bersama anggota polantas, khususnya untuk pengendara motor maupun abang becak, sepeda ontel dan lainnya semua berjalan lancar" cetus Kapolsek Tanggul AKP. Sugeng Piyanto S.H. (Indra)

Jelang Ramadhan, Muspika Puger Dirikan Poskamling Siaga Covid-19

Jember, kabarejember.com 
--- Muspika Puger Kabupaten Jember bersama mengajak semua Pemerintah Desa dan seluruh komponen yang ada di kecamatan Puger mendirikan Poskamling Siaga Covid - 19 di setiap lokasi yang strategis di setiap dusun masing-masing desa (13/04/2020).

Langkah ini merupakan bentuk keseriusan Muspika dan Satgas Covid-19 Kecamatan Puger dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid - 19 dan sekaligus mengantisipasi tindak kejahatan yang kian marak akhir-akhir ini. 

Hasil pantauan sementara  kabarejember.com,  pada Kamis (23/04) pemdes Puger Wetan, bhabinkamtibmas, babinsa, kasun Mandaran dan kasun Krajan, mendirikan poskamling Siaga Covid-19, dengan cara memanfaatkan dan memasang banner bertuliskan  Poskamling Siaga Covid-19 di dinding bangunan poskamling yang telah ada sebelumnya. Lokasi  poskamling Siaga Covid-19 antara lain di dusun Krajan Rt.01 Rw.03 desa Puger Wetan, dan poskamling Siaga Covid-19 di dusun Mandaran Rt.03 Rw 12 desa Puger Wetan.

Selain mendirikan poskamling Siaga Covid-19, para petugas juga mengingatkan masyarakat untuk ikut mencegah penyebaran covid-19 dan menjaga keamanan dengan membuat jadwal petugas jaga.

Bhabinkabtibmas desa Puger Wetan, Bripka Ronald Maulani menerangkan, "Tiap posko kami siapkan petugas dari Pemerintah Desa, Tim Kesehatan dan relawan yang selalu siap siaga mencegah penyebaran Covid-19, dan tidak lupa menjaga keamanan." (heri)