11/08/2021

Puluhan Penyandang Disabilitas Antusias Ikuti Vaksinasi Merdeka Semeru Yang Digelar Polres Lumajang

 


Lumajang-Kepolisian Resor Lumajang menggelar vaksinasi merdeka untuk para penyandang disabilitas atau orang berkebutuhan khusus. Hal ini dalam rangka menyukseskan program vaksinasi covid-19 dan memutus mata rantai penularan covid-19 di Kabupaten Lumajang.


Pelaksanaan Vaksinasi untuk Penyandang Disabilitas dilaksanakan di Gerai Vaksin Merdeka TNI Polri Urkes Polres Lumajang, Selasa (10/9/2021).


Pelaksanaan vaksinasi ini juga dirangkaikan dengan pembagian sembako kepada para disabilitas setelah selesai divaksinasi.


Kegiatan gerai Vaksin Merdeka TNI-Polri diikuti puluhan para penyandang disablitas.


Para penyandang Disablitas antusias mengantri untuk menerima suntikan vaksin. Sebelum divaksin, mereka dilakukan skrining, kemudian ditensi terlebih dahulu dan dicek suhu tubuhnya, kemudian dilakukan suntik vaksinasi.


"Hari kita sudah melaksanakan vaksinasi sebanyak 34 orang penyandang disablitas," ujar Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno kepada sejumlah awak media.


Menurutnya, ada 51 penyandang disablitas yang sudah data di Urkes Polres Lumajang.


"Namun sampai saat ini baru 34 penyandang disablitas yang sudah divaksin," uja Eka Yekti.


Kapolres menjelaskan, Upaya ini adalah demi mempercepat terbentuknya herd immunity atau kekebalan kelompok.


"Tentunya harapannya seluruh warga kabupaten Lumajang dapat mendapatkan herd immunity kekebalan terhadap serangan virus covid 19," jelasnya.


Langkah selanjutnya proses vaksinasi bagi penyandang disabilitas pihaknya akan berkolaborasi dengan TNI dan Dinas Kesehatan.


"Untuk seluruh penyandang disabilitas pasti kita laksanakan secara menyeluruh di kabupaten Lumajang. Untuk jadwalnya kita koordinasikan dengan TNI dan dinas kesehatan," tukas Kapolres.


Sementara itu penyandang disabilitas menyampaikan terima kasih kepada Polres Lumajang sudah memberikan vaksin.


"Terima kasih Polres Lumajang, saya sudah divaksin, vaksin itu sehat aman dan halal," ucapnya. (Humas Polres Lumajang)

Lantik AS SDM, Kapolda Aceh dan Kadiv TIK, Kapolri: Dukung dan Tuntaskan Program Pemerintah Tangani Covid-19



JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo resmi melantik sejumlah jabatan perwira tinggi (pati) Kepolisian. Diantaranya adalah, AS SDM, Kapolda Aceh dan Kadiv TIK.


Selain itu, Kapolri juga melantik sejumlah perwira yang naik pangkat setingkat lebih tinggi atau Korps Raport. Diantaranya, ada enam Brigjen yang naik menjadi Irjen. Sementara, 20 Kombes dilantik menjadi Brigjen. 


Dalam amanatnya, Sigit meminta kepada seluruh pati yang dilantik hari ini, untuk fokus mendukung seluruh kebijakan Pemerintah terkait dengan penanganan Pandemi Covid-19 atau virus corona. 


"Kepada pejabat yang baru dan yang telah dilantik, kita semua sedang menghadapi situasi sulit. Pemerintah bekerja keras untuk menanggulangi Covid-19. Saya minta fokus upaya langkah-langkah mendukung Pemerintah untuk segera kami tuntaskan," kata Sigit. 


Eks Kapolda Banten itu menekankan, seluruh jajaran kepolisian harus berinovasi dan menyiapkan langkah-langkah penanganan dan pengendalian Covid-19 sekaligus Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). 


"Oleh karena itu, laksanakan secara maksimal, sungguh-sungguh dan sekaligus Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Saya yakin rekan-rekan mampu. Berikan yang terbaik untuk institusi. Bagi rekan-rekan yang melaksanakan kenaikan pangkat tentunya membawa implikasi beban tugas semakin berat," ujar mantan Kabareskrim Polri ini.


Lebih dalam, Sigit berharap, seluruh jajaran Kepolisian harus melakukan yang terbaik untuk memberikan pelayanan terhadap masyarakat. Sebagaimana, semangat dari Polri Presisi (Prediktif, Responsibilitas dan Transparansi Berkeadilan).


"Lakukan yang terbaik untuk institusi tercinta berikan pelayanan kepada masyarakat dengan Polri Presisi, sehingga dipercaya masyarakat sesuai dengan harapan masyarakat," ucap Sigit.


Selain itu, Sigit menegaskan untuk para jajaran Kapolda agar memahami situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (sitkamtibmas) yang menjadi karakteristik wilayah masing-masing. Serta dampak-dampak yang bisa ditimbulkan.


"Harapannya masyarakat menjadi aman. Laksanakan tugas dengan baik," tutur Sigit. 


Diketahui, dalam pelantikan tersebut, Irjen Wahyu Widada resmi menjabat As SDM, Irjen Ahmad Haydar sebagai Kapolda Aceh dan Irjen Slamet Uliandi selaku Kadiv TIK.

Dukungan Kapolda Jawa Timur Atas Program Kapolrestabes Surabaya Dalam Penanganan Covid-19

 


Polda Jawa Timur dan Polrestabes Surabaya Siapkan Gerai Vaksin Di Tujuh Titik di Wilayah Kota Surabaya


SURABAYA - Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta mendatangi Markas Polrestabes Surabaya, dihari pertama Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan memimpin, Selasa (10/8/2021), petang.


Kedatangan Irjen Nico dalam rangka melakukan kegiatan koordinasi Harkamtibmas dan juga penanganan covid 19 . “Kedatangan saya ke sini untuk mensinergikan program program yang telah dilaksanakan oleh Polda dan Polrestabes Surabaya,” kata Irjen Nico, di Mapolrestabes, Selasa (10/8/2021).


Lanjut dia, diketahui Kapolrestabes Surabaya sudah serah terima dan siap bersinergi antara Polda dengan Polres yang sudah berjalan selama ini agar dapat ditingkatkan.


“Polda Jatim akan mendukung semua program-program yang telah direncanakan oleh Kapolrestabes bersama Bapak Walikota, khususnya dalam penanganan covid-19,” tambah Nico.


Kapolda melajutkan, dalam penanganan covid di Surabaya, Polda dan Polrestabes akan memberikan perhatian secara khusus supaya Sinergi bersama Pemkot Surabaya dan jajarannya bisa berjalan dengan baik.


Angka pertambahan yang tiap hari dianalisis bersama, kemudian bagaimana pelaksanaan PPKM terkait dengan vaksinasi itu juga menjadi topik pembahasan.


“Kedepan kami akan melaksanakan serbuan vaksinasi merdeka akan direncanakan bersama-sama Bapak Walikota dan akan membuka beberapa gerai di 7 titik di wilayah Surabaya,” imbuhnya.


Kemudian pihak Kepolisian juga akan melaksanakan vaksinasi massal yang dilaksanakan bersama Pemerintah Kota Surabaya. Dalam rencana awal akan disiapkan 10 ribu dosis dan akan diinformasikan kepada masyarakat waktu dan tempat pelaksanaannya.


Nico juga memohon kepada masyarakat Kota Surabaya untuk selalu mematuhi protokol kesehatan, mendorong program vaksinasi. Karena progam ini akan berhasil jika mendapat dukungan dari warga Kota Surabaya.


“Saya sendiri senang melihat antusias masyarakat yang berjalan di seluruh Jawa Timur, apalagi Surabaya untuk pelaksanaan vaksin dan juga dalam upaya menjaga Protokol Kesehatan,” tutup Nico.(*)

Polres Mojokerto Gelar Vaksinasi Merdeka



Mojokerto – Sejalan dengan program pemerintah percepatan vaksinasi covid-19 untuk mendapatkan herd immunity 70 % jari jumlah penduduk Indonesai sampai akhir Desember 2021, guna menekan penyebaran covid-19.

Polres Mojokerto menggelar Vaksinasi Merdeka. Pantauan wartawan media ini memang berapa hari belakangan ini tampak ramai, masyarakat berduyung-duyung mendatangi Mapolres Mojokerto. Parkir motor dan mobil di depan Mapolres dan disekitarnya berderet penuh.

Polres Mojokerto menyelenggarakan vaksinasi untuk saudara-saudara penyandang Disabilitas di Kabupaten Mojokerto, hari ini Selasa, 10/08/2021 dihalaman Polres Mojokerto Jl. Gajah Mada No. 99 Mojosari Mojokerto. Kegiatan vaksinasi yang diikuti oleh setidaknya 50 orang penyandang disabilitas

Vaksinasi merdeka semeru bagi para penyandang disabilitas ini secara serentak dilakukan di jajaran Polda Jawa Timur termasuk di Polres Mojokerto yang juga di saksikan secara virtual oleh Gubernur Jawa Timur Ibu Kofifah Indar Parawangsa dalam rangka menyambut hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 76 tahun 2021 pada 17 Agustus mendatang.

Usai kegiatan vaksinasi Kapolres dan Forkopimda menyerahkan tali asih sekaligus bantuan PPKM Level 4 kepada para penyandang disabilitas peserta vaksinasi di Polres Mojokerto hari ini.

Kapolres mengatakan “Kami Polres Mojokerto bersama Forkopimda Kab. Mojokerto disini melaksanakan giat Vaksinasi Merdeka Semeru tahun 2021 yang mana diperuntukan kepada penyandang disabilitas Kab. Mojokerto dengan total ada 50 orang yang akan kita laksanakan vaksinasi untuk membantu pemerintah dalam rangka kegiatan percepatan vaksinasi, kami harapkan kepada seluruh warga masyarakat untuk mendatangi gerai vaksin yang ada di tempat yang kami memiliki gerai Vaksin ada 14 titik dan juga dari teman-teman dari TNI juga mempunyai lokasi vaksin di masing-masing Koramil.”

Masih kata Kapolres, kami akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah dengan melibatkan teman-teman tenaga kesehatan yang dimiliki oleh Bupati untuk bisa membantu dalam proses vaksinasi, sehingga harapan kami semuanya dengan jumlah dosis vaksin yang kami miliki bisa menjangkau seluruh warga Masyarakat Kab. Mojokerto yang nantinya mampu membentuk herd immunity dalam rangka melawan Covid 19 di wilayah Kab. Mojokerto dan kita bisa meraih atau juga menduduki level dibawa level 4, level 3, level 2 dan insya Allah kita akan melewati situasi pandemi ini dengan kembalinya sehat, harap Kapolres.

Kegiatan vaksinasi merdeka di Mapolres kali ini, dihadiri Forkopimda Kabupaten Mojokerto, Bupati, Dandim 0815 dan Kajari Mojokerto, yang mendampingi Kapolres dalam giatnya. (Anik)

10/08/2021

Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati Membagikan Bantuan Sembako Kepada PKL di wilayah Kecamatan Pacet

 



Mojokerto – Bupati Mojokerto memberikan bantuan paket sembako dengan membagikannya kepada para PKL di wilayah kecamatan Pacet Kabupaten Mojokerto, Senin siang 9 Agustus 2021.

Ikfina Fahmawati membagikan 260 paket sembako untuk Pedagang Kaki Lima (PKL) di area wisata Ubalan, Bundaran Pacet kecamatan Pacet Kabupaten Mojokerto dan Desa Sukosari Kecamatan Trawas,

Memelihara rasa syukur dalam diri dianggap sebagai salah satu cara agar tetap bertahan menghadapi masa sulit pandemi Covid-19. Sebab dengan bersyukur, seseorang tidak mudah mengalami cemas dan stres sehingga meminimalisir risiko sakit.

Pemahaman sama tentang pentingnya menjaga dituturkan Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati, saat membagikan 260 paket sembako untuk PKL di area wisata Ubalan, Pacet dan Desa Sukosari, Kecamatan Trawas, tersebut di atas. Menurutnya, hasil studi klinis membuktikan bahwa individu yang selalu bersyukur, lebih sedikit terkena gangguan inflamasi dan ritme jantung lebih sehat.

“Pasien Covid-19 dengan gejala berat di ICU, bernafas dengan bantuan oksigen medis. Kesehatan adalah hal yang paling dicari saat ini. Kita di sini bisa bernafas tanpa dibantu alat. Itulah nikmat sehat. Mari terus bersyukur agar tubuh sehat,” kata Bupati Ikfina.

Setiap hari, masih kata Ketua Satuan Gugus Tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten Mojokerto ini, kasus aktif baru Covid-19 di Kabupaten Mojokerto tercatat mencapai 100. Hal ini menjadi salah satu indikator, yang membuat Kabupaten Mojokerto termasuk dalam daerah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4.

Masifnya penularan, juga dipengaruhi mutasi baru varian Delta yang lebih ganas dari strain asli di awal pandemi. Badan Kesehatan Dunia atau WHO, bahkan belum bisa memastikan prediksi pandemi teratasi. Maka dari itu, Bupati mengajak semua warga Kabupaten Mojokerto untuk konsisten dalam menjaga diri dengan benteng protokol kesehatan.

“Jangan sampai tertular atau menularkan (Covid-19). Saya selalu tekankan itu kepada warga saya. Caranya bagaimana? Dengan disiplin prokes. Vaksinasi kita juga terus jalan. Tinggal bagaimana menjaga prokes supaya kita aman, hidup aktif dan produktif,” tegas Ikfina.

Diketahui, pembagian bantuan paket sembako juga dilaksanakan di Balai Desa Wonosari, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto yang diwakili oleh Kepala Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan Dan Parawisata Kabupaten Mojokerto Amat Susilo, S.Sos.,M.M. (Anik)

Kapolres Lumajang Bersama Forkopimda Gelar Rapat Terbatas Bahas Penanganan Covid 19

 


LUMAJANG-Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno, S.I.K., M.Si mengikuti rapat terbatas bersama Forkopimda membahas penanganan covid-19 di Ruang Data Makodim 0821 Lumajang, Senin (9/8/2021).


Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Dandim 0821 Letkol inf Andi A. Wibowo, Sos.M.I.Pol, Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno, SIK.M.Si, Kasdim 0821 Mayor inf Rinanto, Wakapolres Lumajang Kompol Kristiyan B. Martino, SH., SIK,MM, Kadinkes dr. Bayu Wibowo Ignasius, Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Kab. Lumajang, Drs. Basuni dan Kasatpol PP Kab. Lumajang Matali Bilogo, S.Sos.


Dalam kegiatan tersebut Dandim 0821 Lumajang Letkol Inf Andi A. Wibowo memaparkan, bahwa Aplikasi Silacak sudah bisa operasionalnya dan masih tidak bisa keseluruhan bagi Babinsa, dan Bhabinkamtibmas.


"Kedepannya seluruh Babinsa akan di berikan pelajaran tentang aplikasi Silacak," Ujarnya.


Dandim menyampaikan, seyogyanya untuk Vaksin segera di habiskan untuk kegiatan serbuan vaksin.


Sementara Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno menyampaikan, di dalam kegiatan rapat ini kegiatan penanganan Covid -19 harus sinergitaskan.


"Kita harus selektif dalam pembagian bantuan dana sebesar Rp. 1.200.000," ujarnya.


Kapolres juga menyampaikan bahwa Internal Polri sudah sosialisasi pelatihan tentang aplikasi Silacak, tentu ini banyak kendala tetang hal tersebut seperti Sinyal HP, software hp tersebut.


"Silacak belum aktif semuanya, di Polsek sudah kami usahakan untuk hal-hal tersebut," tutur Eka Yekti.


Lanjut Eka, untuk pelaksanaan vaksin dari Polri vaksin sudah di lakukan di tingkat SMP, SMA dan pondok pesanteren sebagian.


Asisten pemerintahan Kabupaten Lumajang Drs Basuni mengatakan, untuk yang belum Vaksin di beri surat lagi untuk segera Vaksin serentak untuk di wilayah Kabupaten Lumajang.


"Yang sembuh juga banyak dan yang meninggal juga banyak. Mudahan kedepan bisa bagus dan baik," ujarnya dia.


Sementara itu Kadinkes Lumajang dr. Bayu Wibowo Ignasius dalam pemaparan menyampaikan, Terkait data dan pelaporan untuk di samakan.


"Untuk data konfirmasi kita record dari pusat makanya turunnnya sore hari," ujarnya.


Sebagain besar orang tanpa gejala OTG yang terdaftar di data Dinas Kesehatan dan 

Untuk itu operator sudah memperbarui.


Terkait aplikasi Silacak, Kadinkes menyampaikan, Untuk data yang meninggal atau konfirmasi dengan aplikasi silacak dan ketemu segera di tindak lanjuti untuk dilakukan isolasi.


"Semakin banyak yang dilacak akan tambah banyak ketemu dan isolasi dengan silacak untuk banyak di ketahui konfirmasi," jelas Bayu.


Terkait pelaksanaan vaksin di Ponpes dan sekolah kedepanya para Babinsa dan Babinkamtibmas untuk sosialisasi tentang vaksin kepada mereka yang belum vaksin dan terutama sekolah dan pondok pesantren.


"Untuk Vaksinasi tidak ada target dan kita pantau stok vaksin. Dan ada perintah sekarang semuanya warga negara dan yang memenuhi syarat untuk vaksin di puskesmas terdekat. Vaksin tersebut sudah ada di Dinkes Lumajang," terang Bayu. (Humas Polres Lumajang)

Polda Jatim Gelar Vaksinasi Merdeka Semeru 5000 Dosis Bagi Penyandang Disabilitas dan ODGJ

 


SURABAYA,- Forkopimda Jawa Timur Gubernur Jatim, Pangdam V Brawijaya, Pangkoarmada II, Kapolda Jatim, Kajati Jawa Timur, Kalanti Jawa Timur, Kabinda Jawa timur, Wakil Ketua DPRD Jawa timur, Sekda Prov serta didampingi Pejabat Utama Polda Jatim dan Pejabat Utama Kodam V Brawijaya Selasa (10/8/2021) pagi mengecek Vaksinasi Merdeka Semeru yang diselenggarakan di Gedung Mahameru, Mapolda Jatim.


Vaksinasi yang dilaksanakan di mapolda jawa timur hari ini, ditargetkan sebanyak 5.000 dosis di seluruh polres jajaran di jawa timur. Dengan rincian, 2.700 bagi difabel dan 2.300 untuk keluarga pendamping para difabel.


Selain itu, untuk vaksinasi yang diselenggarakan di mapolda jawa timur, melibatkan 74 vaksinator yang diantaranya, dari RS Bhayangkara Polda Jatim sebanyak 45 orang nakes, Biddokkes Polda Jatim 15 orang nakes, Sat Brimob polda Jatim 4 orang nakes, Dit Polairud polda jatim 5 orang nakes, RS Dahlan 5 orang nakes dan juga dibantu oleh para personil dari Kodam V Brawijaya dan dari Koarmada II sampai ke tingkat jajaran kewilayahan.


Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, menyampaikan ucapan terima kasih Polda Jawa Timur telah menginisiasi vaksinasi untuk difabel dan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) dengan seluruh Polres jajaran sejawa timur. Ini bagian dari breakdown perluasan vaksinasi yang untuk difabel dan ODGJ yang menggunakan vaksin sinopharm sesuai arahan dari Kemenkes.


"Dari kementrian kesehatan secara khusus didedikasikan vaksin sinopharm untuk penyandang disabilitas dan untuk orang dengan gangguan jiwa," kata Khofifah Indar Parawansa, usai meninjau vaksinasi di mapolda jatim, Selasa (10/8/2021) pagi.


"Format layanan seperti ini perlu dilakukan koordinasi dengan SLB, Panti dan para orang tua, sinergitas semua ini yang memungkinkan kita bisa melakukan perluasan cakupan imunisasi bagi penyandang disabilitas dengan orang gangguan jiwa di jatim," tambah Khofifah.


Pada HUT RI yang ke 76 salah satu yang kita ingin buktikan kepada Negeri Republik Indonesia adalah perlindungan kesehatan dan perlindungan keselamatan masyarakat. Salah satu yang ada didalamnya adalah maksimalisasi bagi disabilitas dan ODGJ.


Sementara itu, Irjen Pol Nico Afinta, Kapolda Jawa Timur menyampaikan, bahwa polda jatim bersinergi dengan seluruh Forkopimda Jatim, hadir dalam acara hari ini, ibu Gubernur, Pangdam V Brawijaya, Pangkoarmada II, Kajati, Kalanti, Kabinda, Sekdaprov serta Stakeholder yang lain. Kami melaksanakan program - program yang disampaikan Gubernur Jatim. Untuk jawa timur jajaran polda serta polres dan didukung sinergitas TNI, Polri terus melaksanakan vaksinasi.


"Bahwa vaksinasi saat ini yang digelar di polda jatim untuk penyandang disabilitas dan ODGJ. Namun masyarakat banyak yang datang ke polda maupun polres jajaran untuk mendapatkan vaksinasi," jelas kapolda jatim, Irjen Nico Afinta.


Kami akan bersinergi dengan gubernur dan seluruh jajaran forkopimda, merespon keinginan masyarakat yang menginginkan vaksinasi.


"Kami mengucapkan terima kasih kepada tenaga kesehatan, kepala sekolah SLB dan keluarga ODGJ yang mau datang untuk melaksanakan vaksinasi. Tingkat kesadaran sudah sangat tinggi, dan kami akan terus melaksanakan vaksinasi merdeka untuk menyambut HUT RI," tutup dia.


Dalam kesempatan ini Forkopimda Jawa timur yang diwakili oleh ibu Gunernur dan Kapolda Jatim berkesampatan menyapa para tenaga kesehatan dan kapolres jajaran yang juga sedang melaksanakn vaksinasi bagi difable di wilayah masing-masing.


Usai mendapatkan vaksinasi, penyandang difabel dan ODGJ mendapatkan bantuan sosial dan tali asih HUT kemerdekaan RI.