27/06/2020

Mobil Ambulance Desa Angkut Kambing



LUMAJANG, Kabarejember.com
--Ambulance adalah sarana kendaraan yang dilengkapi peralatan medis untuk mengangkut orang sakit atau korban kecelakaan. Istilah “Ambulance” digunakan untuk menerangkan kendaraan yang digunakan untuk membawa peralatan medis kepada pasien di luar rumah sakit atau memindahkan pasien ke rumah sakit lain untuk perawatan lebih lanjut.

Demikian juga, Ambulance desa sebagaimana di Kabupaten Lumajang hampir semua desa sudah memiliki Ambulance sendiri dengan maksud dan tujuan untuk mempermudah transportasi orang sakit yang hendak menuju rumah sakit ataupun sebaliknya.

Dinkes Kabupaten Lumajang sudah membuat junis penggunaan ambulance desa sesuai juknis ambulance desa hanya bisa digunakan untuk lima hal yakni 1. Pelayanan rujukan yang meliputi persalinan,kehamilan,kesakitan dan kegawatdaruatan kesehatan.2 pelayanan kejadian luar biasa (KLB) 3.pelayanan promosi kesehatan. 4 pelayanan surveilence penyakit 5 pelayanan kesehatan yang bersifat khusus. “Apalagi sampai digunakan kepentingan pribadi itu tidak boleh,”jelasnya.
Namun tidak demikian dengan mobil Ambulance Desa Sukorejo Kecamatan Kunir – Lumajang malah kedapatan mengangkut kambing dari Pasar hewan.
Informasi dari masyarakat sekitar Pasar Lumajang (patok) siang tadi sekira pukul 11.30 wib (jum’at 26/06/2020) mengetahui ada mobil ambulans parkir cukup lama di dekat pasar hewan, merasa ada yang janggal media ini mencari tau apa yang terjadi dengan mobil Ambulans tersebut, dan ajaibnya saat dilihat dalam mobil yang ada bukannya orang sakit tapi malah dua ekor kambing.
Saat ditanya sopir Ambulans yang berinisial AF dan orang tuanya berinisial Kd usai membeli kambing di Pasar Lumajang untuk disembelih esok hari dan mengaku sudah minta izin kepada Kepala Desanya untuk membawa kambing dengan mobil Ambulans.
“iki rencana tak belleh kesok pak, tole wes ijin jare nang bu inggi (rencana saya sembelih besok pak, anak saya sudah ijin ke bu Kades,” Ujar Kd
“Bu inggi itu adik sepupu saya pak,” imbuh Kd
saat ditanya sudah ijin ke bu Kades ? AF dan Kd kompak menjawab sudah
“Sudah pak saya sudah ijin dan sudah di ijini sama bu inggi, tapi kalau selesai disuruh cuci bersih karena kemarin dibuat untuk orang sakit, ini saya telpokan bu inggi ya,” ucap AF sambil berusaha menelepon Kades yang dimaksud, namun tidak tersambung.
Terpisah Kepala Desa Sukorejo Kecamatan Kunir Sismi Wahidah saat dikonfirmasi via selularnya membenarkan bahwa supir Ambulans nya sudah minta ijin kepada dirinya.
Tadi sopir ambulan nya telpon saya pak ,sudah ijin lewat telpon… Mendadak ambil kambing karena ada acara pak,” tulis Kades Sukorejo via WhatsApp
“Pesannya pokok nyampek rumah minta dibersihkan lagi.
Dan tadi juga tak ingatkan untuk kedepan nya tidak lagi mempergunakan sesuai fungsinya,” imbuhnya.

Lebih jauh Kades Sukorejo yang memberi ijin akan memberikan surat teguran kepada sopir ambulans
“Menindak lanjuti ini pak…
Saya juga akan memberikan surat teguran kepada yang bersangkutan,” tulisnya lagi via WhatsApp nya.
Reporter : Atman

Siap Kawal Pilkada, PPK-PPS Puger Lakukan Rapid Test



Jember, kabarejember.com
 - Setelah memasuki masa transisi pandemi covid-19  pemerintah kembali melanjutkan tahapan Pilkada serentak 2020 pada 15 Juni 2020 dengan agenda pemutakhiran dan penyusunan daftar pemilih. Semua unsur yang terlibat dalam pelaksanaan pilkada patut waspada dan berhati-hati supaya tidak terjadi klaster baru covid-19.

Sebagai bentuk kesiapan melaksanakan pilkada,  Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Puger dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) se kecamatan Puger mengikuti rapid test yang diselenggarakan  Puskesmas Puger, Sabtu (27/06) pagi.

Kegiatan rapid test bertempat di aula kecamatan Puger dengan menerapkan protokol covid-19 yaitu menggunakan masker dan menjaga jarak. Rapid test diikuti oleh 5 orang komisioner PPK dan 36 PPS dari 12 desa di wilayah Kecamatan Puger.

Ketua PPS Mojomulyo, Eko Yulianto mengatakan dirinya merasa lega setelah melakukan rapid-test. "Alhamdulillah hasilnya Non Reaktif, selama ini dalam menjalankan aktifitas sehari-hari selalu  merasa was-was takut covid-19," katanya.

Sementara, Ketua komisioner PPK Puger, Mohammad Saiful Bahri, kepada kabarejember.com menyatakan rasa terima kasih kepada pemkab Jember, muspika dan  puskesmas Puger yang telah menyelenggarakan rapid test. "Semua peserta rapid test hari ini hasilnya Non Reaktif. Kami selaku PPK dan PPS kecamatan Puger siap melaksanakan tahapan pilkada 2020 dengan sebaik-baiknya." ujarnya. (heri)

26/06/2020

Ponpes Darul Ulum Al-Ishaqi Bangsalsari Lakukan Pembinaan Otak dan Watak Santri



Kabarejember,com
-- Ketua Yayasan pondok pesantren Darul Ulum Al-Ishaqi di Tisnogambar kecamatan Bangsalsari Jember membebaskan biaya pendidikan formal dan non formal bagi ratusan santrinya.
Ketua Yayasan Ponpes Darul Ulum Al Ishaqi Lora Khoiruddin mengatakan bahwa alasan membebaskan seluruh biaya pendidikan formal di Madrasah Ibtidaiyah (MI), SMP Al Ishaqi, dan SMK Al Ishaqi sedangkan pendidikan yang non Formal adalah Pondok Pesantren dan Madin Takmiliyah Awaliyah yakni Wustaha dan Ulya
" Semua itu kami bebaskan dengan alasan disamping karena tuntunan zaman, karena keadaan kondisi perekonomian dan merupakan amanat dari aba kami Almarhum KH.Arifun" paparnya pada wartawan media ini.
"Bukan hanya biaya yang kami bebaskan,seragam, alat tulis,kitab dan perlengkapan sekokah juga ditanggung kami" imbuhnya Putra Almarhum KH.Arifun .
    Baru beberapa pekan lalu Yayasan Darul Ulum Al Ishaqi yang luasnya areal 3.7 Ha melakukan penambahan bangunan  gedung SMK Al Ishaqi dan Asrama Santri putra-putri " kami mengharapkan agar senantiasa semua pengurus lembaga dan  yayasan mengedepankan Transparansi dalam bentuksegala hal demi majunya yayasan Darul Ulum Al Ishaqi yang representatif" papar Pria kelahiran 11 Oktober 1966 pada Wartawan media ini saat ditemui diruang pondok.

 Visi dan Misi Yayasan Darul Ulum Al-Ishaqi
Visi :
 unggul dalam prestasi Akademik, santun dalam budi pekerti,terampil dalam berkarya, dan istiqomah dalam beribadah

Misi :
1.mencetak generasi
   muda sebagai kader
   umat yang berbudi
   luhur  serta menguasai
   IPTEK dan IMTAQ
2. Menumbuhkan
     kecintaan pada ajaran
     islam dan pendidikan
     secara Nasional guna
     untuk mengamalkan
     dengan penuh
     keyakinan, kesabaran
     serta punya rasa
     tanggung jawab.
3. Membekali santri
    dengan keterampilan
     dan keahlian yang
     dapat dikembangkan
     secara profesional
     dan menjadi manusia
      yang mempunyai
      kepribadian yang
      kokoh,
4. Mencetak santri
    sholeh dan sholehah
     yang kreatif, produktif
     dan berpotensi, serta
     menyiapkan santri
     untuk dapat
     melanjutkan ke
     jenjang pendidikan
     yang lebih tingggi baik
     dalam negeri ataupun
     luar negeri .
Dengan visi dan misi itu bahwa ponpes Darul Ulum Al-Ishaqi dengan jumlah tim pendidik sebanya 48 tenanga pendidik selalu berpegang teguh pada prinsip " al-muhafadhah 'alal al-qadim ash-shalih wal akhdu bil jadidi al-ashlah ", sehingga adaptasi pesantren dengan perkembangan dunia pendidikan sangat fleksibel.Oleh karenanya bisa diyakini bahwa tidak ada pendidikan dan atau sekolah yang akan lebih baik dari pendidikan yang ada dikompleks pesantren, kenapa demikian..? karena pendidikan yang ada dikompleks pesatren akan berupaya terus menerus membina dua hal yang merupakan bagian terpenting dalam dunia pendidikan dilingkungan pesantren yaitu membina otak dan watak.
   Jika seseorang belajar akan pendidikan dikompleks pesantren, maka pembinaan otak dan watak akan bersinergi, saling melengkapi dan akan berhasil karena iklim di pesantren selalu kondusif bagi pembinaan otak dan watak dengan jam belajar 24 jam, sehingga pendidikan formal maupun informal akan berhasil sesuai harapan masyarakat,nusa, bangsa dan agama.
   Kita bisa menganalisa dari Undang-undang Republik Indonesia Nomor 18 tahun 2019 tentang undang-undang pesantren yang menjadi payung utama pengembangan pesantren ke depan dan telah diundangkan tanggal 16 Oktober 2019 dan juga tercantum dalam Lembaran Negara Nomor 191 tahun 2019, yang secara substansi UU pesantren terdiri dari 9 bab dan 55 pasal, sehingga dengan adanya undang- undang pesantren dapat memprediksikan kelanjutan pendidikan islam ke depan yang berbasis pesantren .
" Alhamdulillah kami bersyukur pada Allah bisa menerapkan pendidikan formal dan informal di pesantren kami secara gratis," pungkasnya.
( A.Mulyono)

25/06/2020

BUPATI: TINGKATKAN LAYANAN AIR BERSIH WARGA MISKIN


LUMAJANG, Kabarejember.com
   ---Pemerintah Kabupaten Lumajang dan IUWASH-PLUS (Indonesia Urban Water Sanitation and Hygiene Penyehatan Lingkungan Untuk Semua) bekerja sama di sub sektor peningkatan pelayanan air bersih bagi warga masyarakat miskin.

Hal itu, disampaikan Bupati Lumajang, H. Thoriqul Haq, M.ML., (Cak Thoriq) saat melakukan Video Conference (vidcon) dengan Pusat Studi Kependudukan dan Kebijakan (PSKK) Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, di Ruang Mahameru Kantor Bupati, Rabu (24/06/2020) pagi.

Cak Thoriq menyampaikan, bahwa pelayanan air bersih/ air minum bagi warga masyarakat miskin sangat penting untuk diperhatikan. Karena itu, Pemkab Lumajang akan terus berikhtiar mewujudkannya guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Bupati mengungkapkan,  di Kabupaten Lumajang ada permasalahan terkait penyediaan air minum. Ada disparitas (perbedaan) akses air bersih, antara wilayah Selatan, yang melimpah air bersihnya, dan wilayah Utara yang kesulitan air bersih setiap musim kemarau.

Ia yakin, dengan konsolidasi dan komunikasi yang baik secara langsung dengan warga masyarakat, pasti akan dapat mengatasinya secara maksimal dalam pendistribusian air bersih.

Sementara itu, Tim USAID IUWASH PLUS, Rudhy Finansyah mengungkapkan, bahwa Tim Peneliti PSKK UGM akan melaksanakan penelitian dalam rangka meningkatkan pelayanan air minum bagi masyarakat miskin, khususnya lapisan 40 persen paling bawah (B40).

Ia menambahkan, bahwa Tim Peneliti juga akan melakukan kajian ke-21 lokasi di seluruh Indonesia, dan empat diantaranya masuk wilayah Provinsi Jawa Timur yang meliputi Kabupaten Lumajang, Surabaya, Gresik dan Sidoarjo.

Di pihak lain, Tim Peneliti PSKK UGM Hakimul Ikhwan menerangkan, bahwa pihaknya bekerja sama dengan USAID IUWASH PLUS  untuk melakukan kajian dan merumuskan strategi pendekatan, yang efektif untuk membuka akses air minum bagi masyarakat miskin B40.

Ikhwan menjelaskan, Riset tahap awal  dilakukan di  21 kabupaten/kota,  kemudian akan lebih fokus meneliti di 10 wilayah saja. Hasil akhirnya, berupa rekomendasi, strategi pendekatan secara nasional di 10 wilayah tersebut.

Reporter : Suatman

Wabup Jember Ikuti Teleconference dengan Presiden Joko Widodo dari Banyuwanngi


Jember, kabarejember.com
-- Kunjungan Presiden RI Joko Widodo Widodo ke Banyuwangi, salah satunya dimanfaatkan untuk berdialog dengan kepala daerah dengan teleconference. Bahkan, Wakil Bupati Jember Drs.KH.A.Muqit Arif bersama seluruh Bupati/Wali kota se Jawa Timur mengikuti  teleconference dengan Presiden RI terkait penanganan covid -19 di Jawa Timur di pendopo Wahyawibawagraha pemerintah Kabupaten Jember, Kamis (25/6/2020).

Usai acara Wabup Jember yang akrab dengan sapaan Kiai Muqit tersebut mengatakan harapan Presiden dalam menghadapi dampak yang disebabkan adanya pandemi Covid 19 yakni krisis kesehatan dan ekonomi, agar semua memiliki perasaan yang sama dalam hal penanganan.

" Istilah beliau gas dan rem, rem mungkin berkaitan dengan penanganan Covid -19 dan gas mungkin berkenaan dengan masalah ekonomi," ujar Wabup.

Jadi kata Wabup, mungkin bisa diartikan, jangan sampai kita fokus hanya kepada penanganan kesehatan tetapi ekonomi kemudian terabaikan atau sebaliknya fokus menangani masalah ekonomi kemudian masalah kesehatan terabaikan.

" Kedua-duanya harus sama-sama kita tangani dengan sebijak mungkin." katanya

Karena semuanya mengalami penurunan yang sangat drastis seperti bidang ekonomi oleh karenanya Presiden menekankan dalam penangan krisis kesehatan dan ekonomi yang terjadi saat agar mendapat perhatian yang sama.

" Kata beliau, kondisi ini tidak hanya dirasakan oleh bangsa Indonesia tetapi juga dirasakan oleh sekitar 215 negara di dunia yang besar seperti Amerika Perancis Inggris dan lain sebagainya," katanya.

Wabup juga menyampaikan, presiden juga memberikan deadline dalam waktu dua minggu ini harus ada progres yang jelas dan membangun sinergi dengan semua pihak, dengan semua manajemen serta dengan semua elemen untuk menangani secara sungguh-sungguh.

" Hal itu menyusul, laporan dari Gubernur Jawa Timur bahwa wilayah jawa timur satu hari kemarin kebetulan tingkat pertambahan yang Positif itu tertinggi di Indonesia, walaupun  tingkat kesembuhannya juga cukup menggembirakan," terangnya. (tim/red) itu

CWI di Jember Riset Bupati Perempuan


Jember,kabarejember.com
--Cakra Wicara Indonesia (CWI) adalah sebuah lembaga riset tentang perempuan dan politik. Lembaga ini datang ke Jember dalam rangka melakukan penelitian atau riset tentang kepala raerah perempuan. pertemuanya dengan Bupati Jember dr. Hj. Faida sebagai bahan subyek penelitian.

Ketua CWI sekaligus dosen fakultas ilmu FISIP UI Ana Margaret menjelaskan, kedatanganya ke Jember khusus dalam rangka studi riset tentang kepala daerah perempuan.

Menurutnya, yang menjadi ciri khas kepemimpinan Bupati Faida adalah tentang mengangkat isu-isu kesejahteraan. "Ciri yang sangat menonjol adalah tentang prioritas kesejahteraan, "ujar Ana di Pendopo Wahywibawagraha, Rabu (24/6/2020).

Menurutnya, dari tahun ketahun jumlah calon kepala daerah perempuan sangat minim meskipun pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) langsung.

Jika dilihat data-data yang ada, perempuan yang mencalonkan diri sebagai Kepala Daerah sangat baik dalam hal pendorong peningkatan partisipasi politik. Namun data tersebut masih jauh di bawah data pencalonan perempuan di legislatif.

Dalam konteks itulah CWI berusaha bertemu langsung dengan kepala daerah perempuan untuk melakukan wawancara.

" Kami mencari data kekhasan perempuan dalam mencalonkan diri sebelum dan sesudah menjabat sebagai Kepala Daerah," katanya.

Pemberitaan tentang perempuan masih didominasi bias Gender, penilaian terhadap kepemimpinan seorang perempuan harus dilihat dari latar belakangnya. Contoh,  Bupati Faida sebelum menjabat adalah perempuan profesional, dirinya merupakan direktur di sebuah rumah sakit. "Semakin banyak jam terbangnya semakin baik kemampuanya dalam bernegosiasi," imbuhnya.

Maksud dan tujuan riset itu untuk dipublikasikan kepada khalayak luas agar para perempuan terdorong dan termotivasi sehingga kedepan semakin banyak yang mencalonkan diri sebagai kepala daerah tidak hanya mencalonkan diri di legislatif.

Ana menjelaskan sebelum menemui Bupati Faida, bulan lalu sudah bertemu dengan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko, Wali Kota Surabaya ibu Risma, Bupati Grobogan Sri Sumarni sebagai bahan subyek penelitian,"  pungkasnya.

24/06/2020

Wabup Muqit Sambangi di Rumah Difabel



Kabarejember.com
-- Sebagai bentuk perhatian khusus Pemkab Jember kepada kaum difabel, Wakil Bupati (Wabup) KH.A Muqit Arief selama beberapa pekan ini, tanpa henti berkeliling dari rumah ke rumah mengunjungi keluarga penyandang difabel berat untuk memberikan bantuan secara langsung berupa sembako, uang  juga kursi roda.Rabu, (24/6)

Kali ini Wabup mengunjungi rumah Lukman Hakim, seorang penyandang difabel berat di Desa Bagorejo Kecamatan Gumukmas Kabupaten Jember untuk membagikan paket sembako dan uang kepada keluarga Lukman Hakim.

Lukman Hakim yang kini berusia 25 tahun, sejak lahir terdiagnosis menderita  tumor cair dikepala.Atas penyakit yang dideritanya, Ia mengalami kelumpuhan kaki, sehingga selama hidupnya  hanya bisa duduk dan berbaring diatas ranjang maupun kursi.

Mengetahui kedatangan Wabup di rumahnya, Lukman Hakim di dampingi kedua orang tua spontan mengutarakan maksud ingin memiliki kursi roda.

Merespon keinginan Lukman Hakim, Wabup akan berkonsultasi terlebih dahulu kepada Bupati Faida, sebab bantuan kursi roda ini sesuai aturan diperuntukkan bagi penyandang difabel yang berumur dibawah 17 tahun.

"Mungkin ada payung hukum soalnya apa yang kita lakukan harus selalu diatas koridor hukum, niatnya baik tapi melanggar hukum kan bisa kena (hukum ), " tuturnya.

Wabup menyarankan, kalau anak difabel usia dibawah 17 tahun masih bisa dituntun jalanya, sebaiknya jangan memakai kursi roda, guna untuk merangsang saraf-sarafnya.

"Kecuali jika benar-benar memang tidak bisa berjalan mungkin tetap kita akan fasilitasi dengan kursi roda," sambung Wabup.

Kunjungan hari ini ada 16 titik yang menjadi target sasaran.Selama berkeliling door to door, Wabup mengaku tidak menemukan kendala yang berarti.Hanya saja di beberapa titik  masih mendapati warga cacat berat yang masih belum tercover.

"Untuk itu saya mengharapkan kepada Kepala Desa agar ikut aktif membantu mendata dan melaporkan warga cacat berat ke pemkab jember, " pinta Wabup.




Kepada keluarga difabel Wabup berpesan, memiliki keluarga  difabel agar jangan beranggapan itu sebagai aib.Padahal, apapun yang terjadi itu adalah pemberian dan titipan Tuhan.

"Jadi keluarga yang menanggung anak seperti itu tidak usah merasa malu ataupun berkecil hati, disarankan kepada lingkungan terdekatnya untuk pro aktif memberikan semangat dan kekuatan pada keluarga tersebut, " kata Wabup.

Tidak mesti harus dengan bantuan material tetapi yang penting bagaimana menguatkan mereka sehingga menjadi percaya diri.

"Hal itu akan sengat membantu bagaimana difabel berat ini bisa semangat, " imbuhnya. (tim/red)