Langsung ke konten utama

Mobil Ambulance Desa Angkut Kambing



LUMAJANG, Kabarejember.com
--Ambulance adalah sarana kendaraan yang dilengkapi peralatan medis untuk mengangkut orang sakit atau korban kecelakaan. Istilah “Ambulance” digunakan untuk menerangkan kendaraan yang digunakan untuk membawa peralatan medis kepada pasien di luar rumah sakit atau memindahkan pasien ke rumah sakit lain untuk perawatan lebih lanjut.

Demikian juga, Ambulance desa sebagaimana di Kabupaten Lumajang hampir semua desa sudah memiliki Ambulance sendiri dengan maksud dan tujuan untuk mempermudah transportasi orang sakit yang hendak menuju rumah sakit ataupun sebaliknya.

Dinkes Kabupaten Lumajang sudah membuat junis penggunaan ambulance desa sesuai juknis ambulance desa hanya bisa digunakan untuk lima hal yakni 1. Pelayanan rujukan yang meliputi persalinan,kehamilan,kesakitan dan kegawatdaruatan kesehatan.2 pelayanan kejadian luar biasa (KLB) 3.pelayanan promosi kesehatan. 4 pelayanan surveilence penyakit 5 pelayanan kesehatan yang bersifat khusus. “Apalagi sampai digunakan kepentingan pribadi itu tidak boleh,”jelasnya.
Namun tidak demikian dengan mobil Ambulance Desa Sukorejo Kecamatan Kunir – Lumajang malah kedapatan mengangkut kambing dari Pasar hewan.
Informasi dari masyarakat sekitar Pasar Lumajang (patok) siang tadi sekira pukul 11.30 wib (jum’at 26/06/2020) mengetahui ada mobil ambulans parkir cukup lama di dekat pasar hewan, merasa ada yang janggal media ini mencari tau apa yang terjadi dengan mobil Ambulans tersebut, dan ajaibnya saat dilihat dalam mobil yang ada bukannya orang sakit tapi malah dua ekor kambing.
Saat ditanya sopir Ambulans yang berinisial AF dan orang tuanya berinisial Kd usai membeli kambing di Pasar Lumajang untuk disembelih esok hari dan mengaku sudah minta izin kepada Kepala Desanya untuk membawa kambing dengan mobil Ambulans.
“iki rencana tak belleh kesok pak, tole wes ijin jare nang bu inggi (rencana saya sembelih besok pak, anak saya sudah ijin ke bu Kades,” Ujar Kd
“Bu inggi itu adik sepupu saya pak,” imbuh Kd
saat ditanya sudah ijin ke bu Kades ? AF dan Kd kompak menjawab sudah
“Sudah pak saya sudah ijin dan sudah di ijini sama bu inggi, tapi kalau selesai disuruh cuci bersih karena kemarin dibuat untuk orang sakit, ini saya telpokan bu inggi ya,” ucap AF sambil berusaha menelepon Kades yang dimaksud, namun tidak tersambung.
Terpisah Kepala Desa Sukorejo Kecamatan Kunir Sismi Wahidah saat dikonfirmasi via selularnya membenarkan bahwa supir Ambulans nya sudah minta ijin kepada dirinya.
Tadi sopir ambulan nya telpon saya pak ,sudah ijin lewat telpon… Mendadak ambil kambing karena ada acara pak,” tulis Kades Sukorejo via WhatsApp
“Pesannya pokok nyampek rumah minta dibersihkan lagi.
Dan tadi juga tak ingatkan untuk kedepan nya tidak lagi mempergunakan sesuai fungsinya,” imbuhnya.

Lebih jauh Kades Sukorejo yang memberi ijin akan memberikan surat teguran kepada sopir ambulans
“Menindak lanjuti ini pak…
Saya juga akan memberikan surat teguran kepada yang bersangkutan,” tulisnya lagi via WhatsApp nya.
Reporter : Atman

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pastikan Stok Oksigen untuk Layanan Medis, Kapolres Probolinggo: Kabupaten Probolinggo Aman dan Tercukupi.

Probolinggo - Polres Probolinggo intensif melakukan pengecekan ketersediaan tabung oksigen medis untuk pasien Covid-19, untuk menghindari adanya upaya penimbunan seiring informasi kelangkaan di sejumlah daerah. Setelah melakukan pengecekan di stasiun pengisian oksigen di Paiton kemarin, Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi, didampingi Kapolsek Dringu dan Kasat Reskrim kembali melakukan pengecekan di stasiun pengisian ulang tabung oksigen. Kini yang menjadi sasaran pengecekan yaitu Stasiun Pengisian Tabung Oksigen PT Sandana Multigas perusahaan PT Samator, di Desa Kalisalam Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo, Rabu (07/7) "Kita pastikan tabung oksigen untuk layanan medis di Kabupaten Probolinggo masih kondisi aman dan tercukupi,” ucap Kapolres Probolinggo, AKBP Teuku Arsya Khadafi Pengecekan ini sebagai bentuk tugas Polri guna menghindari adanya penimbunan tabung oksigen medis bagi pasien penderita Covid-19. Bahkan dalam antisipasi kelangkaan tabung oksigen medis di Kab...

Pocong gentayang di mojokerto karna covid

Merdekanews.net Sosok pocong dan kuntilanak berkeliaran di jalur protokol yang menjadi akses menuju Kota Mojokerto. Kedua sosok hantu itu mengampanyekan agar warga dirumah saja sebagai upaya mencegah penularan COVID-19. Hantu yang biasanya ada di film film ini bukanlah sungguhan, melainkan sekelompok orang yang bertugas mengkampanyekan pemberlakuan PPKM darurat hingga 20 Juli 2021 mendatang. Keluarga pocong dan kuntilanak itu dibawa oleh Polres Mojokerto digunakan untuk menghantui warga yang masih nekat keluyuran dan masih nekat nongkrong di warung-warung di tengah PPKM darurat yang sedang berlangsung. Kelompok hantu jadi-jadian itu juga menakut-nakuti pengendara yang tetap nekat menuju Kota Mojokerto. Salah satunya di titik penyekatan simpang lima Kenanten Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. Penyekatan dilakukan agar tidak terjadi kerumunan dan keramaian di pusat kota selama pemberlakuan PPKM Darurat. Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander mengatakan, langkah ini sebagai upaya untuk ...

Pengusaha Resto di Sidoarjo Bersedekah makanan untuk warga isoman

Sidoarjo.merdekanews.net Perhari, resto yang berada di Jalan Raya Komplek Perumahan Taman Pinang Indah, Sidoarjo ini menyediakan 20 porsi makan siang untuk penderita Covid-19 yang sedang menjalani isoman di rumah. “Ada teman-teman dari komunitas yang ambil kesini jadi nanti mereka yang membagikan ke warga isoman. Kita berusaha memahami mereka, isoman kan gak bisa keluar kemana mana jadi kita masakin,” jelasnya ketika ditemui merdekanews.net di restoran. Sementara itu, Wina, relawan sedekah centelan mengatakan, saat ini, banyak warga yang sedang menjalani isoman di rumah mengeluh kesulitan mencari makan dan mencukupi kebutuhan sehari-hari. “Jadi kita swadayakan temen-temen kita urunan. Alhamdulillah untuk makan siang kita di suport Asap-asap,” ucap Wina usai membagikan makan siang ke warga isoman di Desa Lebo. Untuk makan malam, Wina mengatakan, dari hasil swadaya yang didapat, ia memberdayakan janda-janda di desa tersebut untuk memasak di rumahnya masing-masing. Wina juga memberikan ko...