04/07/2020

Diskominfo Jember Klarifikasi Uang Saku Wartawan



Jember, kabarejember.com
--Kabar yang dilansir dihdi mwdia beberapa waktu lalu terkait uang  saku untuk wartawan, mendapattmendapat respon Kepala Dinas Informasi dan  Komunikasi Kabupaten Kabupaten Jember.  Bahwa  uang tersebut merupakan pengganti transpor bagi wartawan yang hadir di acara sambung rasa jurnalistik yang digelar Bagian Humas Pemkab Jember. Dana itu bukan anggaran khusus yang diberikan kepada wartawan ketika melakukan liputan pada kegiatan pemerintahan.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Pemkab Jember Gatot Triyono menjelaskan, setelah kabar itu mencuat ke publik berdasarkan temuan Laporan Hasil Pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (LHP BPK), pihaknya segera menulusuri secara internal. Ini untuk memastikan, apakah uang yang diberikan tersebut termasuk dalam kategori suap kepada wartawan atau tidak.

“Kami pastikan, uang itu bukan diberikan saat liputan. Tapi ketika wartawan diundang menghadiri acara sambung rasa. Kegiatan itu berisi dialog tentang berbagai hal antara bagian humas dan pekerja media,” jelasnya.

Gatot menegaskan, sebenarnya kegiatan sambung rasa ini berlangsung telah lama. Persisnya 2011 lalu sejak era pemerintahan sebelumnya. Kendati begitu, dia tak mengetahui, kenapa baru sekarang anggaran yang pada 2019 berjumlah Rp 115 juta tersebut menjadi temuan BPK. “Yang jelas, atas temuan itu kami akan segera menindaklanjuti. Sesuai rekomendasi BPK,” tuturnya.

Lebih lanjut, mantan Camat Kaliwates ini memaparkan, sebenarnya kegiatan sambung rasa jurnalistik itu bertujuan baik. Yakni membangun silaturahmi sekaligus mengevaluasi berbagai hal yang berkaitan dengan pemberitaan. Harapannya, dari pertemuan itu ada umpan balik dari wartawan mengenai pelayanan yang diberikan humas dalam memberikan informasi, termasuk saat memfasilitasi keperluan pekerja media yang membutuhkan saluran ke narasumber.

“Biasanya, memang ada wartawan yang meminta agar dihubungkan ke narasumber. Dalam konteks ini, kami berupaya memfasilitasi. Sehingga evaluasi yang dilakukan juga untuk mengetahui apakah pelayanan yang kami berikan sudah berjalan baik atau tidak,” ungkapnya.

Menurutnya, sambung rasa jurnalistik itu merupakan kegiatan rutin tahunan yang diselenggarakan tiap sebulan sekali. Biasanya, kegiatan itu diikuti oleh puluhan wartawan. Sekitar 90-100 orang. “Dalam kegiatan ini setiap rekan media yang hadir diberi uang pengganti transportasi sebesar Rp 100 ribu dipotong pajak enam persen. Sehingga yang diterima Rp 94 ribu,” jelasnya.

Dia pun kembali menegaskan, bahwa penganggaran kegiatan yang berhubungan dengan pekerja media, disusun secara hati-hati. Hal ini supaya hubungan baik yang terjalin tak sampai mencederai independensi wartawan yang seharusnya bekerja untuk publik. “Kami juga melakukan kerjasama dengan media. Tapi bentuknya adalah iklan advertorial. Dan itu resmi melalui badan hukum atau perusahaan. Bukan orang per orang,” pungkasnya. (tim/red/hms)

03/07/2020

Demi Tanggal Penyebaran Covid- 19, Peserta UTBK SBMPTN Asal Jember Ikuti Rapid Test Gratis


Jember,Kabarejember.com
--Sebanyak 4.349 peserta UTBK SBMPTN asal Kabupaten Jember mengikuti Rapid Test secara gratis.Itu dilaksanakan karena Pemerintah Kabupaten Jember, mensyaratkan bagi calon peserta Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (UTBK SBMPTN) untuk masuk perguruan tinggi negeri diharuskan melakukan Rapid Test terlebih dahulu.


Hal itu sangat penting dilakukan, mengingat saat ini  masih ada wabah virus Covid-19. Untuk mencegah adanya penularan maka Rapid Test harus dilakukan.  Rapid Test bagi warga Jember sepenuhnya difasilitasi oleh Pemkab Jember.


Hari Kamis, (02/07/2020) merupakan  hari kedua pelaksanaan Rapid  Test peserta UTBK SBMPTN yang dilaksanakan  Rapid Test gratis secara serentak di 31 kecamatan yang ada di Kabupaten Jember.

Sebelum pelaksanaan Rapid Test, jauh hari sebelumnya telah dilakukan sosialisasi, begitu pula jadwal serta lokasi  dilakukannya Rapid Test.

"Kepada peserta UTBK SBMPTN yang hasil dari rapid tesnya non reaktif, akan diberikan surat keterangan, dan gelang warna kuning yang dikeluarkan oleh Posko  Pemeriksaan Covid-19 Kabupaten Jember. Peserta UTBK wajib menggunakan gelang kuning itu, dan menunjukkan surat keterangan yang dikeluarkan Posko Pemeriksaan Covid-19 Kabupaten Jember pada saat hari pelaksanaan UTBK," tutur Bupati Jember, dr. Faida, Kamis sore kepada wartawan.

Berdasar surat Bupati Jember, tertanggal,
29 Juni 2020, yang ditujukan  kepada Rektor Universitas Jember. Dalam surat bernomor 500/599/416/2020 dengan katagori penting itu, Bupati Faida menyetujui diadakannya UTBK - SBMPTN (Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri) di Universitas Jember, dengan ketentuan peserta UTBK telah diperiksa Rapid Test Covid-19 dengan hasil non reaktif.

Peserta dari Jember difasilitasi untuk Rapid Test gratis. Sedang peserta dari luar Jember harus melalui skrining pada Posko Pemeriksaan Kesehatan di Perbatasan/Stasiun/Bandara.

Dalam isi surat Bupati Jember yang ditujukan kepada Rektor Universitas Jember itu  juga disebutkan kewajiban bagi peserta UTBK yang sudah menjalani Rapid Test dengan hasil nonrekaktif, maka  dipakaikan gelang berwarna kuning sebagai tanda bukti yang bersangkutan sudah dites dan aman.


Demikian pula seperti yang diberlakukan di Surabaya diberitakan, bahwa hari ini, Kamis, (02/07/2020), Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini berkirim surat kepada Rektor Unair, Rektor ITS, Rektor Unesa dan Rektor UPN yang isinya setiap peserta UTBK - SBMPTN di Kota Surabaya diwajibkan menunjukkan uji Rapid Test dengan hasil non reaktif atau Swab Test dengan hasil negatif yang dikeluarkan selambat-lambatnya 14 hari sebelum mengikuti ujian kepada panitia pelaksana.

Ketentuan yang sangat mendadak itu tentu saja membuat para orang tua peserra UTBK SBMPTN merasa kebingungan dan mengeluhkannya.

Sementara pelaksanaan UTBK SBMPTN tahap pertama di lakukan tanggal 5 Juli 2020, dan gelombang kedua pada 20 - 29 Juli.2020.

Sehingga para peserta UTBK harus melakukan Rapid Test secara mandiri, dengan biaya sendiri, dalam waktu yang rekatif pendek. ( SGM)

Capai Hasil Tertinggi Bupati Jember Terima Penghargaan dari BPS Jawa Timur


Jember,KabareJember.com
 --Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Timur memberikan penghargaan kepada Bupati Jember, dr Faida MMR atas capaiannya dalam berkontribusi dan peran aktif dalam pelaksanaan sensus penduduk online 2020 di Kabupaten Jember. Tahun ini, jumlah penduduk Kabupaten Jember yang terdata di sensus penduduk online mencapai 733 ribu orang, .

"Alhamdulillah hari ini saya mendapat penghargaan dari Kepala BPS Jawa Timur terkait sensus penduduk online 2020. Kabupaten Jember berhasil meraih target 29 persen peserta sensus penduduk online, dari target awal 24 persen," tutur Bupati Jember,  dr Faida MMR di hadapan awak media di pendopo Wahyawibawagraha.

Bupati Jember juga mengapresiasi langkah BPS Jawa Timur yang sudah memberi penghargaan terhadap keberhasilan Kabupaten Jember terkait sensus penduduk online 2020. "Kami tidak menyangka jika capaian sensus penduduk di Kabupaten Jember tertinggi di Jawa Timur," ungkapnya.

"Hasil sensus penduduk sangat penting sebagai dasar pengambilan kebijakan, baik di tingkat kabupaten, provinsi maupun tingkat pusat. Untuk itu kami sangat mendukung untuk mensukseskan sensus penduduk online," jelasnya.

Faida mengaku beruntung jika Kabupaten Jember melakukan percepatan pendataan sensus penduduk online. "Karena saat Jember mengalami pandemi Covid-19, kita tidak kesulitan menyelesaikan pendataan," ucapnya.

Sementara, Kepala BPS Jawa Timur, DR Dadang Hardiwan SSi MSi menambahkan, penghargaan terhadap Bupati Jember berdasar monitoring dan evaluasi jajaran BPS Jawa Timur. "Tiga puluh delapan kabupaten / kota di Jawa Timur kita pantau, dan terakhir pada 29 Juli 2020 kita putuskan Kabupaten Jember terbanyak dalam pencatatan sensus penduduk secara online di Jawa Timur," jelasnya.

"Keberhasilan ini juga berkat kerja keras Bupati Jember dengan memacu jajarannya agar mendata  sensus penduduk secara online. Saya kagum dengan tagline Kabupaten Jember dalam mempercepat , yakni cepat, tuntas dan ceria," tuturnya.  ( SGM)

02/07/2020

Donor Darah Bonus Bibit Jambu Citra

Jember, kabarejember.com
-- Aksi sosial donor darah yang digelar GBU Buah Tropis Dusun Sukorejo Desa Gunungsari Kecamatan Umbulsari, Kamis 2/7/2020, mendapat perhatian luar biasa dari warga yang siap mengantri untuk ikut donor. Pasalnya para pendonor darah akan mendapat bonus bibit buah jambu Citra Jumbo.

Yusron, selaku penggagas dan  penyelenggara donor darah mengungkapkan, pihaknya mengumumkan melalui Whatsapp bahwa setiap pendonor akan diberikan bibit buah Jambu Citra Jumbo.

"Awalnya diperkirakan hanya 30 pendonor yang hadir, namun ternyata hampir 100 orang yang datang. Bahkan warga dari Tanggul juga datang untuk mendonorkan darahnya, namun kantong darah yang tersedia 50 kantong. Akhirnya banyak warga yang tertolak, lain waktu kami akan menggelar kegiatan serupa dengan PMI Jember."ungkap Yusron.

"Semakin banyak pendonor maka semakin banyak bibit Jambu Citra Jumbo yang ditanam, semoga dalam waktu setahun kedepan Kecamatan Umbulsari bisa menjadi pusat buah Jambu Citra Jumbo. " ujar Yusron.

Ibu Rieke, pendonor darah aktif asal Kecamatan Tanggul mengungkapkan kegembiraannya, "Donor darah sangat bagus untuk kesehatan bagi tubuh dan bisa membantu orang lain yang sangat membutuhkan. Apalagi hari ini saya senang donor disini, karena setelah donor diberikan bibit buah Jambu Citra Jumbo." ungkap Ibu Rieke.

Sementara, Ketua PMI Kabupaten Jember mengapresiasi kegiatan Donor Darah ditengah krisis ketersediaan darah dampak pandemi Covid-19. "Pelaksanaan Donor Darah ini luar biasa, lebih dari sukses. Selain menyedekahkan darah, setiap pendonor  diberikan bibit Jambu Citra Jumbo. Kami ucapkan terima kasih kepada penyelenggara donor darah dari GBU Buah Tropis Dusun Sumberrejo Gunungsari Kecamatan Umbulsari yang telah menggagas kegiatan donor darah dan mengajak warga untuk ikut peduli mendonorkan darahnya. "ungkap EA. Zaenal Marzuki, SH,MH Ketua PMI Kabupaten Jember. (heri/gee)

PMI Aktif Layani Permintaan Fogging Warga.


JEMBER, kabarejember.com
- Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember aktif melayani permintaan warga, selain gencar melakukan pencegahan penyebaran virus covid-19 di Pondok Pesantren, relawan PMI Jember juga aktif melakukan pengasapan Fogging atas permintaan  Kepala Desa dan Kelurahan karena ada warganya yang terjangkit Demam Berdarah (DB).

H. EA Zaenal Marzuki, SH, MH Ketua PMI Kabupaten Jember menjelaskan, tentu PMI Jember berkomitmen untuk selalu memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat dalam rangka mendukung Pemerintah.  Penyakit yang harus dapat perhatian adalah Demam Berdarah, PMI Jember melayani 2 sampai 3 kali dalam seminggu permintaan fogging.

Hari ini Kamis 2/7/2020, lanjut Zeanal Marzuki, PMI Jember menerjunkan 6 personil melakukan sosialisasi pemberantasan sarang nyamuk (PSN) sekaligus pengasapan fogging di 45 rumah dan 1 tempat ibadah di wilayah jalan Mangkubumi I RT 03 RW 11 Kaliwates," ungkapnya.

Sementara, Kepala Bidang Pelayanan PMI Kabupaten Jember, Rupiyanto, SP menjelaskan, pihaknya menjalankan perintah untuk menindaklanjuti permohonan fogging dan melakukan assessment dari Ketua RW 11. "Hasil assessment terdapat ada 1 balita yang terjangkit DBD atas nama Alisha Safiyah Ramadhani,"  pungkasnya.

Rupiyanto menambahkan, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Ketua RT setempat, mengajak warga untuk bersama-sama menjaga kebersihan. "Selain mencegah penyebaran virus covid-19, juga cegah penyakit DBD dengan cara menguras, menutup dan mengubur barang-barang bekas yang tidak difungsikan," ungkap Kepala Bidang Pelayanan PMI Kabupaten Jember yang memimpin langsung kegiatan fogging. (heri/hms )

Hari Bhayangkara Ke – 74, Polres Lumajang Gelar Tasyakuran


Lumajang, Kabarejember.com
 – Kapolres Lumajang beserta para anggota dan jajarannya Forkopimda Kabupaten Lumajang, menggelar acara tasyakuran dalam rangka memperingati Hari  Bhayangkara ke – 74 yang digelar di Mapolres Lumajang, Jawa timur. Rabu (1/7/2020).
Dalam acara tasyakuran, Kapolres Lumajang, AKBP. Deddy Foury Millewa, SH. S.I.K. M.I.K., turut mengundang beberapa tamu diantaranya, dari Sekda Kabupaten Lumajang Drs. Agus Triyono, Dandim 0821 Letkol Inf. Ahmad Fauzi, Danyon 527/By Letkol Inf. Totok Prio Kismanto, dan juga para tamu undangan lainnya.
AKBP. Deddy Foury Millewa, SH. S.I.K. M.I.K., orang nomor satu diwilayah hukum Polres Lumajang, mengharapkan melalui momentum hari Bhayangkara ke- 74 kali ini, semoga anggota Polri semakin berprestasi, dan bisa membawa diri, dapat mengayomi serta melayani Masyarakat sebagai mana mestinya.
“Dalam usia ke-74 tentunya bukan lagi usia muda, oleh sebab itu diharapkan Polisi sebagai abdi Negara supaya lebih bijaksana lagi dalam menjalankan tugas. Jadilah Polisi yang mampu berdedikasi terhadap Masyarakat, dan menunjukkan dirinya sebagai pelindung serta pengayom yang baik, bahkan selalu bisa penjunjung tingggi harkat dan martabat hak asazi manusia,” Ujar Kapolres Lumajang
Dalam kesempatan yang sama Kapolres Lumajang juga menjelaskan, jika pihaknya meminta supaya Masyarakat tak lagi merasa takut, kecewa, beserta iri hati.
“Kami harap Masyarakat bisa menilai Polri sebagai pemomong, artinya orang yang dituakan, jadi tidak perlu takut, kecewa dan merasa iri hati,” imbuh Kapolres.

Pihaknya juga berharap,  masyarakat bersama-sama saling bersinergi dengan Polri dalam menciptakan suasana aman, tentram dan kondusif.
“Mari bersama-sama ciptakan keamanan karena keamanan harus ada kesepakatan, bukan hanya cuma kebutuhan. Karena dengan kita sepakati bersama ciptakan keamanan. Maka akan lebih mudah lagi Masyarakat untuk memenuhi kebutuhannya,” pungkasnya.
Reporter ; Atman

01/07/2020

HUT Bhayangkara ke-74, Camat Puger Hadiahi Kue Tart Kapolsek Puger


Jember, kabarejember.com
-- - Bertepatan dengan hari Bhayangkara ke-74, Camat Puger, Drs. M Winardi Msi., bersama rombongan  menyambangi Mapolsek Puger pada Rabu (01/07) siang. Kehadiran rombongan Camat bertujuan untuk memberikan kejutan,  mengucapkan  selamat hari Bhayangkara ke 74 kepada Kapolsek Puger beserta jajarannya.

Ikut serta dalam rombongan mendampingi Camat  Puger, antara lain staf kantor kecamatan, Koramil Puger, Satpol PP, dan kepala desa sekecamatan Puger.
Sebelum berangkat, rombongan sudah menyiapkan kue tart dan tumpeng.

Kadatangan rombongan disambut dengan gembira oleh Kapolsek Puger, AKP Ribut Budiyono. Acara berlangsung secara sederhana tetapi khidmat penuh keakraban, dengan tetap mematuhi protokol covid-19 yaitu menggunakan masker,  menjaga jarak dan mencuci tangan sebelum memasuki mapolsek Puger.

Sebagai wujud syukur ke hadirat Tuhan yang Maha Esa, Kapolsek Puger dengan didampingi Camat Puger,  memotong  tumpeng dan kue tart.  Dan selanjutnya  acara dilanjutkan dengan ramah tamah oleh semua yang hadir.  Camat Puger, Drs. Mohammad Winardi Msi, mengatakan bahwa kehadirannya bersama rombongan  sengaja tanpa adanya pemberitahuan lebih dahulu, dengan maksud memberikan kejutan alias suprise untuk Kapolsek dan anggotanya.  "Sengaja kami datang secara mendadak sebagai ungkapan akrab dan sinergi Muspika Puger. Selamat hari Bhayangkara ke-74, semoga kepolisian Republik Indonesia semakin jaya,"ujarnya. (heri)