02/06/2020

Desa Mayang Resmikan Kampung Tangguh Covid-19


Kabarejember.com
--Kampung tangguh didesa mayang baru saja diresmikan pada tanggal 2 juni 2020 kampung tangguh covid 19 terletak di dusun krajan di rw 19 dan rw 20.

Tujuan diresmikannya kampung tangguh covid 19 ini untuk penanganan penyebaran penanggulangan covid 19.Di dalam kampung tangguh covid 19 ada pemeriksaan tensi suhu tubuh bagi warga yang baru bepergian ke yona merah dan juga ada lumbung pangan dan ruang isolasi bagi warga yang reaktif.

Kampung tangguh kovid 19 desa mayang diresmikan langsung oleh muspika kecamatan mayang jam 09,30 wib.Warga masyarakat dusun krajan RW 19/ 20 sangat antosias daerahnya ditunjuk  menjadi kampung tangguh covid 19.

Menurut kepala desa Mayang Langgeng Wibawanto SE mengatakan " lumbung pangan itu berisi logistik berupa beras,minyak goreng ,gula dan segala jenis sembako.logistik itu hasil bantuan warga masyarakat sekitar yang mampu.yang nantinya akan dipergunakan untuk diberikan kepada warga sekitar yang tidak mampu dan terdampak wabah covid 19.sehingga diharapkan mengurangi beban warga tidak mampu yang terdampak covid 19 di kampung tangguh tersebut.
Sedangkan alat pengukur suhu tubuh disediakan pihak pemerintah desa Mayang

Iwan sapaan akrap kepala desa Mayang kecamatan Mayang mengharapkan dengan adanya kampung tangguh covid 19 di desanya,bisa mendeteksi dini penyebaran virus corona ini sehingga tidak menyebar lebih luas.Dan juga dusun dusun lain bisa mengikuti adanya kampung tangguh covid 19  supaya pendemi covid 19 cepat berlalu dari bumi nusantara ini,pungkasnya. ( red / tim )

Sadis, Diusia Muda, Enam Pelaku Begal Beroperasi di 15 TKP


Jember,Kabarejember.com
- Enam pelaku begal sadis yang masih muda belia,bahkan dua pelaku begal masih dibawah umur yang tak segan melukai korbannya di 15 Tempat Kejadian Perkara (TKP) ditangkap Unit Reskrim Polres Jember.

Menurut Kapolres Jember Aris Supriyono malalui Kasat Reskrim Polres Jember, AKP Fran Dalanta Kembaren.SH.SIK.MH. mengungkapkan, dari keenam pelaku ini ada 15 TKP pembegalan di wilayah Balung, Tempurejo dan Puger.

Dari keenam tersangka yang telah diamankan, ada satu tersangka yang terkait kejadian di lapangan Dusun Gadungan, Desa Kasiyan, Kecamatan Puger.

"Yang mana korban, salah satunya telah meninggal dunia dan satu luka berat," ungkapnya, saat Press Release di Mapolres Jember, Selasa (2/6/2020).

Hasil dari pemeriksaan, dari keenam pelaku berinisial MM (17), S (35), RA (18), AG (18), MS (21) dan UV (17) mengaku melakukan pembegalan di tiga wilayah kecamatan Balung, Tempurejo dan Puger  dan mengamankan sejumlah barang bukti.

"Barang bukti yang kita amankan, celurit, handphone, 8 sepeda motor sebagai sarana dan hasil curian," ungkapnya.

Fran menegaskan, kasus ini murni pembegalan yang ingin menguasai harta korban. Dimana modusnya, mendatangi dengan alasan meminjam korek dan setelah itu, jika melawan langsung di bacok.

"Pelaku ini akan dijerat dengan pasal 365 KUHP dengan ancaman 15 tahun penjara, sedangkan 2 pelaku yang masih dibawah umur akan ada pendampingan dari pihak Bapas" pungkasnya. ( Red / tim )

Ahmad Basarah: Pancasila Akan Menjadi Benteng Keutuhan Bangsa


Jember, kabarejember.com
---Memperingati hari lahir Pancasila yang jatuh pada setiap tanggal 1 Juni Universitas Jember gelar webinar. Acara ini begitu istimewa karena menghadirkan pemateri Wakil Ketua MPR-RI Ahmad Basarah. Acara ini diikuti oleh lebih dari 1500 peserta dari seluruh Indonesia yang mengikuti secara daring, baik melalui fasilitas zoom maupun live streaming di unej.ac.id.
Dalam seminar online dengan tema “Bung Karno, Islam dan Pancasila” ini Basarah menyampaikan, dalam memahami Pancasila tidak cukup hanya dengan ucapan saja. Namun perlu menjadi bagian dari kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Artinya ada sisi nilai-nilai yang harus dipahami dan dihayati dan dipraktekkan dalam keseharian. Memahami Pancasila maka harus percaya pada nilai-nilai Pancasila dan sekaligus mempraktekkan nilai-nilai Pancasila,” ujarnya saat memberikan materi secara online dalam acara peringatan hari lahir Pancasila yang terpusat di aula lantai 3 gedung rektorat dr. R. Achmad Kampus Tegalboto (1/6).
Menurut Basarah, nilai-nilai Pancasila harus diajarkan melalui pendidikan formal dan non formal. Oleh karena itu menurutnya pengajaran nilai-nilai Pancasila harus menjadi salah satu mata pelajaran wajib dari tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga Perguruan Tinggi (PT).
“Disamping itu perlu menjadikan Pancasila sebagai suri teladan dalam kehidupan kita sehari-hari, terutama bagi para pemimpin,” ujarnya.
Basarah mengatakan, sebagai falsafah bangsa Pancasila akan menjadi benteng keutuhan bangsa akibat masuknya ideologi asing yang masuk ke Indonesia di era globalisasi saat ini. Karena menurutnya, Pancasila adalah falsafah yang paling tepat untuk menyatukan segala macam perbedaan yang ada di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“kita telah ditakdirkan menjadi bangsa yang besar yang terdiri dari 17.504 pulau yang dihuni oleh 1.340 suku yang menggunakan 733 bahasa dengan menganut 6 agama dan puluhan aliran kepercayaan, dan itu semua disatukan oleh Pancasila,”
Basarah mengingatkan, setiap bangsa yang besar memiliki falsafah bangsa yang mereka pegang teguh. Menurutnya falsafah Pancasila yang dianut Indonesia berasal dari nilai-nilai asli Indonesia.
“Pancasila lebih baik dari komunisme sebab percaya kepada Tuhan Yang Maha Esa. Pancasila juga lebih baik dari kapitalisme sebab memiliki sila Keadilan Sosial Bagi Seluruh Indonesia. Perlu diingat tidak ada bangsa yang besar dengan menjiplak falsafah bangsa lain, maka Indonesia akan menjadi bangsa besar dengan Pancasila,” lanjut Basarah.
Basarah menyayangkan masih adanya kelompok-kelompok yang sengaja membenturkan antara Islam dengan Pancasila. Menurutnya cara ini sama seperti halnya saat penjajah menjalankan sistem devide et empera.
“Caranya adalah dengan menebarkan berita-berita tidak benar (hoax), fitnah ataupun cara-cara yang tidak terpuji lainnya yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. Oleh kerena itu kita wajib waspada,” jelasnya.
Sementara itu Rektor Universitas Jember Iwan Taruna yang juga mengikuti acara secara langsung menyampaikan rasa syukur karena masih dapat menyelenggarakan kegiatan akademis di tengah pandemi Covid-19.
“Juga menjadi kehormatan bagi Universitas Jember dapat menyelenggarakan peringatan Harlah Pancasila dengan menghadirkan Wakil Ketua MPR RI sebagai narasumber webinar. Mudah-mudahan acara ini dapat menjawab tantangan yang paling utama adalah bagaimana mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan kita sehari-hari,” ujar Rektor saat membuka acara. (mia/moen/hms)

Pemdes Desa Jambearum Patut Diteladani


Jember,kabarejember.com
---Kepedulian Pemerintahan Desa Jambearum Kecamatan Puger Jember patut diteladani oleh Pemerintah Desa lain.
Karena disaat kondisi sulit saat pandemi  virus Corona ini betul-betul dirasakan oleh masyarakat.

Berbagai usaha memberi bantuan dari Pemerintah agar dapat dirasakan oleh masyarakat di desa ini, tak kenal lelah, dilakukan jajaran pemerintah desa mulai tingkat RT, RW, Kasun hingga kepala desa bergandeng tangan dan bahu membahu turun langsung ke rumah-rumah warga penerima bantuan.

Mutina (52) warga RT 002 RW 015 Dusun Kedung Sumur Desa Jambearum Kecamatan Puger Jember, salah satu warga penerima BLT ini mengucapkan berterima kasih atas perhatian Pemerintah Desa Jambearum.

"Terima kasih banyak kepada Pemerintah Desa Jambearum dan kepada semua pihak yang telah memberikan perhatian kepada kami," tuturnya.

Mutina yang sehari-hari bekerja sebagai buruh tani ini, kini harus di rumah karna penglihatanya mengalami kebutaan.

Tidak hanya Mutina beberapa warga yang ada dilingkungan tempat tinggalnya juga mendapatkan bantuan dari pemerintah desa maupun Kabupaten, dan mereka para penerima bantuan ini sangat berterima kasih dan mendoakan yang terbaik kepada mereka-mereka yang telah peduli ini.

Sementara itu, Kepala Dusun Kedung Sumur, Hariyanto,selaku perwakilan dari Pemerintah Desa Jambearum yang turun langsung bersama RW setempat menyampaikan, ini adalah kewajiban kami memberikan pelayanan yang terbaik kepada warga.

"Sesuai dengan petunjuk pimpinan, kami bersama RT dan RW setempat langsung mendatangi rumah warga penerima bantuan dan langsung menyerahkan apa yang menjadi hak mereka," tuturnya.

Kami berharap katanya, bantuan ini dapat meringankan beban warga kami yang terdampak Covid-19 ini. "Dan  kami menghimbau kepada masyarakat untuk tetap mematuhi aturan pemerintah sehingga bisa mencegah meluasnya penyebaran Pandemi Covid-19 yang saat ini angkanya terus mengalami peningkatan," pungkasnya. (lik)

01/06/2020

Ratusan Pedagang Pasar Balung Ikuti Rapid Test


Jember,kabarejember.com
 ---Antisipasi dan upaya penularan terus digencarkan para pihak. Seperti Rapid Test yang digelar di pasar Balung Kecamatan Balung Jember pada pagi Jum'at 29 Mei 2020, yang  disambut antusias para pedagang di pasar.

Tak hanya pedagang pasar yang ingin mengikuti rapid test, warga yang tahu adanya kegiatan rapid test yang digelar di Pasar Balung Lor dan pasar baru Balung Kulon ini sangat antusias untuk ikut serta melakukan rapid test.

Dikarnakan rapid test yang dilaksanakan di pasar pasar ini lebih difokuskan kepada para pedagang,warga pun harus legowo tidak bisa mengikuti rapid test saat ini.

Kesiap siagaan petugas medis dari Puskesmas Balung yang dipimpin langsung
Kepala Puskesmas Kecamatan Balung, dr. Roszania Hidayat ini turut mendapat pengawasan langsung dari Muspika Kecamatan Balung.

Ditemui saat di lokasi kegiatan, Camat Balung, Widayaka  menyampaikan, Alhamdulillah hari ini kita bisa melaksanakan rapid test kepada ratusan pedagang pasar yang ada di pasar balung lama maupun pasar balung baru.

"Kita target di pasar Balung
lama ini sekitar 552 orang, sementara untuk di pasar Balung baru yang berlokasi di Desa Balung Kulon kita target sebanyak 212 dan diharapkan bisa selesai hari ini, karna besok pasar akan dibuka," tuturnya.

Menyentuh tujuan dilaksanakanya rapid test kepada para pedagang, Widayaka menambahkan, ini adalah upaya pemerintah mencegah meluasnya wabah covid-19 khususnya di lingkungan pedagang pasar.

Ditanya soal antusias warga sekitar yang turut datang bermaksud untuk mengikuti rapid test namun belum ada peluang menyampaikan, "ya kita harapkan ada anggaran yang mencukupi sehingga masyarakat bisa juga di rapid test," ungkapnya.

Beberapa warga yang sempat wartawan temui di lokasi  menyampaikan, Alhamdulillah hari ini bisa berkesempatan mengikuti rapid test yang digelar pemerintah, ini sangat membantu sekali kepada warga.

Setelah menjalani rapid test ini kami lebih tenang dan lebih yakin untuk beraktifitas, apalagi ini gratis tentunya sangat membantu sekali bagi kami. (Lik)

3 Petugas Kesehatan di Kabupaten Jember Positif Covid- 19


Jember,Kabarejember.com
-- Terbukti sudah betapa ganasnya covid 19.Wabah ini tak memandang status, pekerjaan dan umur,Minggu  31/05/2020 terjadi  Penambahan 8 Positif Covid-19 di Jember diantara 8 yang dinyatakan positif Covid 19 ada 3 petugas kesehatan dan balita yang masih berumur 1,5 tahun. ini, merupakan lonjakan tertinggi kedua selama pandemi Korona yang terjadi di Kabupaten Jember.

Jumlah total pasien positif Covid-19 di Kabupaten Jember Jawa Timur, hingga Minggu, (31/05/2020) mencapai 41 orang
Setelah mendapat penambahan kasus positif baru sebanyak 8 kasus, dari yang sebelumnya 33 orang.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Jember, yang juga selaku Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Jember, Gatot Triyono dalam keterangan tertulisnya Minggu malam, menyatakana bahwa tambahan pasien positif Covid-19 tersebut menjadi yang terbanyak selama terjadinya wabah di Jember. 

"Penambahan kasus terkonfirmasi 8 pasien, tersebar di beberapa Desa diantaranya, Desa Cumedak Kecamatan Sumberjambe sebanyak 2 orang, Desa Subo Kecamatan Pakusari 1 orang, Kelurahan Tegalgede Kecamatan Sumbersari 1 orang, Kelurahan Mangli Kecamatan Kaliwates 1 orang,
Desa Jombang, Kecamatan Jombang 2 orang,  dan dari Desa Lojejer Kecamatan Wuluhan 1 orang.

Lebih lanjut Gatot Triyono, lewat selulernya menerangkan penambahan Kasus Positif ini sebelumnya, mereka terkonfirmasi berstatus orang tanpa gejala (OTG).
 ( red / tim )

Di Jember, Lonjakan Tertinggi 8 Kasus Positif Covid -19 Dalam Sehari


Jember,kabarejember.com
--Penambahan 8 Positif Covid-19 di Jember ini, merupakan lonjakan tertinggi kedua selama pandemi Korona yang terjadi di Kabupaten Jember.

Jumlah total pasien positif Covid-19 di Kabupaten Jember Jawa Timur, hingga Minggu, (31/05/2020) mencapai 41 orang
Setelah mendapat penambahan kasus positif baru sebanyak 8 kasus, dari yang sebelumnya 33 orang.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Jember, yang juga selaku Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Jember, Gatot Triyono dalam keterangan tertulisnya Minggu malam, menyatakan;
Bahwa tambahan pasien positif Covid-19 tersebut menjadi yang terbanyak selama terjadinya wabah di Jember

"Penambahan kasus terkonfirmasi 8 pasien, tersebar di beberapa Desa diantaranya, Desa Cumedak Kecamatan Sumberjambe sebanyak 2 orang, Desa Subo Kecamatan Pakusari 1 orang, Kelurahan Tegalgede Kecamatan Sumbersari 1 orang, Kelurahan Mangli Kecamatan Kaliwates 1 orang,
Desa Jombang, Kecamatan Jombang 2 orang,  dan dari Desa Lojejer Kecamatan Wuluhan 1 orang.

Lebih lanjut Gatot Triyono, lewat selullernya menerangkan penambahan Kasus Positif ini sebelumnya, mereka terkonfirmasi berstatus orang tanpa gejala (OTG).

OTG adalah seseorang tidak bergejala dan memiliki risiko telah tertular dari orang konfirmasi Covid-19. Dimana, OTG ini memiliki kontak erat dengan kasus konfirmasi atau pasien positif Covid-19.Untuk itu marilah kita lawan Covid 19 bersama sama dengan mematuhi himbauan dari pemerintah supaya wabah ini cepat berlalu.. ( red / tim )