Ponpes Darul Ulum Al-Ishaqi Bangsalsari Lakukan Pembinaan Otak dan Watak Santri



Kabarejember,com
-- Ketua Yayasan pondok pesantren Darul Ulum Al-Ishaqi di Tisnogambar kecamatan Bangsalsari Jember membebaskan biaya pendidikan formal dan non formal bagi ratusan santrinya.
Ketua Yayasan Ponpes Darul Ulum Al Ishaqi Lora Khoiruddin mengatakan bahwa alasan membebaskan seluruh biaya pendidikan formal di Madrasah Ibtidaiyah (MI), SMP Al Ishaqi, dan SMK Al Ishaqi sedangkan pendidikan yang non Formal adalah Pondok Pesantren dan Madin Takmiliyah Awaliyah yakni Wustaha dan Ulya
" Semua itu kami bebaskan dengan alasan disamping karena tuntunan zaman, karena keadaan kondisi perekonomian dan merupakan amanat dari aba kami Almarhum KH.Arifun" paparnya pada wartawan media ini.
"Bukan hanya biaya yang kami bebaskan,seragam, alat tulis,kitab dan perlengkapan sekokah juga ditanggung kami" imbuhnya Putra Almarhum KH.Arifun .
    Baru beberapa pekan lalu Yayasan Darul Ulum Al Ishaqi yang luasnya areal 3.7 Ha melakukan penambahan bangunan  gedung SMK Al Ishaqi dan Asrama Santri putra-putri " kami mengharapkan agar senantiasa semua pengurus lembaga dan  yayasan mengedepankan Transparansi dalam bentuksegala hal demi majunya yayasan Darul Ulum Al Ishaqi yang representatif" papar Pria kelahiran 11 Oktober 1966 pada Wartawan media ini saat ditemui diruang pondok.

 Visi dan Misi Yayasan Darul Ulum Al-Ishaqi
Visi :
 unggul dalam prestasi Akademik, santun dalam budi pekerti,terampil dalam berkarya, dan istiqomah dalam beribadah

Misi :
1.mencetak generasi
   muda sebagai kader
   umat yang berbudi
   luhur  serta menguasai
   IPTEK dan IMTAQ
2. Menumbuhkan
     kecintaan pada ajaran
     islam dan pendidikan
     secara Nasional guna
     untuk mengamalkan
     dengan penuh
     keyakinan, kesabaran
     serta punya rasa
     tanggung jawab.
3. Membekali santri
    dengan keterampilan
     dan keahlian yang
     dapat dikembangkan
     secara profesional
     dan menjadi manusia
      yang mempunyai
      kepribadian yang
      kokoh,
4. Mencetak santri
    sholeh dan sholehah
     yang kreatif, produktif
     dan berpotensi, serta
     menyiapkan santri
     untuk dapat
     melanjutkan ke
     jenjang pendidikan
     yang lebih tingggi baik
     dalam negeri ataupun
     luar negeri .
Dengan visi dan misi itu bahwa ponpes Darul Ulum Al-Ishaqi dengan jumlah tim pendidik sebanya 48 tenanga pendidik selalu berpegang teguh pada prinsip " al-muhafadhah 'alal al-qadim ash-shalih wal akhdu bil jadidi al-ashlah ", sehingga adaptasi pesantren dengan perkembangan dunia pendidikan sangat fleksibel.Oleh karenanya bisa diyakini bahwa tidak ada pendidikan dan atau sekolah yang akan lebih baik dari pendidikan yang ada dikompleks pesantren, kenapa demikian..? karena pendidikan yang ada dikompleks pesatren akan berupaya terus menerus membina dua hal yang merupakan bagian terpenting dalam dunia pendidikan dilingkungan pesantren yaitu membina otak dan watak.
   Jika seseorang belajar akan pendidikan dikompleks pesantren, maka pembinaan otak dan watak akan bersinergi, saling melengkapi dan akan berhasil karena iklim di pesantren selalu kondusif bagi pembinaan otak dan watak dengan jam belajar 24 jam, sehingga pendidikan formal maupun informal akan berhasil sesuai harapan masyarakat,nusa, bangsa dan agama.
   Kita bisa menganalisa dari Undang-undang Republik Indonesia Nomor 18 tahun 2019 tentang undang-undang pesantren yang menjadi payung utama pengembangan pesantren ke depan dan telah diundangkan tanggal 16 Oktober 2019 dan juga tercantum dalam Lembaran Negara Nomor 191 tahun 2019, yang secara substansi UU pesantren terdiri dari 9 bab dan 55 pasal, sehingga dengan adanya undang- undang pesantren dapat memprediksikan kelanjutan pendidikan islam ke depan yang berbasis pesantren .
" Alhamdulillah kami bersyukur pada Allah bisa menerapkan pendidikan formal dan informal di pesantren kami secara gratis," pungkasnya.
( A.Mulyono)

Post a Comment

0 Comments