25/02/2021

DI SITUASI PANDEMI KEMENSOS GULIRKAN SEJUMLAH BANTUAN

  


Banyuwangi, Merdekanews.net -----Ungkapan tim Kemensos RI saat bertandang ke Banyuwangi,  bahwa

Sejumlah program bansos dari Kemensos siap kembali cair pada Februari 2021 ini. Bantuan disalurkan pada masyarakat yang telah memenuhi beberapa syarat dan ketentuan. Bansos sendiri diberikan pada masyarakat sebagai dampak dari pandemi covid-19.


Setidaknya bakal ada tiga bansos dari Kemensos yang segera cair, yakni antuan Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Sosial Tunai (BST) serta program Kartu Sembako. Untuk memantau apakah Anda masuk dalam penerima ketiga bantuan tersebut, 


Berikut daftarnya:


Bansos BLT PKH

Untuk bansos pertama, yakni BLT PKH. Bansos dari Kemensos yang satu ini jadwalnya bakal cair juga di Februari 2021 ini. Adapun bansos akan dibagi dalam empat tahap. Di mana kali bansos PKH ini masih dalam tahap pertama.


Sekadar dicatat, bansos ini akan dicairkan pada 10 juta penerima bantuan. Tak tanggung-tanggung, Pemerintah dalam hal ini diwakili Kemensos telah menganggarkan dana sekira Rp28,7 triliun.


Pada tahap pertama akan dilakukan pada bulan Januari, Februari dan Maret. Sementara pada tahap kedua akan disalurkan April, Mei, dan Juni


Lalu pada tahap ketiga, akan dibagikan bulan Juli, Agustus, serta September. Dan terakhir alias keempat, akan dibagikan pada Oktober, November, dan Desember.


Bantuan program PKH sedianya disalurkan melalui rekening bank Himpunan Bank Negara (Himbara) seperti BNI, BRI, BTN, dan Mandiri. Adapun penerima bantuan sosial PKH tersebut terdiri dari dua komponen yang ada dalam keluarga.


Pertama, komponen keluarga yaitu ibu hamil, anak usia dini, keluarga, lansia, dan disabilitas. Komponen lainnya adalah bantuan pendidikan keluarga PKH bagi anak usia sekolah SD hingga SMA.


Rinciannya: Ibu hamil atau nifas, berhak mendapat bantuan Rp3 juta per tahun; lalu anak usia dini, berhak mendapatkan bantuan Rp3 juta per tahun.


Nah, untuk komponen pendidikan bakal disalurkan bagi anak umur 6-21 tahun yang belum menyelesaikan wajib belajar.


Rinciannya: Anak SD/sederajat berhak mendapat bantuan Rp900.000 per tahun; anak SMP/sederajat, berhak mendapat bantuan Rp1,5 juta per tahun; anak SMA/sederajat, berhak mendapatkan bantuan Rp2 juta per tahun.


Sedangkan untuk kategori disabilitas berat dan lansia juga berhak mendapat bantuan masing-masing Rp2,4 juta per tahun. Bagi yang penasaran, data penerima PKH dapat Anda lihat di laman https://dtks. kemensos.go.id/ dengan cara memasukkan NIK penerima.


Bantuan Sosial Tunai (BST)

Kedua, ada bansos dari Kemensos berupa BST yang juga akan cair di Februari ini. Bantuan ini diberikan pada keluarga ekonomi menengah ke bawah sebesar Rp300 ribu per bulan.


Nah, untuk bansos BST diberikan selama kurun waktu empat bulan. Bansos ini akan disalurkan mulai dari Januari hingga April 2021. Jumlah dana yang diberikan senilai Rp300 ribu.


Lantas, untuk mengeceknya bagaimana? Ya, kalau Anda penasaran apakah nama Anda masuk dalam penerima BST atau tidak bisa mengecek situs https://dtks.kemensos.go.id. Anda tinggal memasukan NIK pada KTP Anda.


Adapun cara-caranya:


uka browser dan klik link https://dtks.kemensos.go.id.

Masukkan ID seperti identitas diri atau nomor NIK di Kartu KIS, KTP atau kartu Jaminan Kesejahteraan Sosial.

Masukkan NIK dan nama sesuai KTP.

Ketik ulang kode Captcha yang sesuai dengan tampilan secara tepat.

Pilih kolom pencarian, akan muncul apakah nama Anda sebagai penerima BST atau bukan.

Tunggu informasi selanjutnya mengenai pencairan ke rekening masing-masing.

Bansos kartu sembako

Satu lagi bansos dari Kemensos yang akan cair pada Februari 2021 ini adalah kartu sembako. Bantuan diberikan pada 18,8 juta keluarga penerima manfaat (KPM) dengan total anggaran Rp45,12 triliun.


Beda dari bantuan PKH dan BST, bantuan kartu sembako ini disalurkan dalam bentun bantuan pangan tunai dengan total bantuan sebesar Rp200 ribu per bulan per keluarga.


Bantuan kartu sembako ini disalurkan setiap bulan dari Januari sampai Desember 2021. Itu artinya bulan Februari akan ada lagi pencairan BNPT.


Kartu sembako ini nantinya dapat dibelanjakan di e-warung setempat atau tempat-tempat penjualan makanan untuk bahan pokok, karbohidrat, protein hewani, protein nabati dan sumber vitamin serta mineral.


Diharapkan, dengan adanya bansos dari Kemensos ini bisa mengurangi beban masyarakat yang kesulitan akibat pandemi covid-19 dan penerapan kebijakan pembatasan sosial oleh Pemerintah. (birobwi/anw) 


22.860 dosis VAKSIN COVID-19 TAHAP II Tiba di Banyuwangi

 



Banyuwangi, merdekanews.net -----Sebanyak 22.860 dosis vaksin COVID-19 buatan Sinovac kembali tiba di Banyuwangi. Saat ini, vaksin tersebut berada di kamar penyimpanan vaksin di Dinas Kesehatan yang di kawal ketat anggota TNI dan Polri. Vaksin tersebut tiba di Banyuwangi  Selasa malam (23/2/2021).


Menurut Kadis Kesehatan Banyuwangi dr. Widji Lestariono bahwa vaksin yang diterima sebanyak 2.540 vial atau sekitar 22.860 dosis untuk pelaksanaan vaksinasi tahap II.


"Alhamdulillah, 22.860 dosis vaksin COVID-19 tahap II telah tiba di Banyuwangi. Saat ini kami simpan di kamar pendingin penyimpan vaksin," jelas Rio, sapaan Widji Lestariono via wa,  Kamis (25/2/2021)


Jumlah yang diterima Banyuwangi itu sekaligus diperuntukkan pada pelaksanaan penyuntikan dosis 1 dan dosis 2. Sehingga pada tahap II ini akan menyasar 11.430 orang sebagai penerima vaksin papar Rio. Dia juga menyebutkan, untuk tahap II ini yang menjadi sasaran, yaitu TNI/Polri, petugas pelayan publik, jurnalis, dan angota legislatif.


"Termasuk tenaga dan petugas kesehatan yang belum menerima vaksin akan menjadi sasaran pada vaksinasi tahap II ini," jelasnya.


Sebelumnya, Banyuwangi sudah menerima 11.280 dosis vaksin tahap I pada akhir Januari 2021. Vaksin tahap I itu diprioritaskan bagi tenaga kesehatan di Banyuwangi.


Terkait distribusi vaksin, kata Rio, seluruh fasilitas kesehatan pemberi layanan vaksinasi covid 19 akan mengambil jatah kuotanya ke Banyuwangi mulai hari Kamis pada 25 Februari.


"Hari ini kita akan lakukan pendataan dan validasi sasaran penerima vaksin. Baru hari Kamis, semua fasilitas kesehatan penyelenggara vaksinasi akan mengambil di Dinas Kesehatan," ujarnya.


Pelaksanaan vaksinasi di Banyuwangi tahap II akan dimulai pada Jumat 26 Februari 2021 serentak. "Kami harap, semua sasaran vaksin bisa kami selesaikan dalam rentang satu pekan," imbuhnya.


Sementara itu, Plh Bupati Banyuwangi Mujiono menyambut baik kedatangan vaksin Sinovac tahap II ini di Banyuwangi. Dia berharap dengan datangnya vaksin tahap II ini dan meluasnya jumlah sasaran, secara bertahap bisa melandaikan kurva penyebaran virus corona di daerah.


"Tentu ini akan menjadi semangat bagi kita semua untuk bangkit dari pandemi COVID-19 ini. Meski begitu, kami tetap ingatkan masyarakat untuk tetap menjaga disiplin protokol kesehatan COVID-19 . Memakai masker, kebiasaan mencuci tangan, juga menjaga jarak dan menjauhi kerumunan harus tetap kita biasakan untuk mencegah penyebaran COVID-19," pesan Mujiono. (Anw) 


24/02/2021

Kapolres Lumajang Beserta Anggota Polri Dan PNS Terima Vaksinasi Covid 19 "Aman Dan Halal"

 



Lumajang,Merdekanews.net -----Polres Lumajang mendukung dan mensukseskan program pemerintah dalam pelaksanaan Vaksinasi Covid tahap II dengan sasaran anggota Polri khususnya anggota Polres Lumajang yang dilaksanakan hari ini, Rabu (24/02/21) pukul 07.00 wib sampai dengan selesai di Mako Polres Lumajang.


Kegiatan ini dihadiri oleh Kapolres Lumajang, Karumkit Bhayangkara Lumajang, PJU Polres Lumajang, Personil Dinkes Kabupaten Lumajang, Tim Vaksinator RSB Lumajang, Tim Urkes Polres Lumajang dan seluruh anggota Polri PNS Polres Lumajang.


Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno, S.I.K., M.Si menyampaikan bahwa hari ini Polres Lumajang bekerja sama dengan Rumah Sakit Bhayangkara Lumajang melaksanakan vaksinasi Covid 19 terhadap 348 personil Polri dan PNS di Polres Lumajang. Sedangkan Kapolsek beserta anggotanya sejumlah 232 orang akan dilaksanakan di Puskesmas atau kecamatan masing-masing.


"Alhamdulillah hari ini proses vaksinasi berjalan lancar tidak ada hambatan. Diharapkan setelah TNI Polri warga masyarakat antusias melaksanakan vaksinasi ini karena untuk kemaslahatan seluruh warga masyarakat khsuusnya Kabupaten Lumajang. Dan kami himbau agar tidak mudah termakan oleh hoax atau berita bohong terkait vaksinasi Covid 19 ini." tutur AKBP Eka


Tampak Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti juga mengikuti vaksinasi ini beserta seuruh anggota Polri dan PNS secara bergantian dilakukan  pemeriksaan  dengan melalui beberapa tahapan diantaranya tahap pendaftaran dan verifikasi, format skrining, proses vaksinasi, dan terakhir tahap pencatatan dan observasi selama 30 menit usai pelaksaan kegiatan vaksin. (misdi)

Dikunjungi Sandiaga, Kapolri Bahas Penguatan 5 Destinasi Super Prioritas

 


Jakarta,Merdekanews.net  —Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan bahwa pertemuanya dengan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno membahas bagaimana menguatkan kembali lima destinasi super prioritas yang ada di Indonesia usai terdampak pandemi Covid-19 ini. Saat ini terdapat 34 juta masyarakat yang bergantung kepada sektor pariwisata. 


“Tadi kita berdiskusi untuk mensinergikan terkait program-program yang bisa kita lakukan untuk percepatan dan penguatan terhadap lima destinasi super prioritas,” kata Kapolri di Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Rabu (24/2). 


Tidak hanya lima destinasi prioritas, sambung Kapolri, ia juga meminta agar Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno turut memberikan perhatian destinasi yang selama ini menjadi tulang punggung yakni Bali serta tempat pariwisata lainya. 


“Tentunya sejalan dengan 5 destinasi prioritas,” tandas Kapolri. 


Listyo Sigit menyampaikan, bahwa jajaranya telah melakukan pengecekan ke semua tempat wisata dalam pelaksanaan PPKM mikro. Menurut Listyo, guna meyakinkan turis asing maupun lokal bahwa daerah wisata Indonesia telah aman yakni dengan memastikan penegakan protokol kesehatan telah dijalankan. 


Pemberlakuan 3T dan 3M disetiap pintu masuk dan hotel juga memiliki dampak yang signifikan terhadap kepercayaan turis untuk berwisata ke Indonesia. 


“Kita melihat perkembangan cukup positif di beberapa wilayah yang kita kunjungi seperti Jogja Bali dan beberapa tim yang berkunjung ke tempat lain,” 


Sementara itu, Sandiaga Uno menyampaikan terima kasih kepada Kapolri dan jajaran yang telah berkolaborasi dengan baik dengan Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif untuk sama-sama menbangkitkan dan memulihkan sektor pariwisata yang terpuruk akibat pandemi Covid-19. 


“Kami dari Kemenparekraf sangat berterima kasih pada Kapolri dan jajarannya yang selama ini berjalan dengan kolaborasi yang baik pak,” tandas Sandi. (misdi) 


Polisi Dan Kiai Gelar Vaksinasi, Tingkatkan Herd Immunity Di Jawa Timur

 


Surabaya,Merdekanews.net ----Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Jawa Timur menggelar Vaksinasi kepada anggota dan Aparatur Sipil Negara (ASN), dari seluruh Satuan Kerja (Satker) di lingkungan Polda Jatim. Pada Kamis pagi (24/2/2021), yang bertempat di Gedung Mahameru Mapolda Jatim.


Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nico Afinta, dan Wakapolda Jawa Timur, Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo, bersama Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko dan Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim lainnya, melakukan pemantauan langsung dan pengecekan anggota yang melakukan vaksinasi.


Sebanyak 600 anggota dan ASN dibagi menjadi dua gelombang, untuk gelombang pertama dilakukan pukul 08.00 sampai 10.00 WIB, sedangkan untuk gelombang kedua dilakukan pukul 10.00 sampai 12.00 WIB, masing-masing gelombang di ikuti sebanyak 300 personil. 


Dalam kesempatan ini, Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afinta mengatakan, ada sebanya 40.282 orang dari seluruh anggota di Jawa Timur, dan menerima Vaksin sebanyak 800. Hari ini 600 vaksin digunakan, dan untuk yang 200 vaksin sudah digunakan kemarin. 


"Kami menerima 800 vaksin yang hari ini sudah di buka 600, yang kemari sudah dilaksanakan 200. kami juga menyiapkan vaksinator 1.824 anggota, dokter, perawat, bidan, sudah ada 770 yang bersertifikat, kemudian kami siapkan 422 yang sudah di latih, sehingga ada 1.200 siap menjadi vaksinator untuk membantu pemerintah dalam memberikan vaksinasi kepada seluruh masyarakat," jelasnya. 


Selanjutnya untuk nakes sendiri, dari seluruh jajaran Polda Jatim sebanyak 4.211. Kapolda Jatim menghimbau untuk seluruh tenaga kesehatan Polri untuk mendukung program pemerintah. 


"Kita ketahui bersama, vaksin ini juga diberikan kepada orang tua, kepada teman-teman wartawan, dan lainnya. Kami dari Polri siap mendukung untuk memberikan tenaga vaksinator supaya bisa berjalan dengan baik dan herd immunity bisa timbul di seluruh Jawa timur," Tegasnya Irjen Pol Nico Afinta dihadapan Awak Media. 


Selain di Mapolda Jatim, pelaksanaan vaksinasi juga dilakukan di Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, kepada 98 kiai/ulama dan tokoh Nahdlatul Ulama, pada Selasa (23/02) siang, di Kantor PWNU Jawa Timur Jl. Masjid Al-Akbar Timur 9 Surabaya. 


Kiai pertama yang divaksin adalah KH Anwar Manshur (Rais Syuriah PWNU Jawa Timur), kemudian KH Marzuki Mustamar (Ketua PWNU Jawa Timur), dilanjutkan dengan kiai-kiai lainnya.


Ketua PWNU Jawa Timur menyatakan, ini merupakan upaya wajib yang dilakukan untuk membantu mengatasi pandemi Covid-19 di Indonesia. “Ini sebagai ikhtiar zahir yang wajib dilakukan, meskipun takdir semuanya dari Allah SWT. Yang jelas vaksin ini halal dan maslahah untuk kita semua,” kata Kiai Marzuqi, sapaan akrabnya. (misdi)

PPKM SKALA MIKRO DI YAKINI BISA TEKAN PENYEBARAN COVID 19

 


Banyuwangi, Merdekanews.net---Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat berbasis Mikro (PPKM Mikro) cukup efektif menekan penyebaran covid-19 di Banyuwangi, ini ungkapan Pelaksana Harian Bupati Banyuwangi (plh)  Ir H Mujiono kepada merdekanews.net . Menurut dia Angka konfirmasi positif covid-19 di Banyuwangi terdeteksi alami penurunan mencapai 32,27 persen selama sepuluh hari PPKM Mikro.


"Awal Februari lalu tercatat 252 orang yang terkonfirmasi covid-19, dan kini tinggal 177 orang. ada penurunan 75 kasus (32,27 persen)," ungkap Mujiono.


PPKM Mikro di berlakukan sejak 9 Februari 2021. Aturan tentang PPKM Mikro diatur dalam instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 3 Tahun 2021


Salah satu isinya tentang pembentukan posko penanganan covid-19 tingkat desa dan kelurahan , fungsi nya menekan penyebaran virus corona. Masing-masing desa membentuk satgas mulai dari tingkat RT hingga kecamatan.


Di Banyuwangi terdapat 189 desa dan 28 kelurahan , smentara jumlah posko yang sudah beroperasi saat ini,  sebanyak 207 posko terang Mujiono. "sangat efektif sekali PPKM skala Mikro ini bagi kami,  semoga penurunan ini terus terjadi dalam 10 hari ke depan, "pungkas nya. (Anw) 



2021, DPU PENGAIRAN BANYUWANGI KONSEN PADA PADAT KARYA

 


Banyuwangi, merdekanews.net -----Dinas Pekerjaan Umum Pengairan Kabupaten Banyuwangi pada Tahun Anggaran (TA) bakal berkomitmen menseriusi program padat karya di sejumlah lokasi.


Lokasi utama yang akan dijamah padat karya ialah Kampung Ujung, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Banyuwangi. Menurut Kabid Bina Manfaat dan Kemitraan DPU Pengairan Kab Banyuwangi,  Donny AS bahwa beberapa warga telah berkoordinasi dengan pihak DPU Pengairan dan akan segera ditindak lanjuti, lebih rinci,  Donny menjelaskan program tersebut menjadi skala priotitas DPU Pengairan Banyuwangi karena dinilai bisa menjadi alternatif pemulihan ekonomi masyarakat terdampak Covid-19.


Selain itu juga pembenahan di sekitar areal sungai memang perlu perbaikan, dengan tujuan mengantisipasi aliran deras yang berpotensi meluapnya air.


"2021 dibidang kami nanti setiap 11 Korsda itu akan ada program padat karya, memang nilainya tidak signifikan, tapi sangat cukup untuk masyarakat dan sangat membantu masyarakat," terang Donny via whatsapp kepada merdekanews.net


Dalam pengerjaannya, program tersebut akan ditangani langsung oleh masyarakat dan diutamakan para petani yang tergabung dalam Himpunan Petani Pemakai Air (Hippa), sehingga substansi kemanfaatannya bisa dirasakan bersama.


"Untuk lebih menyentuh kepada masyarakat, Konsep padat karya kami akan berikan langsung kepada masyarakat. Jadi masyarakat yang membuka rekening dan didata, lalu kami transfer secara langsung," imbuhnya.


Dengan program padat karya yang akan diseriusi oleh DPU Pengairan Banyuwangi pada tahun 2021 ini diharapkan selain menjadi solusi dari persoalan pengairan dan upaya pemulihan ekonomi, juga mampu mempercantik areal sungai yang menyadarkan masyarakat untuk tidak membuang sampah tidak pada tempatnya. (Anw)